NEW
Font size
WorksheetsREFRESHMENT GURU 2
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Anda adalah guru matematika dengan 30 siswa. 5 peserta didik sangat mahir, 10 peserta didik memiliki pemahaman sedang, dan 15 peserta didik kesulitan dengan konsep dasar. Anda akan mengajar materi "Pecahan".
Strategi diferensiasi apa yang paling efektif Anda terapkan untuk memenuhi kebutuhan belajar semua peserta didik?
Memberikan tugas yang sama kepada semua siswa, namun memberikan waktu tambahan bagi yang kesulitan.
Membagi siswa menjadi tiga kelompok: kelompok mahir mengerjakan soal tantangan, kelompok sedang mengerjakan soal latihan, dan kelompok kesulitan mendapatkan pendampingan khusus dari guru.
Memberikan soal yang berbeda kepada setiap siswa berdasarkan nilai ulangan sebelumnya.
Memberikan tugas proyek kelompok yang sama untuk semua siswa, tanpa memandang tingkat kemampuan mereka.
Sebagai guru Bahasa Indonesia anda diminta kepala madrasah untuk melakukan asesmen kemampuan literasi dan numerasi pada peserta didik terutama pada kelas awal, Anda menyadari bahwa banyak peserta didik memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang sangat beragam. Ada yang sudah lancar membaca, tapi ada juga yang masih kesulitan mengeja.
Langsung memulai materi agar tidak ketinggalan.
Memberikan tes diagnostik formal dan terstruktur untuk mengukur kemampuan setiap siswa secara mendalam.
Memberikan PR yang sama kepada semua siswa untuk melihat siapa yang bisa mengerjakannya.
Melakukan asesmen lisan dan tertulis yang singkat, cepat, dan spesifik untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan setiap siswa (misalnya: membaca huruf, kata, kalimat, atau paragraf).
Anda akan mengajarkan materi "Ekosistem" dan menemukan bahwa beberapa siswa lebih suka membaca, beberapa suka berdiskusi, dan beberapa suka membuat visualisasi (misalnya poster).
Strategi pengelompokan yang paling tepat untuk mengakomodasi gaya belajar siswa yang beragam adalah...
Mengelompokkan siswa secara acak tanpa memperhatikan minat atau gaya belajar mereka.
Mengelompokkan siswa berdasarkan nilai ulangan terakhir untuk memastikan kelompok memiliki tingkat kemampuan yang homogen.
Membiarkan siswa memilih kelompoknya sendiri agar mereka nyaman.
Mengelompokkan siswa berdasarkan minat mereka (membaca, berdiskusi, membuat visual) dan memberikan tugas yang berbeda sesuai kelompok.
Anda memberikan tugas proyek tentang "Energi Alternatif" di mana beberapa siswa membuat model, beberapa membuat presentasi video, dan beberapa menulis laporan.
Bagaimana cara Anda memastikan penilaian yang adil dan valid untuk ketiga produk yang berbeda ini?
Menilai semua produk berdasarkan kriteria yang sama persis (misalnya, jumlah kata atau ukuran model).
Hanya menilai produk yang paling sulit, yaitu model.
Menggunakan rubrik penilaian yang berbeda untuk setiap produk, tetapi dengan kriteria yang berfokus pada pemahaman konsep inti yang sama.
Memberikan nilai yang sama untuk semua siswa yang berpartisipasi, karena tugasnya berbeda.
Se Hoon (nama Orang) merupakan peserta didik cerdas disekolahnya, dikelas dia selalu dapat menyelesaikan semua tugas dan soal yang diberikan oleh gurunya dengan cepat, akan tetapi hal ini berpengaruh terhadap peserta didik lain yang menjadi enggan untuk mengerjakan tugas dan kehilangan percaya diri karna adanya Se Hoon dikelas mereka.
Bagaimana Anda menerapkan diferensiasi untuk menjaga motivasi Se Hoon dan rekan yang lainnya?
Meminta Se Hoon untuk mengajari teman-temannya yang kesulitan.
Memberikan tugas tambahan yang lebih kompleks dan menantang bagi siswa Se Hoon, dan memecah tugas menjadi langkah-langkah yang lebih kecil bagi siswa yang kurang percaya diri.
Mengabaikan Se Hoon juga teman temannya dalam kelas tersebut dan fokus pada siswa lain di kelas lain.
Mengurangi semua tugas di kelas agar tidak ada siswa yang merasa terlalu tertekan.
Lembong adalah seorang guru PJOK, sekolah tempat lembong bertugas memutuskan untuk menerapkan pendekatan pembelajaran TaRL di semua jenjang dan disemua mata pelajaran.
Bentuk kolaborasi yang paling efektif antara lembong sebagai guru PJOK dengan guru mata pelajaran lain (seperti Bahasa Indonesia dan Matematika) adalah...
Setiap guru fokus pada mata pelajaran masing-masing tanpa perlu berkoordinasi.
Guru PJOK mengintegrasikan kegiatan literasi dan numerasi (misalnya: menghitung skor, membaca instruksi permainan) ke dalam sesi olahraga.
Guru PJOK mengadakan pertemuan rutin dengan orang tua siswa untuk membahas masalah TaRL.
Guru PJOK meminta guru lain untuk memberikan saran tentang cara mengajar olahraga.
Anda adalah guru di kelas 7. Anda memiliki seorang siswa bernama Budi, yang sangat cerdas dalam mata pelajaran eksak tetapi mengalami kesulitan parah dalam membaca dan menulis (disleksia). Ia merasa frustrasi dan seringkali menolak mengerjakan tugas yang melibatkan membaca teks panjang atau menulis esai. Ketika Anda meminta ia membaca di depan kelas, ia menjadi sangat cemas dan gelisah.
