Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PERIKANAN (SP 2025 UJIAN)

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan daya saing produk perikanan?

a)

Kemampuan produk untuk dijual di pasar lokal saja

b)

Kemampuan produk bersaing dalam hal harga, kualitas, dan standar

c)

Kemampuan nelayan memasarkan hasil tangkapan

d)

Banyaknya jenis ikan yang ditangkap

2.

Salah satu indikator daya saing adalah...

a)

Warna ikan yang mencolok

b)

Harga pasar lokal

c)

Infrastruktur logistik

d)

Banyaknya nelayan yang aktif

3.

Salah satu tantangan utama daya saing perikanan Indonesia adalah...

a)

Kelebihan produksi benih

b)

Ketergantungan pada bahan baku impor

c)

Surplus tenaga kerja

d)

Biaya operasional rendah

4.

Kebijakan publik dalam perikanan bertujuan untuk...

a)

Mengurangi produksi ikan

b)

Mendorong kompetisi antar nelayan

c)

Meningkatkan iklim usaha dan efisiensi produksi

d)

Membatasi akses teknologi

5.

Contoh kebijakan produksi untuk mendukung daya saing adalah...

a)

Meningkatkan harga ikan

b)

Menghapus subsidi BBM

c)

Penyediaan benih unggul dan biosekuriti

d)

Pelarangan semua ekspor

6.

Apa itu HACCP dalam konteks perikanan?

a)

Sistem ekspor cepat

b)

Standar keamanan pangan

c)

Alat tangkap baru

d)

Jenis rumput laut

7.

Salah satu bentuk kebijakan hilirisasi adalah...

a)

Menurunkan produksi ikan

b)

Promosi tangkap berlebih

c)

Pengembangan industri pengolahan

d)

Melarang inovasi

8.

Konservasi perikanan bertujuan untuk...

a)

Mempercepat eksploitasi sumber daya

b)

Menjaga ketersediaan sumber daya secara berkelanjutan

c)

Membatasi akses pasar ikan

d)

Mengurangi populasi ikan

9.

UU yang menjadi dasar hukum konservasi perikanan adalah...

a)

UU No. 22 Tahun 1999

b)

UU No. 5 Tahun 1990

c)

UU No. 10 Tahun 2004

d)

UU No. 7 Tahun 2016

10.

Zona Larang Tangkap adalah contoh dari...

a)

Perikanan bebas

b)

Kawasan tambak intensif

c)

Instrumen kebijakan konservasi

d)

Pelabuhan ekspor

11.

Kawasan Konservasi Perairan Nasional Raja Ampat terkenal karena...

a)

Produksi udangnya

b)

Jumlah nelayan terbanyak

c)

Keanekaragaman hayati laut dan konservasi spesies

d)

Budidaya bandeng

12.

Tantangan konservasi perikanan yang sering muncul adalah...

a)

Terlalu banyak regulasi

b)

Ketidakpatuhan nelayan kecil

c)

Tidak ada konflik kepentingan

d)

Penegakan hukum yang kuat

13.

Salah satu solusi dalam konservasi adalah...

a)

Eksploitasi maksimal

b)

Penambahan alat tangkap

c)

Kolaborasi multipihak dan edukasi masyarakat

d)

Isolasi kawasan pesisir

14.

Pendekatan Ecosystem Approach to Fisheries (EAF) berfokus pada...

a)

Penangkapan maksimal

b)

Peningkatan investasi asing

c)

Keseimbangan ekosistem dalam pengelolaan

d)

Budidaya skala besar

15.

Apa yang dimaksud WPPNRI?

a)

Wilayah Pantai Pariwisata

b)

Wilayah Perairan Perdagangan

c)

Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia

d)

Wilayah Pusat Produksi Nasional

16.

Digit pertama "4" dalam kode WPPNRI PD menunjukkan...

a)

Zona pelabuhan laut

b)

Kode untuk laut lepas

c)

Kode perairan darat dunia

d)

Wilayah perairan konservasi

17.

Paparan Sahul meliputi wilayah...

a)

Jawa dan Sumatera

b)

Sulawesi dan Maluku

c)

Australia Utara dan Papua

d)

Kalimantan dan Bali

18.

Permen KP No. 36 Tahun 2023 mengatur tentang...

a)

Harga ikan di pasar

b)

Penangkapan ikan tidak terbatas

c)

Zona penangkapan ikan terukur

d)

Eksploitasi hutan bakau

19.

Salah satu kebijakan yang dicabut oleh regulasi baru adalah...

a)

Permen KP No. 25/2020 tentang Andon Penangkapan Ikan

b)

UU No. 5 Tahun 1990

c)

PP No. 22 Tahun 2021

d)

Permen KP No. 2/2023 tentang Tuna

20.

Strategi kebijakan peningkatan daya saing mencakup...

a)

Menghapus sistem rantai dingin

b)

Pelarangan budidaya

c)

Dorongan hilirisasi dan integrasi hulu-hilir

d)

Isolasi UMKM dari pasar