Font size
WorksheetsQuiz Ekonomi Mikro Islam
Total questions: 81
Worksheet time: 11mins
Apa yang dimaksud dengan Ekonomi Mikro Islam?
Studi tentang ekonomi yang didasarkan pada sistem kapitalisme
Studi tentang ekonomi yang mengikuti ajaran agama Islam
Analisis ekonomi dengan mengabaikan hukum agama
Studi tentang ekonomi makro dalam konteks negara
Ruang lingkup Ekonomi Mikro Islam meliputi:
Hukum pasar dalam konteks ekonomi sekuler
Pembahasan tentang produksi dan distribusi barang haram
Analisis perilaku individu dan pasar dalam perspektif Syariah
Kebijakan fiskal dan moneter negara-negara Muslim
Fokus utama Ekonomi Mikro Islam adalah:
Pembatasan perdagangan antarnegara
Penentuan harga berdasarkan permintaan dan penawaran
Keseimbangan antara dunia dan akhirat dalam ekonomi
Pengaturan upah buruh berdasarkan etika
Dalam Ekonomi Mikro Islam, permintaan dipengaruhi oleh:
Harga barang saja
Harga barang dan pendapatan konsumen
Hanya preferensi konsumen
Pembatasan produksi oleh pemerintah
Teori penawaran dalam Ekonomi Mikro Islam menyarankan bahwa:
Penawaran selalu bergantung pada harga pasar saja
Penawaran bergantung pada keuntungan yang diperoleh oleh produsen
Penawaran tidak boleh melebihi permintaan pasar
Penawaran harus memenuhi prinsip syariah dalam proses produksinya
Konsep permintaan dalam ekonomi Islam tidak hanya mempertimbangkan:
Jumlah barang yang diminta
Kualitas barang
Harga barang
Harga barang dan kondisi halal-haramnya
Permintaan yang elastis dalam ekonomi Islam berarti:
Permintaan tidak terpengaruh harga
Permintaan meningkat dengan penurunan harga
Permintaan tetap meskipun harga berubah
Permintaan meningkat meskipun barang tersebut haram
Konsep kesejahteraan pasar dalam ekonomi Islam mencakup:
Keuntungan produsen yang maksimal
Keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan keadilan distribusi
Pencapaian keseimbangan antara pasar bebas dan pasar terkendali
Penetapan harga oleh pemerintah
Salah satu cara ekonomi Islam meningkatkan kesejahteraan pasar adalah dengan:
Meningkatkan subsidi barang-barang tertentu
Menerapkan harga yang tinggi untuk barang premiumt
Menjamin distribusi kekayaan yang adil dan merata
Mengurangi jumlah barang yang tersedia di pasar
Mekanisme pasar dalam ekonomi Islam didasarkan pada prinsip:
Penetapan harga oleh pemerintah
Pasar bebas tanpa intervensi
Keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat
Permintaan dan penawaran yang ditentukan oleh bank sentral
Prinsip utama dalam mekanisme pasar Islam adalah:
Mengutamakan keuntungan individu
Kebebasan pasar tanpa kendala apa pun
Mewujudkan keadilan sosial melalui distribusi yang merata
Pengawasan ketat dari pemerintah atas harga pasar
Dalam mekanisme pasar Islam, perdagangan harus menghindari:
Keuntungan yang diperoleh melalui ketidakadilan atau penipuan
Persaingan bebas dalam industry
Pembentukan monopoli untuk keuntungan pribadi
Semua jawaban di atas benart
Teori perilaku individu dalam ekonomi Islam berfokus pada:
Optimasi keuntungan tanpa memperhatikan etika
Keputusan yang diambil dengan mempertimbangkan manfaat dunia dan akhirat
Pengabaian nilai-nilai moral dalam keputusan ekonomi
Fokus hanya pada akumulasi kekayaan pribadi
Perilaku individu dalam ekonomi Islam dipengaruhi oleh:
Keinginan untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya
Kebutuhan dasar dan harapan akan kehidupan yang adil
Prinsip untuk menghindari kebijakan pajak yang tinggi
Hanya oleh faktor harga barang
Salah satu aspek penting dalam teori perilaku individu Islam adalah:
Mengabaikan etika sosial dalam pengambilan keputusan
Pemanfaatan sumber daya alam untuk keuntungan pribadi semata
Pembagian rezeki yang adil dan tidak berlebihan
Penetapan harga berdasarkan kekuatan pasar sepenuhnya
