Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Biologi Darah

Total questions: 70

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Darah membawa urea yang merupakan hasil akhir dari metabolisme protein. Urea akan dibawa darah dari hepar menuju ginjal. Apakah fungsi darah yang dimaksud?

a)

Fungsi ekskresi

b)

Fungsi buffer pH

c)

Fungsi imun

d)

Fungsi respirasi

e)

Fungsi koagulasi

2.

Terdapat komponen darah yang memiliki fungsi untuk menjaga tekanan osmotic agar darah tetap berada dalam sirkulasi. Apakah komponen darah yang dimaksud?

a)

Eritrosit

b)

Lekosit

c)

Albumin

d)

Immunoglobulin

e)

Fibrinogen

3.

Terdapat komponen darah yang memiliki fungsi untuk menjaga tekanan osmotic agar darah tetap berada dalam sirkulasi. Apakah yang terjadi bila tekanan osmotic menurun?

a)

Perdarahan

b)

Muncul benjolan

c)

Muncul ruam

d)

Terjadi edema

e)

Hilangnya kesadaran

4.

Beberapa tipe immunoglobulin (Ig) yang memiliki fungsi pertahanan tubuh spesifik yang akan meningkat kadarnya pada saat infeksi pada mukosa hidung. Apakah Ig yang dimaksud?

a)

IgA

b)

IgM

c)

IgG

d)

IgE

e)

IgD

5.

Pada saat pasien yang diketahui meningkat kadar IgG dan IgM nya memiliki makna klinis. Apakah interpretasi dari hasil tersebut?

a)

Saat ini terinfeksi untuk pertama kali

b)

Pernah mengalami infeksi dan saat ini sakit kembali

c)

Tidak dalam keadaan sakit apapun

d)

Sedang mengalami alergi

e)

Dulu pernah mengalami sakit dan sudah sembuh

6.

Eritrosit merupakan sel darah yang tidak memiliki mitokondria. Bagaimanakah cara eritrosit mendapatkan ATP-nya?

a)

Kreatin fosfat

b)

cAMP

c)

Siklus Krebs

d)

Glikolisis

e)

Transport elektron

7.

Terdapat komponen darah yang sintesisnya membutuhkan bantuan endokrin untuk diproduksi. Apakah sel darah yang dimaksud?

a)

Lekosit

b)

Eritrosit

c)

Immunoglobulin

d)

Netrofil

e)

Trombosit

8.

Kadar EPO dalam darah akan mempengaruhi kecepatan produksi sel darah merah di sumsum tulang. Pada tahap tertentu perkembangan sel darah merah muda tidak lagi dipengaruhi oleh EPO namun dipengaruhi oleh zat besi. Pada tahap apa ertrosit mulai dipengaruhi oleh zat besi?

a)

Proeritoblas

b)

Eritroblas

c)

CFU-E

d)

Retikulosit

e)

Eritrosit dewasa

9.

Pada sintesis heme diperlukan Fe2+ untuk pembentukan cincin portoporfirinnya. Besi harus diabsorbsi dalam usus dan kemudian ditranspor menuju ke sumsum tulang, kelebihannya akan disimpan sebagai Cadangan dalam bentuk Fe3+. Apakah nama zat yang mentransport besi dari usus ke sumsum tulang?

a)

Ferro

b)

Ferri

c)

Ferritin

d)

Transferrin

e)

Serum iron

10.

Pada sintesis heme diperlukan Fe2+ untuk pembentukan cincin portoporfirinnya. Besi harus diabsorbsi dalam usus dan kemudian ditranspor menuju ke sumsum tulang, kelebihannya akan disimpan sebagai Cadangan dalam bentuk Fe3+. Apakah istilah Cadangan besi pada tubuh?

a)

Ferro

b)

Ferri

c)

Ferritin

d)

Transferrin

e)

Serum iron

11.

