Font size
WorksheetsUjian Pembekalan UKOM Kebidanan
Total questions: 63
Worksheet time: 49mins
Seorang bidan melakukan kunjungan rumah pada ibu hamil, umur 24 tahun G1P0A0 usia kehamilan 10 minggu dengan keluhan mual muntah di pagi hari sejak 1 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N, 88 x/menit, S 36,5 °C, P 20 x/menit, TFU belum teraba, HCG urin test (+). Anjuran apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Makan sering dengan porsi kecil
Menghindari makanan yang terasa pedas
Menganjurkan makanan tinggi karbohidrat
Mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin C
Meningkatkan frekuensi makan makanan berlemak
Seorang perempuan umur 25 tahun, datang ke PMB dengan keluhan utama nyeri perut bagian bawah sejak semalam. Hasil anamnesis ibu mengatakan ada sedikit darah keluar dari kemaluan, tidak haid selama 3 bulan. Hasil pemeriksaan: KU lemah, TD 120/80 mmHg, N 110x/menit, P 28 x/menit, S 36,6 °C, conjungtiva anemis, nyeri tekan perut bagian bawah, pp test (+), cavum douglasi ada tekanan. Rencana asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Minta keluarga untuk mencari tempat rujukan
Berikan penjelasan hasil pemeriksaan
Lakukan stabilisasi dan pantau TTV
Lakukan kolaborasi dokter Sp.OG
Rujuk ke fasilitas tersier
Seorang perempuan, 30 tahun, G2P1A0, hamil 34 minggu, datang ke puskesmas mengeluh keluar gumpalan darah dari jalan lahir sejak 1 jam yang lalu. Hasil anamnesis: terasa nyeri pada abdomen, gerakan janin dirasakan berkurang. Hasil pemeriksaan: TD 100/60 mmHg, N 100 x/menit, P 24 x/menit, TFU 34 cm, DJJ (+) kurang jelas, palpasi sulit dilakukan, ekstemitas bawah oedema, tampak bercak darah berwarna bergumpal berwarna hitam. Asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Pemasangan infus
Pemeriksaan USG
Bedrest di puskesmas
Rujuk ke rumah sakit
Kolaborasi dengan dokter
Seorang Perempuan usia 25 tahun, G1P0A0, hamil UK 35 minggu datang ke PMB dengan keluhan utama janin tidak bergerak sejak 1 hari lalu. Hasil anamnesis: ibu sibuk dalam 1 minggu terakhir dan kelelahan. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/60 mmHg, N 89 x/menit, P 23 x/menit, S 36,6 °C, TFU 30 cm, DJJ 185x/menit tidak teratur, kontraksi lemah. Setelah memasang oksigen, bidan hendak melakukan rujukan pada ibu. Langkah awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Inform choice
Inform consent
Meminta ibu untuk tenang
Menelepon tempat rujukan
Memastikan keluarga menerima
Seorang perempuan umur 25 tahun, datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan utama nyeri perut bagian bawah sejak semalam. Hasil anamnesis ibu mengatakan ada sedikit darah keluar dari kemaluan. Hasil pemeriksaan: KU lemah, TD 90/60 mmHg, N 110x/menit, P 28 x/menit, S 36,6 °C, conjungtiva anemis, nyeri tekan perut bagian bawah, pp test (+), cavum douglasi ada
Langkah selanjutnya manakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Persiapan laparotomy
Tenangkan psikologi ibu
Rujuk ke RS yang lebih besar
Informasikan hasil pemeriksaan
Lakukan kolaborasi dokter Sp.OG
Asuhan apakah yang tepat dilakukan pada kasus diatas?
Terapi obat-obatan
Pendkes tirah baring
Merujuk ke rumah sakit
Memberitahu hasil pemeriksaan
Kolaborasi dengan dokter puskesmas
Asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Pemasangan infus
Pemeriksaan USG
Bedrest di puskesmas
Rujuk ke rumah sakit
Kolaborasi dengan dokter
Tindakan awal apakah yang tepat dilakukan pada kasus diatas?
Pasang infus RL
Induksi oksitosin
Berikan injeksi metergin
Lakukan pemeriksaan bimanual
Lakukan pemeriksaan inspekulo
Komponen kompetensi tindakan apakah yang dilakukan bidan pada kasus tersebut?
