WorksheetsPRA PHB X_BAB KOMPETISI DALAM KEBAIKAN & ETOS KERJA
Total questions: 50
Worksheet time: 55mins
Menurut tafsir Al Misbah, QS. Al Maidah ayat 48 mengandung pesan-pesan mulia berikut ini, kecuali ....
Al-Qur'an diturunkan dengan haq
Kitab Al-Qur'an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya
Kitab suci Al-Qur'an menjadi pengawas, pemeliahara, penjaga kitab-kitab terdahulu
Allah Swt. memerintahkan agar menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup
Allah Swt. memerintahkan agar menjadikan Al-Qur'an sebagai perhiasan hidup
وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ
Arti potongan ayat diatas adalah ......
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak meningkatkan derajatmu kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak memuji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak memberi pelajaran bagi kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak mengingatkan kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ
Terjemahan dari lafal yang bergaris bawah adalah .....
dan Kami telah menurunkan
kepadamu
kitab
dengan (membawa) kebenaran
yang membenarkan
....... وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْ
Kelanjutan dari ayat Al-Qur'an tersebut adalah .....
فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ
شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا
فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَۙ
عَمَّا جَاۤءَكَ مِنَ الْحَقِّۗ
اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
1. Niat
2. Riya'
3. Ikhlash
4. I'tiba'
5. suci
daripont-point di atas, yang termasuk syarat diterimanya amal adalah ....
1, 2 dan 3
1 , 4 dan 5
1, 3 dan 4
3, 4 dan 5
1 dan 3
فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَاأَنْزَلَ اللَّهُ
Pada ayat di atas terdapat sebanyak .... hukum bacaan ikhfa syafawi. hal itu karena....
1, bertemunya mim mati dengan huruf alif
1, bertemunya tanwin dengan huruf alif dalam satu kalimat
2, bertemunya mim mati dengan huruf ba
3, bertemunya tanwin dengan huruf mim
2, bertemunya nun mati dengan huruf ز
Petikan QS. Al-Maidah: 48 yang berbunyi فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ artinya adalah ....
kerjasama dalam kebaikan
optimis dalam kebaikan
semangat etos kerja
Berlomba-lomba dalam kebaikan
mengawali semua dengan basmallah
Bacaan Idzhar halqi terdapat pada lafal .....
لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً
بَيْنَهُمْ بِمَآ
جَاۤءَكَ
وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ
مِنْكُمْ
Pada lafal مُصَدِّقًا لِّمَا terdapat bacaan ......
Idzhar halqi
Idgham bighunnah
Idgham bilaghunnah
Iqlab
Ikhfa haqiqi
Golongan yang bersikap segera melakukan kebaikan-kebaikan dengan izin Allah disebut dengan istilah....
Saabiqun bi sayyiaat
Muqtashid
Hubbu dunya
Dzalimun linafsih
Saabiqun bil khairat
Perhatikan QS al-Baqarah: 148 berikut!
وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا۟ يَأْتِ بِكُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
Makna kata ( وِجْهَةٌ ) adalah ....
Arah mata angin
Arah barat
Mengahadap
Arah kiblat
Pengarahan
Arti dari lafal ( مُّقْتَصِدٌ ) dalam QS. Fatir : 32 adalah ....
Yang pertengahan
Yang pertama
Yang lebih dahulu
Yang zalim
Yang akhir
Perhatikan QS. Fatir : 32 berikut!
ثُمَّ أَوْرَثْنَا ٱلْكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِٱلْخَيْرَٰتِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْكَبِيرُ
Makna kata ( ٱصْطَفَيْنَا ) adalah ....
Kami pilih
Kami angkat
Kami harapkan
Kami utus
Kami jauhkan
Perhatikan QS. Fatir : 32 berikut!
ثُمَّ أَوْرَثْنَا ٱلْكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ......... وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِٱلْخَيْرَٰتِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْكَبِيرُ
Sambungan dari Ayat tersebut adalah....
كَافِرٌ
مُسْلِمٌ
ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ
مُقْتَصِدٌ
سَابِقٌ بِالخَيْرَاتِ
Perhatikan QS. Al-Baqarah : 148 berikut!
........... وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَٱسْتَبِقُوا۟
Lanjutan dari ayat tersebut adalah....
