wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SImulasi Pemadaman Kebakaran Mitigasi Bencana

Total questions: 70

Worksheet time: 3hrs 13mins

Name
Class
Date
1.
Menurut Permen PU RI No. 26/PRT/M/2008, apa yang dimaksud dengan bahaya kebakaran?
a)
Bencana yang disebabkan oleh api atau pembakaran yang tidak terkawal.
b)
Ancaman yang disebabkan oleh benda-benda padat yang mudah terbakar.
c)
Kerusakan atau kemusnahan pada bangunan akibat api.
d)
Bahaya yang disebabkan oleh penggunaan komponen elektrik yang tidak terkontrol.
e)
Bahaya yang diakibatkan oleh adanya ancaman potensial dan derajat terkena pancaran api hingga penjalaran api yang menimbulkan asap dan gas.
2.
Kebakaran yang disebabkan oleh benda padat yang mudah terbakar seperti kayu, kain, dan kertas termasuk dalam klasifikasi kebakaran jenis apa?
a)
Kelas D
b)
Kelas B
c)
Kelas E
d)
Kelas A
e)
Kelas C
3.
Bensin, cat, dan thinner termasuk dalam kategori benda yang menyebabkan kebakaran Kelas B. Mengapa demikian?
a)
Karena ketiganya adalah komponen elektronik yang mudah terbakar.
b)
Karena ketiganya digunakan dalam instalasi listrik.
c)
Karena ketiganya adalah benda padat yang mudah terbakar.
d)
Karena ketiganya adalah benda metal yang mudah terbakar.
e)
Karena ketiganya merupakan benda cair atau gas yang mudah terbakar.
4.
Jenis kebakaran yang disebabkan oleh penggunaan komponen elektrik, seperti kulkas dan instalasi listrik, disebut sebagai kebakaran Kelas apa?
a)
Kelas D
b)
Kelas B
c)
Kelas C
d)
Kelas A
e)
Kelas F
5.
Klasifikasi kebakaran yang disebabkan oleh benda metal yang mudah terbakar seperti sodium dan magnesium dikenal sebagai kebakaran jenis apa?
a)
Kelas D
b)
Kelas A
c)
Kelas C
d)
Kelas E
e)
Kelas B
6.
manakah salah satu penyebab utama kebakaran yang spesifik terjadi di lingkungan bengkel?
a)
Membuang puntung rokok menyala
b)
Ledakan mesin atau alat praktek maupun bahan praktek
c)
Korsleting listrik / Arus pendek listrik
d)
Pembakaran sampah yang tidak terkendali
e)
Sambaran petir
7.
Berikut adalah penyebab kebakaran yang dapat terjadi baik di bengkel maupun di gedung, kecuali...
a)
Korsleting Listrik
b)
Sambaran petir tanpa penangkal petir yang baik
c)
Instalasi listrik yang tidak SNI
d)
Arus pendek listrik
e)
Pembakaran sampah yang membesar tidak terkendali
8.
manakah di antara opsi berikut yang merupakan penyebab kebakaran yang hanya berlaku untuk gedung?
a)
Membuang puntung rokok menyala sembarangan
b)
Ledakan mesin atau alat praktek
c)
Sambaran petir tanpa penangkal petir yang baik
d)
Instalasi listrik yang tidak Standar Nasional Indonesia (SNI)
e)
Korsleting Listrik
9.
Apa dampak negatif dari penggunaan instalasi listrik yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) pada bengkel atau gedung?
a)
Sistem pendingin tidak berfungsi
b)
Terjadinya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran
c)
Alat elektronik menjadi tidak awet
d)
Membuat tagihan listrik menjadi lebih mahal
e)
Pencahayaan ruangan menjadi redup
10.
penyebab kebakaran manakah yang dapat terjadi pada bengkel maupun gedung?
a)
Membuang puntung rokok
b)
Korsleting listrik
c)
Pembakaran sampah
d)
Ledakan bahan praktek
e)
Kerusakan mesin
11.
mengapa penting untuk tidak panik saat terjadi kebakaran?
a)
Karena akan memperlambat datangnya bantuan
b)
Karena api akan menjadi lebih besar jika kita panik
c)
Karena dapat membuat rute penyelamatan terlihat lebih sulit
d)
Agar bisa tetap tenang dan mengingat denah atau rute keselamatan
e)
Supaya tidak mengganggu orang lain yang sedang menyelamatkan diri
12.
Tindakan pertama yang sebaiknya dilakukan saat mendengar alarm kebakaran adalah...
a)
Segera melindungi hidung dan mulut
