wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Pedagogik

Total questions: 77

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu prinsip asesmen adalah bahwa asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, fasilitasi pembelajaran, dan penyediaan informasi yang holistik, sebagai umpan balik bagi pendidik, peserta didik, dan orang tua/wali siswa dalam menentukan strategi pembelajaran selanjutnya. Adapaun penerapan yang tepat asesmen dalam pembelajaran tergambar berikut...

a)

Pendidik menentukan kriteria ketercapaian pembelajaran dan menyampaikannya pada peserta didik, sehingga mereka memahami target yang perlu dicapai.

b)

Pendidik merencanakan pembelajaran dengan merujuk pada tujuan yang akan dicapai dan memberikan umpan balik agar peserta didik dapat menentukan langkah untuk perbaikan berikutnya.

c)

Pendidik menyediakan alokasi waktu yang cukup agar asesmen menjadi proses pembelajaran dan bukan hanya untuk kepentingan menilai

d)

Pendidik menggunakan teknik asesmen yang beragam sesuai dengan fungsi dan tujuan asesmen. Hasil dari asesmen formatif digunakan untuk umpan balik pembelajaran, sementara hasil dari asesmen sumatif digunakan untuk

2.

Pada Kurikulum Merdeka diharapkan pendidik dapat menguatkan kemampuan peserta didik dengan melakukan asesmen formatif dalam proses pembelajaran. Berikut merupakan contoh kegiatan asesmen formatif...

a)

Peserta didik mengerjakan soal yang dibuat pendidik setelah menyelesaikan materi pada satu tujuan pembelajaran

b)

Setelah pembelajaran berlangsung pendidik menyampaikan pertanyaan kepada peserta didik untuk mengetahui tingkat penguasaan materi untuk memberikan umpan balik

c)

Pada akhir pembelajaran, setelah menyelesaikan satu capaian pembelajaran, pendidik melakukan asesmen

d)

Pendidik menyusun soal pilihan ganda setelah peserta didik mempelajari semua materi pada akhir semester

3.

Diantara jenis instrumen asesmen yang disiapkan oleh pendidik dapat berupa suatu pedoman yang dibuat untuk menilai dan mengevaluasi kualitas capaian kinerja peserta didik. Melalui pedoman tersebut, pendidik dapat memusatkan perhatian pada kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik sekaligus mempertimbangkan bantuan yang dapat diberikan kepada peserta didik dalam meningkatkan Capaian kinerja dimaksud dituangkan dalam bentuk kriteria atau dimensi yang akan dinilai, yang dibuat secara bertingkat dari kurang sampai terbaik. Deskripsi di atas menggambarkan instrumen asesmen berupa.......

a)

Ceklis

b)

Perkembangan

c)

Catatan anekdot

d)

Rubrik

4.

Untuk mengetahui apakah peserta didik telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran, pendidik perlu menetapkan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP), Kriteria ini dikembangkan saat pendidik merencanakan asesmen, yang dilakukan saat menyusun perencanaan. Banyak pendekatan yang dapat digunakan oleh pendidik, salah satunya adalah rubrik. Pada tugas menulis laporan, pendidik menetapkan kriteria ketuntanan yang terdiri atas dua bagian, yakni isi laporan dan penulisan. Dalam pembuatan rubrik, pendidik menetapkan empat tahap pencapaian: baru berkembang, layak, cakap, dan mahir. Jika deskripsi tahap pencapaian mahir pada kriteria penulisan laporan adalah "semua tanda baca dan huruf kapital digunakan secara tepat", pada tahap pencapaian cakap adalah......

a)

Sebagian kecil tanda baca dan huruf kapital digunakan secara tepat

b)

Sebagian tanda baca dan huruf kapital digunakan secara tepat

c)

Belum menggunakan tanda baca dan huruf kapital secara tepat

d)

Sebagian besar tanda baca dan huruf kapital digunakan secara tepat

5.

Pada setiap mata pelajaran, terdapat sejumlah Capaian Pembelajaran (CP) sebagai kompetensi pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta didik pada setiap fase. Rumusan CP tersebut memberikan gambaran tentang tujuan mata pelajaran umum dan ketersediaan waktu untuk mencapai tujuan tersebut dalam enam etape yang disebut fase. Pemanfaatan fase-fase CP dalam perencanaan pembelajaran dapat dikemukakan sebagai berikut, kecuali....

a)

Memungkinkan kolaborasi guru pada fase yang sama untuk merancang pembelajaran yang efektif bagi peserta didik

b)

Mendorong guru fokus pada ketercapaian CP di akhir fase tanpa perlu memperhatikan perkembangan peserta didik dan kesinambungan proses pembelajaran antar kelas.

c)

Memberi kesempatan pada guru untuk melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kesiapan peserta didik.

d)

Memungkinkan guru merancang dan melaksanakan pembelajaran secara flkesibel.