Teori produksi dalam Islam menekankan pada:
Pemaksimalan keuntungan dengan biaya sekecil mungkin
Pencapaian efisiensi tanpa memperhatikan kehalalan
Produksi barang dengan mematuhi prinsip syariah dan keadilan
Penggunaan sumber daya alam tanpa batasan
Dalam teori produksi Islam, sumber daya yang digunakan harus:
Dimanfaatkan seefisien mungkin tanpa memperhatikan dampak social
Menghasilkan keuntungan yang sebesar-besarnya
Dipakai secara berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan
Didominasi oleh teknologi modern
Teori produksi Islam menghindari:
Inovasi teknologi yang mendukung efisiensi
Penyalahgunaan sumber daya untuk keuntungan pribadi
Penggunaan modal dalam skala besar
Semua jawaban di atas salah
Dalam teori biaya produksi Islam, biaya produksi harus:
Dihitung berdasarkan biaya sosial dan lingkungan
Sebesar-besarnya untuk meningkatkan keuntungan
Ditetapkan oleh pemerintah
Mengabaikan dampak terhadap masyarakat
Biaya produksi dalam ekonomi Islam mencakup:
Hanya biaya bahan baku dan tenaga kerja
Semua biaya yang terkait dengan proses produksi dan distribusi yang halal
Biaya yang ditentukan berdasarkan standar internasional
Hanya biaya yang berhubungan dengan modal dan teknologi
Salah satu prinsip dalam biaya produksi Islami adalah:
Mengabaikan biaya sosial jika itu meningkatkan profit
Pembiayaan produksi harus transparan dan tidak memberatkan masyarakat
Mengoptimalkan biaya dengan cara yang tidak adil
Semua biaya harus dipangkas sebisa mungkin
Pasar persaingan sempurna dalam Islam adalah:
Pasar yang hanya dimonopoli oleh satu penjual
Pasar yang terdapat banyak penjual dan pembeli dengan produk yang seragam
Pasar yang tidak ada pembatasan harga
Pasar yang diatur oleh pemerintah sepenuhnya
Dalam pasar persaingan sempurna, harga ditentukan oleh:
Pemerintah
Monopoli
Interaksi antara permintaan dan penawaran
Konsumen saja
Salah satu karakteristik pasar persaingan sempurna dalam ekonomi Islam adalah:
Tidak ada intervensi pasar
Semua barang yang diperdagangkan harus halal
Harga ditentukan oleh pemerintah
Tidak ada transparansi dalam informasi pasar
Pasar monopolistik dalam ekonomi Islam adalah:
Pasar yang hanya memiliki satu produsen yang memonopoli pasar
Pasar yang dipengaruhi oleh banyak pemain pasar yang saling bersaing
Pasar yang mengutamakan perdagangan internasional
Pasar yang diatur oleh pemerintah untuk menghindari penipuan
Salah satu akibat dari pasar monopolistik dalam ekonomi Islam adalah:
Persaingan yang sehat antara produsen
Penciptaan barang yang halal dan berkualitas
Penetapan harga yang tinggi untuk barang tertentu
Penghindaran barang haram dalam pasar
Pasar monopoli dalam ekonomi Islam cenderung menciptakan:
Persaingan sehat yang adil
Keterbukaan harga dan produk
Praktik penipuan dan ketidakadilan dalam distribusi barang
Pengawasan ketat dari pemerintah
Upaya untuk melawan monopoli dan praktik anti-kompetitif dalam ekonomi Islam adalah:
Menyediakan subsidi untuk produk monopoli
Menetapkan harga pasar oleh pemerintah
Mendorong kebebasan pasar namun tetap dalam kerangka syariah
Menghilangkan regulasi pasar sama sekaliht
Pasar oligopoli dalam ekonomi Islam terjadi ketika:
Terdapat banyak penjual dengan produk yang identik
Beberapa perusahaan besar mendominasi pasar
Pemerintah mengatur harga dan distribusi barang
Hanya ada satu perusahaan yang menguasai seluruh pasar
Salah satu tantangan dalam pasar oligopoli adalah:
Banyaknya produsen dengan harga yang sangat bervariasi
Penetapan harga yang ditentukan oleh segelintir perusahaan besar
Pembukaan pasar bebas untuk semua produk
Tidak ada transparansi dalam kebijakan harga
Barang publik dalam ekonomi Islam adalah:
Barang yang dapat dimanfaatkan oleh siapa saja tanpa mengurangi manfaat bagi orang lain
