WorksheetsQAQC Bidang Jembatan 2025
Total questions: 97
Worksheet time: 49mins
Apa tujuan utama dari Berita Acara Konsistensi dalam kegiatan survei kondisi jaringan jalan?
Memastikan data yang dihasilkan memenuhi standar teknis dan pedoman yang berlaku
Memaksimalkan keuntungan Penyedia Jasa
Mempercepat proses pembayaran tagihan
Mengurangi jumlah personel survei
Berapa frekuensi konsistensi berkala yang direkomendasikan dalam dokumen untuk
memastikan alat survei tetap berfungsi optimal?
Setiap 2 minggu
Setiap 1 minggu
Setiap 1 bulan
Setiap 3 bulan
Menurut dokumen, kapan validasi internal oleh Penyedia Jasa untuk data survei IRI Semester II
dilakukan?
Awal Oktober
Minggu ke-4 setiap bulan
1-2 minggu sebelum penyerahan data
Akhir November
Siapakah yang melakukan verifikasi bertahap (25-30% progres pekerjaan) terhadap data survei
yang telah dikumpulkan? *
Direktorat Jenderal Bina Marga
Penyedia Jasa, Pengguna Jasa, dan PPK Fisik
Pengguna Jasa saja
PPK Fisik saja
Apa yang harus dilakukan jika ditemukan kesalahan input data survei jembatan?
Menghentikan survei dan memulai dari awal
Mengabaikan segmen data tersebut
Validasi manual dan audit data sesuai prosedur
Melanjutkan survei tanpa perbaikan
Jenis survei apa yang wajib diselesaikan dan diterima pada Semester I?
Hanya survei IRI dan Lendutan
Hanya survei PCI dan Jembatan
Semua jenis survei kecuali IRI Semester II
Survei IRI, PCI, Jembatan, Lereng, dan Lalu Lintas saja
Berapa persentase sampling lapangan pemeriksaan jembatan yang dilakukan oleh Pengguna
Jasa saat verifikasi dan validasi?
5%
10%
15%
20%
Berapa lama buffer waktu yang direkomendasikan untuk perbaikan data sebelum verifikasi
bertahap berikutnya?
3-5 hari
7-10 hari
14-20 hari
30 hari
Apa risiko utama yang sering ditemukan dalam survei kondisi jaringan jalan sesuai dokumen?
Cuaca buruk saat survei
Kalibrasi alat tidak sesuai
Kekurangan personil terlatih
Semua jawaban di atas benar
Siapa yang bertanggung jawab untuk pengunggahan data hasil survei ke Sistem Masukan
Data (SMD) Jalan?
Pengguna Jasa
Penyedia Jasa
Direktorat Jenderal Bina Marga
PPK Fisik
Dokumen apa yang menjadi dasar penerimaan dan pembayaran tagihan Penyedia Jasa untuk
periode tertentu?
Berita Acara Kalibrasi Alat
Berita Acara Verifikasi dan Validasi
Berita Acara Penerimaan Data
Berita Acara Konsistensi
Jenis survei apa yang perlu didokumentasikan dengan video kualitas HD dan diunggah ke
youtube?
Survei IRI dan PCI saja
Semua jenis survei
Survei Blackspot saja
Hanya survei yang menggunakan kamera
Apa persyaratan untuk kamera yang digunakan dalam survei inventori dan kondisi jalan?
Resolusi minimum 640x480 pixel
Harus berwarna hitam putih untuk kejelasan
Resolusi minimum 1280x1920 pixel (full HD)
Harus dilengkapi dengan sistem anti goncangan
Metode yang direkomendasikan untuk survei lalu lintas dengan durasi pendek adalah:
Survei 1x24 jam
Survei 2x24 jam
Survei 3x24 jam
Survei 7x24 jam
Bagaimana prosedur validasi untuk alat ukur ketidakrataan (IRI) yang direkomendasikan?
Tidak perlu validasi khusus
Validasi pada maksimal 2 lokasi dengan panjang 500 meter
Validasi pada minimal 3 lokasi dengan panjang masing-masing 300 meter
Validasi pada 1 lokasi dengan panjang 100 meter
Apa yang dimaksud dengan "validasi berjalan" (on-going validation) dalam survei kondisi
jaringan jalan?
