WorksheetsRESPIRASI_PEMERIKSAAN LAB SISTEM RESPIRASI
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Seorang pria 55 tahun datang dengan batuk berdahak sejak 2 minggu. Dokter mencurigai adanya tuberkulosis paru dan meminta pemeriksaan sputum. Pemeriksaan awal yang paling tepat dilakukan adalah
Pewarnaan Gram
Tes cepat molekuler
Pewarnaan BTA mikroskopis
Kultur bakteri
Wanita 40 tahun mengalami batuk darah dan sesak napas. Dokter ingin menilai adanya sel ganas pada dahak. Jenis pemeriksaan sputum yang sebaiknya dilakukan adalah
Sitologi sputum
Pewarnaan BTA
Kultur jamur
Tes cepat molekuler
Pria 63 tahun dirawat karena pneumonia berat. Untuk memastikan kuman penyebab, dokter meminta pemeriksaan sputum. Langkah pengambilan sampel yang benar adalah
Mengambil dahak saat sore hari
Menggunakan sputum dari hidung
Mengambil dahak pagi hari sebelum makan
Mengambil air liur setelah berkumur
Hasil pemeriksaan sputum seorang pasien menunjukkan basil tahan asam positif. Interpretasi yang tepat adalah
Pasien menderita pneumonia bakteri gram negatif
Pasien menderita infeksi jamur paru
Pasien menderita tuberkulosis paru
Pasien menderita kanker paru
Pria 50 tahun mengalami efusi pleura. Dokter melakukan torakosentesis untuk mengambil sampel cairan pleura. Prosedur ini dilakukan dengan tujuan
Mengambil udara bebas di rongga pleura
Mengambil cairan untuk diagnosis dan terapi
Menilai fungsi ventilasi paru
Mengukur tekanan intrapleura
Hasil analisis cairan pleura menunjukkan kadar protein cairan 4 g/dL, rasio protein cairan/serum 0,6, dan rasio LDH cairan/serum 0,7. Berdasarkan kriteria Light, cairan ini tergolong
Transudat
Eksudat
Cairan normal
Chylothorax
Pasien dengan efusi pleura curiga tuberkulosis menjalani pemeriksaan cairan pleura. Pemeriksaan spesifik yang paling relevan adalah
Analisis sitologi
Adenosine deaminase (ADA)
Kultur darah
Tes fungsi paru
Hasil pemeriksaan sitologi cairan pleura pada seorang pasien menunjukkan adanya sel ganas. Interpretasi yang tepat adalah
Efusi pleura akibat gagal jantung
Efusi pleura akibat sirosis hepatis
Efusi pleura akibat kanker
Efusi pleura akibat pneumonia
Pria 65 tahun dengan riwayat perokok berat mengalami massa paru. Dokter meminta pemeriksaan tumor marker untuk mendukung diagnosis kanker paru sel kecil. Marker yang paling sesuai adalah
CYFRA 21-1
ProGRP
CEA
CA 19-9
Pada pasien kanker paru yang sedang menjalani kemoterapi, dokter memantau respon terapi menggunakan pemeriksaan tumor marker. Marker yang umum digunakan untuk kanker paru non-sel kecil adalah
NSE
CYFRA 21-1
CA-125
AFP