b)
Mematikan atau melepaskan peralatan listrik
c)
Mengambil semua dokumen penting
d)
Langsung mencari pintu keluar terdekat
e)
Menghubungi petugas pemadam kebakaran
13.
Saat terjadi kebakaran, manakah cara yang paling tepat untuk melindungi saluran pernapasan dari asap?
a)
Bernapas dengan cepat agar tidak kekurangan oksigen
b)
Menutup hidung dan mulut dengan kedua telapak tangan
c)
Menggunakan atasan baju untuk menutupi hidung dan mulut
d)
Merangkak di lantai secepat mungkin
e)
Segera berlari ke tempat terbuka untuk mencari udara segar
14.
mengapa sebaiknya tidak menggunakan lift saat terjadi kebakaran?
a)
Karena lift dapat berhenti mendadak dan menyebabkan gangguan saraf
b)
Karena lift akan penuh sesak dan sulit dijangkau
c)
Karena listrik di gedung akan mati total
d)
Karena akan memicu kepanikan di antara penghuni gedung
e)
Karena lift akan sangat lambat saat kondisi darurat
15.
Jika Anda terjebak dalam keramaian di lorong atau tangga saat evakuasi, apa yang sebaiknya dilakukan?
a)
Melompat dari jendela terdekat meskipun posisinya tinggi
b)
Tetap berada di posisi semula sambil menunggu keramaian berkurang
c)
Menerobos keramaian dan tetap menuju pintu keluar utama
d)
Membunyikan alarm kebakaran lagi untuk menarik perhatian
e)
Mencari jalan lain seperti ke ujung ruangan atau tangga darurat lain
16.
Kebakaran yang terjadi pada benda padat seperti kayu, kertas, dan kain termasuk dalam jenis kebakaran...
a)
Kelas C
b)
Kelas D
c)
Kelas B dan C
d)
Kelas A
e)
Kelas B
17.
manakah dari bahan berikut yang termasuk dalam kebakaran Kelas B?
a)
Bensin dan elpiji
b)
Peralatan listrik bertegangan
c)
Arang dan kain
d)
Magnesium dan aluminium
e)
Plastik dan karet
18.
Kebakaran akibat korsleting pada komputer yang sedang menyala termasuk dalam jenis kebakaran...
a)
Kelas B
b)
Kelas D
c)
Kelas A dan C
d)
Kelas A
e)
Kelas C
19.
Alasan mengapa air tidak boleh digunakan untuk memadamkan kebakaran Kelas C adalah...
a)
Air akan menyebarkan cairan yang terbakar ke area lain
b)
Air dapat menyebabkan terjadinya reaksi ledakan
c)
Air akan memicu ledakan pada peralatan listrik
d)
Air adalah konduktor listrik yang dapat menyengat orang di sekitarnya
e)
Air akan memadamkan api terlalu cepat
20.
Jenis APAR yang paling efektif dan direkomendasikan untuk memadamkan kebakaran Kelas D adalah...
a)
APAR CO2
b)
APAR foam
c)
APAR dry chemical
d)
Air
e)
APAR sodium chloride dry powder
21.
Jika terjadi kebakaran pada tumpahan minyak solar, pemadam apa yang TIDAK boleh digunakan?
a)
Air
b)
APAR foam
c)
APAR CO2
d)
Pasir/tanah
e)
APAR dry chemical
22.
Manakah di antara jenis kebakaran berikut yang dapat dipadamkan dengan APAR berbahan dasar air?
a)
Kebakaran Kelas C
b)
Semua jenis kebakaran
c)
Kebakaran Kelas B
d)
Kebakaran Kelas D
e)
Kebakaran Kelas A
23.
Pernyataan yang benar mengenai kebakaran Kelas D adalah...
a)
Dapat dipadamkan dengan APAR foam.
b)
Terjadi pada bahan logam seperti magnesium dan kalium.
c)
Dapat dipadamkan dengan air untuk mencegah ledakan.
d)
Terjadi pada benda cair dan gas.
e)
Hanya dapat dipadamkan dengan APAR dry chemical.
24.
Apa persamaan antara cara pemadaman kebakaran Kelas B dan Kelas C?
a)
Keduanya terjadi pada benda padat yang mudah terbakar.
b)
Keduanya dapat dipadamkan dengan air jika area kecil.
c)
Keduanya dapat dipadamkan dengan APAR foam.
d)
Keduanya tidak boleh dipadamkan menggunakan air.
e)
Keduanya tidak boleh dipadamkan dengan APAR dry chemical.
25.
Jenis pemadam kebakaran manakah yang efektif untuk memadamkan kebakaran pada bensin (Kelas B) dan juga peralatan listrik (Kelas C)?
a)
APAR sodium chloride dry powder
b)
Pasir/tanah
c)
APAR foam
d)
APAR dry chemical
e)
Air
26.
