wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UKOM PROFESI NERS

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pria usia 68 tahun dirawat diruang medikal dengan diagnosis gagal jantung kongesif. Pasien mengeluh sesak nafas saat ebrbaring, batuk kering dan cepat lelah. Tanda vital : TD : 150/90 mmHg, RR : 26x/menit, S : 36 'C, HR : 115x/menit, terdapat edema pergelangan kaki. Bunyi nafas ronchi halus pada kedua lapang paru.

Apa tindakan keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Anjurkan pasien banyak minum air hangat

b)

Posisikan pasien dalam posisi datar

c)

Berikan oksigen 2 liter nassa canule

d)

Ajarkan tekhnik penghematan energi

2.

Pria 68 tahun dengan riwayat hipertensi datang dengan sesak nafas, ortopnea, RR : 26x/menit, TD : 90/60 mmHg, HR : 100x/menit dan edema tungkai. Pemeriksaan menunjukkan ronkhi basah halus pada kelua lapang paru. Apa tindakan keperawatan utama?

a)

Anjurkan tirah baring total

b)

Tinggikan kepala tempat tidur (semi fowler)

c)

Batasi asupan garam

d)

Ajarkan tekhnik penghematan energi

e)

Ajarkan relaksasi nafas dalam

3.

Pasian pria 55 tahunmengeluh nyeri dada menjalar ke lengan kiri sejak 30 menit yang lalu, disertai keringat dingin dan mual muntah. TD : 90/60 mmHg, RR : 24x/menit, HR : 115x/menit.

Apa intervensi awal yang tepat pada kasus diatas?

a)

Berikan makanan ringan

b)

Beirkan tablet Nitrogliserin sub lingual

c)

Lakukan EKG 12 sadapan

d)

Lakukan pengkajian jantung

e)

Tinggikan posisi kepala

4.

Seorang pria 64 tahun dengan keluhan nyeri dada menjalar ke lengan kiri sejam 1 jam yang lalu, ia gelisah berkeringat dingin dan sesak nafas. Pasien memiliki riwayat DM tipe 2 dan hipertensi, TD : 95/60 mmHg, HR : 110x/menit, irreguler, RR : 26x/menit, SpO2 : 91%. Pemeriksaan EKG : ST Elevasi di lead II,III, AVF. Curiga STEMI Inferior, perawat bersiap stabilisasi awal sambil menunggu dokter hasil troponin.

Apa Intervensi awal yang tepat?

a)

Berikan tablet nitrogliserin sub lingual

b)

Pemberian oksigen 4 liter/menit per nasal canule

c)

Pemantauan tanda - tanda vital

d)

Pasang NGT

e)

Lakukan pengkajian jantung

5.

Seorang pria usia 64 tahun dirawat di ruang medikal dengan diagnosis Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) eksaserbasi akut. Pasien tampak sesak, RR: 30x/menit, SpO₂: 88% (room air), menggunakan otot bantu napas, dan mengeluh lemah. Ia tampak cemas, posisi tidur datar, dan batuk tidak efektif.

Apa tindakan keperawatan utama?

a)

Ajarkan teknik batuk efektif dan anjurkan banyak minum

b)

Tinggikan kepala tempat tidur (posisi semi-Fowler) dan beri oksigen sesuai instruksi

c)

Posisikan pasien miring ke kanan untuk memperlancar drainase secret

d)

Lakukan suction secara berkala untuk membersihkan jalan napas

e)

Lakukan Fisioterapi dada

6.

Seorang wanita usia 67 tahun dirawat di bangsal bedah ortopedi pasca operasi open reduction internal fixation (ORIF) pada fraktur femur kiri. Hari ke-1 pasca operasi, pasien mengatakan merasa tidak nyaman dan sulit menggerakkan kaki kiri. Perawat menemukan adanya penurunan kekuatan otot, keterbatasan pergerakan sendi, dan pasien tampak takut untuk mencoba duduk. Hasil pemeriksaan:TD: 130/80 mmHg, RR: 20 x/menit, Luka operasi kering, tidak ada tanda infeksi, Mobilitas sangat terbatas, pasien tetap di tempat tidur.

