Font size
WorksheetsUKOM Ners III
Total questions: 145
Worksheet time: 2hrs 55mins
Kasus (Vignette)
Seorang laki-laki berusia 45 tahun masuk RS dengan keluhan sesak napas. Hasil pemeriksaan:keadaan umum lemah,batuk tidak efektif,sputum kental dan banyak, terdengar wheezing,frekuensi napas:30 x/menit,memiliki riwayat infeksi saluran napas sejak 2 tahun yang lalu.
Pertanyaan Soal
Apakah diagnosa keperawatan yang utama pada kasus di atas?
Resiko aspirasi berhubungan dengan penurunan refleks batuk.
Pola napas tidak efektif berhubungan dengan depresi pusat pernapasan.
Gangguan ventilasi spontan berhubungan dengan kelelahan otot pernapasan.
Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan hipersekresi jalan napas.
Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan ketidakseimbangan perfusi ventilasi.
Kasus (Vignette)
Seorang laki-laki berusia 40 tahun masuk RS dengan keluhan sesak napas,pusing dan penglihatan kabur.Hasil pemeriksaan:keadaan umum lemah,terdengar bunyi napas tambahan,frekuensi napas:30 x/menit,frekuensi nadi: 100 x/menit,pernapasan cuping hidung,sianosis memiliki riwayat Penyakit Paru Obstruksi Kronis [PPOK] sejak 2 tahun yang lalu.
Pertanyaan Soal
Apakah masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?
Resiko aspirasi.
Pola napas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Gangguan ventilasi spontan.
Bersihan jalan napas tidak efektif
Kasus (Vignette)
Seorang laki-laki berusia 45 tahun masuk RS dengan keluhan nyeri/kram abdomen.Hasil pemeriksaan:keadaan umum lemah,feses cair,defekasi lebih dari 3 kali dalam 24 jam,frekuensi peristaltik meningkat ,bising usus hiperaktif.Pasien mengalami penyakit Crohn’s Disease
Pertanyaan Soal
Apakah diagnosa keperawatan yang utama pada kasus di atas?
Diare berhubungan dengan inflamasi gastrointestinal.
Resiko ketidakseimbangan elektrolit berhubungan dengan diare.
Disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan kecemasan.
Defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mencerna makanan.
Resiko ketidakseimbangan cairan berhubungan dengan disfungsi intestinal.
Kasus (Vignette)
Seorang laki-laki berusia 45 tahun masuk RS dengan keluhan sesak napas.Hasil pemeriksaan:keadaan umum lemah,batuk tidak efektif,sputum kental dan banyak, terdengar wheezing, frekuensi napas; 30 x/menit,memiliki riwayat infeksi saluran napas sejak 2 tahun yang lalu.
Pertanyaan Soal
Apakah intervensi keperawatan yang utama pada kasus di atas?
Latihan Batuk Efektif
Pemantauan Respirasi
Manajemen Jalan Napas
Edukasi Fisioterapi Dada.
Edukasi Pengukuran Respirasi
Kasus (Vignette)
Seorang laki-laki berusia 40 tahun masuk RS dengan keluhan batuk berdahak.Pada saat dilakukan pemeriksaan fisik dan wawancara:pasien tampak batuk dan tidak menutup mulut,sputum di buang ke lantai RS.
Pertanyaan Soal
Apakah intervensi keperawatan yang utama pada kasus di atas?
Jadwalkan pendkes sesuai kesepakatan
Berikan edukasi pola prilaku kebersihan
Ajarkan cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Identifikasi kemampuan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Jelaskan masalah yang dapat timbul akibat tidak menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Kasus (Vignette)
Seorang perempuan berusia 45 tahun dirawat di ruang Hemodialisa sebuah RS dengan keluhan gatal di kulit.Hasil pengkajian:keadaan umum lemah,tampak kulit kemerahan,ada hematoma,nyeri,kerusakan pada lapisan kulit.Pasien mengalami penyakit gagal ginjal kronik .
Pertanyaan Soal
Apakah diagnosa keperawatan yang utama pada kasus di atas?
Nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis.
Perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan penurunan konsentrasi hemoglobin.
Gangguan integritas kulit berhubungan dengan kelebihan volume cairan,sindrome uremia.
Intoleransi aktivitas berhubungan dengan ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen.
Hipervolemia berhubungan dengan gangguan mekanisme regulasi,kelebihan asupan cairan dan natrium.
Kasus (Vignette)
Seorang perempuan berusia 45 tahun dirawat di Ruang Hemodialisa sebuah RS dengan keluhan gatal di kulit .Hasil pengkajian:keadaan umum lemah,tampak kulit kemerahan,ada hematoma,nyeri,kerusakan pada lapisan kulit. Pasien mengalami penyakit gagal ginjal kronik .
Pertanyaan Soal
Apakah intervensi keperawatan yang utama pada kasus di atas ?
Gunakan produk berbahan petrolium atau minyak pada kulit kering
Identifikasi penyebab gangguan integritas kulit.
Ubah posisi tiap 2 jam ,jika tirah baring.
Anjurkan menggunakan pelembab
Anjurkan minum air yang cukup
Kasus (Vignette)
Seorang laki-laki berusia 40 tahun sedang dirawat di RS tiba-tiba mengeluh nyeri dada, menjalar ke bahu dan lengan kiri.Hasil pemeriksaan didapatkan TD 140/90 mm/Hg, frekuensi nadi 110 x/menit, skala nyeri 7. Pasien tampak kesakitan sambil merintih, memegangi dada sebelah kiri.
Pertanyaan Soal
Apakah implementasi mandiri yang prioritas dilakukan oleh perawat pada kasus di atas?
Menganjurkan pasien segera tirah baring dengan posisi semi fowler
Menganjurkan pasien melakukan tehnik relaksasi napas dalam
Kolaborasi memberikan oksigen nasal kanula 2 ltr/menit
Kolaborasi memberikan obat vasodilator sub lingual
Kolaborasi memberikan obat analgetik
Kasus (Vignette)
Seorang laki-laki berusia 40 tahun sedang dirawat di RS tiba-tiba mengeluh nyeri dada, menjalar ke bahu dan lengan kiri,tampak kesakitan sambil merintih, memegangi dada sebelah kiri ,skala nyeri 7. Perawat menganjurkan pasien segera tirah baring dengan posisi semi fowler.
Pertanyaan Soal
Apakah rasionalisasi dari implementasi yang dilakukan oleh perawat pada kasus di atas?
Untuk memudahkan vasodilatasi maksimal arteri koroner.
Untuk melebarkan pembuluh darah ke jantung
Untuk melancarkan sirkulasi darah ke jantung
Untuk mengurangi konsumsi oksigen jantung
Untuk memudahkan pemantauan pasien
Kasus (Vignette)
Seorang perempuan berusia 30 tahun di bawa ke RS dengan kondisi luka bakar yang disebabkan oleh tersiram air panas di sebagian ekstremitas kanan atas, seluruh ekstremitas kanan bawah, dan pada seluruh tubuh bagian depan kecuali kemaluan.
Pertanyaan Soal
Berapa persenkah luas luka bakar yang diderita pasien pada kasus di atas?
27%
36%
45%
54,5%
67,5%
Vignette
Seorang perempuan berusia 32 tahun, datang ke RS dengan keluhan BAB cair lebih dari 1 hari dengan frekuensi 4 x/ hari.Hasil pemeriksaan:kondisi fisik lemah,kram abdomen,peristaltik meningkat,bising usus hiperaktif, feses cair,suhu 37.8 ᵒC, TD 100/70 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit, kesadaran kompos mentis.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan yang utama dari kasus diatas?
Diare
Defisit nutrisi
Resiko Defisit nutrisi
Resiko ketidakseimbangan cairan
Disfungsi motilitas gastrointestinal
Vignette
Seorang perempuan berusia 32 tahun, datang ke RS dengan keluhan nafsu makan menurun..Hasil pemeriksaan:kondisi fisik lemah,membran mukosa pucat,sariawan, suhu 37.5 ᵒC, TD 100/70 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit,BB berkurang 2 kg dari sebelumnya.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan yang utama dari kasus diatas?
Hipovolemia
Defisit nutrisi
Resiko Defisit nutrisi
Resiko ketidakseimbangan cairan
Disfungsi motilitas gastrointestinal
Vignette
Seorang perempuan berusia 32 tahun, dirawat di RS post operasi abdomen hari kedua.Pasien mengeluh flatus tidak ada,abdomen kram.Hasil pemeriksaan: suara peristaltik lemah,distensi abdomen , suhu 37.5 ᵒC, TD 100/70 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan yang utama dari kasus diatas?
Hipovolemia
Defisit nutrisi
Resiko defisit nutrisi
Resiko ketidakseimbangan cairan
Disfungsi motilitas gastrointestinal
Vignette
Seorang laki-laki berusia 42 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas serta batuk. Hasil pengkajian ditemukan data frekuensi napas 24 x/menit, TD 110/70 mmHg, frekuensi nadi 84 x/menit, ronchi pada kedua paru, produksi sputum banyak, pucat dan terlihat cyanosis.diagnosa medis tuberkulosis paru.
Pertanyaan soal
Apakah diagnosa keperawatan yang prioritas pada kasus di atas?
Intoleransi aktifitas berhubungan dengan kelemahan
Risiko penularan penyakit berhubungan dengan infeksi
Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan infeksi pada paru
Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan akumulasi sekret
Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan hipermetabolik
Vignette
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat diruang penyakit dalam sejak 3 hari yang lalu, dengan diagnosis DM Tipe I. Hasil pemeriksaan KGD: 320 mg/dl. Dokter menginstruksikan pemberian injeksi Insulin ½ jam sebelum makan.Pasien dalam posisi duduk.
Pertanyaan soal
Dimanakah lokasi penyuntikan yang tepat dilakukan terhadap pasien tersebut di atas?
Punggung
Bokong
Lengan
Perut
Paha
Vignette
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di RS dengan diagnosis PPOK. Hasil pengkajian ditemukan data frekuensi napas 30 x/menit, TD 110/70 mmHg, frekuensi nadi 84 x/menit, ronchi pada kedua paru, produksi sputum banyak Perawat menganjurkan pasien berpuasa selama 6 jam sebelum pemeriksaan Bronkhoscopi dilakukan.
