WorksheetsUjian Akhir Manajemen Tambang
Total questions: 50
Worksheet time: 38mins
Fungsi utama manajemen dalam kegiatan pertambangan adalah:
Menentukan harga jual batubara
Meningkatkan cadangan mineral
Mengendalikan aktivitas sosial masyarakat
Mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan
Menyusun laporan keuangan
Apa yang dimaksud dengan mine planning dalam manajemen tambang?
Penjadwalan pengiriman batubara
Strategi eksplorasi lanjutan
Perencanaan teknis operasi tambang
Evaluasi dampak lingkungan
Penentuan lokasi reklamasi
Dalam siklus proyek pertambangan, tahapan feasibility study dilakukan untuk:
Mengevaluasi potensi geologi
Mencari pendanaan proyek
Menentukan kelayakan teknis dan ekonomi
Menyusun kontrak kerja
Menghitung volume cadangan
Salah satu tujuan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah:
Menurunkan biaya produksi
Mempercepat waktu eksploitasi
Mengurangi risiko kecelakaan kerja
Meningkatkan pajak daerah
Mengurangi jumlah tenaga kerja
Siapa yang bertanggung jawab dalam pengawasan operasional tambang harian?
CEO perusahaan
Kepala Teknik Tambang
Manager Keuangan
Geolog Senior
Inspektur Tambang
Istilah stripping ratio dalam manajemen tambang terbuka berarti:
Rasio tenaga kerja terhadap produksi
Rasio limbah terhadap bijih
Rasio cadangan terhadap harga
Rasio overburden terhadap bijih
Rasio biaya terhadap waktu
Sistem manajemen lingkungan tambang yang merujuk pada ISO 14001 adalah fokus pada:
Mutu hasil tambang
Kinerja keselamatan
Kinerja lingkungan
Keamanan data tambang
Produktivitas alat berat
Elemen penting dalam pengendalian biaya tambang adalah:
Mengurangi produksi
Menambah cadangan
Menjaga efisiensi operasional
Membeli alat berat baru
Memperluas wilayah konsesi
Metode evaluasi proyek tambang yang mempertimbangkan nilai uang terhadap waktu adalah:
Payback Period
ROI
NPV
Break Even Point
Aset Lancar
Apa yang dimaksud dengan cut-off grade dalam pengelolaan tambang?
Harga jual minimum mineral
Kadar minimum mineral yang masih ekonomis ditambang
Biaya maksimum produksi
Waktu maksimal penambangan
Ukuran maksimum alat gali
Salah satu fungsi utama manajemen risiko di tambang adalah:
Menurunkan harga jual produk
Menjamin profit jangka pendek
Mengidentifikasi dan memitigasi potensi bahaya
Menentukan lokasi tambang baru
Mengurangi jumlah karyawan
Komponen utama dalam manajemen sumber daya manusia tambang meliputi:
Penambangan, eksplorasi, dan pemasaran
Rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan
Produksi, pengolahan, dan distribusi
CSR, AMDAL, dan reklamasi
Gaji, profit, dan deviden
Dalam sistem manajemen tambang, siapa yang memiliki kewenangan untuk menyetujui desain pit?
Ahli geofisika
Manager HRD
Perencana tambang
Operator alat berat
Teknisi laboratorium
Penggunaan teknologi dispatch system di tambang berguna untuk:
Mendeteksi kandungan logam
Memantau pergerakan alat berat secara real-time
Mengelola air tambang
Menentukan harga jual
Menyusun laporan keuangan
Tujuan utama reklamasi tambang adalah:
Meningkatkan profitabilitas perusahaan
Memperluas wilayah tambang
Memulihkan kondisi lingkungan
Mengurangi kebutuhan tenaga kerja
Meningkatkan kadar logam
Salah satu indikator keberhasilan manajemen proyek tambang adalah:
Proyek selesai di luar waktu target
Biaya melebihi anggaran
Tercapai target produksi dan efisiensi waktu
Jumlah karyawan bertambah
Harga saham naik
Apa yang dimaksud dengan life of mine?