الحَسَنَاتِ
الخَيْرَاتِ
السَّيِّئَاتِ
الصَّالِحَاتِ
الخَيْرِ
Akhir-akhir ini semangat berkompetisi menurun di kalangan pelajar. Ini dibuktikan ketika diumumkan tentang peringkat kelas, justru sang juara menjadi cemoohan temannya yang lain. Mereka menanggapinya bahwa si juara ini pelit, tidak mau bagi-bagi pada saat ujian. Yang harus dilakukan oleh orang yang memahami isi Q.S. al-Māidah/5:48 adalah .…
belajar dengan sungguh-sungguh agar ia menjadi juara kelas
bekerja keras agar apa yang diinginkan dapat tercapai
berkompetisi secara sehat, tidak berbuat curang dan tidak menyontek
berkolaborasi agar sama-sama mendapatkan nilai memuaskan
menaati semua aturan yang ada di sekolah dan kelas
Seandainya Allah Swt. menghendaki, niscaya semua manusia akan dijadikan satu umat saja. Akan tetapi hal ini tidak dikehendaki oleh Allah Swt. Hikmah yang dapat diambil dari hal tersebut adalah ......
semua manusia dikendalikan oleh takdir
manusia memiliki nasib yang berbeda-beda
agar manusia berlomba-lomba dalam kebaikan
terciptanya kehidupan baru di bumi
memperluas kewenangan manusia dalam mengelola bumi
Fastabiqul khairat dalam perkara ibadah artinya . . . . .
tidak permah mencemooh ibadah orang lain
selalu memuji ibadah orang lain
mendahulukan ibadah dari semua hal lainnya
berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah
sering melakukan ibadah wajib
Dunia ini adalah tempat persinggahan sementara untuk mencari bekal ke akhirat. Bekal yang kita bawa ke akhirat adalah ....
doa
ilmu
gaji
al Qur'an
amal shalih
Allah Swt. telah memerintahkan untuk berkompetisi dalam kebaikan yang juga tercantum dalam al-Qur'an surat ……..
QS. Ali Imran: 48
QS. an Nisa’: 48
QS. al Isra’: 48
QS. al Baqarah: 148 dan QS. Al Madinah : 48
QS. at Taubah: 48
Pada saat pulang kantor, Pak Deri melihat Pak Rahman dengan semangat pergi ke masjid untuk salat Isya berjamaah. Dengan rasa penasaran, Pak Deri pergi ke rumah Pak Rahman. Beberapa saat setelah selesai salat di masjid. Pak Deri pun langsung bertanya kepada Pak Rahman alasan ia semangat sekali ketika pergi ke masjid untuk salat berjamaah. Pak Rahman menjawab dengan santai dan tersenyum, "Itu karena saya ingin mencari rida Allah Swt. dan mendapatkan keutamaan salat berjamaah yaitu 27 derajat." Pak Rahman juga tidak segan untuk mengajak Pak Deri bersama-sama ikut salat berjamaah di masjid sepulang dari kantor sekolah. Berdasarkan kisah tersebut, terdapat salah satu yang bukan manfaat dari berkompetisi dalam kebaikan adalah
menjadikan waktu lebih bermanfaat
menjadikan energi tersalurkan untuk kegiatan positif
dapat saling memotivasi antarsesama untuk melakukan kebaika
Membentuk lingkungan yang positif
Menunda berbuat kebaikan
- Perhatikan perilaku berikut.
(A), ketika mendapatkan rezeki dari Allah Swt., selalu bersyukur. (B), ketika berbuat kesalahan kepada teman, selalu membaca istigfar dan meminta maaf. (C), ketika berbuat baik, selalu menampakkan dan menceritakannya kepada teman- teman. (D), ketika melihat teman-teman berangkat ke sekolah dengan sepeda motor, memilih naik angkot. (E), ketika melihat teman-teman pergi ke masjid untuk salat Duha pada waktu istirahat, memilih ke kantin bersama temannya yang lain. (F), ketika memperoleh rezeki dari Allah Swt., menggunakannya untuk berfoya-foya bersama temannya. (G), ketika melihat temannya berinfak Rp5.000.00, berinfak Rp6.000.00.
Dari perilaku tersebut, yang menunjukkan ciri-ciri orang beruntung karena menerapkan prinsip berlomba-lomba dalam kebaikan adalah
(A), (B), dan (C)
(A), (B), dan (D)
(A), (B), dan (E)
(A), (B), dan (F)
(A), (B), dan (G)
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut.
