Cỡ chữ
bảng tínhASESMEN FORMATIF SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
Total câu hỏi: 11
Worksheet time: 18mins
Semua sifat berikut tergolong sifat koligatif larutan, kecuali ….
Penurunan tekanan uap
Kenaikan titik didih
Penurunan titik beku
Tekanan osmosis
Kepekatan larutan
Jenis zat terlarut
Jumlah partikel zat terlarut
Jenis larutan
Jenis pelarut
Perbedaan titik didih larutan
Berikut ini peristiwa kimia dalam kehidupan sehari-hari :
1. Etilon glikol dapat ditambahkan ke dalam radiator mobil
2. Desalinasi air laut
Kedua contoh di atas berhubungan dengan sifat koligatif larutan secara berturut-turut ….
Penurunan titik beku dan osmosis balik
Penurunan tekanan uap dan tekanan osmosis
Tekanan osmosis dan kenaikan titik didih
Kenaikan titik didih dan penurunan titik beku
Penurunan titik beku dan kenaikan titik didih
Pernyataan yang benar tentang sifat koligatif larutan adalah ....
Titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarutnya
Titik beku larutan lebih tinggi dari titik beku pelarutnya
Tekanan uap larutan lebih tinggi dari tekanan uap pelarutnya
Tekanan osmotik larutan encer sama dengan tekanan osmotik larutan pekat
Titik beku larutan pekat lebih tinggi dari titik beku larutan encer
Dalam suatu percobaan di laboratorium, dua orang siswa, Andi dan Budi mengukur titik didih larutan, Andi melarutkan 18 gram glukosa (Mr = 180) dalam 500 gram air lalu dipanaskan, Budi melarutkan 5,35 gram NaCl (Mr = 53,5) dalam 500 gram air lalu dipanaskan. Suhu larutan diukur dengan menggunakan termometer. Beberapa pernyataan berikit berkaitan dengan percobaan di atas :
(1) kedua larutan pada suhu 100 oC belum mendidih
(2) larutan yang dibuat Andi lebih dulu mendidih
(3) titik didih kedua larutan sama besarnya
(4) jumlah partikel kedua larutan sama banyak
(5) kenaikan titik didh larutan Andi < kenaikan titik didih larutan Budi
Pernyataan yang benar adalah...
(1), (2) dan (3)
(1), (2) dan (4)
(2), (3) dan (5)
(1), (2) dan (5)
(3), (4) dan (5)
larutan NaCl tidak mengalami ionisasi
. larutan urea mengalami ionisasi
kedua larutan merupakan larutan elektrolit
kedua larutan merupakan larutan non elektrolit
kedua larutan menghasilkan jumlah partikel yang berbeda
Seorang guru kimia menugaskan siswa melakukan percobaan penentuan titik beku larutan non elektrolit dan larutan elektrolit. Larutan yang tersedia yaitu: larutan urea 0,1 molal dan larutan KCl 0,1 molal. Setelah melakukan percobaan, 5 kelompok memberikan kesimpulan sebagai berikut:
· Kelompok A : titik beku larutan urea 0,1 molal > titik beku larutan KCl 0,1 molal
· Kelompok B : titik beku larutan urea 0,1 molal < titik beku larutan KCl 0,1 molal
· Kelompok C : titik beku larutan urea 0,1 molal = titik beku larutan KCl 0,1 molal
· Kelompok D : penurunan titik beku larutan urea 0,1 molal < penurunan titik beku larutan KCl 0,1 molal
· • Kelompok E : penurunan titik beku larutan urea 0,1 molal > penurunan titik beku larutan KCl 0,1 molal
Jika kalian yang melakukan percobaan di atas, maka kalian setuju dengan kesimpulan kelompok....
A dan B
B dan C
B dan E
A dan D
A dan E
Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari:
(1) Desalinasi air laut menjadi air tawar;
(2) Etilena glikol yang ditambahkan ke dalam cairan radiator;
(3) Membuat cairan infus yang akan dimasukkan dalam tubuh manusia;
(4) Garam dapur yang digunakan pada pembuatan es putar; dan
(5) Pemusnahan lintah dengan menaburkan gram
Penerapan sifat koligatif penurunan titik beku larutan terdapat pada nomor....
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
(3) dan (5)
Disajikan beberapa sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari berikut.
(1) Penggunaan garam dapur untuk membunuh lintah
(2) Penggunaan garam dapur untuk mencairkan salju
(3) Pembuatan kolam apung
(4) Pengunaan panci presto untuk masak daging
(5) Pemisahan sampuran dengan cara destilasi
Penerapan sifat koligatif larutan yang berhubungan dengan kenaikan titik didih larutan ditunjukkan oleh angka ….
(1) dan (2)
(1) dan (5)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
Berdasarkan table di atas :
a. Perhatikan larutan No.1 dan 2 apakah zat terlarutnya sama? Bagaimana dengan penurunan tekanan uapnya?
b. Perhatikan larutan No.1 dan 2 apakah zat terlarutnya sama? Bagaimana dengan fraksi molnya?
c. Adakah pengaruh nilai fraksi mol zat terlarut terhadap penurunan tekanan uap yang terjadi?
d. Bagaimana hubungan antara nilai fraksi mol zat terlarut dengan penurunan tekanan uap yang terjadi?
e. Bagaimana pula hubungan antara nilai fraksi mol zat terlarut dengan tekanan uap yang larutan?
Berdasarkan data tabel di atas, jawablah pertanyaan berikut ini:
a. Adakah selisih antara titik didih air dengan titik didih larutan glukosa?
b. Bagaimana perbandingan titik didih antara larutan glukosa 1 m dengan glukosa 2 m? Jelaskan mengapa demikian?
c. Bagaimana perbandingan titik didih antara larutan sukrosa 1 m dengan sukrosa 2 m? Jelaskan mengapa demikian?
d. Untuk larutan yang memiliki kesamaan konsentrasi (glukosa 1 m dan sukrosa 1 m), apakah terjadi perbedaan titik didih larutan? Jelaskan mengapa demikian?
e. Jelaskan bagaimana hibungan konsentrasi zat terlarut dengan titik didih larutan!