Pertanyaan soal
Apakah rasionalisasi dari tindakan perawat pada kasus di atas ?
Mengurangi resiko aspirasi ketika reflex dihambat
Mengurangi reflex menelan dan muntah
Memberikan rasa nyaman bagi pasien
Mengurangi nyeri pada tenggorokan
Mengurangi kecemasan pasien
Vignette
Seorang laki-laki berusia 45 tahun, dirawat di RS dengan keluhan nyeri dada menjalar sampai ke punggung dan lengan. Frekuensi napas 28 x/menit, TD 130/70 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, suhu 37ᵒC. Pasien berbaring di tempat tidur, oksigen kanule 2 lt/menit sudah terpasang.
Pertanyaan soal
Apakah rasionalisasi dari tindakan kolaborasi perawat pada kasus di atas ?
Oksigen yang cukup ke otot jantung dapat mengurangi nyeri
Untuk melebarkan pembuluh darah di otot jantung
Untuk melancarkan sirkulasi darah di otot jantung
Untuk vasodilatasi maksimal otot jantung
Untuk kontraktilitas otot jantung
Vignette
Seorang laki-laki berusia 38 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri perut sebelah kanan hilang timbul.Hasil pemeriksaan fisik:nyeri tekan region kanan bawah,tampak meringis, skala nyeri 6,frekuensi napas 20 x/menit, TD 120/70 mmHg, frekuensi nadi 88 x/menit, suhu 37ᵒC ,diagnosis appendiksitis akut.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?
Nyeri akut
Nyeri kronis
Koping tidak efektif
Gangguan rasa nyaman
Gangguan persepsi sensori
Vignette
Seorang perempuan berusia 45 tahun dirawat di RS karena fraktur ekstrimitas bawah kiri . Setelah 2 jam gips dipasang ,pasien mengeluh kesemutan dan sakit,. Pada saat pengkajian ditemukan kulit pucat, teraba dingin dan sirkulasi perifer lebih dari 2 detik .
Pertanyaan soal
Apakah komplikasi yang dialami pasien pada kasus di atas ?
Mal union
Kontraktur
Deformitas
Kekakuan sendi
Sindrom kompartemen
Vignette
Seorang laki-laki berusia 45 tahun, dirawat di Rumah Sakit dengan keluhan nyeri pada ulu hati. Hasil pengkajian:, wajah meringis kesakitan, nyeri dirasakan seperti terbakar, skala 6,tekanan darah : 130/80 mmHg, frekuensi nadi : 97 x/ menit, frekuensi napas : 24 x/menit, suhu: 37,90C.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Perubahan perfusi jaringan
Kurang pengetahuan
Hipertermi
Nyeri akut
Vignette
Seorang perempuan berusia 28 tahun, dirawat di ruang bedah saraf RS dengan diagnosis tumor otak. Hasil pengkajian kondisi fisik lemah, TD:100/60 mmHg,frekuensi nadi: 60 x/menit, frekuensi napas: 24 x/menit tingkat kesadaran menurun.
Pertanyaan soal
Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat dilakukan pada kasus di atas ?
Melakukan pengkajian Glassgow Coma Scale
Melaporkan kondisi pasien kepada dokter
Melakukan kompresi dada
Memberikan oksigen
Mengukur vital sign
Vignette
Seorang laki-laki berusia 38 tahun, dirawat di Rumah Sakit dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian:frekuensi napas 27 x/menit, frekuensi nadi 88 x/menit, terdapat retraksi iga, lapangan paru kiri lebih lambat dari lapangan paru kanan dan ada suara tambahan ronkhi.
Pertanyaan soal
Apakah tindakan keperawatan utama yang diberikan pada kasus di atas ?
Memberi oksigen sesuai kebutuhan
Melakukan auskultasi bunyi napas
Memberi obat sesuai indikasi
Memberi posisi semifowler
Memberi fisioterapi dada
Vignette
Seorang laki-laki berusia 38 tahun, di rawat di RS dengan keluhan demam. Hasil pengkajian didapatkan:TD: 100/70 mmHg, frekuensi napas 24 x/ menit, frekuensi nadi 88 x/ menit, suhu 38.9 oC, kulit teraba hangat.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas?
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Resiko ketidakseimbangan cairan
Gangguan rasa nyaman nyeri
Intoleransi aktivitas
Hipertermi
Vignette
Seorang laki-laki usia 34 tahun dirawat di RS dengan diagnosis pre operasi appendisitis akut.Hasil pengkajian: pasien mengatakan cemas mau dilakukan operasi, pasien selalu bertanya tentang penyakit dan tindakan operasi yang akan dilakukan.
Pertanyaan soal
Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus di atas?
Memberi informasi tentang tindakan pre operasi yang akan dilakukan.
Menyarankan keluarga untuk memberi dukungan pada pasien
Memberi pendidikan kesehatan kepada pasien
Mengajak pasien untuk berdiskusi
Memberikan teknik relaksasi
Vignette
Seorang perempuan usia 23 tahun di rawat di RS dengan luka bakar grade 2. Hasil pengkajian pasien tampak pucat, luas luka bakar 17 %, frekuensi nadi 88 x/ menit,TD: 110/80 mmHg, frekuensi napas 24 x/ menit, suhu 38,9 0C. di sekitar luka tampak kemerahan.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas?
Perubahan perfusi jaringan
Gangguan integritas kulit
Intoleransi aktivitas
Hipertermi
Infeksi
Vignette
Seorang perempuan usia 35 tahun di rawat di RS dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian didapatkan pasien tampak lemah,wajah pucat,sianosis, tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi 68 x/ menit, frekuensi napas 30 x/ menit, terdapat retraksi iga. Hasil laboratorium PCO2 44 mmHg, PO2 80 mmHg, PH 7
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Bersihan jalan nafas tidak efektif
Gangguan ventilasi spontan
Perubahan perfusi jaringan
Gangguan pertukaran gas
Pola napas tidak efektif
Vignette
Seorang perempuan, usia 47 tahun dirawat di unit stroke RS dengan kondisi kaki dan tangan sulit digerakkan. Hasil pemeriksaan:fisik tampak lemah,rentang gerak menurun,kesadaran compos mentis, tekanan darah 150/60 mmHg, frekuensi nadi 100 x/ menit. frekuensi napas: 27 x/ menit, suhu 37,5 0C, kekuatan otot menurun dengan nilai 1.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan utama dalam kasus diatas ?
Resiko Intoleransi aktivitas
Gangguan mobilitas fisik
Gangguan pola tidur
Intoleransi aktivitas
Keletihan
Vignette
Seorang laki-laki, berusia 35 tahun dirawat diruang penyakit dalam selama 5 hari dengan diagnosis CHF. Hasil pengkajian: pasien sesak napas saat beraktivitas, terdapat edema pada tungkai kanan dan kiri dengan pitting 2+/2+. Pasien meminta pulang meskipun kondisinya masih sakit.
Pertanyaan soal
Bagaimanakah sikap perawat yang tepat untuk kasus diatas?
Meminta pasien menandatangani surat pernyataan pulang paksa.
Melaporkan pada dokter yang merawat untuk inform consent
Menjelaskan kondisi penyakit pada pasien dan akibatnya
Menyerahkan kepada kepala ruangan
Mencari dukungan dari keluarga
Vignette
Seorang perempuan berusia 44 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian: tampak gelisah,terdengar wheezing,batuk produktif,sputum kental. Pasien sedang mendapatkan Bronkodilator inhalasi.
Pertanyaan soal
Apakah yang harus dilakukan oleh perawat pada kasus di atas?
Mengamati ketepatan waktu pemberian bronkodilator inhalasi
Mengamati respon pasien terhadap pemberian obat.
Mengauskultasi suara nafas tambahan:Wheezing
Mengukur frekuensi dan irama pernafasan
Menginspeksi jalan napas
Vignette
Seorang laki-laki usia 35 tahun dirawat di RS dengan trauma kepala. Hasil pemeriksaan:kesadaran menurun,TD: 90/60 mmHg, frekuensi nadi 100 x/ menit. frekuensi napas: 28 x/ menit, suhu 37,9 0C,membuka mata dengan perintah, menghindari nyeri saat dicubit dan bicara kacau.
Pertanyaan soal
Berapakah nilai Glasgow Coma Scale [GCS] pasien pada kasus di atas?
E1 M3 V2
E2 M3 V2
E2 M4 V2
E2 M4 V3
E3 M4 V3
Kasus (Vignette)
Seorang perempuan berusia 40 tahun masuk RS sejak 1 jam yang lalu dengan keluhan sulit bernafas, hasil pengkajian ditemukan kondisi fisik lemah, konjungtiva pucat, batuk produktif selama 2 minggu,terdengar suara ronkhi basah di lobus atas kanan,sekret kental dan banyak,warna kuning kehijauan.
Pertanyaan Soal
Apakah masalah keperawatan yang utama pada pasien tersebut?
Bersihan jalan nafas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Pola napas tidak efektif
Resiko tinggi kelelahan.
Intoleransi aktivitas
Kasus (Vignette)
Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke RS dengan kondisi tampak wajah meringis kesakitan, klien memegangi dada sebelah kiri, nyeri menjalar ke bahu dan lengan, skala nyeri 8. Hasil pemeriksaan vital sign didapatkan TD 160/90 mm/Hg, frekuensi nadi 100 x/menit.
Pertanyaan Soal
Apakah implementasi keperawatan utama yang dilakukan terhadap masalah nyeri dada klien ?
Memberi posisi semi fowler di tempat tidur
Kolaborasi memberi oksigen kanule
Kolaborasi memberi obat anti nyeri
Mengatur posisi yang nyaman
Memantau tanda-tanda vital
Kasus (Vignette)
Seorang perempuan berusia 46 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri,skala nyeri 7.Klien memiliki diagnosa medis miokardiac infark (MCI) .Perawat menganjurkan kepada klien agar istirahat total di tempat tidur dan membatasi aktivitas.
Pertanyaan Soal
Apakah rasional dari tindakan keperawatan tersebut?
