wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis 1 PemEko

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah daerah memiliki pertumbuhan PDB tinggi, tetapi tingkat partisipasi politik dan akses pendidikan rendah. Berdasarkan pendekatan kapabilitas Amartya Sen, kondisi ini menunjukkan…

a)

Pembangunan berhasil karena PDB naik

b)

Pembangunan belum berhasil karena kebebasan dan kapabilitas manusia belum meningkat

c)

Pembangunan gagal total karena tidak ada modal sosial

d)

Tidak ada hubungan antara PDB dan kapabilitas

2.

Seorang kepala desa menghapus program pelatihan keterampilan karena merasa bantuan tunai sudah cukup. Dari perspektif kapabilitas, kebijakan ini…

a)

Efektif karena langsung meningkatkan pendapatan

b)

Tidak efektif karena tidak memperluas pilihan dan kemampuan warga

c)

Baik untuk mengurangi beban administrasi

d)

Tidak relevan dengan pembangunan ekonomi

3.

Pemerintah daerah ingin membangun pasar modern, tetapi warga lebih memilih mempertahankan pasar tradisional karena nilai sosial dan gotong royong. Berdasarkan konsep hakikat manusia, keputusan warga dipengaruhi oleh…

a)

Rasionalitas ekonomi murni

b)

Nilai budaya dan modal sosial

c)

Kepentingan politik

d)

Regulasi formal semata

4.

Suatu kota memiliki modal sosial tinggi, namun produktivitasnya rendah. Berdasarkan teori modal sosial, hal ini mungkin terjadi karena…

a)

Modal sosial selalu meningkatkan produktivitas

b)

Modal sosial tidak diiringi inovasi dan peningkatan kapabilitas

c)

PDB kota tersebut terlalu tinggi

d)

Modal sosial hanya berfungsi di desa

5.

Dalam situasi krisis pangan, pemerintah mengandalkan gotong royong antarwarga. Berdasarkan teori masyarakat sebagai agen perubahan sosial, strategi ini…

a)

Mengabaikan peran pemerintah

b)

Memanfaatkan kekuatan modal sosial untuk adaptasi

c)

Tidak efektif karena bergantung pada donasi

d)

Menghambat pertumbuhan PDB

6.

Seorang ekonom mengusulkan kebijakan berbasis homo economicus untuk semua sektor. Risiko dari pendekatan ini adalah…

a)

Mengabaikan faktor psikologis dan sosial dalam pengambilan keputusan

b)

Terlalu memperhatikan bias kognitif

c)

Mengutamakan nilai budaya

d)

Menurunkan tingkat konsumsi

7.

Data menunjukkan bahwa dua daerah dengan PDB sama memiliki tingkat kesejahteraan berbeda. Menurut pendekatan kapabilitas, perbedaan ini mungkin disebabkan oleh…

a)

Perbedaan jumlah populasi

b)

Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan partisipasi sosial

c)

Perbedaan tingkat inflasi

d)

Jumlah investasi asing

8.

Pemerintah ingin menurunkan pengangguran dengan membuka industri padat karya, tetapi tanpa pelatihan keterampilan. Mengapa kebijakan ini berisiko gagal?

a)

Tidak melibatkan investor asing

b)

Tidak memperluas kapabilitas tenaga kerja

c)

Mengabaikan PDB daerah

d)

Menurunkan konsumsi rumah tangga

9.

Sebuah komunitas digital mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui kolaborasi daring. Fenomena ini menunjukkan…

a)

Modal sosial tidak relevan di era digital

b)

Modal sosial dapat berkembang dalam bentuk jaringan virtual

c)

Hanya teknologi yang mempengaruhi ekonomi

d)

Gotong royong hanya terjadi secara fisik

10.

Jika suatu kebijakan meningkatkan pendapatan warga tetapi merusak lingkungan, berdasarkan fungsi masyarakat yang seimbang, kebijakan ini…

a)

Tepat karena fokus ekonomi lebih penting

b)

Tidak tepat karena mengabaikan keseimbangan lingkungan

c)

Netral karena manfaat ekonomi lebih besar

d)

Tidak mempengaruhi pembangunan jangka panjang

11.

