wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QAQC Bidang Jembatan 2025

Total questions: 97

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari Berita Acara Konsistensi dalam kegiatan survei kondisi jaringan jalan?

a)

Memastikan data yang dihasilkan memenuhi standar teknis dan pedoman yang berlaku

b)

Memaksimalkan keuntungan Penyedia Jasa

c)

Mempercepat proses pembayaran tagihan

d)

Mengurangi jumlah personel survei

2.

Berapa frekuensi konsistensi berkala yang direkomendasikan dalam dokumen untuk

memastikan alat survei tetap berfungsi optimal?

a)

Setiap 2 minggu

b)

Setiap 1 minggu

c)

Setiap 1 bulan

d)

Setiap 3 bulan

3.

Menurut dokumen, kapan validasi internal oleh Penyedia Jasa untuk data survei IRI Semester II

dilakukan?

a)

Awal Oktober

b)

Minggu ke-4 setiap bulan

c)

1-2 minggu sebelum penyerahan data

d)

Akhir November

4.

Siapakah yang melakukan verifikasi bertahap (25-30% progres pekerjaan) terhadap data survei

yang telah dikumpulkan? *

a)

Direktorat Jenderal Bina Marga

b)

Penyedia Jasa, Pengguna Jasa, dan PPK Fisik

c)

Pengguna Jasa saja

d)

PPK Fisik saja

5.

Apa yang harus dilakukan jika ditemukan kesalahan input data survei jembatan?

a)

Menghentikan survei dan memulai dari awal

b)

Mengabaikan segmen data tersebut

c)

Validasi manual dan audit data sesuai prosedur

d)

Melanjutkan survei tanpa perbaikan

6.

Jenis survei apa yang wajib diselesaikan dan diterima pada Semester I?

a)

Hanya survei IRI dan Lendutan

b)

Hanya survei PCI dan Jembatan

c)

Semua jenis survei kecuali IRI Semester II

d)

Survei IRI, PCI, Jembatan, Lereng, dan Lalu Lintas saja

7.

Berapa persentase sampling lapangan pemeriksaan jembatan yang dilakukan oleh Pengguna

Jasa saat verifikasi dan validasi?

a)

5%

b)

10%

c)

15%

d)

20%

8.

Berapa lama buffer waktu yang direkomendasikan untuk perbaikan data sebelum verifikasi

bertahap berikutnya?

a)

3-5 hari

b)

7-10 hari

c)

14-20 hari

d)

30 hari

9.

Apa risiko utama yang sering ditemukan dalam survei kondisi jaringan jalan sesuai dokumen?

a)

Cuaca buruk saat survei

b)

Kalibrasi alat tidak sesuai

c)

Kekurangan personil terlatih

d)

Semua jawaban di atas benar

10.

Siapa yang bertanggung jawab untuk pengunggahan data hasil survei ke Sistem Masukan

Data (SMD) Jalan?

a)

Pengguna Jasa

b)

Penyedia Jasa

c)

Direktorat Jenderal Bina Marga

d)

PPK Fisik

11.

Dokumen apa yang menjadi dasar penerimaan dan pembayaran tagihan Penyedia Jasa untuk

periode tertentu?

a)

Berita Acara Kalibrasi Alat

b)

Berita Acara Verifikasi dan Validasi

c)

Berita Acara Penerimaan Data

d)

Berita Acara Konsistensi

12.

Jenis survei apa yang perlu didokumentasikan dengan video kualitas HD dan diunggah ke

youtube?

a)

Survei IRI dan PCI saja

b)

Semua jenis survei

c)

Survei Blackspot saja

d)

Hanya survei yang menggunakan kamera

13.

Apa persyaratan untuk kamera yang digunakan dalam survei inventori dan kondisi jalan?

a)

Resolusi minimum 640x480 pixel

b)

Harus berwarna hitam putih untuk kejelasan

c)

Resolusi minimum 1280x1920 pixel (full HD)

d)

Harus dilengkapi dengan sistem anti goncangan

14.

Metode yang direkomendasikan untuk survei lalu lintas dengan durasi pendek adalah:

a)

Survei 1x24 jam

b)

Survei 2x24 jam

c)

Survei 3x24 jam

d)

Survei 7x24 jam

15.