Kesediaan mawas diri
Belajar sepanjang hayat
Menjaga profesionalisme
Mengikuti perkembangan IPTEK
Mempelajari berbasis evidence based
Fokus promotif apakah yang diberikan pada asuhan kebidanan pada kasus tersebut?
P4K
Anemia kehamilan
Tanda bahaya TM III
Kelengkapan persalin
Fokus promotif apakah yang diberikan pada asuhan kebidanan pada kasus tersebut?
P4K
Anemia kehamilan
Tanda bahaya TM III
Kelengkapan persalinan
Keluhan sering kencing
Anjuran apakah yang perlu diberikan pada kasus tersebut?
Minum air dingin setiap hari
Menambah istirahat malam
Makan makanan berserat
Mengkonsumsi pencahar
Melakukan senam hamil
Apakah langkah awal sesuai kasus tersebut?
Memberikan suntikan luminal 100 mg
Memberikan suntikan valium 20 mg
Memasang infus NaCL 0,9 %
Pasang O2 4-6 liter /menit
Memberikan MgSO4
Kapankah waktu kunjungan ulang yang tepat?
1 minggu lagi
2 minggu lagi
1 bulan lagi
2 bulan lagi
3 minggu lagi
Dimanakah terdapat dalam standar asuhan kehamilan yang mana?
Identifikasi ibu hamil
Palpasi abdominal
Pemeriksaan dan pemantauan antenatal
Persiapan persalinan
Pemeriksaan penunjang
Apakah nama tanda pada pernyataan diatas?
Hegar
Piscaseck
Goodell
Chadwick
Ballotemen
Apakah tindakan yang harus segera dilakukan?
Pantau kondisi janin
Tunggu persalinan normal
KIE tentang tanda-tanda persalinan
Rujuk
Lakukan pemeriksaan dalam
Apakah pemeriksaan penunjang yang diperlukan?
HB
GDA
Reduksi urine
Protein urine
Reflek patella
Salah satu dari mereka mengatakan melakukan h
Seorang bidan sedang memberikan pendidikan kesehatan pada sekelompok ibu hamil trimester I tentang konsepsi. Salah satu dari mereka mengatakan melakukan hubungan seksual 8 hari yang lalu dan setelah diperiksa urinnya ternyata (+) hamil. Saat ini dia mengeluarkan flek sedikit. Hormon apakah yang berperan dalam hasil positif pada ibu?
HCG
HCL
Gonadotropin
GnRH
Estrogen
Seorang perempuan, berumur 35 tahun, G2P1A0 hamil 36 minggu datang ke klinik, dengan keluhan kaki bengkak pada sore hari. Riwayat tidak pernah mengalami sakit kepala hebat. Hasil pemeriksaan fisik TD:110/80 mmHg, N:90x/mnt,P 24x/mnt dan S: 37 °C, TFU 33 cm, puki, preskep, DJJ 136x/mnt. Pendidikan kesehatan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Body mekanik
Melakukan senam hamil setiap hari
Gizi dalam kehamilan
Ketidaknyamanan kehamilan
Diet dalam kehamilan
Seorang perempuan umur 24 tahun umur kehamilan 3 bulan datang ke rumah bersalin, mengeluh nyeri hebat di daerah perut. Hasil pemeriksaan keadaan umum pucat TD: 90/70 mmHg, N : 92 x/mnt, R : 20 x/mnt, S : 35,5 °C, ditemukan nyeri tekan pada daerah perut bagian bawah dan perdarahan pervaginam aktif. diagnosa apakah yang dapat ditegakkan pada kasus tersebut?
KET
Abortus
Blighted ovum
Mola hidatidosa
Death conseptus
Seorang perempuan berusia 32 tahun G3P2A0 hamil 28 minggu datang ke Puskesmas dengan keluhan mengeluarkan cairan dari jalan lahir dan berbau khas 8 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/mnt, P 20 x/mnt, S 37, 9 °C, TFU 3 jari dibawah PX, puka, preskep, konvergen. DJJ : 136 x/menit. Inspekulo terdapat cairan jernih di forniks posterior. Pemeriksaan apakah yang diperlukan pada kasus tersebut?