Barang yang hanya dapat dinikmati oleh segelintir orang
Barang yang harganya tidak terjangkau oleh masyarakat umum
Barang yang diproduksi oleh sektor swasta
Eksternalitas negatif dalam ekonomi Islam terjadi ketika:
Produksi barang menguntungkan bagi seluruh masyarakat
Kegiatan ekonomi menyebabkan kerugian yang dirasakan oleh pihak luar
Pemerintah memberi subsidi pada barang-barang tertentu
Penawaran barang meningkat meskipun harga tetap
Permintaan input dalam ekonomi Islam berhubungan dengan:
Kebutuhan terhadap barang konsumen
Kebutuhan terhadap tenaga kerja, modal, dan sumber daya untuk produksi
Perdagangan antarnegara untuk barang-barang tertentu
Proses distribusi barang dari produsen ke konsumen
Salah satu hal yang memengaruhi permintaan input dalam ekonomi Islam adalah:
Keuntungan produsen yang tinggi
Ketersediaan barang haram di pasar
Etika kerja dan prinsip-prinsip syariah dalam penggunaan sumber daya
Harga barang yang ditentukan oleh pemerintah
Alokasi pendapatan dalam ekonomi Islam berusaha untuk:
Menghindari pembagian kekayaan yang tidak merata
Menyebarluaskan kekayaan kepada segelintir individu
Mengakumulasi kekayaan sebanyak mungkin
Mengurangi jumlah penduduk yang bekerja
Salah satu prinsip distribusi pendapatan dalam ekonomi Islam adalah:
Menjamin bahwa semua pendapatan dibagi secara proporsional
Memberikan kekayaan kepada kelompok elit saja
Membiarkan pasar menentukan distribusi secara bebas tanpa intervensi
Semua jawaban di atas salah
Ekonomi Mikro Islam berfokus pada pencapaian kesejahteraan sosial dengan cara:
Mengoptimalkan keuntungan individu
Menjamin keadilan distribusi sumber daya dan penghindaran eksploitasi
Menetapkan pajak tinggi untuk distribusi kekayaan
Membatasi kebebasan pasar dengan kontrol pemerintah
Kesejahteraan sosial dalam ekonomi Islam tidak hanya mengukur kemakmuran materi, tetapi juga:
Keberlanjutan pertumbuhan ekonomi
Keseimbangan antara spiritualitas dan kehidupan duniawi
Kepatuhan pada kebijakan pemerintah
Penghindaran ketimpangan sosial
Salah satu faktor yang mempengaruhi permintaan dalam ekonomi Islam adalah:
Ketergantungan pada teknologi canggih
Keinginan untuk memperoleh barang yang menguntungkan dunia dan akhirat
Pembatasan oleh pemerintah terhadap konsumsi barang
Penetapan harga oleh perusahaan besar
Dalam konteks penawaran, produsen dalam ekonomi Islam diharuskan untuk:
Menjual produk dengan harga yang sangat tinggi untuk mendapatkan keuntungan besar
Mengabaikan kebutuhan sosial dalam menentukan harga produk
Memastikan produk yang ditawarkan sesuai dengan prinsip syariah
Menghentikan produksi barang yang tidak laku di pasar
Dalam analisis pasar, ekonomi Islam menekankan pentingnya:
Harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran saja
Keadilan dalam distribusi dan kesejahteraan masyarakat
Keuntungan sebanyak-banyaknya bagi produsen
Dominasi perusahaan besar dalam pasar
Menurut ekonomi Islam, pasar yang ideal adalah pasar yang:
Tidak ada pengaturan harga oleh pemerintah
Menjamin kesejahteraan umat manusia dan memenuhi kebutuhan pokok
Dikuasai oleh segelintir perusahaan besar
Diperuntukkan bagi kalangan tertentu saja
Salah satu ciri dari pasar yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam adalah:
Semua barang yang diperjualbelikan harus memenuhi prinsip halal dan tayyib
Pembeli dan penjual bebas menentukan harga tanpa batasan
Tidak ada pengaturan harga yang adil dari pemerintah
Barang yang ditawarkan tidak mengutamakan kualitas
Dalam ekonomi Islam, biaya produksi harus dihitung dengan mempertimbangkan:
Biaya sosial dan lingkungan yang mungkin timbul
Penghematan biaya sebisa mungkin tanpa memperhatikan dampak
Hanya biaya yang berhubungan dengan upah dan bahan baku
Biaya yang ditentukan oleh pemerintah pusat
