wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS dasar dasar administrasi dan manajemen

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan hubungan masyarakat (Humas)?

a)

Kegiatan promosi barang dagangan ke masyarakat.

b)

Kegiatan komunikasi untuk membangun hubungan antara organisasi dan publik.

c)

Kegiatan pengawasan internal oleh kepala sekolah.

d)

Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di luar sekolah.

2.

Istilah humas dalam bahasa Inggris disebut...

a)

Public speaking

b)

Social communication

c)

Public relations

d)

Personal branding

3.

Salah satu contoh kegiatan humas eksternal adalah…

a)

Rapat guru dan staf.

b)

Rotasi jabatan pegawai.

c)

Promosi penerimaan siswa baru.

d)

Pembagian raport siswa.

4.

Tujuan utama dari manajemen humas di sekolah adalah...

a)

Menyelesaikan konflik antar siswa

b)

Menyampaikan informasi dan menjaga citra sekolah

c)

Mengatur keuangan dan logistik sekolah

d)

Mengelola bimbingan konseling siswa

5.

Jika banyak orang tua tidak tahu tentang jadwal kegiatan sekolah, maka yang harus diperbaiki adalah…

a)

Fungsi bendahara sekolah.

b)

Komunikasi antar siswa.

c)

Peran humas sebagai pengomunikasi.

d)

Penggunaan buku paket.

6.

Mengapa kegiatan pemantauan internet penting bagi humas?

a)

Untuk bermain game saat istirahat.

b)

Untuk mencari bahan ajar.

c)

Untuk mengetahui apa yang dibicarakan publik tentang sekolah.

d)

Untuk mengisi waktu luang guru.

7.

Bila sebuah sekolah tidak pernah mengadakan pertemuan dengan orang tua, apa dampaknya?

a)

Orang tua lebih banyak menyumbang dana.

b)

Tidak ada kritik dari masyarakat.

c)

Orang tua kurang mengetahui program sekolah.

d)

Guru lebih cepat pulang.

8.

Menurut Anda, kegiatan "kunjungan edukatif siswa ke museum" yang dipublikasikan ke media sosial termasuk ke dalam...

a)

Humas internal karena melibatkan siswa

b)

Humas eksternal karena membangun citra sekolah

c)

Humas ilegal karena tanpa izin

d)

Bukan termasuk kegiatan humas sama sekali

9.

Bila sebuah sekolah tidak memiliki staf humas khusus, maka sebaiknya...

a)

Kegiatan humas dihentikan

b)

Kepala sekolah merangkap semua tugas humas

c)

Guru diberi tugas tambahan sebagai humas sesuai kemampuan

d)

Orang tua siswa disuruh mempublikasikan kegiatan sekolah

10.

Menurut Anda, kegiatan humas yang paling efektif di era digital adalah...

a)

Membuat buletin cetak

b)

Menyebarkan informasi lewat WA, media sosial, dan situs web

c)

Menunggu kunjungan masyarakat ke sekolah

d)

Hanya membuat pengumuman di papan mading

11.

Apa tujuan utama dari administrasi sarana dan prasarana di sekolah?

a)

Menghapus seluruh aset lama agar pembelajaran lebih lancar

b)

Menyimpan barang-barang bekas sebagai dokumentasi sejarah sekolah

c)

Memberikan layanan profesional untuk menunjang proses pendidikan secara efisien

d)

Menyediakan dana tambahan untuk kegiatan ekstrakurikuler

12.

Fungsi dari inventarisasi sarana prasarana di sekolah adalah...

a)

Untuk menciptakan kerjasama antar guru dan siswa

b)

Untuk mendeteksi kerusakan sejak dini secara fisik

c)

Untuk mencatat, memberi kode, dan melaporkan barang secara sistematis

d)

Untuk mengatur jadwal pengadaan secara langsung

13.

Sarana pendidikan habis pakai ditandai oleh...

a)

Daya tahannya yang tinggi meski sering digunakan

b)

Kegunaannya terbatas pada kegiatan olahraga

c)

Kualitas yang tinggi untuk pemakaian jangka panjang

d)

Habis digunakan

14.

Sebuah sekolah memiliki sarana belajar yang lengkap, namun suasana belajar tidak kondusif. Berdasarkan makalah, kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Prasarana terlalu banyak dan mengganggu konsentrasi

b)

Kurangnya fungsi manajemen dalam perencanaan dan pengawasan fasilitas

c)

Guru tidak memahami penggunaan alat belajar

d)

Siswa terlalu banyak diberi tugas

15.

