Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pembekalan UKOM 2

Total questions: 28

Worksheet time: 24mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki, 57 tahun, dirawat diruang bedah dengan Diabetes Mellitus. Hasil pengkajian: terdapat luka pada telapak kaki kanan, luka kemerahan, nyeri, TD 130/100 mmHg, frekuensi nadi 90 x/mnt, frekuensi napas 20 x/mnt, suhu 36°C. Perawat sudah memberikan tindakan dengan perawatan luka. Apa evaluasi untuk tindakan keperawatan yang sudah diberikan perawat?

a)

Edema perifer dari meningkat menjadi menurun

b)

Luka dari kotor menjadi bersih

c)

Infeksi dari meningkat menjadi menurun

d)

Nyeri dari meningkat menjadi menurun

e)

Akral dari memburuk menjadi membaik

2.

Seorang perempuan, 55 tahun, dirawat diruang penyakit dalam RS Abadi dengan Anemia. Hasil pengkajian: wajah pucat, tampak lemah, akral teraba dingin, konjungtiva anemis, CRT > 3 detik, TD 100/90 mmHg, frekuensi nadi 70x/menit, frekuensi napas 24x/menit, suhu 37°C, hemoglobin 4 g/dl. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk mengatasi masalah keperawatan pada pasien tersebut?

a)

menganjurkan memperbanyak minum

b)

memonitor intake dan output cairan

c)

memberikan lingkungan nyaman

d)

memberikan transfusi darah

e)

membatasi aktivitas

3.

Seorang laki-laki (45th) dirawat di RS dengan keluhan mudah lelah saat beraktivitas. Hasil pengkajian didapatkan data pasien mengatakan sering terjaga saat tidur karena sesak, distensi vena jugularis, ictus cordis tampak, edema pada ekstremitas bawah, CRT > 3 detik. TD: 100/60 mmHg, N: 112x/mnt, S: 36,50C, RR: 26x/mnt. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus diatas ?

a)

Kurang Pengetahuan

b)

Kecemasan

c)

Intoleransi aktivitas

d)

Gangguan perfusi jaringan serebral

e)

Penurunan curah jantung

4.

Seorang laki-laki (57th) dating ke IGD. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami penurunan kesadaran, pucat, mata berkunang-kunang, belum sarapan pagi, berkeringat. Hasil pemeriksaan GDS menunjukan 40 mg/dL. Apakah tindakan mandiri keperawatan yang tepat pada kasus di atas?

a)

Pasang infus dextrose

b)

Berikan lingkungan nyaman

c)

Observasi tanda vital

d)

Berikan minum manis

e)

Bantu aktifitas fisik pasien

5.

Seorang laki-laki (60th) dengan diagnosis Ulkus DM. Luka ditelapak kaki pasien sudah sampai pada tahap granulasi & akan menutup. Hasil GDS terakhir 90 g/dl, & 117 g/dL . Saat ini pasien direncanakan pulang. Apakah pendkes untuk mencegah munculnya luka kembali pada kaki pasien?

a)

Penggunaan alas kaki

b)

Hindari makanan manis

c)

Tidak pakai alas kaki saat olahraga

d)

Perawatan luka yg baik

e)

Penggunaan kaos kaki yang ketat

6.

Seorang laki-laki, 55 tahun, dirawat diruang penyakit dalam RSUD dengan HIV/AIDS. Hasil pengkajian: menolak berbicara dengan orang lain, badan kurus, nafsu makan turun, BB menurun 6 kg dalam 3 bulan terakhir, perubahan pola tidur, terdapat sariawan, TD 120/90 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu 37°C. Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut?

a)

gangguan pola tidur

b)

defisit nutrisi

c)

keputusasaan

d)

isolasi sosial

e)

nyeri akut

7.

Seorang laki-laki (45th) akan dipindahkan dari ruang ICU ke Ruang dahlia setelah menjalani perawatan intensif karena penurunan kesadaran selama 3 minggu. Klien mendapatkan program latihan gerak kaki dan alih baring secara teratur di tempat tidur. Apakah tujuan tindakan keperawatan yang harus dijelaskan ke pasien?

a)

Meningkatkan kebugaran

b)

Mencegah serangan berikutnya

c)

Mencegah nyeri otot

d)

Mencegah terjadinya thrombosis vena dalam

e)

Mencegah munculnya decubitus akibat berbaring lama

8.