Biaya produksi yang efisien dalam ekonomi Islam akan mencakup:
Biaya yang mengorbankan kualitas produk untuk menurunkan harga
Semua biaya yang terkait dengan produksi barang halal
Pemborosan sumber daya untuk mencapai keuntungan maksimal
Penghindaran biaya terkait dengan pemberdayaan buruhy
Pasar persaingan sempurna dalam ekonomi Islam dicirikan oleh:
Terdapat banyak penjual yang menawarkan produk sejenis dengan harga yang sama
Harga ditentukan oleh pemerintah untuk melindungi produsen
Penjual hanya menawarkan barang yang sangat berbeda satu sama lain
Satu perusahaan menguasai seluruh pasar
Menurut prinsip ekonomi Islam, dalam pasar persaingan sempurna, distribusi kekayaan yang adil dilakukan dengan cara:
Pemerintah menetapkan harga barang
Menghindari adanya penguasaan pasar oleh segelintir pihak
Mengurangi subsidi pemerintah terhadap barang
Membebaskan pasar dari segala intervensi
Pasar monopoli dalam ekonomi Islam menimbulkan dampak negatif berupa:
Meningkatkan variasi produk di pasar
Terjadinya penetapan harga yang tinggi untuk barang tertentu
Peningkatan jumlah produk yang dijual di pasar
Kompetisi yang sehat antara produsen
Salah satu solusi ekonomi Islam terhadap monopoli adalah:
Pembentukan pasar yang dikendalikan oleh segelintir perusahaan
Penghapusan regulasi pasar untuk kebebasan penuh
Mendorong persaingan yang adil dan terbuka bagi semua pihak
Mengurangi jumlah barang yang beredar di pasar
Pasar oligopoli dalam ekonomi Islam dapat menyebabkan:
Persaingan bebas yang sehat di pasar
Pengaturan harga yang ditentukan oleh beberapa perusahaan besar
Penurunan kualitas produk karena persaingan yang intens
Terbuka lebar peluang untuk perusahaan kecil berkembang
Model oligopoli dalam ekonomi Islam perlu diatur untuk:
Menjaga kestabilan harga dengan cara kolusi antar perusahaan besar
Menghindari praktek monopoli dan melindungi konsumen
Membebaskan harga barang dari kontrol pemerintah
Menetapkan harga untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar
Barang publik dalam ekonomi Islam harus memiliki karakteristik:
Dapat dikonsumsi oleh semua orang tanpa mengurangi manfaatnya
Dihasilkan oleh sektor swasta untuk keuntungan pribadi
Harganya ditentukan oleh pemerintah
Hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu saja
Eksternalitas positif dalam ekonomi Islam terjadi ketika:
Aktivitas ekonomi merugikan pihak lain yang tidak terlibat
Kegiatan ekonomi memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan
Barang-barang haram diperdagangkan dengan bebas
Pemerintah menanggulangi dampak negatif industri
Permintaan input dalam ekonomi Islam terkait dengan:
Pembelian barang-barang konsumen oleh masyarakat
Kebutuhan atas sumber daya produksi, seperti tenaga kerja dan modal
Pembayaran pajak yang diterima oleh negara
Pembelian barang dari luar negeri
Dalam ekonomi Islam, permintaan terhadap input harus mempertimbangkan:
Keuntungan maksimal tanpa mempedulikan moralitas
Kesesuaian dengan prinsip syariah dan keadilan sosial
Pembelian sebanyak mungkin meskipun harganya tinggi
Penggunaan input dengan cara yang merusak lingkungan
Alokasi pendapatan dalam ekonomi Islam seharusnya memperhatikan:
Pemaksimalan kekayaan bagi individu
Keadilan sosial dan kesejahteraan umat
Pembayaran utang negara kepada lembaga internasional
Pembatasan pendapatan bagi sektor-sektor tertentu
Dalam sistem ekonomi Islam, distribusi pendapatan diharapkan:
Menjadi semakin timpang antara kaya dan miskin
Terpusat pada segelintir orang kaya
Merata dan tidak ada ketimpangan yang signifikan
Bergantung pada kebijakan pajak yang ketat
Jika harga barang A mengalami kenaikan dari Rp 50.000 menjadi Rp 60.000, dan akibatnya jumlah barang yang diminta turun dari 1000 unit menjadi 800 unit, hitunglah elastisitas harga permintaan untuk barang A.
