WorksheetsKuis Biologi Darah
Total questions: 70
Worksheet time: 38mins
Darah membawa urea yang merupakan hasil akhir dari metabolisme protein. Urea akan dibawa darah dari hepar menuju ginjal. Apakah fungsi darah yang dimaksud?
Fungsi ekskresi
Fungsi buffer pH
Fungsi imun
Fungsi respirasi
Fungsi koagulasi
Terdapat komponen darah yang memiliki fungsi untuk menjaga tekanan osmotic agar darah tetap berada dalam sirkulasi. Apakah komponen darah yang dimaksud?
Eritrosit
Lekosit
Albumin
Immunoglobulin
Fibrinogen
Terdapat komponen darah yang memiliki fungsi untuk menjaga tekanan osmotic agar darah tetap berada dalam sirkulasi. Apakah yang terjadi bila tekanan osmotic menurun?
Perdarahan
Muncul benjolan
Muncul ruam
Terjadi edema
Hilangnya kesadaran
Beberapa tipe immunoglobulin (Ig) yang memiliki fungsi pertahanan tubuh spesifik yang akan meningkat kadarnya pada saat infeksi pada mukosa hidung. Apakah Ig yang dimaksud?
IgA
IgM
IgG
IgE
IgD
Pada saat pasien yang diketahui meningkat kadar IgG dan IgM nya memiliki makna klinis. Apakah interpretasi dari hasil tersebut?
Saat ini terinfeksi untuk pertama kali
Pernah mengalami infeksi dan saat ini sakit kembali
Tidak dalam keadaan sakit apapun
Sedang mengalami alergi
Dulu pernah mengalami sakit dan sudah sembuh
Eritrosit merupakan sel darah yang tidak memiliki mitokondria. Bagaimanakah cara eritrosit mendapatkan ATP-nya?
Kreatin fosfat
cAMP
Siklus Krebs
Glikolisis
Transport elektron
Terdapat komponen darah yang sintesisnya membutuhkan bantuan endokrin untuk diproduksi. Apakah sel darah yang dimaksud?
Lekosit
Eritrosit
Immunoglobulin
Netrofil
Trombosit
Kadar EPO dalam darah akan mempengaruhi kecepatan produksi sel darah merah di sumsum tulang. Pada tahap tertentu perkembangan sel darah merah muda tidak lagi dipengaruhi oleh EPO namun dipengaruhi oleh zat besi. Pada tahap apa ertrosit mulai dipengaruhi oleh zat besi?
Proeritoblas
Eritroblas
CFU-E
Retikulosit
Eritrosit dewasa
Pada sintesis heme diperlukan Fe2+ untuk pembentukan cincin portoporfirinnya. Besi harus diabsorbsi dalam usus dan kemudian ditranspor menuju ke sumsum tulang, kelebihannya akan disimpan sebagai Cadangan dalam bentuk Fe3+. Apakah nama zat yang mentransport besi dari usus ke sumsum tulang?
Ferro
Ferri
Ferritin
Transferrin
Serum iron
Pada sintesis heme diperlukan Fe2+ untuk pembentukan cincin portoporfirinnya. Besi harus diabsorbsi dalam usus dan kemudian ditranspor menuju ke sumsum tulang, kelebihannya akan disimpan sebagai Cadangan dalam bentuk Fe3+. Apakah istilah Cadangan besi pada tubuh?
Ferro
Ferri
Ferritin
Transferrin
Serum iron
Globin merupakan bagian dari eritrosit yang juga penting. Globin disintesis dari kromosom 11 dan 16 yang mengalami perubahan selama masa perkembangan janin hingga setelah dilahirkan. Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai jenis globin pada bayi yang baru saja lahir?
ζ& ε
α & ẞ
ẞ & γ
α & γ
δ & ẞ
Hemoglobin merupakan protein tersier yang memiliki fungsi sebagai buffer darah, dan akan mengalami metabolisme setelah 120 hari. Apakah pernyataan yang tepat mengenai metabolisme hemoglobin?
