wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Evaluasi Komunikasi dasar

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Komunikasi interpersonal dalam keperawatan dikatakan efektif apabila…

a)

A. Informasi disampaikan dengan cepat tanpa memperhatikan kondisi klien

b)

B. Pesan menggunakan bahasa teknis untuk menghindari kesalahpahaman

c)

C. Komunikasi berlangsung jelas, ringkas, akurat, dan sesuai budaya komunikan

d)

D. Perawat lebih banyak berbicara agar pesan tersampaikan lengkap

2.

Hambatan komunikasi perawat–keluarga yang paling sering muncul adalah…

a)

A. Perbedaan Usia

b)

B. Perbedaan sosial, pendidikan dan ketidaktahuan

c)

C. Perbedaan jenis kelamin

d)

D. Minimnya waktu kunjungan

3.

Dalam SBAR, bagian yang berisi penilaian klinis perawat terhadap kondisi pasien adalah…

a)

A. Situation

b)

B. Background

c)

C. Assessment

d)

D. Recommendation

4.

Ketika perawat melakukan komunikasi kelompok besar, strategi penting adalah…

a)

A. Fokus pada satu anggota kelompok

b)

B. Menyapaikan semua materi secara detail

c)

C. Menjaga penyampaian pesan tetap jelas meski audiens banyak

d)

D. Menghindari interaksi langsung

5.

Salah satu karakteristik komunikasi efektif adalah “sederhana, pendek, dan langsung”. Hal ini bertujuan untuk…

a)

A. mempercepat waktu pelayanan

b)

B. mengurangi kemungkinan terjadinya kerancuan

c)

C. mengurangi beban informasi

d)

D. meningkatkan kepatuhan klien

6.

Elemen komunikasi nonverbal yang paling dapat memengaruhi persepsi klien terhadap empati adalah…

a)

A. Volume suara

b)

B. Gestur tubuh

c)

C. Jumlah kata

d)

D. Kecepatan bicara

7.

Hubungan antar perawat biasanya berfokus pada komunikasi terkait…

a)

A. Edukasi penyakit

b)

B. Keluhan emosional pasien

c)

C. Laporan kondisi dan perkemangan pasien

d)

D. Perubahan jadwal kerja

8.

Keluarga pasien ICU merasa cemas karena tidak mendapat perkembangan kondisi pasien secara jelas. Komunikasi efektif yang harus dilakukan perawat adalah…

a)

A. Menyampaikan informasi dengan detail medis lengkap

b)

B. Menjelaskan kondisi pasien dengan jelas, empatik, dan sesuai kapasitas keluarga

c)

C. Meminta keluarga menunggu informasi dari dokter

d)

D. Menjawab seperlunya untuk menghindari konflik

9.

Dalam rapat kelompok kecil, salah satu anggota keluarga terus mendominasi pembicaraan sehingga anggota lain tidak dapat menyampaikan pendapat. Sikap komunikasi yang tepat bagi perawat sebagai fasilitator adalah…

a)

A. Mengabaikan anggota lain yang pasif

b)

B. menghentikan pembicara secara kasar

c)

C. Mengatur alur komunikasi agar setiap anggota mendapat kesempatan bicara

d)

D. menanyakan pendapat hanya kepada anggota dominan

10.

Dalam proses komunikasi interpersonal, seorang perawat menyampaikan informasi tentang obat kepada pasien dengan sangat detail, tetapi pasien justru tampak semakin bingung. Berdasarkan prinsip komunikasi efektif, penyebab utama kegagalan komunikasi ini kemungkinan adalah…

a)

A. Perawat menyampaikan informasi terlalu ringkas

b)

B. Pasien memiliki persepsi yang berbeda terkait isi pesan

c)

C. Bahasa yang digunakan perawat terlalu sederhana

d)

D. Perawat tidak menggunakan komunikasi nonverbal

11.

Komunikasi yang efektif dengan keluarga pasien dapat gagal apabila…

a)

A. Informasi disampaikan secara bertahap

b)

B. Bahasa yang digunakan disesuaikan dengan tingkat pendidikan keluarga

c)

C. Keluarga diberi kesempatan melakukan klarifikasi

d)

D. Perawat menggunakan istilah teknis tanpa penjelasan sederhana

12.

Perawat yang ingin memulai komunikasi terapeutik dengan pasien harus terlebih dahulu menampilkan sikap empati. Empati dalam komunikasi interpersonal berarti…

a)

A.Mengasihani pasien dan memberikan saran

b)

B. Merasakan apa yang dirasakan pasien dan memahaminya

c)

C. Menghindari pembicaraan tentang emosi pasien

d)

D. Menentukan apa yang terbaik bagi pasien tanpa berdiskusi

13.

Keterampilan “penguat” dalam komunikasi interpersonal digunakan ketika…

a)

A. Komunikator ingin menegaskan kembali ekspresi atau perilaku pasien

b)

B. Komunikator ingin menghentikan pembicaraan pasien

c)

C. Perawat ingin mengevaluasi pemahaman pasien

d)

D. Perawat ingin memulai percakapan

14.

Dalam hubungan perawat-pasien, tahap orientasi bertujuan untuk…

a)

A. Membentuk rasa percaya dan saling mengenal

b)

B. Mengumpulkan semua data medis

c)

C. Menentukan diagnosa keperawatan

d)

D. Menetapkan prioritas rencana gizi

15.

Ketika melakukan komunikasi interpersonal, perawat harus menunjukkan kesamaan (similarity). Yang dimaksud dengan kesamaan adalah…

a)

A. Perawat menyetujui semua pendapat pasien

b)

B. Perawat dan pasien memiliki pemahaman bersama terhadap pesan

c)

C. Perawat menyesuaikan semua tindakan dengan keinginan pasien

d)

D. Perawat membiarkan pasien memilih tanpa edukasi

16.

Dalam rapat tim kesehatan, perawat menyampaikan SBAR mengenai pasien yang mengalami penurunan tekanan darah. Namun, perawat tidak memberikan bagian rekomendasi. Apa konsekuensi yang paling mungkin?

a)

A. Dokter memiliki lebih banyak waktu untuk mengevaluasi kondisi

b)

B. Tim kesehatan akan kehilangan kejelasan mengenai tindakan lanjutan

c)

C. SBAR tetap sah karena rekomendasi tidak wajib

d)

D. Perawat dianggap melampaui tugas

17.

Dalam hubungan interpersonal, empati penting ditunjukkan perawat karena…

a)

A. Membuat pasien merasa kasihan pada perawat

b)

B. Membantu perawat menghindari diskusi emosional

c)

C. Meningkatkan rasa percaya dan keterbukaan klien

d)

D. Mengurangi kebutuhan edukasi

18.

Dalam komunikasi, respon verbal perlu didukung nonverbal yang konsisten. Ketidaksesuaian keduanya dapat menimbulkan…

a)

A. Kejelasan makna

b)

B. Kerancuan pesan dan hilangnya kepercayaan

c)

C. Penguatan pesan

d)

D. Peningkatan hubungan terapeutik

19.

Komunikasi antarperawat dengan keluarga dan kelompok terdiri atas beberapa proses, kecuali...

a)

A. Komunikator

b)

B. Pesan

c)

C. Empati

d)

D. Respon

20.

Komunikasi kelompok kecil efektif digunakan ketika....

a)

A. Diskusi membutuhkan interaksi aktif dan umpan balik

b)

B. Perawat hanya menyampaikan instruksi satu arah

c)

C. Semua peserta pasif dan tidak mau berbicara

d)

D. Tidak perlu evaluasi pemahaman