Strategi pembelajaran yang paling sesuai untuk membantu Budi agar tetap termotivasi dan mencapai tujuan pembelajaran, tanpa membuatnya merasa tertekan, adalah...
Mewajibkan Budi untuk membaca di depan kelas setiap hari agar ia terbiasa dan mengatasi rasa cemasnya.
Memberikan tugas yang sama kepada Budi, tetapi dengan nilai yang lebih rendah untuk tugas membaca dan menulisnya.
Menggunakan pendekatan multimodal dalam pembelajaran, seperti video, audio, dan model fisik, serta memberikan Budi alternatif tugas (misalnya, presentasi lisan, diagram, atau model) sebagai pengganti esai tertulis.
Memintanya untuk mengikuti les tambahan di luar jam sekolah khusus untuk membaca dan menulis.
Di kelas 8, ada seorang siswa bernama Dini yang selalu tampak bosan dan sering mengganggu teman-temannya saat Anda sedang menjelaskan materi. Ia tampak tidak tertarik pada pelajaran dan lebih suka berbicara atau membuat coretan di buku. Namun, saat diberi tugas yang menantang dan melibatkan pemecahan masalah yang kreatif, ia bisa menjadi sangat fokus dan menunjukkan hasil yang luar biasa.
Bagaimana cara Anda menangani perilaku Dini agar ia bisa lebih terlibat dalam pembelajaran dan tidak mengganggu teman-temannya?
Memberinya hukuman setiap kali ia mengganggu teman-temannya agar ia jera.
Mengabaikan perilakunya dan berharap ia akan berubah seiring waktu.
Memberikan Dini tugas-tugas tambahan yang bersifat individual dan menantang (enrichment), dan memberikan peran khusus yang menuntut konsentrasi (misalnya: asisten guru untuk proyek tertentu) agar energinya tersalurkan secara positif.
Mengajaknya berbicara dan meminta ia untuk diam dan memperhatikan, tanpa mengubah strategi pembelajaran Anda.
Anda mengajar IPA di kelas 7. Saat mengajarkan materi "Sistem Pencernaan", Anda mendapati bahwa 10 siswa sudah memiliki pemahaman yang baik karena mereka sudah membaca buku sains, 15 siswa memiliki pemahaman dasar yang cukup, dan 5 siswa lainnya sama sekali belum pernah mendengar tentang konsep tersebut.
Strategi pengelompokan dan pembelajaran yang paling efektif untuk memastikan semua siswa mendapatkan pemahaman yang mendalam adalah...
Memberikan materi yang sama dan berharap siswa yang belum tahu akan mengejar dengan sendirinya.
Membagi siswa menjadi tiga kelompok berdasarkan tingkat kesiapan mereka. Kelompok yang sudah paham diminta untuk membuat presentasi, kelompok dengan pemahaman dasar diajak berdiskusi tentang materi inti, dan kelompok yang belum tahu mendapatkan bimbingan intensif dari guru dengan menggunakan media visual sederhana.
Menjadikan siswa yang sudah paham sebagai "asisten guru" dan meminta mereka mengajari teman-temannya yang lain.
Mengulang materi dari awal untuk seluruh kelas sampai semua siswa paham.
Anda adalah seorang guru di kelas 9 yang heterogen. Anda akan mengajarkan materi "Siklus Air". Dalam satu kelas tersebut, Anda menghadapi situasi berikut:
Andi: Siswa yang sangat cerdas, cepat bosan, dan memiliki potensi besar untuk menguasai materi lebih dalam.
Banu: Siswa yang memiliki kesulitan membaca (disleksia) namun sangat terampil dalam menggambar dan membuat visualisasi.
Citra: Siswa yang cenderung pasif, kurang percaya diri, dan memiliki tingkat pemahaman yang paling rendah.
Doni: Siswa yang aktif secara fisik, sulit fokus dalam waktu lama, dan lebih suka belajar sambil bergerak.
Sebagai guru yang menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dan TaRL, bagaimana Anda merancang satu sesi pembelajaran "Siklus Air" yang efektif untuk mengakomodasi keempat siswa tersebut secara bersamaan?
Menyiapkan pembelajaran yang bervariasi: Memberikan tugas proyek lanjutan bagi Banu, Memberikan tugas visual bagi Andi, Memberikan bimbingan intensif bagi Citra dengan media sederhana dan meminta ia menjelaskan kembali dengan bahasa sendiri, Menyiapkan aktivitas kinestetik bagi Doni
Menyiapkan pembelajaran yang bervariasi: Memberikan tugas proyek lanjutan bagi Andi, Memberikan tugas visual bagi Banu, Memberikan bimbingan intensif bagi Doni dengan media sederhana dan meminta ia menjelaskan kembali dengan bahasa sendiri, Menyiapkan aktivitas kinestetik bagi Citra
Menyiapkan pembelajaran yang bervariasi: Memberikan tugas proyek lanjutan bagi Andi, Memberikan tugas visual bagi Banu, Memberikan bimbingan intensif bagi Citra dengan media sederhana dan meminta ia menjelaskan kembali dengan bahasa sendiri, Menyiapkan aktivitas kinestetik bagi Doni
Menyiapkan pembelajaran yang bervariasi: Memberikan tugas proyek lanjutan bagi Doni, Memberikan tugas visual bagi Banu, Memberikan bimbingan intensif bagi Citra dengan media sederhana dan meminta ia menjelaskan kembali dengan bahasa sendiri, Menyiapkan aktivitas kinestetik bagi Andi