Seorang laki-laki, 48 tahun, dirawat diruang penyakit dalam RSUD dengan Anemia Aplastik. Hasil pengkajian: somnolen, lemas dan pucat, konjungtiva anemis, pusing, TD 120/85 mmHg, frekuensi nadi 100 x/menit, frekuensi napas 23 x/menit, suhu 37°C, Hb 5 g/dl. Saat proses pemberian transfusi darah pasien menggigil.

Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada pasien tersebut?

a)

melanjutkan transfusi darah

b)

memberikan paracetamol infus

c)

mengkonsultasikan dengan dokter

d)

menghentikan transfusi

e)

melepas transfusi set

9.

Seorang wanita (50th) dirawat di RS dengan HIV. Pasien mengeluh sesak napas. Pasien juga mengeluh mual, anoreksia, dan tidak bisa tidur. Pasien nampak cemas dan gelisah. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan adanya penggunaan otot bantu pernapasan, pernapasan cuping hidung. TD: 180/100 mmHg, N: 120x/mnt, RR: 28x/mnt.

Apakah masalah utama pada kasus di atas?

a)

Gangguan kebutuhan istirahat dan tidur

b)

Gangguan pertukaran gas

c)

Gangguan pemenuhan nutrisi

d)

Bersihan jalan napas tidak efektif

e)

Pola napas tidak efektif

10.

Seorang pasien laki-laki (35th), saat ini pasien akan dilakukan pemasangan kateter.perawat akan melakukan pemasangan kateter pada pasien telah sampai pada tahap setelah kateter masuk 30 cm, urin sudah keluar.

Apakah tindakan yang dilakukan perawat selanjutnya?

a)

Menekan ujung kateter hingga masuk

b)

Menyambungkan dengan urine bag

c)

Mengehntikan prosedur sementara

d)

Memasukkan selang lagi 3cm

e)

Mengisi balon udara

11.

Seorang perempuan (17th) dirawat di ruang interna dengan keluhan badan lemas, muntah, makannya sedikit. Hasil Pemeriksaan didapatkan tampak lidah pasien sariawan, tubuh pasien kurus BB. Riwayat pasien sering berhubungan berganti pasangan. TTV TD: 120/70 mmHg, S: 39,20C, N: 74x/mnt, RR: 24x/mnt.

Apakah pemeriksaan penunjang yang diusulkan berdasarkan kasus di atas?

a)

ELISA

b)

Darah lengkap

c)

Sputum

d)

BTA

e)

Widal

12.

Seorang perempuan, 50 tahun, dirawat diruang penyakit dalam RS Santoso dengan anemia. Hasil pengkajian: wajah pucat, badan lemah, akral teraba dingin, konjungtiva anemis, CRT > 3 detik, TD 100/90 mmHg, frekuensi nadi 70x/mnt, frekuensi napas 24x/mnt, suhu 37°C, hemoglobin 4 g/dl. Saat ini pasien selesai habis diberikan transfusi PRC 1 kolf, rencana program pemberian transfusi 2 kolf.

Apakah prosedur selanjutnya untuk tindakan keperawatan pada pasien tersebut?

a)

membiarkan saja

b)

melepas transfusi set

c)

membuang bekas transfusi

d)

mengganti dengan infus NaCl

e)

memasukkan dengan transfusi selanjutnya

13.

Laki-laki (57th) dirawat diruang bedah dengan Diabetes Mellitus, seorang perawat melakukan tindakan keperawatan yang saat ini sedang dilakukan adalah perawatan kaki dengan pemilihan alas kaki, cara memotong kuku yang benar, dan menjaga kelembaban kulit kaki dengan memakai body lotion.

Evaluasi hasil intervensi keperawatan yang ditemukan adalah ?

a)

Kaki pasien tampak bersih

b)

Kaki terhindar dari infeksi

c)

Pasien mampu beraktivitas

d)

Pasien tampak rapi dan bersih

e)

Tidak terdapat luka pada kaki

14.

