WorksheetsKUIS TEKS ARGUMENTASI
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Apa tujuan utama dari teks argumentasi?
Mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu dengan cara menyajikan fakta dan data secara obyektif, tanpa memihak.
Memberikan informasi yang mendalam mengenai suatu topik, sehingga pembaca dapat memahami topik tersebut secara utuh.
Memengaruhi dan meyakinkan pembaca agar setuju dengan pendapat penulis, yang didukung oleh alasan-alasan kuat, bukti, dan data yang relevan.
Menceritakan serangkaian peristiwa secara kronologis untuk menghibur pembaca dan mengembangkan imajinasi mereka.
Menggambarkan suatu objek atau peristiwa dengan detail agar pembaca seolah-olah melihat atau merasakannya sendiri.
Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan ciri-ciri utama dari teks argumentasi?
Menggunakan sudut pandang orang pertama (aku) atau orang ketiga (dia), fokus pada alur cerita yang berurutan, dan memiliki konflik yang jelas.
Menyajikan gagasan atau pendapat penulis yang didukung oleh bukti-bukti nyata, data, fakta, dan alasan yang logis. Teksnya cenderung bersifat persuasif dan mengajak.
Menggunakan kalimat-kalimat yang bersifat deskriptif, kaya akan majas, dan berfokus pada penggambaran objek secara mendetail tanpa adanya pendapat pribadi.
Strukturnya terdiri dari orientasi, komplikasi, dan resolusi. Teksnya bersifat naratif dan bertujuan untuk menghibur.
Berisi prosedur atau langkah-langkah untuk melakukan sesuatu, disusun secara sistematis dan mudah diikuti.
Bagian awal dari teks argumentasi yang berisi pengenalan isu atau masalah, serta pendapat awal penulis tentang isu tersebut, disebut sebagai...
Argumentasi, karena pada bagian ini penulis mulai menyampaikan alasan-alasan yang kuat untuk mendukung tesisnya.
Penegasan Ulang, karena bagian ini berfungsi untuk menyimpulkan semua argumen yang telah disampaikan sebelumnya.
Tesis, karena bagian ini merupakan inti dari seluruh teks yang berisi pernyataan atau pandangan pokok penulis yang akan dibuktikan kebenarannya.
Kesimpulan, karena di sini penulis memberikan ringkasan akhir dari seluruh pembahasan.
Pendahuluan, karena ini adalah bagian pertama yang memperkenalkan topik utama.
Berikut ini adalah salah satu contoh kalimat yang efektif untuk memulai sebuah argumen dalam teks, yaitu...
"Menurut saya, penggunaan media sosial berdampak buruk karena membuat orang-orang malas."
"Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan tahun 2023, kasus penyakit pernapasan meningkat tajam di kota besar akibat polusi udara."
"Pada suatu hari, ada seorang anak yang merasa sedih karena polusi udara di kotanya."
"Polusi udara adalah masalah yang sangat serius dan harus kita tangani bersama."
"Bayangkan jika dunia ini bebas dari polusi, pasti akan sangat indah sekali."
Dalam teks argumentasi, apa yang dimaksud dengan 'fakta' dan mengapa keberadaannya sangat penting?
Fakta adalah pendapat pribadi penulis yang disampaikan dengan yakin. Penting untuk memperkuat argumen secara emosional.
Fakta adalah asumsi atau dugaan yang belum terbukti kebenarannya. Penting untuk membuat teks terlihat lebih menarik.
Fakta adalah pernyataan yang kebenarannya dapat diverifikasi dan dibuktikan secara ilmiah atau data konkret. Sangat penting untuk memberikan dasar yang kuat dan meyakinkan pembaca.
Fakta adalah cerita fiksi yang dibuat oleh penulis untuk menghidupkan suasana. Penting untuk menghibur pembaca.
Fakta adalah ajakan atau imbauan kepada pembaca untuk melakukan sesuatu. Penting untuk mencapai tujuan persuasif.
Manakah pernyataan di bawah ini yang menunjukkan perbedaan paling mendasar antara teks argumentasi dan teks deskripsi?
Teks argumentasi berfokus pada penggambaran objek secara rinci, sedangkan teks deskripsi berfokus pada penyampaian opini.
Teks argumentasi bertujuan untuk meyakinkan pembaca dengan bukti, sedangkan teks deskripsi bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tanpa opini.
Teks argumentasi menggunakan bahasa yang indah, sedangkan teks deskripsi menggunakan bahasa ilmiah.
Teks argumentasi selalu menggunakan data statistik, sedangkan teks deskripsi tidak.
Teks argumentasi lebih panjang dari teks deskripsi.
Teks argumentasi yang baik harus disusun secara sistematis dan logis. Makna dari istilah 'logis' dalam konteks ini adalah...
Argumen-argumen yang disajikan harus mudah dipahami oleh pembaca dari segala latar belakang.
Argumen-argumen yang disajikan harus memiliki hubungan sebab-akibat yang masuk akal dan tidak bertentangan satu sama lain.
