WorksheetsFormulir tanpa judul
Total questions: 86
Worksheet time: 43mins
Name
Class
Date
1.
Vitamin C dikenal juga dengan nama ...
a)
asam askorbat
b)
asam asetat
c)
asam glikolat
d)
asam oksalat
2.
Soal 2:
Berat molekul asam askorbat adalah ...
a)
176,13
b)
120,16
c)
198,22
d)
162,05
3.
Soal 3:
Asam askorbat dalam keadaan kering memiliki sifat ...
a)
cukup stabil
b)
sangat reaktif
c)
cepat larut dalam lemak
d)
mudah menguap
4.
Soal 4:
Dalam larutan, asam askorbat cepat dioksidasi oleh ...
a)
udara
b)
basa kuat
c)
alkohol
d)
eter
5.
Soal 5:
Reaksi oksidasi asam askorbat dalam larutan dipercepat oleh ...
a)
beberapa logam, terutama tembaga
b)
udara lembap
c)
glukosa bebas
d)
basa kuat
6.
Soal 6:
Jika terkena sinar matahari, asam askorbat akan ...
a)
lambat laun berubah menjadi coklat
b)
langsung terurai menjadi gas
c)
mengendap menjadi kristal putih
d)
bereaksi menghasilkan cahaya
7.
Soal 7:
Timbang seksama asam askorbat sebanyak ...
a)
0,3 gram
b)
0,1 gram
c)
1,0 gram
d)
3,0 gram
8.
Soal 8:
Asam askorbat dilarutkan dalam ...
a)
20 mL air
b)
50 mL etanol
c)
10 mL HCl 0,1 N
d)
5 mL air + 5 mL NaOH
9.
Soal 9:
Setelah pelarutan, tambahkan indikator ...
a)
fenolftalein
b)
metil merah
c)
bromtimol biru
d)
kristal violet
10.
Soal 10:
Titrasi dilakukan menggunakan ...
a)
NaOH hingga warna merah pertama stabil selama 5 detik
b)
HCl 0,1 N hingga larutan menjadi jernih
c)
KMnO₄ sampai larutan berwarna ungu
d)
iod 0,1 N sampai titik ekuivalen
11.
Soal 11:
Metode Iodimetri Vitamin C didasarkan pada sifat asam askorbat yang ...
a)
mereduksi
b)
mengasamkan
c)
mengendapkan
d)
bereaksi dengan basa
12.
Soal 12:
Metode Iodimetri Vitamin C Titrasi iodimetri menggunakan larutan baku ...
a)
iodium 0,1 N
b)
HCl 0,1 N
c)
NaOH 0,1 N
d)
etanol 70%
13.
Soal 13:
Metode Iodimetri Vitamin C cocok digunakan untuk asam askorbat ...
a)
murni dan larutannya
b)
dalam bentuk tablet bersalut
c)
dengan kandungan lipid tinggi
d)
dalam bentuk minyak
14.
Soal 14:
Metode Iodimetri Vitamin C Asam askorbat akan dioksidasi menjadi ...
a)
asam dehidroaskorbat
b)
asam glukonat
c)
senyawa benzoat
d)
radikal bebas
15.
Soal 15:
Metode Iodimetri Vitamin C Reaksi oksidasi menghasilkan ...
a)
2HI sebagai hasil samping
b)
gas CO₂
c)
warna ungu
d)
pembentukan presipitat
16.
Soal 16:
Metode Iodimetri Vitamin C Larutan baku lain yang bisa digunakan dalam metode ini adalah ...
a)
Serium (IV) amonium sulfat atau kalium iodida
b)
natrium klorida atau asam asetat
c)
metanol atau aseton
d)
asam asetat atau H₂SO₄ pekat
17.
Soal 17:
Metode DCIP (2,6-Diklorofenolindofenol) Asam askorbat mereduksi zat warna ...
a)
2,6-diklorofenolindofenol (DCIP)
b)
metil oranye
c)
fenol merah
d)
bromkresol hijau
18.