Mengurangi nyeri
Menurunkan kecemasan
Memperbaiki fungsi respirasi
Memaksimalkan program pengobatan
Mengurangi konsumsi oksigen jantung
Kasus (Vignette)
Seorang laki-laki berusia 48 tahun di antar ke RS dengan kondisi mengalami luka bakar yang disebabkan oleh tersiram air mendidih pada seluruh bagian ekstremitas bawah sebelah kiri depan dan belakang.Tanda-tanda vital klien: tekanan darah 150/90 mmHg,pernafasan = 24 x/mnt,suhu tubuh : 37 ○ C.
Pertanyaan Soal
Dari kasus diatas tentukan berapa persen luas luka bakar yang diderita klien tersebut?
18%
36%
45%
54%
63%
Vignette
Seorang perempuan berusia 48 tahun, , datang ke rumah sakit dengan keluhan kondisi badan lemah, mengalami diare lebih dari 2 hari dengan frekuensi 5 x/ 24 jam.Suhu tubuh 37.8 ᵒC, TD 110/70 mmH, nadi 80 x/menit, turgor kulit jelek, mukosa bibir kering, kesadaran kompos mentis .Berat badan 53 kg dan tinggi badan 160 cm
Pertanyaan soal
Apakah Masalah keperawatan yang utama dari kasus diatas?
Intoleransi aktivitas
Peningkatan suhu tubuh
Gangguan mobilitas fisik
Kekurangan volume cairan dan elektrolit
Kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Seorang pria usia 68 tahun dirawat diruang medikal dengan diagnosis gagal jantung kongesif. Pasien mengeluh sesak nafas saat ebrbaring, batuk kering dan cepat lelah. Tanda vital : TD : 150/90 mmHg, RR : 26x/menit, S : 36 'C, HR : 115x/menit, terdapat edema pergelangan kaki. Bunyi nafas ronchi halus pada kedua lapang paru.
Apa tindakan keperawatan utama pada kasus diatas?
Anjurkan pasien banyak minum air hangat
Posisikan pasien dalam posisi datar
Berikan oksigen 2 liter nassa canule
Ajarkan tekhnik penghematan energi
Pria 68 tahun dengan riwayat hipertensi datang dengan sesak nafas, ortopnea, RR : 26x/menit, TD : 90/60 mmHg, HR : 100x/menit dan edema tungkai. Pemeriksaan menunjukkan ronkhi basah halus pada kelua lapang paru. Apa tindakan keperawatan utama?
Anjurkan tirah baring total
Tinggikan kepala tempat tidur (semi fowler)
Batasi asupan garam
Ajarkan tekhnik penghematan energi
Ajarkan relaksasi nafas dalam
Pasian pria 55 tahunmengeluh nyeri dada menjalar ke lengan kiri sejak 30 menit yang lalu, disertai keringat dingin dan mual muntah. TD : 90/60 mmHg, RR : 24x/menit, HR : 115x/menit.
Apa intervensi awal yang tepat pada kasus diatas?
Berikan makanan ringan
Beirkan tablet Nitrogliserin sub lingual
Lakukan EKG 12 sadapan
Lakukan pengkajian jantung
Tinggikan posisi kepala
Seorang pria 64 tahun dengan keluhan nyeri dada menjalar ke lengan kiri sejam 1 jam yang lalu, ia gelisah berkeringat dingin dan sesak nafas. Pasien memiliki riwayat DM tipe 2 dan hipertensi, TD : 95/60 mmHg, HR : 110x/menit, irreguler, RR : 26x/menit, SpO2 : 91%. Pemeriksaan EKG : ST Elevasi di lead II,III, AVF. Curiga STEMI Inferior, perawat bersiap stabilisasi awal sambil menunggu dokter hasil troponin.
Apa Intervensi awal yang tepat?
Berikan tablet nitrogliserin sub lingual
Pemberian oksigen 4 liter/menit per nasal canule
Pemantauan tanda - tanda vital
Pasang NGT
Lakukan pengkajian jantung
Seorang pria usia 64 tahun dirawat di ruang medikal dengan diagnosis Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) eksaserbasi akut. Pasien tampak sesak, RR: 30x/menit, SpO₂: 88% (room air), menggunakan otot bantu napas, dan mengeluh lemah. Ia tampak cemas, posisi tidur datar, dan batuk tidak efektif.
Apa tindakan keperawatan utama?
Ajarkan teknik batuk efektif dan anjurkan banyak minum
Tinggikan kepala tempat tidur (posisi semi-Fowler) dan beri oksigen sesuai instruksi
Posisikan pasien miring ke kanan untuk memperlancar drainase secret
Lakukan suction secara berkala untuk membersihkan jalan napas
Lakukan Fisioterapi dada
Seorang wanita usia 67 tahun dirawat di bangsal bedah ortopedi pasca operasi open reduction internal fixation (ORIF) pada fraktur femur kiri. Hari ke-1 pasca operasi, pasien mengatakan merasa tidak nyaman dan sulit menggerakkan kaki kiri. Perawat menemukan adanya penurunan kekuatan otot, keterbatasan pergerakan sendi, dan pasien tampak takut untuk mencoba duduk. Hasil pemeriksaan:TD: 130/80 mmHg, RR: 20 x/menit, Luka operasi kering, tidak ada tanda infeksi, Mobilitas sangat terbatas, pasien tetap di tempat tidur.
Diagnosa keperawatan yang paling tepat berdasarkan kasus di atas?
Risiko disfungsi neurovaskular berhubungan dengan fiksasi tulang ekstremitas bawah
Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan keterbatasan pergerakan ekstremitas kiri
Nyeri kronis berhubungan dengan trauma jaringan otot
Risiko infeksi berhubungan dengan prosedur pembedahan ortopedi
Nyeri akut
Seorang pria usia 59 tahun dirawat dengan diagnosis perforasi ulkus duodenum. Pasien baru saja menjalani laparatomi eksplorasi 6 jam yang lalu. Saat visit, perawat menemukan bahwa pasien tampak gelisah, nyeri perut berat, RR: 26x/menit, TD: 90/60 mmHg, dan di area luka operasi terdapat perembesan cairan kekuningan dari balutan.
Perawat telah mengukur tanda-tanda vital lengkap dan melaporkan kondisi pasien kepada dokter jaga. Tindakan keperawatan selanjutnya yang paling tepat adalah:
Lakukan penggantian balutan dengan teknik bersih
Siapkan alat dan perlengkapan untuk preoperasi
Catat dan dokumentasikan kondisi luka dan cairan
Anjurkan pasien melakukan teknik relaksasi napas dalam
Melakukan evaluasi
Seorang pria usia 61 tahun datang ke ruang rawat inap dengan luka ulkus diabetikum pada kaki kanan yang telah berlangsung selama 5 hari. Luka berwarna kemerahan dengan eksudat purulen, berbau tidak sedap, dan batas luka tidak jelas.Pasien memiliki riwayat Diabetes Mellitus tipe 2 selama 10 tahun dan tidak teratur kontrol.Hasil pemeriksaan: TD: 140/90 mmHg, GDS: 320 mg/dL, Luka berukuran 5x7 cm, kedalaman ±0,5 cm, Suhu tubuh: 38,5°C. Pasien mengatakan tidak merasakan nyeri di area luka.
Apa diagnosa keperawatan yang paling tepat berdasarkan data di atas?
Gangguan integritas jaringan berhubungan dengan sirkulasi perifer yang tidak adekuat
Risiko infeksi berhubungan dengan gangguan sistem imun akibat hiperglikemia
Gangguan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan obstruksi aliran darah local
Risiko amputasi berhubungan dengan infeksi berat dan gangguan metabolik
Nyeri Akut
Seorang pria usia 65 tahun dirawat dengan diagnosis pneumonia lobaris. Pasien mengeluh batuk berdahak kuning kehijauan, demam 38,8°C, dan sesak napas ringan.Pemeriksaan fisik menunjukkan: TD: 130/85 mmHgRR: 26x/menitSpO₂: 91% (RA)Bunyi napas: ronkhi basah di paru kanan bawah, Pasien tampak lemah, tidur terlentang hampir sepanjang waktu, dan belum mampu mobilisasi mandiri.
Apa intervensi keperawatan utama yang perlu dilakukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut pada pasien ini?
Anjurkan pasien untuk tirah baring total dan istirahat cukup
Lakukan suction setiap 4 jam untuk mencegah aspirasi
Dorong pasien melakukan mobilisasi dini dan teknik batuk efektif
Ganti posisi pasien setiap 8 jam untuk mencegah dekubitus
Berikan posisi yang nyaman
Seorang wanita usia 35 tahun dirawat di ruang bedah pasca apendektomi (operasi pengangkatan usus buntu) 1 hari yang lalu. Pasien mengeluh nyeri di perut kanan bawah saat bergerak, tampak ragu untuk batuk dan bernapas dalam karena takut luka terbuka.Tanda vital: TD: 120/80 mmHg, RR: 22x/menit, Suhu: 37,8°C, Luka operasi kering, balutan bersih. Perawat ingin mencegah komplikasi pasca operasi seperti atelektasis dan retensi sekret.
Apa intervensi keperawatan yang paling tepat untuk mencegah komplikasi pernapasan pada pasien ini?
Berikan obat analgesik untuk menurunkan suhu tubuh
Lakukan suction setiap 4 jam untuk mencegah aspirasi
Anjurkan pasien menggunakan teknik splinting dan latihan napas dalam
Posisikan pasien miring kanan untuk memperlancar drainase
Posisikan pasien tradelenberg
Seorang pasien laki-laki usia 58 tahun masuk IGD dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri sejak 2 jam lalu, mual, dan keringat dingin. TD 90/60 mmHg, Nadi 110x/menit, EKG menunjukkan elevasi segmen ST. Apa prioritas utama intervensi keperawatan?
Berikan oksigen nasal cannula
Posisikan pasien semi-Fowler
Siapkan rujukan ke hemodinamik
Berikan aspirin sesuai instruksi dokter
Berikan posisi yang nyaman
Pasien post operasi abdomen mengalami RR 28x/menit, SPO2 88%, tampak gelisah dan sesak napas. Apa intervensi pertama yang harus dilakukan?
Posisikan semifowler
Berikan bronkodilator
Kolaborasi pemberian antibiotik
Auskultasi bunyi napas
Berikan relaksasi nafas dalam
Pasien post operasi hemikolektomi mengalami distensi abdomen dan belum flatus >24 jam. Tindakan prioritas?