Argumen-argumen yang disajikan harus selalu menggunakan istilah-istilah ilmiah yang rumit.
Argumen-argumen yang disajikan harus selalu dimulai dengan fakta, bukan pendapat.
Argumen-argumen yang disajikan harus bersifat emosional agar pembaca tergerak.
Apa yang menjadi inti dari bagian "penegasan ulang pendapat" atau "reiterasi" dalam struktur teks argumentasi?
Memperkenalkan topik baru yang berbeda dari topik utama.
Menyajikan argumen baru yang belum pernah disebutkan sebelumnya.
Merangkum seluruh argumen yang telah disampaikan dan menegaskan kembali pendapat utama penulis dengan bahasa yang berbeda, sering kali diakhiri dengan ajakan atau kesimpulan akhir.
Memberikan contoh-contoh kasus yang mendalam untuk mendukung argumen.
Menyajikan sudut pandang yang bertentangan dengan pendapat penulis.
Seorang penulis membuat teks argumentasi tentang pentingnya daur ulang. Untuk memperkuat argumennya, ia menyertakan statistik tentang volume sampah plastik di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa penulis menggunakan...
Opini pribadi untuk meyakinkan pembaca.
Logika induktif untuk menarik kesimpulan.
Bukti empiris berupa data kuantitatif.
Cerita fiksi untuk menghibur.
Hipotesis yang belum teruji.
Kalimat berikut ini yang termasuk opini yang bisa menjadi bagian dari argumen dalam teks adalah...
"Jumlah penduduk Jakarta mencapai lebih dari 10 juta jiwa."
"Berdasarkan penelitian, konsumsi gula berlebih dapat memicu diabetes."
"Kebijakan pemerintah tentang pemberlakuan sistem ganjil-genap di jalan raya sangat efektif dalam mengurangi kemacetan."
"Ibukota negara Indonesia adalah Jakarta."
"Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat."
Salah satu karakteristik bahasa yang sering digunakan dalam teks argumentasi adalah...
Menggunakan banyak majas dan kalimat perbandingan untuk memperindah teks.
Menggunakan kalimat interogatif (pertanyaan) untuk menarik perhatian pembaca.
Menggunakan kata-kata teknis dan ilmiah, serta konjungsi yang menunjukkan hubungan sebab-akibat (misalnya: oleh karena itu, sebab, akibatnya).
Menggunakan kalimat-kalimat perintah dan seruan untuk mengajak pembaca.
Menggunakan bahasa yang santai dan informal agar mudah dipahami.
Jika sebuah teks argumentasi bertujuan untuk meyakinkan pembaca bahwa sebuah program pemerintah tidak efektif, maka penulis sebaiknya...
Menyajikan pendapat pribadi saja tanpa perlu bukti.
Membuat cerita fiksi yang mengisahkan kegagalan program tersebut.
Mengumpulkan data, statistik, testimoni, atau studi kasus yang menunjukkan kelemahan program tersebut.
Menggunakan bahasa yang berlebihan dan emosional untuk memengaruhi pembaca.
Menuliskan perasaannya tentang ketidaksetujuan terhadap program itu.
Manakah di antara pilihan berikut yang paling efektif digunakan sebagai sumber rujukan untuk mendukung argumen dalam teks?
Pendapat dari seorang teman dekat yang tidak memiliki latar belakang ahli.
Sebuah artikel di blog pribadi yang tidak mencantumkan sumber data.
Hasil penelitian dari universitas ternama, jurnal ilmiah, atau data resmi dari lembaga pemerintah yang relevan.
Komentar-komentar di media sosial yang viral.
Sebuah kutipan dari film populer.
Apa perbedaan antara teks argumentasi dan teks persuasi?
Teks argumentasi hanya berisi fakta, sedangkan teks persuasi hanya berisi opini.
Teks argumentasi bertujuan untuk meyakinkan dengan bukti logis, sementara teks persuasi lebih berfokus pada ajakan dan bujukan emosional.
Teks argumentasi lebih panjang dari teks persuasi.
Teks argumentasi hanya ditemukan di jurnal ilmiah, sedangkan teks persuasi ada di iklan.
Tidak ada perbedaan, keduanya memiliki tujuan yang sama persis.
"Penulis teks argumentasi yang handal harus memiliki kemampuan berpikir kritis." Apa yang dimaksud dengan berpikir kritis dalam konteks ini?
Kemampuan untuk mengkritik setiap hal yang dilihat.
Kemampuan untuk membuat cerita yang menarik dan penuh imajinasi.
Kemampuan untuk menganalisis suatu isu dari berbagai sudut pandang, mengidentifikasi kelemahan argumen, dan membangun argumen yang logis dan kuat dengan bukti yang relevan.
Kemampuan untuk menulis dengan cepat dan tanpa kesalahan ejaan.
Kemampuan untuk mengingat banyak fakta dan data.