Soal 18:
Metode DCIP (2,6-Diklorofenolindofenol) Reaksi antara asam askorbat dan DCIP membentuk larutan yang ...
a)
tidak berwarna
b)
berwarna merah pekat
c)
menghasilkan gas
d)
mengendap
19.
Soal 19:
Metode DCIP (2,6-Diklorofenolindofenol) Kelebihan zat warna yang tidak tereduksi akan berwarna ...
a)
merah muda dalam larutan asam
b)
biru dalam larutan basa
c)
kuning dalam air
d)
hijau dalam asam
20.
Soal 20:
Metode DCIP (2,6-Diklorofenolindofenol) Metode ini tidak spesifik karena ...
a)
beberapa senyawa pereduksi lain dapat mengganggu penetapan
b)
asam askorbat tidak bereaksi dengan DCIP
c)
hasil warnanya tidak stabil
d)
tidak dapat dilakukan pada suhu ruang
21.
Soal 21:
Metode DCIP (2,6-Diklorofenolindofenol) Senyawa pereduksi yang mengganggu antara lain ...
a)
sulfhidril, tiosulfat, bentuk tereduksi turunan asam akonitat
b)
riboflavin, dan besi (II) organik
c)
fenol, Riboflavin, amina, dan glukosa
d)
CO₂, O₂, dan logam alkali, tiosulfat
22.
Soal 22:
Metode DCIP (2,6-Diklorofenolindofenol) Pelarut terbaik untuk asam askorbat adalah ...
a)
asam metafosfat dan asam oksalat
b)
air destilasi dan etanol
c)
aseton dan metanol
d)
HCl dan NaOH
23.
Soal 23:
Metode DCIP (2,6-Diklorofenolindofenol) Asam metafosfat dan asam oksalat mencegah ...
a)
pengaruh tembaga
b)
pembentukan warna
c)
pengendapan vitamin
d)
pelepasan CO₂
24.
Soal 24:
Langkah pertama untuk menghilangkan pengaruh senyawa pengganggu pada metode DCIP analisis VIT C adalah ...
a)
semua asam askorbat diubah menjadi asam dehidroaskorbat
b)
pemanasan larutan pada suhu tinggi
c)
pengenceran dalam alkohol
d)
penambahan indikator warna
25.
Soal 25:
pada metode DCIP Asam askorbat dapat diubah menjadi asam dehidroaskorbat dengan ...
a)
norit atau oksidase asam askorbat
b)
H₂SO₄ pekat
c)
alkohol 70%
d)
natrium sulfat
26.
Soal 26:
pada meotde DCIP analisis VIT C Setelah itu, jumlah senyawa pereduksi yang masih ada perlu ...
a)
ditetapkan
b)
dibuang
c)
diuapkan
d)
diubah menjadi logam
27.
Soal 27:
pada meotde DCIP analisis VIT C
Asam dehidroaskorbat direduksi kembali menjadi asam askorbat dengan penambahan ...
a)
hidrogen sulfida pada pH 4–7
b)
HCl 0,1 N PH 6-7
c)
alkohol dan basa 7-8
d)
NaOH PH 8-9
28.
Soal 28:
pada meotde DCIP analisis VIT C
Langkah akhir: asam askorbat dititrasi menggunakan ...
a)
diklorofenol indofenol (DCIP)
b)
natrium klorida
c)
fenolftalein
d)
KMnO₄
29.
Soal 29:
Metode Kolorimetri 4-Metoksi-2-Nitroanilin
Asam askorbat dengan 4-metoksi-2-nitroanilin yang telah didiazotasi akan membentuk senyawa ...
a)
berwarna biru
b)
berwarna merah
c)
berwarna hijau
d)
tak berwarna
30.
Soal 30:
Metode Spektrofotometri UV
Asam askorbat dalam larutan air netral menunjukkan λ maks pada ...
a)
264 nm
b)
245 nm
c)
291 nm
d)
254 nm
31.
