wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kelas C_ETS Askeb Essensial Persalinan dan BBL 2025-2026

Total questions: 91

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.
Seorang perempuan datang ke TPMB, mengatakan sudah terasa mules yang teratur sejak tadi malam. Saat ini dari vagina keluar lendir bercampur darah, belum keluar air-air. Apakah hal pertama yang harus dilakukan bidan pada kasus tersebut?
a)
Segera lakukan pemeriksaan dalam
b)
Lakukan anamnesa data subjektif secara lengkap
c)
Segera lakukan pemeriksaan fisik secara lengkap Head to toe
d)
Lakukan anamnesa semua riwayat kesehatan pasien
e)
Segera menyiapkan alat-alat persalinan dan perlengkapan ibu dan bayi
2.
Seorang perempuan dalam proses persalinan, saat ini merasa senang bayinya sudah lahir, namun sedikit cemas karena plasentanya belum lahir. Asuhan apa yang harusnya diberikan bidan saat ini?
a)
Memeriksa janin kedua
b)
Menyuntikan oksitosin 10 unit
c)
Menjepit dan memotong tali pusat
d)
Melakukan inisiasi menyusu dini untuk bonding ibu bayi
e)
Memberitahu ibu bahwa akan disuntik obat agar plasentanya cepat lahir
3.
Seorang perempuan baru saja melahirkan bayi, disusul dengan kelahiran plasenta 5 menit kemudian. Bidan memeriksa janin kedua dan menyuntikan oksitosin 10 unit di paha kanan lateral ibu. Setelah itu bidan menjepit tali pusat dan memotongnya. Apakah hal penting yang harus dijaga selama tindakan tersebut.
a)
Sebelum memasang klem kedua tali pusat tidak perlu diurut
b)
Usahakan klem dan gunting tali pusat tidak menyentuh bayi
c)
Klem pertama sekitar 10 cm dari pusat bayi
d)
Gunakan gunting yang lurus saat memotong tali pusat
e)
Tali pusat harus selalu diikat dengan benang tali pusat
4.
Seorang perempuan sedang dalam proses persalinan kala 1 fase aktif, tubuhnya berkeringat dan teraba dingin karena menahan nyeri persalinan. Asuhan sayang ibu yang tepat diberikan saat ini adalah?
a)
Anjurkan ibu untuk makan bubur saat tidak mules
b)
Anjurkan ibu untuk tiduran saja
c)
Berikan ibu minum air putih atau teh manis diantara kontraksi
d)
Berikan obat penghilang rasa nyeri
e)
Anjurkan ibu tidak menahan Buang Air Kecil
5.
Seorang bidan sedang dalam membantu pertolongan persalinan. Saat ini bidan mengambil alat untuk membantunya dalam suatu tindakan. Apa nama tindakan yang dilakukan bidan berdasarkan gamba tersebut?
a)
Amniotomi
b)
Pemotongan tali pusat
c)
Craniotomi
d)
Episiotomi
e)
Heacting
6.
Seorang perempuan umur 25 tahun G1P1A0 hamil 40 minggu, datang ke TPMB dengan keluhan mules-mules yang dirasakan semakin sering, ada dorongan meneran disertai keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir. Hasil pemeriksaan: TFU 34 cm, Puki, DJJ 138x/menit reguler, porsio tidak teraba, ketuban pecah, jernih, presentasi kepala H III+, oksiput anterior, penyusupan 0. Apakah langkah yang tepat selanjutnya?
a)
Menganjurkan miring ke kiri
b)
Merujuk ke RS terdekat
c)
Memimpin meneran
d)
Mengobervasi kontraksi dan kemajuan persalinan
e)
Menganjurkan bersistirahat disela-sela kontraksi
7.
Seorang perempuan melahirkan anak pertama 15 menit yang lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan TFU 2 jari diatas pusat, uterus agak keras, kandung kemih penuh, tali pusat menjulur didepan vulba, perdarahan 50 cc. Asuhan apa yang tepat untuk diberikan pada kasus diatas?
a)
Melakukan massage uterus
b)
Melakukan penjahitan perineum
c)
Mengukur tekanan darah
d)
Mengosongkan kandung kemih
e)
Penegangan tali pusat terkendali
8.
