NEW
Font size
WorksheetsTryout Community and Family Nursing
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Seorang perawat komunitas melakukan kunjungan rumah ke keluarga pak Rudi. Istrinya memiliki riwayat hipertensi, anaknya sering mengalami ISPA, dan lingkungan rumah mereka terletak di dekat tempat pembuangan sampah. Keluarga ini belum memiliki akses air bersih, dan ibu Pak Rudi masih mempraktikkan pengobatan tradisional saat sakit.
Apa pendekatan utama yang paling tepat dilakukan oleh perawat komunitas dalam kondisi ini?
Melakukan penyuluhan mengenai pengobatan modern dan kebersihan lingkungan
Memberikan rujukan ke puskesmas untuk pemeriksaan hipertensi dan ISPA
Melakukan pendekatan berbasis keluarga dengan pemberdayaan dan edukasi sesuai potensi dan risiko
Melaporkan kondisi keluarga ke kader untuk ditindaklanjuti dengan bantuan pemerintah
Dalam program PHBS, perawat komunitas mengajak masyarakat RW 03 untuk membentuk kelompok kerja bakti dan penyuluhan kebersihan lingkungan. Beberapa warga awalnya tidak antusias karena sudah terbiasa membuang sampah di sungai.
Apakah tindakan perawat komunitas yang paling tepat sesuai prinsip keperawatan komunitas?
Mengarahkan ketua RT untuk mewajibkan warga mengikuti kegiatan kerja bakti
Memberikan sanksi sosial kepada warga yang membuang sampah sembarangan
Mengedukasi dan memfasilitasi kelompok warga agar aktif berperan dalam menjaga kebersihan
Melaporkan ke puskesmas dan dinas kebersihan untuk penanganan lanjutan
Seorang perawat melakukan kunjungan rumah ke keluarga yang memiliki anggota dengan riwayat stroke dan tinggal di lingkungan padat. Perawat mengumpulkan data mengenai kondisi fisik pasien, lingkungan tempat tinggal, kebiasaan keluarga, serta status sanitasi.
Apakah langkah proses keperawatan komunitas yang sedang dilakukan perawat?
Diagnosa
Perencanaan
Implementasi
Evaluasi
Pengkajian
Seorang perawat menemukan data bahwa di RT 04 terdapat 6 balita dengan status gizi buruk, 3 ibu hamil tidak memeriksakan kehamilannya, dan tidak tersedia sarana air bersih yang layak.
Apa diagnosa keperawatan komunitas yang paling tepat?
Risiko gangguan nutrisi pada anak-anak
Ketidakefektifan pengelolaan lingkungan rumah
Risiko ketidakefektifan manajemen kesehatan komunitas
Risiko ketidakpatuhan terhadap kunjungan kesehatan
Defisit pengetahuan ibu tentang gizi dan kehamilan
Perawat komunitas menemukan bahwa angka kejadian diare di RW 02 meningkat dalam satu bulan terakhir. Data pengkajian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga menggunakan air sumur yang tidak terlindungi, tidak memiliki jamban sehat, dan kebiasaan cuci tangan kurang baik.
Apa Langkah perencanaan intervensi yang paling tepat dilakukan perawat komunitas?
Mengajak masyarakat untuk membersihkan lingkungan setiap minggu
Memberikan oralit kepada semua balita di RW 02
Mengedukasi masyarakat tentang pencegahan diare, penggunaan air bersih, dan perilaku cuci tangan
Merujuk semua keluarga ke puskesmas terdekat
Melaporkan kejadian diare kepada ketua RT
Perawat komunitas menemukan kasus meningkatnya hipertensi pada kelompok lansia di desa X. Data menunjukkan sebagian besar lansia tidak rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah dan memiliki pola makan tinggi garam.
Apakah Intervensi komunitas yang paling tepat pada masalah tersebut?
Membuat program edukasi pencegahan hipertensi dan pemeriksaan tekanan darah rutin
Memberikan obat hipertensi secara langsung ke setiap rumah
Menyuruh kader posyandu membagikan vitamin
Mengajarkan keluarga membuat laporan tekanan darah sendiri
Mengganti semua garam dapur di desa tersebut dengan garam diet
Hasil survei kesehatan lingkungan di Dusun Mekar menemukan masalah: Banyak anak balita belum diimunisasi; Lingkungan kotor dan terdapat sampah berserakan; Warga sering mengalami ISPA karena polusi asap pembakaran sampah
Apakah intervensi yang harus diprioritaskan dalam perencanaan?