Soal 31:
Metode Spektrofotometri UV
asam askorbat Nilai E₁%₁cm pada 264 nm adalah ...
a)
579
b)
430
c)
320
d)
350
32.
Soal 32:
Metode Spektrofotometri UV analisis VIT C
Panjang gelombang akan bergeser oleh adanya ...
a)
asam mineral
b)
basa kuat
c)
cahaya
d)
gula pereduksi
33.
Soal 33:
Metode Spektrofotometri UV analisis VIT C
Dalam asam sulfat 0,01 N, asam askorbat memiliki λ maks ...
a)
245 nm
b)
264 nm
c)
291 nm
d)
254 nm
34.
Soal 34:
Metode Spektrofotometri UV analisis VIT C
Nilai E₁%₁cm asam askorbat pada 245 nm dalam H₂SO₄ 0,01 N adalah ...
a)
560
b)
579
c)
350
d)
430
35.
Soal 1:
Sianokobalamin merupakan senyawa kompleks dengan ...
a)
koordinat Kobalt
b)
ikatan logam magnesium
c)
senyawa besi non-organik
d)
logam tembaga terikat
36.
Soal 2:
Rumus molekul sianokobalamin adalah ...
a)
C₆₃H₈₈O₁₄N₁₄PCo
b)
C₆₀H₈₀O₁₂N₁₂Fe
c)
C₂₀H₂₅O₆N₅Mg
d)
C₅₀H₇₀O₁₀N₁₀Ni
37.
Soal 3:
Berat molekul sianokobalamin adalah ...
a)
1355,4
b)
988,2
c)
1234,5
d)
1100,0
38.
Soal 4:
Vitamin B12 (Sianokobalamin)
Kristal sianokobalamin memiliki sifat ...
a)
cepat menyerap lembab udara
b)
larut dalam pelarut nonpolar
c)
menguap pada suhu ruang
d)
stabil terhadap udara terbuka
39.
Soal 5:
Sianokobalamin bersifat ...
a)
netral
b)
asam lemah
c)
basa kuat
d)
nonpolar
40.
Soal 6:
Gugus yang terdapat dalam sianokobalamin adalah ...
a)
sianida
b)
asetil
c)
hidroksil
d)
amida
41.
Soal 7:
Gugus sianida dalam sianokobalamin dapat diganti dengan ...
a)
berbagai ion
b)
gugus alkil
c)
gugus nitrat
d)
gugus sulfat
42.
Soal 8:
pada sinokobolamin Penggantian gugus sian menghasilkan senyawa baru seperti ...
a)
klorokobalamin dan hidroksokobalamin
b)
tiamin dan riboflavin
c)
asam folat dan nikotinamid
d)
askorbat dan biotin
43.
Soal 9:
Hidrolisis sianokobalamin dengan asam menghasilkan ...
a)
5,6-dimetilbenzimidazol
b)
l5,6- umikrom
c)
5,6- asam glukonat
d)
5,6- tiokrom
44.
Soal 10:
Metode Spektrofotometri Vitamin B12
Sianokobalamin dalam air menunjukkan absorbansi maksimum pada panjang gelombang ...
a)
278 ± 1 nm, 361 nm, dan 550 ± 2 nm
b)
245 nm ± 1 nm, 325 nm, dan ± 2 nm400 nm
c)
230 nm, 254 nm ± 1 nm, dan ± 2 nm 300 nm
d)
290 nm± 1 nm, 310 nm± 1 nm, dan 350 nm ± 1 nm
45.
Soal 11:
Metode spektrofotometri untuk Vitamin B12 tidak spesifik karena ...
a)
senyawa berwarna merah dan pseudosianokobalamin memiliki spektra serupa
b)
vitamin B12 menyerap semua panjang gelombang
c)
Vitamin B12 bersifat netral terhadap cahaya
d)
interferensi cahaya tidak memengaruhi hasil
46.