0.5
2
1.5
0.25
Jika biaya tetap untuk memproduksi 100 unit barang adalah Rp 500.000, dan biaya variabel per unit adalah Rp 20.000, hitunglah total biaya produksi untuk 500 unit barang.
Rp 10.000.000
Rp 11.000.000
Rp 12.000.000
Rp 13.000.000
Jika permintaan tenaga kerja di suatu perusahaan mengikuti fungsi L=10P−0.5L = 10P^{-0.5}L=10P−0.5, di mana L adalah jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan P adalah upah per jam. Hitunglah jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan jika upah per jam adalah Rp 50.000.
100 orang
50 orang
70 orang
140 orang
Sebuah negara memiliki pendapatan total sebesar Rp 100.000.000 dan menerapkan sistem distribusi yang adil sesuai dengan prinsip syariah. Jika 20% dari pendapatan harus dialokasikan untuk zakat dan 30% untuk pengembangan infrastruktur, berapa yang tersisa untuk konsumsi dan investasi masyarakat?
Rp 50.000.000
Rp 40.000.000
Rp 30.000.000
Rp 20.000.000
Dalam sebuah pasar oligopoli, dua perusahaan besar A dan B memiliki pangsa pasar yang sama, masing-masing 50%. Jika perusahaan A menaikkan harga produk sebesar 10% dan perusahaan B mempertahankan harga tetap, berapa perubahan volume penjualan yang diperkirakan terjadi pada perusahaan A jika elastisitas permintaan adalah -1.5?
Penurunan 15%
Penurunan 10%
Peningkatan 10%
Peningkatan 15%
Dalam grafik yang menunjukkan permintaan dan penawaran pasar persaingan sempurna, jika harga pasar berada pada titik keseimbangan, apakah pengaruhnya terhadap alokasi sumber daya dan distribusi pendapatan dalam ekonomi Islam?
Distribusi pendapatan cenderung tidak adil karena harga dapat dikendalikan oleh produsen
Sumber daya dialokasikan dengan efisien dan pendapatan didistribusikan secara adil
Pasar akan mengalami surplus barang karena harga lebih tinggi dari harga keseimbangan
Pasar akan mengalami kekurangan barang karena harga lebih rendah dari harga keseimbangan
Jika fungsi produksi suatu perusahaan adalah Q=10L0.5K0.5Q = 10L^{0.5}K^{0.5}Q=10L0.5K0.5, di mana LLL adalah jumlah tenaga kerja dan KKK adalah jumlah kapital. Tentukan output yang dihasilkan jika perusahaan menggunakan 16 unit tenaga kerja dan 25 unit kapital.
20
40
60
80
Jika elastisitas harga permintaan untuk barang X adalah -2, dan harga barang X mengalami penurunan sebesar 5%, berapa persen perubahan kuantitas yang diminta?
5%
10%
15%
20%
Jika perusahaan monopolistik dapat menetapkan harga P=100−2QP = 100 - 2QP=100−2Q, di mana QQQ adalah jumlah barang yang diproduksi. Berapa harga yang harus ditetapkan perusahaan jika perusahaan memproduksi 20 unit barang?
Rp 60
40
80
50
Jika sebuah perusahaan mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp 200.000 dan biaya variabel per unit sebesar Rp 15.000. Berapa total biaya produksi untuk 500 unit barang?
Rp 7.500.000
Rp 8.000.000
Rp 8.500.000
Rp 9.000.000
Fungsi permintaan input tenaga kerja untuk sebuah perusahaan adalah L=100−2WL = 100 - 2WL=100−2W, di mana LLL adalah jumlah tenaga kerja yang diminta dan WWW adalah upah per jam. Berapa jumlah tenaga kerja yang diminta jika upah per jam adalah Rp 25.000?
50 orang
60 orang
70 orang
80 orang
Dalam pasar persaingan sempurna, jika harga barang adalah Rp 30.000 dan biaya marginal perusahaan adalah Rp 20.000, maka perusahaan akan memproduksi berapa unit barang jika biaya tetapnya adalah Rp 500.000 dan biaya variabel per unit adalah Rp 15.000?
