wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Klasifikasi Diagnosis Periodontal AAP 2017

Total questions: 68

Worksheet time: 34mins

Name
Class
Date
1.

Klasifikasi penyakit periodontal yang diperbarui pada tahun 2017 diselenggarakan oleh organisasi berikut, KECUALI…

a)

American Academy of Periodontology (AAP)

b)

European Federation of Periodontology (EFP)

c)

World Health Organization (WHO)

d)

Panel ahli internasional

e)

Kelompok kerja konsensus

2.

Salah satu keterbatasan utama klasifikasi periodontal sebelum tahun 2017 adalah…

a)

Tidak mencakup penyakit gingiva

b)

Tidak dapat membedakan periodontitis agresif dan kronis secara jelas

c)

Tidak mempertimbangkan faktor lokal

d)

Terlalu kompleks untuk klinisi

e)

Tidak berbasis penelitian ilmiah

3.

Perubahan utama dalam klasifikasi periodontal AAP 2017 adalah…

a)

Penambahan istilah periodontitis agresif

b)

Penghapusan istilah periodontitis kronis dan agresif

c)

Penggabungan periodontitis dan gingivitis

d)

Penghilangan faktor risiko sistemik

e)

Penyederhanaan tanpa sistem penilaian

4.

Sistem baru yang diperkenalkan dalam klasifikasi periodontal AAP 2017 untuk menilai tingkat keparahan dan progresivitas penyakit adalah…

a)

Tipe dan subtype

b)

Skor dan indeks

c)

Stage dan grade

d)

Risiko dan prognosis

e)

Lokal dan general

5.

Penambahan baru dalam klasifikasi penyakit periodontal tahun 2017 adalah…

a)

Penyakit mukosa oral

b)

Kelainan oklusi

c)

Penyakit peri-implan

d)

Resesi gingiva fisiologis

e)

Trauma oklusal

6.

Tujuan utama diperbaruinya klasifikasi periodontal AAP 2017 adalah…

a)

Menyeragamkan terapi periodontal

b)

Mempermudah penelitian laboratorium

c)

Memperbarui kriteria diagnosis penyakit periodontal dan peri-implan

d)

Menggantikan seluruh klasifikasi lama

e)

Menyederhanakan terminologi klinis saja

7.

Salah satu keuntungan penggunaan sistem staging dan grading adalah…

a)

Mengurangi kebutuhan pemeriksaan radiograf

b)

Menentukan diagnosis berdasarkan usia pasien

c)

Membantu perencanaan perawatan yang lebih tepat

d)

Menghilangkan perlunya evaluasi faktor sistemik

e)

Membatasi diagnosis hanya pada periodontitis berat

8.

Pendekatan diagnosis dalam klasifikasi periodontal terbaru bersifat…

a)

Berbasis populasi

b)

Berdasarkan usia dan jenis kelamin

c)

Universal untuk semua pasien

d)

Individual untuk setiap pasien

e)

Terbatas pada kondisi lokal

9.

Salah satu dampak positif dari klasifikasi periodontal AAP 2017 dalam praktik klinis adalah…

a)

Mengurangi waktu perawatan

b)

Memperbaiki komunikasi klinis antar profesional

c)

Menghilangkan kebutuhan dokumentasi

d)

Membatasi rencana perawatan

e)

Mengurangi peran pasien

10.

Referensi utama yang digunakan dalam penyusunan klasifikasi periodontal AAP 2017 adalah…

a)

Textbook of Oral Pathology

b)

WHO Oral Health Report

c)

Carranza’s Clinical Periodontology edisi terbaru

d)

Newman & Carranza edisi lama

e)

Journal of Prosthodontics

11.