Globin merupakan bagian dari eritrosit yang juga penting. Globin disintesis dari kromosom 11 dan 16 yang mengalami perubahan selama masa perkembangan janin hingga setelah dilahirkan. Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai jenis globin pada bayi yang baru saja lahir?

a)

ζ& ε

b)

α & ẞ

c)

ẞ & γ

d)

α & γ

e)

δ & ẞ

12.

Hemoglobin merupakan protein tersier yang memiliki fungsi sebagai buffer darah, dan akan mengalami metabolisme setelah 120 hari. Apakah pernyataan yang tepat mengenai metabolisme hemoglobin?

a)

Heme akan diubah langsung menjadi urobilin

b)

Organ terjadinya berada di ginjal

c)

Komponen heme akan disimpan sebagai Cadangan besi

d)

Heme akan digunakan Kembali untuk pembentukan eritrosit

e)

Globin akan diubah menjadi bilirubin

13.

Besi merupakan zat penting untuk pembentukan eritrosit, seringkali pasien mengalami anemia defisiensi besi karena diet yang tidak adekuat, Berikut adalah makanan yang dapat menghambat absorbsi besi:

a)

Jeruk

b)

Nanas

c)

Lemon

d)

Vitamin A

e)

Teh

14.

Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Ketika terjadi perlukaan maka agregasi trombosit akan memicu cascade pembekuan darah. Apakah factor yang dipengaruhi oleh jalur intrinsic dan ekstrinsik?

a)

F IX

b)

F VIII

c)

F III

d)

F X

e)

F VII

15.

Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Ketika terjadi perlukaan maka agregasi trombosit akan memicu cascade pembekuan darah. Manakah yang termasuk factor ekstrinsik?

a)

F IX

b)

F VIII

c)

F III

d)

F X

e)

F VII

16.

Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Ketika terjadi perlukaan maka agregasi trombosit akan memicu cascade pembekuan darah dan membentuk fibrin. Namun fibrin kemudian akan dilarutkan. Apakah yang terjadi bila fibrin tidak dilarutkan oleh plasmin?

a)

Terjadi perdarahan

b)

Terjadi agregasi trombosit

c)

Terjadi thrombus

d)

Menyebabkan hemofilia

e)

Berkurangnya factor pembekuan

17.

Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Ketika terjadi perlukaan maka agregasi trombosit akan memicu cascade pembekuan darah. Factor apakah yang mengaktifkan F IX?

a)

F XIa

b)

F VIIIa

c)

F IIIa

d)

F Xa

e)

F VIIa

18.

Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Agregasi yang berlebihan dari trombosit dapat menyebabkan sumbatan yng berbahaya bagi tubuh Apakah obat yang memiliki fungsi mencegah terjadinya hal tersebut?

a)

Parasetamol

b)

Aspilet

c)

Warfarin

d)

Amoxicillin

e)

Kortikosteroid

19.

Respon tubuh terhadap reaksi hipersensitivitas dapat menimbulkan aspek klinis, seperti rhinitis akibat cuaca dingin. Apakah antibodi yang terlibat pada aspek klinis tersebut?

a)

IgA

b)

IgD

c)

IgM

d)

IgG

e)

IgE

20.

Antigen dapat menimbulkan reaksi sel mast yang melepaskan mediator dan mengaktifkan basofil. Apakah tipe hipersensitivitas yang terlibat pada aktivasi sel mast?

a)

Hipersensitivitas tipe I

b)

Hipersensitivitas tipe II

c)

Hipersensitivitas tipe III

d)

Hipersensitivitas tipe IV

e)

Hipersensitivitas tipe V

21.

Seorang laki-laki uria 56 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 6.7gr/dl, ureum 30, creatinine 0.7 Pernyataan yang tepat mengenai pasien ini adalah

a)

Pasien menderita anemia defisiensi besi

b)

Pasien menderita anemia karena penyakit jantung

c)

Pasien perlu mendapatkan transfusi darah

d)

Pasien perlu menjalani pengobatan jantung intensif

e)

Pasien perlu revisi pengobatan jantung

22.

