wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Interna (Endokrin, Nefrologi, HOM)

Total questions: 21

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke IGD RS dibawa oleh anaknya dengan

keluhan mual muntah hebat sejak 2 jam yang lalu. Sebelumnya pasien mengeluhkan

badannya sangat lemas. Pasien memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus, namun

sudah 2 bulan terakhir tidak kontrol . Pemeriksaan fisik didapatkan GCS E2V3M5,

TD 90/60, HR 120, RR 40, T 37.5, napas cepat dan dalam. Pemeriksaan GDS

didapatkan hasil 500 dan pemeriksaan urin didapati ketonuria dan glukosuria.

Apakah tanda klinis khas yang ditemui pada pasien?

a)

Trias beck

b)

Nafas kusmaull

c)

Nafas cheyne stoke

d)

Nafas apneustik

e)

Pulsus paradoxus

2.

Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemas

selama 6 bulan terakhir disertai dengan rasa sering haus, sering BAK pada malam

hari. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam batas normal, IMT pasien

29,2. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 210, GDP 130, GD2PP 210,

HbA1c 6.9. Dokter meresepkan golongan obat biguanid. Apakah efek samping

obat tersebut?

a)

ISK

b)

Peningkatan BB

c)

Hipoglikemia berulang

d)

Edema

e)

Nyeri perut

3.

Seorang perempuan berusia 50 tahun datang dengan keluhan lemas. Keluhan

lemas disertai gemetaran dan keringat dingin. Pasien diketahui memiliki riwayat

penyakit gula dan baru saja mendapat obat glibenklamid kemarin dan pasien minum

sebelum tidur. Tanda-tanda vital dalam batas normal. GDS 63. Apakah diagnosis

pasien yang paling tepat?

a)

Hipoglikemia ringan

b)

Hipoglikemia sedang

c)

Hipoglikemia berat

d)

Trias whipple

e)

Hipoglikemia sekunder

4.

Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke RS untuk melakukan medical check up.

Pasien sebelumnya mengaku belum lama mengalami serangan jantung dan memiliki

riwayat CKD. Pasien mengaku masih tidak menghindari gorengan dan sering

merokok. Pada pemeriksaan fisik dijumpai BB 98, TB 160, TD 160/110, HR 95, RR

20, T 36,8. Pada pemeriksaan lab dijumpai kolesterol total 287, HDL 35, LDL 205,

TG 148, HbA1c 5,4. Target penurunan LDL dan terapi yang tepat pada kasus

diatas?

a)

Target LDL <55 dan rosuvastatin 5 mg

b)

Target LDL <55 dan atorvastatin 40 mg

c)

Target LDL <70 dan rosuvastatin 20 mg

d)

Target LDL <100 dan atorvastatin 10 mg

e)

Target LDL <70 dan simvastatin 20 mg

5.

Seorang laki-laki 50 tahun datang ke praktek dokter untuk medical check up. Saat ini

pasien tidak memiliki keluhan, namun dari riwayat pasien menderita DM.

Pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/90, HR 82, RR 19, T 36,8. BB 90 kg, TB 170

cm, lingkar pinggang 100 cm. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil GDS

210, Kolesterol total 280, HDL 30. Apakah diagnosis pasien yang paling tepat?

a)

DM tidak terkontrol

b)

Dislipidemia

c)

Sindrom metabolik

d)

Hipertensi grade 1

e)

Obesitas

6.

Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke puskesmas karena lehernya

membesar sejak 1 bulan terakhir. Awalnya kecil namun semakin membesar tanda

disertai nyeri. Pasien juga mengaku sekarang sering mengalami konstipasi. Pasien

tinggal di daerah pegunungan dan sangat gemar mengonsumsi kol. Hasil

pemeriksaan laboratorium didapatkan TSH meningkat FT4 menurun. Apakah

diagnosis pasien yang paling tepat?

a)

Hipotiroid sekunder

b)

Goiter endemik

c)

Goiter toksik

d)

Hipertiroid primer

e)

Plummer disease

7.

Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sering

lelah, BB bertambah, dan kemerahan pada kedua pipi. Pasien tidak memiliki riwayat

penyakit sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/85 mmHg, HR

98 x/menit, RR 20 x/menit, suhu 36,7 C, moon face (+), fascies pletorik (+), buffalo

hump (+), stria (+). Dari hasil pemeriksaan penunjang didapatkan kadar kortisol

meningkat. Dokter melakukan uji dexamethasone dosis tinggi untuk membantu

diagnosisnya. Didapatkan hasil kortisol menurun. Apakah diagnosis yang tepat

untuk pasien?

a)

Cushing syndrome

b)

Cushing disease

c)

Grave disease

d)

Insufisiensi adrenal sekunder

e)

Addison disease

8.