Perempuan 33 tahun datang untuk pemeriksaan rutin. Pemeriksaan menunjukkan kehilangan perlekatan klinis (CAL) 2 mm, kehilangan tulang alveolar kurang dari 15% sepertiga koronal, kedalaman poket terdalam 4 mm, dan tidak ada kehilangan gigi akibat periodontitis. Pasien tidak merokok dan tidak memiliki penyakit sistemik. Diagnosis periodontal yang paling tepat adalah:

a)

Periodontitis Stage I Grade A

b)

Periodontitis Stage II Grade B

c)

Periodontitis Stage III Grade B

d)

Periodontitis Kronis

e)

Gingivitis Kronis

12.

Seorang laki-laki 50 tahun mengeluhkan gigi goyang dan gusi sering berdarah. Pemeriksaan menunjukkan kehilangan perlekatan klinis 5–6 mm, kehilangan tulang hingga sepertiga tengah akar, kedalaman poket ≥6 mm, serta kehilangan 2 gigi akibat periodontitis. Pasien tidak merokok dan memiliki diabetes terkontrol. Diagnosis periodontal menurut klasifikasi AAP 2017 adalah:

a)

Periodontitis Stage III Grade B

b)

Periodontitis Stage II Grade A

c)

Periodontitis Stage III Grade C

d)

Periodontitis Stage IV Grade B

e)

Periodontitis terlokalisata

13.

Perempuan 56 tahun datang dengan keluhan kesulitan mengunyah dan perubahan posisi gigi. Ditemukan kehilangan lebih dari 5 gigi akibat periodontitis, kehilangan perlekatan klinis ≥6 mm, kehilangan tulang hingga sepertiga apikal akar, dan migrasi patologis gigi. Pasien memiliki kebiasaan merokok 20 batang per hari. Diagnosis periodontal yang paling tepat menurut klasifikasi AAP 2017 adalah:

a)

Periodontitis Stage IV Grade C

b)

Periodontitis Stage IV Grade B

c)

Periodontitis Stage III Grade B

d)

Periodontitis agresif generalisata

e)

Periodontitis kronis

14.

Tujuan utama perawatan penyakit periodontal adalah…

a)

Menghilangkan seluruh mikroorganisme rongga mulut

b)

Menghilangkan plak dan karang gigi supragingiva saja

c)

Mencapai kontrol plak yang baik tanpa perdarahan probing

d)

Mengembalikan warna gingiva secara estetik

e)

Mengurangi sensitivitas gigi

15.

Kedalaman poket periodontal yang masih dapat diterima setelah perawatan adalah…

a)

≤ 3 mm

b)

≤ 4 mm

c)

≤ 5 mm

d)

≤ 6 mm

e)

Tidak terbatas selama tidak nyeri

16.

Fase perawatan periodontal yang dilakukan pada kondisi akut dan memerlukan tindakan segera adalah…

a)

Fase inisial

b)

Fase bedah

c)

Fase emergensi

d)

Fase restoratif

e)

Fase pemeliharaan

17.

Contoh kondisi yang memerlukan perawatan fase emergensi periodontal adalah…

a)

Periodontitis kronis tanpa nyeri

b)

Gingivitis plak marginal

c)

Abses periodontal

d)

Resesi gingiva ringan

e)

Pocket dangkal tanpa mobilitas

18.

Tujuan utama perawatan fase inisial/non-bedah adalah…

a)

Melakukan regenerasi jaringan periodontal

b)

Menghilangkan faktor penyebab inflamasi periodontal

c)

Mengoreksi kelainan estetik gingiva

d)

Menutup poket secara bedah

e)

Melakukan pemasangan prostesa tetap

19.

Tindakan berikut termasuk dalam perawatan fase inisial/non-bedah periodontal…

a)

Gingivectomy

b)

Crown lengthening

c)

Scaling dan root planing

d)

Guided tissue regeneration

e)

Connective tissue graft

20.

Tujuan utama fase bedah periodontal adalah…

a)

Edukasi pasien

b)

Kontrol plak supragingiva

c)

Eliminasi poket dan regenerasi jaringan periodontal

d)

Pemasangan gigi tiruan

e)

Splinting gigi

21.