Seorang laki-laki uria 96 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan papil lidah atrofi. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 67, MCH 19 kondisi yang dialami oleh pasien adalah

a)

Anemia defisiensi besi dan gagal jantung

b)

Anemia pada penyakit jantung dan gagal jantung

c)

Anemia biasa dan gagal jantung

d)

Anemia karena intoksikasi digoxin

e)

Anemia karena usia 96 tahun.

23.

Seorang laki-laki uria 96 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan bising jantung. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 96. diagnosa yang paling mungkin pada pasien adalah

a)

Anemia paraneoplastik

b)

Anemia megaloblastik

c)

Anemia defisiensi imun

d)

Anemia defisiensi besi

e)

Anemia hemolitk autoimun

24.

Seorang laki-laki uria 34 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan bising jantung. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 96. kondisi pada pasien ini disebabkan karena

a)

Defisiensi asam linoleat

b)

Defisiensi asam askorbat

c)

Defisiensi asam folat

d)

Defisiensi asam tranexamat

e)

Defisienasi asam mefenamat

25.

Seorang laki-laki uria 34 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan papil lidah atrofi. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 67, MCH 19. Terapi yang tepat diberikan pada pasien adalah

a)

Suplementasi besi oral

b)

Suplementasi besi parenteral

c)

Suplementasi besi rektal

d)

Suplementasi besi digital

e)

Suplementasi besi viral

26.

Seorang laki-laki uria 34 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan papil lidah atrofi. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 67, MCH 19. apabila dilakukan pemeriksaan penunjang, hasil yang mungkin didapatkan adalah

a)

Kadar besi serum meningkat

b)

Feritin berkurang

c)

Saturasi feritin menurun

d)

Saturasi feritin meningkat

e)

kadar besi curcumin meningkat

27.

Seorang laki-laki usia 43 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan sekujur tubuh berwarna kuning. Kuning dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan skelra ikterik. Hasil pemeriksaan direct coomb test positif. Dokter merencanakan pemeriksaan bilirubin Hasil yang mungkin didapatkan pada pasien ini adalah

a)

Bilirubin indirek menurun

b)

Bilirubin indirek meningkat

c)

Bilirubin direk menurun

d)

Bilirubin direk meningkat

e)

Bilirubin direk dan indirek menurun

28.

Seorang wanita usia 43 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan sekujur tubuh berwarna kuning. Kuning dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Pasien merupakan penderita lupus yang berobat tidak teratur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan skelra ikterik. Hasil pemeriksaan direct coomb test positif Diagnosa yang mungkin pada pasien ini adalah

a)

Anemia hemolitic autoimun tipe panas

b)

Anemia hemolitic autoimun tipe dingin

c)

Anemia hemolitic autoimun tipe campuran

d)

Anemia hemolitic non autoimun

e)

Anemia hemolitic autoimun tipe automatic

29.

Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah

a)

Anemia bifasik

b)

Anemia panplastik

c)

Anemia aplastik

d)

Anemia funtastic

e)

Anemia letarsik

30.

Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa Pada pasien ini dapat terjadi komplikasi perdarahan, hal ini merupakan manifestasi dari kondisi

a)

Ainemia

b)

Trombositopenia

c)

Leukopenia

d)

Neuropenia

e)

Hemokromatosisemia

31.

Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa. Pada pasien ini dapat terjadi komplikasi perdarahan, hal ini merupakan manifestasi dari kondisi

a)

Ainemia

b)

Trombositopenia

c)

Leukopenia

d)

Neuropenia

e)

Hemokromatosisemia

32.

Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa. Pada pasien ini dapat terjadi komplikasi demam, hal ini merupakan manifestasi dari kondisi

a)

Anemia

b)

Trombositopenia

c)

Leukopenia

d)

Neuropenia

e)

Hemokromatosisemia

33.

Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa. Pada pasien ini dapat terjadi komplikasi takikardia, hal ini merupakan manifestasi dari kondisi

a)

Anemia

b)

Trombositopenia

c)

Leukopenia

d)

Neuropenia

e)

Hemokromatosisemia

34.