Soal 12:
Metode Spektrofotometer UV VIT B12
Metode paling sederhana untuk penetapan Vitamin B12 adalah pada panjang gelombang ...
a)
550 nm
b)
361 nm
c)
278 nm
d)
320 nm
47.
Soal 13:
Metode Spektrofotometer UV VIT B12
Penetapan pada 550 nm hanya dapat digunakan untuk ...
a)
sianokobalamin yang bebas senyawa pengganggu
b)
sianokobalamin yang bersifat asam kuat
c)
bentuk kering dari semua vitamin B
d)
vitamin B12 dalam bentuk larut lemak
48.
Soal 14:
Metode Spektrofotometer UV VIT B12
Metode paling peka untuk penetapan Vitamin B12 dilakukan pada panjang gelombang ...
a)
361 nm
b)
278 nm
c)
550 nm
d)
290 nm
49.
Soal 15:
Metode Kromatografi Vitamin B12
Metode KCKT digunakan untuk ...
a)
pemisahan dan analisis kuantitatif Vitamin B dalam campuran
b)
pengujian pH vitamin B
c)
menghilangkan kandungan mineral dalam vitamin
d)
meningkatkan kadar logam dalam vitamin
50.
Soal 16:
Metode Kromatografi Vitamin B12
Metode KCKT dilakukan menggunakan ...
a)
fase terbalik dengan kolom oktil silika
b)
fase normal dengan kolom gel
c)
kolom C4 polar tak terikat
d)
kolom kromatografi kertas
51.
Soal 17:
Metode Kromatografi Vitamin B12
Eluen gradien dimulai dengan campuran ...
a)
asetonitril:amonium fosfat pH 3,0 (5:95)
b)
metanol:NaOH 0,1 N (1:1)
c)
etanol:air (70:30)
d)
air:asam asetat (90:10)
52.
Soal 18:
Metode Kromatografi Vitamin B12
Dalam metode KCKT, konsentrasi asetonitril ditingkatkan sebesar ...
a)
30% selama 16 menit
b)
50% selama 5 menit
c)
20% selama 30 menit
d)
15% selama 10 menit
53.
Soal 19:
Metode Kromatografi Vitamin B12
Konsentrasi Vitamin B12 selanjutnya ditentukan dengan metode ...
a)
radioassay
b)
fotometri inframerah
c)
reflektansi warna
d)
gravimetri langsung
54.
Soal 17:
Metode kolorimetri Vitamin B6 didasarkan pada reaksi fenol dengan ...
a)
2,6-dikloro-p-benzokuin-4-kloramina
b)
bromtimol biru
c)
metil oranye
d)
natrium nitroprusiat
55.
Soal 18:
Metode Kolorimetri Vitamin B6
Reaksi antara fenol dan 2,6-dikloro-p-benzokuin-4-kloramina menghasilkan ...
a)
warna biru
b)
warna merah muda
c)
endapan kuning
d)
larutan tak berwarna
56.
Soal 19:
Metode Kolorimetri Vitamin B6
Warna hasil reaksi dapat diekstraksi menggunakan ...
a)
pelarut organik
b)
air destilasi
c)
basa kuat
d)
asam sulfat pekat
57.
Soal 20:
Metode Kolorimetri Vitamin B6
Reaksi ini merupakan reaksi umum untuk senyawa fenol yang ...
a)
berkedudukan para terhadap gugus hidroksil yang tidak tersubstitusi
b)
memiliki gugus aldehida orto
c)
membentuk ikatan logam
d)
mengalami dekarboksilasi
58.
Soal 21:
Metode Kolorimetri Vitamin B6
Metode ini menunjukkan kepekaan rendah jika sampel mengandung ...
a)
≤ 0,1 mg
b)
≥ 10 mg
c)
1 gram
d)
lebih dari 100 ppm
59.