Validasi yang dilakukan secara kontinu 24 jam
Validasi yang dilakukan saat kendaraan survei bergerak
Survei ulang secara berkala pada segmen jalan tertentu untuk memastikan konsistensi data
Validasi yang dilakukan sambil berjalan kaki
Apa persyaratan ketelitian GPS yang digunakan untuk mendokumentasikan lokasi pada survei?
±1 meter pada 90% waktu
±5 meter pada 90% waktu
±10 meter pada 90% waktu
±15 meter pada 90% waktu
Apa peran PPK Fisik dalam proses verifikasi data survei kondisi jaringan jalan?
Tidak terlibat dalam proses verifikasi
Hanya menerima laporan final
Melakukan verifikasi dan memberikan masukan teknis terkait temuan
Mengatur anggaran survei saja
Berapa persentase dari jalan/jaringan jalan yang harus dinilai kondisinya melalui survei PCI?
Minimal 50%
Minimal 75%
Minimal 90%
100%
Manakah yang termasuk ke dalam pemeriksaan jembatan di dalam sistem manajemen
jembatan…
Pemeriksaan Inventarisasi, Pemeriksaan Detail, Pemeriksaan Dalam, Pemeriksaan Luar
Pemeriksaan Inventarisasi, Pemeriksaan Detail, Pemeriksaan Rutin, Pemeriksaan Khusus
Pemeriksaan Inventarisasi, Pemeriksaan Detail, Pemeriksaan Rutin, Pemeriksaan Dalam
Semua Jawaban Benar
Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi volume kerusakan jembatan lebih detail
menggunakan peralatan khusus terutama untuk menangani kerusakan berat pada jembatan.
Apakah nama pemeriksaan jembatan tersebut?
Pemeriksaan rutin
Pemeriksaan detail
Pemeriksaan khusus
Pemeriksaan inventarisasi
Nilai-nilai di bawah ini adalah nilai yang digunakan dalam melakukan skirining teknis yang
digunakan untuk menetapkan penanganan jembatan kecuali…
Nilai muatan
Nilai beban jembatan
Nilai kondisi jembatan
Nilai lalu lintas
Nilai kondisi jembatan dalam program penanganan jembatan di Indonesia adalah adalah...
Nilai kondisi jembatan terdiri dari 6 jenis yaitu nilai kondisi 0 - 5.
Hasil pemeriksaan kondisi jembatan adalah 5 jenis kondisi.
Nilai kondisi jembatan tidak dapat didiskripsikan dengan angka
Semua jawaban salah.
Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2021
tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, Keselamatan Konstruksi
adalah......
Dalam setiap penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa wajib memenuhi Standar
Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Keberlanjutan.
Penyelenggaraan Jasa Konstruksi untuk mendirikan bangunan gedung dan/atau bangunan sipil harus memenuhi prinsip berkelanjutan, sumber daya, dan siklus hidup bangunan gedung dan/atau bangunan sipil yang selanjutnya akan disebut sebagai Konstruksi Berkelanjutan
Segala kegiatan keteknikan untuk mendukung Pekerjaan Konstruksi dalam mewujudkan pemenuhan standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan yang menjamin keselamatan keteknikan konstruksi, keselamatan dan kesehatan tenaga kerja, keselamatan publik dan lingkungan.
Bahwa Setiap Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa dalam penyelenggaraan Jasa Konstruksi harus menerapkan
SMKK
Manakah yang bukan Alat Pelindung Diri pada saat pemeriksaan jembatan?
Topi pelindung
Sarung tangan
Rompi keselamatan
Kamera drone
Perhatikan gambar abutment/kepala jembatan
berikut. Apakah jenis kepala jembatan
tersebut?
Abutment jenis gravitasi
Abutment jenis penopang
Abutment tanah bertulang
Abutment balok cap tiang sederhana
Menggunakan tenaga kerja Konstruksi yang kompeten dan dibuktikan dengan Sertilikat
Kompetensi Kerja sebagaimana yang ditetapkan dalam, kecuali…
Pasal 70 UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi
Pasal 28 PP No. 14 tahun 2021 tentang tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi
Pasal 29 PP No. 22 Tahun 2020
Pasal 30 UUD 1945
Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 8 Tahun 2021, kegagalan bangunan terbagi menjadi
kegagalan struktural dan fungsional. Manakah yang termasuk ke dalam kegagalan struktural
pada bangunan bawah jembatan?
