wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Pembekalan UKOM Kebidanan

Total questions: 63

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Seorang bidan melakukan kunjungan rumah pada ibu hamil, umur 24 tahun G1P0A0 usia kehamilan 10 minggu dengan keluhan mual muntah di pagi hari sejak 1 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N, 88 x/menit, S 36,5 °C, P 20 x/menit, TFU belum teraba, HCG urin test (+). Anjuran apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Makan sering dengan porsi kecil

b)

Menghindari makanan yang terasa pedas

c)

Menganjurkan makanan tinggi karbohidrat

d)

Mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin C

e)

Meningkatkan frekuensi makan makanan berlemak

2.

Seorang perempuan umur 25 tahun, datang ke PMB dengan keluhan utama nyeri perut bagian bawah sejak semalam. Hasil anamnesis ibu mengatakan ada sedikit darah keluar dari kemaluan, tidak haid selama 3 bulan. Hasil pemeriksaan: KU lemah, TD 120/80 mmHg, N 110x/menit, P 28 x/menit, S 36,6 °C, conjungtiva anemis, nyeri tekan perut bagian bawah, pp test (+), cavum douglasi ada tekanan. Rencana asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Minta keluarga untuk mencari tempat rujukan

b)

Berikan penjelasan hasil pemeriksaan

c)

Lakukan stabilisasi dan pantau TTV

d)

Lakukan kolaborasi dokter Sp.OG

e)

Rujuk ke fasilitas tersier

3.

Seorang perempuan, 30 tahun, G2P1A0, hamil 34 minggu, datang ke puskesmas mengeluh keluar gumpalan darah dari jalan lahir sejak 1 jam yang lalu. Hasil anamnesis: terasa nyeri pada abdomen, gerakan janin dirasakan berkurang. Hasil pemeriksaan: TD 100/60 mmHg, N 100 x/menit, P 24 x/menit, TFU 34 cm, DJJ (+) kurang jelas, palpasi sulit dilakukan, ekstemitas bawah oedema, tampak bercak darah berwarna bergumpal berwarna hitam. Asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Pemasangan infus

b)

Pemeriksaan USG

c)

Bedrest di puskesmas

d)

Rujuk ke rumah sakit

e)

Kolaborasi dengan dokter

4.

Seorang Perempuan usia 25 tahun, G1P0A0, hamil UK 35 minggu datang ke PMB dengan keluhan utama janin tidak bergerak sejak 1 hari lalu. Hasil anamnesis: ibu sibuk dalam 1 minggu terakhir dan kelelahan. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/60 mmHg, N 89 x/menit, P 23 x/menit, S 36,6 °C, TFU 30 cm, DJJ 185x/menit tidak teratur, kontraksi lemah. Setelah memasang oksigen, bidan hendak melakukan rujukan pada ibu. Langkah awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Inform choice

b)

Inform consent

c)

Meminta ibu untuk tenang

d)

Menelepon tempat rujukan

e)

Memastikan keluarga menerima

5.

Seorang perempuan umur 25 tahun, datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan utama nyeri perut bagian bawah sejak semalam. Hasil anamnesis ibu mengatakan ada sedikit darah keluar dari kemaluan. Hasil pemeriksaan: KU lemah, TD 90/60 mmHg, N 110x/menit, P 28 x/menit, S 36,6 °C, conjungtiva anemis, nyeri tekan perut bagian bawah, pp test (+), cavum douglasi ada

4 lines
6.

Langkah selanjutnya manakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Persiapan laparotomy

b)

Tenangkan psikologi ibu

c)

Rujuk ke RS yang lebih besar

d)

Informasikan hasil pemeriksaan

e)

Lakukan kolaborasi dokter Sp.OG

7.

Asuhan apakah yang tepat dilakukan pada kasus diatas?

a)

Terapi obat-obatan

b)

Pendkes tirah baring

c)

Merujuk ke rumah sakit

d)

Memberitahu hasil pemeriksaan

e)

Kolaborasi dengan dokter puskesmas

8.

Asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Pemasangan infus

b)

Pemeriksaan USG

c)

Bedrest di puskesmas

d)

Rujuk ke rumah sakit

e)

Kolaborasi dengan dokter

9.

Tindakan awal apakah yang tepat dilakukan pada kasus diatas?

a)

Pasang infus RL

b)

Induksi oksitosin

c)

Berikan injeksi metergin

d)

Lakukan pemeriksaan bimanual

e)

Lakukan pemeriksaan inspekulo

10.

Komponen kompetensi tindakan apakah yang dilakukan bidan pada kasus tersebut?

a)

Kesediaan mawas diri

b)

Belajar sepanjang hayat

c)

Menjaga profesionalisme

d)

Mengikuti perkembangan IPTEK

e)

Mempelajari berbasis evidence based

11.

Fokus promotif apakah yang diberikan pada asuhan kebidanan pada kasus tersebut?

a)

P4K

b)

Anemia kehamilan

c)

Tanda bahaya TM III

d)

Kelengkapan persalin

12.

Fokus promotif apakah yang diberikan pada asuhan kebidanan pada kasus tersebut?

a)

P4K

b)

Anemia kehamilan

c)

Tanda bahaya TM III

d)

Kelengkapan persalinan

e)

Keluhan sering kencing

13.

Anjuran apakah yang perlu diberikan pada kasus tersebut?

a)

Minum air dingin setiap hari

b)

Menambah istirahat malam

c)

Makan makanan berserat

d)

Mengkonsumsi pencahar

e)

Melakukan senam hamil

14.

Apakah langkah awal sesuai kasus tersebut?

a)

Memberikan suntikan luminal 100 mg

b)

Memberikan suntikan valium 20 mg

c)

Memasang infus NaCL 0,9 %

d)

Pasang O2 4-6 liter /menit

e)

Memberikan MgSO4

15.

Kapankah waktu kunjungan ulang yang tepat?

a)

1 minggu lagi

b)

2 minggu lagi

c)

1 bulan lagi

d)

2 bulan lagi

e)

3 minggu lagi

16.

Dimanakah terdapat dalam standar asuhan kehamilan yang mana?

a)

Identifikasi ibu hamil

b)

Palpasi abdominal

c)

Pemeriksaan dan pemantauan antenatal

d)

Persiapan persalinan

e)

Pemeriksaan penunjang

17.

Apakah nama tanda pada pernyataan diatas?

a)

Hegar

b)

Piscaseck

c)

Goodell

d)

Chadwick

e)

Ballotemen

18.

Apakah tindakan yang harus segera dilakukan?

a)

Pantau kondisi janin

b)

Tunggu persalinan normal

c)

KIE tentang tanda-tanda persalinan

d)

Rujuk

e)

Lakukan pemeriksaan dalam

19.

Apakah pemeriksaan penunjang yang diperlukan?

a)

HB

b)

GDA

c)

Reduksi urine

d)

Protein urine

e)

Reflek patella

20.

Salah satu dari mereka mengatakan melakukan h

4 lines
21.

Seorang bidan sedang memberikan pendidikan kesehatan pada sekelompok ibu hamil trimester I tentang konsepsi. Salah satu dari mereka mengatakan melakukan hubungan seksual 8 hari yang lalu dan setelah diperiksa urinnya ternyata (+) hamil. Saat ini dia mengeluarkan flek sedikit. Hormon apakah yang berperan dalam hasil positif pada ibu?

a)

HCG

b)

HCL

c)

Gonadotropin

d)

GnRH

e)

Estrogen

22.

Seorang perempuan, berumur 35 tahun, G2P1A0 hamil 36 minggu datang ke klinik, dengan keluhan kaki bengkak pada sore hari. Riwayat tidak pernah mengalami sakit kepala hebat. Hasil pemeriksaan fisik TD:110/80 mmHg, N:90x/mnt,P 24x/mnt dan S: 37 °C, TFU 33 cm, puki, preskep, DJJ 136x/mnt. Pendidikan kesehatan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Body mekanik

b)

Melakukan senam hamil setiap hari

c)

Gizi dalam kehamilan

d)

Ketidaknyamanan kehamilan

e)

Diet dalam kehamilan

23.

