Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ NIFAS

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Perempuan, umur 22 tahun, P1A0, nifas hari ke-10, datang ke PMB diantar suaminya untuk kontrol. Hasil anamnesis: sering murung, merasa kurang percaya diri saat merawat bayinya, sering menangis tiba-tiba terutama saat menyusui. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 84 x/menit, S 36,5°C, R 24 x/menit, ASI matur keluar lancar, TFU sudah tidak teraba, lochea alba.

Apakah penatalaksanaan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pemberian ASI Eksklusif

b)

Persiapan menyusui dini

c)

Dukungan suami dan keluarga

d)

Penanganan depresi postpartum

e)

Konseling tentang perawatan bayi baru lahir

2.

Perempuan, umur 20 tahun, P1A0, nifas 40 hari, datang ke PMB diantar suaminya. Hasil anamesis: sering murung, merasa sedih atas kematian bayinya 3 mg yang lalu, sering menangis tiba-tiba, insomnia, nafsu makan menurun. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 88 x/menit, S 36,5°C, P

28 x/menit, ASI matur keluar lancar, TFU sudah tidak teraba.

Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Duka cita

b)

Kemurungan

c)

Postpartum blues

d)

Depresi postpartum

e)

Psikosa post partum

3.

Perempuan, umur 22 tahun, P1A0, melahirkan 6 jam yang lalu di PMB dengan keluhan masih merasa lelah. Hasil anamnesis: perut mulas dan nyeri daerah jahitan. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 84 x/menit, S 37°C, P 24 x/menit, TFU 2 jari di bawah pusat, fundus teraba bulat, keras, perdarahan ¼ pembalut, lochea berwarna merah, dan ASI kolostrum sudah keluar.

Apakah tujuan asuhan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Memastikan tidak ada tanda-tanda kesulitan menyusui

b)

Pemenuhan makanan yang bergizi dan cukup cairan

c)

Mencegah perdarahan karena atonia uteri

d)

Meyakinkan involusi uterus normal

e)

Menganjurkan istirahat yang cukup

4.

Perempuan, umur 24 tahun, P1A0, melahirkan 5 jam yang lalu di PMB. Hasil anamnesis: ibu khawatir tidak bisa menyusui bayi secara eksklusif. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 84 x/menit, S 37°C, P 24 x/menit, TFU 2 jari di bawah pusat, fundus teraba bulat, keras, lochea rubra, puting susu datar tetapi dapat dikeluarkan dengan tekanan jari di sekitar areola, dan IMD tidak berhasil.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Retraksi puting

b)

Abses payudara

c)

Puting susu lecet

d)

Payudara tersumbat

e)

Dermatitis payudara

5.

Perempuan, umur 25 tahun, P1A0, melahirkan 14 hari yang lalu, datang ke RS dengan keluhan kaki bengkak dan nyeri. Hasil pemeriksaan: TD 120/70 mmHg, N 84 x/menit, S 40°C, P 22 x/menit, TFU tidak teraba, lochea alba, nyeri tekan pada betis (+), vena femoralis teraba tegang dan keras, serta teraba panas.

Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Vulvitis

b)

Vaginitis

c)

Endometritis

d)

Tromboflebitis

e)

Trombositosis

6.

Perempuan, umur 25 tahun, P2A0, Nifas hari ke-7, datang ke PMB. Hasil anamnesis: ibu khawatir bayinya tidak bisa menyusu karena bibir bayi sumbing dan puting payudaranya masuk kedalam. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 84 x/menit, S 37°C, P 24 x/menit, ASI (+), puting susu datar. TFU pertengahan pusat dan symphysis, fundus teraba bulat, keras, lochea sanguinolenta.

Apakah tindakan bidan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Berikan susu formula

b)

Menyusui bayi dalam waktu 15-20 menit

c)

Anjurkan ibu untuk melakukan operasi kepada bayinya

d)

ASI dipompa kemudian diberikan kepada bayi dengan sendok

e)

Ibu dapat menyusui secara langsung dengan payudaranya

7.

Perempuan, umur 26 tahun, P1A0, nifas hari ke-2 datang ke PMB. Hasil anamnesis: ASI belum keluar lancar, ingin produksi ASI-nya banyak secara alami agar bisa memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 36,3°C, payudara lembek, ASI keluar sedikit, TFU 2 jari bawah pusat, dan kontraksi uterus keras. Bidan melakukan pijat oksitosin.

Apakah tujuan tindakan yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Mencegah terjadinya perdarahan post partum

b)

Dapat mempercepat terjadinya proses involusi uterus

c)

Mempercepat penyembuhan luka bekas implantasi plasenta

d)

Meningkatkan produksi ASI dan rasa nyaman pada ibu

menyusui

e)

Mengeratkan hubungan psikologis antara ibu, suami

dan keluarganya

8.