6.

Capaian pembelajaran (CP) per fase dirumuskan dalam dua bentuk, yaitu capaian pembelajaran secara keseluruhan (mata pelajaran umum) dalam lingkup satu fase dan capaian pembelajaran per fase untuk setiap elemen. Oleh karena itu, penting untuk pendidik memahami rumusan capaian pembelajaran untuk mata pelajaran yang diampu secara menyeluruh. Rumusan capaian per fase untuk mata pelajaran PAI pada sekolah terdiri dari unsur sebagai berikut:

a)

kompetensi, materi dan kontekstualisasi

b)

kompetensi, materi dan orientasi

c)

kompetensi, materi dan rasional

d)

kompetensi, materi dan tujuan

7.

Rumusan capaian per fase untuk mata pelajaran PAI pada sekolah terdiri dari unsur sebagai berikut:

a)

kompetensi, materi dan kontekstualisasi

b)

kompetensi, materi dan orientasi

c)

kompetensi, materi dan rasional

d)

kompetensi, materi dan tujuan

8.

Kaitan antara pembelajaran dan asesmen, digambarkan dan diilustrasikan melalui ilustrasi berikut, kecuali....

a)

Guru harus memastikan bahwa tujuan pembelajaran sudah sesuai dengan tahapan dan kebutuhan peserta didik berdasarkan hasil asesmen awal.

b)

Guru dapat mengukur capaian hasil belajar peserta didik pada akhir pembelajaran jika diperlukan.

c)

Sepanjang proses pembelajaran, guru dapat mengadakan asesmen formatif untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran sudah dicapai oleh peserta didik.

d)

Guru perlu merancang asesmen yang dilaksanakan pada awal pembelajaran, pada saat pembelajaran, dan pada akhir pembelajaran.

9.

Dalam merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), guru dapat memilih beberapa alternatif teknik berikut, kecuali.....

a)

Merumuskan TP secara langsung berdasarkan CP.

b)

Merumuskan TP dengan cara menganalisis "kompetensi' dan 'lingkup materi' pada CP.

c)

Merumuskan TP secara lintas elemen.

d)

Merumuskan TP dengan memperhatikan karakteristik peserta didik

10.

Pertimbangan paling penting perubahan kurikulum adalah...

a)

Mengikuti perubahan politik yang terkait pendidikan

b)

Menyesuaikan dengan kemampuan peserta didik

c)

Mengikuti perkembangan tantangan zaman

d)

Menyederhanakan materi pelajaran yang sangat padat

11.

Berikut merupakan fungsi KKM/KBM, kecuali ...

a)

Sebagai acuan peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaian mata pelajaran

b)

Merupakan target satuan pendidikan dalam pencapaian kompetensi tiap mata pelajaran

c)

Dapat digunakan sebagai bagian dari komponen dalam melakukan evaluasi program pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah.

d)

Sebagai kegiatan pengambilan keputusan yang dapat dilakukan melalui metode kualitatif atau kuantitaif

e)

Untuk bahan laporan dan kelengkapan administrasi sekolah

12.

Pada proses pembelajaran seorang guru ingin melakukan penilaian terhadap perilaku siswa, maka Instrumen yang digunakan dalam proses pembelajaran tersebut adalah

a)

Pedoman observasi

b)

Kuesioner

c)

Tes tulis

d)

Pedoman wawancara

e)

Tes hasil belajar

13.

Dalam menyusun modul ajar, hal-hal yang perlu diperhatikan oleh seorang guru dalam merancang pembelajaran yang inklusif bagi peserta didik kecuali...

a)

Pemberian catatan bentuk aKurikulumodasi/penyesuaian yang akan dilaksanakan bagi peserta didik berkebutuhan khusus

b)

Profil peserta didik disusun untuk memberikan gambaran karakteristik dan kebutuhan peserta didik dalam kelas

c)

Modul ajar harus menggambarkan bahwa semua peserta didik dapat mengikuti secara penuh dalam pembelajaran sesuai karakteristik dan kebutuhannya termasuk PDBK

d)

Peserta didik berkebutuhan khusus dibuatkan modul ajar secara khusus dan terpisah dari peserta didik lainnya

14.