Diagnosa keperawatan yang paling tepat berdasarkan kasus di atas?

a)

Risiko disfungsi neurovaskular berhubungan dengan fiksasi tulang ekstremitas bawah

b)

Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan keterbatasan pergerakan ekstremitas kiri

c)

Nyeri kronis berhubungan dengan trauma jaringan otot

d)

Risiko infeksi berhubungan dengan prosedur pembedahan ortopedi

e)

Nyeri akut

7.

Seorang pria usia 59 tahun dirawat dengan diagnosis perforasi ulkus duodenum. Pasien baru saja menjalani laparatomi eksplorasi 6 jam yang lalu. Saat visit, perawat menemukan bahwa pasien tampak gelisah, nyeri perut berat, RR: 26x/menit, TD: 90/60 mmHg, dan di area luka operasi terdapat perembesan cairan kekuningan dari balutan.

Perawat telah mengukur tanda-tanda vital lengkap dan melaporkan kondisi pasien kepada dokter jaga. Tindakan keperawatan selanjutnya yang paling tepat adalah:

a)

Lakukan penggantian balutan dengan teknik bersih

b)

Siapkan alat dan perlengkapan untuk preoperasi

c)

Catat dan dokumentasikan kondisi luka dan cairan

d)

Anjurkan pasien melakukan teknik relaksasi napas dalam

e)

Melakukan evaluasi

8.

Seorang pria usia 61 tahun datang ke ruang rawat inap dengan luka ulkus diabetikum pada kaki kanan yang telah berlangsung selama 5 hari. Luka berwarna kemerahan dengan eksudat purulen, berbau tidak sedap, dan batas luka tidak jelas.Pasien memiliki riwayat Diabetes Mellitus tipe 2 selama 10 tahun dan tidak teratur kontrol.Hasil pemeriksaan: TD: 140/90 mmHg, GDS: 320 mg/dL, Luka berukuran 5x7 cm, kedalaman ±0,5 cm, Suhu tubuh: 38,5°C. Pasien mengatakan tidak merasakan nyeri di area luka.

Apa diagnosa keperawatan yang paling tepat berdasarkan data di atas?

a)

Gangguan integritas jaringan berhubungan dengan sirkulasi perifer yang tidak adekuat

b)

Risiko infeksi berhubungan dengan gangguan sistem imun akibat hiperglikemia

c)

Gangguan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan obstruksi aliran darah local

d)

Risiko amputasi berhubungan dengan infeksi berat dan gangguan metabolik

e)

Nyeri Akut

9.

Seorang pria usia 65 tahun dirawat dengan diagnosis pneumonia lobaris. Pasien mengeluh batuk berdahak kuning kehijauan, demam 38,8°C, dan sesak napas ringan.Pemeriksaan fisik menunjukkan: TD: 130/85 mmHgRR: 26x/menitSpO₂: 91% (RA)Bunyi napas: ronkhi basah di paru kanan bawah, Pasien tampak lemah, tidur terlentang hampir sepanjang waktu, dan belum mampu mobilisasi mandiri.

Apa intervensi keperawatan utama yang perlu dilakukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut pada pasien ini?

a)

Anjurkan pasien untuk tirah baring total dan istirahat cukup

b)

Lakukan suction setiap 4 jam untuk mencegah aspirasi

c)

Dorong pasien melakukan mobilisasi dini dan teknik batuk efektif

d)

Ganti posisi pasien setiap 8 jam untuk mencegah dekubitus

e)

Berikan posisi yang nyaman

10.

Seorang wanita usia 35 tahun dirawat di ruang bedah pasca apendektomi (operasi pengangkatan usus buntu) 1 hari yang lalu. Pasien mengeluh nyeri di perut kanan bawah saat bergerak, tampak ragu untuk batuk dan bernapas dalam karena takut luka terbuka.Tanda vital: TD: 120/80 mmHg, RR: 22x/menit, Suhu: 37,8°C, Luka operasi kering, balutan bersih. Perawat ingin mencegah komplikasi pasca operasi seperti atelektasis dan retensi sekret.

