Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Advokasi Gizi

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Di Kabupaten A, angka stunting mencapai 35%. Kepala dinas kesehatan telah menyampaikan masalah ini ke bupati, namun tidak ada peningkatan anggaran. Anda sebagai ahli gizi diminta membantu menyusun pendekatan advokasi. Apa langkah awal yang paling tepat?

a)

Membuat leaflet untuk dibagikan di pasar

b)

Melakukan edukasi gizi ke ibu balita

c)

Menghubungi media sosial untuk membuat konten viral

d)

Menyusun policy brief dengan data lokal dan usulan solusi

e)

Mengadakan demonstrasi mahasiswa di kantor bupati

2.

Seorang mahasiswa mengusulkan agar kegiatan advokasi tentang anemia remaja dilakukan langsung kepada para siswi SMA. Namun, guru dan kepala sekolah menolak program karena tidak merasa itu prioritas. Siapa seharusnya menjadi target utama dalam kegiatan advokasi ini?

a)

Kepala Dinas Kesehatan

b)

DPRD Komisi Kesehatan

c)

Kepala Sekolah dan Komite Sekolah

d)

Dokter Puskesmas

e)

Orang tua siswa

3.

Di suatu kota, Perda tentang layanan gizi sudah usang dan belum mengatur integrasi layanan gizi ke dalam Puskesmas. Tim advokasi ingin mendorong revisi perda tersebut. Siapa sasaran advokasi yang paling tepat?

a)

Tokoh agama

b)

Ibu hamil

c)

Anggota DPRD bidang legislasi

d)

Petugas gizi Puskesmas

e)

Guru SD

4.

Anda mengundang media lokal untuk menghadiri forum advokasi gizi, namun mereka menolak hadir karena menganggap isu gizi kurang menarik. Strategi terbaik agar media tertarik meliput isu gizi adalah:

a)

Memberi uang peliputan

b)

Menyajikan data gizi dalam bentuk visual infografis dan cerita nyata

c)

Memaksa media datang melalui surat edaran

d)

Meminta pejabat ikut hadir

e)

Mengubah topik jadi tentang penyakit infeksi

5.

Dalam kampanye ASI eksklusif, tim Anda mencoba menggandeng tokoh agama setempat. Namun, mereka menolak karena merasa itu bukan bagian dari tanggung jawab mereka. Apa pendekatan advokasi yang paling efektif dalam situasi ini?

a)

Memberi kompensasi dana kampanye

b)

Menyampaikan ayat atau nilai agama yang mendukung kesehatan anak

c)

Mengancam akan mengadukan ke dinas kesehatan

d)

Mengganti tokoh agama dengan influencer muda

e)

Meminta orang tua langsung kampanye ke masjid

6.

elama 3 tahun terakhir, alokasi dana gizi dalam APBD tidak pernah meningkat, meskipun prevalensi wasting bertambah. Tim Anda ingin mendorong bupati menambah alokasi gizi. Langkah terbaik dalam menyusun advokasi ke bupati adalah:

a)

Tunjukkan perbandingan anggaran dengan daerah lain yang berhasil

b)

Minta Puskesmas mendesak bupati secara tertulis

c)

Ajak masyarakat demo

d)

Laporkan ke media nasional

e)

Edukasi masyarakat lebih masif

7.

Dalam masyarakat adat, pengambilan keputusan dipengaruhi oleh tokoh adat. Namun, tokoh tersebut tidak memahami pentingnya suplementasi zat besi untuk remaja putri. Apa strategi advokasi paling tepat?

a)

Menyusun leaflet dan menyebarkannya ke rumah-rumah

b)

Membuat spanduk besar bertuliskan “Zat Besi Menyelamatkan”

c)

Mengajak tokoh adat dalam pertemuan kecil dengan pendekatan budaya dan dialog

d)

Membuat lomba video di media sosial

e)

Mengganti pendekatan dengan menggunakan influencer nasional

8.

Saat pertemuan advokasi, anggota DPRD mengatakan bahwa gizi bukan isu yang mendesak dibandingkan infrastruktur. Apa argumen terbaik untuk meyakinkan mereka?

a)

Gizi penting agar anak bisa sekolah dan jadi SDM unggul di masa depan

b)

Pembangunan fisik tidak ada gunanya

c)

Anak-anak kurus tampak menyedihkan di foto

d)

Banyak donor yang mau bantu kalau DPRD peduli

e)

Program gizi bisa dijadikan kampanye politik

9.

Tim advokasi melakukan penyuluhan ke masyarakat, tetapi warga tetap tidak peduli dengan program gizi karena merasa tidak ada perubahan nyata. Apa pendekatan advokasi yang lebih cocok?

a)

Gunakan media sosial dan iklan TV saja

b)

Tampilkan testimoni tokoh lokal yang sukses menerapkan program gizi

c)

Ganti semua kader posyandu

d)

Lakukan demonstrasi di balai desa

e)

Buat program bagi-bagi makanan gratis

10.

Setelah 6 bulan melakukan advokasi, tim Anda ingin mengevaluasi hasilnya. Indikator yang paling tepat untuk mengukur keberhasilan advokasi adalah:

a)

Jumlah pamflet yang disebar

b)

Banyaknya acara seminar yang diadakan

c)

Meningkatnya alokasi anggaran dan lahirnya kebijakan baru

d)

Jumlah komentar di media sosial

e)

Bertambahnya pasien ke Puskesmas