Seorang perempuan umur 24 tahun umur kehamilan 3 bulan datang ke rumah bersalin, mengeluh nyeri hebat di daerah perut. Hasil pemeriksaan keadaan umum pucat TD: 90/70 mmHg, N : 92 x/mnt, R : 20 x/mnt, S : 35,5 °C, ditemukan nyeri tekan pada daerah perut bagian bawah dan perdarahan pervaginam aktif. diagnosa apakah yang dapat ditegakkan pada kasus tersebut?

a)

KET

b)

Abortus

c)

Blighted ovum

d)

Mola hidatidosa

e)

Death conseptus

24.

Seorang perempuan berusia 32 tahun G3P2A0 hamil 28 minggu datang ke Puskesmas dengan keluhan mengeluarkan cairan dari jalan lahir dan berbau khas 8 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/mnt, P 20 x/mnt, S 37, 9 °C, TFU 3 jari dibawah PX, puka, preskep, konvergen. DJJ : 136 x/menit. Inspekulo terdapat cairan jernih di forniks posterior. Pemeriksaan apakah yang diperlukan pada kasus tersebut?

a)

HbsAg

b)

Tes ELISA

c)

Tes nitrazin

d)

Protein urine

e)

Reduksi urin

25.

Seorang perempuan berumur 28 tahun G2P0A0 hamil 16 minggu, datang ke klinik pratama dengan keluhan gusi berdarah setiap makan. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 100/70 mmHg, N 84x/menit, S 36,5 °C, P 20x/menit, TFU 3 jari dibawah pusat. Diagnosis apa yang mungkin dialami pada kasus tersebut?

a)

Ginggivitis

b)

Epulis

c)

Salivitis

d)

Nefrosis

e)

Stomatitis

26.

Seorang perempuan berumur 22 tahun, GIP0A0, hamil 24 minggu datang ke klinik pratama dengan keluhan nyeri punggung. Hasil anamnesis ibu mengatakan ada sesuatu yang bergerak dalam perutnya dan masih merasa mual, Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 84x/menit, S 37,5 °C, P 22x/menit, perut membuncit, TFU setinggi pusat, DJJ 140 x/menit. Tanda pasti dari soal tersebut adalah?

a)

Mual

b)

TFU setinggi pusat

c)

Sakit punggung

d)

Perut membesar

e)

Terasa gerakan janin

27.

Seorang perempuan, berumur 28 tahun, G1P0A0, hamil 38 minggu datang ke klinik mandiri dengan keluhan sering bermimpi melahirkan. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/70 mmHg, N 84x/menit, S 37,5 °C, P 22x/menit janin tunggal, hidup, intra uteri, preskep, puki, divergen

4 lines
28.

Adaptasi psikologis apakah yang terjadi pada kasus tersebut?

a)

Perubahan citra tubuh

b)

Ambivalen terhadap kehamilan

c)

Merasa nyaman dengan kehamilan

d)

Kecemasan menghadapi proses persalinan

e)

Respon emosional terhadap kehamilan

29.

Kepada siapakah bidan melakukan pendekatan terkait dengan perannya pada kasus tersebut?

a)

Tokoh masyarakat

b)

Langsung kepada paraji

c)

Langsung ke masyarakat

d)

Dengan ibu-ibu pengajian

e)

Pendekatan dengan bidan koordinator

30.

Alasan apakah yang paling tepat untuk merujuk pada kasus tersebut?

a)

Usia ibu

b)

Masa gestasi

c)

Belum inpartu

d)

His belum adekuat

e)

Penurunan kepala 5/5

31.

Informasi tentang apakah yang paling awal diberikan pada kasus tersebut?

a)

Teknik relaksasi

b)

Posisi persalinan

c)

Hasil pemeriksaan

d)

Dukungan keluarga

e)

Rencana persalinan

32.