HbsAg
Tes ELISA
Tes nitrazin
Protein urine
Reduksi urin
Seorang perempuan berumur 28 tahun G2P0A0 hamil 16 minggu, datang ke klinik pratama dengan keluhan gusi berdarah setiap makan. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 100/70 mmHg, N 84x/menit, S 36,5 °C, P 20x/menit, TFU 3 jari dibawah pusat. Diagnosis apa yang mungkin dialami pada kasus tersebut?
Ginggivitis
Epulis
Salivitis
Nefrosis
Stomatitis
Seorang perempuan berumur 22 tahun, GIP0A0, hamil 24 minggu datang ke klinik pratama dengan keluhan nyeri punggung. Hasil anamnesis ibu mengatakan ada sesuatu yang bergerak dalam perutnya dan masih merasa mual, Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 84x/menit, S 37,5 °C, P 22x/menit, perut membuncit, TFU setinggi pusat, DJJ 140 x/menit. Tanda pasti dari soal tersebut adalah?
Mual
TFU setinggi pusat
Sakit punggung
Perut membesar
Terasa gerakan janin
Seorang perempuan, berumur 28 tahun, G1P0A0, hamil 38 minggu datang ke klinik mandiri dengan keluhan sering bermimpi melahirkan. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/70 mmHg, N 84x/menit, S 37,5 °C, P 22x/menit janin tunggal, hidup, intra uteri, preskep, puki, divergen
Adaptasi psikologis apakah yang terjadi pada kasus tersebut?
Perubahan citra tubuh
Ambivalen terhadap kehamilan
Merasa nyaman dengan kehamilan
Kecemasan menghadapi proses persalinan
Respon emosional terhadap kehamilan
Kepada siapakah bidan melakukan pendekatan terkait dengan perannya pada kasus tersebut?
Tokoh masyarakat
Langsung kepada paraji
Langsung ke masyarakat
Dengan ibu-ibu pengajian
Pendekatan dengan bidan koordinator
Alasan apakah yang paling tepat untuk merujuk pada kasus tersebut?
Usia ibu
Masa gestasi
Belum inpartu
His belum adekuat
Penurunan kepala 5/5
Informasi tentang apakah yang paling awal diberikan pada kasus tersebut?
Teknik relaksasi
Posisi persalinan
Hasil pemeriksaan
Dukungan keluarga
Rencana persalinan
Tindakan apakah yang paling tepat sesuai kasus tersebut?
Lakukan rujukan
Monitor kontraksi dan DJJ
Pasang infus, ibu dipuasakan
Rawat pasien sebelum inpartu
Lanjutkan memimpin persalinan
Evaluasi asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Penurunan kepala
T
Bidan telah memberikan asuhan pada kala I. Evaluasi asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Penurunan kepala
Tercukupi nutrisi ibu
Kemajuan persalinan
Efektivitas asuhan pada ibu
Kesiapan ibu menghadapi kala II
Seorang perempuan umur 21 tahun, G1P0A0, hamil UK 40 minggu datang ke di klinik bersalin dengan keluhan mulas tidak tertahankan. Masalah etik apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?
Privasi ibu
Hargai diri ibu
Kenyamanan ibu
Kepercayaan ibu
Lingkungan klinik
Seorang perempuan umur 21 tahun G1P0 A0 hamil 39 minggu dalam persalinan kala II di PMB. Hasil pemeriksaan : TD 110/70 mmHg, N 78x/menit, P 23 x/menit, S 37 °C, pembukaan lengkap, penurunan kepala di H III+, DJJ 120x/menit. Bidan sudah memimpin persalinan selama 2 jam namun janin belum lahir. Rencana asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Rujuk ibu
Berikan nutrisi ibu
Lakukan miring kiri
Berikan dukungan sosial
Ibu istirahat terlebih dahulu
Seorang perempuan umur 23 tahun, G1P0A0, hamil UK 39 minggu datang ke PMB dengan keluhan keluar cairan dari kemaluan. Hasil anamnesis: Ibu belum merasakan mulas. Hasil pemeriksaan: Ku baik, TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, P 21 x/menit, S 37 °C, TFU 34 cm, presentasi kepala, DJJ 145x/menit, penurunan 2/5, kontraksi lembek, pembukaan 0 cm, kertas lakmus merah berubah jadi biru. Asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Berikan antibiotik
Rujuk pasien ke RS
Lakukan induksi persalinan
Lakukan pemantauan kala I
Kolaborasi dengan dokter Sp.OG
Seorang perempuan, umur 26 tahun, G2P1A0, hamil 4 bulan datang ke PMB, dengan keluhan keluar darah dari jalan lahir disertai sakit pada perut bagian bawah. Hasil anamnesis: darah merah keluar sejak 2 jam lalu sebanyak 1 pembalut penuh. Hasil pemeriksaan: KU lemah, TD 90/50 mmHg, N 96x/menit, P 21 x/menit, Palpasi: TFU pertengahan pusat-simpisis, DJJ tidak ditemukan, Hb 11 gr%. Pemeriksaan dalam terdapat pembukaan serviks dan teraba ketuban. Bidan segera melakukan pemasangan infus. Tindakan apakah selanjutnya yang dilakukan saat merujuk?