Seorang perempuan umur 27 P1A0 2 hari yang lalu melahirkan anak pertama di TPMB, Ibu mengeluh ASI nya belum lancar sehingga ibu merasa asupan makanan bayinya kurang. Hasil anamnesis: Bayi lahir sehat, laki-laki dengan BBlahir; 3200 gr dan PB 49 cm. Hasil Pemeriksaan, payudara ibu tampak kencang dan penuh. Konseling apa yang paling tepat diberikan Bidan pada kasus tersebut?

a)

Pemberian air putih pada bayinya sementara ASI belum lancar

b)

Pemberian madu pada bayinya sementara ASI belum lancar

c)

Konseling tentang pengaturan jadwal menyusui

d)

Konseling untuk lebih sering menyusui bayinya

e)

Pemberian susu formula untuk bayinya

9.

Perempuan umur 21 tahun P1A0 melahirkan 3 hari yang lalu di RS dengan riwayat perdarahan antenatal dan bayinya meninggal di dalam kandungan. Bidan melakukan kunjungan rumah. Hasil anamnesis: ibu merasa sangat sedih dan selalu menyalahkan dirinya sendiri. Hasil pemeriksaan: ibu tampak murung, menangis terus tanpa sebab, kondisi badan kotor dan rambuk acak-acakan, KU

baik, TD 90/60 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, dan S 37°C.

Apakah sikap bidan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Membiarkan pasien sendiri

b)

Melakukan komunikasi yang baik

c)

Menganjurkan istirahat agar pikiran tenang

d)

Bidan bertindak empati dan profesional terhadap

pasien

e)

Memberikan dukungan psikologi dan konsultasi ke

psikolog

10.

Perempuan, umur 27 tahun, P2A0, nifas hari ke-6. Bidan melakukan kunjungan nifas di rumahnya. Hasil anamnesis: bayi menyusu kuat, dan ASI lancar. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 85 x/menit, S 37°C, P 20 x/menit, TFU pertengahan pusat simpisis.

Apakah asuhan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Memberi ASI awal kepada bayi

b)

Memastikan involusi uterus berjalan dengan normal

c)

Mendeteksi dan merawat penyebab lain perdarahan

d)

Mencegah perdarahan masa nifas karena atonia uteri

e)

Menjaga bayi agar tetap sehat dengan cara mencegah

hipotermia

11.

Seorang perempuan, 20 tahun, P1 A0, 42 hari postpartum datang ke Klinik ingin menggunakan KB pil. Hasil anamnesis: belum mendapat haid setelah selesai nifas, ingin memberi ASI eksklusif pada bayinya, tidak ada riwayat hipertensi dan varises. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 78 x/menit, S 36,7 °C, P 20 x/menit, payudara simetris, keluar ASI banyak. Bidan memberikan konseling tentang alat

kontrasepsi pil progestin. Apa yang perlu disampaikan pada kasus tersebut?

a)

Nyeri waktu senggama

b)

Metode jangka Panjang

c)

Dapat mencegah PMS/ HIV AIDS

d)

Tidak memengaruhi produksi ASI

e)

Haid bertambah banyak dan lama

12.

Seorang bidan sedang melakukan kunjungan rumah pada ibu postpartum 7 hari yang melahirkan bayi kembar, dengan keluhan bingung cara menyusui bayi kembarnya. Hasil anamnesis: salah satu bayinya rewel jika sedang menyusui karena bergantian, ingin menambahkan susu formula pada bayinya. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 84 x/menit, S 36,5 °C, P 22 x/menit, payudara simetris, ASI sangat banyak. Bidan memberikan konseling tentang posisi menyusui.

Apa posisi menyusui yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Duduk

b)

Berdiri

c)

Terlentang

d)

Setengah duduk

e)

Football Position

13.

Perempuan, umur 30 tahun nifas 42 hari datang ke Puskesmas ingin berkonsultasi KB. Hasil anamnesis: ibu dilarang ikut KB oleh suami, belum haid kembali, memberikan ASI secara eksklusif. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 80 x/menit, S 36,5°C, P 20 x/menit, ASI (+), tidak ada massa di abdomen, genitalia tidak ada kelainan. Apakah rencana asuhan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Mendorong ibu untuk memutuskan berKB

b)

Menyampaikan kepada ibu untuk menunda berKB

c)

Tidak usah memberitahukan suami jika ikut berKB

d)

Memberikan konseling dengan melibatkan pasangan

e)

Menyarankan kembali lagi setelah mendapatkan

persetujuan suami

14.