Jika kepala sekolah menghapus barang karena biaya perawatan terlalu tinggi, maka penghapusan dilakukan berdasarkan alasan...

a)

Barang kelebihan stok

b)

Barang tidak digunakan lebih dari 1 tahun

c)

Ketidakseimbangan antara manfaat teknis dan biaya

d)

Barang rusak ringan tapi sulit didistribusikan

16.

Jika sebuah sekolah telah memiliki berbagai prasarana lengkap tetapi hasil belajar siswa masih rendah, kemungkinan besar penyebabnya adalah...

a)

Sarana yang habis pakai terlalu banyak digunakan

b)

Prasarana tidak memenuhi standar teknis

c)

Fasilitas tidak dimanfaatkan secara efektif dalam pembelajaran

d)

Ruang guru digunakan sebagai tempat belajar

17.

Sekolah yang memiliki semua ruangan yang diwajibkan seperti UKS, laboratorium, dan musholla namun tidak dimanfaatkan secara aktif, kemungkinan besar gagal dalam fungsi...

a)

Pengadaan

b)

Pemeliharaan

c)

Perencanaan penggunaan

d)

Penghapusan

18.

Menurut Anda, mengapa pemeliharaan rutin lebih penting dibandingkan hanya memperbaiki saat rusak?

a)

Karena biaya perbaikan lebih kecil dari pemeliharaan

b)

Karena pemeliharaan rutin memperpanjang usia pakai

c)

Karena semua barang harus dicat ulang

d)

Karena sekolah wajib memperbarui alat tiap tahun

19.

Ketika kepala sekolah memimpin proses inventarisasi, tindakan paling bijak untuk dilakukan adalah...

a)

Memberi label sementara tanpa laporan tertulis

b)

Menyimpan barang di ruang guru

c)

Melibatkan tim dan buat laporan ke instansi terkait

d)

Menyuruh siswa mendata barang di kelas

20.

Bila sekolah terus menyimpan alat lama yang sudah rusak dan tidak terpakai, maka dampak jangka panjangnya adalah...

a)

Kelas menjadi penuh dengan peralatan belajar

b)

Menambah citra positif karena jumlah alat banyak

c)

Pemborosan ruang dan biaya penyimpanan

d)

Mempermudah proses pengajaran

21.

Dalam supervisi pendidikan, istilah "supervision" berasal dari kata Latin yang berarti...

a)

Melatih dan membimbing guru secara objektif

b)

Melihat dengan wibawa dari posisi lebih tinggi

c)

Mengamati proses belajar siswa secara pasif

d)

Menilai guru berdasarkan standar profesional

22.

Apa yang membedakan supervisi konvensional dengan supervisi klinis?

a)

Konvensional menekankan perencanaan, klinis bersifat spontan

b)

Konvensional fokus pada dukungan, klinis pada hukuman

c)

Konvensional bersifat satu arah dan mencari kesalahan, klinis berbasis kolaborasi dan data

d)

Klinis tanpa observasi, konvensional menggunakan data

23.

Salah satu prinsip utama supervisi yang menekankan pada suasana hangat, tidak otoriter, dan partisipatif adalah...

a)

Ilmiah

b)

Demokratis

c)

Progresif

d)

Direktif

24.

Seorang guru merasa diawasi secara berlebihan dan tidak nyaman saat supervisi berlangsung. Berdasarkan prinsip-prinsip supervisi, apa kemungkinan kesalahan yang terjadi?

a)

Supervisi dilakukan terlalu ilmiah tanpa pendekatan data

b)

Supervisor tidak menerapkan kerja sama dan demokratis

c)

Guru tidak paham tugas supervisi

d)

Teknik yang digunakan terlalu kreatif dan terbuka

25.

Bila seorang supervisor hanya memberikan instruksi dan perintah kepada guru tanpa memberikan ruang dialog, maka pendekatan yang digunakan adalah...

a)

Non-direktif

b)

Kolaboratif

c)

Demokratis

d)

Direktif

26.

Jika guru merasa memiliki peran aktif dalam dialog supervisi, menentukan solusi, dan merancang tindakan bersama, maka pendekatan supervisi tersebut adalah...

a)

Direktif

b)

Non-direktif

c)

Kolaboratif

d)

Artistik

27.

Ketika dua guru mengalami kendala serupa dan diberikan pelatihan bersama oleh kepala sekolah, maka teknik supervisi yang digunakan adalah...

a)

Supervisi individual - pertemuan pribadi

b)

Supervisi kelompok

c)

Kunjungan kelas

d)

Penilaian diri

28.