30 unit
50 unit
60 unit
100 unit
Jika elastisitas pendapatan permintaan untuk barang Y adalah 0.8, dan pendapatan konsumen meningkat sebesar 10%, berapa persen perubahan kuantitas yang diminta?
8%
6%
12%
20%
Jika fungsi permintaan untuk barang X adalah Qd=100−2PQ_d = 100 - 2PQd=100−2P dan fungsi penawaran adalah Qs=20+3PQ_s = 20 + 3PQs=20+3P, berapa harga dan kuantitas keseimbangan pasar untuk barang X?
Harga = 20, Kuantitas = 60
Harga = 25, Kuantitas = 50
Harga = 30, Kuantitas = 40
Harga = 40, Kuantitas = 20
Dalam pasar monopoli, jika permintaan pasar untuk barang X adalah Q=200−4PQ = 200 - 4PQ=200−4P dan perusahaan monopolistik memiliki biaya tetap sebesar Rp 300.000 dan biaya variabel per unit Rp 10.000, berapa harga optimal yang harus ditetapkan oleh perusahaan untuk memaksimalkan keuntungan?
Rp 35.000
Rp 40.000
Rp 50.000
Rp 45.000
Jika total pendapatan nasional suatu negara adalah Rp 500.000.000 dan 20% dari pendapatan tersebut dialokasikan untuk program kesejahteraan sosial, berapa jumlah yang dialokasikan untuk kesejahteraan sosial?
Rp 80.000.000
Rp 100.000.000
Rp 120.000.000
Rp 150.000.000
Jika sebuah perusahaan menghasilkan eksternalitas negatif berupa polusi yang menyebabkan kerugian sebesar Rp 200.000 per unit produksi, dan perusahaan tersebut memproduksi 1000 unit barang, berapa total kerugian eksternalitas yang ditimbulkan oleh perusahaan tersebut?
Rp 100.000.000
Rp 200.000.000
Rp 250.000.000
Rp 300.000.000
Jika permintaan input tenaga kerja di perusahaan mengikuti fungsi L=500−5WL = 500 - 5WL=500−5W, di mana LLL adalah jumlah tenaga kerja yang diminta dan WWW adalah upah per jam. Hitunglah jumlah tenaga kerja yang diminta jika upah per jam adalah Rp 50.000.
250 orang
200 orang
150 orang
100 orang
Jika biaya total perusahaan adalah TC=50Q+200TC = 50Q + 200TC=50Q+200, dan harga pasar untuk barang yang diproduksi adalah Rp 100, berapa kuantitas produksi yang optimal agar perusahaan memaksimalkan laba?
500 unit
400 unit
300 unit
200 unit
Jika perusahaan memiliki fungsi biaya total TC=500+10Q+2Q2TC = 500 + 10Q + 2Q^2TC=500+10Q+2Q2, berapa biaya marginal ketika perusahaan memproduksi 20 unit barang?
50
100
150
200
Jika eksternalitas positif pada sebuah perusahaan menghasilkan manfaat sosial sebesar Rp 50.000 per unit barang, dan perusahaan tersebut memproduksi 1.000 unit barang, berapa total manfaat sosial yang dihasilkan oleh eksternalitas positif tersebut?
Rp 50.000.000
Rp 100.000.000
Rp 150.000.000
Rp 200.000.000
Jika sebuah perusahaan mengadopsi teknologi baru yang meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya variabel per unit dari Rp 30.000 menjadi Rp 25.000, berapa penghematan biaya produksi untuk 500 unit barang yang diproduksi?
Rp 2.500.000
Rp 5.000.000
Rp 7.500.000
Rp 10.000.000
Jika pemerintah mengenakan pajak sebesar Rp 5.000 per unit pada barang yang diproduksi, bagaimana hal ini akan mempengaruhi kurva penawaran dalam pasar persaingan sempurna?
Kurva penawaran akan bergeser ke kiri karena biaya produksi meningkat
Kurva penawaran akan bergeser ke kanan karena pajak akan menurunkan biaya produksi
Tidak ada perubahan pada kurva penawaran
Kurva penawaran akan tetap horizontal karena pajak tidak berpengaruh
Tuliskan NIM dan Kelas
(a)