Heme akan diubah langsung menjadi urobilin
Organ terjadinya berada di ginjal
Komponen heme akan disimpan sebagai Cadangan besi
Heme akan digunakan Kembali untuk pembentukan eritrosit
Globin akan diubah menjadi bilirubin
Besi merupakan zat penting untuk pembentukan eritrosit, seringkali pasien mengalami anemia defisiensi besi karena diet yang tidak adekuat, Berikut adalah makanan yang dapat menghambat absorbsi besi:
Jeruk
Nanas
Lemon
Vitamin A
Teh
Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Ketika terjadi perlukaan maka agregasi trombosit akan memicu cascade pembekuan darah. Apakah factor yang dipengaruhi oleh jalur intrinsic dan ekstrinsik?
F IX
F VIII
F III
F X
F VII
Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Ketika terjadi perlukaan maka agregasi trombosit akan memicu cascade pembekuan darah. Manakah yang termasuk factor ekstrinsik?
F IX
F VIII
F III
F X
F VII
Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Ketika terjadi perlukaan maka agregasi trombosit akan memicu cascade pembekuan darah dan membentuk fibrin. Namun fibrin kemudian akan dilarutkan. Apakah yang terjadi bila fibrin tidak dilarutkan oleh plasmin?
Terjadi perdarahan
Terjadi agregasi trombosit
Terjadi thrombus
Menyebabkan hemofilia
Berkurangnya factor pembekuan
Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Ketika terjadi perlukaan maka agregasi trombosit akan memicu cascade pembekuan darah. Factor apakah yang mengaktifkan F IX?
F XIa
F VIIIa
F IIIa
F Xa
F VIIa
Trombosit diperlukan dalam hemostasis darah. Agregasi yang berlebihan dari trombosit dapat menyebabkan sumbatan yng berbahaya bagi tubuh Apakah obat yang memiliki fungsi mencegah terjadinya hal tersebut?
Parasetamol
Aspilet
Warfarin
Amoxicillin
Kortikosteroid
Respon tubuh terhadap reaksi hipersensitivitas dapat menimbulkan aspek klinis, seperti rhinitis akibat cuaca dingin. Apakah antibodi yang terlibat pada aspek klinis tersebut?
IgA
IgD
IgM
IgG
IgE
Antigen dapat menimbulkan reaksi sel mast yang melepaskan mediator dan mengaktifkan basofil. Apakah tipe hipersensitivitas yang terlibat pada aktivasi sel mast?
Hipersensitivitas tipe I
Hipersensitivitas tipe II
Hipersensitivitas tipe III
Hipersensitivitas tipe IV
Hipersensitivitas tipe V
Seorang laki-laki uria 56 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 6.7gr/dl, ureum 30, creatinine 0.7 Pernyataan yang tepat mengenai pasien ini adalah
Pasien menderita anemia defisiensi besi
Pasien menderita anemia karena penyakit jantung
Pasien perlu mendapatkan transfusi darah
Pasien perlu menjalani pengobatan jantung intensif
Pasien perlu revisi pengobatan jantung
Seorang laki-laki uria 96 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan papil lidah atrofi. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 67, MCH 19 kondisi yang dialami oleh pasien adalah
Anemia defisiensi besi dan gagal jantung
Anemia pada penyakit jantung dan gagal jantung
Anemia biasa dan gagal jantung
Anemia karena intoksikasi digoxin
Anemia karena usia 96 tahun.