Pemberian enema
Pemeriksaan bunyi usus
Kompres abdomen
Kolaborasi pemeriksaan radiologi
Pemeriksaan fisik abdomen
Pasien post op 2 hari mengeluh nyeri di luka operasi. Tampak kemerahan, hangat dan keluar cairan. Apa tindakan keperawatan utama?
Kolaborasi antibiotik
Berikan analgetik
Lakukan balutan steril
Edukasi pasien perawatan luka
Berikan relaksasi nafas dalam
Pasien DM tipe 2 mengalami hipoglikemia (GDS 60 mg/dL). Pasien sadar dan bisa menelan. Apa tindakan pertama?
Berikan insulin sesuai jadwal
Berikan jus manis
Infus dextrose 40%
Kolaborasi dengan dokter pemberian metformin
Berikan air putih
Pasien laki-laki 40 tahun dengan DKA (Diabetic Ketoacidosis) datang dengan napas cepat dan dalam (Kussmaul), lemah, dan muntah. GDS: 460 mg/dL, pH darah: 7.15.
Apa prioritas keperawatan pada pasien ini?
Memantau tanda-tanda hipoglikemia
Memasang infus dan memberikan cairan sesuai kebutuhan
Memberikan diet diabetes
Menyiapkan pasien untuk pemeriksaan laboratorium
Mengajarkan teknik insulin mandiri
Pasien dengan luka bakar 30% TBSA (Total Body Surface Area) mengeluh haus dan lemas. Tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 120 x/menit, urin <30 ml/jam.
Apa fokus utama dalam asuhan keperawatan fase awal luka bakar?
Pencegahan infeksi
Penurunan nyeri
Pemberian antibiotik
Resusitasi cairan
Evaluasi status psikososial
Pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) mengalami sesak napas, batuk berdahak kronis, dan tampak penggunaan otot bantu napas. Saturasi O₂: 87%.
Apa intervensi yang paling tepat?
Memberikan oksigen 10 liter/menit
Mengajarkan teknik pursed lip breathing
Menyarankan pasien tirah baring total
Memberikan diet tinggi serat
Mengajarkan teknik batuk efektif
Pasien laki-laki 65 tahun dirawat dengan stroke hemoragik. Hasil observasi: GCS 10, tekanan darah 190/100 mmHg, tidak bisa menggerakkan ekstremitas kanan.
Apa masalah utama keperawatan?
Ketidakseimbangan nutrisi
Gangguan mobilitas fisik
Risiko aspirasi
Risiko perfusi jaringan otak tidak efektif
Ansietas
Seorang pasien pre operasi apendiktomi mengalami ansietas karena takut terhadap prosedur pembedahan.
Apa intervensi keperawatan prioritas?
Memberi sedasi sesuai instruksi
Menjelaskan manfaat dan risiko operasi secara detail
Mengalihkan perhatian pasien
Mengajarkan teknik relaksasi nafas dalam
Meminta keluarga menjelaskan kepada pasien
Seorang laki-laki berusia 70 tahun tinggal bersama istri anaknya. Ia mengalami stroke sejak 2 tahun yang lalu sehingga harus bedrest. Manakah kategori yang tepat bagi lansia tersebut jika dilihat berdasarkan KATZ indeks?
Kategori C
Kategori D
Kategori E
Kategori F
Kategori G
Perawat lansia di sebuah panti Werdha mengidentifikasi satu permasalahan kesehatan lansia yang menjadi masalah kesehatan 75 % lansia di Panti tersebut salah satunya adalah ; Arthtitis. Pada saat Intervensi apa yang dapat di lakukan sebagai tindakan untuk mengurangi gangguan Arthtitis?
Kurangi garam, kontrol berat badan
Kontrol Berat badan, Exercise
Stop rokok
Intake kalsium, Exercise
Diet rendah lemak
Seorang laki-laki berusia 75 tahun sedang menjalani masa perawatan di Panti Wredha, sudah semenjak 4 hari yang lalu mengeluh mual dan muntah, saat ini setiap diberikan 1 porsi makanan, klien hanya menghabiskan ¼ porsi saja. Aktivitas saat ini yang sering dilakukan oleh pasien hanya terbaring lemah di tempat tidur. Aktivitas dan rutinitas lainnya tidak bisa diikuti oleh pasien. Apakah aspek lain yang sangat penting harus dikaji pada pasien tersebut ?
Riwayat kesehatan sebelumnya
Riwayat kesehatan keluarga
Jenis dan Pola makan
Aktivitas kegiatan sehari-hari
Pola istirahat
Seorang laki-laki berusia 75 tahun sudah berada di Panti Rukun Ibu selama 2 bulan. Menurut dokter, pasien didiagnosis mengalami Rematik. Berdasarkan hasil pengkajian tingkat kemandirian (Katz Index) didapatkan: dalam memenuhi kebutuhannya pasien dikategorikan mandiri dalam semua hal, kecuali mandi, berpakaian, ke kamar kecil, dan satu fungsi yang lain. Apakah kategori Katz Index untuk pasien tersebut ?
C
D
E
F
G
Dari hasil pengkajian terhadap seorang pasien perempuan berusia 80 tahun yang sudah dirawat dipanti selama 4 tahun, didapatkan dataxDCx sebagai berikut: pasien terlihat bingung, cemas, paranoid, gelisah, mudah tersinggung dan marah, tidak konsentrasi, sulit untuk memecahkan persoalan, pasien mengatakan sudah mengalami kemunduran dalam merasakan rasa makanan. Apakah diagnosis keperawatan yang tepat untuk kasus diatas ?
Sindrom stress relokasi
Perubahan proses piker
Perubahan persepsi-sensori
Kurang pengetahuan (kebutuhan belajar) mengenai kondisi, prognosis, dan pengobatan
Ketidakefektifan koping individu
Seorang perempuan berusia 63 tahun tinggal sendiri di rumahnya dan mempunyai riwayat hipertensi, nyeri leher dan punggung. Hasil pengkajian didapatkan tekanan darah 180/110 mmHg, denyut nadi 88x/menit, respirasi 26x/menit. Pasien sering merasa sedih dan khawatir sampai akhirnya mengalami gangguan tidur karena tidak bisa melakukan pekerjaan rumah tangga dan tidak dapat bersosialisasi dengan lingkungannya..Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk klien di atas?
Mengkaji tingkat kemandirian klien
Mengkaji kemampuan kognitif klien
Mengkaji status psikologis klien
Mengkaji Status Mental (SPMSQ/Short Portable Mental Status Questionare)
Mengkaji barthel indeks klien
Di sebuah keluarga Bp.N terdapat 4 orang anak perempuan dan seorang istri Ny. J, namun keempat anaknya telah menikah dan terpisah rumahnya dengan Bp.N. Kondisi keluarga Bp. N dalam kondisi stroke dan mengalami kesulitan berjalan & berbicara ,sehingga dengan kondisi tersebut Bp.N tidak dapat bekerja lagi. Bp.N pernah dibawa ke puskesmas dan menjalani pengobatan . Namun setelah obatnya habis , tidak pernah dibawa lagi ke puskesmas. Ny.J tidak mengetahui apa yang harus dilakukan untuk memulihkan Bp.N ,sehingga Ny.J membiarkan Bp.N dalam kondisi kesulitan berbicara dan berjalan.
Fungsi kesehatan keluarga mana yang mengalami gangguan pada keluarga Bp. N
Kemampuan Keluarga dalam merawat Bp.N
Kemampuan Keluarga dalam mengenal masalah
Kemampuan Keluarga dalam mengambil keputusan
Kemampuan keluarga dalam Memodifikasi lingkungan
Kemampuan keluarga dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan
Satu keluarga terdiri atas seorang bapak tinggal dengan dua orang anak, masing masing berusia tujuh dan tiga tahun. Istri bapak tersebut meninggal satu tahun yang lalu karena menderita TB Paru.
Apakah tahapan perkembangan keluarga tersebut diatas ?
Keluarga dengan anak todler
Keluarga dengan anak balita
Keluarga dengan anak sekolah
Keluarga dengan anak remaja
Keluarga dengan anak usia dewasa
Ketika sedang melakukan kunjungan rumah kesalah satu keluarga binaan, perawat menemukan pasien dewasa dengan tanda dan gejala, tekanan darah 160/100 mmhg, nadi 90/ menit, kesadaran compos mentis berbaring di tempat tidur karena pasien mengeluh sakit kepala. Menurut keluarga sudah seminggu mengalami keluhan sakit kepala. Kemudian perawat tersebut merujuk pasien untuk dibawa ke puskesmas atau dokter terdekat.
Peran apa yang dilakukan oleh perawat keluarga tersebut ?
Peran asuhan Keperawatan
Peran Advocat
Peran kolabolator
Peran konselor
Peran edukator
Rumah Tn. D dihuni oleh istri dan kedua anaknya, ditambah mertua Tn.D yang tinggal menumpang karena sudah lansia
Termasuk Tipe keluarga apakah Tn.D?
Nuclear family
Extended family
Dyadic family
Single parent family
tradisional
Hasil pengkajian didapatkan keluarga Tn. R. Berusia 60 tahun, isterinya Ny. K 55 tahun, mempunyai anak 3 orang, anak pertama berusia 17 tahun, anak kedua berusia 14 tahun dan anak ketoga berusia 10 tahun.
Keluarga anak sekolah
Keluarga usia dewasa
Keluarga usia pertengahan
Keluarga usia lansia
Keluarga anak remaja
Perawat sedang memberikan asuhan keperawatan keluarga dengan stage Family retirement and old age dengan masalah Depresi ringan salah satu pasangan old age. perawat mengoptimalkan fungsi keluarga sebagai dasar kekuatan keluarga melalui pemenuhan kebutuhan psikososial, mengembangkan gambaran diri positif, peran dan kebutuhan kasih sayang sedikit banyak bisa mendukung keluarga dalam menyelesaikan masalah tersebut.
Fungsi keluarga apa yang sedang di optimalkan oleh perawat tersebut?