Apa intervensi keperawatan yang paling tepat untuk mencegah komplikasi pernapasan pada pasien ini?

a)

Berikan obat analgesik untuk menurunkan suhu tubuh

b)

Lakukan suction setiap 4 jam untuk mencegah aspirasi

c)

Anjurkan pasien menggunakan teknik splinting dan latihan napas dalam

d)

Posisikan pasien miring kanan untuk memperlancar drainase

e)

Posisikan pasien tradelenberg

11.

Seorang pasien laki-laki usia 58 tahun masuk IGD dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri sejak 2 jam lalu, mual, dan keringat dingin. TD 90/60 mmHg, Nadi 110x/menit, EKG menunjukkan elevasi segmen ST. Apa prioritas utama intervensi keperawatan?

a)

Berikan oksigen nasal cannula

b)

Posisikan pasien semi-Fowler

c)

Siapkan rujukan ke hemodinamik

d)

Berikan aspirin sesuai instruksi dokter

e)

Berikan posisi yang nyaman

12.

Pasien post operasi abdomen mengalami RR 28x/menit, SPO2 88%, tampak gelisah dan sesak napas. Apa intervensi pertama yang harus dilakukan?

a)

Posisikan semifowler

b)

Berikan bronkodilator

c)

Kolaborasi pemberian antibiotik

d)

Auskultasi bunyi napas

e)

Berikan relaksasi nafas dalam

13.

Pasien post operasi hemikolektomi mengalami distensi abdomen dan belum flatus >24 jam. Tindakan prioritas?

a)

Pemberian enema

b)

Pemeriksaan bunyi usus

c)

Kompres abdomen

d)

Kolaborasi pemeriksaan radiologi

e)

Pemeriksaan fisik abdomen

14.

Pasien post op 2 hari mengeluh nyeri di luka operasi. Tampak kemerahan, hangat dan keluar cairan. Apa tindakan keperawatan utama?

a)

Kolaborasi antibiotik

b)

Berikan analgetik

c)

Lakukan balutan steril

d)

Edukasi pasien perawatan luka

e)

Berikan relaksasi nafas dalam

15.

Pasien DM tipe 2 mengalami hipoglikemia (GDS 60 mg/dL). Pasien sadar dan bisa menelan. Apa tindakan pertama?

a)

Berikan insulin sesuai jadwal

b)

Berikan jus manis

c)

Infus dextrose 40%

d)

Kolaborasi dengan dokter pemberian metformin

e)

Berikan air putih

16.

Pasien laki-laki 40 tahun dengan DKA (Diabetic Ketoacidosis) datang dengan napas cepat dan dalam (Kussmaul), lemah, dan muntah. GDS: 460 mg/dL, pH darah: 7.15.

Apa prioritas keperawatan pada pasien ini?

a)

Memantau tanda-tanda hipoglikemia

b)

Memasang infus dan memberikan cairan sesuai kebutuhan

c)

Memberikan diet diabetes

d)

Menyiapkan pasien untuk pemeriksaan laboratorium

e)

Mengajarkan teknik insulin mandiri

17.

Pasien dengan luka bakar 30% TBSA (Total Body Surface Area) mengeluh haus dan lemas. Tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 120 x/menit, urin <30 ml/jam.

Apa fokus utama dalam asuhan keperawatan fase awal luka bakar?

a)

Pencegahan infeksi

b)

Penurunan nyeri

c)

Pemberian antibiotik

d)

Resusitasi cairan

e)

Evaluasi status psikososial

18.

Pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) mengalami sesak napas, batuk berdahak kronis, dan tampak penggunaan otot bantu napas. Saturasi O₂: 87%.

Apa intervensi yang paling tepat?

a)

Memberikan oksigen 10 liter/menit

b)

Mengajarkan teknik pursed lip breathing

c)

Menyarankan pasien tirah baring total

d)

Memberikan diet tinggi serat

e)

Mengajarkan teknik batuk efektif

19.

Pasien laki-laki 65 tahun dirawat dengan stroke hemoragik. Hasil observasi: GCS 10, tekanan darah 190/100 mmHg, tidak bisa menggerakkan ekstremitas kanan.

