NEW
Font size
WorksheetsSoal Pengayaan UKNI
Total questions: 13
Worksheet time: 10mins
Seorang laki-laki berusia 55 tahun dirawat di ruang penyakit dalam karena PPOK. Hasil pengkajian pasien mengeluh tidak napsu makan, sulit tidur, gelisah, tampak sesak, TD 130/80 mmHg, frekuensi napas 30x/ menit, frekuensi nadi 100x/menit, tampak retraksi dada, dan tampak penggunaan otot-otot pernapasan. Hasil pemeriksaan AGD didapatkan nilai pH:7,30, PaCO2:49 mmHg, PaO2:85mmHg, HCO3:22 mEq/L, saturasi oksigen:95 %.
Apakah interpretasi hasil AGD pada pasien?
Alkalosis Metabolik terkompensasi
Asidosis Respiratorik
Asidosis Respiratorik terkompensasi
Asidosis Metabolik
Alkalosis Metabolik terkompensasi Sempurna
Seorang perempuan berusia 39 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan TB Paru. Hasil pengkajian keluhan sangat letih, tidak napsu makan, sesak napas, tampak cemas, batuk berdahak dan retraksi dinding dada, TD 119/81 mmHg, frekuensi nadi 101x/mnt, frekuensi napas 27x/mnt, suhu 38 ° C. Hasil AGD hari ini pH 7,47; PaCO2: 32 mmHg, PaO2: 90 mmHg, Saturasi Oksigen 92%, HCO3: 22 mEq/dL, BE +3. Pola napasnya terganggu dan kurang bergairah dalam melakukan aktivitas.
Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?
Ketidakefektifan bersihan jalan napas
Hipertermia
Pola napas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Intoleransi aktifitas
Seorang perempuan berusia 46 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan Pneumonia. Hasil pengkajian fisik, pasien tampak sesak, suara napas ronkhi pada paru kanan dan kiri, ireguler dan terlihat penggunaan otot bantu pernafasan. Perawat sudah melakukan tindakan nebulisasi menggunakan ekspektoran, namun sekretnya masih sulit dikeluarkan. Terpasang oksigen nasal 4 liter/menit, pasien tampak gelisah.
Apakah tindakan perawat selanjutnya?
Mengatur posisi semifowler
Melakukan auskultasi paru
Menganjurkan untuk tarik napas dalam
Melakukan fisioterapi dada
Menganjurkan batuk efektif
Seorang laki-laki berusia 43 tahun dirawat dengan asma bronchiale. Hasil pengkajian: mengeluh sesak, batuk produktif dengan dahak kental, dan lemas, TD 121/76 mmHg, frekuensi nadi 94x/menit, frekuensi napas 28x/menit, suhu 37,5°C, auskultasi paru terdengar wheezing dan ronchi, saturasi oksigen 94%. Perawat telah memberikan terapi nebulizer Ventolin, pasien mengeluh kurang nyaman.
Apakah evaluasi utama setelah dilakukan tindakan tersebut?
Suara napas
Kemampuan batuk
Nilai saturasi oksigen
Kenyamanan pasien
Jumlah dan karakteristik sputum
Seorang laki-laki berusia 50 tahun di rawat di ruang penyakit dalam mengeluh nyeri dada kiri seperti di tekan benda berat. Nyeri berkurang dengan istirahat dan bertambah dengan aktifitas, skala nyeri 6. Perawat akan melakukan tindakan perekaman EKG pada pasien. Perawat telah memasang sadapan di V2.
Dimanakah lokasi pemasangan electrode berikutnya ?
Sela iga ke 2 garis sternal kanan
Sela iga ke 2 garis sternal kiri
Sela iga ke 3 garis sternal kiri
Sela iga ke 4 garis sternal kiri
sela iga ke 5 garis sternal kiri
Seorang perempuan berusia 25 tahun di rawat di rawat di ruang bedah dengan cedera kepala karena kecelakaan lalu lintas. Perawat mengkaji tingkat kesadaran. Saat di beri rangsangan nyeri pasien membuka mata, tangan menarik kearah fleksi dan mengerang.