Lama waktu penjualan bijih
Lama alat berat digunakan
Periode keseluruhan aktivitas tambang dari awal hingga penutupan
Umur pemakaian pekerja tambang
Masa berlaku izin usaha pertambangan
Apa itu bottleneck dalam konteks manajemen operasi tambang?
Kelebihan biaya produksi
Titik kritis yang memperlambat aliran proses kerja
Jumlah alat berat yang berlebihan
Lokasi dengan cadangan tinggi
Perubahan metode penambangan
Apa fungsi dari Key Performance Indicator (KPI) dalam manajemen tambang?
Menetapkan harga pasar
Mengukur kinerja karyawan atau divisi terhadap target
Menentukan wilayah tambang baru
Membuat laporan pajak
Mengatur jadwal reklamasi
Sistem penilaian block model digunakan dalam:
Pengukuran dampak sosial
Perencanaan tambang dan estimasi cadangan
Penetapan tarif royalti
Penentuan gaji karyawan
Manajemen pengangkutan
Faktor utama yang mempengaruhi efisiensi pemuatan dan pengangkutan adalah:
Kadar mineral
Cuaca harian
Sinkronisasi alat gali dan angkut
Harga alat berat
Struktur organisasi
Jika produksi aktual lebih rendah dari rencana, tindakan manajerial yang tepat adalah:
Menghentikan operasi tambang
Mengurangi jam kerja
Melakukan evaluasi performa dan revisi jadwal
Menaikkan gaji operator
Menambah jumlah karyawan
Salah satu risiko finansial dalam proyek pertambangan adalah:
Runtuhan lereng
Kegagalan alat
Fluktuasi harga komoditas
Kecelakaan kerja
Cuaca ekstrem
Struktur organisasi tambang umumnya berbentuk:
Lini dan staf
Matriks horizontal
Desentralisasi total
Otokratis
Fungsional-komersial
Peran teknologi drone dalam manajemen tambang adalah:
Menyemprotkan bahan peledak
Menghitung biaya produksi
Pemantauan visual dan pemetaan topografi
Mengoperasikan alat berat
Menentukan harga komodit
Salah satu parameter keberhasilan sistem manajemen mutu ISO 9001 di tambang adalah:
Jumlah alat berat
Kenaikan harga logam
Kepuasan pelanggan dan perbaikan berkelanjutan
Nilai investasi
Tinggi lubang bukaan
Apa yang dimaksud dengan pit optimization?
Pengangkutan ore ke pelabuhan
Pemilihan kadar tertinggi
Penentuan desain lereng optimal untuk keuntungan maksimum
Perubahan jenis alat berat
Penjadwalan karyawan
Salah satu tantangan manajemen tambang bawah tanah dibanding tambang terbuka adalah:
Harga jual rendah
Cadangan terlalu dangkal
Ventilasi dan kestabilan lereng bawah tanah
Kebutuhan air bersih
Panas permukaan
Sistem penambangan yang fleksibel dan sesuai untuk endapan horizontal dangkal adalah:
Cut and fill
Sublevel stoping
Room and pillar
Open pit
Block caving
Salah satu alasan pentingnya manajemen logistik dalam tambang adalah:
Menambah jumlah alat berat
Memastikan bahan bakar dan suku cadang tersedia tepat waktu
Memperluas wilayah tambang
Menurunkan kadar bijih
Mengurangi jumlah kontraktor
Biaya langsung dalam tambang biasanya mencakup:
Pajak penghasilan
Gaji direktur
Operasi alat berat dan bahan bakar
Konsultasi eksternal
CSR
Konsep "zero accident" dalam manajemen tambang berkaitan dengan:
Target biaya nol
Target tanpa kerusakan alat
Target tanpa kecelakaan kerja
Target produktivitas maksimum
Target reklamasi nol
Keputusan penutupan tambang ditentukan oleh:
Penurunan harga saham
Ketidaksesuaian lokasi
Ketersediaan cadangan ekonomis
Jumlah pekerja
Perubahan cuaca