Seorang pria usia 65 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur badan terasa lemas. Lemas disertai dengan demam naik turun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, splenomegali (+). pada pemeriksaan laboratorium didapatkan leukosit 40.000. chromosom philadelphia (+). sel blas 10%. kondisi yang terjadi pada pasien ini adalah

a)

Leukimia myelositik kronik fase kronik

b)

Leukimia myelositik kronik fase krisis blast

c)

Leukimia myelositik kronik fase akslerasi

d)

Leukimia myelositik kronik fase deselerasi

e)

Leukimia myelositik kronik fase imunodefisiensi

35.

Seorang pria usia 65 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur badan terasa lemas. Lemas disertai dengan demam naik turun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, splenomegali (+). pada pemeriksaan laboratorium didapatkan leukosit 40.000. chromosom philadelphia (+). sel blas 10%. respon terapi sitogenik pada pasien dapat dicapai apabila

a)

Reduksi jumlah leukosit

b)

Eliminasi sel myeloid immatur sampai 0%

c)

Eliminasi kromosom philadelphia sampai 0%

d)

Eradikasi tanda dan gejala klinis

e)

Hb > 10gr/dl

36.

Seorang pria usia 65 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur badan terasa lemas. Lemas disertai dengan demam naik turun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, splenomegali (+). pada pemeriksaan laboratorium didapatkan leukosit 40.000. chromosom philadelphia (+). sel blas 30%. kondisi yang terjadi pada pasien ini adalah

a)

Leukimia myelositik kronik fase kronik

b)

Leukimia myelositik kronik fase krisis blast

c)

Leukimia myelositik kronik fase akslerasi

d)

Leukimia myelositik kronik fase deselerasi

e)

Leukimia myelositik kronik fase imunodefisiensi

37.

Darah membawa urea yang merupakan hasil akhir dari metabolisme protein. Urea akan dibawa darah dari hepar menuju ginjal. Apakah fungsi darah yang dimaksud?

a)

Fungsi ekskresi

b)

Fungsi buffer pH

c)

Fungsi imun

d)

Fungsi respirasi

e)

Fungsi koagulasi

38.

Terdapat komponen darah yang memiliki fungsi untuk menjaga tekanan osmotic agar darah tetap berada dalam sirkulasi. Apakah komponen darah yang dimaksud?

a)

Eritrosit

b)

Lekosit

c)

Albumin

d)

Immunoglobulin

e)

Fibrinogen

39.

Terdapat komponen darah yang memiliki fungsi untuk menjaga tekanan osmotic agar darah tetap berada dalam sirkulasi. Apakah yang terjadi bila tekanan osmotic menurun?

a)

Perdarahan

b)

Muncul benjolan

c)

Muncul ruam

d)

Terjadi edema

e)

Hilangnya kesadaran

40.

Beberapa tipe immunoglobulin (Ig) yang memiliki fungsi pertahanan tubuh spesifik yang akan meningkat kadarnya pada saat infeksi pada mukosa hidung. Apakah Ig yang dimaksud?

a)

IgA

b)

IgM

c)

IgG

d)

IgE

e)

IgD

41.

Pada saat pasien yang diketahui meningkat kadar IgG dan IgM nya memiliki makna klinis. Apakah interpretasi dari hasil tersebut?

a)

Saat ini terinfeksi untuk pertama kali

b)

Pernah mengalami infeksi dan saat ini sakit kembali

c)

Tidak dalam keadaan sakit apapun

d)

Sedang

42.

M nya memiliki makna klinis. Apakah interpretasi dari hasil tersebut?

a)

Saat ini terinfeksi untuk pertama kali

b)

Pernah mengalami infeksi dan saat ini sakit kembali

c)

Tidak dalam keadaan sakit apapun

d)

Sedang mengalami alergi

e)

Dulu pernah mengalami sakit dan sudah sembuh

43.