Soal 22:
Metode Kolorimetri Vitamin B6
Peruraian senyawa dapat terjadi sebelum ...
a)
warna berkembang mencapai maksimum
b)
suhu mencapai titik didih
c)
larutan menjadi homogen
d)
reaksi diazotasi selesai
60.
Soal 23:
Metode Titrasi Bebas Air (TBA) Vitamin B6
Piridoksin HCl dapat dianalisis dengan metode TBA dalam pelarut ...
a)
asam asetat glasial
b)
asam klorida 0,1 N
c)
natrium hidroksida 0,1 N
d)
etanol absolut
61.
Soal 24:
Metode Titrasi Bebas Air (TBA) Vitamin B6
Sebelum titrasi dengan asam perklorat, larutan perlu ditambahkan ...
a)
raksa (II) asetat
b)
natrium nitrit
c)
asam fosfat
d)
kalium permanganat
62.
Soal 25:
Metode Titrasi Bebas Air (TBA) Vitamin B6
Indikator yang digunakan dalam titrasi bebas air untuk Vitamin B6 adalah ...
a)
kristal violet
b)
fenolftalein
c)
bromtimol biru
d)
metil merah
63.
Soal 26:
Metode Kromatografi Vitamin B6
Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dengan detektor fluoresen digunakan untuk analisis kuantitatif riboflavin dalam ...
a)
ayam dan bahan makanan lainnya
b)
buah dan sayuran segar
c)
tablet dan kapsul farmasi
d)
minuman dan minuman energi
64.
Soal 27:
Metode Kromatografi Vitamin B6
Pemisahan dilakukan dengan kolom oktadesil silan berdimensi ...
a)
250 x 4,6 µm i.d; ukuran partikel 5 mikron
b)
100 x 4 mm i.d; ukuran partikel 2 mikron
c)
300 x 3,0 µm i.d; ukuran partikel 10 mikron
d)
150 x 5 µm i.d; ukuran partikel 7 mikron
65.
Soal 28:
Metode Kromatografi Vitamin B6
Kolom utama dihubungkan dengan kolom pengaman berdimensi ...
a)
4 mm x 4 mm i.d; ukuran partikel 10 µm
b)
2 mm x 5 mm i.d; ukuran partikel 3 µm
c)
3 mm x 2 mm i.d; ukuran partikel 6 µm
d)
5 mm x 3 mm i.d; ukuran partikel 12 µm
66.
Soal 29:
Metode Kromatografi Vitamin B6
Eluen yang digunakan adalah campuran ...
a)
asetonitril:kalium dihidrogen fosfat 0,05 M (4:96 v/v)
b)
etanol:air 70:30
c)
metanol:HCl 0,1 N (1:1)
d)
air:NaOH 0,1 N (80:20)
67.
Soal 30:
Metode Kromatografi Vitamin B6
Eluen tersebut mengandung natrium heptan sulfonat 0,05 M atau ...
a)
natrium oktan sulfonat 0,03 M
b)
natrium dodesil sulfat 0,01 M
c)
kalium klorida 0,1 M
d)
natrium tiosulfat 0,05 M
68.
Soal 31:
Metode Kromatografi Vitamin B6
pH eluen diatur menjadi ...
a)
2,5 dengan asam ortofosfat
b)
7,0 dengan natrium fosfat
c)
4,0 dengan asam asetat
d)
5,5 dengan buffer tris
69.
Soal 32:
Metode Kromatografi Vitamin B6
Kecepatan alir fase gerak adalah ...
a)
1 mL/menit
b)
0,5 mL/menit
c)
2 mL/menit
d)
3 mL/menit
70.
Soal 33:
Metode Kromatografi Vitamin B6
Panjang gelombang eksitasi dan emisi detektor masing-masing adalah ...
a)
290 dan 395 nm
b)
320 dan 444 nm
c)
254 dan 364 nm
d)
291 dan 410 nm
71.