Seorang laki-laki, 44 tahun, dirawat diruang penyakit dalam dengan HIV/AIDS. Hasil pengkajian: terdapat stomatitis di mulut, mukosa bibir kering dan kotor, bau mulut, nyeri saat makan, TD 140/100, frekuensi nadi 100 x/mnt, frekuensi napas 20 x/mnt, suhu 37°C, eritrosit 3,80 100/mm3, leukosit 53.000/µcl, trombosit 150/mm3. Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada pasien tersebut?

a)

lakukan oral hygiene

b)

berikan nutrisi parenteral

c)

berikan makanan melalui ngt

d)

berikan makanan dalam porsi kecil

e)

sajikan makanan dalam kondisi hangat

15.

Seorang laki-laki, 44 tahun, dirawat diruang penyakit dalam dengan Ulkus DM. Hasil pengkajian: pasien mengeluh nyeri pada luka, mengeluh luka yang tak kunjung sembuh. Kondisi luka terdapat ulkus abses lumayan dalam sampai tulang & tendon. TD 140/100, frekuensi nadi 100 x/mnt, frekuensi napas 20 x/mnt, suhu 37°C, Berapakah klasifikasi derajat luka menurut wagner pada kasus diatas?

a)

Derajat 0

b)

Derajat 1

c)

Derajat 2

d)

Derajat 3

e)

Derajat 4

16.

Seorang perempuan (45th) TB: 155 cm, BB: 45 kg. Terdiagnosa hipertiroid dirawat di ruang interna dengan keluhan sesak napas. Hasil pemeriksaan didapatkan pasien merasa lelah, dan jantung berdebar-debar. TTV pasien menunjukkan TD: 140/80 mmHg, N: 98x/mnt, RR: 30x/mnt. Pemeriksaan SaO2 83%. Apakah intervensi yang dilakukan oleh perawat?

a)

Berikan terapi O2 menggunakan masker

b)

Anjurkan pasien istirahat

c)

Berikan terapi O2 menggunakan NRM

d)

Anjurkan pasien Tarik nafas dalam

e)

Berikan terapi O2 menggunakan nasal kanul

17.

Seorang laki-laki, 36 tahun, dirawat diruang penyakit dalam RS dengan HIV. Hasil pengkajian, pasien merasa badan lemas, pucat, tidak nafsu makan, TD 110/70 mmHg, frekuensi nadi 90 x/mnt, frekuensi napas 22 x/mnt, suhu 38°C. Paien meminta agar perawat merahasiakan penyakit yang diderita jika ditanya keluarga. Apakah prinsip legal etik yang diterapkan oleh perawat tersebut?

a)

veracity

b)

Confidentiality.

c)

otonomi

d)

beneficience

e)

nonmaleficience

18.

Seorang laki-laki (56th) dirawat diruang interna dengan keluhan sesak nafas semakin berat, produksi sputum meningkat, sering batuk tidak kunjung sembuh, badan pasien kurus. Hasil pemeriksaan fisik: penggunaan otot bantu pernapasan, ronkhi bilateral, RR: 30x/mnt. Apakah pemeriksaan laboratorium yang tepat pada pasien tersebut?

a)

ELISA

b)

Darah lengkap

c)

Sputum

d)

BTA.

e)

Antigent test

19.

Seorang laki-laki (56th) dirawat diruang penyakit dalam dengan penurunan kesadaran, pasien saat ini akan dilakukan pemasangan NGT. Mulai dari perawat mempersiapkan alat, mengukur panjang selang ngt, memberikan jelly, memasukkan selang NGT ke hidung pasien. Namun saat dimasukkan selang selalu ada tahanan, sudah dilakukan pengecekan ternyata menggumpal di rongga mulut. Sudah 2x dipasang masalahnya masih sama. Apakah tindakan selanjutnya yang belum dilakukan perawat untuk mengatasi masalah ?

a)

Mencuci tangan

b)

Mengganti selang ngt

c)

Memberikan jelly yang banyak

d)

Melakukan ekstensi leher

e)

Menyuruh pasien untuk menelan

20.

Seorang perempuan (25th) akan direncanakan pemasangan infus. Saat ini perawat telah mempersiapkan alat & cuci tangan, perawat telah sampai pada tahap akan menusukkan abocath ke dalam vena, setelah abocath masuk ternyata darah keluar sedikit di penampung.