Seorang peneliti menemukan bahwa di sebuah kota, tingginya modal sosial justru menghambat adopsi teknologi baru. Penjelasan yang mungkin adalah…

a)

Modal sosial selalu memudahkan inovasi

b)

Norma sosial yang terlalu kuat dapat menolak perubahan

c)

Teknologi baru selalu mahal

d)

Modal sosial tidak berhubungan dengan inovasi

12.

Dalam situasi pasca-bencana, masyarakat yang memiliki jaringan sosial kuat pulih lebih cepat. Berdasarkan teori modal sosial, faktor yang berperan besar adalah…

a)

PDB tinggi

b)

Kepercayaan dan kerja sama antarwarga

c)

Bantuan asing

d)

Regulasi formal

13.

Mengapa kebijakan pembangunan yang hanya mengandalkan logika ekonomi klasik sering tidak efektif di masyarakat pedesaan?

a)

Karena masyarakat desa selalu irasional

b)

Karena mengabaikan nilai, norma, dan modal sosial lokal

c)

Karena desa tidak punya modal sosial

d)

Karena PDB desa terlalu rendah

14.

Sebuah program pendidikan berhasil meningkatkan angka melek huruf tetapi tidak meningkatkan keterampilan kerja. Dalam kerangka kapabilitas, masalahnya adalah…

a)

Pendidikan tidak memperluas pilihan hidup secara nyata

b)

Tingkat PDB terlalu rendah

c)

Pelatihan tidak dibutuhkan

d)

Modal sosial terlalu tinggi

15.

Suatu negara memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi namun kesenjangan sosial melebar. Berdasarkan fungsi masyarakat dalam distribusi sumber daya, solusi yang tepat adalah…

a)

Meningkatkan investasi asing

b)

Mengatur distribusi lewat pajak progresif dan subsidi

c)

Menghapus sektor informal

d)

Mengurangi partisipasi publik

16.

Di sebuah desa, warga lebih memilih gotong royong membangun jalan daripada menunggu dana pemerintah. Fenomena ini mencerminkan…

a)

Rendahnya partisipasi sosial

b)

Kekuatan modal sosial dan kemandirian masyarakat

c)

Kegagalan pembangunan

d)

Tidak adanya kapabilitas

17.

Mengapa penting bagi pembuat kebijakan memahami keterbatasan kognitif manusia?

a)

Agar kebijakan selaras dengan perilaku nyata dan mengurangi kegagalan implementasi

b)

Supaya kebijakan lebih cepat diterima

c)

Karena masyarakat selalu rasional

d)

Agar pembangunan lebih murah

18.

Seorang pemimpin daerah ingin meningkatkan modal sosial dengan membangun pusat komunitas. Dampak yang diharapkan adalah…

a)

Memperkuat jaringan sosial dan kolaborasi

b)

Meningkatkan PDB secara otomatis

c)

Menghapus bias kognitif

d)

Mengurangi akses pendidikan

19.

Sebuah studi menemukan bahwa kota dengan modal sosial rendah sulit melakukan kerja sama lintas sektor. Implikasi bagi pembangunan adalah…

a)

Harus meningkatkan infrastruktur

b)

Perlu memperkuat jaringan kepercayaan dan norma kolaborasi

c)

Hanya fokus pada sektor industri

d)

Mengandalkan bantuan luar negeri

20.

Dalam kerangka hakikat manusia dan pembangunan ekonomi, mengapa inovasi sering gagal diadopsi meskipun menguntungkan?

a)

Karena biaya terlalu rendah

b)

Karena nilai, norma, dan bias kognitif menghambat penerimaan inovasi

c)

Karena modal sosial terlalu tinggi

d)

Karena pertumbuhan ekonomi terlalu cepat