Tindakan yang termasuk bedah regeneratif periodontal adalah…

a)

Gingivoplasty

b)

Operkulektomi

c)

Guided Bone Regeneration (GBR)

d)

Kuretase gingiva

e)

Bedah flap sederhana

22.

Fase rehabilitatif/restoratif pada perawatan periodontal bertujuan untuk…

a)

Mengurangi inflamasi gingiva

b)

Mengontrol infeksi bakteri

c)

Mengembalikan fungsi oklusi, pengunyahan, dan estetik

d)

Mencegah resorpsi tulang alveolar

e)

Mengeliminasi poket periodontal

23.

Fase pemeliharaan (maintenance) dalam perawatan periodontal berfungsi untuk…

a)

Melakukan tindakan bedah lanjutan

b)

Mengevaluasi ulang kondisi jaringan periodontal

c)

Memulai kembali perawatan inisial

d)

Mengganti restorasi permanen

e)

Menghentikan seluruh perawatan periodontal

24.

Kontrol plak yang efektif dalam perawatan periodontal ditandai dengan…

a)

Plak subgingiva minimal

b)

Tidak adanya perdarahan saat probing

c)

Penurunan kedalaman poket >7 mm

d)

Estetika gingiva yang sempurna

e)

Hilangnya mobilitas gigi

25.

Scaling supragingiva dianjurkan pada gigi dengan kondisi…

a)

Mobilitas derajat 3

b)

Kedalaman poket >7 mm

c)

Tanpa mobilitas atau mobilitas derajat 1

d)

Furkasi derajat 3

e)

Nyeri tekan berat

26.

Perawatan fase inisial harus dilakukan sebelum fase bedah karena bertujuan untuk…

a)

Menghilangkan tulang alveolar patologis

b)

Menilai respon jaringan terhadap terapi dasar

c)

Mengoreksi kelainan estetik

d)

Menyiapkan gigi untuk prostesa permanen

e)

Menentukan restorasi akhir

27.

Splinting gigi goyang pada fase non-bedah bertujuan untuk…

a)

Meningkatkan estetik

b)

Mengurangi beban oklusal dan meningkatkan kenyamanan

c)

Mengurangi inflamasi gingiva secara langsung

d)

Mengeliminasi plak subgingiva

e)

Mempercepat regenerasi tulang

28.

Bedah flap periodontal terutama diindikasikan pada kondisi…

a)

Gingivitis ringan

b)

Poket periodontal dalam yang tidak responsif terhadap terapi non-bedah

c)

Resesi gingiva tanpa inflamasi

d)

Mobilitas gigi ringan

e)

Plak supragingiva saja

29.

Gingivectomy bertujuan utama untuk…

a)

Regenerasi tulang alveolar

b)

Eliminasi poket supraboni

c)

Menambah jaringan gingiva

d)

Memperbaiki sirkulasi pulpa

e)

Mengurangi mobilitas gigi

30.

Crown lengthening diindikasikan untuk…

a)

Mengurangi inflamasi gingiva

b)

Memulihkan biological width

c)

Menghilangkan kalkulus subgingiva

d)

Menurunkan sensitivitas gigi

e)

Mencegah resorpsi akar

31.

Terapi regeneratif periodontal bertujuan utama untuk…

a)

Mengeliminasi bakteri rongga mulut

b)

Menghilangkan jaringan nekrotik

c)

Membentuk kembali jaringan periodontal yang hilang

d)

Menurunkan mobilitas gigi saja

e)

Memperbaiki warna gingiva

32.

Fase pemeliharaan periodontal dilakukan setelah seluruh fase aktif selesai dengan tujuan…

a)

Melakukan terapi invasif ulang

b)

Menilai keberhasilan jangka panjang perawatan

c)

Mengganti restorasi permanen secara rutin

d)

Menghentikan seluruh intervensi periodonsia

e)

Mengurangi kunjungan pasien

33.

Indikasi rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjut mencakup…

a)

Gingivitis ringan

b)

Plak supragingiva

c)

Gigi goyang derajat 2

d)

Pendarahan gingiva tanpa nyeri

e)

Halitosis fisiologis

34.

