wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BMD_Bimbingan UAS Topik 4

Total questions: 10

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Mengapa pengukuran suhu rektal dianggap paling mendekati suhu inti tubuh (core body temperature) dibandingkan lokasi pengukuran lainnya?

a)

Karena suhu rektal lebih mudah diukur tanpa alat khusus

b)

Karena rektum memiliki lebih banyak pembuluh darah superfisial

c)

Karena rektum memiliki suhu yang paling rendah dari permukaan tubuh

d)

Karena rektum terlindung dari pengaruh suhu lingkungan luar

e)

Karena suhu rektal mencerminkan suhu kulit dan otot

2.

Seorang wanita 23 tahun didiagnosis lupus eritematosus sistemik (SLE). Ia mengeluh demam ringan yang berlangsung kronik. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan CRP dan autoantibodi positif. Apa mekanisme paling mungkin dari demam yang dialami pasien ini?

a)

Infeksi bakteri sekunder

b)

Aktivasi sistem imun terhadap jaringan tubuh sendiri

c)

Malignansi hematologi

d)

Parasit dalam sirkulasi darah

e)

Reaksi terhadap obat antipiretik

3.

Seorang pria usia 20 tahun datang ke klinik dengan keluhan demam tinggi, batuk kering, anosmia, dan nyeri tenggorokan sejak 3 hari terakhir. Ia tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Hasil pemeriksaan rapid antigen menunjukkan positif terhadap SARS-CoV-2. Berdasarkan informasi tersebut, penyebab paling mungkin dari demam pasien adalah?

a)

Tuberkulosis aktif

b)

Penyakit autoimun sistemik

c)

Infeksi virus SARS-CoV-2 (COVID-19)

d)

Infeksi parasit filaria

e)

Malaria tropika

4.

Paracetamol merupakan obat yang direkomendasikan sebagai terapi lini pertama untuk kasus nyeri ringan tanpa inflamasi. Dalam kasus klinis seperti apakah pemberian paracetamol menjadi pilihan yang paling tepat?

a)

Nyeri kepala hebat akibat tumor otak

b)

Nyeri neuropatik dengan skala berat

c)

Nyeri kepala ringan hilang timbul pada pasien muda sehat

d)

Nyeri punggung akibat herniasi diskus lumbalis

e)

Nyeri pasca-operasi besar

5.

Golongan antidepresan seperti amitriptilin atau duloksetin sering digunakan sebagai adjuvan analgesik dalam penatalaksanaan nyeri kronik tertentu. Dalam kondisi manakah penggunaan adjuvan ini paling dibutuhkan?

a)

Nyeri neuropatik akibat diabetes mellitus

b)

Nyeri pasca-trauma ringan

c)

Nyeri haid akut

d)

Nyeri inflamasi ringan

e)

Nyeri muskuloskeletal akut

6.

Seorang pasien dengan cedera jaringan mengalami nyeri dan tanda inflamasi lokal. Pelepasan substansi P dari ujung saraf sensorik berkontribusi dalam memperparah nyeri dan inflamasi melalui mekanisme apa?

a)

Menurunkan ambang rangsang nyeri di medula spinalis

b)

Meningkatkan ambang nyeri di hipotalamus

c)

Memicu degranulasi sel mast dan pelepasan histamin yang mengaktivasi nosiseptor

d)

Menghambat kerja prostaglandin

e)

Menurunkan aktivitas COX-2 perifer

7.

Penurunan tekanan osmotik koloid plasma merupakan salah satu mekanisme utama terjadinya edema pada penyakit hati kronis. Pada kondisi klinis seperti apa mekanisme ini paling mungkin ditemukan?

a)

Gagal ginjal akut dengan hematuria

b)

Gagal jantung kiri disertai edema paru

c)

Sirosis hepatis dengan ikterus dan ascites

d)

Sindrom nefritis dengan hipertensi

e)

Syok septik dengan demam tinggi

8.

Seorang pria 60 tahun dengan riwayat hipertensi dan penyakit jantung koroner datang ke IGD dengan keluhan sesak napas berat, terutama saat berbaring, dan batuk berdahak putih berbusa. Pemeriksaan fisik menunjukkan ronki basah bilateral pada paru. Berdasarkan manifestasi tersebut, bentuk edema apakah yang paling mungkin terjadi pada pasien?

a)

Edema non-pitting

b)

Edema tungkai unilateral

c)

Edema periorbital

d)

Edema anasarka

e)

Edema paru

9.

Pelepasan mediator inflamasi seperti sitokin proinflamasi merupakan penyebab utama terjadinya vasodilatasi sistemik pada kondisi syok distributif. Pada jenis syok manakah mekanisme ini paling menonjol?

a)

Syok hipovolemik

b)

Syok kardiogenik

c)

Syok septik

d)

Syok neurogenik

e)

Syok anafilaktik

10.

Hati dengan gambaran histopatologis menyerupai “nutmeg liver” atau hati pala merupakan ciri khas dari kondisi kongesti vena kronis. Pada kondisi klinis manakah gambaran ini paling sering dijumpai?

a)

Gagal ginjal terminal

b)

Gagal jantung kiri

c)

Gagal jantung kanan

d)

Sirosis kriptogenik

e)

Hepatitis virus