Apa masalah utama keperawatan?

a)

Ketidakseimbangan nutrisi

b)

Gangguan mobilitas fisik

c)

Risiko aspirasi

d)

Risiko perfusi jaringan otak tidak efektif

e)

Ansietas

20.

Seorang pasien pre operasi apendiktomi mengalami ansietas karena takut terhadap prosedur pembedahan.

Apa intervensi keperawatan prioritas?

a)

Memberi sedasi sesuai instruksi

b)

Menjelaskan manfaat dan risiko operasi secara detail

c)

Mengalihkan perhatian pasien

d)

Mengajarkan teknik relaksasi nafas dalam

e)

Meminta keluarga menjelaskan kepada pasien

21.

Laki-laki, 58 tahun dirawat di ruang ICCU dengan keluhan nyeri dada seperti tertindih sejak 1 jam yang lalu. Nyeri menjalar ke lengan kiri dan rahang. Hasil pengkajian: TD 150/90 mmHg, Nadi 112x/menit, RR 26x/menit, SpO₂ 90%. Hasil EKG menunjukkan elevasi segmen ST. Apa tindakan keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Mengajarkan teknik relaksasi napas dalam

b)

Membatasi aktivitas pasien total

c)

Memberikan oksigen sesuai indikasi

d)

Memantau intake dan output cairan

22.

Seorang perempuan usia 65 tahun dirawat dengan diagnosis gagal jantung kongestif. Pasien mengeluh sesak napas saat beraktivitas ringan. Hasil pemeriksaan didapatkan edema tungkai +2, RR 28x/menit, TD 140/90 mmHg, Nadi 104x/menit, dan terdapat ronki basah di kedua lapang paru. Apakah intervensi keperawatan yang paling tepat dilakukan?

a)

Memberikan cairan oral 2500 mL/hari

b)

Menganjurkan tirah baring total

c)

Memposisikan pasien semi fowler

d)

Melatih ambulasi dini

23.

Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan berdebar-debar sejak 2 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan menunjukkan TD 100/70 mmHg, Nadi 150x/menit tidak teratur, RR 24x/menit. Hasil EKG menunjukkan atrial fibrilasi. Pasien tampak cemas dan lemah. Apakah masalah keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Gangguan pola tidur

b)

Nyeri akut

c)

Intoleransi aktivitas

d)

Penurunan curah jantung

24.

Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan berdebar-debar sejak 2 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan menunjukkan TD 100/70 mmHg, Nadi 150x/menit tidak teratur, RR 24x/menit. Hasil EKG menunjukkan atrial fibrilasi. Pasien tampak cemas dan lemah. Apakah masalah keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Gangguan pola tidur

b)

Nyeri akut

c)

Intoleransi aktivitas

d)

Penurunan curah jantung

25.

Seorang laki-laki usia 60 tahun dirawat di ruang ICCU dengan keluhan nyeri dada menjalar ke lengan kiri sejak 30 menit yang lalu. Hasil pengkajian didapatkan TD 160/100 mmHg, Nadi 110x/menit, RR 28x/menit, SpO₂ 89%. Hasil EKG menunjukkan elevasi segmen ST. Apakah tindakan keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Memberikan kompres hangat

b)

Mengajarkan teknik distraksi

c)

Memberikan oksigen sesuai program terapi

d)

Mengatur diet rendah garam

26.

Seorang perempuan usia 68 tahun dirawat dengan gagal jantung kongestif. Pasien mengeluh sesak napas saat berbaring. Hasil pemeriksaan didapatkan RR 30x/menit, edema tungkai +2, ronki basah bilateral, dan SpO₂ 91%. Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat dilakukan?

a)

Memberikan cairan oral sebanyak 3000 mL/hari

b)

Memposisikan pasien semi fowler

c)

Menganjurkan aktivitas berat

d)

Memberikan diet tinggi natrium

27.

Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke IGD dengan keluhan berdebar-debar dan lemas. Hasil pemeriksaan didapatkan Nadi 148x/menit tidak teratur, TD 100/70 mmHg, RR 24x/menit. EKG menunjukkan atrial fibrilasi. Apakah diagnosis keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Intoleransi aktivitas

b)

Ansietas

c)

Penurunan curah jantung

d)

Gangguan pola tidur

28.