Anda adalah kepala sekolah yang ingin meningkatkan profesionalisme guru. Berdasarkan makalah, pendekatan supervisi mana yang paling tepat diterapkan agar guru merasa terlibat dan didengar?

a)

Pendekatan direktif agar guru lebih taat

b)

Pendekatan non-direktif agar supervisor lebih dominan

c)

Pendekatan kolaboratif kerja sama dan musyawarah

d)

Pendekatan konvensional untuk menghindari konflik

29.

Seorang supervisor ingin mengubah budaya supervisi dari menakutkan menjadi suportif dan solutif. Model supervisi apa yang paling sesuai diterapkan?

a)

Konvensional

b)

Ilmiah

c)

Artistik

d)

Klinis

30.

Menurut Anda, mengapa supervisi pendidikan lebih efektif jika tidak sekadar dilakukan sebagai pengawasan, tetapi juga pembinaan kolaboratif?

a)

Karena guru merasa kurang nyaman jika harus terus dikendalikan dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

b)

Karena supervisi yang tidak menggunakan pengawasan dapat memberikan ruang yang lebih bebas bagi guru.

c)

Karena pembinaan yang bersifat partisipatif dapat mendorong perbaikan yang berkelanjutan dan rasa kepemilikan.

d)

Karena pengawasan yang dilakukan secara ketat dianggap bisa menciptakan keteraturan dalam kegiatan belajar.

31.

Sekolah Ramah Anak (SRA) menurut Permen PPPA No. 8 Tahun 2014 adalah satuan pendidikan yang...

a)

Mengatur kedisiplinan siswa dalam setiap kegiatan belajar mengajar yang ditentukan oleh kepala sekolah secara sepihak.

b)

Menjamin dan melindungi hak anak dengan menciptakan lingkungan aman, sehat, dan bebas dari kekerasan serta mendukung partisipasi anak.

c)

Mengembangkan sistem pembelajaran kompetitif dengan fokus pada nilai akademik dan ketertiban administratif guru.

d)

Menerapkan pembelajaran yang sepenuhnya digital agar mempermudah pemantauan proses belajar dan aktivitas siswa.

32.

Salah satu ciri penting Sekolah Ramah Anak dari sisi penataan kelas adalah...

a)

Penempatan bangku berbaris ke belakang agar fokus siswa meningkat selama proses belajar mengajar berlangsung

b)

Keterlibatan guru dalam mengatur posisi siswa di kelas sesuai dengan peringkat hasil ujian dan evaluasi.

c)

Keterlibatan murid dalam menentukan dekorasi, susunan bangku, dan pemajangan hasil karya sebagai bentuk rasa memiliki.

d)

Penataan ruang kelas yang ditentukan langsung oleh wali kelas berdasarkan silabus tahunan yang digunakan

33.

Prinsip utama dari pembelajaran di Sekolah Ramah Anak adalah...

a)

Pengawasan ketat selama proses belajar berlangsung untuk menghindari pelanggaran kedisiplinan yang merugikan siswa.

b)

Penerapan model evaluasi berbasis hasil akhir yang berfokus pada keberhasilan akademik dan keteraturan administrasi.

c)

Pembelajaran menyenangkan yang aktif, bebas dari kekerasan, dan memberikan ruang bagi anak untuk berkembang sesuai potensinya.

d)

Penekanan pada hasil akademik siswa dengan penguatan sistem nilai mutlak dalam ujian dan tugas harian.

34.

Mengapa pelibatan orang tua dan komunitas sangat penting dalam keberhasilan Sekolah Ramah Anak?

a)

Karena orang tua memiliki kewenangan untuk mengatur kurikulum dan jadwal belajar siswa di sekolah.

b)

Karena partisipasi mereka memperkuat upaya menciptakan lingkungan aman, mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

c)

Karena dengan keterlibatan mereka, sekolah bisa mengurangi beban biaya operasional dan mempercepat pembangunan.

d)

Karena keikutsertaan mereka memungkinkan sekolah menghindari tuntutan hukum dari masyarakat setempat.

35.

Suatu sekolah telah menyediakan pojok baca, kantin sehat, dan taman bermain, namun siswa sering merasa takut kepada guru. Hal ini menunjukkan bahwa...

a)

Sekolah sudah memenuhi semua syarat SRA karena indikator fasilitas telah terpenuhi

b)

Suasana emosional dan pendekatan pengajaran belum mencerminkan nilai-nilai ramah anak

c)

Pengelolaan kelas cukup baik tetapi sistem kurikulum nasional yang perlu disesuaikan

d)

Sekolah perlu mengurangi waktu pembelajaran agar siswa memiliki waktu bermain lebih banyak

36.