langkah pertama yang harus dilakukan saat menggunakan APAR adalah...
a)
Sapukan secara merata sampai api padam
b)
Arahkan selang ke titik pusat api
c)
Tarik/Lepas Pin pengunci tuas APAR
d)
Tekan tuas untuk mengeluarkan isi APAR
e)
Periksa tekanan pada pressure gauge
27.
Setelah menarik pin pengunci, langkah selanjutnya yang tepat menurut prosedur penggunaan APAR adalah...
a)
Tarik/Lepas pin pengunci lagi
b)
Mengganti media APAR
c)
Sapukan secara merata sampai api padam
d)
Arahkan selang ke titik pusat api
e)
Tekan tuas untuk mengeluarkan isi APAR
28.
Manakah di antara berikut ini yang BUKAN merupakan media atau isi tabung APAR yang disebutkan dalam materi?
a)
Dry chemical powder
b)
Foam AFFF (Aqueous Film Forming Foam)
c)
Carbon dioxide (CO2)
d)
Hydrochlorofluorocarbon (HCFC)
e)
Air Raksa (Mercury)
29.
Pada prosedur penggunaan APAR, tindakan 'Tekan tuas' berfungsi untuk...
a)
Mengeluarkan isi APAR/Tabung Pemadam
b)
Mengaktifkan pressure gauge
c)
Menarik pin pengaman
d)
Menyalakan alarm kebakaran
e)
Mengunci APAR agar tidak bisa digunakan
30.
Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan fungsi utama dari APAR?
a)
Sebagai peralatan untuk memadamkan api yang sudah membesar
b)
Sebagai perangkat yang menyediakan alarm kebakaran
c)
Sebagai indikator tekanan pada tabung gas
d)
Sebagai perangkat portable untuk mencegah atau membantu memadamkan api
e)
Sebagai alat untuk memberikan pertolongan pertama pada korban kebakaran
31.
petugas yang memiliki tanggung jawab terhadap penanggulangan bencana menggunakan helm berwarna?
a)
Merah
b)
Putih
c)
Hijau
d)
Kuning
e)
Biru
32.
Seorang petugas yang mengenakan helm putih bertanggung jawab atas...
a)
Dokumen Penting
b)
Keselamatan Lingkungan
c)
Penanggulangan Bencana
d)
Mahasiswa dan Karyawan
e)
Peralatan Penting
33.
Helm berwarna biru diperuntukkan bagi petugas yang bertanggung jawab terhadap...
a)
Dokumen Penting
b)
Mahasiswa dan Karyawan
c)
Keselamatan tamu
d)
Peralatan Penting
e)
Penanggulangan Bencana
34.
Manakah pernyataan yang benar mengenai warna helm dan tanggung jawabnya menurut materi?
a)
Helm biru untuk petugas Penanggung Jawab Dokumen Penting.
b)
Helm kuning untuk petugas Penanggung Jawab Peralatan Penting.
c)
Helm merah untuk petugas Penanggung Jawab Peralatan Penting.
d)
Helm putih untuk petugas Penanggung Jawab Penanggulangan Bencana.
e)
Helm merah untuk petugas Penanggung Jawab Mahasiswa dan Karyawan.
35.
Jika seorang petugas bertanggung jawab untuk menyelamatkan peralatan penting saat bencana, warna helm yang seharusnya ia gunakan adalah...
a)
Kuning
b)
oranye
c)
Biru
d)
Putih
e)
Merah
36.
tiga elemen yang dibutuhkan agar reaksi kebakaran dapat terjadi adalah...
a)
Oksigen, gas, dan bahan kimia
b)
Bahan bakar, air, dan panas
c)
Bahan yang mudah terbakar, oksigen, dan panas
d)
Panas, listrik, dan bahan bakar
e)
Angin, bahan bakar, dan listrik
37.
Manakah di antara berikut ini yang merupakan contoh faktor alam (natural disaster) penyebab kebakaran?
a)
Letusan gunung api
b)
Kebocoran gas
c)
Rokok
d)
Hubungan arus pendek listrik
e)
Ledakan bahan kimia
38.
Kebakaran yang disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik termasuk dalam kategori...
a)
Faktor lingkungan
b)
Faktor non-alam (man-made disaster)
c)
Faktor alam (natural disaster)
d)
Faktor tak terduga
e)
Faktor kimia
39.
Menurut Permen PU Nomor 26 Tahun 2008, apa yang harus menjadi pertimbangan utama dalam suatu bangunan?
a)
Peningkatan produktivitas dan kualitas hidup
b)
Desain interior yang modern
c)
Keselamatan masyarakat terhadap bencana kebakaran
d)
Biaya konstruksi yang efisien
e)
Jumlah fasilitas yang tersedia
40.
mengapa bencana kebakaran disebut sulit untuk diprediksi?