Tindakan apakah yang paling tepat sesuai kasus tersebut?

a)

Lakukan rujukan

b)

Monitor kontraksi dan DJJ

c)

Pasang infus, ibu dipuasakan

d)

Rawat pasien sebelum inpartu

e)

Lanjutkan memimpin persalinan

33.

Evaluasi asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Penurunan kepala

b)

T

34.

Bidan telah memberikan asuhan pada kala I. Evaluasi asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Penurunan kepala

b)

Tercukupi nutrisi ibu

c)

Kemajuan persalinan

d)

Efektivitas asuhan pada ibu

e)

Kesiapan ibu menghadapi kala II

35.

Seorang perempuan umur 21 tahun, G1P0A0, hamil UK 40 minggu datang ke di klinik bersalin dengan keluhan mulas tidak tertahankan. Masalah etik apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Privasi ibu

b)

Hargai diri ibu

c)

Kenyamanan ibu

d)

Kepercayaan ibu

e)

Lingkungan klinik

36.

Seorang perempuan umur 21 tahun G1P0 A0 hamil 39 minggu dalam persalinan kala II di PMB. Hasil pemeriksaan : TD 110/70 mmHg, N 78x/menit, P 23 x/menit, S 37 °C, pembukaan lengkap, penurunan kepala di H III+, DJJ 120x/menit. Bidan sudah memimpin persalinan selama 2 jam namun janin belum lahir. Rencana asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Rujuk ibu

b)

Berikan nutrisi ibu

c)

Lakukan miring kiri

d)

Berikan dukungan sosial

e)

Ibu istirahat terlebih dahulu

37.

Seorang perempuan umur 23 tahun, G1P0A0, hamil UK 39 minggu datang ke PMB dengan keluhan keluar cairan dari kemaluan. Hasil anamnesis: Ibu belum merasakan mulas. Hasil pemeriksaan: Ku baik, TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, P 21 x/menit, S 37 °C, TFU 34 cm, presentasi kepala, DJJ 145x/menit, penurunan 2/5, kontraksi lembek, pembukaan 0 cm, kertas lakmus merah berubah jadi biru. Asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Berikan antibiotik

b)

Rujuk pasien ke RS

c)

Lakukan induksi persalinan

d)

Lakukan pemantauan kala I

e)

Kolaborasi dengan dokter Sp.OG

38.

Seorang perempuan, umur 26 tahun, G2P1A0, hamil 4 bulan datang ke PMB, dengan keluhan keluar darah dari jalan lahir disertai sakit pada perut bagian bawah. Hasil anamnesis: darah merah keluar sejak 2 jam lalu sebanyak 1 pembalut penuh. Hasil pemeriksaan: KU lemah, TD 90/50 mmHg, N 96x/menit, P 21 x/menit, Palpasi: TFU pertengahan pusat-simpisis, DJJ tidak ditemukan, Hb 11 gr%. Pemeriksaan dalam terdapat pembukaan serviks dan teraba ketuban. Bidan segera melakukan pemasangan infus. Tindakan apakah selanjutnya yang dilakukan saat merujuk?

a)

Membaringkan ibu miring kiri

b)

Meminta keluarga untuk turut serta

c)

Mendampingi ibu ke tempat rujukan

d)

Memeriksa tanda vital setiap 15 menit

e)

Memperkirakan jumlah kehilangan darah

39.

Seorang perempuan, umur 33 tahun, G4P2A1, usia kehamilan 33 minggu, datang ke Puskesmas PONED diantar suami dalam keadaan kejang, muka sembab, kaki edema. Tim PONED bekerja cepat: satu petugas mempertahankan jalan napas, satu lagi melakukan regimen MgSO4, satu lagi melakukan katerisasi dan pemeriksaan yang terfokus. Hasil pemeriksaan: pembukaan 9 cm, portio tipis, ketuban utuh, penurunan kepala di hodge III, UUK kanan depan, protein urin

4 lines
40.

Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Menstabilkan pasien

b)

Memecahkan ketuban

c)

Memeriksa refleks patella

d)

Kolaborasi untuk vakum ekstraksi

e)

Merujuk pasien ke rumah sakit sesegera mungkin

41.

Penatalaksanaan apakah yang tepat sesuai dengan kasus?

a)

Rujuk

b)

Induksi

c)

Pimpin mengedan

d)

Lakukan episiotomi

e)

Peringan kala II dengan vakum ekstraksi

42.

Apakah tindakan yang tepat dilakukan bidan?

a)

Melakukan rujukan

b)

Melakukan episiotomi medio lateralis

c)

Menganjurkan ibu berbaring miring ke kiri

d)

Menganjurkan ibu melakukan posisi jongkok

e)

Memberikan injeksi oksitosin 10 IU secara IM

43.

Apakah tehnik yang dapat digunakan dalam menolong partus tersebut?

a)

Fowler

b)

Semi Fowler

c)

Dorsal recumbent

d)

Tendelenburg

e)

Mc Robert

44.

Dimanakah penurunan kepala bayi tersebut?

a)

Belum masuk PAP

b)

Tepi atas symfisis

c)

Tepi bawah symfisis

d)

Spina ischiadika

e)

Os cocygis

45.

Apakah tindakan yang tepat dilakukan bidan?

4 lines
46.

Risiko apakah yang dapat terjadi pada saat proses persalinan sesuai kasus tersebut?

a)

Atonia Uteri

b)

Distosia bahu

c)

Inertia uteri primer

d)

Inertia uteri sekunder

e)

Disproporsi kepala panggul

47.

Asuhan non farmakologis apakah yang tepat sesuai dengan evidence based?

a)

Menghadirkan pendamping persalinan

b)

Menganjurkan untuk memilih posisi persalinan

c)

Melakukan endorpin massage dan teknik relaksasi

d)

Deteksi kondisi yang memerlukan persalinan di RS

e)

Menganjurkan ibu untuk cukup minum selama kala I persalinan

48.

Bagaimanakah manuver tangan penolong yang tepat?

a)

Tangan kanan menahan perineum dan tangan kiri berada di vertex

b)

Tangan kiri menahan perineum dan tangan kanan berada di vertex

c)

Tangan kanan menahan perineum dan tangan kiri berada di fundus

d)

Tangan kiri menahan perineum dan tangan kanan berada di fundus

e)

Tangan kanan menahan perineum dan tangan kiri diatas sympisis pubis

49.

Tindakan apakah yang dilakukan bidan selanjutnya?

a)

VT memastikan pembukaan lengkap

b)

Menyiapkan alat dan diri

c)

Menganjurkan makan & minum

d)

Memasang handuk

e)

Menganjurkan jalan-jalan

50.

Bagaimanakah fisiologi pada kasus diatas?

a)

Berat Plasenta

b)

Adanya rangsangan dari luar

c)

Adanya dorongan untuk meneran

d)

Adanya penekanan pada fundus uteri

e)

Adanya pengurangan tempat implantasi

51.

Apakah penyebab perdarahan pada kasus diatas?

a)

Atonia Uteri

b)

Hipotoni uteri

c)

Robekan jalan lahir

d)

Retensio sisa placenta

e)

Ruptur Uteri

52.

Teknik pertolongan persalinan apakah yang dilakukan oleh bidan?

a)

Brach

b)

Moricew

c)

Mc robert

d)

Klasik moriceo

e)

Muller

53.

Penyulit apakah yang bisa dialami oleh wanita tersebut?

a)

Partus lama

b)

Partus macet

c)

Distocia bahu

d)

Partus tak maju

e)

Fraktur klavikula

54.

Tindakan pertama apa yang harus segera dilakukan oleh bidan?

a)

Pasang infus RL guyur

b)

Massage uterus

c)

Kompresi bimanual interna

d)

Kompresi bimanual eksterna

e)

Kompresi aorta abdominalis

55.

Saran apakah yang tepat diberikan bidan pada kasus diatas?

a)

Yoga

b)

Senam hamil

c)

Senam kegel

d)

Senam aerobik

e)

Jalan-jalan pagi hari

56.

Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Menganjurkan sementara tidak menyusui

b)

Mengajarkan posisi menyusui

c)

Menganjurkan memerah ASI

d)

Memberi salep antibiotika

e)

Memberi obat anti nyeri

57.

Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

KBI/KBE

b)

Pasang infus

c)

Penuhi nutrisi

d)

Massage uterus

e)

Pemberian uterotonika

58.

Riwayat apakah yang perlu diperhatikan pada pasien ini?

4 lines
59.

Seorang perempuan, umur 22 tahun, P2A0, nifas 14 hari, datang ke RS dengan keluhan demam sejak dua hari yang lalu. Hasil anamnesis: riwayat melahirkan normal, payudara bengkak, tegang dan nyeri, bayi tidak mau menyusu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 100/70 mmHg, S 38,8 °C, N 92x/menit, P 22x/ menit, payudara keras, kemerahan dan nyeri saat palpasi. Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Kompres dingin

b)

Teruskan menyusui

c)

Beri parasetamol 500 mg

d)

Suntik antibiotika dosis rendah

e)

Gunakan penyangga payudara yang nyaman

60.

Seorang perempuan, umur 30 tahun nifas 2 minggu datang ke RS dengan keluhan demam tinggi sejak 3 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan TTV, TD 100/80 mmHg, N 84 x/ menit, S 39 °C, P 24 x / menit, pengeluaran ASI lancar, vena femoralis teraba tegang, keras dan sedikit panas, edema pada paha bagian atas. Bidan menganjurkan tirah baring. Penatalaksanaan lanjutan apakah yang tepat untuk tersebut?

a)

Hindari memakai kaos kaki

b)

Tidur posisi miring

c)

Kompres air dingin

d)

Konsumsi air putih

e)

Meninggikan kaki

61.

Seorang perempuan, umur 17 tahun nifas 7 hari yang lalu, lahir spontan, setelah pulang baik-baik saja. Sejak 2 hari yang lalu menjadi mudah menangis dan selalu jengkel bila bayinya mengalami kesulitan menetek. Ibu juga khawatir tidak mampu menjadi ibu yang baik dan merasa suaminya sudah tidak menyayanginya lagi. Asuhan apakah yang tepat sesuai kasus tersebut?

a)

Merujuk ke psikolog

b)

Membiarkan ibu menangis

c)

Mencari orang untuk merawat

d)

Menemani ibu sampai membaik

e)

Memindahkan bayi ke kamar lain terpisah dari ibu

62.

Seorang perempuan umur 20 tahun, P1A0 3 hari post partum datang ke PMB, pasien mengeluh nyeri pada puting susu. Riwayat persalinan spontan usia kehamilan 39 minggu, bayi laki-laki sehat, menyusu kuat. KU baik, CM, TD 100/60 mmHg, P 24 x/mnt, S 37 °C, N 78 x/mnt. Payudara membesar, puting susu lecet kemerahan, ASI keluar sedikit, TFU 3 jari bawah pusat, kontraksi baik, kandung kemih kosong, luka jahitan perenium tidak bengkak, pengeluaran pervaginam warna kemerahan. Bidan melakukan tindakan untuk mengatasi masalah putting susu pada kasus tersebut. Bagaimana tindakan pada pada kasus tersebut?

a)

Berikan antibiotik

b)

Oleskan antiseptik

c)

Berikan anti inflamasi

d)

Lakukan balut bebat pada payudara

e)

Oleskan kolostrum di sekitar puting susu

63.

Seorang perempuan, umur 35 tahun, P1A0 melahirkan 3 jam yang lalu di PONED, dengan keluhan keluar darah dari jalan lahir. Keluhan di sertai lemas, pandangan berkunang-kunang. Riwayat persalinan lahir dengan induksi persalinan, usia kehamilan 42 minggu, BBL 4000 gram. KU lemah, kesadaran apatis, TD 90/60 mmHg, N 92 x/men

4 lines