Seorang perempuan, usia 23 tahun, G1P0A0, di TPMB. Saat ini mengeluh keluar lendir darah semakin banyak, dan sudah ada perasaan ingin meneran. Hasil pemeriksaan : perineum menonjol, vulva membuka dan ada tekanan pada anus. Apakah tindakan yang tepat pada saat ini?
a)
Lakukan pemeriksaan dalam untuk memastikan pembukaan
b)
Berikan ibu support emosional
c)
Lakukan konter pressure
d)
Pasang alas bokong
e)
Lakukan amniotomi
9.
Seorang perempuan umur 25 tahun, G1P0A0, baru datang ke TPMB. Keluhan: mules yang makin kuat dan sudah keluar lendir darah. Setelah memeriksa TTV dan fisik ibu Bidan lalu melakukan pemeriksaan dalam. Kapan lagi kah bidan melakukan tindakan tersebut?
a)
Saat ketuban pecah, 2 jam sekali dan saat ada tanda dan gelaja kala 2
b)
Saat baru datang, 4 jam sekali dan saat ada tanda dan gelaja kala 2
c)
Saat ketuban pecah, 4 jam sekali dan saat ada tanda dan gelaja kala 2
d)
Saat ketuban pecah, 2 jam sekali dan saat ibu mulai mengedan
e)
Saat pasein baru datang, saat tampak lendir darah makin banyak dan saat kala 2
10.
Seorang perempuan umur 22 tahun, G1P0A0, baru datang ke TPMB. Keluhan: mules yang makin kuat dan sudah keluar lendir darah. Setelah memeriksa TTV dan fisik ibu, Bidan lalu melakukan pemeriksaan dalam. Apa saja yang diperiksa oleh bidan
a)
Dinding vagina, kondisi portio, pembukaan, ketuban, presentasi, posisi, penurunan dan penyusupan
b)
Inspeksi vulva, kondisi portio, pembukaan, ketuban, presentasi, posisi, penurunan dan penyusupan
c)
Portio tebal/tipis, ketuban, presentasi, posisi, penurunan dan penyusupan
d)
Inspeksi vulva, dinding vagina, kondisi portio, pembukaan, presentasi, penurunan dan penyusupan
e)
Dinding vagina, kondisi, portio, pembukaan, ketuban, presentasi, posisi dan penyusupan
11.
Seorang perempuan, umur 21 tahun, G1P0A0, di TPMB mengeluh ingin meneran. Bidan melakukan pemeriksaan dalam, hasil : Portio tidak teraba, presentasi kepala hodge III, molase 0, oksiput anterior, dan ketuban menonjol. Apakah asuhan yang tepat?
a)
Lakukan episiotomi
b)
Pimpin ibu meneran
c)
Pasang alas bokong dan handuk diatas perut ibu
d)
Lakukan amniotomi
e)
Lakukan rujukan
12.
Seorang perempuan, umur 21 tahun, G1P0A0, di TPMB mengeluh ingin meneran. Bidan melakukan pemeriksaan dalam, hasil : Portio tidak teraba, presentasi kepala hodge III, molase 0, oksiput anterior, dan ketuban menonjol. BIdan memecahkan ketuban ibu. Apakah penilaian yang tepat setelah tindakan tersebut?
a)
Banyaknya air ketuban
b)
Warna, bau dan jumlah air ketuban
c)
Kekentalan air ketuban
d)
Apakah ada presentasi ganda
e)
Warna, bau dan jumlah air ketuban, apakah teraba presentasi ganda dan tali pusat
13.
Seorang perempuan, umur 24 tahun, G1P0A0, di TPMB. Sedang dipimpin persalinan. Hasil pemeriksaan: tampak kepala 3-4 cm di depan vulva dan perineum kaku. Apakah tindakan yang tepat pada kasus diatas?
a)
Lakukan amniotomi
b)
Lakukan episiotomi mediolateralis
c)
Lakukan episotomi medialis
d)
Lakukan stenen yang kuat di perineum
e)
Posisikan tangan kiri di vulva mencegah ekstensi maksimal
14.