a)
Karena kurangnya pengamanan konstruksi bangunan
b)
Karena adanya dua faktor pemicu, yaitu alam dan non-alam
c)
Karena hanya disebabkan oleh faktor alam
d)
Karena reaksi bahan bakar yang sangat cepat
e)
Karena adanya Permen PU Nomor 26 Tahun 2008
41.
Pada tahap kebakaran manakah partikel pembakaran terbentuk dalam jumlah banyak, tetapi belum terlihat adanya asap, api, atau panas?
a)
Tahap Membara (Smoldering Stage)
b)
Tahap Ledakan (Explosion Stage)
c)
Tahap Nyala Api (Flame Stage)
d)
Tahap Panas (Heat Stage)
e)
Tahap Permulaan (Incipien Stage)
42.
Di tahap manakah asap mulai terbentuk tetapi belum ada nyala api yang signifikan?
a)
Tahap Nyala Api (Flame Stage)
b)
Tahap Panas (Heat Stage)
c)
Tahap Akhir (Final Stage)
d)
Tahap Permulaan (Incipien Stage)
e)
Tahap Membara (Smoldering Stage)
43.
Tahap kebakaran yang ditandai dengan mulai terbentuknya nyala api dan jumlah asap mulai berkurang disebut...
a)
Tahap Permulaan (Incipien Stage)
b)
Tahap Membara (Smoldering Stage)
c)
Tahap Penurunan (Decreasing Stage)
d)
Tahap Nyala Api (Flame Stage)
e)
Tahap Panas (Heat Stage)
44.
Apa yang terjadi pada Tahap Panas (Heat Stage)?
a)
Terbentuk panas, api, asap, dan gas beracun dalam jumlah besar
b)
Terbentuk partikel pembakaran saja
c)
Tingkat panas mulai menurun
d)
Hanya asap yang terbentuk tanpa api
e)
Terbentuknya nyala api dan asap berkurang
45.
Pernyataan manakah yang benar mengenai hubungan antara Tahap Nyala Api (Flame Stage) dan Tahap Panas (Heat Stage)?
a)
Transisi antara keduanya terjadi secara perlahan dan bertahap
b)
Transisi di antara keduanya sangat cepat, sehingga terlihat seperti dalam satu fase
c)
Keduanya adalah fase yang berbeda dan tidak saling berhubungan
d)
Tahap Panas adalah tahap yang lebih awal dari Tahap Nyala Api
e)
Tahap Nyala Api terjadi setelah Tahap Panas
46.
Jika sebuah sensor mendeteksi peningkatan jumlah partikel pembakaran, tetapi belum ada asap atau api, maka kebakaran berada pada tahap...
a)
Tahap Membara (Smoldering Stage)
b)
Tahap Nyala Api (Flame Stage)
c)
Tahap Permulaan (Incipien Stage)
d)
Tahap Pemberhentian (Stop Stage)
e)
Tahap Panas (Heat Stage)
47.
Apa perbedaan utama antara Tahap Membara (Smoldering Stage) dan Tahap Nyala Api (Flame Stage)?
a)
Jumlah partikel pembakaran pada Tahap Membara lebih sedikit
b)
Tahap Membara terjadi pada benda padat, sedangkan Tahap Nyala Api pada benda cair
c)
Panas pada Tahap Membara lebih tinggi dari Tahap Nyala Api
d)
Asap pada Tahap Membara lebih sedikit daripada Tahap Nyala Api
e)
Tahap Membara tidak memiliki nyala api, sedangkan Tahap Nyala Api memiliki nyala api
48.
Pada tahap kebakaran manakah jumlah asap mulai berkurang?
a)
Tahap Permulaan
b)
Tahap Nyala Api
c)
Semua tahapan
d)
Tahap Membara
e)
Tahap Panas
49.
Jika sebuah ruangan dipenuhi dengan asap tebal dan panas yang ekstrem, kemungkinan besar kebakaran sudah berada pada tahap...
a)
Tahap Permulaan
b)
Tahap Nyala Api
c)
Tahap Pendinginan
d)
Tahap Panas
e)
Tahap Membara
50.
Apa yang menjadi ciri khas Tahap Membara (Smoldering Stage)?
a)
Tidak ada tanda-tanda sama sekali
b)
Hanya panas yang terdeteksi tanpa asap atau api
c)
Api yang besar dan panas yang ekstrem
d)
Jumlah asap berkurang dan api mulai terlihat
e)
Asap terbentuk tanpa adanya nyala api yang signifikan
51.
apa yang menjadi landasan penyelenggaraan penanggulangan bencana di suatu kawasan?
a)
Potensi dampak negatif dari bencana
b)
Pengkajian risiko bencana
c)
perlu adanya penanggulangan bencana
d)
Peraturan pemerintah
e)
Tingkat kerentanan sebuah wilayah
52.
Berdasarkan Perka BNPB No. 02 Tahun 2012, manakah di antara berikut yang termasuk dalam upaya pengurangan risiko bencana?