Eritrosit merupakan sel darah yang tidak memiliki mitokondria. Bagaimanakah cara eritrosit mendapatkan ATP-nya?

a)

Kreatin fosfat

b)

cAMP

c)

Siklus Krebs

d)

Glikolisis

e)

Transport elektron

44.

Terdapat komponen darah yang sintesisnya membutuhkan bantuan endokrin untuk diproduksi. Apakah sel darah yang dimaksud?

a)

Lekosit

b)

Eritrosit

c)

Immunoglobulin

d)

Netrofil

e)

Trombosit

45.

Kadar EPO dalam darah akan mempengaruhi kecepatan produksi sel darah merah di sumsum tulang. Pada tahap tertentu perkembangan sel darah merah muda tidak lagi dipengaruhi oleh EPO namun dipengaruhi oleh zat besi. Pada tahap apa ertrosit mulai dipengaruhi oleh zat besi?

a)

Proeritoblas

b)

Eritroblas

c)

CFU-E

d)

Retikulosit

e)

Eritrosit dewasa

46.

Pada sintesis heme diperlukan Fe2+ untuk pembentukan cincin portoporfirinnya. Besi harus diabsorbsi dalam usus dan kemudian ditranspor menuju ke sumsum tulang, kelebihannya akan disimpan sebagai Cadangan dalam bentuk Fe3+. Apakah nama zat yang mentransport besi dari usus ke sumsum tulang?

a)

Ferro

b)

Ferri

c)

Ferritin

d)

Transferrin

e)

Serum iron

47.

Pada sintesis heme diperlukan Fe2+ untuk pembentukan cincin portoporfirinnya. Besi harus diabsorbsi dalam usus dan kemudian ditranspor menuju ke sumsum tulang, kelebihannya akan disimpan sebagai Cadangan dalam bentuk Fe3+. Apakah istilah Cadangan besi pada tubuh?

a)

Ferro

b)

Ferri

c)

Ferritin

d)

Transferrin

e)

Serum iron

48.

Globin merupakan bagian dari eritrosit yang juga penting. Globin disintesis dari kromosom 11 dan 16 yang mengalami perubahan selama masa perkembangan janin hingga setelah dilahirkan. Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai jenis globin pada bayi yang baru saja lahir?

a)

ζ& ε

b)

α & ẞ

c)

ẞ & γ

d)

α & γ

e)

δ & ẞ

49.

Seorang pasien mengalami trauma tumpul pada kuadran kiri atas abdomen, menyebabkan ruptur limpa. Pada pembedahan darurat, ditemukan perdarahan masif dari pembuluh darah di hilum limpa. Pembuluh darah utama manakah yang biasanya berjalan melalui hilum limpa dan berisiko terluka pada kasus ini?

a)

Arteri gastroduodenalis

b)

Vena porta hepatis

c)

Arteri lienalis (splenik)

d)

Vena mesenterica inferior

e)

Arteri hepatika komunis

50.

Seorang pasien dengan limfoma non-Hodgkin menjalani diseksi kelenjar getah bening inguinal. Setelah operasi, muncul edema pada tungkai bawah ipsilateral. Kelompok kelenjar getah bening manakah yang menjadi terminal drainage utama untuk aliran limfe dari tungkai bawah?

a)

Kelenjar getah bening aksila

b)

Kelenjar getah bening servikal profundus

c)

Kelenjar getah bening inguinal superfisialis

d)

Kelenjar getah bening mesenterika

e)

Kelenjar getah bening mediastinal

51.

Seorang pasien dengan sirosis hati mengalami hipertensi portal. Pemeriksaan imaging menunjukkan pembesaran vena kolateral di sekitar umbilikus (caput medusae). Vena manakah yang secara normal menerima aliran darah dari limpa dan usus, tetapi pada hipertensi portal mengalami aliran balik ke vena umbilikalis?

a)

Vena cava inferior

b)

Vena porta hepatis

c)

Vena renalis sinistra

d)

Vena gastrika dextra

e)

Vena iliaca communis

52.