Tanah timbunan runtuh
Aliran sungai berubah
Pelat lantai berlubang
Pilar/abutment mengalami patah
Dokumentasi yang baik adalah yang bisa menjelaskan kondisi dari obyek yang diambil foto.
Berikut ini contoh cara pengambilan gambar/foto sesuai dengan maksud dan tujuannya
kecuali…
Tampak samping jembatan (ketinggian sisi jembatan) minimal 45° dari titik pusat jalan termasuk apabila ada
juga tampak samping yang memperlihatkan bentuk pelebaran jembatan;
Tampak depan jembatan dari arah masuk dan keluar untuk memperlihatkan lebar dan tinggi jembatan
Tampak atas jembatan untuk memperlihatkan jenis lantai, tipe gelagar dan jumlahnya
Tampak atas dron untuk memperlihatka jenis aliran sungai serta tipe bangunan atas dari jembatan
Gambar yang ditandai “tanda tanya” warna
merah adalah elemen...
Dinding tegak
Tembok sayap
Dinding penutup tanah timbunan
Semua jawaban salah
Perhatikan gambar jembatan berikut. Apakah
nama jenis jembatan pada gambar tersebut?
Pelengkung pasangan batu permanen
Pelengkung beton bertulang permanen
Pelengkung beton tak bertulang permanen
Pelengkung pasangan batu permanen
Tipe bangunan atas yang paling sesuai untuk
gambar berikut adalah....
RBW
RBR
RBU
RBB
Tipe bangunan atas yang paling sesuai untuk
gambar berikut adalah....
QBP
QPP
OPP
OBP
Awal tahun bangun Gelagar Beton Pratekan Permanen adalah
1968 an
1969 an
1980 an
2015 an
Awal tahun bangun Rangka Baja Permanen (produksi bakrie) adalah ...
1986 an
1992 an
2000 an
2002 an
Gambar di bawah merupakan...
Sambungan/siar muai modular
Sambungan/siar muai baja
Sambungan/siar muai karet
Sambungan/siar muai aspal
Pemeriksaan rutin dilaksanakan untuk memastikan…
Jembatan berada dalam kondisi yang aman
Memerlukan tindakan darurat atau perawatan rutin
Jawaban keduanya benar
Jawaban keduanya salah
Retak pada bagian bawah lantai jembatan mengindikasikan adanya…
Ketidaksesuain kondisi lantai dengan kapasitas beban yang harus didukung
Mutu beton rendah yang menyebabkan terjadinya lantai retak yang tidak sesuai dengan kapasitas beban yang
harus didukung
Daya dukung lantai yang tidak sesuai dengan kapasitas beban sesuai dengan gaya lintang yang harus
didukung
Daya dukung lantai yang tidak sesuai dengan kapasitas beban yang harus didukung dan mutu beton
rendah
Berikut merupakan keadaan yang diperlukan tindakan darurat pada jembatan, kecuali...
Gerusan di sekitar tanah timbunan, kepala jembatan atau pilar
Puing atau rintangan (misalnya pohon besar) yang memberikan beban horizontal yang berlebihan pada pilar atau pengendapan dan tumbuhan yang mengancam saluran air
Tersumbatnya saluran air pada jembatan
Kolom atau balok jembatan yang rusak, hilang, berubah bentuk, berkarat atau membusuk sedemikian rupa se-
hingga ada kemungkinan runtuh
Pengecatan yang dilakukan secara berulang pada sandaran termasuk dalam penanganan
jembatan berupa:
Pemeliharaan Rutin;
Pemeliharaan Berkala;
Rehabilitasi
Semua jawaban benar;
Penanganan sementara dapat mencakup kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
Membuat penyangga sementara dari bagian bawah gelagar
Penambahan tiang pancang pada tiang pancang yang sudah ada.
Memasang bangunan sementara di atas bangunan yang sudah ada guna memindahkan beban bangunan atas
yang ada.