Fungsi Afektif
Fungsi Sosialisasi
Fungsi ekonomi
Fungsi perawatan kesehatan
Fungsi Reproduksi
Seorang laki-laki berusia 27 tahun dibawa ke UGD RSUD Lembang karena kecelakaan lalu lintas. Pasien melakukan gerakan menarik anggota badan bila diberi rangsangan nyeri, kata2 tidak jelas, dan tidak dapat membuka mata saat diberi rangsang nyeri. Berapakah nilai GCS pada pasien diatas ?
5
6
7
8
9
Seorang remaja berusia 19 tahun dibawa ke UGD karena mengalami kecelakaan lalu lintas. Pada saat datang kondisi pasien dengan penurunan kesadaran, terdengar suara ngorok, keluar darah dari hidung dan telinga. Apakah tindakan utama yang harus dilakukan pada pasien tersebut ?
Pasang infus.
Pasang oksigen.
Bebaskan jalan nafas.
Lakukan perawatan luka.
lakukan suction
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat karena mengalami pansitopenia. Saat ini klien dilakukan transfusi trombosit untuk mencegah perdarahan yang mengakibatkan kematian. Riwayat penyakit sebelumnya, klien pernah dirawat di RS karena penyakit typhoid dua tahun yang lalu. Apakah pengkajian selanjutnya pada klien tersebut
Lamanya hari perawatan masa lalu.
Jenis penyakit lanjutan setelah typhoid.
Jenis obat yang diminum saat mengalami sakit typhoid.
Jenis makanan yang dikonsumsi saat sakit dahulu.
Pola makan selama ini
Seorang laki-laki berusia 40 tahun mengalami luka bakar di muka dan leher dikarenakan terbakar api. Hasil pengkajian didapatkan batuk dengan sputum warna hitam, suara serak, rambut nasal terbakar, data laboratorium PO2 80%, PCO2 50%, Hb : 8 gr/dL. Apakah masalah keperawatan pada pasien diatas ?
nyeri akut
Gangguan pertukaran gas.
Defisit volume cairan
Perubahan perfusi jaringan.
Tn. R 33 tahun dengan perdarahan dan penurunan volume vaskuler direncanakan mendapat terapi poligeline (Haemaccel) 1000 ml dalam 8 jam. Berapa tetes infus harus diberikan
42 tetes/menit
30 tetes/menit
40 tetes/meni
50 tetes/menit
32 tetes/mnt
Tn. A, usia 44 tahun, memiliki riwayat pemabuk, peminum alkohol 10 tahun yang lalu. Ketika perawat masuk ke ruang dia, Tn. A menjadi kasar secara verbal dan mulai mengkritik rumah sakit dan staf. ”Rumah sakit ini menjijikan tidak ada yang benar sedikitpun”. Manakah respon terbaik yang harus dilakukan perawat?
Kita memiliki staf yang kompeten dan kita selalu mencoba melayani yang terbaik untuk anda”
”Maaf, saya tidak izinkan anda untuk bicara seperti itu”
Anda terlihat sangat marah tentang sesuatu Tn. A. Apakah anda ingin membicarakannya?”
Sebenarnya apa yang anda inginkan dari staf kami, Tn. A?”
Sebaiknya anda mau berbicara baik2 dengan kami
Saat dilakukan pemeriksaan pasien terlihat tidur namun membuka mata saat diberi rangsangan dengan suara keras, melakukan gerak menarik dari sumber rangsang dan suaranya tidak mengandung arti. Penulisan GCS yang benar dari data diatas adalah
E2M2V2,
E3M3V2,
E3M2V2,
E3M4V3.
E2M3V2
Seorang pasien laki2 45 tahun Pasca operasi, tindakan lain manakah yang harus diberikan pada klien dengan transfusi Packed Red Cell (PRC) untuk meningkatkan fungsi perfusi sistemik...
pemberian oksigen (O2)
pemberian bikarbonat
pemberian NaCl 09%
pemberian Glukosa 5%
Pemberian heparin untuk mencegah gumpalan darah
Ny. B, 1 hari pasca operasi Laparatomi, . Jam 3 pagi ia terbangun dan terlihat kelelahan. Dari pemeriksaan, tanda vital stabil, tetapi Ny. B mengeluh tidak bisa tidur, merasa sakit pada bagian jahitan dan takut untuk bergerak miring kiri/kanan. Ny. B tidak mendapatkan obat anti nyeri sejak jam 9 malam. Manakah tindakan terbaik perawat yang seharusnya?
Memberikan obat anti nyeri agar cepat tidur
Menjelaskan keadaan luka operasi, mendiskusikan cara mengurangi nyeri pada jahitan operasi
Memberikan minum susu hangat dan makanan ringan untuk merangsang kantuk
Membantu merubah posisi, memijat punggung dan kaloborasi pemberian analgetik
Seorang perempuan berusia 28 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan batuk berdahak tidak sembuh-sembuh sudah satu bulan dan sering berkeringat pada malam hari. Pada pemeriksaan pada foto dada dengan sinar x dan hasil laboratorium BTA positif. Apakah pendidikan kesehatan untuk mengurangi penyebaran penyakit ?
Ajarkan pasien untuk berlatih nafas dalam.
Anjurkan minum obat setiap hari tanpa terlewat.
Jelaskan makanan tinggi kalori dan tinggi protein.
Ajarkan menutup hidung dan mulut jika batuk, dan bersin.
jelaskan ke klien untuk menjaga jarak dengan penderita
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan sesak nafas, pada pemeriksaan didapatkan frekuensi nafas 20 x/menit dan suara rules. Apakah tindakan keperawatan prioritas pada pasien tersebut ?
Mengeluarkan sputum dengan mesin suction.
Mengajarkan batuk efektif.
Memberikan posisi semi fowler.
Melakukan nebulisasi.
Seorang klien laki-laki usia 48 tahun kondisi delirium di rawat diruang internis, saat perawat jaga malam memeriksa tampak klien gelisah bingung, didalam ruangan suhu udara sedang, tv menyala ,Apakah intervensi awal terbaik yang dilakukan oleh perawat ?
Nyalakan lampu tidur redup
Pindahkan Klien ke samping ruang ners station
Nyalakan lampu dan matikan tv
matikan tv dan lampu
nayalakan musik lembut dan nyalakan lampu
Seorang klien menggunakan alat monitoring jantung, alat tersebut berbunyi yang dpat termonitor di ners station, perawat memeriksa tidak ada gambaran komplek. Tindakan pertama apa yang harus perawat lakukan dengan kasus tersebut?
Mengaktifkan code blue
Memanggil tim medis
Mengecek klien dan penempatan elektroda
menekan tombol perekam EKG agar tampak gambaran
Memindahkan penempatan elektroda pada dada klien
Seorang laki-laki usia 65 tahun diagnosa stroke di rawat di ruang internis dengan keluhan nyeri dan panas pada daerah bokong sejak 1 minggu yang lalu , hasil pemeriksaan klien tidak bisa berjalan, aktivitas dibantu, tampak kemerahan pada area bokong akibat tidur dalam posisi yang sama lama. Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada klien tersebut ?
Bantu aktivitas klien
Pasang penyokong telapak kaki
Ajarkan dan fasilitasi alat Bantu
Lakukan pemijatan pada area punggung dan tonjolan tulang
berikan bantalanpada area tonjolan Tulang
Seorang laki-laki 48 tahun diagnosa DM Type 2, dirawat dengan keluhan ada luka decubitus, perawat akan melakukan perawatan luka, hasil pengkajian luka tampak kotor, ada pus, jaringan nekrotik (+) semua alat telah di dekatkan perawat mencuci tangan kembali dan memasang handscon, Tindakan selanjutnya adalah ?
Mengeringkan luka
Membuang jaringan nekrotik
memberishkan luka dengan cairan NaCl 9 %
Melepaskan plester dan balutan
mengoleskan obat topikal sesuai intruksi
Seorang laki-laki usia 34 tahun dirawat ke RS karena luka bakar , hasil pengkajian terdapat luka bakar kaki femur dexstra grad 3 luka basah, merah kecoklatan klien mengeluh nyeri dan panas, TD 120/80 mmHg, Nadi 86 x/mnt,frek pernapasan 22x/mnt, suhu 37 C, apakah diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus tersbut ?
Nyeri akut
Resiko infeksi
Gangguan rasa Nyaman
Gangguan inegritas kulit
Gangguan Inegritas jaringan
Seorang perempuan 40 tahun bawah ke PKM karena mengalami luka bakar akibat tersiram minyak makan. Hasil pengkajian tampak luka kemerahan di tangan sinistra dari siku sampai ke pergelangan tangan, grade luka II A, klien mengeluh nyeri panas, TD 110/80 MMHG, Nadi 90 x/mnt, Frek napas 20 x/mnt suhu 37,4 C, Diangnosa yang tepat pada kasus diatas adalah
Nyeri akut
hipertermi
Gangguan integritas Kulit
Gangguan Integritas jaringan
Gangguan Aktivitas fisik
Seorang klien wanita 32 tahun dirawat dengan keluhan nyeri post op laparatormi 1 hari yang lalu, Hasil pengkajian klien tampak lemah, nyeri meringis, luka masih basah dan berbau, TD 120/70 mmHg, Nadi 90 x/mnt, RR 22 x/mnt, hasil pemeriksaan lab, Leukosit 11.000 /mm3, Apakah diagnosa yang tepat pada kasus ini ?
Resiko Infeksi
Nyeri Akut
Intolreansi AktivitasKerusakan integritas kulit
Gangguan mobiltas fisik
Seorang klien laki2 45 tahun di bawa ke IGD akibat luka bakar, hasil pengkajian klien tampak kesakitan ada luka kemerahan dan basah di area muka sampai ke leher depan, dada perut sebelah kanan, sampai ke genetalia dan paha kanan, klien memejamkan mata. TD 130/70 mmHg, RR 22x/mnt, Nadi 98 x/mnt, BB 74 kg. Berapa cairan yang seharusnya sdh masuk pada 8 jam ke dua ?