Seorang bidan dalam melakukan praktik pertolongan persalinan di TPMB, beberapa kali melakukan episotomi. Bidan bekerja sesuai indikasi yang tepat. Apakah indikasi tindakan bidan tersebut?
a)
Bayi aterm, bayi besar, perineum kaku, fetal distress, kelainan letak/posisi
b)
Bayi aterm, bayi besar, perineum kaku, fetal distress, kelainan presentasi
c)
Bayi premature, bayi besar, perineum kaku, fetal distress, kelainan letak/posisi
d)
Bayi aterm, bayi besar, perineum kaku, , kelainan letak/posisi, gawat janin
e)
Bayi premature, bayi besar, perineum elastis, gawat janin, kelainan letak/posisi
15.
Seorang perempuan, umur 30 tahun, sedang dipimpin persalinan di TPMB. Bidan meletakan tangan kanan di perineum dan tangan kiri diatas vulva. Apakah tujuan tindakan tangan kanan bidan?
a)
Mencegah robekan di klitoris
b)
Mencegah robekan luas pada vulva
c)
Meminimalisir robekan pada perineum
d)
Mencegah kepala bayi ekstensi maksimal
e)
Mengurangi perdarahan karena luka jalan lahir
16.
Seorang perempuan, 28 tahun, P1A0, di TPMB sedang dalam proses persalinan. Bidan saat ini sudah melakukan penyuntikan oksitosin 10 unit, secara IM di 1/3 lateral paha ibu. Apakah tujuan awal tindakan tersebut?
a)
Memperbaiki/merangsang kontraksi uterus
b)
Mencegah perdarahan
c)
Mempercepat kelahiran plasenta
d)
Membuka pintu serviks
e)
Melahirkan palsenta
17.
Seorang perempuan, 28 tahun, P1A0, di TPMB sedang dalam proses persalinan. Saat ini sedang dalam kala 3 persalinan, bidan melakukan Manajemen Aktif Kala 3. Apakah tujuan akhir dari tindakan tersebut?
a)
Memperbaiki/merangsang kontraksi uterus
b)
Mencegah terjadinya perdarahan
c)
Mempercepat kelahiran plasenta
d)
Memudahkan plasenta lahir
e)
Mempercepat kala 3
18.
Seorang perempuan, 28 tahun, P1A0, di TPMB sedang dalam proses persalinan. Bidan sudah melakukan penyuntikan oksitosin 10 unit. Kemudian menjepit dan memotong tali pusat, lalu mengerinkan bayi. Bidan lalu memeriksa apakah ada tanda-tanda pelepasan plasenta. Apakah tanda yang dimaksud?
a)
Uterus lembek, keluar darah, talu pusat di depan vulva
b)
Tali pusat di depan vulva, uterus keras, kandung kemih penuh
c)
Keluar darah tiba-tiba dan lama, uterus globuler, tali pusat bertambah panjang
d)
Tali pusat bertambah panjang, uterus globuler, tiba-tiba ada semburan darah sesaat
e)
tali pusat semakin panjang, uterus teraba lembek, ada semburan darah tiba-tiba dan banyak
19.
Seorang perempuan, 26 tahun, P2A0, di TPMB sedang dalam proses persalinan kala 3 di TPMB. Plasenta baru saja lahir. Apakah tindakan yang tepat selanjutnya?
a)
Memeriksa kelengkapan plasenta dan selaputnya, lalu diukur lebar plasenta dan panjang tali pusat
b)
Melakukan massage uteri 15 detik satu arah sampai berkontraksi
c)
Memeriksa apakah ada luka jalan lahir
d)
Menyuntikan oksitosin 10 unit
e)
Memeriksa kontraksi dan kandung kemih
20.
Seorang ibu usia 26 tahun dalam proses persalinan kala I fase aktif. Ibu merasakan nyeri yang semakin bertambah ketika mulas dengan frekuensi yang semakin sering. Bidan melakukan upaya dalam asuhannya untuk menguarangi rasa sakit tersebut dengan metode non farmakologis. Metode apa sajakah yang dapat diberikan oleh bidan pada ibu tersebut?
a)
Masase
b)
Akupunktur
c)
Hypnotherapy
d)
Analgesic inhalasi
e)
Trancutaneus electrical nerve stimulation
21.