Semua jawaban benar
Tujuan Pemeriksaan Rutin adalah:
Untuk memastikan jembatan berada dalam kondisi yang aman atau memerlukan tindakan darurat atau
dalam penanganan jembatan;
Untuk melihat jembatan berada dalam kondisi yang memerlukan tindakan darurat atau sedang dilakukan
penanganan;
Untuk menentukan jembatan berada dalam kondisi yang kurang aman atau memerlukan tindakan darurat atau
mendapatkan penanganan jembatan;
Untuk memastikan jembatan berada dalam kondisi yang aman atau memerlukan penanganan jembatan.
Prioritas jembatan yang perlu dilakukan Pemeriksaan Rutin adalah:
Jembatan yang baru selesai direhabilitasi;
Jembatan dalam kondisi rusak berat;
Jembatan yang sedang dilakukan rehabilitasi;
Semua jembatan.
Elemen-elemen yang diperiksa terkait aspek keamanan jembatan dalam Pemeriksaan Rutin
adalah:
Sistem Monitoring Kesehatan Struktur/ Structural Health Monitoring System;
Sistem pendukung landasan;
Getaran bangunan atas;
Lapis permukaan.
Pengecatan yang dilakukan secara berulang pada sandaran termasuk dalam penanganan
jembatan berupa:
Pemeliharaan Rutin;
Pemeliharaan Berkala;
Rehabilitasi
Semua jawaban benar
Penyataan yang benar di bawah ini adalah:
Elemen dari Komponen Bangunan Atas menentukan pemenuhan tiga aspek Pemeriksaan Rutin
Hanya elemen dari Komponen Perlengkapan menentukan pemenuhan aspek kenyamanan jembatan;
Elemen dari Komponen Jalan Pendekat hanya menentukan pemenuhan aspek keamanan jembatan;
Semua jawaban benar.
Perhatikan gambar kerusakan pada elemen jembatan di berikut ini.
Diketahui: Terdapat kerusakan pada diafragma jembatan cor di tempat (4.412a) berupa beton berongga/berbunyi pada abutment 2 (ABT-2) (kode kerusakan: 201). Penyebab kerusakan akibat mutu beton yang jelek (pengerjaan yang buruk). Ditinjau dari Struktur (S), kategori kerusakan termasuk berbahaya. Tingkat Kerusakan (R): parah. Kategori elemen: Non-struktural. Memiliki kerusakan kurang dari 30% kuantitas atau volume (K). Diafragma masih dapat berfungsi (F). Pengaruh ke komponen/elemen lain: rendah. Nilai Pengaruh (P): Tidak Signifikan. Ditanyakan: Berapa Nilai Kondisi (NK) dari elemen tersebut?
1
2
3
4
Perhatikan gambar pada elemen jembatan berikut ini.
Diketahui:Pada (4.517a) pipa cucuran yang terletak di Bentang 1 jembatan (B1) terdapat ketidaksesuaian berupa pipa cucuran
kurang panjang (Kode Kerusakan: 712). Pipa cucuran yang kurang panjang dapat mengakibatkan kerusakan pada gelagar
karena akan selalu membasahi gelagar. Ditinjau dari Struktur (S), termasuk kategori berbahaya. Tingkat Kerusakan (R): parah. Kategori elemen: Non-struktural. Memiliki kerusakan lebih dari 50% kuantitas atau volume (K). Fungsi elemen (F): masih dapat berfungsi. Nilai pengaruh (P): tidak signifikan. Ditanyakan:Berapa Nilai Kondisi (NK) dari elemen tersebut?
0
1
2
3
Berikut merupakan jenis kerusakan?
Pendangkalan sungai akibat endapan
Penumpukan debris dan hambatan aliran sungai
Pengikisan di sepanjang aliran sungai
Aliran sungai macet
Berikut merupakan jenis kerusakan?