Seorang perempuan usia 22 tahun datang dengan keluhan nyeri buang air kecil

sejak 3 hari. Frekuensi BAK sering dan nyeri diakhir BAK. Pada pemeriksaan fisik

didapatkan nyeri ketok CVA (+). Pada pemeriksaan penunjang didapatkan

peningkatan eritrosit dan leukosit dalam urin, leukosit esterase (+) nitrit (+), bakteri

(+). Apakah tatalaksana utama untuk pasien tersebut?

a)

Sering minum dan jaga kebersihan

b)

Berikan antibiotik empiris sambil dilakukan kultur urin

c)

Segera berikan ceftriakson per oral

d)

Tanyakan pasien hamil atau tidak, bila hamil tidak usah diobati

e)

Berikan obat jamur, karena biasanya pada perempuan akibat candidiasis

9.

Ny. F, Usia 45 tahun datang ke puskesmas mengeluh bengkak pada kedua kakinya

sejak 3 bulan yang lalu. Bengkak dirasakan semakin lama semakin berat. Pasien

juga mengeluhkan BAK semakin sedikit, hanya sekitar 1-2 kali per hari. Sebelumnya

pasien sering merasakan keluhan seperti ini namun pasien tidak berobat.

Pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan 160/100 mmHg, Nadi 84x/menit, RR

20x/menit, suhu 36,8 C. Pemeriksaan lab didapatkan peningkatan ureum dan

kreatinin. Pemeriksaan urinalisis didapatkan urin yang sangat pekat dengan eritrosit

(+). Diagnosis pasien ini adalah?

a)

Tubular Nekrosis Akut

b)

GNAPS

c)

Sindroma nefrotik

d)

Sindroma nefritik akut

e)

Gagal ginjal kronis

10.

Seorang wanita, 27 tahun, datang ke IGD RS dengan keluhan bengkak seluruh

tubuh. Keluhan juga disertai sesak apabila tiduran. Pasie diketahui sudah 4 tahun

mengidap penyakit lupus. Pada pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD

140/100 mmHg, HR 96x/menit, RR 28x/menit, suhu 37 C. Pemeriksaan fisik

didapatkan konjungtiva anemis dan edema anasarca. Pada pemeriksaan lab darah

didapatkan Hb 8,2 g/dL, Ur 103, Cr 5,7, ANA (+), dsDNA(+), komplemen C3-C4

menurun, proteinuria +4. Mekanisme yang terjadi pada pasien adalah?

a)

Pembentukan deposit kompleks imun anti dsDNA

b)

Destruksi parenkim ginjal akibat toksin

c)

Deposit IgA di glomerulus

d)

Infeksi parenkim ginjal

e)

Anomali kongenital

11.

Seorang perempuan usia 50 tahun datang ke puskesmas karena sering BAK pada

malam hari dan sering haus. Keluhan sudah dirasakan pasien sejak 2 bulan yang

lalu. Sebelumnya pasien tidak memiliki riwayat hipertensi dan diabetes mellitus.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 160/100 mmHg, HR 85 x/menit, RR 18

x/menit, suhu 36,7. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan GDP 225 g/dL,

GD2PP 260 g/dL, trombosit 300.000, leukosit 6000. Pada pemeriksaan EKG

didaptkan hasil hipertrofi ventrikel kanan. Apakah terapi hipertensi yang tepat

untuk pasien?

a)

Captopril

b)

HCT

c)

Bisoprolol

d)

Diltiazem

e)

Amlodipin

12.

Seorang perempuan berusia 58 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan muntah-

muntah hebat, lemas, dan mulai mengalami penurunan kesadaran. Pasien memiliki

riwayat DM Tipe 2 dengan obat rutin metformin 3x500 mg. Dari pemeriksaan fisik,

didapatkan GCS 13, TD 138/85 mmHg, HR 90 x/menit, RR 23 x/menit, suhu 38 C,

GDS=555, keton urin (+), K+=3,7 meq/L. Pada pemeriksaan analisis gas didapatkan

pH 7,2, pCO2 turun, HCO3 turun. Gangguan asam basa apakah yang dialami

pasien?

a)

Respiratory acidosis

b)

Respiratory alkalosis

c)

Metabolic acidosis

d)

Metabolic alkalosis

e)

Acidosis

13.

Tn. F, 65 tahun datang ke IGD dengan keluhan sakit kepala dan mual. Pasien juga

mengeluhkan BAK berkurang sejak 6 jam yang lalu. Pasien memiliki riwayat

hipertensi sejak 15 tahun yang lalu namun pasien sering tidak minum obat.

Pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan tekanan darah 220/160 mmHg, Nadi

100x/menit, RR 22x/menit, suhu afebris. Pemeriksaan generalis motoric dan

sensorik dalam batas normal. Pemeriksaan laboratorium didapatkan ureum 140

mg/dL dan kreatinin 3 mg/dL. Terapi yang dapat diberikan kepada pasien

adalah?

a)

Bisoprolol

b)

Spironolacton

c)

Nicardipin

d)

Clonidin

e)

Furosemide

14.

Pasien perempuan usia 64 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan lemas. Diketahui

pasien mengalami BAB cair sebanyak 7-10x/hari sejak 2 hari yang lalu. Keluhan

disertai mual dan muntah. BAK terakhir pasien dikatakan 8 jam yang lalu. Pada

pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60mmHg, HR 132x/menit, RR 22x/menit, suhu

37,8oC. Tampak mata cekung, CRT >2 detik. BB pasien 50kg. Pada pasien

kemudian dipasangkan foley catheter dan didapatkan produksi urin 120cc.