7333, cc
3666, cc
1833cc
5499cc
1800cc
Seorang klien perempuan 20 tahun di rawat di ruang bedah dengan post operasi hernia sudah 5 hari di opname hasil pengkajian klien tampak lemah aktivitas di bantu, luka masih basah rembes, tampak pus, jahitan tidak menutup semua, suhu tubuh 37,8C, Diagnosa keperawatan yang tepat
Resiko infeksi
Perlamatan proliferasi luka
Perlambatan Pemulihan pasca bedah
gangguan integritas jaringan
Gangguan integritas kulit
Seorang perawat sedang dinas sore, dan sedang melakukan pemeriksaan pasien Laki-laki 35 tahun yang mengalami gangguan nutrisi, Pasien mengalami mual dan muntah sudah 2 hari, masih dalam observasi, infus telah terpasang 30 tetea/mnt, klien tampak muntah Cairan Kuning, TD 100/70 mmHg, RR 22 x/mnt, Nadi 90x/mnt. Intervensi keperawatan yang tepat pada kasus ini adalah
Identifikasi karakteristik muntah
Pertahankan kepatenan jalan nafas
Monitor keseimbangan cairan
Lakukan Manajemen Muntah
Identifikasi etiolgi muntah
Seorang perawat telah selesai melakukan tindakan pemasangan infus untuk Nutrisi Parenteral pada Klien yang mengaami gangguan pencernaan mual, muntah, Intervensi observasi apa yang harus dilakukan perawat untuk keamanan dan keselamatan klien dalam tindakan ini ?
Reaksi kepatenan akses intravena
Monitor asupan Nutrisi
Hitung Kebutuhan Nutrsi
Monitor reaksi alergi pemberian nutrisi
Berikan Nutrisi sesuai indikasi
Seorang Ners baru, perempuan berusia 25 tahun sudah bekerja selama 2 bulan di RS. Salah seorang supervisor sedang melakukan penilaian terhadap kinerjanya.
Apakah tahapan yang sedang dijalani oleh Ners baru tersebut?
seleksi
orientasi
penempatan
pengembangan karir
pemutusan hubungan
Seorang perawat senior, perempuan berusia 50 tahun dinas di ruang ICU. Masa kerja sebagai perawat ICU 20 tahun. Ia merasakan bosan dalam merawat pasien. Ia juga tidak disiplin selama jam kerja.
Apakah yang terjadi dengan perawat pada kasus diatas?
absensi
burnout
turnover
kelalaian
malpraktek
Seorang perawat senior, perempuan berusia 50 tahun dinas di ruang ICU. Masa kerja sebagai perawat ICU 20 tahun. Ia merasakan bosan dalam merawat pasien. Ia juga tidak disiplin selama jam kerja. Penilaian kinerja yang dilakukan kepala ruangan didapatkan hasil yang tidak memuaskan dan kurang produktif.
Apakah penyebab kinerja perawat senior menjadi kurang produktif?
Merasa terisolasi
Beban kerja berlebihan
Peran dan fungsi yang kurang jelas
Terlalu lama bekerja pada suatu bagian
Penilaian kinerja yang dilakukan kepala ruangan
Seorang Ners berusia 30 tahun bekerja di Ruang Intensive Care Unit (ICU) sebagai staf perawat. Ia mendapatkan penghargaan sebagai perawat teladan tahun ini di RS. Oleh karena kesuksesannya selama berkarir, ia ditugaskan menjadi Kepala Ruangan Unit Cathlab.
Apakah proses penempatan pegawai pada kasus tersebut?
Mutasi
Transfer
Demosi
Promosi
Pemutusan
Perawat di IGD berjumlah 20 orang. 2 orang perawat resign karena merasa tidak kompeten di IGD, dan 3 perawat mengundurkan diri karena beban kerja yang berlebihan.
Berapakah kejadian turnover di unit IGD tersebut?
50%
25%
75%
20%
15%
Seorang manajer keperawatan di sebuah RS memiliki beberapa tugas yang harus diselesaikannya dalam bulan ini. Ia meyakini bahwa stafnya tidak mampu menyelesaikannya sehingga ia hanya mendelegasikan satu tugas saja.Apakah penyebab pendelegasian tidak efektif pada kasus tersebut?
Adanya asumsi manajer staf akan bosan jika diberi tugas
Adanya kekhawatiran manajer yang berlebihan terhadap kompetensi staf
Adanya asumsi manajer bahwa staf merasa terbebani dengan tugas delegasi
Adanya kekhawatiran manajer dalam melakukan supervisi kepada staf yang diberi delegasi
Adanya kekhawatiran manajer bahwa staf tidak menyenangi manajer yang memberikan delegasi tugas
Seorang perawat menugaskan tenaga pembantu perawat untuk memberikan pengobatan kepada klien yang mengeluhkan nyeri pada bagian perutnya. Perawat mendelegasikan tugas tersebut karena harus mengerjakan beberapa tugas administrasi ruangan
Apakah dampak yang muncul dari tindakan delegasi perawat tersebut?
Membantu penyelesaian tugas perawat
Membahayakan kondisi kesehatan klien
Mempercepat proses penyembuhan pasien
Meningkatkan harga diri tenaga pembantu perawat
Memberi kesempatan tenaga pembantu perawat dalam meningkatkan keterampilannya
Seorang kepala ruangan di ruang bedah melakukan evaluasi terhadap pengendalian infeksi. Hasil didapatkan laporan bahwa lama hari rawat pasien bertambah akibat perawatan luka yang kurang optimal. Hal ini disebabkan karena kurangnya kepatuhan perawat pelaksana dalam melakukan cuci tangan. Kepala ruangan telah melakukan beberapa inovasi seperti melaksanakan pelatihan kepada perawat pelaksana dan supervisi terhadap tindakan tersebut.
Apakah tahap perubahan yang sudah dilakukan kepala ruangan di ruangan tersebut?
Tahap interest
Tahap moving
Tahap refreezing
Tahap awareness
Tahap unfreezing
Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di Ruang Penyakit Dalam dengan diagnosis Diabeter Mellitus. Hasil pengkajian perawat ditemukan terdapat ulkus diabetikum pada ekstremitas kanan. Hasil wawancara diperoleh pasien mengalami masalah karena ia adalah seorang kepala rumah tangga yang harus menafkahi keluarganya.
Apakah jenis konflik yang dialami oleh pasien pada kasus diatas?
Konflik interpersonal
Konflik intraorganisasi
Konflik intergrup
Konflik intragrup
Konflik peran
Pasien dan keluarga di Bangsal Medikal Bedah mengeluhkan perawat tidak cepat tanggap dan tidak datang ketika dipanggil oleh keluarga pasien. Oleh karena itu, banyak pasien yang meminta Pulang Atas Permintaan Sendiri (PAPS) dan pindah ke RS lain. Hal ini terjadi karena adanya permusuhan staf perawat denga status pegawai tetap dan kontrak yang tidak berhasil diselesaikan oleh kepala ruangan.
Apakah tahapan konflik yang ada di ruangan tersebut?
Tahap I : Konflik laten (Komunikasi, Stuktur, Pribadi)
Tahap II : konflik yang dirasakan/ dipersepsikan
Tahap III : konflik dimanifestasikan
Tahap IV : penyelesaian konflik
Tahap V : akibat konflik
Seorang perawat diberikan tugas untuk mengelola unit ruang bersalin. Sebelumnya ia mengelola unit ruang penyakit dalam. Perawat tersebut mengajukan keberatan kepada manajer keperawatan karena merasa tidak tahu apa yang harus dilaukan pada ruang bersalin tersebut. Kepala ruangan memberikan waktu kepada perawat untuk mempertimbangkan kembali keputusannya dan meminta perawat untuk belajar di ruangannya yang baru.
Apakah strategi penyelesaian konflik yang dilakukan oleh kepala ruangan?
Menghindar
Kompetisi
Akomodasi
Smoothing
Kolaborasi
Pada saat pertemuan rutin, kepala ruangan menyampaikan bahwa akan ada perubahan dalam dokumentasi keperawatan yang semula secara manual diubah menjadi secara komputerisasi. Perawat ruangan bersama staf perawat bersama-sama mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat sebelum perubahan tersebut dilaksanakan.
Apakah tahap yang dilakukan kepala ruangan pada proses berubah?
Moving
Freezing
Evaluating
Refreezing
Unfreezing
Seorang kepala ruangan yang hanya sibuk dalam kegiatan akreditasi RS memanggil salah satu stafnya untuk menyelesaikan pekerjaan mendesak, namun staf tersebut mengatakan bahwa beberapa tugas yang diserahkan sebelumnya belum selesai dikerjakan dan khawatir hasilnya tidak maksimal. Kepala ruangan tersebut tetap menyerahkan pekerjaannya hanya kepada staf tersebut.
Apakah yang telah dilakukan kepala ruangan berdasarkan konsep pendelegasian?
Kurangnya pendelegasian
Terlalu banyak pendelegasian
Pendelegasian yang tidak tepat
Penghargaan kepala ruangan melalui pendelegasian
Memberi kesempatan staf untuk berkembang melalui pendelegasian
Seorang kepala ruangan memanggil dua orang staf perawatnya yang sedang mengalami konflik. Kepala ruangan tersebut menyampaikan kepada satfnya “saya ingin kalian berdua bekerja secara profesional, sementara saya mengumpulkan informasi dan fakta yang ada, selanjutnya masalah ini akan ditentukan pada pertemuan berikutnya.
Apakah strategi konflik yang telah diterapkan oleh kepala ruangan tersebut?
kompetisi
kompromi
kerjasama
akomodasi
menghindar
Seorang kepala ruangan di ruang penyakit dalam telah melakukan pelatihan tentang universal precaution untuk staf, pasien dan keluarga di ruangan tersebut. Kepala ruangan tersebut terus melakukan supervisi secara berkala. Hasil supervisi didapatkan seluruh staf perawat menerapkan prinsip universal precaution dalam setiap tindakan keperawatan dan angka infeksi nosokomial menurun.
Apakah tahap perubahan yang sudah dilakukan kepala ruangan di ruangan tersebut?
Tahap interest
Tahap moving
Tahap refreezing
Tahap awareness
Tahap unfreezing
Seorang kepala ruangan berusia 40 tahun telah memiliki pengalaman kerja di IGD selama 7 tahun. Saat ini Ia sedang menyusun aturan-aturan untuk menertibkan berbagai prosedur perawatan di IGD.
Apakah fungsi manajemen yang dilakukan oleh kepala ruangan pada kasus diatas?
