WorksheetsMANAJEMEN RISIKO BISNIS
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
1. Risiko pasar terutama berkaitan dengan variabel eksternal seperti:
A. Gaji pegawai dan utang usaha
B. Nilai tukar, suku bunga, dan harga pasar
C. Struktur organisasi dan budaya perusahaan
D. Kebijakan pelatihan internal
2. Strategi hedging digunakan perusahaan untuk:
A. Menunda risiko agar muncul di masa depan
B. Menghindari semua risiko bisnis
C. Mengurangi eksposur terhadap risiko pasar
D. Menentukan besaran laba bersih
3. Risiko pasar pada perusahaan ekspor bisa diperbesar oleh:
A. Kenaikan pajak ekspor
B. Penurunan produktivitas pekerja
C. Fluktuasi nilai tukar mata uang asing
D. Keterlambatan pembayaran kredit
4. Analisis Value at Risk (VaR) paling tepat digunakan untuk:
A. Mengukur potensi kerugian pasar dalam kondisi normal
B. Menghitung profitabilitas harian
C. Menilai reputasi perusahaan
D. Mengidentifikasi ancaman internal
5. Risiko kredit terjadi saat:
A. Nasabah membayar lebih awal dari jadwal
B. Nilai tukar mata uang menguat
C. Pihak yang meminjam tidak mampu membayar utangnya
D. Harga barang naik secara signifikan
6. Komponen “Character” dalam analisis 5C merujuk pada:
A. Sejarah perilaku keuangan debitur
B. Jumlah jaminan yang diberikan
C. Ketersediaan kas debitur
D. Tingkat inflasi tahunan
7. Salah satu mitigasi risiko kredit adalah:
A. Menjual aset perusahaan
B. Menyimpan risiko dalam akun tersendiri
C. Menggunakan asuransi kredit
D. Mengganti manajemen puncak
8. Risiko lingkungan dapat memengaruhi reputasi perusahaan terutama jika terjadi:
A. Gagal sistem IT internal
B. Perubahan manajemen organisasi
C. Kebocoran limbah berbahaya
D. Keterlambatan pembayaran pajak
9. Tujuan utama dokumen AMDAL adalah:
A. Menghindari kewajiban pajak lingkungan
B. Menilai dan mengelola potensi dampak lingkungan proyek
C. Mempercepat perizinan bisnis
D. Mengukur risiko kredit jangka pendek
10. Salah satu strategi mitigasi risiko lingkungan jangka panjang adalah:
A. Outsourcing proses produksi
B. Green innovation & teknologi bersih
C. Diversifikasi produk
D. Penyusunan neraca risiko
11. Dalam matriks risiko, risiko dengan dampak besar dan kemungkinan tinggi harus:
A. Diterima tanpa perlakuan
B. Ditransfer ke pihak ketiga
C. Diprioritaskan untuk mitigasi segera
D. Diabaikan karena tidak terhindarkan
12. Langkah awal dalam proses evaluasi risiko adalah:
A. Membeli asuransi
B. Mengalokasikan dana kontinjensi
C. Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan risiko
D. Membentuk komite pengadaan
13. Dalam konteks perlakuan risiko, “risk transfer” berarti:
A. Menghapus risiko dari sistem
B. Membiarkan risiko tanpa penanganan
C. Mengalihkan dampak risiko kepada pihak lain (misalnya: asuransi)
D. Mengurangi jumlah pegawai berisiko
14. Tujuan utama risk register adalah:
A. Menyimpan catatan keuangan
B. Menganalisis dampak pajak
C. Mencatat risiko secara sistematis untuk pengawasan dan tindak lanjut
D. Menilai nilai saham perusahaan
15. Dalam risk register, “likelihood” menggambarkan:
A. Dampak finansial
B. Tanggung jawab divisi tertentu
C. Probabilitas terjadinya risiko
D. Jumlah biaya pengendalian
