WorksheetsLITERASI 3
Total questions: 10
Worksheet time: 17mins
Wacana 1
Suatu hari, Raja Sumenep mengadakan peninjauan ke sebuah desa. Raja Sumenep melihat seorang petani yang sedang menaiki sebuah bajak yang ditarik oleh sapi di sawah. Ia pun tertarik dan mencobanya. Menurutnya, membajak sawah menyenangkan, tetapi ia perlu belajar lagi cara mengendalikan kecepatan sapi.
Dari kejadian itu, Ia mendapat ide untuk membuat sebuah atraksi dengan memanfaatkan sistem bajak sawah tersebut. Ia pun memikirkan bagaimana cara agar sepasang sapi itu dapat berlari dengan cepat. Raja memberi saran untuk mengganti alat bajak dengan pijakan kayu yang dapat dinaiki oleh pengendara.
Setelah ide itu diwujudkan, Raja Sumenep pun mencobanya lagi. Ternyata, menjadi sebuah pertunjukan yang sangat menyenangkan. Bahkan prajurit pun menyukainya. Ide atraksi tersebut diberi nama Karapan Sapi.
Akhirnya, Sri Baginda Raja Sumenep mengumpulkan penduduk dan para pengawalnya. “Kita tidak harus bekerja di tanah garapan terus menerus. Kita juga perlu hiburan. Setelah semua pekerjaan selesai, tak ada salahnya melakukan permainan karapan sapi. Kata Raja Sumenep”
Raja Sumenep pun mengadakan sayembara bagi siapa saja yang percaya diri, berani, dan handal dalam mengendalikan karapan sapi akan diberi hadiah. Masyarakat yang enggan menggunakan alat bajak karena melelahkan, menjadi bersemangat dan berlatih dengan sangat keras untuk mengikuti sayembara dari Sang Raja.
Begitulah akhirnya Karapan Sapi tercipta dan dikenal hingga menjadi wisata budaya kebanggaan masyarakat Madura.
1. Raja Sumenep memberi ide untuk permainan karapan sapi denganmengubah
A. cara petani menaiki sebuah bajak
B. alat bajak menjadi pijakan kaki
C. kecepatan ketika mengendalikan sapi
D. pengendara yang menaiki alat bajak
2.
Bagaimana sosok Raja Sumenep dalam cerita tersebut?
Klik pilihan
Benar
atau
Salah
untuk setiap pernyataan sesuai isi teks!
1. Seorang raja yangmemiliki idecemerlang.
Raja yang gemar mengadahkan perlombaan
3. Jika kamu memiliki kesempatan untuk menjadi pengendara karapan sapi, apa yang perlu kamu persiapkan agar bisa menjadi pemenang?
Wacana 2: Serangga yang Terbang Mengelilingi Cahaya
Awan gelap perlahan hilang, digantikan seberkas cahaya langit senja yang mulai memudar. Aku menyalakan lampu teras untuk menerangi halaman depan rumah yang mulai gelap. Dari kejauhan, tampak kawanan serangga terbang mendekati lampu. Semakin lama, jumlah mereka semakin banyak. Apa itu?
Rupanya, serangga-serangga itu adalah laron. Mereka muncul dari kebun yang berada di samping rumahku. Aku hanya diam, berdiri di dekat lampu, melihat laron-laron yang terus berdatangan. Aku berpikir, jika laron-laron itu terus datang, mereka akan segera mengotori lantai teras rumah. Aku berniat masuk ke rumah untuk mematikan lampu agar kawanan laron itu segera pergi. Tanpa aku sadari, Ayah datang.
“Nak, laron memang biasanya keluar ketika musim hujan“ kata Ayah. Aku masih diam, memandangi laron-laron yang terbang mengelilingi cahaya lampu. Lalu, Ayah berkata lagi “Ketika musim hujan, sarang mereka yang ada di dalam tanah menjadi lembap. Mereka pun keluar untuk mencari kehangatan sekaligus berkembang biak. Sebagian laron akan mati karena dimangsa cicak, kodok, atau mati karena kehabisan cairan akibat terus bergerak di bawah cahaya”.
“Lalu, bagaimana dengan yang tidak mati, Yah?” tanyaku penasaran.
“Laron-laron yang tidak mati akan kembali ke dalam tanah dan berkembang biak. Itu pun jika tanah tempat tinggal mereka tidak rusak, tertimbun oleh beton-beton penyangga bangunan yang dibuat oleh manusia. Jika tanah tempat tinggal mereka rusak, mereka akan mati sebelum sempat berkembang biak.”
Seketika, aku benar-benar diam dan tidak tahu harus berkata apa. Ternyata, kehidupan serangga kecil ini benar-benar sulit. Laron-laron itu terus beterbangan mengelilingi cahaya lampu. Selama mereka masih membutuhkan kehangatan, aku tidak akan mematikan lampu teras. Ah, semoga saja, mereka bisa kembali ke dalam tanah dengan selamat.
4.
Ketika cahaya matahari perlahan mulai menghilang, tokoh “Aku”menyalakan lampu teras untuk menerangi halaman depan rumah.
Tiba-tiba, kawanan serangga berterbangan mendekati lampu.
Dari mana mereka datang?
Tandai satu oval saja
A. Kebun yang berada di samping rumah
B. Bangunan yang dibuat oleh manusia.
C. Teras yang diterangi oleh lampu.
D. Halaman yang berada di depan rumah.
5.
Laron adalah salah satu serangga yang suka membangun sarang didalam tanah. Ketika musim hujan, kondisi sarang laron menjadi ...
(a)
6.
Perubahan apa yang terjadi pada tokoh "Aku" sesudah mendengar penjelasan tokoh Ayah?
Klik pilihan
Benar
atau
Salah
untuk setiap pernyataan sesuai isi teks!
*
A. Benar
B. Salah
Semakin memahami kehidupan sesama makhluk ciptaan Tuhan.
Memahami bahwa manusia sangat jahat terhadap makhluk kecil.
7.
Mengapa kehidupan laron lebih sulit?
Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (V)!
A. Sebagian laron akan kehabisan cairan ketika mencari kehangatan.
B. Suatu saat rumah laron akan rusak ketika manusia membuat bangunan.
C. Musim hujan mengganggu perkembangbiakan laron sehingga banyak yang mati.
Wacana 3:
Kepompong yang Malang
8.
Apa yang sebenarnya membuat Tata menangis?
Tandai satu oval saja.
A. Tata tidak bisa membantu kupu-kupu keluar dari dalam kepompong
B. Tata melihat kupu-kupu tersungkur di tanah dan mati.
C. Tata memperhatikan kupu-kupu tidak dapat keluar dari dalam kepompong.
D. Tata tidak sabar menunggu kupu-kupu keluar dari dalam kepompong.
9. Pasangkanlah peristiwa dengan perasaan yang ditunjukkan oleh tokoh
dalam cerita!
A. Sedih
1. Kehilangan orang tercinta
B. Gembira
2. Mendapatkan hadiah
C. Terkejut
3. Melihat sesuatu yang tidak terduga
D. Kagum.
4. Menyaksikan prestasi yang luar biasa
10.
Manakah pernyataan yang sesuai dengan ilustrasi cerita tersebut?
Klik pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan sesuai isi teks!
Urutan ilustrasi
gambar telah sesuai
dengan alur yang
diuraikan pada cerita.
Tempat kejadian
dalam ilustrasi
gambar telah sesuai
dengan tempat
kejadian dalam cerita