Controlling
Organizing
Planning
Directing
Staffing
Seorang Ners perempuan berusia 25 tahun bekerja pada shift pagi di Ruang Penyakit Dalam. BOR ruangan 100%. Kepala tim melihat ners tersebut duduk di ruangan perawatan sambil bermain game pada hp nya. Kepala tim memanggil ners tersebut dan melakukan identifikasi serta memberikan motivasi.
Apakah fungsi manajemen yang dilakukan kepala tim pada kasus diatas?
staffing
directing
Planning
organizing
controlling
Seorang supervisor melakukan penilaian kerja pada 3 orang ners baru yang sedang menjalani masa orientasi.
Apakah fungsi manajemen keperawatan yang dilakukan oleh supervisor?
staffing
directing
Planning
organizing
controlling
Seorang kepala ruangan sedang menyusun jadwal dinas perawat untuk bulan depan. Setelah jadwal dinas selesai dibuat selanjutnya disosialisasikan dalam rapat bulanan ruangan.
Apakah fungsi manajemen yang dilakukan oleh kepala ruangan pada kasus diatas?
staffing
directing
planning
organizing
controlling
Seorang Ners laki-laki (27 tahun) dinas di Bangsal Anak. Ketika keluarga pasien mengeluhkan cairan infus pada anaknya habis, Ia mengganti cairan infus tersebut dengan segera. Selain sikapnya yang cepat tanggap, ia juga kreatif menyediakan permainan ketika melakukan impelementasi keperawatan pada pasien anak usia 5 tahun.
Apakah teori manajemen yang sesuai pada kasus diatas?
Teori X
Teori Y
teori situasional
teori motivasional
teori manajemen sains
Seorang Kepala Tim memiliki 5 staf perawat yang terdiri dari 3 Ners dan 2 Perawat DIII. Kepala tim menugaskan stafnya dalam mengelola pasien sesuai dengan kompetensi dan job description masing-masing staf.
apakah prinsip manajemen yang diterapkan oleh kepala tim tersebut?
keadilan
pembagian kerja
kesatuan komando
pengembagnan staff
kewenangan dan tanggung jawab
Seorang manager keperawatan memiliki 10 staf keperawatan. Setiap ada informasi baru, manager tersebut menyampaikannya dalam rapat ruangan. Ketika seorang stafnya memiliki masalah, ia bersedia membantu stafnya tersebut dan memberikan solusi dengan cara yang baik.
Apakah prinsip manajemen keperawatan pada kasus diatas?
kesatuan komando
komunikasi efektif
pembagian kerja
semangat bekerja sama
kewenangan dan tanggung jawab
Seorang perempuan, usia 35 tahun dirawat pada bangsal penyakit dalam. Hasil pengkajian ketergantungan klien didapatkan data klien memerlukan perawatan 3-4 jam/ 24 jam, ambulasi dobantu, klien terpasang infus dan kateter dan perlu observasi tanda-tanda vital setiap 4 jam.
Apakah derajat ketergantungan klien terhadap kebutuhan keperawatan menurut kriteria Douglas?
self care
total care
partial care
minimal care
intensive care
Perawat akan membantu dokter sehubungan dengan adanya resep obat baru dengan dosis yang lebih tinggi daripada dosis yang direkomendasikan. Perawat tidak dapat menemukan dokter, padahal obat terSebut harus segera diberikan.
Manakah tindakan yang seharusnya dilakukan oleh perawat?
kontak supervisor keperawatan
berikan dosis sesuai dengan yang diresepkan
lanjutkan pengobatan dengan dosis yang baru
tunda pemberian obat sampai dokter dapat dihubungi
berikan obat sesuai dengan resep awal sampai dokter dapat dihubungi
Seorang kepala ruangan mendelegasikan tugas penyusunan jadwal dinas bulan depan kepada seorang kepala tim dikarenakan mengikuti diklat selama 3 minggu. Ia menyampaikan kepada kepala tim bahwa keputusan yang dibuat dalam menyusun jadwal dinas perawat menjadi hak katim sepenuhnya.
Apakah prinsip delegasi yang diterapkan oleh kepala ruangan tersebut?
responsibility
accountability
competency
intervenstion
authority
Seorang kepala bidang keperawatan sangat sibuk dalam menjalankan tugas manajerialnya. Kepala bidang keperawatan tersebut harus menghadiri beberapa pertemuan dalam waktu yang bersamaan. Selain itu, ia juga memiliki tanggung jawab untuk membimbing staf dibawahnya.
Apakah kegiatan yang harus dilakukan kepala bidang keperawatan tersebut?
pendelegasian
komunikasi efektif
supervisi
pelatihan
motivasi
Seorang klien laki-laki usia 62 tahun datang ke klinik faskes 1 dengan keluhan nyeri kepala bagian belakang, tengkuk terasa berat, jantung berdebar-debar, sulit tidur sejak 1 minggu, klien stress memikirkan penyakitnya, lebih dari 3 bulan ini pola makan klien tidak teratur, sering makan bersantan, jeroan dan asin2, minum kopi, tidak pernah berolah raga, Hasil pemeriksaan TD 190/100 mmHg, Apakah penyebab utama terjadinya peningkatan TD pada Klien diatas?
Mengalami stress
Kebiasaan Minum Kopi
Tidak pernah berolahraga
Kekakuan dinding aorta akibat proses menua
Konsumsi makanan tinggi garam dan koesterol
Seorang perempuan 50 tahun dirawat sudah 5 hari diruang internis dengan diagnosa STEMI, hasil pengkajian sangat lelah karena sesak akan semakin berat saat hensak ke toilet. TD/120 mmHg, frek nadi 84x/mntfrek. nafas 30 x/mnt suhu 36, SaO2 92% hasil EKG elevasi diarea inferior, pch (+) retraksi dinding dada (+) pasien tampak lemah. Oksigen terpasang, Apakah masalah keperawatan yang tepat sesuai kondisi pasien ?
Kelelahan
Intoleransi aktivitas
gangguan ventilasi
gangguan mobilitas fisik
Ketidakefektifan bersihan jalan nafas
Seorang perempuan 26 tahun dirawat diruang bedah sdh 3 hari post ORIF area tibia dexstra, hasil pengkajian mengeluh gatal dan panas diarea luka, tampak kemerahan dan lembab, TD 120/80 mmHg, Frekuensi nadi 84x/mnt suhu 37,8, nafas 22x/mnt, Perawat berencana untuk mencegaf terjadinya infeksi . Apakah intervensi utama pada kasus tersebut ?
Ajarkan cuci tangan
tinggikan posisi kaki post op ORIF
Lakukan perawatan luka
Anjurkan klien untuk mekan tinggi protein
Kaji Tingkat nyeri dan karakteristik luka
Seorang laki-laki 55 Thn, dirawat diruang interis dalam monitoring karena terjadi sesak hasil pemeriksaan TD 120/90 mmHg, frek. nadi 90 x/mnt. nafas 28x/mnt suara ronchi pada kedua lapang paru udem anarsarka, ureium 85 mg/dl, kreatinin 4 mg/dl, PH 7,30 , PCO2 38 mmHg, HCO-3 30 mmol/l, dx. GGK., apakah interprtasi nilai AGD klien diatas?
Asidosis respiratorik tidak terkompensasi
Asidosis metabolik tidak terkompensasi
Asidosis Respiratorik terkompensasi penuh
Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian
sidosis respiratorik tidak terkompensasi
Perawat sedang melakukan pemeriksaan pasien diruang transit, hasil pemeriksaan pasien usia 30 tahun laki2 tampak lemah, tekanan darah 70/50mmHg, nadi 142x/mnt, RR 36x/mnt , CRT tidak terdeteksi, teraba dingin, pasien seperti tertidur, membuka mata dengan rangsangan nyeri dan tampak bingung, ditemukan jejas di kuadran kanan atas abdomen. Berapa prosentasekah kehilangan darah pasien kasus diatas?
< 30%
15% -30 %
40%
30% -40%
50%
Seorang perawat sedang melakukan pengkajian pada klien yang mengalami sesak akibat PPOK , kondisi klien lemah hasil pemeriksaan RR 30 x/mnt, TD 100/70 mmHg, hasil pemeriksaan AGD PH 7, 20. PCO2 20 mmHG, HCO -2 23 mmol/L, PaO2 ; 80mmHg, SO2 92mmHG , tampak pernapsan hiperventilasi, terpasang dalam canul Oksigen 3 l/mnt. Intervensi yang tepat pada kondisi pasien diatas adalh
Berikan posisi semi fowler
Anjarkan pernapasan pushes lip breathing
pasang oksigen dengan alat Rebrething mask
pasang oksigen dengan alat Non Rebrething mask
Pasang alat oksigen dengan venturi mask
Seorang perawat sedang melakukan pengkajian pada klien yang mengalami sesak akibat PPOK , kondisi klien lemah hasil pemeriksaan RR 30 x/mnt, TD 100/70 mmHg, hasil pemeriksaan AGD PH 7, 20. PCO2 20 mmHG, HCO -3 23 mmol/L, PaO2 ; 80mmHg, SO2 92mmHG , tampak pernapsan hiperventilasi, terpasang dalam canul Oksigen 3 l/mnt. Apakah interpretasi AGD dalam kasus diatas
Asidosis respiratorik terkompensasi penuh
Asidosis respiratorik Tidak terkompensasi
Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian
Asidosis metabolik tidak terkompensasi
Asidosis metabolik terkompensasi sebagian
Seorang perawat sedang melakukan tindakan pengambilan darah untuk pemeriksaan analisa gas darah di area radialis, setelah semua alat disiapkan, maka hal yang terpenting adalah memastikan area yang akan di lakukan pengambilan darah arteri. Apakah tehnik yang tepat untuk tindakan tersebut ?