Seorang laki-laki uria 96 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan bising jantung. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 96. diagnosa yang paling mungkin pada pasien adalah
Anemia paraneoplastik
Anemia megaloblastik
Anemia defisiensi imun
Anemia defisiensi besi
Anemia hemolitk autoimun
Seorang laki-laki uria 34 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan bising jantung. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 96. kondisi pada pasien ini disebabkan karena
Defisiensi asam linoleat
Defisiensi asam askorbat
Defisiensi asam folat
Defisiensi asam tranexamat
Defisienasi asam mefenamat
Seorang laki-laki uria 34 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan papil lidah atrofi. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 67, MCH 19. Terapi yang tepat diberikan pada pasien adalah
Suplementasi besi oral
Suplementasi besi parenteral
Suplementasi besi rektal
Suplementasi besi digital
Suplementasi besi viral
Seorang laki-laki uria 34 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan papil lidah atrofi. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 67, MCH 19. apabila dilakukan pemeriksaan penunjang, hasil yang mungkin didapatkan adalah
Kadar besi serum meningkat
Feritin berkurang
Saturasi feritin menurun
Saturasi feritin meningkat
kadar besi curcumin meningkat
Seorang laki-laki usia 43 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan sekujur tubuh berwarna kuning. Kuning dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan skelra ikterik. Hasil pemeriksaan direct coomb test positif. Dokter merencanakan pemeriksaan bilirubin Hasil yang mungkin didapatkan pada pasien ini adalah
Bilirubin indirek menurun
Bilirubin indirek meningkat
Bilirubin direk menurun
Bilirubin direk meningkat
Bilirubin direk dan indirek menurun
Seorang wanita usia 43 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan sekujur tubuh berwarna kuning. Kuning dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Pasien merupakan penderita lupus yang berobat tidak teratur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan skelra ikterik. Hasil pemeriksaan direct coomb test positif Diagnosa yang mungkin pada pasien ini adalah
Anemia hemolitic autoimun tipe panas
Anemia hemolitic autoimun tipe dingin
Anemia hemolitic autoimun tipe campuran
Anemia hemolitic non autoimun
Anemia hemolitic autoimun tipe automatic
Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah
Anemia bifasik
Anemia panplastik
Anemia aplastik
Anemia funtastic
Anemia letarsik
Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa Pada pasien ini dapat terjadi komplikasi perdarahan, hal ini merupakan manifestasi dari kondisi
Ainemia
Trombositopenia
Leukopenia
Neuropenia
Hemokromatosisemia
Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa. Pada pasien ini dapat terjadi komplikasi perdarahan, hal ini merupakan manifestasi dari kondisi
Ainemia
Trombositopenia
Leukopenia
Neuropenia
Hemokromatosisemia
Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa. Pada pasien ini dapat terjadi komplikasi demam, hal ini merupakan manifestasi dari kondisi
Anemia
Trombositopenia
Leukopenia
Neuropenia
Hemokromatosisemia
Seorang pria usia 60 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur tubuh terasa lemas. Lemas dirasakan tidak membaik dengan istirahat dan memberat dengan aktivitas. Pasien merupakan seorang karywan SPBU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan kesan pansitopenisa. Pada pasien ini dapat terjadi komplikasi takikardia, hal ini merupakan manifestasi dari kondisi
Anemia
Trombositopenia
Leukopenia
Neuropenia
Hemokromatosisemia
Seorang pria usia 65 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur badan terasa lemas. Lemas disertai dengan demam naik turun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, splenomegali (+). pada pemeriksaan laboratorium didapatkan leukosit 40.000. chromosom philadelphia (+). sel blas 10%. kondisi yang terjadi pada pasien ini adalah
Leukimia myelositik kronik fase kronik
Leukimia myelositik kronik fase krisis blast
Leukimia myelositik kronik fase akslerasi
Leukimia myelositik kronik fase deselerasi
Leukimia myelositik kronik fase imunodefisiensi
Seorang pria usia 65 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur badan terasa lemas. Lemas disertai dengan demam naik turun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, splenomegali (+). pada pemeriksaan laboratorium didapatkan leukosit 40.000. chromosom philadelphia (+). sel blas 10%. respon terapi sitogenik pada pasien dapat dicapai apabila
Reduksi jumlah leukosit
Eliminasi sel myeloid immatur sampai 0%
Eliminasi kromosom philadelphia sampai 0%
Eradikasi tanda dan gejala klinis
Hb > 10gr/dl
Seorang pria usia 65 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sekujur badan terasa lemas. Lemas disertai dengan demam naik turun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, splenomegali (+). pada pemeriksaan laboratorium didapatkan leukosit 40.000. chromosom philadelphia (+). sel blas 30%. kondisi yang terjadi pada pasien ini adalah
Leukimia myelositik kronik fase kronik
Leukimia myelositik kronik fase krisis blast
Leukimia myelositik kronik fase akslerasi
Leukimia myelositik kronik fase deselerasi
Leukimia myelositik kronik fase imunodefisiensi
Darah membawa urea yang merupakan hasil akhir dari metabolisme protein. Urea akan dibawa darah dari hepar menuju ginjal. Apakah fungsi darah yang dimaksud?