Perempuan, umur 25 tahun, P1A0 melahirkan 4 bulan yang lalu, datang bersama suami ke PMB. Hasil anamnesis: masih menyusui, ingin menggunakan kontrasepsi yang tidak mengganggu ASI, jangka pendek, dan dapat berhenti sesuai keinginan. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 130/80 mmHg, N 78 x/menit, P 24 x/menit, S 36,5°C. Apakah kontrasepsi yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

AKBK

b)

AKDR

c)

MINI PIL

d)

PIL KOMBINASI

e)

SUNTIK KOMBINASI

15.

Seorang perempuan, umur 23 tahun, P1A0, nifas hari ke 2 datang ke TPMB dengan keluhan ASI tidak cukup untuk kebutuhan bayinya. Hasil anamnesis: Ibu merasa khawatir karena ASI belum keluar lancar dan bayi menangis terus. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 37,1oC, payudara lembek, kolostrum (+), TFU 2 jari di bawah pusat, kontraksi uterus keras.

Apakah pendidikan kesehatan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pelancar ASI

b)

Tetap Menyusui

c)

Tunda Menyusui

d)

Istirahat yg cukup

e)

Teknik Menyusui yang benar

16.

Seorang ibu berumur 28 tahun, melahirkan anak ke 3, telah melahirkan 6 hari yang yang di tolong oleh dukun, di bawa ke rumah sakit. Keluhan badan terasa panas, di sertai nyeri pada perut bagian bawah dan mengeluarkan cairan kental, berbau dari vagina. Pasien diketahui bekerja sebagai petani Pada pemeriksaan fisik ditemukan uterus teraba TFU 1 jari di bawah pusat. Pada pemeriksaan tanda vital tekanan darah 190/70 mmHg, suhu 390C. pernafasan 20 x/menit, Nadi 110 x/menit.

Apakah Penyebab demam pada pasien tersebut adalah?

a)

Kurang istirahat

b)

Asupan minum yg kurang

c)

Alat penjahitan tidak steril

d)

Tempat dan penolong persalinan yang kurang

bersih

e)

Partus lama

17.

Seorang ibu berumur 25 tahun, mengatakan 8 jam yang telah melahirkan anak keduanya di bidan praktik swasta dengan berat bayi 3100 gram di tolong oleh bidan, dengan keluhan merasa lelah , perut mules dan belum BAK, Ibu tidur terus. Pada pemeriksaan tanda vital diperoleh tekanan darah 110/70 MmHg Nadi 96 x/menit . suhu 370C. pernafasan 24 x/menit.

Apakah anjuran yang tepat di berikan pada kasus tersebut?

a)

mobilisasi

b)

diet

c)

perawatan payudara

d)

IMD

e)

Perawatan BBL

18.

Seorang ibu berusia 34 tahun memiliki pekerjaan sebagai pegawai kantor, memiliki bayi usia 1 bulan. Mengeluh merasa kewalahan menyusui bayinya, karena setelah pulang kerja merasa lelah dan harus menyusui bayinya, ibu tersebut cemas memikirkan ASI untuk bayinya. Hasil pemeriksaan BB turun, mata cekang, TD 100 mmHg Pernapasan 24x/menit Nadi 76x/menit Suhu 37 °C. payudara teraba lembek dan nada pengeluaran ASI.

Tindak lanjut apakah yang tepat sesuai dengan kasus tersebut?

a)

IMD

b)

Ajarkan dukungan dalam pemberian ASI

c)

Memastikan ibu tidak memiliki penyakit

d)

Ajarkan cara mengelola ASI untuk wanita pekerja

e)

Menyusui sesering mungkin

19.

Seorang ibu berusia 25 tahun melahirkan 2 hari yang lalu di BPM, dengan keluhan perut mules, sulit tidur, hasil pemeriksaan TD: 120/80 MmHg N: 82x/menit R: 24x/menit S: 36,5°C., Pengeluaran lochea warna merah,

Berapakah tinggi fundus uteri yang sesuai pada kasus tersebut?

a)

tidak teraba

b)

setinggi pusat

c)

2 jari dibawah pusat

d)

2 jari diatas pusat

e)

pertengahan pusat-simpisis

20.

Seorang perempuan, umur 30 tahun, P2A0, nifas 7 hari, datang ke TPMB, dengan keluhan keluar darah banyak dari jalan lahir. Hasil anamnesis: ganti pembalut 6 kali penuh perhari. Hasil pemeriksaan: TD 90/60 mmHg, N 78 x/menit, P 28 x/menit, S 36,3oC, TFU pertengahan pusat - simfisis, tampak gumpalan darah di vulva dan vagina. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Atonia Uteri

b)

Inversio Uteri

c)

Plasenta Previa

d)

Solusio Plasenta

e)

Retensio sisa plasenta