Soal 1:
Di alam, Vitamin B6 terdapat sebagai campuran ...
a)
piridoksin, piridoksal, dan piridoksamin
b)
asam folat, tiamin, dan biotin
c)
asam pantotenat, niasin, dan kolin
d)
riboflavin, piruvat, dan asam laktat
72.
Soal 2:
Penetapan kadar Vitamin B6 secara mikrobiologi atau hayati menunjukkan tanggapan yang ...
a)
selektif
b)
acak
c)
identik
d)
terbalik
73.
Soal 3:
Berat molekul Piridoksin HCl adalah ...
a)
205,65
b)
203,63
c)
241,12
d)
176,13
74.
Soal 4:
Berat molekul Piridoksal HCl adalah ...
a)
203,63
b)
205,65
c)
241,12
d)
290,33
75.
Soal 5:
Berat molekul Piridoksamin HCl adalah ...
a)
241,12
b)
203,63
c)
205,65
d)
176,23
76.
Soal 6:
Metode Spektrofotometri
Pada daerah ultraviolet, piridoksin, piridoksal, dan piridoksamin menunjukkan ...
a)
daerah penyerapan yang karakteristik
b)
puncak kromatografi identik
c)
absorban yang tidak terdeteksi
d)
sinyal stabil di seluruh panjang gelombang
77.
Soal 7:
Metode Spektrofotometri
Dalam buffer pH 6,75, panjang gelombang yang digunakan untuk penetapan kadar Vitamin B6 adalah ...
a)
325 nm
b)
245 nm
c)
291 nm
d)
316 nm
78.
Soal 8:
Metode Spektrofotometri
Pada 325 nm, senyawa Vitamin B6 yang menunjukkan absorbansi maksimum adalah ...
a)
piridoksamin dan piridoksin
b)
piridoksal dan piridoksamin
c)
piridoksal dan piridoksin
d)
hanya piridoksal
79.
Soal 9:
Metode Spektrofotometri
Piridoksal menunjukkan absorbansi maksimum pada panjang gelombang ...
a)
316 nm
b)
291 nm
c)
325 nm
d)
309 nm
80.
Soal 10:
Metode Spektrofotometri
Kurva penyerapan piridoksin akan berubah sesuai dengan ...
a)
perubahan pH larutan
b)
suhu penyimpanan
c)
konsentrasi gula
d)
jumlah indikator
81.
Soal 11:
Metode Spektrofotometri
Piridoksin dalam HCl 0,1 N menunjukkan satu absorbansi maksimum pada ...
a)
291 nm
b)
244 nm
c)
324 nm
d)
309 nm
82.
Soal 12:
Metode Spektrofotometri
Dalam larutan netral atau alkali, piridoksin menunjukkan ...
a)
dua absorbansi maksimum
b)
satu absorbansi minimum
c)
puncak spektrum hilang
d)
garis spektrum merah
83.
Soal 13:
Metode spektrofotometri ini tidak boleh digunakan jika ...
a)
terdapat senyawa pengganggu
b)
pelarutnya adalah air suling
c)
suhu pengukuran < 25°C
d)
larutan jenuh vitamin
84.
Soal 14:
Dalam HCl 0,1 N, piridoksin menunjukkan panjang gelombang maksimum dan E1%1cm sebesar ...
a)
291 nm dan 430
b)
324 nm dan 350
c)
244 nm dan 326
d)
254 nm dan 180
85.
Soal 15:
Dalam dapar fosfat pH 7, piridoksin menunjukkan absorbansi maksimum pada ...
a)
254 nm dan 324 nm
b)
291 nm dan 309 nm
c)
245 nm dan 264 nm
d)
250 nm dan 275 nm
86.
Soal 16:
Dalam NaOH 0,1 N, absorbansi maksimum piridoksin adalah pada ...
a)
244 nm dan 309 nm
b)
291 nm dan 325 nm
c)
254 nm dan 291 nm
d)
316 nm dan 244 nm
100 %