Fungsi ekskresi
Fungsi buffer pH
Fungsi imun
Fungsi respirasi
Fungsi koagulasi
Terdapat komponen darah yang memiliki fungsi untuk menjaga tekanan osmotic agar darah tetap berada dalam sirkulasi. Apakah komponen darah yang dimaksud?
Eritrosit
Lekosit
Albumin
Immunoglobulin
Fibrinogen
Terdapat komponen darah yang memiliki fungsi untuk menjaga tekanan osmotic agar darah tetap berada dalam sirkulasi. Apakah yang terjadi bila tekanan osmotic menurun?
Perdarahan
Muncul benjolan
Muncul ruam
Terjadi edema
Hilangnya kesadaran
Beberapa tipe immunoglobulin (Ig) yang memiliki fungsi pertahanan tubuh spesifik yang akan meningkat kadarnya pada saat infeksi pada mukosa hidung. Apakah Ig yang dimaksud?
IgA
IgM
IgG
IgE
IgD
Pada saat pasien yang diketahui meningkat kadar IgG dan IgM nya memiliki makna klinis. Apakah interpretasi dari hasil tersebut?
Saat ini terinfeksi untuk pertama kali
Pernah mengalami infeksi dan saat ini sakit kembali
Tidak dalam keadaan sakit apapun
Sedang
M nya memiliki makna klinis. Apakah interpretasi dari hasil tersebut?
Saat ini terinfeksi untuk pertama kali
Pernah mengalami infeksi dan saat ini sakit kembali
Tidak dalam keadaan sakit apapun
Sedang mengalami alergi
Dulu pernah mengalami sakit dan sudah sembuh
Eritrosit merupakan sel darah yang tidak memiliki mitokondria. Bagaimanakah cara eritrosit mendapatkan ATP-nya?
Kreatin fosfat
cAMP
Siklus Krebs
Glikolisis
Transport elektron
Terdapat komponen darah yang sintesisnya membutuhkan bantuan endokrin untuk diproduksi. Apakah sel darah yang dimaksud?
Lekosit
Eritrosit
Immunoglobulin
Netrofil
Trombosit
Kadar EPO dalam darah akan mempengaruhi kecepatan produksi sel darah merah di sumsum tulang. Pada tahap tertentu perkembangan sel darah merah muda tidak lagi dipengaruhi oleh EPO namun dipengaruhi oleh zat besi. Pada tahap apa ertrosit mulai dipengaruhi oleh zat besi?
Proeritoblas
Eritroblas
CFU-E
Retikulosit
Eritrosit dewasa
Pada sintesis heme diperlukan Fe2+ untuk pembentukan cincin portoporfirinnya. Besi harus diabsorbsi dalam usus dan kemudian ditranspor menuju ke sumsum tulang, kelebihannya akan disimpan sebagai Cadangan dalam bentuk Fe3+. Apakah nama zat yang mentransport besi dari usus ke sumsum tulang?
Ferro
Ferri
Ferritin
Transferrin
Serum iron
Pada sintesis heme diperlukan Fe2+ untuk pembentukan cincin portoporfirinnya. Besi harus diabsorbsi dalam usus dan kemudian ditranspor menuju ke sumsum tulang, kelebihannya akan disimpan sebagai Cadangan dalam bentuk Fe3+. Apakah istilah Cadangan besi pada tubuh?
Ferro
Ferri
Ferritin
Transferrin
Serum iron
Globin merupakan bagian dari eritrosit yang juga penting. Globin disintesis dari kromosom 11 dan 16 yang mengalami perubahan selama masa perkembangan janin hingga setelah dilahirkan. Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai jenis globin pada bayi yang baru saja lahir?
ζ& ε
α & ẞ
ẞ & γ
α & γ
δ & ẞ
Seorang pasien mengalami trauma tumpul pada kuadran kiri atas abdomen, menyebabkan ruptur limpa. Pada pembedahan darurat, ditemukan perdarahan masif dari pembuluh darah di hilum limpa. Pembuluh darah utama manakah yang biasanya berjalan melalui hilum limpa dan berisiko terluka pada kasus ini?