Setiap kali diakhir pembelajaran seorang guru akan melakukan proses penilaian. Sebelum guru menyusun soal-soal untuk menilai hasil belajar siswa, manakah yang pertama kali harus dipelajari...

a)

Buku sumber yang digunakan

b)

Kurikulum dan silabus

c)

Karakteristik siswa

d)

Indikator pencapaian kompetensi

e)

Kemampuan awal siswa

15.

Upaya merancang pengayaan bagi peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar optimal tampak dalam kegiatan guru sebagai berikut...

a)

Memberikan tambahan materi berupa sumber ajar dari pengarang yang berbeda

b)

Memberikan test tambahan dengan tingkat kesukaran lebih tinggi

c)

Memberikan tambahan sumber bacaan yang lebih mendalam dan tingkat variasi yang tinggi berikut instrument testnya yang sesuai

d)

Diberi soal serupa untuk memastikan tingkat keberhasilan belajar

e)

Diberikan materi bahan ajar yang lebih tinggi tingkatannya dan mengerjakan soal-soal yang memiliki kesulitan tinggi

16.

Pada saat mempersiapkan pembelajaran seorang guru dapat menyusun strategi pembelajaran dan menentukan media yang akan digunakan dalam pembelajaran tersebut. Kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang guru terkait dengan keterampilan memilih media pembelajaran adalah

a)

Guru harus mengetahui latar sosial budaya siswa dan sekolah

b)

Guru mengetahui cara mengevaluasi pembelajaran dengan media

c)

Guru harus memahami karakteristik dari media pembelajaran tersebut

d)

Guru harus menyesuaikan diri dengan kemampuan sekolah

e)

Guru menyesuaikan dengan materi pembelajaran

17.

Seorang guru harus mampu memanfaatkan media pembelajaran dan sumber belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran utuh. Pernyataan berikut yang benar terkait dengan media pembelajaran adalah ....

a)

Media pembelajaran yang paling baik adalah media berbasis TIK

b)

Sebuah media dapat digunakan untuk semua kegiatan pembelajaran

c)

Semua media pembelajaran sama cara pemanfaatannya

d)

Media dapat digunakan sebagai pembawa pesan dalam suatu kegiatan pembelajaran

e)

Memilih media tidak perlu banyak pertimbangan agar tidak merepotkan

18.

Setiap materi pembelajaran memiliki tingkat kesukaran yang bervariasi. Untuk memudahkan siswa memahami materi yang memiliki tingkat kesukaran tinggi guru sering memanfaatkan media pembelajaran. Misalnya, media gambar atau tayangan video yang berisi sistem peredaran darah. Fungsi media pada pernyataan tersebut adalah ...

a)

Menampilkan objek yang terlalu besar

b)

Menampilkan obyek yang sulit diamati

c)

Membuat konkrit konsep yang abstrak

d)

Menampilkan objek yang tidak diamati dengan mata telanjang

e)

Membawa objek yang berbahaya atau sukar didapat di dalam lingkungan belajar

19.

Jika guru melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan masalah sebagai langkah awal dengan mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya, dimulai dengan memunculkan pertanyaan penuntun (a guiding question) dan membimbing peserta didik berkolaboratif yang mengintegrasikan berbagai subjek (materi) dalam kurikulum. Pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru merupakan strategi pembelajaran...

a)

Projek based learning

b)

Kontekstual

c)

Discovery Learning

d)

Problem Based Learning

e)

Inquiry Learning

20.

Seorang guru melaksanakan pembelajaran yang mengakomodasi semua anggota kelompok mengungkapkan pendapat, ide, dan tanggapan terhadap skenario secara bebas, sehingga dimungkinkan muncul berbagai macam alternatif pendapat. Kegiatan yang dilakukan guru tersebut merupakan implementasi strategi pembelajaran

a)

Project based learning

b)

Inquiry learning

c)

Discovery learning

d)

Kooperatif

e)

Problem based learning

21.