Penyakit periodontal didefinisikan sebagai…

a)

Kelainan noninflamasi pada jaringan lunak rongga mulut

b)

Peradangan dan degenerasi jaringan lunak serta jaringan penyangga gigi

c)

Kerusakan enamel akibat bakteri plak

d)

Penyakit infeksi terbatas pada gingiva marginal

e)

Reaksi alergi terhadap mikroorganisme rongga mulut

35.

Mekanisme utama terjadinya kerusakan jaringan periodontal melibatkan…

a)

Trauma mekanik berulang

b)

Gangguan vaskular lokal

c)

Interaksi mikroba dan respons imun abnormal

d)

Defisiensi nutrisi jaringan keras

e)

Proses penuaan fisiologis

36.

Periodontitis yang tidak ditangani dapat menimbulkan bakteremia yang meningkatkan risiko…

a)

Karies gigi

b)

Penyakit sistemik kronis

c)

Hipersensitivitas dentin

d)

Stomatitis aftosa

e)

Maloklusi gigi

37.

Pada sistem kardiovaskular, periodontitis berkontribusi terhadap terjadinya aterosklerosis melalui peningkatan…

a)

Kadar glukosa darah

b)

Aktivitas osteoklas

c)

Protein C-reaktif dan sitokin proinflamasi

d)

Produksi kolagen gingiva

e)

Mineralisasi plak

38.

Proses awal pembentukan plak aterosklerotik berkaitan dengan…

a)

Migrasi limfosit ke alveolus

b)

Adesi monosit pada endotel vaskular

c)

Degenerasi otot polos dinding arteri

d)

Aktivasi fibroblas periodontal

e)

Resorpsi tulang alveolar

39.

Hubungan antara periodontitis dan penyakit pernapasan terutama terjadi melalui mekanisme…

a)

Reaksi hipersensitivitas tipe I

b)

Penyebaran hematogen toksin bakteri

c)

Aspirasi bakteri rongga mulut ke saluran napas

d)

Aktivasi osteoklas oleh sitokin

e)

Hambatan difusi oksigen alveolar

40.

Penyakit periodontal dikaitkan dengan rheumatoid arthritis karena adanya…

a)

Penurunan mineral tulang sistemik

b)

Respons inflamasi autoimun yang tidak terkontrol

c)

Defisiensi enzim proteolitik

d)

Aktivasi hormon steroid

e)

Gangguan mekanisme koagulasi

41.

Pada sistem reproduksi, periodontitis dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur melalui peningkatan produksi…

a)

Estrogen dan progesteron

b)

Faktor pertumbuhan jaringan

c)

Sitokin proinflamasi seperti IL-1 dan TNF-α

d)

Enzim saliva protektif

e)

Antibodi sekretori IgA

42.

Hubungan antara penyakit periodontal dan diabetes melitus tipe 2 salah satunya disebabkan oleh…

a)

Kerusakan langsung sel β pankreas oleh bakteri

b)

Gangguan absorpsi insulin di usus

c)

Aktivasi respon inflamasi sistemik yang merusak sel penghasil insulin

d)

Hiperglikemia akibat nyeri periodontal

e)

Gangguan metabolisme kalsium

43.

Pengaruh kebiasaan merokok terhadap jaringan periodontal ditandai dengan…

a)

Penurunan akumulasi plak gigi

b)

Penyembuhan jaringan gingiva lebih cepat

c)

Perubahan vaskularisasi dan peningkatan kerusakan perlekatan periodontal

d)

Reduksi resesi gingiva

e)

Peningkatan respon imun protektif

44.

Periodontitis berkontribusi pada penyakit sistemik melalui mekanisme utama berupa…

a)

Reaksi alergi

b)

Hipoksia jaringan lokal

c)

Inflamasi sistemik akibat bakteremia

d)

Trauma oklusal kronis

e)

Degenerasi saraf

45.