Arteri gastroduodenalis
Vena porta hepatis
Arteri lienalis (splenik)
Vena mesenterica inferior
Arteri hepatika komunis
Seorang pasien dengan limfoma non-Hodgkin menjalani diseksi kelenjar getah bening inguinal. Setelah operasi, muncul edema pada tungkai bawah ipsilateral. Kelompok kelenjar getah bening manakah yang menjadi terminal drainage utama untuk aliran limfe dari tungkai bawah?
Kelenjar getah bening aksila
Kelenjar getah bening servikal profundus
Kelenjar getah bening inguinal superfisialis
Kelenjar getah bening mesenterika
Kelenjar getah bening mediastinal
Seorang pasien dengan sirosis hati mengalami hipertensi portal. Pemeriksaan imaging menunjukkan pembesaran vena kolateral di sekitar umbilikus (caput medusae). Vena manakah yang secara normal menerima aliran darah dari limpa dan usus, tetapi pada hipertensi portal mengalami aliran balik ke vena umbilikalis?
Vena cava inferior
Vena porta hepatis
Vena renalis sinistra
Vena gastrika dextra
Vena iliaca communis
Seorang wanita usia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas disertai dengan lemas di sekujur tubuh. Batuk lebih dari 3 bulan, penurunan berat badan >10kg dalam 2 bulan disertai dengan diare yang tidak kunjung sembuh. Pasien adalah pekerja seks komersil. Dokter mendiagnosa pasien ini dengan AIDS stadium 3. Kondisi pada pasien ini disebabkan karena
Penurunan kemampuan sistem imun
Denaturasi sistem imun
Hiperaktivitas sistem imun
Desaturasi sistem imun
Inkompatibilitas sistem imun
a 35 tahun datang ke IGD dengan keluhan batuk disertai dengan lemas di sekujur tubuh. Batuk lebih dari 3 bulan, penurunan berat badan >10kg dalam 2 bulan disertai dengan diare yang tidak kunjung sembuh. Pasien memiliki riwayat pemakaian narkoba jarum suntik. Tes anti HIV didapatkan hasil reactive
Sel T
Trombosit
Haemoglobin
Sistem retikuloendotelial
Sistem saraf pusat dan faktor koagulasi darah
Seorang wanita usia 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan sariawan yang tidak kunjung sembuh. Sariawan berukuran 0.5 cm, berwarna kemerahan terdapat pada buccal sinistra. Sariawan membuat pasien tidak napsu makan dan merasa lemas, lemas di sekujur tubuh. Keluhan lemas disertai dengan nyeri-nyeri sendi dan kemerahan pada wajah yang muncul ketika terkena sinar matahari.
ANA Test
FANA test
ANA sistem
TANA profile
NANA test
Seorang wanita usia 23 tahun dibawa ke dokter dengan lemas di sekujur tubuh sejak 1 minggu yang lalu. Menurut keluarga pasien baru habis berjalan di atas kuburan kuno sambil bernyanyi. 3 bulan Sebelumnya didapatkan keluhan nyeri-nyeri sendi dan kemerahan pada wajah yang muncul ketika terkena sinar matahari. Kemudian di bawa ke dokter dan dinyatakan menderita penyakit imun disertai dengan anemia. Hb 7.7gr/dl
Komplikasi neurologis dari HIV
Komplikasi neurologis dari SLE
Komplikasi fisiologis dari HIV
Komplikasi fisiologis dari SLE
Komplikasi Hemolitik dari SLE
Seorang wanita usia 23 tahun datang ke dokter dengan keluhan lemas di sekujur tubuh. Keluhan lemas disertai dengan nyeri-nyeri sendi dan kemerahan pada wajah yang muncul ketika terkena sinar matahari. Pasien mengakui bahwa dirinya adalah penyintas penyakit lupus dan masih dalam pengobatan. Pada pemeriksaan fisik konjungtiva anemis dan sklera ikterik
Anemia megaloblastik
Defisiensi besi
Anemia pada penyakit akut
Anemia hemolitik
Anemia gravis
Seorang pria usia 58 tahun datang ke rs dengan keluhan nyeri sendi. Nyeri sendi dirasakan terutama pada jari2 telapak tangan dan telapak kaki. Pasien juga mengeluhkan Pada pemeriksaan fisik didapatkan swan neck
Plasma konvalescent
Infus Ringer Lactate dan resusitasi Asering untuk mengatasi dehidrasi
Kalium diclofenac + metilprednisolone
Cyclosporin
Cyclofosfamide
Seorang pria usia 58 tahun datang ke rs dengan keluhan nyeri sendi. Nyeri sendi dirasakan terutama pada jari2 telapak tangan dan telapak kaki. Pada pemeriksaan fisik didapatkan Bouchard node dan herberden node
ANA profile
Hba1c
Anti Human Papiloma Virus
Laju endap Darah
Emoticis sedimentation rate
Seorang pria usia 58 tahun datang ke rs dengan keluhan nyeri sendi. Nyeri sendi dirasakan terutama pada jari2 telapak tangan dan telapak kaki. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bouchard node dan herbeden node.