Mortar landasan pecah
Tidak cukupnya ruang untuk bergerak
Landasan deformasi berlebih
Semua jawaban benar
Berikut adalah kriteria pemilihan jembatan yang perlu dilakukan pemeriksaan detail, kecuali:
Jembatan yang membutuhkan perbaikan
Jembatan yang masih dalam tahap konstruksi
Jembatan dengan nilai kondisi (NK) 3 atau lebih tinggi
Jembatan yang belum pernah dilakukan pemeriksaan detail
Pada pemeriksaan detail, jenis kerusakan pada jembatan dibagi dalam 2 (dua) jenis yaitu:
Kerusakan struktur atas dan kerusakan struktur bawah
Kerusakan luar dan dalam
Kerusakan yang berhubungan dengan bahan dan kerusakan yang berhubungan dengan elemen
Kerusakan yang berhubungan dengan struktur dan komponen
Untuk mendapat nilai 1 pada kriteria kuantitas, maka elemen struktur harus memiliki kerusakan kuantitas kerusakan paling sedikit ..... %
10
20
30
40
Yang termasuk jenis-jenis pemeriksaan jembatan adalah:
Pemeriksaan Tahunan
Pemeriksaan Bulanan
Pemeriksaan Berkala
Pemeriksaan Detail
Elemen di nilai sesuai dengan beberapa kriteria, kecuali:
Nilai Redaman (R)
Nilai Perkembangan Kerusakan (K)
Nilai Fungsi (F)
Nilai Struktur (S)
Pemeriksaan jembatan yang menggunakan peralatan khusus disebut….
Pemeriksaan khusus
Pemeriksaan rutin
Pemeriksaan inventarisasi
Pemeriksaan visual
Berikut merupakan tujuan pemeriksaan khusus, kecuali..
Menganalisa material dan/atau memantau kinerja komponen-komponen tertentu yang terdeteksi memiliki kerusakan atau pergerakan, dengan menggunakan peralatan khusus
Menilai kondisi jembatan secara visual
Memeriksa elemen yang tidak dapat dilakukan secara visual
Melengkapi data pemeriksaan detail visual, misalnya mengukur kedalaman retak yang tidak bisa dilakukan ketika pemeriksaan visual
Fungsi dari pengujian Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) adalah, kecuali …
Mengetahui kerapatan/kepadatan beton
Mengidentifikasi rongga dalam beton
Mengetahui kedalaman retak beton
Mengetahui lokasi tulangan
Untuk mengetahui keseragaman permukaan beton dan memperkirakan kekuatan beton, dapat
dilakukan pengujian…
Hammer test
Resistivity test
Pull out test
Hardness test
Persiapan teknis yang diperlukan sebelum melakukan uji beban di lapangan adalah, kecuali ...
Pengumpulan dokumen perencanaan dan gambar jembatan
Koordinasi dengan perencanaan dan pelaksana konstruksi untuk mengetahui kondisi struktur dan memprediksi perilaku struktur
Membuat model dan analisis struktur berdasarkan dokumen perencanaan dan gambar
Mempersiapkan perizinan
Jenis pemeriksaan sesuai dengan pedoman pemeriksaan jembatan adalah...
Pemeriksaan inventarisasi
Pemeriksaan detail
Pemeriksaan rutin
Semua jawaban benar
Pemeriksaan yang menggunakan peralatan khusus untuk memastikan kondisi jembatan dalam analisis kerusakan adalah ...
Pemeriksaan khusus
Pemeriksaan rutin
Pemeriksaan detail
Pemeriksaan inventarisasi
Peralatan yang berfungsi untuk mengukur getaran adalah...
Deflektometer
Accelerometer
Strain gauge
Data logger
Peralatan yang berfungsi untuk mengukur lendutan adalah ...
Deflektometer
Accelerometer
Strain gauge
Data logger
Peralatan yang berfungsi untuk merekam data respon yang dikirim oleh sensor adalah ...
Deflektometer
Accelerometer
Strain gauge
Data logger
Sebelum melakukan pemeriksaan jembatan, maka aplikasi perlu dilakukan ...