Seorang laki-laki usia 55 tahun dirawat dengan hipertensi. Hasil pengkajian didapatkan TD 180/100 mmHg, sakit kepala, dan wajah tampak tegang. Pasien mengatakan sering lupa minum obat antihipertensi. Apakah intervensi keperawatan yang paling tepat?

a)

Membatasi interaksi pasien

b)

Mengedukasi kepatuhan minum obat

c)

Menganjurkan aktivitas berat

d)

Memberikan diet tinggi lemak

29.

Seorang perempuan usia 45 tahun dirawat pasca pemasangan kateterisasi jantung melalui arteri femoralis. Hasil pengkajian didapatkan balutan bersih, TD 130/80 mmHg, Nadi 88x/menit, dan pasien mengatakan ingin segera duduk. Apakah tindakan keperawatan yang tepat?

a)

Membantu pasien berjalan ke kamar mandi

b)

Mengizinkan pasien duduk tegak

c)

Menganjurkan tirah baring sesuai program

d)

Melepaskan balutan femoral

30.

Seorang perempuan usia 30 tahun datang ke IGD dengan serangan asma. Pasien tampak gelisah, RR 34x/menit, terdengar wheezing, dan SpO₂ 89%. Apakah tindakan keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Memberikan makanan tinggi protein

b)

Memberikan posisi tripod

c)

Menganjurkan pasien banyak bicara

d)

Memberikan kompres hangat

31.

Seorang laki-laki usia 45 tahun dirawat dengan tuberkulosis paru. Pasien mengalami batuk berdahak lebih dari 3 minggu dan penurunan berat badan. Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat untuk mencegah penularan?

a)

Menempatkan pasien di ruang tekanan negatif

b)

Memberikan diet tinggi serat

c)

Membatasi cairan pasien

d)

Melakukan mobilisasi dini

32.

Seorang laki-laki usia 50 tahun dirawat dengan efusi pleura. Hasil pemeriksaan didapatkan sesak napas, RR 30x/menit, suara napas menurun pada hemitoraks kanan, dan hasil foto thoraks menunjukkan penumpukan cairan pleura. Apakah masalah keperawatan prioritas pada pasien?

a)

Gangguan citra tubuh

b)

Risiko infeksi

c)

Bersihan jalan napas tidak efektif

d)

Gangguan pertukaran gas

33.

Seorang perempuan usia 40 tahun pasca operasi abdomen mengeluh sulit mengeluarkan dahak. Hasil pemeriksaan terdengar ronki dan batuk lemah. Apakah intervensi keperawatan yang paling tepat?

a)

Membatasi cairan pasien

b)

Memberikan posisi trendelenburg

c)

Mengajarkan teknik batuk efektif

d)

Mengurangi aktivitas pasien

34.

Seorang laki-laki usia 70 tahun dirawat dengan pneumonia. Hasil pemeriksaan menunjukkan suhu 39°C, RR 30x/menit, SpO₂ 90%, dan sputum purulen. Apakah tindakan keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Memberikan latihan ambulasi

b)

Memantau status oksigenasi

c)

Mengurangi asupan cairan

d)

Membatasi komunikasi pasien

35.

Seorang laki-laki usia 35 tahun mengalami trauma dada akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pemeriksaan menunjukkan sesak berat, deviasi trakea, suara napas menurun unilateral, dan sianosis. Apakah tindakan kolaboratif prioritas pada pasien?

a)

Pemberian antibiotik

b)

Pemasangan chest tube

c)

Latihan napas dalam

d)

Pembatasan cairan Pemberian nutrisi enteral

36.

Laki-laki usia 56 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosis Diabetes Mellitus tipe 2. Pasien mengeluh lemas, sering haus, dan sering berkemih. Hasil pemeriksaan didapatkan GDS 420 mg/dL, mukosa mulut kering, TD 100/70 mmHg, Nadi 110x/menit, RR 26x/menit. Apakah tindakan keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Membatasi aktivitas pasien

b)

Memantau tanda-tanda dehidrasi

c)

Memberikan diet tinggi kalori

d)

Mengajarkan senam kaki diabetik

37.