1) Gemar mengikuti jenis lomba yang dilakukan di luar sekolah.
2) Sering mengikuti pelatihan-pelatihan formal di sekolah.
3) Membiasakan diri berbuat kebaikan sejak kecil dalam lingkungan keluarga.
4) Tekun mempelajari ajaran Islam dan mengamalkannya.
5) Berteman dengan orang-orang yang suka hidup berkompetisi.
6) Memahami hikmah menerapkan pola hidup berkompetisi.
7) Aktif mengikuti kegiatan seminar,
diskusi, dan sejenisnya.
Berdasarkan analisis terhadap beberapa pernyataan tersebut, yang menunjukkan cara untuk membudayakan umat Islam agar berlomba-lomba dalam kebaikan adalah ....
1), 2), 3), dan 4)
1), 2), 3), dan 5)
2), 3), 4), dan 5)
3), 4), 5), dan 6)
4), 5), 6), dan 7)
Berkompetisi dalam kebaikan, baik dalam hal ibadah maupun muamalah akan diridhai Allah swt., jika....
dilakukan oleh pihak yang berkewajiban
dilakukan secara bersama
pelaksanaannya keluar dari syariat
dilandasi dengan niat yang ikhlas
dilakukan setiap hari
Pesan yang terdapat pada QS. Al-Maidah: 48 yang paling tepat adalah...
Perbuatan baik tidak bisa ditunda-tunda dan harus segera dikerjakan, serta kita harus saling memotivasi dalam berbuat kebaikan
Taat kepada Allah swt dan RasulNya
Perintah tentang bekerja dengan sungguh-sungguh
Ancaman Allah swt kepada orang yang tidak bekerja
Perintah beriman kepada Allah swt dan Hari Kemudian
Apa yang kamu ketahui tentang etos kerja .....
bekerja karena ingin dapat pujian
semangat dalam mencari nafkah
semangat dalam bekerja
semangat mecari kekayaan
semangat dalam mencari harga diri
Apa manfaat dari bekerja keras sebagaimana tercantum dalam Q.S. At Taubah ayat 105?
Mendapat tambahan materi
Memperoleh kebahagiaan di dunia
Memperoleh balasan di akhirat
Memperoleh kebaikan (balasan) di dunia dan akhirat
Mendapat kedudukan di dunia
Ciri-ciri orang yang bekerja keras sesuai dengan perintah Allah dan RasulNya adalah . . . . .
bekerja sungguh-sungguh, siang dan maalam
bekerja sungguh-sungguh, sampai melalaikan keluarga
bekerja sungguh-sungguh sampai melupakan makan dan minum
bekerja sungguh-sungguh sampai menguras tenaga
bekerja sungguh-sungguh dan tidak melupakan ibadah
وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ
Penggalan ayat QS. at Taubah: 105 diatas bermakna …..
Dan katakanlah, bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Dan katakanlah, belajarlah kamu, maka Allah akan melihat ilmumu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Dan katakanlah, mengabdilah kamu, maka Allah akan melihat ketulusanmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Dan katakanlah, berbuat baiklah kamu, maka Allah akan melihat perbuatanmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Dan katakanlah, beribadahlah kamu, maka Allah akan melihat jerih payahmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Etos kerja dibentuk oleh :
pengaruh kerja dan sistem nilai yang diyakininya
pengaruh kerja dan kemauan
kebiasaan dan sistem nilai yang diyakininya
pengaruh kerja dan kebiasaan
kemauan dan dan sistem nilai yang diyakininya
Manfaat etos kerja adalah sebagai berikut: 1. menciptakan suasana kerja yang nyaman Dapat
2. menciptakan kekompakan dalam bekerja
3. meningkatkan kerjasama
4. menjadi pemimpin yang bijak
5. meningkatkan produktivitas
Jawaban yang benar adalah :
1, 3, 4, 5
1, 2, 4, 5
1, 2, 3, 5
1, 2, 3, 4
2, 3, 4, 5
Cara Menumbuhkan Etos Kerja
1. Menghargai waktu .
2. Memiliki komitmen.
3. Memiliki kejujuran.
4. Konsisten
5. Bekerja dengan ikhlas dan syukur.
6. Bekerja dengan penanggung jawab.
7. Bekerja dengan tekun.
dari pernyataan di atas yang benar adalah :
1, 2, 3
1, 2, 4
1, 3, 4
1, 2, 3, 4, 5, 7
semua benar
Cara Menumbuhkan Etos Kerja
1. Menghargai waktu .
2. Memiliki komitmen.
3. Memiliki kejujuran.
4. Konsisten
5. Bekerja dengan ikhlas dan syukur.
6. Bekerja dengan penanggung jawab.
7. Bekerja dengan tekun.
dari pernyataan di atas yang benar adalah :
1, 2, 3
1, 2, 4
1, 3, 4
1, 2, 3, 4, 5, 7
semua benar
Cermati pernyataan-peryataan berikut!