Bagaimana prosedur validasi untuk alat ukur ketidakrataan (IRI) yang direkomendasikan?

a)

Tidak perlu validasi khusus

b)

Validasi pada maksimal 2 lokasi dengan panjang 500 meter

c)

Validasi pada minimal 3 lokasi dengan panjang masing-masing 300 meter

d)

Validasi pada 1 lokasi dengan panjang 100 meter

16.

Apa yang dimaksud dengan "validasi berjalan" (on-going validation) dalam survei kondisi

jaringan jalan?

a)

Validasi yang dilakukan secara kontinu 24 jam

b)

Validasi yang dilakukan saat kendaraan survei bergerak

c)

Survei ulang secara berkala pada segmen jalan tertentu untuk memastikan konsistensi data

d)

Validasi yang dilakukan sambil berjalan kaki

17.

Apa persyaratan ketelitian GPS yang digunakan untuk mendokumentasikan lokasi pada survei?

a)

±1 meter pada 90% waktu

b)

±5 meter pada 90% waktu

c)

±10 meter pada 90% waktu

d)

±15 meter pada 90% waktu

18.

Apa peran PPK Fisik dalam proses verifikasi data survei kondisi jaringan jalan?

a)

Tidak terlibat dalam proses verifikasi

b)

Hanya menerima laporan final

c)

Melakukan verifikasi dan memberikan masukan teknis terkait temuan

d)

Mengatur anggaran survei saja

19.

Berapa persentase dari jalan/jaringan jalan yang harus dinilai kondisinya melalui survei PCI?

a)

Minimal 50%

b)

Minimal 75%

c)

Minimal 90%

d)

100%

20.

Manakah yang termasuk ke dalam pemeriksaan jembatan di dalam sistem manajemen

jembatan…

a)

Pemeriksaan Inventarisasi, Pemeriksaan Detail, Pemeriksaan Dalam, Pemeriksaan Luar

b)

Pemeriksaan Inventarisasi, Pemeriksaan Detail, Pemeriksaan Rutin, Pemeriksaan Khusus

c)

Pemeriksaan Inventarisasi, Pemeriksaan Detail, Pemeriksaan Rutin, Pemeriksaan Dalam

d)

Semua Jawaban Benar

21.

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi volume kerusakan jembatan lebih detail

menggunakan peralatan khusus terutama untuk menangani kerusakan berat pada jembatan.

Apakah nama pemeriksaan jembatan tersebut?

a)

Pemeriksaan rutin

b)

Pemeriksaan detail

c)

Pemeriksaan khusus

d)

Pemeriksaan inventarisasi

22.

Nilai-nilai di bawah ini adalah nilai yang digunakan dalam melakukan skirining teknis yang

digunakan untuk menetapkan penanganan jembatan kecuali…

a)

Nilai muatan

b)

Nilai beban jembatan

c)

Nilai kondisi jembatan

d)

Nilai lalu lintas

23.

Nilai kondisi jembatan dalam program penanganan jembatan di Indonesia adalah adalah...

a)

Nilai kondisi jembatan terdiri dari 6 jenis yaitu nilai kondisi 0 - 5.

b)

Hasil pemeriksaan kondisi jembatan adalah 5 jenis kondisi.

c)

Nilai kondisi jembatan tidak dapat didiskripsikan dengan angka

d)

Semua jawaban salah.

24.

Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2021

tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, Keselamatan Konstruksi

adalah......

a)

Dalam setiap penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa wajib memenuhi Standar

Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Keberlanjutan.

b)

Penyelenggaraan Jasa Konstruksi untuk mendirikan bangunan gedung dan/atau bangunan sipil harus memenuhi prinsip berkelanjutan, sumber daya, dan siklus hidup bangunan gedung dan/atau bangunan sipil yang selanjutnya akan disebut sebagai Konstruksi Berkelanjutan

c)

Segala kegiatan keteknikan untuk mendukung Pekerjaan Konstruksi dalam mewujudkan pemenuhan standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan yang menjamin keselamatan keteknikan konstruksi, keselamatan dan kesehatan tenaga kerja, keselamatan publik dan lingkungan.

d)

Bahwa Setiap Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa dalam penyelenggaraan Jasa Konstruksi harus menerapkan

SMKK

25.