Seorang perempuan usia 40 tahun dirawat pasca tiroidektomi subtotal. Pasien mengeluh kesemutan pada bibir dan ujung jari. Hasil pemeriksaan didapatkan tanda Chvostek positif dan spasme otot. Apakah komplikasi yang sedang dialami pasien?

a)

Hiperglikemia

b)

Hipokalemia

c)

Hipokalsemia

d)

Hipernatremia

38.

Seorang laki-laki usia 23 tahun dibawa ke IGD dalam keadaan penurunan kesadaran. Keluarga mengatakan pasien memiliki riwayat Diabetes Mellitus tipe 1 dan belum makan sejak pagi setelah menyuntik insulin. Hasil pemeriksaan didapatkan GDS 48 mg/dL, kulit dingin, berkeringat, dan tremor. Apakah tindakan keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Memberikan insulin kerja cepat

b)

Memberikan cairan rendah gula

c)

Memberikan glukosa sesuai indikasi

d)

Mengajarkan diet diabetes

39.

Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat dengan diagnosis hipertiroidisme. Pasien tampak gelisah, mengalami penurunan berat badan, tremor, dan intoleransi panas. Hasil pemeriksaan didapatkan Nadi 124x/menit dan TD 150/90 mmHg. Apakah masalah keperawatan prioritas pada pasien?

a)

Gangguan citra tubuh

b)

Intoleransi aktivitas

c)

Risiko infeksi

d)

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

40.

Seorang laki-laki usia 48 tahun dirawat dengan ulkus diabetikum pada kaki kanan. Luka tampak berwarna kehitaman dengan jaringan nekrotik dan berbau. Pasien mengatakan sering tidak menggunakan alas kaki saat berjalan. Apakah edukasi prioritas yang harus diberikan perawat?

a)

Mengurangi konsumsi protein

b)

Menghindari olahraga

c)

Melakukan perawatan kaki diabetik secara rutin

d)

Membatasi aktivitas sosial

41.

Seorang laki-laki usia 30 tahun dengan hemofilia mengalami perdarahan lutut setelah terjatuh saat bermain. Lutut tampak bengkak, nyeri, dan sulit digerakkan. Intervensi keperawatan awal yang paling tepat adalah

a)

Melakukan latihan ROM aktif

b)

Memberikan kompres hangat

c)

Memasang balutan ketat pada sendi

d)

Mengistirahatkan dan mengompres dingin area cedera

42.

Seorang laki-laki usia 24 tahun dengan leukemia limfoblastik akut sedang menjalani kemoterapi. Pasien mengeluh nyeri mulut dan sulit menelan. Saat pemeriksaan ditemukan stomatitis dan ulkus pada mukosa oral. Intervensi keperawatan yang paling tepat dilakukan adalah

a)

Menganjurkan menyikat gigi menggunakan sikat keras

b)

Memberikan makanan asam untuk meningkatkan nafsu makan

c)

Membersihkan mulut menggunakan cairan non alkohol

d)

Membatasi asupan cairan pasien

43.

Seorang pasien pasca operasi appendiktomi hari pertama mengeluh nyeri skala 7/10 pada area insisi. TD 130/80 mmHg, Nadi 104x/menit, RR 24x/menit. Pasien tampak meringis dan menolak mobilisasi. Tindakan keperawatan mandiri yang paling tepat dilakukan adalah

a)

Memberikan analgesik sesuai advis

b)

Mengompres hangat area operasi

c)

Mengajarkan teknik distraksi dan relaksasi

d)

Menganjurkan tirah baring total

44.

Seorang laki-laki usia 62 tahun dirawat di ruang ICCU dengan diagnosis Acute Myocardial Infarction (AMI). Pasien mengeluh nyeri dada menjalar ke lengan kiri sejak 2 jam lalu. Hasil pengkajian: TD 90/60 mmHg, Nadi 118x/menit, RR 28x/menit, SpO₂ 91%, kulit dingin dan lembab, CRT >3 detik. Monitor EKG menunjukkan elevasi segmen ST. Apakah tindakan keperawatan prioritas yang paling tepat?

a)

Mengajarkan teknik relaksasi napas dalam

b)

Memberikan posisi semifowler

c)

Memantau intake dan output cairan

d)

Memberikan oksigen sesuai program terapi

45.

