NEW
Font size
WorksheetsQuiz Numerasi dan Literasi Kelas X SMA
Total questions: 10
Worksheet time: 28mins
Bacalah teks berikut!
Jaka dan Pengemis
Di sebuah desa, tinggallah seorang pria bernama Jaka dan juga keluarganya. Jaka memiliki seorang istri dan 3 anak yang harus diberinya makan. Sayangnya saat itu sedang musim hujan dan sudah lebih dari satu minggu hujan tidak berhenti. Karena hujan, Jaka tidak bisa bekerja untuk membeli makanan untuk anak dan istrinya, persediaan makanan pun sudah habis dan tidak cukup untuk hidup besok-besoknya.
Istri Jaka menghampiri suaminya dengan membawa lima buah kentang, katanya makanan di dapur tinggal itu saja dan tidak ada yang lain. Jaka kemudian menyuruh istrinya untuk memberikan kentang tersebut pada anaknya, dan ia akan keluar untuk mencari bahan makanan meski sedang hujan.
Ketika hendak keluar rumah, pintu rumah Jaka pun diketuk oleh seorang pengemis. Melihat pengemis yang renta dan kelaparan membuat Jaka tidak tega dan memberikannya lima buah kentang yang disimpannya untuk anak-anaknya. Pengemis tersebut menerima 4 buah kentang dari Jaka dan memberikan 1 sisanya kepada Jaka. Ia menyuruh Jaka untuk memberikan 1 buah kentang tersebut kepada anak-anaknya.
Setelah pengemis pergi, secara ajaib 1 buah kentang yang dipotong tersebut setiap potongannya akan menghasilkan 5 buah kentang yang baru, begitu seterusnya. Alhasil keluarga Jaka tidak lagi kekurangan makanan, bahkan ia bisa menanam sisa kentang untuk jadi bahan panennya nanti, dan sisanya ia berikan kepada tetangga-tetangganya.
Apa yang menyebabkan Jaka tidak dapat bekerja dan membeli makanan untuk anak dan istrinya?
Sakit
Hujan
Keadaan fisik
Kendaraan yang rusak
Bacalah teks berikut!
Kenapa Kecoak Mati dengan Posisi Tubuh Terbalik? Ini Penjelasannya
Kecoak adalah jenis serangga yang susah mati, bahkan tanpa kepala, kecoak masih bisa hidup. Namun, saat tubuh kecoak dalam posisi terbalik, dia bisa mati. Posisi terbalik membantu kecoak untuk bertahan hidup sedikit lebih lama sebelum akhirnya mati. Dalam serba-serbi hewan ini menjelaskan alasan kecoak mati dalam posisi tubuh terbalik.
Posisi terbalik membuat kecoak mendapatkan lebih banyak udara saat cairan insektisida disemprotkan padanya. Kandungan cairan insektisida dapat memengaruhi sistem saraf kecoak, dan menyebabkan beberapa enzim berkumpul di tubuh mereka. Kondisi itu akhirnya membuat kecoak mengalami kejang otot dan tidak mampu lagi untuk mempertahankan posisi tubuhnya dengan normal. Lantaran serangga seperti kecoak memiliki tubuh besar yang ditopang enam kaki panjang dan kurus, akhirnya tanpa sadar mereka berguling ke belakang saat akan mati.
Faktanya, tidak semua kecoak mati dengan posisi terbalik. Sebab, hanya kecoak yang dibunuh menggunakan insektisida saja yang mati dengan posisi punggung di bawah dan kaki di atas. Kecoak akan kesulitan untuk memperbaiki dirinya saat berada posisi terbalik. Tanpa koordinasi otot atau apa pun untuk dipegang, kecoak biasanya berakhir mati terbalik.
Kecoak juga tidak hanya mati karena insektisida saja, tetapi karena berbagai hal. Misalnya, di alam liar terdapat predator seperti tokek, kelelawar, laba-laba, dan kalajengking, bahkan mereka bisa mati karena kekurangan makanan dan nutrisi. Menariknya, saat kecoak dengan posisi terbalik disentuh benda seperti sapu terkadang mereka akan kembali seperti semula dan melarikan diri. Sama seperti hewan lainnya, seiring bertambahnya usia kecoak juga bisa mati. Hal ini disebabkan karena otot-otot yang mulai melemah, dan membuat mereka sulit untuk kembali ke posisi normal ketika terjatuh di permukaan yang licin.
Kecoak merupakan hewan yang tangguh, karena mampu menahan napas selama 30 menit di air. Di samping itu, serangga yang memiliki antena ini mampu untuk hidup tanpa kepala selama 10 hari. Sebab, mereka tidak terlalu banyak makan, dan dapat bernapas melalui sisi tubuhnya.
Berapa lama kecoak mampu menahan nafas di air?
Kecoak mampu menahan nafas tanpa batas waktu di air.
Kecoak mampu menahan nafas selama 30 menit di air.
Kecoak hanya mampu menahan nafas 5 menit di air.