Manakah yang bukan Alat Pelindung Diri pada saat pemeriksaan jembatan?

a)

Topi pelindung

b)

Sarung tangan

c)

Rompi keselamatan

d)

Kamera drone

26.

Perhatikan gambar abutment/kepala jembatan

berikut. Apakah jenis kepala jembatan

tersebut?

a)

Abutment jenis gravitasi

b)

Abutment jenis penopang

c)

Abutment tanah bertulang

d)

Abutment balok cap tiang sederhana

27.

Menggunakan tenaga kerja Konstruksi yang kompeten dan dibuktikan dengan Sertilikat

Kompetensi Kerja sebagaimana yang ditetapkan dalam, kecuali…

a)

Pasal 70 UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi

b)

Pasal 28 PP No. 14 tahun 2021 tentang tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi

c)

Pasal 29 PP No. 22 Tahun 2020

d)

Pasal 30 UUD 1945

28.

Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 8 Tahun 2021, kegagalan bangunan terbagi menjadi

kegagalan struktural dan fungsional. Manakah yang termasuk ke dalam kegagalan struktural

pada bangunan bawah jembatan?

a)

Tanah timbunan runtuh

b)

Aliran sungai berubah

c)

Pelat lantai berlubang

d)

Pilar/abutment mengalami patah

29.

Dokumentasi yang baik adalah yang bisa menjelaskan kondisi dari obyek yang diambil foto.

Berikut ini contoh cara pengambilan gambar/foto sesuai dengan maksud dan tujuannya

kecuali…

a)

Tampak samping jembatan (ketinggian sisi jembatan) minimal 45° dari titik pusat jalan termasuk apabila ada

juga tampak samping yang memperlihatkan bentuk pelebaran jembatan;

b)

Tampak depan jembatan dari arah masuk dan keluar untuk memperlihatkan lebar dan tinggi jembatan

c)

Tampak atas jembatan untuk memperlihatkan jenis lantai, tipe gelagar dan jumlahnya

d)

Tampak atas dron untuk memperlihatka jenis aliran sungai serta tipe bangunan atas dari jembatan

30.

Gambar yang ditandai “tanda tanya” warna

merah adalah elemen...

a)

Dinding tegak

b)

Tembok sayap

c)

Dinding penutup tanah timbunan

d)

Semua jawaban salah

31.

Perhatikan gambar jembatan berikut. Apakah

nama jenis jembatan pada gambar tersebut?

a)

Pelengkung pasangan batu permanen

b)

Pelengkung beton bertulang permanen

c)

Pelengkung beton tak bertulang permanen

d)

Pelengkung pasangan batu permanen

32.

Tipe bangunan atas yang paling sesuai untuk

gambar berikut adalah....

a)

RBW

b)

RBR

c)

RBU

d)

RBB

33.

Tipe bangunan atas yang paling sesuai untuk

gambar berikut adalah....

a)

QBP

b)

QPP

c)

OPP

d)

OBP

34.

Awal tahun bangun Gelagar Beton Pratekan Permanen adalah

a)

1968 an

b)

1969 an

c)

1980 an

d)

2015 an

35.

Awal tahun bangun Rangka Baja Permanen (produksi bakrie) adalah ...

a)

1986 an

b)

1992 an

c)

2000 an

d)

2002 an

36.

Gambar di bawah merupakan...

a)

Sambungan/siar muai modular

b)

Sambungan/siar muai baja

c)

Sambungan/siar muai karet

d)

Sambungan/siar muai aspal

37.

Pemeriksaan rutin dilaksanakan untuk memastikan…

a)

Jembatan berada dalam kondisi yang aman

b)

Memerlukan tindakan darurat atau perawatan rutin

c)

Jawaban keduanya benar

d)

Jawaban keduanya salah

38.

Retak pada bagian bawah lantai jembatan mengindikasikan adanya…

a)

Ketidaksesuain kondisi lantai dengan kapasitas beban yang harus didukung

b)

Mutu beton rendah yang menyebabkan terjadinya lantai retak yang tidak sesuai dengan kapasitas beban yang

harus didukung

c)

Daya dukung lantai yang tidak sesuai dengan kapasitas beban sesuai dengan gaya lintang yang harus

didukung

d)

Daya dukung lantai yang tidak sesuai dengan kapasitas beban yang harus didukung dan mutu beton

rendah

39.