Operasi arthroplasty
Kemoterapi 12 seri
Transplantasi sendi dan imunomodulator
DMARDS
Proton Pump Inhibitor
Seorang wanita usia 19 tahun dibawa ke IGD dalam keadaan tidak sadar. Sebelumnya pasien diketahui sedang karaoke lalu tiba mengalami kejang dan tidak sadar. Tidak didapatkan riwayat konsumsi minuman keras. Riwayat DM didapatkan pada kedua orang tua. Pada pemeriksaan didapatkan gula darah 489, Hba1c 9.9% dan ketonurin +++. Pemeriksaan C peptide didapatkan hasil < 0.2nmol. Analisa gas darah didapatkan pH 7.1.
Seorang laki-laki usia 21 tahun dibawa ke IGD dalam keadaan tidak sadar. Sebelumnya pasien diketahui sedang bermain game di warnet di lalu tiba-tiba mengalami kejang dan tidak sadar. Bermain game diketahui selama 8 jam. Di samping pasien ditemukan beberapa bungkus cokelat dan snack kentang. Tidak didapatkan riwayat trauma kepala. Pada pemeriksaan didapatkan gula darah 599, dan napas berbau keton. Tatalaksana awal yang paling tepat untuk menurunkan gula darah pada saat ini adalah
Insulin rapid
Insulin basal dosis tinggi
insulin dan OAD dikombinasikan
Kombinasi insulin basal dan diet rendah gula
Kombinasi glimepiride + gliquidone + aspilet + simvastatin
Seorang wanita usia 18 tahun dibawa ke IGD dalam keadaan tidak sadar. Sebelumnya pasien diketahui sedang minum es the manis lalu tiba mengalami kejang dan tidak sadar. Riwayat DM didapatkan pada kedua orang tua. Pada pemeriksaan didapatkan gula darah 789, Hba1c 10.9% dan ketonurin +++. Pemeriksaan C peptide didapatkan hasil < 0.01nmol. Analisa gas darah didapatkan pH 7.05. Edukasi yang paling tepat untuk pasien ini adalah
Pasien tidak boleh lagi mengkonsumsi es the manis
Pasien harus minum obat antidiabetik sampai gula darah stabil
Pasien perlu diet untuk mengendalikan gula darah
Pasien harus menggunakan insulin sumur hidup
Pasien harus mengkonsumsi obat kejang rutin
Seorang wanita usia 32 tahun datang ke dokter dengan keluhan sariawan yang tidak kunjung sembuh. Sariawan berukuran 0.5 cm, berwarna kemerahan terdapat pada buccal sinistra. Sariawan membuat pasien tidak napsu makan dan merasa lemas, lemas di sekujur tubuh. Keluhan lemas disertai dengan nyeri-nyeri sendi dan kemerahan pada wajah yang muncul ketika terkena sinar matahari. Hasil pemeriksaan ana test didapatkan hasil positif. Pernyataan yang paling benar mengenai penyakit ini adalah
Menyerang perempuan 7x lebih banyak daripada laki-laki
Merupakan penyakit autoimun yang bisa ditularkan melalui kontak kulit
Merupakan penyakit defisiensi imun yang dapat ditularkan melalui hubungan seks
Merupakan penyakit genetik yang dapat menyebabkan gula darah meningkat
Merupakan penyakit autoimun yang lebih banyak terjadi pada permpuan
Seorang wanita usia 24 tahun dibawa ke IGD dalam keadaan tidak sadar. Sebelumnya pasien diketahui sedang makan es krim di depan batu nisan ayahnya, lalu tiba mengalami kejang dan tidak sadar. Keluarga menyatakan bahwa pasien kesurupan. Riwayat DM didapatkan pada kedua orang tua. Pada pemeriksaan didapatkan gula darah 789, Hba1c 10.9% dan ketonurin +++. Pemeriksaan C peptide didapatkan hasil < 0.08nmol. Analisa gas darah didapatkan pH 7.15. Kondisi pada pasien ini disebabkan karena