Membaringkan ibu miring kiri
Meminta keluarga untuk turut serta
Mendampingi ibu ke tempat rujukan
Memeriksa tanda vital setiap 15 menit
Memperkirakan jumlah kehilangan darah
Seorang perempuan, umur 33 tahun, G4P2A1, usia kehamilan 33 minggu, datang ke Puskesmas PONED diantar suami dalam keadaan kejang, muka sembab, kaki edema. Tim PONED bekerja cepat: satu petugas mempertahankan jalan napas, satu lagi melakukan regimen MgSO4, satu lagi melakukan katerisasi dan pemeriksaan yang terfokus. Hasil pemeriksaan: pembukaan 9 cm, portio tipis, ketuban utuh, penurunan kepala di hodge III, UUK kanan depan, protein urin
Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Menstabilkan pasien
Memecahkan ketuban
Memeriksa refleks patella
Kolaborasi untuk vakum ekstraksi
Merujuk pasien ke rumah sakit sesegera mungkin
Penatalaksanaan apakah yang tepat sesuai dengan kasus?
Rujuk
Induksi
Pimpin mengedan
Lakukan episiotomi
Peringan kala II dengan vakum ekstraksi
Apakah tindakan yang tepat dilakukan bidan?
Melakukan rujukan
Melakukan episiotomi medio lateralis
Menganjurkan ibu berbaring miring ke kiri
Menganjurkan ibu melakukan posisi jongkok
Memberikan injeksi oksitosin 10 IU secara IM
Apakah tehnik yang dapat digunakan dalam menolong partus tersebut?
Fowler
Semi Fowler
Dorsal recumbent
Tendelenburg
Mc Robert
Dimanakah penurunan kepala bayi tersebut?
Belum masuk PAP
Tepi atas symfisis
Tepi bawah symfisis
Spina ischiadika
Os cocygis
Apakah tindakan yang tepat dilakukan bidan?
Risiko apakah yang dapat terjadi pada saat proses persalinan sesuai kasus tersebut?
Atonia Uteri
Distosia bahu
Inertia uteri primer
Inertia uteri sekunder
Disproporsi kepala panggul
Asuhan non farmakologis apakah yang tepat sesuai dengan evidence based?
Menghadirkan pendamping persalinan
Menganjurkan untuk memilih posisi persalinan
Melakukan endorpin massage dan teknik relaksasi
Deteksi kondisi yang memerlukan persalinan di RS
Menganjurkan ibu untuk cukup minum selama kala I persalinan
Bagaimanakah manuver tangan penolong yang tepat?
Tangan kanan menahan perineum dan tangan kiri berada di vertex
Tangan kiri menahan perineum dan tangan kanan berada di vertex
Tangan kanan menahan perineum dan tangan kiri berada di fundus
Tangan kiri menahan perineum dan tangan kanan berada di fundus
Tangan kanan menahan perineum dan tangan kiri diatas sympisis pubis
Tindakan apakah yang dilakukan bidan selanjutnya?
VT memastikan pembukaan lengkap
Menyiapkan alat dan diri
Menganjurkan makan & minum
Memasang handuk
Menganjurkan jalan-jalan
Bagaimanakah fisiologi pada kasus diatas?
Berat Plasenta
Adanya rangsangan dari luar
Adanya dorongan untuk meneran
Adanya penekanan pada fundus uteri
Adanya pengurangan tempat implantasi
Apakah penyebab perdarahan pada kasus diatas?
Atonia Uteri
Hipotoni uteri
Robekan jalan lahir
Retensio sisa placenta
Ruptur Uteri
Teknik pertolongan persalinan apakah yang dilakukan oleh bidan?