Berikut merupakan keadaan yang diperlukan tindakan darurat pada jembatan, kecuali...

a)

Gerusan di sekitar tanah timbunan, kepala jembatan atau pilar

b)

Puing atau rintangan (misalnya pohon besar) yang memberikan beban horizontal yang berlebihan pada pilar atau pengendapan dan tumbuhan yang mengancam saluran air

c)

Tersumbatnya saluran air pada jembatan

d)

Kolom atau balok jembatan yang rusak, hilang, berubah bentuk, berkarat atau membusuk sedemikian rupa se-

hingga ada kemungkinan runtuh

40.

Pengecatan yang dilakukan secara berulang pada sandaran termasuk dalam penanganan

jembatan berupa:

a)

Pemeliharaan Rutin;

b)

Pemeliharaan Berkala;

c)

Rehabilitasi

d)

Semua jawaban benar;

41.

Penanganan sementara dapat mencakup kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

a)

Membuat penyangga sementara dari bagian bawah gelagar

b)

Penambahan tiang pancang pada tiang pancang yang sudah ada.

c)

Memasang bangunan sementara di atas bangunan yang sudah ada guna memindahkan beban bangunan atas

yang ada.

d)

Semua jawaban benar

42.

Tujuan Pemeriksaan Rutin adalah:

a)

Untuk memastikan jembatan berada dalam kondisi yang aman atau memerlukan tindakan darurat atau

dalam penanganan jembatan;

b)

Untuk melihat jembatan berada dalam kondisi yang memerlukan tindakan darurat atau sedang dilakukan

penanganan;

c)

Untuk menentukan jembatan berada dalam kondisi yang kurang aman atau memerlukan tindakan darurat atau

mendapatkan penanganan jembatan;

d)

Untuk memastikan jembatan berada dalam kondisi yang aman atau memerlukan penanganan jembatan.

43.

Prioritas jembatan yang perlu dilakukan Pemeriksaan Rutin adalah:

a)

Jembatan yang baru selesai direhabilitasi;

b)

Jembatan dalam kondisi rusak berat;

c)

Jembatan yang sedang dilakukan rehabilitasi;

d)

Semua jembatan.

44.

Elemen-elemen yang diperiksa terkait aspek keamanan jembatan dalam Pemeriksaan Rutin

adalah:

a)

Sistem Monitoring Kesehatan Struktur/ Structural Health Monitoring System;

b)

Sistem pendukung landasan;

c)

Getaran bangunan atas;

d)

Lapis permukaan.

45.

Pengecatan yang dilakukan secara berulang pada sandaran termasuk dalam penanganan

jembatan berupa:

a)

Pemeliharaan Rutin;

b)

Pemeliharaan Berkala;

c)

Rehabilitasi

d)

Semua jawaban benar

46.

Penyataan yang benar di bawah ini adalah:

a)

Elemen dari Komponen Bangunan Atas menentukan pemenuhan tiga aspek Pemeriksaan Rutin

b)

Hanya elemen dari Komponen Perlengkapan menentukan pemenuhan aspek kenyamanan jembatan;

c)

Elemen dari Komponen Jalan Pendekat hanya menentukan pemenuhan aspek keamanan jembatan;

d)

Semua jawaban benar.

47.

Perhatikan gambar kerusakan pada elemen jembatan di berikut ini.
Diketahui: Terdapat kerusakan pada diafragma jembatan cor di tempat (4.412a) berupa beton berongga/berbunyi pada abutment 2 (ABT-2) (kode kerusakan: 201). Penyebab kerusakan akibat mutu beton yang jelek (pengerjaan yang buruk). Ditinjau dari Struktur (S), kategori kerusakan termasuk berbahaya. Tingkat Kerusakan (R): parah. Kategori elemen: Non-struktural. Memiliki kerusakan kurang dari 30% kuantitas atau volume (K). Diafragma masih dapat berfungsi (F). Pengaruh ke komponen/elemen lain: rendah. Nilai Pengaruh (P): Tidak Signifikan. Ditanyakan: Berapa Nilai Kondisi (NK) dari elemen tersebut?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

48.