Seorang guru mengajak siswa melakukan kunjungan ke suatu lembaga, namun sesampai dilembaga tersebut belum ada petugas dan narasumber yang melayani. Untuk mengisi kekosongan waktu guru tersebut memulai pembelajaran dengan memilih menggunakan strategi pembelajaran ekspositori, pertimbangan guru memilih strategi tersebut yaitu

a)

Waktu belajar cukup banyak

b)

Sumber belajar hanya dimiliki pendidik

c)

Sedikitnya jumlah guru

d)

Ruang kelas yang terbatas

e)

Tidak ada sumber belajar dan media pembelajaran

22.

Seorang guru ingin membelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif. Maka urutan tahapan yang tepat pada model pembelajaran kooperatif adalah ....

a)

Orientasi, bekerja kelompok, kuis, penghargaan kelompok

b)

Kuis, penghargaan kelompok, bekerja kelompok, orientasi

c)

Kuis, bekerja kelompok, orientasi, penghargaan kelompok

d)

Orientasi, penghargaan kelompok, bekerja kelompok, kuis

e)

Orientasi, pengamatan, bekerja kelompok, kuis, penghargaan kelompok

23.

Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dengan mengintegrasikan teknologi merupakan kompetensi inti pedagogik pada aspek...

a)

Penguasaan terhadap karakteristik peserta didik

b)

Penguasaan pada teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran

c)

Pengembangan kurikulurn

d)

Penyelenggaraan pembelajaran yang mendidik

e)

Berkomunikasi pada peserta didik

24.

Teori ini memandang belajar sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara rangsangan dari luar (stimulus) dan balasan dari siswa (response) yang dapat diamati. Semakin sering hubungan (bond) antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan semakin kuatlah hubungan keduanya (law of exercise). Teori belajar yang dimaksud adalah...

a)

Behaviorisme

b)

Kognitif

c)

Humanistik

d)

Sibernetik

e)

Kontruktivisme

25.

Di dalam proses pembelajaran, para sidwa dihadapkan dengan situasi di mana ia bebas untuk mengumpulkan data, membuat dugaan (hipotesis), mencoba-coba (trial and error), mencari dan menemukan keteraturan (pola), menggeneralisasi atau menyusun rumus beserta bentuk umum, membuktikan benar tidaknya dugaannya itu. Hal ini merupakan penerapan teori belajar

a)

Sibernetik

b)

Kognitif

c)

Humannistik

d)

Behaviorisme

e)

Konstruktivisme

26.

Seorang guru yang mengembangkan tujuan pembelajaran untuk menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam ...

a)

Silabus

b)

RPP

c)

Silabus dan RPP

d)

SKL

e)

Lembar penilaian

27.

Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah .....

a)

kemampuan berkomunikasi

b)

kemampuan untuk memecahkan masalah

c)

kemampuan berinteraksi

d)

kemampuan untuk mengintegrasikan diri

28.

Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Faktor utama yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak adalah.....

a)

inspirasi

b)

budaya

c)

inspirasi

d)

pengasuhan dan lingkungan

29.

Kemampuan berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika tapi masih terkait dengan objek-obkek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia

a)

0-2 tahun

b)

2-7 tahun

c)

7-11/12 tahun

d)

11/12-14/15 tahun

30.

Kemampuan peserta didik untuk membina hubungan dan kemampuan memotivasi diri termasuk kecerdasan....

a)

kognitif

b)

sosial

c)

emosional

d)

moral

31.

Seorang peserta didik mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik. Peserta didik tersebut memiliki kecerdasan

a)

moral

b)

spiritual

c)

sosial emosional

d)

kognitif

32.

Seorang peserta didik selalu ingin mendominasi dalam suatu kelompok belajar. Dia tidak memberi kesempatan anggota lain untuk mengemukakan pendapat. Jika teman lain yang memimpin dan mengendalikan jalannya diskusi, dirinya memisahkan diri dan cenderung belajar sendiri. Peserta didik tersebut mengalami permasalahan dalam perkembangan....

a)

sosial-emosional

b)

kognitif

c)

moral

d)

spritual

33.

Peserta didik telah memiliki yang memiliki moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. Dia mengenal tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode moral pribadi. Hal ini merupakan contoh perilaku moral-spritual pada tahapan

a)

penalaran pascakonvensional

b)

penalaran konvensional

c)

penalaran prakonvensional

d)

penalaran interkonvensional

34.

Individu memandang apa yang diharapkan oleh keluarga, kelompok, masyarakat dan bangsa serta setia mendukung aturan social bukan hanya untuk ketenangan tetapi disadari sebagai sesuatu yang berharga. Pernyataan tersebut merupakan tahapan perkembangan moral....

a)

Prakonvensional

b)

Konvensional

c)

Pascakonvensional

d)

Interkonvensional

35.

Memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler, melakukan rekreasi dengan guru, dan melakukan kegiatan informal lainnya memiliki fungsi untuk mengatasi kesulitan belajar dalam hal ....

a)

mengemukakan gagasan

b)

mengaktualisasikan diri

c)

penciptaan hubungan yang baik

d)

menformulasikan tindakan

36.

Tindakan yang paling tepat dilakukan pada saat siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran yang sedang diajarkan adalah

a)

mengulang kembali bahan yang diajarkan

b)

memberikan tugas agar siswa mempelajari bahan yang belum dipahami

c)

memberikan buku sumber untuk dipelajari siswa

d)

membantu setiap siswa yang mengalami kesulitan

37.

Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru, tetapi pada saat ditanya tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut mengalami kesulitan atau gangguan belajar dalam hal...

a)

kesulitan akademis

b)

gangguan simbolik

c)

gangguan nonsimbolik

d)

gangguan sosial

38.

Perbedaan antara konseling dan wawancara terletak pada maksud dan tujuannya. Tujuan konseling adalah.....

a)

membantu siswa agar dapat memecahkan masalah pribadinya

b)

membantu siswa agar dapat melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya

c)

membantu siswa agar dapat mengatasi kesulitan belajar

d)

membantu siswa agar memperoleh informasi tertentu

39.

Cara yang yang paling cepat dan akurat yang digunakan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik yang bersumber dari faktor sosial adalah....

a)

sosiometri

b)

angket

c)

wawancara

d)

brainstorming

40.

pabila Anda sebagai guru menemukan peserta didik mengalami kesulitan memahami materi pelajaran yang diberikan, tindakan apa yang akan dilakukan adalah

a)

memindahkan tempat duduk peserta didik ke meja yang paling depan

b)

mengulangi penjelasan bahan ajar kepada seluruh peserta didik

c)

memberikan bantuan belajar kepada peserta didik yang bersangkutan

d)

menugaskan seluruh peserta didik membaca buku sumber

41.

Peserta didik banyak meluangkan waktu untuk bermain dengan teman-temannya. Dia rela menghabiskan waktunya untuk teman daripada belajar. Ketika hasil tes dibagikan, serta didik mendapat nilai yang kurang memuaskan, berusaha menyadarkan siswa. Hal tersebut merupakan penyadaran kesulitan belajar yang bersumber dari faktor....

a)

keluarga

b)

sosial

c)

kondisi fisik

d)

intelektual

42.

Memahami peserta didik secara mendalam

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Manajerial

43.

Seorang guru mampu Mampu merancang pembelajaran, memahami landasan pendidikan

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Manajerial

44.

Seorang guru mampu Mampu melaksanakan pembelajaran

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Manajerial

45.

Seorang guru mampu Mampu merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Manajerial

46.

Seorang guru mampu Memfasilitasi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Kewirausahaan

47.

Seorang guru mampu Menguasai substansi keilmuan yang terkait bidang studi

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Supervisi

48.

Seorang guru mampu Menguasai struktur dan metode keilmuan

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Manajerial

49.

Seorang guru mampu Memiliki akhlak mulia dan menjadi teladan

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Manajerial

50.

Seorang guru mampu Memiliki kepribadian yang arif

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Manajerial

51.

Seorang guru mampu Mampu berkomunikasi dan bergaul efektif dengan peserta didik

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Manajerial

52.

Seorang guru mampu berkomunikasi dan bergaul efektif dengan sesama pendidik di sekolahnya, termasuk.

a)

Kompetensi Pedagogik

b)

Kompetensi Kepribadian

c)

Kompetensi Professional

d)

Kompetensi Sosial

e)

Kompetensi Manajerial

53.

Manfaat Penetian Tindakan Kelas (PTK) adalah (1) meningkatkan proses belajar mengajar, (2) menggunakan rancangan yang bersifat siklus di mana setiap siklus memperhatikan perubahan langkah demi langkah, dan (3) mencakup proses refleksi dan partisipatif, kecuali .......

a)

meningkatkan proses belajar mengajar

b)

menggunakan rancangan yang bersifat siklus

c)

mencakup proses refleksi

d)

menggunakan metodelogi terbaru

54.

Prinsip yang paling penting dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah.....

a)

komitmen guru sebagai pengajar tidak terganggu

b)

metodologi tepat

c)

penggumpulan data sederhana

d)

laporan sederhana

55.