Protein fase akut yang meningkat pada periodontitis dan berperan pada penyakit kardiovaskular adalah…

a)

Albumin

b)

Imunoglobulin A

c)

Protein C-reaktif

d)

Fibrinolitin

e)

Hemoglobin

46.

Dampak periodontitis terhadap pembuluh darah ditandai oleh…

a)

Vasokonstriksi sementara

b)

Aktivasi proses aterosklerotik

c)

Penurunan adhesi leukosit

d)

Regenerasi endotel

e)

Eliminasi CRP

47.

Hubungan periodontitis dengan stroke berkaitan dengan peningkatan…

a)

Osteoblas sirkulasi

b)

Aktivitas platelet dan trombosis

c)

Produksi saliva

d)

Kekuatan ligamen periodontal

e)

Aliran saliva

48.

Periodontitis meningkatkan risiko pneumonia nosokomial terutama melalui…

a)

Aktivasi neutrofil alveolar

b)

Aspirasi mikroorganisme rongga mulut

c)

Hipersensitivitas bronkus

d)

Penurunan refleks batuk

e)

Vasodilatasi paru

49.

Rheumatoid arthritis dan periodontitis memiliki kesamaan berupa…

a)

Penyebab tunggal bakteri

b)

Inflamasi kronis yang kompleks

c)

Kerusakan mekanis jaringan

d)

Defisiensi mineral tulang

e)

Penyakit degeneratif murni

50.

Periodontitis pada kehamilan dapat meningkatkan risiko berat badan lahir rendah melalui…

a)

Defisiensi nutrisi ibu

b)

Produksi hormon estrogen berlebih

c)

Peningkatan sitokin proinflamasi sistemik

d)

Penurunan kadar insulin

e)

Hipoksia plasenta noninflamasi

51.

Hubungan periodontitis dengan diabetes bersifat…

a)

Tidak saling mempengaruhi

b)

Searah satu arah

c)

Dua arah (bidirectional)

d)

Hanya lokal

e)

Tidak bermakna klinis

52.

Faktor utama dalam asap rokok yang menyebabkan permukaan gigi mudah dilekati plak adalah…

a)

Nikotin cair

b)

Tar

c)

Karbon monoksida

d)

Oksigen bebas

e)

Nitrogen

53.

Pada perokok, progresivitas periodontitis ditandai dengan…

a)

Inflamasi gingiva minimal tetapi destruksi jaringan berat

b)

Penyembuhan jaringan lebih cepat

c)

Respon imun yang lebih kuat

d)

Penurunan kehilangan tulang alveolar

e)

Stabilitas perlekatan periodontal

54.

Biofilm didefinisikan sebagai…

a)

Lapisan mineral keras pada permukaan gigi

b)

Koloni bakteri bebas dalam saliva

c)

Komunitas mikroorganisme terorganisir yang melekat dan dilindungi matriks ekstraselular

d)

Sisa makanan yang menempel pada gigi

e)

Endapan kalsium dari saliva

55.

Tahap awal pembentukan biofilm pada permukaan gigi dimulai dengan terbentuknya…

a)

Dental plak matang

b)

Lapisan acquired enamel pellicle

c)

Kalkulus subgingiva

d)

Koloni bakteri gram negatif

e)

Jaringan fibrosa gingiva

56.

Respons inflamasi awal akibat biofilm pada jaringan periodontal ditandai oleh…

a)

Migrasi junctional epitel ke koronal

b)

Penurunan sulkus gingiva

c)

Pembengkakan gingiva dan pendalaman sulkus

d)

Regenerasi serabut kolagen

e)

Pembentukan tulang alveolar baru

57.

Kerusakan jaringan periodontal berlanjut terutama disebabkan oleh…

a)

Invasi bakteri secara langsung ke tulang

b)

Respons inflamasi host yang berlebihan dan persisten

c)

Kekurangan nutrisi saliva

d)

Trauma mekanis ringan

e)

Penurunan aliran darah gingiva

58.