Perhatikan gambar pada elemen jembatan berikut ini.

Diketahui:Pada (4.517a) pipa cucuran yang terletak di Bentang 1 jembatan (B1) terdapat ketidaksesuaian berupa pipa cucuran

kurang panjang (Kode Kerusakan: 712). Pipa cucuran yang kurang panjang dapat mengakibatkan kerusakan pada gelagar

karena akan selalu membasahi gelagar. Ditinjau dari Struktur (S), termasuk kategori berbahaya. Tingkat Kerusakan (R): parah. Kategori elemen: Non-struktural. Memiliki kerusakan lebih dari 50% kuantitas atau volume (K). Fungsi elemen (F): masih dapat berfungsi. Nilai pengaruh (P): tidak signifikan. Ditanyakan:Berapa Nilai Kondisi (NK) dari elemen tersebut?

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

49.

Berikut merupakan jenis kerusakan?

a)

Pendangkalan sungai akibat endapan

b)

Penumpukan debris dan hambatan aliran sungai

c)

Pengikisan di sepanjang aliran sungai

d)

Aliran sungai macet

50.

Berikut merupakan jenis kerusakan?

a)

Mortar landasan pecah

b)

Tidak cukupnya ruang untuk bergerak

c)

Landasan deformasi berlebih

d)

Semua jawaban benar

51.

Berikut adalah kriteria pemilihan jembatan yang perlu dilakukan pemeriksaan detail, kecuali:

a)

Jembatan yang membutuhkan perbaikan

b)

Jembatan yang masih dalam tahap konstruksi

c)

Jembatan dengan nilai kondisi (NK) 3 atau lebih tinggi

d)

Jembatan yang belum pernah dilakukan pemeriksaan detail

52.

Pada pemeriksaan detail, jenis kerusakan pada jembatan dibagi dalam 2 (dua) jenis yaitu:

a)

Kerusakan struktur atas dan kerusakan struktur bawah

b)

Kerusakan luar dan dalam

c)

Kerusakan yang berhubungan dengan bahan dan kerusakan yang berhubungan dengan elemen

d)

Kerusakan yang berhubungan dengan struktur dan komponen

53.

Untuk mendapat nilai 1 pada kriteria kuantitas, maka elemen struktur harus memiliki kerusakan kuantitas kerusakan paling sedikit ..... %

a)

10

b)

20

c)

30

d)

40

54.

Yang termasuk jenis-jenis pemeriksaan jembatan adalah:

a)

Pemeriksaan Tahunan

b)

Pemeriksaan Bulanan

c)

Pemeriksaan Berkala

d)

Pemeriksaan Detail

55.

Elemen di nilai sesuai dengan beberapa kriteria, kecuali:

a)

Nilai Redaman (R)

b)

Nilai Perkembangan Kerusakan (K)

c)

Nilai Fungsi (F)

d)

Nilai Struktur (S)

56.

Pemeriksaan jembatan yang menggunakan peralatan khusus disebut….

a)

Pemeriksaan khusus

b)

Pemeriksaan rutin

c)

Pemeriksaan inventarisasi

d)

Pemeriksaan visual

57.

Berikut merupakan tujuan pemeriksaan khusus, kecuali..

a)

Menganalisa material dan/atau memantau kinerja komponen-komponen tertentu yang terdeteksi memiliki kerusakan atau pergerakan, dengan menggunakan peralatan khusus

b)

Menilai kondisi jembatan secara visual

c)

Memeriksa elemen yang tidak dapat dilakukan secara visual

d)

Melengkapi data pemeriksaan detail visual, misalnya mengukur kedalaman retak yang tidak bisa dilakukan ketika pemeriksaan visual

58.

Fungsi dari pengujian Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) adalah, kecuali …

a)

Mengetahui kerapatan/kepadatan beton

b)

Mengidentifikasi rongga dalam beton

c)

Mengetahui kedalaman retak beton

d)

Mengetahui lokasi tulangan

59.