Kecoak tidak mampu bertahan nafas di dalam air.
Ramin nyaris menjerit, tangannya tertumbuk dahan hanyut saat buru-buru sembunyi di dalam pelukan akar, untung ia segera melihat dahan itu. Hampir ia mengira dahan itu adalah mulut buaya yang siap menelan lengannya.
Teringat lagi ia pada Aco, sejak semusim lalu ia ikut Dadan karena hasil cengkehnya tak bagus, sementara tengkulaknya minta selalu dibayar. Aco tertangkap petugas saat adu mulut di warung nasi lemak lantaran ia mengumpat pada preman yang menutupi jalan.
Hari itu memang perpaduan nasib sial jatuh di hadapan Aco. Umpatannya didengar preman, adu mulut terjadi, dan petugas sedang lewat. Apes. Aco lalu dibawa petugas, digiring bagai ternak ke tengah lapangan, dipukuli dengan bengis saat mencoba kabur, ditanyai macam-macam, didenda hingga ia tak sanggup bayar, diambil hasil kerjanya satu musim, dideportasi, pulang ke rumah dengan tangan hampa, ditunggu tengkulak pula. Bah! Hilang sudah satu kebun cengkeh dirundung sial.
Gara-gara Aco juga, petugas kini memburu Ramin dan Dadan. Ternyata Dadan memang sudah dicari-cari petugas karena beberapa kali memasukkan tenaga kerja tanpa izin. Ramin memang tak berpikir panjang saat berangkat kerja dengan Dadan, yang penting ia bisa membawa pulang uang untuk menikahkan anaknya, buat pengobatan sakit gula ayahnya, dan sisanya bisa ia belikan mesin cuci yang saban hari diminta istrinya.
Ramin tak mau nasib nahas Aco terjadi pada dirinya. Wajah sumringah anak gadisnya sudah terbayang girang menyambutnya dengan ransel penuh uang.
Bunyi langkah mendekat, pelan, Ramin membeku, sekuat-kuatnya menahan napas. Baginya lebih baik tak bernapas daripada tertangkap petugas-petugas berwajah garang itu. Bisik-bisik makin kencang. Ramin memutar otak. Kalau mereka melihat rumput-rumput rebah itu, atau kalau ada satu dua orang cukup jitu tebakannya, mungkin mereka bisa yakin kalau pelarian yang mereka kejar bersembunyi di antara akar pohon.
Pada paragraf terakhir, apa perasaan yang digambarkan oleh penulis tentang tokoh Ramin? Jawaban bisa lebih dari satu.
Ketakutan
Ragu-ragu
Khawatir
Marah
Perhatikan teks berikut.
Posyandu di Kelurahan Maja akan melakukan pengukuran tinggi badan anak balita di daerah tersebut.
Berikut ini tabel data tinggi badan 20 anak balita hasil pengukuran di kelurahan tersebut.
Tinggi badan 60 cm, frekuensi 1
Tinggi badan 65 cm, frekuensi 2
Tinggi badan 70 cm, frekuensi 8
Tinggi badan 75 cm, frekuensi 6
Tinggi badan 80 cm, frekuensi 3
Rata-rata tinggi badan balita tersebut adalah ....
72 Cm
71 Cm
70 Cm
69 Cm
Jika aku tinggal di Bandung, maka salah satu tempat wisata menarik yang ada di provinsiku sesuai infografis tersebut adalah ...
TMII
Tawangmangu
Mekarsari
Kawah Putih
Berdasarkan infografis tersebut, jika di Indonesia ada 10 juta penduduk yang aktif bermain gim, maka banyak pemain gim wanita adalah ...
2 juta orang
4 juta orang
6 juta orang
8 juta orang
Aku, ibu dan ayah ingin wisata ke salah satu tempat wisata paling diserbu di Jakarta. Jika ayah hanya membawa uang Rp50.000, maka tempat wisata yang bisa kami kunjungi dengan uang kembalian paling sedikit adalah ...
TMII
Ragunan
Ancol
Monas
Zona merah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Batang semakin meluas setelah terjadinya peningkatan pasien di sejumlah rumah sakit. Bupati Batang Wihaji mengatakan jumlah zona merah virus corona di Kabupaten Batang kini menjadi enam kecamatan dari 15 kecamatan.
Berapa jumlah kecamatan yang termasuk zona hijau?
9 Kecamatan
10 Kecamatan
6 Kecamatan
15 Kecamatan
Beberapa toko pakaian sedang memberikan diskon (potongan harga). Tabel berikut menunjukkan daftar harga normal (sebelum diskon) dan diskon pada beberapa toko. Semua toko tersebut menjual barang yang sama. Ali ingin membeli sebuah celana dan sebuah baju di toko yang sama. Agar mendapat harga yang paling murah, di toko mana ia harus berbelanja?
Toko Jaya
Toko Andini Busana
Toko Selaras
Toko Bagus Fashion
Hasil panen paling tinggi ditunjukkan pada tahun?
2016
2018
2017
2019
