Worksheetskuis cross sectional
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Name
Class
Date
1.
Apa yang dimaksud dengan studi cross sectional?
a)
Penelitian yang mengamati peserta berulang kali selama periode waktu yang panjang
b)
Penelitian yang mengamati peserta pada satu titik waktu saja
c)
Penelitian yang mengamati hubungan sebab-akibat antara dua variabel
d)
Penelitian yang hanya menggunakan data sekunder
2.
Kelebihan utama dari studi cross sectional adalah:
a)
Mampu menentukan hubungan sebab-akibat
b)
Efisien dalam waktu dan biaya
c)
Tidak rentan terhadap bias seleksi
d)
Menggunakan populasi kecil
3.
Studi cross sectional biasanya mengukur:
a)
Insidensi penyakit
b)
Prevalensi penyakit
c)
Mortality rate
d)
Recovery rate
4.
Teknik sampling yang sering digunakan dalam studi cross sectional adalah:
a)
Randomized Controlled Trial
b)
Cluster Sampling
c)
Case-Control Sampling
d)
Time-Series Sampling
5.
Salah satu keterbatasan dari studi cross sectional adalah:
a)
Data tidak dapat dikumpulkan secara serentak
b)
Biaya yang sangat tinggi
c)
Tidak dapat menentukan hubungan sebab-akibat
d)
Membutuhkan waktu yang sangat lama untuk pengumpulan data
6.
Apa yang biasanya diukur dalam studi cross sectional?
a)
Prevalensi dan insidensi
b)
Hanya prevalensi
c)
Hanya insidensi
d)
Hanya recovery rate
7.
Dalam studi cross sectional, data dikumpulkan pada:
a)
Beberapa titik waktu
b)
Satu titik waktu
c)
Dua titik waktu
d)
Tiga titik waktu
8.
Apa yang dimaksud dengan bias seleksi dalam studi cross sectional?
a)
Kesalahan dalam pengumpulan data
b)
Kesalahan dalam analisis data
c)
Kesalahan dalam memilih sampel yang tidak representatif
d)
Kesalahan dalam menafsirkan hasil
9.
Studi cross sectional biasanya tidak dapat:
a)
Menentukan prevalensi suatu penyakit
b)
Mengidentifikasi hubungan antara variabel
c)
Digunakan untuk perencanaan kesehatan
d)
Menentukan arah hubungan kausalitas
10.
Manakah berikut ini yang merupakan contoh studi cross sectional?
a)
Studi Framingham Heart
b)
Survei prevalensi diabetes di populasi umum pada tahun 2024
c)
Studi kohort jangka panjang tentang kanker paru-paru
d)
Uji klinis acak tentang efektivitas vaksin
100 %