Untuk mengetahui keseragaman permukaan beton dan memperkirakan kekuatan beton, dapat

dilakukan pengujian…

a)

Hammer test

b)

Resistivity test

c)

Pull out test

d)

Hardness test

60.

Persiapan teknis yang diperlukan sebelum melakukan uji beban di lapangan adalah, kecuali ...

a)

Pengumpulan dokumen perencanaan dan gambar jembatan

b)

Koordinasi dengan perencanaan dan pelaksana konstruksi untuk mengetahui kondisi struktur dan memprediksi perilaku struktur

c)

Membuat model dan analisis struktur berdasarkan dokumen perencanaan dan gambar

d)

Mempersiapkan perizinan

61.

Jenis pemeriksaan sesuai dengan pedoman pemeriksaan jembatan adalah...

a)

Pemeriksaan inventarisasi

b)

Pemeriksaan detail

c)

Pemeriksaan rutin

d)

Semua jawaban benar

62.

Pemeriksaan yang menggunakan peralatan khusus untuk memastikan kondisi jembatan dalam analisis kerusakan adalah ...

a)

Pemeriksaan khusus

b)

Pemeriksaan rutin

c)

Pemeriksaan detail

d)

Pemeriksaan inventarisasi

63.

Peralatan yang berfungsi untuk mengukur getaran adalah...

a)

Deflektometer

b)

Accelerometer

c)

Strain gauge

d)

Data logger

64.

Peralatan yang berfungsi untuk mengukur lendutan adalah ...

a)

Deflektometer

b)

Accelerometer

c)

Strain gauge

d)

Data logger

65.

Peralatan yang berfungsi untuk merekam data respon yang dikirim oleh sensor adalah ...

a)

Deflektometer

b)

Accelerometer

c)

Strain gauge

d)

Data logger

66.

Sebelum melakukan pemeriksaan jembatan, maka aplikasi perlu dilakukan ...

a)

Migrasi data

b)

Sinkronisasi data

c)

Pengunduhan data

d)

Penyamaan presepsi

67.

Data referensi merupakan bagian dari aplikasi pemeriksaan jembatan yang berisi …

a)

Data Inventarisasi Jembatan

b)

Data dukung pemeriksaan jembatan

c)

Data informasi pengguna

d)

Data lokasi kerusakan jembatan

68.

Aplikasi pemeriksaan jembatan dapat digunakan untuk melakukan …

a)

Pemeriksaan Detail

b)

Pemeriksaan Berkala

c)

Pemeriksaan Berkala

d)

Semua benar

69.

Pemeriksaan jembatan dengan aplikasi dilakukan dengan cara …

a)

Mengambil foto kerusakan jembatan

b)

Mencatat lokasi kerusakan

c)

Memilih jenis kerusakan jembatan

d)

Semua benar

70.

Aplikasi pemeriksaan jembatan terbagi menjadi 2 jenis yaitu …

a)

Aplikasi Mobile dan Web

b)

Aplikasi Pencatatan dan Penyimpanan

c)

Aplikasi sederhana dan Aplikasi kompleks

d)

Aplikasi Rutin dan Detail

71.

Untuk jembatan baru, pemeriksaan dapat dilakukan dengan modul aplikasi …

a)

Modul Pemeriksaan Rutin

b)

Modul Pemeriksaan Baru

c)

Modul Pemeriksaan Inventarisasi

d)

Modul Pemeriksaan Detail

72.

Untuk menilai kondisi jembatan pasca penanganan rutin, maka dapat dilakukan dengan modul

aplikasi …

a)

Modul Pemeriksaan Rutin

b)

Modul Pemeriksaan Baru

c)

Modul Pemeriksaan Inventarisasi

d)

Modul Pemeriksaan Detail

73.

Dalam Modul Aplikasi Pemeriksaan Detail, inspektor dituntut untuk dapat menentukan …

a)

Kondisi Elemen Jembatan

b)

Volume Kerusakan

c)

Lokasi Kerusakan

d)

Semua benar

74.

Aplikasi Web digunakan untuk …

a)

Melihat laporan kondisi jembatan

b)

Melakukan validasi dan verifikasi data

c)

Mengetahui jumlah dan panjang jembatan

d)

Semua benar

75.