Penelitihan Tindakan Kelas (PTK) merupakan proses spiral yang terdiri dari empaat yaitu .......

a)

perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi

b)

perencanaan, penerapan, evaluasi, refleksi

c)

perencanaan, tindakan, refleksi, evluasi

d)

evaluasi, perencanaan, tindakan, refleksi

56.

Penelitian Tindakan kelas (PTK) mempunyai karakteristik sebagai berikut, kecuali ........

a)

didasarkan pada masalah yang dihadapi oleh guru

b)

kolaborasi dalam pelaksanaannya

c)

bertujuan memperbaiki

d)

dilaksanakan dalam satu siklus

57.

Di bawah ini adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam perencanaan tindakan, kecuali .....

a)

menganalisa masalah

b)

mempersiapkan fasilitas

c)

mempersiapkan instrumen

d)

mempersiapkan skenario

58.

Di bawah ini merupakan kegiatan yang dilakukan dalam penetapan fokus masalah, kecuali

a)

merasakan masalah

b)

analisis masalah

c)

perumusan masalah

d)

penerapan focus

59.

Langkah-langkah Penetian Tindakan Kelas (PTK) secara berurutan meliputi penetapan fokus masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan interpretasi dan refleksi.

a)

perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan intrepretasi dan refleksi

b)

perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan interpretasi

c)

pelaksanaan tindakan, pengamatan interpretasi dan refleksi.

60.

Hal yang terpenting pada setiap siklus pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah

a)

dimonitor, dicatat hasil akhirnya

b)

dievaluasi dan dianalisis

c)

direfleksi dan diamati kembali

d)

diamati dan diperbaiki

61.

Dikaitkan dengan tanggungjawab guru terhadap pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dapat membantu guru untuk

a)

mengatasi masalah siswa

b)

memperbaiki pembelajaran

c)

berkembang secara profesional

d)

berkolaborasi dengan guru lain

62.

Ibu Siti terbiasa menganalisis pekerjaan siswanya untuk menemukan kesulitan yang ditemukan siswa dalam pelajaran bahasa indonesia. Dari hasil analisis tersebut, Ibu Siti juga mencoba menemukan kekuatan dan kelemahannya dalam mengajar. Jika anda menemuan kelemahan, segera dia mencoba mencari jalan untuk mengatasi kelemahan tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan Ibu Siti tersebut dapat dikatagorikan sebagai langkah awal dalam

a)

perkembangan profesional

b)

melakukan PTK

c)

memperbaiki pembelajaran

d)

menerapkan manfaat PTK

63.

Berikut ini adalah manfaat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi guru, kecuali

a)

membantu guru memperbaiki pembelajaran

b)

memungkinkan guru berkembang secara profesional

c)

memungkinkan guru mengembangkan karir

d)

menambah rasa percaya diri

64.

Sekolah yang maju embawa dampak bagi kemajuan para guru. Demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu, jika di suatu sekolah para guru terlatih melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), sekolah akan berpotensi untuk

a)

meraih popularitas

b)

menghasilkan siswa teladan

c)

menerbitkan karya-karya penelitian

d)

menghasilkan berbagai teknik pembelajaran

65.

Ibu Ita, seorang guru IPS berpenampilan sangat energik, la sedang melakukan Penetian Tindakan Kelas (PTK). Hampir setiap hari dia sibuk untuk menganalisis hasil pekerjaan siswanya dan mencoba memberi komentar yang dapat mendorong siswa untuk bekerja lebih glat. Para siswa ternyata sangat antusias terhadap usaha Ibu Ita. Karena para siswa merasa pekerjaannya diperiksa dengan cermat, siswapun membuat pekerjaannya dengan cermat pula. Siswa merasa bahwa ia selalu harus bekerja cermat sebagaimana Ibu Ita memeriksa pekerjaannya dengan cermat pula. Ilustrasi di atas menggambarkan manfaat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi siswa, dalam hal ini

a)

Perilaku guru yang melaksanakan PTK menjadi model bagi siswa

b)

Guru Mendorong siswa untuk memperbaiki hasil belajarnya

c)

Siswa termotivasi oleh cara guru mengajar

d)

Siswa dapat memperbaiki proses dan hasil belajarnya

66.