1. Kerja adalah Rahmat; Aku Bekerja Tulus Penuh Syukur
2. Kerja adalah Amanah; Aku Bekerja Benar Penuh Tanggung Jawab
3. Kerja adalah Kewajiban; Aku Bekerja Tuntas Penuh Integritas
4. Kerja adalah Aktualisasi; Aku Bekerja Keras Penuh Semangat
5. Kerja adalah Ibadah; Aku Bekerja Serius Penuh Kecintaan
6. Kerja adalah Kesenian; Aku Bekerja Cerdas Penuh Kreativitas
7. Kerja adalah Kehormatan: Aku Bekerja Tekun Penuh Keunggulan
8. Kerja adalah Pelayan; Aku Bekerja Paripurna Penuh Kerendahan
Dari pernyataan di atas, yang BUKAN 8 etos kerja menurut Jansen Sinamo adalah....
1, 2, 3
1, 3, 4
1, 2, 4
2, 3, 4
3, 6. 8
Lima etos kerja yaitu :
1.kerja keras
2.kerja cerdas
3.kerja tuntas
4.kerja kualitas
5.kerja iklas
6.kerja sama
jawaban yang benar dari 5 etos kerja adalah :
1, 2, 3, 4, 5
1, 2, 3, 4, 6
1, 2, 3, 5, 6
1, 2, 4, 5, 6
1, 3, 4, 5, 6
Bersungguh-sungguh untuk mencapai tujuan atau prestasi yang disertai doa dan berserah diri kepada sang Pencipta, merupakan makna bekerja,...
kerja keras
kerja cerdas
kerja tuntas
kerja kwalitas
kerja iklas
Kerja Cerdas adalah kerja yang tidak hanya mengandalkan otot, namun juga menggunakan otak, bisa berpikir kreatif dan inovatif, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan waktu yang efektif, sehingga masih memiliki waktu dan energi untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan yang lainnya. Secara singkat kerja cerdas dapat disimpulkan sebagai berikut, ...
bekerja dengan semangat, sampai selesai dan tidak setengah-setengah
segala bentuk satuan ukuran yang terkait dengan mutu atau kualitas hasil kerja dan dinyatakan dalam ukuran angka atau yang dapat dipadankan dengan angka
bekerja dengan hati, dengan niat yang tulus semata-mata untuk ibadah dan mencari keridhaan Sang Pencipta
siap menghadapi kondisi dan risiko seberat
pandai melihat peluang, memperhitungkan risiko dan mampu mencari solusi dalam penyelesaiannya.
Bekerja dengan semangat, sampai selesai dan tidak setengah-setengah. Seberapa pun banyaknya pekerjaan kita, harus kita selesaikan sampai akhir (finis), sehingga semua pekerjaan kita memperoleh hasil yang sukses.
kerja keras
kerja cerdas
kerja tuntas
kerja kwalitas
kerja iklas
Berdasarkan firman allah Q.S. At-taubah: 105 diketahui, tiak hanya cukup dengan melakukan taubat, zakat, amal shalih, dan shalat semata, melainkan juga harus melakukan semua hal secara maksimal dan unggul sehingga umat Islam memiliki karakter yang berbeda dari umat lain, yang disebut....
etos kerja
kompetensi
integritas
loyalitas
harga diri
Banyak stigma negatif yang disematkan kepada umat Islam, kuno, kaku, miskin, pemalas, tidak produktif, dan yang paling sering kita dengar adalah teroris, salah satu hal yang harus umat Islam lakukan adalah memupuk sikap fastabiqul khairat, yakni sikap....
strategic
taktis
inisaitif
kompetitif
integratif
وَقُلِ اعۡمَلُوۡا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمۡ
merupakan anjuran....