Seorang wanita usia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas disertai dengan lemas di sekujur tubuh. Batuk lebih dari 3 bulan, penurunan berat badan >10kg dalam 2 bulan disertai dengan diare yang tidak kunjung sembuh. Pasien adalah pekerja seks komersil. Dokter mendiagnosa pasien ini dengan AIDS stadium 3. Kondisi pada pasien ini disebabkan karena

a)

Penurunan kemampuan sistem imun

b)

Denaturasi sistem imun

c)

Hiperaktivitas sistem imun

d)

Desaturasi sistem imun

e)

Inkompatibilitas sistem imun

53.

a 35 tahun datang ke IGD dengan keluhan batuk disertai dengan lemas di sekujur tubuh. Batuk lebih dari 3 bulan, penurunan berat badan >10kg dalam 2 bulan disertai dengan diare yang tidak kunjung sembuh. Pasien memiliki riwayat pemakaian narkoba jarum suntik. Tes anti HIV didapatkan hasil reactive

a)

Sel T

b)

Trombosit

c)

Haemoglobin

d)

Sistem retikuloendotelial

e)

Sistem saraf pusat dan faktor koagulasi darah

54.

Seorang wanita usia 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan sariawan yang tidak kunjung sembuh. Sariawan berukuran 0.5 cm, berwarna kemerahan terdapat pada buccal sinistra. Sariawan membuat pasien tidak napsu makan dan merasa lemas, lemas di sekujur tubuh. Keluhan lemas disertai dengan nyeri-nyeri sendi dan kemerahan pada wajah yang muncul ketika terkena sinar matahari.

a)

ANA Test

b)

FANA test

c)

ANA sistem

d)

TANA profile

e)

NANA test

55.

Seorang wanita usia 23 tahun dibawa ke dokter dengan lemas di sekujur tubuh sejak 1 minggu yang lalu. Menurut keluarga pasien baru habis berjalan di atas kuburan kuno sambil bernyanyi. 3 bulan Sebelumnya didapatkan keluhan nyeri-nyeri sendi dan kemerahan pada wajah yang muncul ketika terkena sinar matahari. Kemudian di bawa ke dokter dan dinyatakan menderita penyakit imun disertai dengan anemia. Hb 7.7gr/dl

a)

Komplikasi neurologis dari HIV

b)

Komplikasi neurologis dari SLE

c)

Komplikasi fisiologis dari HIV

d)

Komplikasi fisiologis dari SLE

e)

Komplikasi Hemolitik dari SLE

56.

Seorang wanita usia 23 tahun datang ke dokter dengan keluhan lemas di sekujur tubuh. Keluhan lemas disertai dengan nyeri-nyeri sendi dan kemerahan pada wajah yang muncul ketika terkena sinar matahari. Pasien mengakui bahwa dirinya adalah penyintas penyakit lupus dan masih dalam pengobatan. Pada pemeriksaan fisik konjungtiva anemis dan sklera ikterik

a)

Anemia megaloblastik

b)

Defisiensi besi

c)

Anemia pada penyakit akut

d)

Anemia hemolitik

e)

Anemia gravis

57.

Seorang pria usia 58 tahun datang ke rs dengan keluhan nyeri sendi. Nyeri sendi dirasakan terutama pada jari2 telapak tangan dan telapak kaki. Pasien juga mengeluhkan Pada pemeriksaan fisik didapatkan swan neck

a)

Plasma konvalescent

b)

Infus Ringer Lactate dan resusitasi Asering untuk mengatasi dehidrasi

c)

Kalium diclofenac + metilprednisolone

d)

Cyclosporin

e)

Cyclofosfamide

58.

Seorang pria usia 58 tahun datang ke rs dengan keluhan nyeri sendi. Nyeri sendi dirasakan terutama pada jari2 telapak tangan dan telapak kaki. Pada pemeriksaan fisik didapatkan Bouchard node dan herberden node

a)

ANA profile

b)

Hba1c

c)

Anti Human Papiloma Virus

d)

Laju endap Darah

e)

Emoticis sedimentation rate

59.