Pengambilan foto kerusakan dilapangan dilakukan pada modul aplikasi …

a)

Modul Pemeriksaan Inventarisasi dan Detail

b)

Modul Pemeriksaan Inventarisasi dan Rutin

c)

Modul Pemeriksaan Rutin dan Detail

d)

Modul Pemeriksaan Berkala dan Detail

76.

Salah satu hal sehingga diperlukan adanya verifikasi dan validasi data adalah bahwa

pemeriksaan jembatan memiliki tingkat subjectifitas data yang dihasilkan yang diakibatkan

antara lain, kecuali ...

a)

Penggunaan peralatan dan perlengkapan penunjang

b)

Pembaharuan spesifikasi teknis jalan dan jembatan

c)

Tingkat pemahaman inspektur terhadap pedoman dan jembatan

d)

Beban kerja dan kondisi lingkungan kerja

77.

Kapankah waktu pelaksanaan verifikasi dan validasi pemeriksaan jembatan dilakukan

a)

Akhir tahun setelah selesai kontrak

b)

Awal tahun sebelum kontrak pemeriksaan jembatan

c)

Sebelum dilaksanakan konreg

d)

Sebelum, selama dan setelah pemeriksaan jembatan dilaksanakan

78.

Tim pengelola data Balai terdiri dari beberapa unit pelaksana teknis antara lain, kecuali ...

a)

Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional

b)

Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional

c)

Satuan Kerja pembebasan lahan Jalan Nasional

d)

Bidang/ Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan

79.

Tim pengelola data Direktorat pusat terdiri antara lain, kecuali ...

a)

Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I dan Wilayah II.

b)

Direktorat Pembangunan Jembatan.

c)

Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan.

d)

Direktorat pembangunan jalan

80.

Yang menjadi tugas dari tim pengelola data Direktorat pusat adalah

a)

Melakukan verifikasi inspektur pemeriksa

b)

Melakukan penilaian tingkat kepercayaan data

c)

Menyusun hasil laporan pemeriksaan jembatan

d)

Melakukan validasi lapangan

81.

Berapakah jumlah sampling minimum yang harus diperiksa oleh Tim pengelola data Balai/BBPJN/BPJN pada data laporan pemeriksaan detail yang disampaikan oleh tim pemeriksa konsultan?

a)

Minimum 1%

b)

Seluruh data atau 100%

c)

Minimum 10%

d)

Minimum 20%

82.

Berikut ini yang merupakan dokumen data dukung sebelum dilaksanakan pemeriksaan

jembatan, kecuali ...

a)

Dokumen kontrak pemeriksaan

b)

Dokumen rencana pemeriksaan

c)

Dokumen riwayat pemeriksaan

d)

Dokumen rencana penanganan

83.

Data laporan pemeriksaan apa sajakah yang harus dilakukan validasi subtansi oleh pengelola

data Balai/BBPJN/BPJN?

a)

Laporan Harian

b)

Laporan progress pelaksanaan

c)

Laporan Inventarisasi, Detail dan rutin

d)

Laporan akhir kontrak

84.

Berikut ini yang merupakan bagian untuk dilihat pada validasi subtansi pada pemeriksaan

Detail adalah …

a)

Kesesuaian nilai kondisi berdasarkan potensi risiko kebencanaan dan kondisi lingkungan yang mempunyai daya rusak terhadap jembatan.

b)

Kesesuaian kondisi jembatan dari pemeriksaan rutin dan pemeriksaan detail.

c)

Kesesuaian foto-foto dengan kondisi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan, jenis penanganan jembatan,

dan kondisi sosial kemasyarakatan

d)

Kesesuaian nilai kondisi berdasarkan penanganan jembatan yang diusulkan;

85.

Terdapat Jembatan yang dikategorikan Khusus karena memenuhi salah satu persyaratan berikut:

1. Jembatan dengan bentang paling sedikit 100 (seratus) meter;

2. Jembatan dengan panjang total paling sedikit 3.000 (tiga ribu) meter;

3. Jembatan pelengkung dengan bentang paling sedikit 60 (enam puluh) meter;

4. Jembatan gantung untuk lalu lintas kendaraan;

5. Jembatan beruji kabel untuk lalu lintas kendaraan;

6. Jembatan dengan ketinggian pilar lebih dari 40 (empat puluh) meter;

7.Jembatan yang memiliki kompleksitas struktur tinggi atau memiliki nilai strategis tinggi atau didesain menggunakan teknologi baru.