Apakah tindakan keperawatan selanjutnya yang tepat pada pasien?

a)

Memasukkan lebih dalam lagi jarum abocath

b)

Mendorong selang dan menarik jarum sedikit

c)

Mencari-cari sampai keluar darah banyak

d)

Menarik kembali abocath

e)

Menyambungkan ke selang infus

21.

Seorang perempuan (57th) datang dengan keluhan sering lapar, sering BAK, badan kurus, sering merasa haus, penglihatan kabur terkadang seperti melihat ganda, kebas pada ekstermitas bawah, lemas. TD : 129/87 mmHg, RR 20x/mnt, S: 36,8 C, nadi: 98x/mnt

Apakah masalah keperawatan pada kasus diatas?

a)

Resiko cidera

b)

Defisit nutrisi

c)

Pengetahuan kurang

d)

Resiko ketidakstabilan glukosa darah

e)

Gangguan persepsi sensori: Penglihatan

22.

Seorang perempuan, 37 tahun dirawat diruang bedah dengan luka bakar derajat 2. Hasil pengkajian: nyeri, kulit rusak melepuh terkena luka bakar, sesak napas, area luka bakar di tangan kanan, badan posterior dan anterior, kaki kanan, TD: 145/89 mmHg, frekuensi nadi: 104x/menit, frekuensi napas: 28x/menit, suhu 39°C.

Apakah diagnosis keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

a)

nyeri akut

b)

intoleransi aktifitas

c)

gangguan integritas kulit/jaringan

d)

pola napas tidak efektif

e)

hipovolemia

23.

Pasien laki-laki 40th (50kg) masuk UGD sesaat setelah kejadian dengan luas luka bakar 15%.

Berapa resusitasi cairan awal 8 jam pertama untuk pasien tsb dengan factor tetes 15 drops/ml. ?

a)

1500

b)

2000

c)

3200

d)

4000

e)

3500

24.

Pasien laki-laki 27th (45kg) masuk UGD sesaat setelah kejadian dengan luas luka bakar 20%. Berapa resusitasi cairan awal 8 jam pertama untuk pasien tsb dengan factor tetes 15 drops/ml. ?

Berapa resusitasi cairan awal 8 jam pertama untuk pasien tsb dengan factor tetes 15 drops/ml. ?

a)

1800

b)

2000

c)

3000

d)

1500

e)

7200

25.

Pasien perempuan 40th (70kg) diantar ke UGD sesaat setelah kejadian dengan luka bakar di kepala dan leher, punggung, dan paha kaki kanan-kiri.

Berapa resusitasi cairan awal 8 jam pertama untuk pasien tsb ?

a)

1800

b)

6300.

c)

3600

d)

2500

e)

7200

26.

Pasien laki-laki 44th (60kg) diantar ke UGD sesaat setelah kejadian dengan luka bakar tersiram air panas di wajah, sebagian dada, di genitalia, dan sebagian punggung. TD: 125/85 mmHg, N: 90x/mnt, S: 38,30C, RR: 20x/mnt.

Berapa resusitasi cairan awal 8 jam pertama untuk pasien tsb ?

a)

1330

b)

2660

c)

3600

d)

1550

e)

2280.

27.

Seorang pasien Tn. T dirawat diruang bedah dengan kondisi tubuh terkena luka bakar di kepala bagian atas, badan posterior, sebagian tangan kanan dan sebagian paha kaki kiri. TD: 125/85 mmHg, N: 90x/mnt, S: 37,30C, RR: 20x/mnt

Berapakah prosentase derajat luka bakar pada kasus diatas?

a)

30%

b)

25%

c)

45%

d)

36%

e)

45%

28.

Seorang laki-laki (55th) dirawat di ruang penyakit dalam post orif. Pasien mengatakan nyeri pada tangan kanan, nyeri bertambah saat bergerak dan nyeri seperti ditusuk-tusuk, hilang timbul. TTV yaitu TD: 120/80 mmHg, N: 87x/mnt, S: 37,60C, RR: 20x/mnt.

Apakah pengkajian utama yang perlu dilengkapi pada kasus tersebut?

a)

Kaji frekuensi nyeri

b)

Kaji skala Nyeri

c)

Kaji lokasi nyeri

d)

Kaji faktor pencetus nyeri

e)

Kaji riwayat nyeri