Dental kalkulus terbentuk melalui proses utama berupa…

a)

Adhesi bakteri gram negatif

b)

Mineralisasi plak oleh ion kalsium dan fosfat

c)

Presipitasi protein saliva

d)

Degenerasi serabut kolagen

e)

Aktivasi sel epitel

59.

Lokasi akumulasi tersering dental kalkulus supragingiva adalah…

a)

Permukaan palatal molar mandibula

b)

Permukaan lingual insisivus mandibula dan bukal molar maksila

c)

Servikal gigi kaninus maksila

d)

Interproksimal premolar mandibula

e)

Permukaan distal molar ketiga

60.

Perbedaan utama antara plak dan kalkulus dalam interaksinya dengan jaringan periodontal adalah…

a)

Plak bersifat inert, kalkulus aktif biologis

b)

Kalkulus tidak mengandung bakteri

c)

Plak merupakan biofilm hidup, sedangkan kalkulus menjadi reservoir bakteri

d)

Plak hanya terbentuk subgingiva

e)

Kalkulus lebih mudah dibersihkan dibanding plak

61.

Gangguan fungsi pengunyahan berdampak pada jaringan periodontal karena…

a)

Meningkatkan produksi saliva

b)

Menurunkan aktivitas osteoklas

c)

Mengubah distribusi beban oklusal pada gigi

d)

Meningkatkan ketebalan enamel

e)

Mengurangi pembentukan plak

62.

Faktor predisposisi lokal yang mempermudah terjadinya penyakit periodontal meliputi…

a)

Faktor genetik dan usia

b)

Merokok dan diabetes

c)

Posisi gigi tidak ideal dan restorasi yang tidak tepat

d)

Stres dan gangguan imun

e)

Penyakit kardiovaskular

63.

Inti patogenesis penyakit periodontal menurut konsep Carranza adalah…

a)

Destruksi jaringan oleh bakteri secara langsung

b)

Kerusakan jaringan akibat trauma oklusi

c)

Ketidakseimbangan antara biofilm patogen dan respons imun host

d)

Penurunan pembentukan tulang fisiologis

e)

Proses degeneratif alami jaringan periodontal

64.

Junctional epitel mengalami migrasi ke arah apikal pada penyakit periodontal sebagai akibat dari…

a)

Penurunan adaptasi epitel terhadap email

b)

Resorpsi dentin servikal

c)

Respons inflamasi kronis yang menyebabkan destruksi jaringan ikat

d)

Peningkatan ketebalan epitel gingiva

e)

Stimulasi osteoblas

65.

Mediator inflamasi utama yang berperan dalam aktivasi osteoklas pada periodontitis adalah…

a)

IL-4 dan IL-10

b)

IL-1β, IL-6, dan TNF-α

c)

IFN-γ dan IL-2

d)

TGF-β dan BMP

e)

Histamin dan serotonin

66.

Peran RANKL dalam patogenesis penyakit periodontal adalah…

a)

Menghambat resorpsi tulang

b)

Merangsang diferensiasi dan aktivitas osteoklas

c)

Mempercepat regenerasi ligamentum periodontal

d)

Menurunkan respon inflamasi

e)

Meningkatkan sintesis kolagen

67.

Kondisi kehilangan satu atau beberapa gigi dapat memperburuk status periodontal karena…

a)

Meningkatkan produksi saliva

b)

Memperbaiki distribusi beban kunyah

c)

Menyebabkan migrasi dan rotasi gigi serta penumpukan plak

d)

Mengurangi risiko karies servikal

e)

Memperkuat perlekatan periodontal

68.

Keadaan dysbiosis pada biofilm periodontal ditandai oleh meningkatnya prevalensi bakteri…

a)

Streptococcus sanguinis

b)

Actinomyces viscosus

c)

Porphyromonas gingivalis, Tannerella forsythia, dan Treponema denticola

d)

Lactobacillus spp.

e)

Candida albicans