Migrasi data
Sinkronisasi data
Pengunduhan data
Penyamaan presepsi
Data referensi merupakan bagian dari aplikasi pemeriksaan jembatan yang berisi …
Data Inventarisasi Jembatan
Data dukung pemeriksaan jembatan
Data informasi pengguna
Data lokasi kerusakan jembatan
Aplikasi pemeriksaan jembatan dapat digunakan untuk melakukan …
Pemeriksaan Detail
Pemeriksaan Berkala
Pemeriksaan Berkala
Semua benar
Pemeriksaan jembatan dengan aplikasi dilakukan dengan cara …
Mengambil foto kerusakan jembatan
Mencatat lokasi kerusakan
Memilih jenis kerusakan jembatan
Semua benar
Aplikasi pemeriksaan jembatan terbagi menjadi 2 jenis yaitu …
Aplikasi Mobile dan Web
Aplikasi Pencatatan dan Penyimpanan
Aplikasi sederhana dan Aplikasi kompleks
Aplikasi Rutin dan Detail
Untuk jembatan baru, pemeriksaan dapat dilakukan dengan modul aplikasi …
Modul Pemeriksaan Rutin
Modul Pemeriksaan Baru
Modul Pemeriksaan Inventarisasi
Modul Pemeriksaan Detail
Untuk menilai kondisi jembatan pasca penanganan rutin, maka dapat dilakukan dengan modul
aplikasi …
Modul Pemeriksaan Rutin
Modul Pemeriksaan Baru
Modul Pemeriksaan Inventarisasi
Modul Pemeriksaan Detail
Dalam Modul Aplikasi Pemeriksaan Detail, inspektor dituntut untuk dapat menentukan …
Kondisi Elemen Jembatan
Volume Kerusakan
Lokasi Kerusakan
Semua benar
Aplikasi Web digunakan untuk …
Melihat laporan kondisi jembatan
Melakukan validasi dan verifikasi data
Mengetahui jumlah dan panjang jembatan
Semua benar
Pengambilan foto kerusakan dilapangan dilakukan pada modul aplikasi …
Modul Pemeriksaan Inventarisasi dan Detail
Modul Pemeriksaan Inventarisasi dan Rutin
Modul Pemeriksaan Rutin dan Detail
Modul Pemeriksaan Berkala dan Detail
Salah satu hal sehingga diperlukan adanya verifikasi dan validasi data adalah bahwa
pemeriksaan jembatan memiliki tingkat subjectifitas data yang dihasilkan yang diakibatkan
antara lain, kecuali ...
Penggunaan peralatan dan perlengkapan penunjang
Pembaharuan spesifikasi teknis jalan dan jembatan
Tingkat pemahaman inspektur terhadap pedoman dan jembatan
Beban kerja dan kondisi lingkungan kerja
Kapankah waktu pelaksanaan verifikasi dan validasi pemeriksaan jembatan dilakukan
Akhir tahun setelah selesai kontrak
Awal tahun sebelum kontrak pemeriksaan jembatan
Sebelum dilaksanakan konreg
Sebelum, selama dan setelah pemeriksaan jembatan dilaksanakan
Tim pengelola data Balai terdiri dari beberapa unit pelaksana teknis antara lain, kecuali ...
Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional
Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional
Satuan Kerja pembebasan lahan Jalan Nasional
Bidang/ Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan
Tim pengelola data Direktorat pusat terdiri antara lain, kecuali ...
Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I dan Wilayah II.
Direktorat Pembangunan Jembatan.
Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan.
Direktorat pembangunan jalan
Yang menjadi tugas dari tim pengelola data Direktorat pusat adalah
Melakukan verifikasi inspektur pemeriksa
Melakukan penilaian tingkat kepercayaan data
Menyusun hasil laporan pemeriksaan jembatan
Melakukan validasi lapangan
Berapakah jumlah sampling minimum yang harus diperiksa oleh Tim pengelola data Balai/BBPJN/BPJN pada data laporan pemeriksaan detail yang disampaikan oleh tim pemeriksa konsultan?
Minimum 1%
Seluruh data atau 100%
Minimum 10%
Minimum 20%
Berikut ini yang merupakan dokumen data dukung sebelum dilaksanakan pemeriksaan
jembatan, kecuali ...
Dokumen kontrak pemeriksaan
Dokumen rencana pemeriksaan
Dokumen riwayat pemeriksaan
Dokumen rencana penanganan
Data laporan pemeriksaan apa sajakah yang harus dilakukan validasi subtansi oleh pengelola
data Balai/BBPJN/BPJN?
Laporan Harian
Laporan progress pelaksanaan
Laporan Inventarisasi, Detail dan rutin
Laporan akhir kontrak
Berikut ini yang merupakan bagian untuk dilihat pada validasi subtansi pada pemeriksaan
Detail adalah …
Kesesuaian nilai kondisi berdasarkan potensi risiko kebencanaan dan kondisi lingkungan yang mempunyai daya rusak terhadap jembatan.
Kesesuaian kondisi jembatan dari pemeriksaan rutin dan pemeriksaan detail.