Tehnik Rumple
Tehnik Allen
Tehnik Tourniquet
Tehnik Point Presure
Seorang klien usia 65 tahun dirawat diruang internis didiagnosa PPOK klien tampak sesak, PCH (+) frek. nafas 30 x/mnt, TD 110/70mmHG, Nadi 90x/mnt, suara nafas whezing tampak pucat, PH 7,34 PCO2 50 mmHG, PaCO2 75 mmHG, HCO-3 20 mmol/L, SaO2 80 mmHG, Intepretasi AGD pada kasus diatas adalah
Alkalosis respiratorik terkompensasi
Alkalosis respiratorik terkompensasi penuh
Asidosis metabolik terkompensasi penuh
Asidosis Respiratorik terkompensasi
Asidosis Respiratorik tidak terkompensasi sebagian
Seorang klien laki-laki dirawat karena menderita DM Type 2 yang mengalami ulkus diabetik hasil pengakjian tampak lemah, Hasil GDS meningkat klien sudah mengalami komplikasi Ginjal hasil pemeriksaan klien tampak hipoventilasi , analisa gas darah PH 7.45, PaCO2 46mmHG, HCO-3 30 . Apakah inepretasi kondisi klien diatas ?
alkalosis respiratrik tidak terkompensasi
alkolosis metabilik terkompensasi sebagian
asisdosis respiratorik terkompensasi penuh
Alkalosis metabolik terkompensasi penuh
Alkalosis metabolik tidak terkompensasi
Seorang laki-laki 57 tahun dengan diagnosis keperawatan Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan di rawat hari ke 3, memiliki kemampuan dalam melakukan personal hygiene mandi, berganti pakaian makan minum dalam pengawasan satu orang perawat, Apakah klasifikasi tingkat ketergantunagn pasien tersebut ?
Total care
paliatif care
minimal care
intensif care
intermeditee care
Sekelompok perawat yang sedang bertugas shiff sore sudah menyelesaikan sesuai planning dan arahan ketua tim, sebelum berganti dengan perawat jaga malam ketua tim berdiskusi dengan perawat pelaksana. Perawat pelaksana melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan , kondisi pasien keloaannya dan masalah-masalah yang dihadapi. Apakah kegiatan yang sedang dilakukan oleh ketua tim dan anggotanya tersebut ?
Ronde
Handover
pre conference
post conference
middle coference
Seorang perawat menganalisa kondisi pasien, kemudian menegakkan diagnosa keperawatan dan menyususn intervensi askep selama 24 jam, dia sebagai penanggung jawab pasien. Pada saat ini perawat tersebut tidak sedang terjadwal dinas. Pelaksanaan implementasi keperawatan dilaksanaan oleh perawat lain. Apakah metode penugasan yang diterapkan diruangan tersebut ?
Tim
Kasus
Primer
Modular
funsgional
Seorang perawat assosiate mendapatkan pasien megalami henti jantung saat menjalankan tugas atau dinas, perawat tersebut melakukan resusitasi jantung paru sampai tin code blue datang dan pasien tersebut tertolong. Kepada siapakah koordinasi yang dapat dilakukan pada kasus terebut?
Kepala ruangan
Perawat primer
Supervisor
ketua tim
Dokter
Seorang laki-laki 45 tahun, dibawa ke RS akibat luka bakar. hasil pemeriksaan fisik TD 90/60mmhg, Frekeuensi nadi 102/mnt, frek.nafas 30x/mnt, suhu 37,8 C. tampak meringis luka derajat 2 daerah dada, tangan kanan dan paha kanan. BB 50 kg. Berapakah kebutuhan cairan 8 jam pertama pada kasus tersbut ?
1850 cc
2700 cc
3600cc
4800cc
5400cc
Seorang perempuan 55 tahun ditemukan tidak sadarkan diri di Ruang Tunggu Bandara, korban sebelumnya tampak memegang dadanya dan pingsan. hasil pemeriksaan pasien tidak berespon saat di beri stimulus nyeri, nadi karotis tidak teraba dan dada tidak mengembang. Penaolong langsung memasang AED hasil AED terdengar Unshockabbel. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada kasus diatas ?
call for help
Berikan 1 shock
beri nafas setiap 6 detik
posisikan simantap
lakukan RJP selama 2 menit
Seorang laki-laki 40 tahun farktur femus dexstra pada hari ke2 dirawat diruang bedah telah dilakukan debridement hasil pengkajian luka debridemen terpasang backslap dan dibalut denagn elastis verban nyeri kesemutan, CRT jari2 lebih dari 2 menit, terasaa baal, nadi dorsalis pedis teraba lemah. Apakah intervensi keperawatan prioritas pada kasus diatas ?
Meninggikan kaki destra
melonggarkan ikatan bidai
melakukan pijatan pada jari2 kaki
memberi kompres hangat
mempersiapkan pembedahan
Seorang laki-laki 26 tahun dirawat karena diare, hari ke 3 pasien mengeluh nyeri pada area pemasangan infus, Bab masih encer 4 x/hari, mual tidak ada nafsu kmakan, masih terasa nyeri perut, daerah infusan tampak bengkak teraba hangat tetesan infus mavet. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?
Berkolaborasi pemberian analgesik
memberi kompres hangat pada area insersi
melepas infus dan manganjurkan pasien banyak minum
melepas infus dan memasang kembali di area lain
Membersihkan area insersi infus dan melakuka perawatan agar cairan mengalir
Balita laki-laki, 5 tahun, dibawa ibunya ke poli anak dengan keluhan batuk sudah 3 minggu. Hasil pengkajian lemah, kurus, batuk, nafsu makan menurun, sering berkeringat di malam hari, anak tampak pucat, frekuensi nadi 98x/menit, frekuensi napas 26x/menit suhu 37,70C.
Apakah pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan pada kasus tersebut?
Rapid Diagnostic Test (RPD)
Tes Widal
Tes Mantoux
Pemeriksaan kadar Haemoglobin
Uji tourniquet
Anak perempuan berusia 12 tahun, dirawat di ruang anak dengan keluhan diare. Hasil pengkajian: BB 30 kg, TB 101 cm, frekuensi nadi 102 x/menit, frekuensi napas 24 x/menit, suhu 380C.
Berapakah kebutuhan cairan pada kasus tersebut?
1400 cc/hari
1500 cc/hari
1600 cc/hari
1700 cc/hari
1800 cc/hari
Balita laki-laki, 4 tahun, dirawat di ruang anak dengan keluhan sesak napas. Hasil pemeriksaan: anak lemas, batuk produktif, meringis saat batuk, ronchi pada kedua lobus paru, dan malas makan, frekuensi napas 40 x/menit, frekuensi nadi 101 x/menit, suhu 37 0C.
Apakah Masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Bersihan jalan napas tidak efektif
Intoleransi aktivitas
Defisit nutrisi
Hipertermi
Nyeri akut
Bayi perempuan, 1 hari, dirawat di ruang perinatalogi dengan kulit kuning. Hasil pemeriksaan: lemah, BB 1900 gram, ikterik pada kepala, leher, dada, perut sampai dengan lutut, reflek hisap menurun.
Berapakah derajat ikterik pada kasus tersebut?
I
II
III
IV
V
Seorang laki-laki, 11 tahun, dirawat di ruang anak dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian: akral teraba hangat, frekuensi napas 20x/menit dangkal, terdengar murmur pada middiastolik, TD 100/60mmHg, suhu 36,7°C. Ibu mengatakan bahwa anak cepat lelah setelah beraktivitas.
Apakah data yang perlu dikaji lebih lanjut pada kasus tersebut?
Saturasi kadar oksigen
Keefektifan perfusi perifer
TTV saat perubahan posisi
TTV sebelum dan sesudah aktivitas
Aktivitas yang dilakukan selama di RS
Balita perempuan, usia 1,5 tahun, dibawa ibunya ke poli tumbuh kembang. Hasil pengkajian, ibu mengatakan bahwa anak mempunyai riwayat PDA. Perawat akan mengkaji tumbuh kembang anak. Perawat menjelaskan prosedur kepada ibu, menyiapkan alat yang digunakan, dan menanyakan tanggal lahir anak.
Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan perawat?
Meminta anak melompat
Menghitung umur kronologis
Mengatur posisi yang nyaman
Menanyakan perkembangan anak
Membuat garis lurus pada umur kronologis
Seorang anak laki-laki, usia 6 tahun, dirawat di ruang anak dengan pneumonia. Hasil pengkajian: ronchi pada lobus kanan, terlihat susah bernapas, sekret pada hidung. Berdasarkan advise dokter direncanakan pemberian nebulisasi. Perawat telah mengatur posisi pasien, memasukkan obat inhalasi ke dalam chamber dan menghubungkan selang pada mesin nebulizer.
Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan perawat pada kasus tersebut?
Menganjurkan pasien bernapas saat proses inhalasi
Menempatkan masker menutupi hidung dan mulut
Membersihkan area mulut dan hidung dengan tisue
Menyalakan mesin nebulizer
Memonitor uap inhalasi
Seorang balita perempuan, 5 tahun, dirawat di ruang anak dengan diagnosis DHF hari kelima. Hasil pengkajian: anak tampak murung, merasa bosan di RS, ingin kembali sekolah. Perawat akan melakukan terapi bermain.
Apakah jenis permainan yang tepat untuk anak berdasarkan kasus tersebut?
Bola bekel
Sepeda mini
Boneka
Alat masak-masakan
Pensil dan buku gambar
Anak berusia 5 tahun dirawat di Rumah Sakit pasca operasi kolostomi. Hasil pengkajian: kantong stoma tampak penuh, sekitar stoma berwarna kemerahan dan basah. Perawat menyiapkan peralatan untuk perawatan stoma, menjelaskan prosedur, memakai sarung tangan, membuka kantung stoma dan membersihkan kulit sekitar stoma.
Apa langkah selanjutnya yang dilakukan perawat pada kasus tersebut?
Mengukur dan membuat pola stoma
Mengobservasi stoma dan kulit sekitarnya
Memberikan salep zinc
Mengeringkan kulit sekitar stoma
Membuka dan merekatkan kantong kolostomi
Anak perempuan, usia 12 tahun, dibawa ke Puskesmas dengan keluhan BAK terasa panas sejak 3 hari yang lalu. Hasil pengkajian: BAK tidak tuntas, ekspresi wajah gelisah, anak tampak meringis, suhu tubuh 37,6 0C, frekuensi nadi 98 x/menit.
Apa intervensi utama pada kasus tersebut?
Monitor balance cairan
Anjurkan diet rendah natrium
Monitor tanda-tanda infeksi
Ajarkan teknik relaksasi
Beri pendidikan kesehatan tentang personal hygine
