NEW
Font size
WorksheetsWorkshop GP Quiz
Total questions: 15
Worksheet time: 35mins
Seorang pria 50 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang kanan dan hematuria. Pemeriksaan penunjang awal yang tepat untuk menilai adanya batu ginjal dan dilatasi sistem pelvikalises adalah
CT scan abdomen
Rontgen abdomen
USG ginjal
Urografi intravena
MRI abdomen
USG kandung kemih pada pasien retensi urin digunakan untuk menilai
Obstruksi uretra
Volume residu urin pascavoiding PVR
Infeksi saluran kemih
Bakteriuria
Batu ureter
USG skrotum diperlukan segera jika terdapat kecurigaan klinis terhadap
Hernia inguinalis
Hidrokel
Epididimitis
Torsio testis
Hipogonadisme
Dokter umum dapat menggunakan USG ginjal paling efektif untuk mendeteksi, kecuali
Kista ginjal
Batu ginjal
Hidronefrosis
Ukuran ginjal
Fungsi filtrasi ginjal
USG ginjal pada pasien dengan nyeri pinggang dan infeksi saluran kemih berulang bertujuan untuk mendeteksi
Glomerulonefritis
Nefritis interstisial
Batu saluran kemih dan obstruksi
Sistitis hemoragik
Gagal ginjal akut
Dalam praktik dokter umum, indikasi tersering dilakukannya USG traktus urinarius adalah
Evaluasi trauma abdomen
Pemeriksaan prostat kanker
Batu saluran kemih dan nyeri pinggang
Urethritis
Varikokel
Pada USG, tanda klasik dari hidronefrosis adalah
Massa padat hiperechoic di korteks
Pelebaran sistem pelvikalises
Penebalan dinding kandung kemih
Adanya kista parapelvik
Hilangnya bayangan akustik posterior
Pemeriksaan USG dapat membantu membedakan massa padat dan kistik pada ginjal. Ciri khas massa kistik sederhana pada USG adalah
Hiperechoic dengan bayangan akustik
Anechoic berdinding tipis tanpa septa atau kalsifikasi
Isoechoic dengan permukaan tidak rata
Hypoechoic dengan peningkatan aliran doppler
Mengandung bayangan posterior dan septasi
Salah satu keterbatasan USG ginjal adalah
Tidak bisa melihat massa ginjal
Tidak bisa menilai perbedaan ukuran ginjal
Tidak akurat pada pasien obesitas
Tidak mendeteksi batu ginjal
Selalu memerlukan kontras
Pasien laki-laki 65 tahun dengan BPH mengalami sering berkemih dan pancaran lemah. Pemeriksaan USG transabdominal digunakan untuk
Menentukan stadium kanker prostat
Menilai dinding uretra
Mengukur post void residual urine
Menilai aliran darah arteri renalis
Mendiagnosis striktur uretra
USG ginjal bilateral mengecil dengan korteks hiperechoic paling mungkin ditemukan pada pasien dengan
Nefritis akut
Gagal ginjal kronik
Infeksi saluran kemih
Batu ginjal
Kanker ginjal
Pasien laki-laki 55 tahun dengan LUTS ringan, ditemukan prostat membesar pada USG transabdominal. Penilaian volume prostat dengan USG dilakukan menggunakan
Rumus segitiga
Rumus volume silinder
Rumus elips panjang × lebar × tinggi × 052
Rumus kubus
Rumus tekanan hidrostatik
USG merupakan modalitas pilihan pertama dalam evaluasi pasien dengan hematuria untuk mendeteksi
Hipertrofi prostat
Glomerulonefritis
Kanker uretra
Massa ginjal dan batu
Disfungsi miksi neurogenik
USG tidak efektif untuk mendeteksi batu ureter karena
Batu ureter jarang terbentuk
Letaknya terlalu dekat dengan rektum
Sering tertutup oleh gas usus atau tulang pelvis
Ureter tidak bisa dilalui oleh gelombang suara
Batu ureter terlalu kecil untuk USG
Pada pasien dengan trauma tumpul abdomen dan hematuria, USG ginjal berguna untuk menilai
Fungsi ginjal
Adanya luka pada glomerulus
Hematoma atau ruptur ginjal
GFR secara real-time
Kreatinin serum