a)
Meningkatkan kapasitas kawasan yang terancam
b)
Menghitung potensi dampak negatif bencana di sebauh wilayah
c)
Meningkatkan kerentanan kawasan
d)
Memperbesar ancaman kawasan
e)
Mencari potensi dampak positif dari wilaah rentan bencana
53.
Apa yang menjadi dasar perhitungan potensi dampak negatif akibat bencana?
a)
Intensitas bencana dan populasi penduduk
b)
Jumlah korban dan kerusakan infrastruktur
c)
Luas wilayah dan jenis bencana
d)
Anggaran pemerintah dan dukungan internasional
e)
Tingkat kerentanan dan kapasitas kawasan
54.
tujuan dari penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah untuk...
a)
Mempercepat datangnya bencana
b)
Meningkatkan potensi dampak negatif
c)
Mengidentifikasi jenis-jenis bencana
d)
Mengurangi risiko bencana
e)
Meningkatkan tingkat kerentanan
55.
Pernyataan yang paling tepat mengenai pengertian risiko bencana berdasarkan materi adalah...
a)
Sebuah cara untuk memperkecil ancaman kawasan
b)
Sebuah metode untuk mengurangi kerentanan kawasan
c)
Sebuah pendekatan untuk mengidentifikasi penyebab bencana
d)
Sebuah pendekatan untuk memperlihatkan potensi dampak negatif
e)
Sebuah landasan untuk pengkajian risiko bencana
56.
apa yang dimaksud dengan risiko bencana kebakaran?
a)
Kemampuan masyarakat dalam mengurangi ancaman kebakaran
b)
Derajat kemampuan sistem untuk bereaksi terhadap api
c)
Fenomena alam yang menyebabkan kebakaran
d)
Sebuah potensi kerugian yang mengancam keselamatan akibat nyala api yang tidak terkendali
e)
Kerugian harta benda akibat nyala api yang terkendali
57.
Risiko bencana kebakaran merupakan hasil dari tiga komponen utama. Komponen apa sajakah itu?
a)
Sistem, bahaya, dan kapasitas
b)
Bahaya, kerentanan, dan kapasitas
c)
Fenomena, sistem, dan masyarakat
d)
Ancaman, kapasitas, dan kerugian
e)
Ancaman, kerentanan, dan kemampuan
58.
'kemampuan suatu daerah atau masyarakat untuk melakukan tindakan pengurangan tingkat ancaman dan kerugian bencana' adalah definisi dari...
a)
Kerentanan
b)
Ancaman
c)
Risiko
d)
Kapasitas
e)
Bahaya
59.
Pernyataan yang paling tepat mengenai 'kerentanan' berdasarkan materi adalah...
a)
Kemampuan masyarakat untuk mengurangi kerugian
b)
Fenomena yang menyebabkan kerusakan lingkungan
c)
Aktivitas manusia yang menyebabkan cedera
d)
Derajat kemampuan suatu sistem untuk bereaksi dengan peristiwa berbahaya
e)
Potensi kerugian akibat nyala api
60.
Dalam konteks risiko bencana kebakaran, apa yang merupakan contoh dari 'bahaya' (hazard)?
a)
Aktivitas manusia yang menyebabkan timbulnya api
b)
Kurangnya sistem deteksi asap
c)
Program pelatihan pemadam kebakaran
d)
Adanya tim penanggulangan bencana yang terlatih
e)
Tingkat kerentanan yang rendah
61.
Menurut Permen PU No. 25 Tahun 2008, apa yang menjadi dasar penentuan jumlah dan penempatan pos pemadam kebakaran?
a)
Tingkat kerentanan masyarakat dan jumlah penduduk
b)
Perhitungan kebutuhan total air kebakaran
c)
Jaringan jalan dan sistem komunikasi
d)
Peta risiko, waktu tanggap, dan letak sumber air
e)
Anggaran pemerintah dan jumlah kendaraan
62.
salah satu kegiatan dalam penanggulangan kebakaran adalah 'pembuatan peta risiko kebakaran'. Apa yang harus diberikan dalam peta tersebut?
a)
Angka klasifikasi risiko
b)
Perkiraan kebutuhan air
c)
Jangkauan sistem hidran
d)
Letak bangunan diklat dan bengkel
e)
Tanda pos kebakaran dan jangkauan pos pemadam kebakaran
63.
Yang termasuk ke dalam 'sumber daya manusia penanggulangan kebakaran' adalah...
a)
Kendaraan pemadam dan peralatan komunikasi
b)
Peta risiko dan waktu tanggap
c)
Stasiun pemadam kebakaran dan asrama
d)
Jaringan jalan dan sistem hidran
e)
Pemadam kebakaran dan montir mobil pemadam
64.