Mengapa proses pembelajaran di sekolah ramah anak tidak boleh dilakukan dengan pendekatan satu arah dari guru ke siswa?

a)

Karena siswa harus menyusun semua materi pembelajaran secara mandiri tanpa bantuan dari pendidik.

b)

Karena guru hanya bertindak sebagai pengawas dan tidak diperkenankan memberi penjelasan terlalu panjang.

c)

Karena model pembelajaran satu arah menghambat partisipasi aktif siswa, membatasi kreativitas, dan tidak ramah perkembangan anak.

d)

Karena pendekatan satu arah terlalu sulit dipahami oleh siswa di tingkat dasar, namun cocok untuk pendidikan tinggi.

37.

Jika Anda seorang guru di sekolah yang belum menerapkan SRA, maka langkah awal paling tepat untuk menciptakan lingkungan ramah anak adalah...

a)

Menerapkan sistem pengawasan kelas berbasis sanksi dan denda agar siswa lebih tertib dan tidak melakukan kesalahan.

b)

Menyusun jadwal pelajaran yang lebih padat agar siswa fokus dan tidak memiliki waktu untuk kegiatan nonakademik.

c)

Melibatkan siswa dalam menyusun aturan kelas dan mendorong diskusi tentang hak dan tanggung jawab anak.

d)

Memberikan ujian setiap minggu agar siswa terbiasa dengan tekanan dan belajar secara mandiri tanpa bantuan.

38.

Seorang kepala sekolah ingin menjadikan sekolahnya sebagai SRA. Apa rencana jangka panjang yang paling tepat?

a)

Membangun pagar keliling agar keamanan sekolah meningkat dan siswa tidak mudah keluar saat istirahat.

b)

Menyiapkan sarana-prasarana, melatih guru soal hak anak, dan melibatkan orang tua serta masyarakat secara aktif.

c)

Membatasi aktivitas luar kelas agar siswa lebih banyak belajar dalam ruang kelas demi keamanan dan pengawasan.

d)

Memusatkan program pada pencapaian nilai tinggi untuk meningkatkan peringkat sekolah secara nasional.

39.

Jika Anda diminta merancang program literasi yang ramah anak, maka Anda akan...

a)

Memberikan target membaca 10 buku per bulan disertai ujian agar siswa disiplin dan tidak malas membaca.

b)

Mewajibkan siswa membaca buku yang sama agar penilaian dan evaluasi dapat dilakukan lebih mudah.

c)

Menyediakan pojok baca yang nyaman, buku yang beragam, dan memberi kebebasan siswa memilih bahan bacaan sesuai minat.

d)

Menyusun daftar buku wajib dan mengawasi setiap kegiatan membaca agar tidak menyimpang dari rencana guru.

40.

Dalam merancang ulang kelas agar mendukung prinsip SRA, apa hal utama yang harus dilakukan?

a)

Menyusun bangku secara kaku dan lurus agar memudahkan guru mengawasi seluruh perilaku siswa selama belajar.

b)

Mengatur dekorasi kelas sesuai instruksi kepala sekolah agar terlihat seragam dan disiplin di seluruh sekolah.

c)

Melibatkan siswa dalam penataan ruang, dekorasi kelas, serta memajang karya mereka untuk membangun rasa memiliki.

d)

Menyediakan hanya alat bantu visual standar agar pembelajaran tidak terlalu ramai dan tetap terpusat pada guru.

41.

Apa pengertian utama dari Sekolah Adiwiyata menurut makalah?

a)

Sekolah yang fokus pada pembangunan gedung ramah bencana dan fasilitas darurat bencana.

b)

Sekolah yang berorientasi pada digitalisasi pembelajaran dan efisiensi administratif.

c)

Sekolah yang menerapkan prinsip peduli dan berbudaya lingkungan dalam segala aspek kegiatan.

d)

Sekolah yang mengembangkan metode cepat belajar berbasis sistem klasikal dan modern.

42.

Asal kata "Adiwiyata" dalam bahasa Sanskerta berarti...

a)

Tempat untuk menciptakan teknologi dan kemajuan ekonomi secara berkelanjutan.

b)

Tempat agung untuk memperoleh ilmu pengetahuan, norma, dan etika kehidupan.

c)

Sistem pendidikan yang merujuk pada pendekatan disiplin dan evaluatif.

d)

Lembaga informal yang menghasilkan keterampilan terapan secara mandiri.