Seorang pria usia 58 tahun datang ke rs dengan keluhan nyeri sendi. Nyeri sendi dirasakan terutama pada jari2 telapak tangan dan telapak kaki. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bouchard node dan herbeden node.

a)

Operasi arthroplasty

b)

Kemoterapi 12 seri

c)

Transplantasi sendi dan imunomodulator

d)

DMARDS

e)

Proton Pump Inhibitor

60.

Seorang wanita usia 19 tahun dibawa ke IGD dalam keadaan tidak sadar. Sebelumnya pasien diketahui sedang karaoke lalu tiba mengalami kejang dan tidak sadar. Tidak didapatkan riwayat konsumsi minuman keras. Riwayat DM didapatkan pada kedua orang tua. Pada pemeriksaan didapatkan gula darah 489, Hba1c 9.9% dan ketonurin +++. Pemeriksaan C peptide didapatkan hasil < 0.2nmol. Analisa gas darah didapatkan pH 7.1.

4 lines
61.

Seorang laki-laki usia 21 tahun dibawa ke IGD dalam keadaan tidak sadar. Sebelumnya pasien diketahui sedang bermain game di warnet di lalu tiba-tiba mengalami kejang dan tidak sadar. Bermain game diketahui selama 8 jam. Di samping pasien ditemukan beberapa bungkus cokelat dan snack kentang. Tidak didapatkan riwayat trauma kepala. Pada pemeriksaan didapatkan gula darah 599, dan napas berbau keton. Tatalaksana awal yang paling tepat untuk menurunkan gula darah pada saat ini adalah

a)

Insulin rapid

b)

Insulin basal dosis tinggi

c)

insulin dan OAD dikombinasikan

d)

Kombinasi insulin basal dan diet rendah gula

e)

Kombinasi glimepiride + gliquidone + aspilet + simvastatin

62.

Seorang wanita usia 18 tahun dibawa ke IGD dalam keadaan tidak sadar. Sebelumnya pasien diketahui sedang minum es the manis lalu tiba mengalami kejang dan tidak sadar. Riwayat DM didapatkan pada kedua orang tua. Pada pemeriksaan didapatkan gula darah 789, Hba1c 10.9% dan ketonurin +++. Pemeriksaan C peptide didapatkan hasil < 0.01nmol. Analisa gas darah didapatkan pH 7.05. Edukasi yang paling tepat untuk pasien ini adalah

a)

Pasien tidak boleh lagi mengkonsumsi es the manis

b)

Pasien harus minum obat antidiabetik sampai gula darah stabil

c)

Pasien perlu diet untuk mengendalikan gula darah

d)

Pasien harus menggunakan insulin sumur hidup

e)

Pasien harus mengkonsumsi obat kejang rutin

63.

Seorang wanita usia 32 tahun datang ke dokter dengan keluhan sariawan yang tidak kunjung sembuh. Sariawan berukuran 0.5 cm, berwarna kemerahan terdapat pada buccal sinistra. Sariawan membuat pasien tidak napsu makan dan merasa lemas, lemas di sekujur tubuh. Keluhan lemas disertai dengan nyeri-nyeri sendi dan kemerahan pada wajah yang muncul ketika terkena sinar matahari. Hasil pemeriksaan ana test didapatkan hasil positif. Pernyataan yang paling benar mengenai penyakit ini adalah

a)

Menyerang perempuan 7x lebih banyak daripada laki-laki

b)

Merupakan penyakit autoimun yang bisa ditularkan melalui kontak kulit

c)

Merupakan penyakit defisiensi imun yang dapat ditularkan melalui hubungan seks

d)

Merupakan penyakit genetik yang dapat menyebabkan gula darah meningkat

e)

Merupakan penyakit autoimun yang lebih banyak terjadi pada permpuan

64.