Berapakah nilai GCS pasien pada kasus tersebut?
3V1M5
E3V2M4
E3V1M5
E2V2M4
E2V1M3
Seorang laki-laki berusia 53 tahun di rawat di ruang penyakit dalam sejak 7 hari yang lalu. Hasil pengkajian: ekstremitas atas dan bawah sebelah kiri tidak dapat di gerakkan secara aktif, kulit di sekitar area pantat tampak kemerahan dan pasien merasa bokong nya terasa panas.
Apakah tindakan yang tepat di lakukan pada pasien tersebut?
Memonitor area kulit pasien
Melatih rentang gerak ekstremitas
Melakukan massage daerah pantat
Mobilisasi tiap 2 jam
Memberikan kompres air hangat
Seorang perempuan berusia 56 tahun di rawat du ruang penyakit dalam dengan ulkus diabetikum. Hasil pengkajian pasien, mengeluh badan terasa lemas, baru mengetahui menderita DM, banyak minum, banyak kencing serta pada balutan luka nya terdapat rembesan, pemeriksaan GDS 250 mg/dl, HbA1c 7%
Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?
Berikan edukasi tentang DM
Lakukan perawatan luka
Monitor intake output
Bantu dalam ambulasi
Kontrol gula darah
Seorang perempuan berusia 64 tahun di rawat di ruang perawatan jantung dengan keluhan nyeri dada kiri yang menjalar ke rahang dan sisi dalam lengan kiri sampai ujung jari. Hasil perekaman EKG, tampak perubahan segmen ST yang menggambarkan akut inferior miokard infark.
Manakah lead EKG yang menunjukkan indark pada kasus tersebut ?
Lead I, aVL, aVF
Lead II, III, aVF
Lead I, aVL, V2
Lead V1-V5-V6
Lead V1 sampai V6
Laki-laki berusia 64 tahun di rawat di ruang penyakit dalam dengan DHF. Hasil pengkajian pasien mengeluh lemah, terdapat petekie pada kedua lengan dan kedua ekstremitas terasa dingin dan subu 35 C.. hasil pemeriksaan laboratorium HB 18 mg/dl, hematocrit 50 %, trombosit 45.0000/mm3.
Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus tersebut?
Hipertermia
Risiko perdarahan
Gangguan integritas kulit
Risiko syok
Intoleransi aktifitas
Seorang laki-laki berusia 43 tahun di rawat di ruang bedah dengan luka bakar derajat II. Pasien mengeluh nyeri, lemas dan haus. Hasil pengkajian luka bakar daerah dada. Tangan dan paha kanan.
Berapakah presentase luka bakar pada kasus tersebut ?
44 %
42 %
34 %
32 %
27 %
Seorang laki-laki berusia 29 tahun di rawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosis suspect apendisitis. hasil pengkajian, pasien mengeluh nyeri perut kanan bawah, skala nyeri 7, mual, muntah, serta tidak nafsu makan, TD 130/80 mmHg, frekuensi napas 26 x/menit dan frekuensi nadi 8x/menit.
Apakah pengkajian lanjut pada kasus tersebut?
Auskultasi bising usus
Observasi status nutrisi
Pemeriksaan laboratorium
Palpasi pada titik mc. burney
Observasi tanda-tanda infeksi
Pasien laki-laki yang mengalami pembedahan jantung 23 jam sebelumnya mengalami luaran urine terukur 30ml/jam selama 2 jam. Pasien mendapatkan dosis tunggal 500ml cairan intravena. Luaran urin terukur selama 1 jam terakhir 25ml. Hasil pemeriksaan lab harian menunjukkan kadar urea nitrogen dalam darah (BUN) 45ml/dl, kadar serum kreatinin 2,2mg/dl dan GFR:14ml/m.
Berdasarkan temuan ini risiko manakah yang perlu diwaspadai oleh ners di ruangan?
Hipovolemia
Gagal ginjal akut
Infeksi saluran kemih
Glomerulonefritis
Kanker kandung kemih