Guru yang tampil melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) akan merasa lebih percaya diri. Hal itu disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain sebagai berikut, kecuali

a)

Munculnya perasaan lebih mampu dibandingkan teman sejawat yang lain

b)

Berkembangnya kemampuan guru dalam pembelajaran

c)

Tumbuhnya rasa puas terhadap pembelajaran yang dikelola

d)

Munculnya perasaan mampu Memecahkan masalah sendiri

67.

Keterbatasan Penetian Tindakan Kelas (PTK) terutama terletak pada

a)

metodologi

b)

validitas

c)

instrumen yang digunakan

d)

reliabilitas hasil yang dicapai

68.

Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tidak mempunyai daya generalisasi karena ...

a)

sampel terbatas pada kelas yang diajar

b)

masalah yang diteliti sangat spesifik

c)

metodologi sangat longgar

d)

PTK dilakukan oleg guru, bukan oleh peneliti

69.

Agar Penetian Tindakan Kelas (PTK) dapat diterapkan secara melembaga diperlukan berbagai kondisi atau persyaratan. Kondisi tersebut antara lain sebagai berikut, kecuali ..........

a)

adanya kebebasan bagi para guru untuk berinovasi

b)

birokrasi yang ketat

c)

dukungan dari semua personil sekolah

d)

ada rasa saling mempercayai antara personil sekolah termasuk siswa

70.

Kemauan guru untuk melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) haruslah didukung oleh iklim sekolah yang memberi kebebasan kepada guru untuk .......

a)

Berdiskusi, berkolaborasi, dan meminta bantuan

b)

Melakukan perubahan jadwal pelajaran

c)

Menetapkan masalah bagi kelasnya

d)

Meminta siswa mengikuti perintahnya

71.

Penetian Tindakan Kelas merupakan penelitian yang dilakukan di dalam kelas oleh

a)

guru

b)

peneliti

c)

guru sebagai peneliti

d)

guru bersama dosen

72.

Tujuan penelitian Tindakan Kelas adalah untuk

a)

mengungkapkan kebenaran

b)

menjawab masalah guru

c)

memperbaiki kinerja guru

d)

mengumpulkan informasi

73.

Metode utama dalam penelitian tindakan kelas disebut sebagai self-reflective inquiry. artinya metode yang digunakan.........

a)

bertumpu pada kemampuan guru melakukan refleksi

b)

longgar tetapi tetap mengikuti kaidah penelitian

c)

hasil observasi/kesan dari guru

d)

bervariasi asal sesuai dengan kaidah penelitian.

74.

Dalam Penelitian tindakan kelas, masalah yang diteliti berasal dari .......

a)

keriasauan guru akan kinerjanya

b)

keriasauan pendidik akan mutu pendidikan

c)

keinginan untuk membantu guru

d)

kepedulian peneliti akan kinerja guru

75.

Penelitian tindakan kelas berbeda dengan penelitian kelas dalam hall..................

a)

pelaku penelitian

b)

tujuan penelitian

c)

tempat penelitian

d)

asal masalah yang diteliti

76.

Penelitian tidakan kelas seyogyanya dilakukan oleh guru karena alasan-alasan berikut, kecuali ...

a)

PTK memang untuk guru

b)

guru paling akrap dengan suasana kelas

c)

masalah di kelas mungkin asing bagi para peneliti

d)

guru bertanggungjawab memperbaiki kinerjanya.

77.

Seorang Dosen Perguruan Tinggi membantu Ibu Tini, guru SLTA untuk mencari jalan keluar kesulitan yang dihadapinya dalam memotivasi para siswa untuk mengerjakan PR yang diberikan. Ibu Tini menceritakan jenis PR, serta kebiasaannya menyimpan PR tersebut di rumah tanpa mengembalikannya kepada siswa.Dosen Perguruan Tinggi mendengar cerita Ibu Tini, dan kemudian mereka berdua merancang cara mengatasinya, dan akhirnya mereka sepakat bahwa Ibu Tini akan mencoba cara tersebut dan memantau hasilnya. Sejak itu hampir setiap minggu mereka bertemu kembali untuk mengkaji hasil perbaikan tersebut. Kegiatan yang dilakukan oleh dosen dan Ibu Tini merupakan kegiatan penelitian tindakan kelas karena

a)

ibu Tini bekerjasama dengan Dosen Perguruan Tinggi

b)

masalah penelitian muncul dari kerisauan guru

c)

terjadi pertemuan setiap minggu

d)

dosen Perguruan Tunggi membantu guru memecahkan masalahnya