Brach
Moricew
Mc robert
Klasik moriceo
Muller
Penyulit apakah yang bisa dialami oleh wanita tersebut?
Partus lama
Partus macet
Distocia bahu
Partus tak maju
Fraktur klavikula
Tindakan pertama apa yang harus segera dilakukan oleh bidan?
Pasang infus RL guyur
Massage uterus
Kompresi bimanual interna
Kompresi bimanual eksterna
Kompresi aorta abdominalis
Saran apakah yang tepat diberikan bidan pada kasus diatas?
Yoga
Senam hamil
Senam kegel
Senam aerobik
Jalan-jalan pagi hari
Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Menganjurkan sementara tidak menyusui
Mengajarkan posisi menyusui
Menganjurkan memerah ASI
Memberi salep antibiotika
Memberi obat anti nyeri
Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
KBI/KBE
Pasang infus
Penuhi nutrisi
Massage uterus
Pemberian uterotonika
Riwayat apakah yang perlu diperhatikan pada pasien ini?
Seorang perempuan, umur 22 tahun, P2A0, nifas 14 hari, datang ke RS dengan keluhan demam sejak dua hari yang lalu. Hasil anamnesis: riwayat melahirkan normal, payudara bengkak, tegang dan nyeri, bayi tidak mau menyusu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 100/70 mmHg, S 38,8 °C, N 92x/menit, P 22x/ menit, payudara keras, kemerahan dan nyeri saat palpasi. Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Kompres dingin
Teruskan menyusui
Beri parasetamol 500 mg
Suntik antibiotika dosis rendah
Gunakan penyangga payudara yang nyaman
Seorang perempuan, umur 30 tahun nifas 2 minggu datang ke RS dengan keluhan demam tinggi sejak 3 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan TTV, TD 100/80 mmHg, N 84 x/ menit, S 39 °C, P 24 x / menit, pengeluaran ASI lancar, vena femoralis teraba tegang, keras dan sedikit panas, edema pada paha bagian atas. Bidan menganjurkan tirah baring. Penatalaksanaan lanjutan apakah yang tepat untuk tersebut?
Hindari memakai kaos kaki
Tidur posisi miring
Kompres air dingin
Konsumsi air putih
Meninggikan kaki
Seorang perempuan, umur 17 tahun nifas 7 hari yang lalu, lahir spontan, setelah pulang baik-baik saja. Sejak 2 hari yang lalu menjadi mudah menangis dan selalu jengkel bila bayinya mengalami kesulitan menetek. Ibu juga khawatir tidak mampu menjadi ibu yang baik dan merasa suaminya sudah tidak menyayanginya lagi. Asuhan apakah yang tepat sesuai kasus tersebut?
Merujuk ke psikolog
Membiarkan ibu menangis
Mencari orang untuk merawat
Menemani ibu sampai membaik
Memindahkan bayi ke kamar lain terpisah dari ibu
Seorang perempuan umur 20 tahun, P1A0 3 hari post partum datang ke PMB, pasien mengeluh nyeri pada puting susu. Riwayat persalinan spontan usia kehamilan 39 minggu, bayi laki-laki sehat, menyusu kuat. KU baik, CM, TD 100/60 mmHg, P 24 x/mnt, S 37 °C, N 78 x/mnt. Payudara membesar, puting susu lecet kemerahan, ASI keluar sedikit, TFU 3 jari bawah pusat, kontraksi baik, kandung kemih kosong, luka jahitan perenium tidak bengkak, pengeluaran pervaginam warna kemerahan. Bidan melakukan tindakan untuk mengatasi masalah putting susu pada kasus tersebut. Bagaimana tindakan pada pada kasus tersebut?
Berikan antibiotik
Oleskan antiseptik
Berikan anti inflamasi
Lakukan balut bebat pada payudara
Oleskan kolostrum di sekitar puting susu
Seorang perempuan, umur 35 tahun, P1A0 melahirkan 3 jam yang lalu di PONED, dengan keluhan keluar darah dari jalan lahir. Keluhan di sertai lemas, pandangan berkunang-kunang. Riwayat persalinan lahir dengan induksi persalinan, usia kehamilan 42 minggu, BBL 4000 gram. KU lemah, kesadaran apatis, TD 90/60 mmHg, N 92 x/men