Membuat jadwal gotong royong membersihkan lingkungan
Melakukan penyuluhan tentang bahaya asap dan pentingnya imunisasi
Mengadakan lomba kebersihan lingkungan
Meminta bantuan aparat desa
Menyediakan obat ISPA untuk warga
Perawat komunitas melakukan pengkajian awal di lingkungan RW 06. Dalam wawancara, ketua RW menyampaikan bahwa “banyak warga yang sering mengalami batuk dan sesak napas, terutama saat pagi hari ketika asap pembakaran sampah sangat tebal.”
Dari observasi, perawat melihat banyak warga yang membakar sampah di depan rumah, tidak tersedia tempat sampah tertutup, dan anak-anak sering bermain dekat tumpukan sampah.
Manakah pernyataan berikut yang merupakan data objektif?
Warga merasa sesak napas ketika asap muncul dari pembakaran sampah
Banyak anak-anak tidak suka bermain di rumah karena panas
Perawat melihat tidak tersedia tempat sampah tertutup di lingkungan
Ketua RW mengatakan bahwa banyak warga mengeluhkan polusi
Ibu rumah tangga mengatakan dirinya sering sakit kepala karena bau sampah
Perawat komunitas melakukan kunjungan ke rumah keluarga Bapak Rudi. Istri Bapak Rudi menderita diabetes melitus dan sering tidak minum obat karena lupa. Anak mereka berusia 5 tahun memiliki riwayat asma namun belum pernah kontrol ke fasilitas kesehatan. Keluarga menyatakan tidak punya cukup waktu dan belum mengetahui pentingnya kontrol rutin. Mereka belum memiliki jadwal pengobatan yang jelas dan tidak ada anggota keluarga yang berperan aktif memantau kondisi kesehatan di rumah.
Apakah Diagnosa keperawatan komunitas yang paling sesuai dengan kondisi keluarga tersebut?
Ketidakefektifan pola napas berhubungan dengan lingkungan rumah yang sempit
Risiko ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan pengetahuan yang tidak adekuat
Ketidakefektifan manajemen regimen terapeutik berhubungan dengan kurangnya kepatuhan
Risiko ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga berhubungan dengan kurangnya keterlibatan dalam pengelolaan penyakit kronis
Risiko infeksi berhubungan dengan pengendalian lingkungan rumah yang buruk
Perawat komunitas menemukan bahwa di Dusun Harapan Indah terdapat 5 anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Orang tua anak menyatakan ragu karena takut anaknya demam setelah imunisasi dan belum mendapat penjelasan dari tenaga kesehatan. Petugas posyandu menyampaikan bahwa banyak orang tua tidak hadir saat jadwal imunisasi karena kurangnya informasi.
Apa Intervensi yang paling tepat dilakukan perawat?
Mengajak orang tua membawa anaknya langsung ke rumah sakit terdekat
Memberikan sanksi kepada orang tua yang tidak mengimunisasi anaknya
Memberikan edukasi kepada orang tua tentang manfaat imunisasi dan kemungkinan efek sampingnya
Melaporkan kasus ini ke dinas kesehatan kabupaten
Membuat laporan tertulis dan meminta puskesmas mendatangi rumah-rumah warga
Setelah melakukan penyuluhan tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun pada siswa SD di Desa Maju Jaya, perawat komunitas melakukan evaluasi terhadap intervensi yang telah dilaksanakan. Dua minggu kemudian, guru melaporkan bahwa sebagian besar siswa mulai mencuci tangan sebelum makan dan sesudah dari toilet, serta terdapat penurunan kasus diare yang tercatat di UKS.
Manakah indikator yang paling tepat menunjukkan keberhasilan intervensi tersebut?
Jumlah sabun yang digunakan di sekolah meningkat
Murid-murid bisa menjawab pertanyaan tentang langkah-langkah cuci tangan
Guru memberikan laporan tertulis kegiatan siswa
Terjadi peningkatan perilaku cuci tangan dan penurunan kejadian diare
Semua siswa hadir saat penyuluhan dilakukan oleh perawat
Seorang perawat bersama guru sekolah menyusun program PHBS untuk siswa SD. Program meliputi edukasi cuci tangan, menjaga kebersihan makanan, dan larangan jajan sembarangan. Selama dua bulan pelaksanaan, perawat dan guru mengamati perilaku siswa.
Apakah Langkah yang paling tepat untuk mengevaluasi keberhasilan program?