Seorang perempuan usia 45 tahun dirawat dengan Diabetes Mellitus tipe 2. Pasien tampak lemah, mukosa kering, napas Kussmaul, GDS 480 mg/dL, pH 7,20, keton urine positif. Pasien mengeluh mual dan nyeri perut. Masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut adalah

a)

Intoleransi aktivitas

b)

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

c)

Risiko ketidakstabilan kadar glukosa darah

d)

Defisit volume cairan

46.

Seorang laki-laki usia 62 tahun dirawat di ruang ICCU dengan diagnosis Acute Myocardial Infarction (AMI). Pasien mengeluh nyeri dada menjalar ke lengan kiri sejak 2 jam lalu. Hasil pengkajian: TD 90/60 mmHg, Nadi 118x/menit, RR 28x/menit, SpO₂ 91%, kulit dingin dan lembab, CRT >3 detik. Monitor EKG menunjukkan elevasi segmen ST. Apakah tindakan keperawatan prioritas yang paling tepat?

a)

Mengajarkan teknik relaksasi napas dalam

b)

Memberikan posisi semifowler

c)

Memantau intake dan output cairan

d)

Memberikan oksigen sesuai program terapi

47.

Seorang laki-laki usia 32 tahun dirawat di ruang jantung dengan keluhan mudah lelah, sesak napas saat aktivitas ringan, dan nyeri dada sejak 5 hari terakhir. Pasien mengatakan sebelumnya mengalami infeksi saluran pernapasan atas disertai demam tinggi sekitar 2 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg, Nadi 124x/menit, RR 28x/menit, suhu 38°C, SpO₂ 92%, bunyi jantung S3 terdengar, dan hasil EKG menunjukkan sinus takikardi. Ekokardiografi menunjukkan penurunan kontraktilitas miokard. Dokter menegakkan diagnosis miokarditis. Apa masalah keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Gangguan pola tidur

b)

Risiko infeksi

c)

Penurunan curah jantung

d)

Intoleransi aktivitas

48.

Seorang laki-laki usia 42 tahun dirawat di ruang isolasi dengan tuberkulosis paru aktif. Saat dilakukan observasi, keluarga pasien masuk ruangan tanpa menggunakan masker dan tidak memahami cara penularan penyakit. Apa tindakan pelayanan kesehatan yang paling tepat dilakukan perawat?

a)

Membiarkan keluarga tetap berada di ruangan tanpa edukasi

b)

Membatasi seluruh kunjungan keluarga

c)

Memberikan edukasi mengenai pencegahan penularan TB

d)

Mengurangi ventilasi ruangan pasien

49.

Seorang perempuan usia 60 tahun dirawat pasca stroke non hemoragik dengan kelemahan ekstremitas kanan. Keluarga mengatakan pasien akan dipulangkan besok, tetapi mereka belum mengetahui cara membantu latihan mobilisasi dan pencegahan dekubitus di rumah. Apa tindakan keperawatan yang paling tepat sebelum pasien pulang?

a)

Mengurangi keterlibatan keluarga dalam perawatan

b)

Menyerahkan seluruh perawatan kepada fisioterapis

c)

Memberikan discharge planning dan edukasi perawatan di rumah

d)

Menunda kepulangan pasien tanpa alasan medis

50.

Seorang laki-laki usia 50 tahun dirawat di ruang hemodialisa dengan gagal ginjal kronik stadium akhir. Pasien tampak sering terlambat menjalani hemodialisa karena keterbatasan transportasi dari rumah ke rumah sakit. Pasien juga mengatakan mulai merasa putus asa dengan kondisinya. Apa bentuk pelayanan kesehatan kolaboratif yang paling tepat dilakukan perawat?

a)

Membatasi frekuensi hemodialisa pasien

b)

Mengabaikan masalah transportasi pasien

c)

Berkolaborasi dengan tim kesehatan dan keluarga untuk dukungan perawatan berkelanjutan

d)

Mengurangi komunikasi terapeutik