Diagnosis yang tepat untuk pasien tersebut adalah?

a)

Gagal ginjal akut derajat 1

b)

Gagal ginjal akut derajat 2

c)

Gagal ginjal akut derajat 3

d)

Gagal ginjal kronis

e)

Sindrom uremikum

15.

An. H, usia 8 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan muncul bintik-bintik

kemerahan pada lengan dan gusi berdarah sejak 3 hari yang lalu. Sebelumnya

pasien menderita demam tinggi disertai lemas sejak 1 minggu yang lalu dan sudah

sembuh. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 90x/menit, RR

18x/menit. suhu 36,7°C. Pada hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 12

g/dL, leukosit: 5000, trombosit 90.000. BT 11 menit (normal: 2-9 menit), APTT 30

detik (normal: 20-30 detik), PT 10 detik (normal: 10-14). Bagaimana patofisiologi

pada kasus ini?

a)

Adanya infeksi virus dengue

b)

Adanya autoantibodi IgG yang menyerang platelet

c)

Adanya defek faktor von Willebrand

d)

Adanya penurunan produksi sel lini myeloid di sumsum tulang belakang

e)

Adanya gangguan faktor koagulasi

16.

Tn. R, usia 60 tahun datang dengan keluhan benjolan di beberapa bagian tubuh.

Pasien juga mengeluh sering demam naik turun dan badan lemas, disertai

penurunan berat badan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan massa di multi regio

tubuh. Pada pemeriksaan FNAB ditemukan sel-sel polimorfik dengan inti yang

prominen. Apakah diagnosis kasus pasien tersebut?

a)

Limfoma Hodgkin

b)

Limfoma Non-Hodgkin

c)

Limfangitis

d)

Limfadenopati

e)

Limfangioma

17.

Ny. K, usia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemas seluruh tubuh

selama 1 bulan. Pasien juga mengeluhkan perut semakin membesar. Pada

pemeriksaan tanda- tanda vital didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 80x/menit, RR

22x/menit, suhu 37°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan anemia (+), ikterus (+)

dan tidak ada tanda perdarahan. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 10,

trombosit 288.000 dan leukosit 7.000, MCV 86. Apakah pemeriksaan tambahan

yang akan dilakukan?

a)

Serum besi

b)

Retikulosit

c)

MDT

d)

HBsAg

e)

Eritrosit

18.

An. Kiki, usia 4 tahun dibawa ibunya ke poli dengan keluhan perdarahan pada gusi

sejak 3 bulan yang lalu. Pasien tampak pucat dan lemas. Pada pemeriksaan

didapatkan TTV dalam batas normal, konjungtiva anemis dan pembesaran gusi (+).

Hasil lab menunjukkan Hb 4 gr/dl, hematokrit 17%, leukosit 75000/uL, trombosit

16000/uL. Hasil analisis sumsum tulang menunjukkan peningkatan sel limfoblast.

Diagnosis pasien ini adalah?

a)

Leukemia myeloblastik akut

b)

Leukemia limfoblastik kronik

c)

Leukemia myeloblastik kronik

d)

Leukemia limfoblastik akut

e)

Myelodisplasia

19.

Seorang anak laki-laki usia 11 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan tidak berhenti

berdarah setelah disunat. Kakek pasien dari sisi ibu memiliki riwayat keluhan serupa.

Tanda vital dan pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan lab didapatkan

BT normal, CT memanjang, PT normal, aPTT memanjang, kadar faktor VIII 50% dan

faktor IX 3%. Pola penurunan penyakit ini adalah?

a)

Autosomal dominan

b)

Autosomal resesif

c)

Sex linked kromosom X

d)

Sex linked kromosom Y

e)

Penyakit ini bukan penyakit keturunan

20.

Pasien laki laki 70 tahun dating dengan penurunan kesadaran sejak 20 menit

sebelumnya. Pasien memiliki riwayat sesak sejak kemarin. Dari hasil pemeriksaan

ditemukan GCS E2V3M3, tekanan darah 60/palpasi, denyut nadi 122x/menit, SpO2

85%, retraksi costa+, skelra ikterik, ronki bilateral. Pemeriksaan laboratorium Hb 9,5

g/dL, Leukosit 5000/μL, Trombosit 70000/μL, PT 7 detik, D-Dimer 1200. Diagnosis

pasien tersebut adalah?

a)

Limfoma

b)

Anemia

c)

Leukemia

d)

DIC

e)

Hemofilia

21.

Pasien perempuan berusia 16 tahun datang dengan keluhan pucat, lemas dan

sering berdebar-debar sejak beberapa hari terakhir. Pada pemeriksaan fisik tampak

lemah dan pucat, konjungtiva anemis, kuku sendok. Temuan hasil laboratorium

yang paling mungkin pada kasus tersebut adalah?

a)

SI naik, TIBC naik, Feritin turun

b)

SI naik, TIBC turun, Feritin turun

c)

SI naik, TIBC naik, Feritin naik

d)

SI turun, TIBC naik, Feritin turun

e)

SI turun, TIBC naik, Feritin naik