Kesesuaian foto-foto dengan kondisi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan, jenis penanganan jembatan,
dan kondisi sosial kemasyarakatan
Kesesuaian nilai kondisi berdasarkan penanganan jembatan yang diusulkan;
Terdapat Jembatan yang dikategorikan Khusus karena memenuhi salah satu persyaratan berikut:
1. Jembatan dengan bentang paling sedikit 100 (seratus) meter;
2. Jembatan dengan panjang total paling sedikit 3.000 (tiga ribu) meter;
3. Jembatan pelengkung dengan bentang paling sedikit 60 (enam puluh) meter;
4. Jembatan gantung untuk lalu lintas kendaraan;
5. Jembatan beruji kabel untuk lalu lintas kendaraan;
6. Jembatan dengan ketinggian pilar lebih dari 40 (empat puluh) meter;
7.Jembatan yang memiliki kompleksitas struktur tinggi atau memiliki nilai strategis tinggi atau didesain menggunakan teknologi baru.
Manakah yang termasuk Kategori Jembatan yang diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2022 Tentang penyelenggaraan keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan.
Semua Benar.
2, 4, 5, dan 7
1, 5, 6, dan 7
1, 2, 3, dan 4
Laporan Tahunan yang wajib dilaporkan oleh pengelola, kecuali ...
Laporan Geometrik
Laporan Kondisi Visual
Laporan Rebar Scanner
Laporan Hasil Uji Laik Fungsi Struktur
Faktor yang dapat mempengaruhi pengukuran geometri, kecuali …
Kelembapan
Visibilitas
Rompi
Suhu
Saat mengukur dengan GPS di lapangan, posisi GPS harus…
Dibawah pohon
Terbuka dan terbebas dari halangan
Dibawah tanah
Dalam ruangan
Uji pembebanan dinamis dilakukan untuk diperoleh data respon getaran pada struktur
jembatan yang dapat memberikan nilai ...
Frekuensi, Ragam Getar, dan Redaman
Deformasi, Frekuensi, dan Kondisi
Kondisi, Redaman, dan Deformasi
Kondisi, Frekuensi, dan Deformasi
Pengujian yang dilakukan untuk memperkirakan kedalaman selimut beton dan konfigurasi
tulangan dengan menggunakan metode induksi elektromagnetik adalah ….
Rebar Scanner/Cover meter
UPV
Hammer Test
Coating Thickness
Berikut ini merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan hammer test, kecuali ….
Lakukan 10 pengujian pada setiap titik uji dengan jarak masing-masing pengujian tidak boleh lebih kecil
dari 10 mm
Hindari daerah yang keropos permukaan beralur, permukaan kasar, dan pada daerah dengan porositas tinggi
Diameter bidang uji sedikitnya 150 mm
Tebal minimum elemen beton 100 mm dan menyatu dengan struktur
Berikut ini merupakan kegiatan yang termasuk kedalam monitoring kesehatan struktur .....
Pengujian beban dinamis
Pemeriksaan visual
Monitoring menggunakan sensor
Semua benar
Apa yang dimaksud dengan monitoring kesehatan struktur?
Identifikasi kerusakan pada infrastruktur, di mana kerusakan didefinisikan sebagai perubahan sifat material dan/atau geometris sistem yang memengaruhi kinerja sistem saat ini dan masa mendatang
Pembersihan dan pengecatan ulang elemen struktur untuk menjaga tampilannya
Penggantian total bagian struktur yang sudah tua
Proses meningkatkan kapasitas beban dari suatu struktur bangunan
Berikut yang merupakan output/keluaran dari pengujian beban statis pada jembatan adalah?
Frekuensi
Lendutan
Kerapatan beton
Redaman
Alasan utama diperlukan pemeriksaan visual sebelum dilaksanakan pengujian beban statis
pada jembatan adalah ...
Memastikan tidak terdapat defect untuk memastikan keamanan saat pengujian statis
Memastikan kekuatan material jembatan
Sebagai laporan tahunan jembatan khusus
Sebagai laporan inventarisasi jembatan khusus
Sensor manakah yang digunakan untuk mengukur regangan struktur?
Loadcell
Accelerometer
Anemometer
Strain gauge
Yang termasuk jenis-jenis pemeriksaan jembatan adalah ...
Pemeriksaan Bulanan
Pemeriksaan Detail
Pemeriksaan Tahunan
Pemeriksaan Berkala