Seorang wanita usia 24 tahun dibawa ke IGD dalam keadaan tidak sadar. Sebelumnya pasien diketahui sedang makan es krim di depan batu nisan ayahnya, lalu tiba mengalami kejang dan tidak sadar. Keluarga menyatakan bahwa pasien kesurupan. Riwayat DM didapatkan pada kedua orang tua. Pada pemeriksaan didapatkan gula darah 789, Hba1c 10.9% dan ketonurin +++. Pemeriksaan C peptide didapatkan hasil < 0.08nmol. Analisa gas darah didapatkan pH 7.15. Kondisi pada pasien ini disebabkan karena

a)

Dekomposisi organ-organ internal

b)

Komplikasi konsumsi es krim terlalu banyak

c)

Destruksi sel beta pankreas oleh sel-sel imun

d)

Denaturasi sel beta pankreas oleh kandungan di dalam es krim

e)

Defibrilasi sel beta pankreas dalam memproduksi incretin

65.

Seorang pria usia 35 tahun datang ke IGD dengan keluhan batuk disertai dengan lemas di sekujur tubuh. Batuk lebih dari 3 bulan, penurunan berat badan >10kg dalam 2 bulan disertai dengan diare yang tidak kunjung sembuh. Pasien memiliki riwayat pemakaian narkoba jarum suntik. Pasien juga mengaku 2 bulan ini sudah beberapa kali berobat ke dokter kulit untuk mengobati infeksi herpes yang kambuh-kambuhan di bahu kanannya. Tes anti HIV didapatkan hasil reactive. Pasien ini didiagnosis dengan

a)

AIDS stadium I

b)

AIDS stadium II

c)

AIDS stadium IIII

d)

AIDS stadium IV

e)

AIDS stadium V

66.

Seorang pria usia 35 tahun datang ke IGD dengan keluhan batuk disertai dengan lemas di sekujur tubuh. Batuk lebih dari 3 bulan, penurunan berat badan >10kg dalam 2 bulan disertai dengan diare yang tidak kunjung sembuh. Pasien memiliki riwayat pemakaian narkoba jarum suntik. Pasien juga mengaku sedang dalam pengobatan tuberkulosis kelenjar getah bening leher sebelah kanan Tes anti HIV didapatkan hasil reactive. Pasien ini didiagnosis dengan

a)

AIDS stadium I

b)

AIDS stadium II

c)

AIDS stadium IIII

d)

AIDS stadium IV

e)

AIDS stadium V

67.

Seorang laki-laki uria 56 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 6.7gr/dl, ureum 30, creatinine 0.7. Pernyataan yang tepat mengenai pasien ini adalah

a)

Pasien menderita anemia defisiensi besi

b)

Pasien menderita anemia karena penyakit jantung

c)

Pasien perlu mendapatkan transfusi darah

d)

Pasien perlu menjalani pengobatan jantung intensif

e)

Pasien perlu revisi pengobatan jantung

68.

Seorang laki-laki uria 96 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan papil lidah atrofi. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 67, MCH 19 kondisi yang dialami oleh pasien adalah

a)

Anemia defisiensi besi dan gagal jantung

b)

Anemia pada penyakit jantung dan gagal jantung

c)

Anemia biasa dan gagal jantung

d)

Anemia karena intoksikasi digoxin

e)

Anemia karena usia 96 tahun.

69.

Seorang laki-laki uria 96 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan bising jantung. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 96. diagnosa yang paling mungkin pada pasien adalah

a)

Anemia paraneoplastik

b)

Anemia megaloblastik

c)

Anemia defisiensi imun

d)

Anemia defisiensi besi

e)

Anemia hemolitk autoimun

70.

Seorang laki-laki uria 46 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan bising jantung. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 96. kondisi pada pasien ini disebabkan karena

a)

Defisiensi asam linoleat

b)

Defisiensi asam askorbat

c)

Defisiensi asam folat

d)

Defisiensi asam tranexamat

e)

Defisienasi asam mefenamat