tersenyumlah kamu, maka Allah akan memberimu kebahagiaan
bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu
waspadalah kalian, sesungguhnya Allah maha mengetahui
tepatilah janjimu sesungguhnya Allah Maha menepati janji
lakukan amalmu dengan kebaikan, niscaya Allah akan membalas dengan kebaikan
Islam sangat menjunjung tinggi pekerja keras, karena Rasulullah berkata "sungguh seorang dari kalian yang memanggul kayu bakar dengan punggungnya lebih baik baginya daripada.............
berkhayal
menjadi beban orang lain
tidur saat puasa
beribadah
meminta-minta
Karena penghargaan Islam kepada para pekerja keras, disunahkan kepada para pengusaha atau yang mampu diantara kalian dan memakai jasa mereka untuk segera membayarkan upah mereka sebelum.......
hari libur
pulang kerja
keringatnya mengering
lebaran
diminta olehnya
اِعْمَلْ لِدُنْيَاكَ كَأَنَّكَ تَعِيْشُ أَبَدًا وَاعْمَلْ لِآخِرَتِكَ كَأَنَّكَ تَمُوتُ غَدًا
“Bekerjalah untuk duniamu seakan kau hidup selamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan kau akan mati esok hari.”
Allah memerintahkan kita untuk hidup seimbang, tidak hanya mengejar akherat namun juga kemuliaan dunia, dengan memiliki dunia seseorang mampu berbuat baik lebih banyak dan mampu menolong orang lebih banyak sebagai tanda syukurnya. Untuk mewujudkan hal tersebut maka manusia harus......
taat aturan
berlomba-lomba dalam kebaikan
kerja keras
ikhlas beramal
semangat hiduo
Etos kerja merupakan sesuatu yang penting untuk membentuk kepribadian seorang muslim. Berikut muslim yang memiliki etos kerja adalah.....
menjalin kerjasama yang menguntungkan
peka dan tanggap dengan permasalahan bisnis
lebih mementingkan akal daripada emosi
bekerja dengan penuh kesungguhan sehingga hasilnya maksimal
memacu perubahan sosial untuk perkembangan bidang ekonomi
وَقُلِ اعۡمَلُوۡا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمۡ
Terjemah yang tepat adalah.....
dan kamu akan dikembalikan kepada Allah
Yang mengetahui yang gaib dan yang nyata
orang mukmin akan melihat pekerjaan yang dilakukan orang lain sebagai pengalaman
lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan
bekerjalan kamu maka Allah akan melihat pekerjaanmu
Hukum bacaan pada kata yang berwarna di bawah ini adalah.....
فَيُنَبِّئُكُمۡ بِمَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَۚ
idgham bighunah
iqlab
idzhar syafawi
ikhfa' syafawi
mad thabi'i
Berdasarkan pesan Q.S. At-Taubah: 105, yang bukan merupakan ciri etos kerja adalah.....
konsekuen dan berani menghadapi tantangan, memiliki sikap percaya diri, bekerja sebagai amanah
komitmen terhadap waktu, ikhlas, jujur, istiqamah, kreatif, dan memiliki tekad
berkomitmen (tidak mudah menyerah) dan bertanggung jawab dalam bekerja
bahagia karena melaani, hidup hemat dan efisien, memiliki harga diri, dan memiliki jiwa kepemimpinan
punya semangat hijrah (merantau), pantang menyerah, berorientasi pada penghasilan, kurang waktu libur karena harus mengejar produktivitas
fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah itulah slogan dan prinsip hidup Rama dalam bekerja, harus memiliki integritas serta amanah. Salma ketika beraktivitas selalu menjaga nama baik dan jujur. Reza bekerja harus menguntungkan sehingga segala cara dihalalkan. Fikram berkesimpulan bahwa hidup itu harus menyenangkan. Hana tidak pernah berputus asa apabila usahanya gagal.
Dari kisah tersebut, yang sudah memiliki prinsip etos kerja seorang muslim adalah.....
Rama, Salwa, Hana
Reza, Fikram, Hana
Rama, Salwa, Fikram
Rama, Salwa, Reza
Salwa, Fikram, Reza
Inovatif merupakan ciri-ciri etos kerja yang harus dimiliki oleh seorang muslim agar mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Maksud inovatif adalah.....
berorientasi masa depan
memiliki semangat perubahan
tidak mudah menyerah oleh situasi
berorientasi pada produktivitas kerja
memperkaya jaringan dengan silaturrahim