43.

Komponen kurikulum berbasis lingkungan dalam sekolah Adiwiyata mencakup...

a)

Perpindahan semua pembelajaran ke ruang terbuka yang tidak menggunakan buku pelajaran.

b)

Penghapusan mata pelajaran eksakta demi fokus pada pendidikan karakter ramah lingkungan.

c)

Integrasi materi lingkungan hidup ke dalam pelajaran dan kegiatan pembelajaran siswa.

d)

Pemisahan siswa yang sadar lingkungan dalam kelas khusus untuk pengelolaan proyek alam.

44.

Jika sekolah hanya membuat taman indah tetapi tidak melibatkan siswa dalam perawatannya, maka dapat dikatakan...

a)

Sekolah telah cukup berkomitmen karena menyediakan fasilitas hijau yang layak.

b)

Program Adiwiyata tetap berjalan selama lingkungan terlihat bersih dan asri setiap hari

c)

Sekolah belum sepenuhnya menerapkan prinsip partisipatif dalam program Adiwiyata.

d)

Pihak sekolah bisa mengganti partisipasi siswa dengan petugas kebersihan sekolah.

45.

Sebuah sekolah mendapat predikat Adiwiyata, tetapi guru sering memarahi siswa yang membawa tumbler dari rumah. Maka sikap ini...

a)

Tidak mempengaruhi status Adiwiyata karena perilaku guru merupakan ranah pribadi.

b)

Bertentangan dengan semangat Adiwiyata karena tidak mendukung perilaku ramah lingkungan.

c)

Dapat diterima karena tumbler pribadi belum tentu memenuhi standar kebersihan sekolah.

d)

Dapat dibenarkan jika tumbler digunakan di luar jam makan yang ditentukan sekolah.

46.

Jika sebuah sekolah menerapkan sistem Adiwiyata hanya sebatas simbolis, maka kemungkinan besar yang terjadi adalah...

a)

Sekolah akan tetap menerima penghargaan asalkan kebijakan ditulis dengan rapi.

b)

Sekolah dianggap telah cukup berkomitmen karena sudah memiliki taman dan bank sampah.

c)

Perubahan budaya dan perilaku lingkungan warga sekolah tidak akan berlangsung secara nyata.

d)

Program tetap berhasil karena fokus utama ada pada sarana prasarana, bukan perilaku.

47.

Jika Anda ditunjuk sebagai tim Adiwiyata di sekolah, rencana paling tepat yang harus dilakukan pertama kali adalah...

a)

Membuat media sosial sekolah dan mengunggah foto-foto kebersihan setiap hari.

b)

Menyusun proposal kegiatan formal dan meminta dana kepada orang tua murid.

c)

Membentuk tim kecil lintas guru, siswa, dan staf untuk merancang program bersama.

d)

Mengadakan lomba kebersihan kelas

48.

Untuk mendorong keterlibatan siswa dalam pelestarian lingkungan sekolah, Anda bisa...

a)

Memberikan tugas kebersihan tambahan tanpa memberi penjelasan tujuan tugas tersebut.

b)

Menugaskan siswa memungut sampah setiap hari sebagai hukuman disiplin ringan.

c)

Melibatkan siswa dalam proyek seperti bank sampah, tanam pohon, dan daur ulang.

d)

Mengatur jadwal piket siswa tanpa menyesuaikan waktu dan beban pelajaran lainnya.

49.

Jika Anda mengelola kantin sekolah dalam program Adiwiyata, maka kebijakan paling sesuai adalah...

a)

Menyediakan semua jenis makanan tanpa pembatasan agar semua kebutuhan siswa terpenuhi.

b)

Menyediakan makanan sehat tanpa plastik, mengurangi limbah, dan mendidik siswa tentang gizi.

c)

Mengganti semua makanan berat dengan jajanan instan agar lebih cepat dan efisien.

d)

Menjual produk dalam kemasan agar mudah dibersihkan dan tidak perlu pengolahan ulang.

50.

Jika ingin mengembangkan program Adiwiyata yang berdampak luar sekolah, maka strategi paling efektif adalah...

a)

Mengundang tokoh masyarakat sebagai juri lomba kebersihan antar kelas tiap semester.

b)

Menyebarluaskan praktik baik sekolah melalui kolaborasi dengan masyarakat sekitar.

c)

Menyusun laporan kegiatan tahunan dan mengarsipkannya di ruang guru sekolah.

d)

Menjadikan program lingkungan sebagai bagian dari laporan tahunan kepada pengawas.