Manakah yang termasuk Kategori Jembatan yang diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2022 Tentang penyelenggaraan keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan.

a)

Semua Benar.

b)

2, 4, 5, dan 7

c)

1, 5, 6, dan 7

d)

1, 2, 3, dan 4

86.

Laporan Tahunan yang wajib dilaporkan oleh pengelola, kecuali ...

a)

Laporan Geometrik

b)

Laporan Kondisi Visual

c)

Laporan Rebar Scanner

d)

Laporan Hasil Uji Laik Fungsi Struktur

87.

Faktor yang dapat mempengaruhi pengukuran geometri, kecuali …

a)

Kelembapan

b)

Visibilitas

c)

Rompi

d)

Suhu

88.

Saat mengukur dengan GPS di lapangan, posisi GPS harus…

a)

Dibawah pohon

b)

Terbuka dan terbebas dari halangan

c)

Dibawah tanah

d)

Dalam ruangan

89.

Uji pembebanan dinamis dilakukan untuk diperoleh data respon getaran pada struktur

jembatan yang dapat memberikan nilai ...

a)

Frekuensi, Ragam Getar, dan Redaman

b)

Deformasi, Frekuensi, dan Kondisi

c)

Kondisi, Redaman, dan Deformasi

d)

Kondisi, Frekuensi, dan Deformasi

90.

Pengujian yang dilakukan untuk memperkirakan kedalaman selimut beton dan konfigurasi

tulangan dengan menggunakan metode induksi elektromagnetik adalah ….

a)

Rebar Scanner/Cover meter

b)

UPV

c)

Hammer Test

d)

Coating Thickness

91.

Berikut ini merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan hammer test, kecuali ….

a)

Lakukan 10 pengujian pada setiap titik uji dengan jarak masing-masing pengujian tidak boleh lebih kecil

dari 10 mm

b)

Hindari daerah yang keropos permukaan beralur, permukaan kasar, dan pada daerah dengan porositas tinggi

c)

Diameter bidang uji sedikitnya 150 mm

d)

Tebal minimum elemen beton 100 mm dan menyatu dengan struktur

92.

Berikut ini merupakan kegiatan yang termasuk kedalam monitoring kesehatan struktur .....

a)

Pengujian beban dinamis

b)

Pemeriksaan visual

c)

Monitoring menggunakan sensor

d)

Semua benar

93.

Apa yang dimaksud dengan monitoring kesehatan struktur?

a)

Identifikasi kerusakan pada infrastruktur, di mana kerusakan didefinisikan sebagai perubahan sifat material dan/atau geometris sistem yang memengaruhi kinerja sistem saat ini dan masa mendatang

b)

Pembersihan dan pengecatan ulang elemen struktur untuk menjaga tampilannya

c)

Penggantian total bagian struktur yang sudah tua

d)

Proses meningkatkan kapasitas beban dari suatu struktur bangunan

94.

Berikut yang merupakan output/keluaran dari pengujian beban statis pada jembatan adalah?

a)

Frekuensi

b)

Lendutan

c)

Kerapatan beton

d)

Redaman

95.

Alasan utama diperlukan pemeriksaan visual sebelum dilaksanakan pengujian beban statis

pada jembatan adalah ...

a)

Memastikan tidak terdapat defect untuk memastikan keamanan saat pengujian statis

b)

Memastikan kekuatan material jembatan

c)

Sebagai laporan tahunan jembatan khusus

d)

Sebagai laporan inventarisasi jembatan khusus

96.

Sensor manakah yang digunakan untuk mengukur regangan struktur?

a)

Loadcell

b)

Accelerometer

c)

Anemometer

d)

Strain gauge

97.

Yang termasuk jenis-jenis pemeriksaan jembatan adalah ...

a)

Pemeriksaan Bulanan

b)

Pemeriksaan Detail

c)

Pemeriksaan Tahunan

d)

Pemeriksaan Berkala