Hubungan antara grade dan recovery dalam pengolahan mempengaruhi:
Lama reklamasi
Desain lereng
Pendapatan tambang
Kepadatan populasi
Jadwal eksplorasi
Audit lingkungan tambang dilakukan untuk:
Memastikan keuntungan maksimum
Menghindari inspeksi pemerintah
Menilai kepatuhan terhadap peraturan lingkungan
Menentukan metode peledakan
Mengurangi jumlah alat berat
Prinsip just in time pada manajemen tambang diterapkan pada:
Pembelian saham
Manajemen karyawan
Pengadaan logistik dan suku cadang
Penambangan terbuka
Penerbitan izin tambang
Salah satu peran penting dari manajemen keuangan tambang adalah:
Menentukan cut-off grade
Mengatur ventilasi
Menyusun anggaran dan analisis biaya
Menentukan kadar optimum
Melakukan pemetaan geologi
Proses penjadwalan tambang bertujuan untuk:
Mengatur urutan kerja alat berat
Menentukan kadar bijih
Memperbesar pit
Meningkatkan suhu tambang
Mengurangi kebutuhan tenaga kerja
Kepatuhan terhadap AMDAL sangat penting karena:
Menambah cadangan
Mengurangi profit
Memastikan izin lingkungan dan keberlanjutan operasi
Mempercepat waktu eksploitasi
Meningkatkan produktivitas
Analisis sensitivitas proyek pertambangan digunakan untuk:
Mengukur kekuatan struktur tambang
Menentukan metode eksplorasi
Menilai dampak perubahan variabel terhadap kelayakan ekonomi
Menghitung umur tambang
Menentukan kadar nikel
Salah satu karakteristik proyek pertambangan adalah:
Tidak memiliki risiko
Dapat dihentikan kapan saja tanpa konsekuensi
Membutuhkan investasi besar dan risiko tinggi
Hanya bergantung pada tenaga kerja lokal
Sangat fleksibel dalam waktu
Alat berat yang umum digunakan untuk pemuatan material tambang adalah:
Dozer
Dump truck
Grader
Wheel loader
Vibratory roller
Salah satu aspek penting dari pelaporan keberlanjutan tambang adalah:
Laba bersih perusahaan
Jumlah alat berat
Dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan
Harga saham
Nilai ekspor
Perencanaan tambang jangka panjang bertujuan untuk:
Mengatasi hujan ekstrem
Menentukan gaji bulanan
Menjamin kesinambungan dan efisiensi operasional
Menyesuaikan shift kerja
Menentukan lokasi kantor pusat
Salah satu pendekatan pengambilan keputusan tambang berdasarkan skenario disebut:
Monte Carlo
SWOT
NPV
Regression
K-means
Kepemimpinan dalam manajemen tambang mencakup kemampuan:
Melakukan audit
Menerbitkan saham
Mengarahkan tim dan membuat keputusan strategis
Menyusun laporan geologi
Mengontrol alat berat
Penyebab utama overbudget dalam proyek tambang adalah:
Kurangnya tenaga kerja
Salah prediksi biaya awal
Jumlah cadangan meningkat
Izin terlalu banyak
Lokasi terlalu datar
Salah satu tujuan penerapan digital mining adalah:
Menjual logam secara daring
Menghindari pajak
Otomatisasi dan efisiensi operasional tambang
Menghapus pekerjaan manual
Meningkatkan konflik sosial
Fungsi utama dari manajemen kontraktor di tambang adalah:
Memproduksi alat berat
Mengatur harga jual mineral
Memastikan kinerja kontraktor sesuai target dan kontrak
Mengurus perizinan lingkungan
Menangani eksplorasi awal
Manajemen perubahan (change management) penting diterapkan saat:
Tidak ada perubahan sama sekali
Tambang akan ditutup
Terjadi peralihan sistem kerja atau teknologi
Produksi menurun drastis
Harga emas naik