Dekomposisi organ-organ internal
Komplikasi konsumsi es krim terlalu banyak
Destruksi sel beta pankreas oleh sel-sel imun
Denaturasi sel beta pankreas oleh kandungan di dalam es krim
Defibrilasi sel beta pankreas dalam memproduksi incretin
Seorang pria usia 35 tahun datang ke IGD dengan keluhan batuk disertai dengan lemas di sekujur tubuh. Batuk lebih dari 3 bulan, penurunan berat badan >10kg dalam 2 bulan disertai dengan diare yang tidak kunjung sembuh. Pasien memiliki riwayat pemakaian narkoba jarum suntik. Pasien juga mengaku 2 bulan ini sudah beberapa kali berobat ke dokter kulit untuk mengobati infeksi herpes yang kambuh-kambuhan di bahu kanannya. Tes anti HIV didapatkan hasil reactive. Pasien ini didiagnosis dengan
AIDS stadium I
AIDS stadium II
AIDS stadium IIII
AIDS stadium IV
AIDS stadium V
Seorang pria usia 35 tahun datang ke IGD dengan keluhan batuk disertai dengan lemas di sekujur tubuh. Batuk lebih dari 3 bulan, penurunan berat badan >10kg dalam 2 bulan disertai dengan diare yang tidak kunjung sembuh. Pasien memiliki riwayat pemakaian narkoba jarum suntik. Pasien juga mengaku sedang dalam pengobatan tuberkulosis kelenjar getah bening leher sebelah kanan Tes anti HIV didapatkan hasil reactive. Pasien ini didiagnosis dengan
AIDS stadium I
AIDS stadium II
AIDS stadium IIII
AIDS stadium IV
AIDS stadium V
Seorang laki-laki uria 56 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 6.7gr/dl, ureum 30, creatinine 0.7. Pernyataan yang tepat mengenai pasien ini adalah
Pasien menderita anemia defisiensi besi
Pasien menderita anemia karena penyakit jantung
Pasien perlu mendapatkan transfusi darah
Pasien perlu menjalani pengobatan jantung intensif
Pasien perlu revisi pengobatan jantung
Seorang laki-laki uria 96 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan papil lidah atrofi. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 67, MCH 19 kondisi yang dialami oleh pasien adalah
Anemia defisiensi besi dan gagal jantung
Anemia pada penyakit jantung dan gagal jantung
Anemia biasa dan gagal jantung
Anemia karena intoksikasi digoxin
Anemia karena usia 96 tahun.
Seorang laki-laki uria 96 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan bising jantung. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 96. diagnosa yang paling mungkin pada pasien adalah
Anemia paraneoplastik
Anemia megaloblastik
Anemia defisiensi imun
Anemia defisiensi besi
Anemia hemolitk autoimun
Seorang laki-laki uria 46 tahun dibawa ke RS karena keluhan lemas. Lemas dirasakan di sekujur tubuh. Memberat dengan aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat sakit gagal jantung yang rutin berobat dengan obat digoxin, bisoprolol dan spironolacton. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan bising jantung. Pada pemeriksaan rontgen didapatkan kardiomegali, pada pmeriksaan lab didapatkan Hb 8.7gr/dl, ureum 39, creatinine 0.5. MCV 96. kondisi pada pasien ini disebabkan karena
Defisiensi asam linoleat
Defisiensi asam askorbat
Defisiensi asam folat
Defisiensi asam tranexamat
Defisienasi asam mefenamat