Menanyakan pendapat siswa tentang program PHBS
Membuat laporan kegiatan dan menyerahkannya ke kepala sekolah
Mengamati frekuensi perilaku sehat siswa, seperti mencuci tangan sebelum makan
Menghitung berapa banyak siswa yang mengikuti program
Memberikan penghargaan kepada siswa teraktif dalam program
Seorang perawat melakukan kunjungan ke keluarga Bapak Andi yang memiliki anggota keluarga 5 orang, terdiri dari ayah, ibu, dua anak remaja, dan nenek. Ibu menyampaikan bahwa salah satu anak sering mengalami sakit kepala dan tidak mau sarapan sebelum sekolah. Setelah dilakukan pengkajian, ditemukan pola makan keluarga tidak teratur, makanan tinggi karbohidrat, dan jarang mengonsumsi sayur dan buah.
Apa masalah keperawatan keluarga yang paling tepat?
Gangguan interaksi keluarga
Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga
Kurangnya pengetahuan tentang nutrisi keluarga
Ketidakefektifan pola komunikasi keluarga
Ketidakefektifan peran anggota keluarga
Perawat melakukan pengkajian pada keluarga Bapak Rudi. Istri Bapak Rudi menderita hipertensi dan tidak teratur minum obat. Perawat ingin mengkaji peran keluarga dalam mendukung pemeliharaan kesehatan istri.
Apa data penting yang harus dikaji?
Penghasilan keluarga
Luas rumah dan ventilasi
Riwayat kehamilan istri
Jumlah kunjungan puskesmas oleh istri
Sikap keluarga terhadap penyakit hipertensi
Pada suatu Keluarga, seorang ibu 32 tahun belum membawa anaknya untuk imunisasi dasar meskipun sudah disarankan kader dan petugas. Saat dikunjungi, ibu menyatakan takut anaknya demam setelah imunisasi.
Apa diagnosa keperawatan keluarga yang paling tepat?
Kurangnya pengetahuan tentang imunisasi
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
Gangguan proses belajar keluarga
Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga
Ketidakefektifan peran serta keluarga dalam pelayanan kesehatan
Seorang perawat melakukan kunjungan rumah ke keluarga yang memiliki balita berusia 2 tahun dengan berat badan di bawah standar dan tinggi badan tidak sesuai usia. Hasil wawancara menunjukkan anak jarang diberi makanan pendamping ASI yang bergizi, lebih sering diberi teh manis dan makanan instan. Ibu menyatakan tidak mengetahui menu MP-ASI yang tepat dan hanya mengikuti kebiasaan keluarga.
Apa diagnosa keperawatan keluarga yang paling tepat berdasarkan kondisi tersebut?
Kurangnya pengetahuan keluarga tentang stunting
Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga
Risiko gangguan pertumbuhan pada anak
Perilaku cenderung berisiko pada anak
Ketidakefektifan peran serta keluarga dalam perawatan anak
Seorang perawat melakukan pengkajian pada keluarga Bapak Hasan. Istri Bapak Hasan mengalami hipertensi, tetapi tidak rutin kontrol ke puskesmas karena jarak yang jauh dan tidak ada transportasi. Dua anak mereka menunjukkan kebiasaan jajan sembarangan, dan salah satu anak pernah mengalami diare. Keluarga tidak memiliki akses ke air bersih dan menggunakan air sumur yang tercemar.
Apakah masalah keperawatan keluarga yang harus menjadi prioritas utama?
Kurangnya pengetahuan tentang gizi keluarga
Risiko gangguan eliminasi pada anak
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan keluarga
Risiko penyakit berbasis lingkungan
Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga
Perawat menyusun rencana intervensi pada keluarga dengan anak yang mengalami malnutrisi. Tujuan jangka pendeknya adalah orang tua mampu menyebutkan contoh makanan bergizi dalam 3 hari.
Apakah Intervensi paling tepat?
Menyediakan makanan tambahan siap saji
Memberikan penyuluhan tentang gizi seimbang
Merujuk anak ke puskesmas gizi
Mengingatkan orang tua untuk kontrol rutin
Membagikan leaflet kesehatan ibu dan anak
Perawat melaksanakan kunjungan rumah untuk membantu keluarga menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah diare.
Apa bentuk implementasi yang sesuai?
Menilai pengetahuan keluarga tentang diare
Mendistribusikan oralit untuk persediaan
Mengobservasi lingkungan rumah dan memberikan edukasi PHBS
Mengarahkan keluarga untuk membeli air isi ulang
Merujuk keluarga ke dokter anak
Setelah 1 minggu dilakukan intervensi edukasi tentang pola makan sehat, keluarga mampu menyebutkan menu bergizi, namun masih memberikan makanan instan pada anak setiap hari.
Apakah Evaluasi perawat yang tepat?
Intervensi berhasil dan dapat dihentikan
Masih terdapat hambatan perilaku, perlu edukasi ulang
Perlu dirujuk ke ahli gizi
Tidak perlu evaluasi lebih lanjut
Masalah sudah tidak relevan lagi
