NEW
Font size
WorksheetsKuis Tutorial Skenario 2 Ilmu Kebidanan Angktan 7 (Preeklamsia)
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Seorang perempuan hamil 28 tahun, G2P1A0 usia kehamilan 32 minggu, datang ke puskesmas dengan keluhan sakit kepala dan bengkak di kaki. Tekanan darah 150/95 mmHg, terdapat proteinuria 2+. Tidak ada kejang atau gangguan kesadaran. Apa diagnosis paling mungkin?
Hipertensi gestasional
Preeklamsia ringan
Preeklamsia berat
Eklamsia
Seorang perempuan hamil 36 minggu, tekanan darah 160/110 mmHg, proteinuria 3+, mengeluh nyeri epigastrium dan pandangan kabur. Langkah awal penanganan terbaik adalah:
Observasi dan kontrol mingguan
Pemberian nifedipin oral
Pemberian MgSO₄ dan rujukan segera
Induksi persalinan tanpa persiapan
Seorang perempuan hamil 30 minggu datang dengan tekanan darah 155/100 mmHg. Tidak ada proteinuria, tidak ada keluhan. Apa diagnosis yang paling sesuai?
Hipertensi kronik
Hipertensi gestasional
Preeklamsia ringan
Sindrom HELLP
Seorang ibu hamil usia kehamilan 35 minggu datang ke IGD karena mengalami kejang tonik-klonik. Tekanan darah 170/110 mmHg, proteinuria 3+. Obat pertama yang harus diberikan adalah:
Diazepam
Furosemid
MgSO₄
Metildopa
Manakah dari berikut ini yang merupakan indikasi terminasi kehamilan segera pada kasus preeklamsia berat?
Proteinuria 2+
Tekanan darah 140/90 mmHg
Trombosit <100.000/µL
Tidak ada refleks patella
Seorang perempuan usia 22 tahun, G1P0, kehamilan 30 minggu, tekanan darah 145/95 mmHg, proteinuria tidak ada. Setelah 3 hari, tekanan darah tetap tinggi. Diagnosis paling tepat adalah:
Preeklamsia
Hipertensi kronik
Hipertensi gestasional
Eklamsia
Apa mekanisme utama terjadinya preeklamsia?
Hipoglikemia akibat resistensi insulin
Implantasi abnormal trofoblas menyebabkan disfungsi endotel
Overstimulasi aldosteron
Defisiensi vitamin D
Seorang ibu hamil dengan preeklamsia berat direncanakan terminasi kehamilan. Janin masih hidup, usia kehamilan 34 minggu. Apa rencana manajemen obstetri yang paling tepat?
Tunda persalinan sampai aterm
Segera SC setelah stabilisasi
Lakukan induksi persalinan
Observasi ketat di rumah
Apa tanda awal toksisitas magnesium sulfat?
Gangguan irama jantung
Penurunan refleks tendon dalam
Kejang
Hiperglikemia
Obat anti-hipertensi yang aman dan sering digunakan pada kehamilan adalah:
Captopril
Labetalol
Atenolol
Enalapril
Seorang perempuan hamil usia kehamilan 38 minggu, tekanan darah 180/110 mmHg, proteinuria 3+, terdapat nyeri epigastrium dan kadar SGOT/SGPT meningkat, terdapat trombosipenia. Diagnosis yang paling mungkin adalah:
Preeklamsia berat
Sindrom HELLP
Eklamsia
Hipertensi kronik
Seorang pasien hamil mengalami kejang di ruang bersalin. Sebelumnya tekanan darah 160/100 mmHg dan proteinuria 2+. Sudah diberikan MgSO₄ 4 gram IV bolus. Tindakan selanjutnya adalah:
Tambahkan metildopa
Beri MgSO₄ dosis pemeliharaan
Lakukan SC segera
Pindahkan ke ruang rawat
Komplikasi utama preeklamsia berat jika tidak ditangani adalah:
Syok septik
Gagal jantung kongestif
DIC dan abrupsio plasenta
Retensio plasenta
Seorang ibu hamil 24 minggu datang dengan keluhan penglihatan kabur dan nyeri ulu hati. TD 160/105 mmHg, proteinuria 3+, refleks patela hiperaktif. Penatalaksanaan awal meliputi, kecuali:
Pemberian MgSO₄
Observasi tekanan darah
Pemberian antihipertensi
Discharge dan kontrol seminggu
Yang bukan merupakan kriteria preeklamsia berat adalah:
TD ≥160/110 mmHg
Proteinuria ≥3+
Nyeri kepala berat
TD 140/90 mmHg dan proteinuria 1+