Saat Anda menelepon nomor 118, sebenarnya Anda sedang menghubungi

a)

polisi

b)

pemadam kebakaran

c)

ambulans

d)

Tim SAR

65.

Saat Anda sedang menghubungi nomor 123 sebenarnya Anda sedang menghubungi

a)

Polisi

b)

Perusahaan Listrik Negara

c)

Pemadam Kebakaran

d)

Ambulans

66.

Saat Anda sedang menghubungi 110, sebenarnya Anda sedang menghubungi

a)

Pemadam Kebakaran

b)

Ambulans

c)

Tim SAR

d)

Polisi

67.

Saat Anda menghubungi 117, sebenarnya Anda sedang melakukan komunikasi dengan tim

a)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana

b)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta

c)

Polisi

d)

Operator Darurat

68.

Di manakah lokasi kantor pusat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta?

a)

Jalan Kyai Haji Zainul Arifin, Jakarta Pusat

b)

Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan

c)

Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat

d)

Jalan S. Parman, Jakarta Barat

e)

Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan

69.

Manakah di antara berikut yang merupakan salah satu tugas pokok BPBD DKI Jakarta?

a)

Mengatur lalu lintas dan angkutan jalan

b)

Melaksanakan koordinasi penanggulangan bencana secara terencana dan terpadu

c)

Menerbitkan surat izin mendirikan bangunan (IMB)

d)

Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan non-formal

e)

Mengelola data kependudukan dan catatan sipil

70.

BPBD DKI Jakarta memiliki peran dalam pelaksanaan penanggulangan bencana pada tiga tahapan, yaitu pencegahan, tanggap darurat, dan rehabilitasi. Manakah kegiatan berikut yang termasuk dalam fase tanggap darurat?

a)

Menilai kerugian dan kerusakan pasca-bencana

b)

Melakukan evakuasi dan penyelamatan korban

c)

Membangun kembali infrastruktur yang rusak

d)

Melakukan sosialisasi mitigasi bencana

e)

Menyusun rencana penanggulangan bencana