Seorang perempuan melahirkan bayinya 2 menit yang lalu. Bidan sudah menyuntik oksitosin dan meneggakan diagnosa berikutnya yaitu kala III persalinan dan bidan bersiap melahirkan plasenta. Apakah tanda-tanda klinis yang diperhatikan oleh bidan?
a)
Tidak terdapat janin kedua
b)
Bentuk uterus berubah menjadi globular
c)
Adanya perdarahan sedikit-sedikit
d)
Tali pusat memendek
e)
Tinggi fundus uteri lebih kecil
22.
Seorang perempuan, 25 tahun, datang ke TPBM mengeluh mules semakin sering dan kuat. Bidan lalu melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik. Salah satu pemeriksaan fisik yang penting untuk mengetahui apakah ibu sudah memasuki persalinan adalah Pemeriksaan Dalam. Apakah yang BUKAN indikasi pemeriksaan tersebut?
a)
Saat pertama datang
b)
Saat ketuban pecah
c)
Saat tampak tanda dan gelaja kala II
d)
Saat DJJ ditemukan irreguler (tidak teratur)
e)
Setiap 2 jam pada kala I fase aktif.
23.
Seorang perempuan melahirkan di TPMB. Setelah bayi lahir, bidan lalu melakukan pemeriksaan janin kedua. Setelah diperiksa ternyata tidak ada janin kedua. Bidan lalu meminta izin kepada ibu untuk melakukan penyuntikan oksitosin 10 unit di sepertiga (atas) lateral paha ibu. Apa yang BUKAN tujuan tindakan bidan tersebut?
a)
Mempercepat kelahiran plasenta
b)
Memperbaiki kontraksi uterus
c)
Mengurangi terjadinya perdarahan
d)
Mengurangi risiko angka kematian ibu
e)
Mencegah terjadinya retensio urine
24.
Seorang perempuan mengaku hamil 9 bulan anak pertama datang ke TPMB pada pukul 09.00, mengeluh mules-mules sejak semalam, tidak ada pengeluaran dari kemaluannya. Perubahan fisiologis apakah yang dapat menimbulkan gejala seperti yang ibu rasakan?
a)
Kenaikan hormon progesteron
b)
Penurunan hormon progesteron
c)
Penuruan hormon oksitosin
d)
Penurunan hormon estrogen
e)
Keseimbangan hormon estrogen dan progesteron
25.
Seorang perempuan umur 20 th G1P0A0 hamil 40 minggu datang ke TPMB pada pukul 08.00 WIB, dengan keluhan perut terasa kencang sejak pukul 03.00 WIB. Apakah langkah awal yang dilakukan bidan pada kasus ini ?
a)
Melakukan tindakan
b)
Mengumpulkan data
c)
Membuat keputusan klinik
d)
Menentukan diagnosa
e)
Menilai keluhan ibu
26.
Seorang perempuan umur 25 th G1P0A0 hamil 39 minggu, sedang dalam proses persalinan, mengeluh sudah ingin mengedan, DJJ 132 x /menit, kontraksi 4kali/10’/45, vulva tampak lendir darah, pembukaan 8 cm, ketuban (+), kepala turun Hodge 3, tidak ada molase, kandung kemih penuh. Asuhan sayang ibu pada kondisi saat ini adalah?
a)
Melakukan kateterisasi
b)
Memecahkan ketuban
c)
Menganjurkan ibu jalan-jalan
d)
Memberikan minuman dan makanan
e)
Menganjurkan ibu untuk BAK
27.
Seorang perempuan sedang dalam proses inpartu kala 2. Bidan telah memimpin persalinan selama 30 menit, kemudian saat pemeriksaan DJJ: 110 kali tidak teratur. Bidan melakukan resusitasi intrauterin dengan merubah posisi ibu untuk memperlancar aliran oksigen ke janin. Berdasarkan kasus di atas, tindakan yang dilakukan bidan yaitu wujud dari?
a)
Membuat keputusan klinik
b)
Tindakan pencegahan infeksi
c)
Asuhan sayang ibu
d)
Tindakan pendokumentasian
e)
Mempersiapkan rujukan
28.
Seorang perempuan GIP0A0 sudah dipimpin mengejan dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.15 WIB bayi belum lahir, DJJ 140x/menit, kontraksi uterus 3x/10’/40”. KU ibu baik. Bidan mulai menyiapkan obat, surat, alat dan kendaraan. Apakah tindakan apa yang harus dilakukan bidan saat ini?
a)
Membuat keputusan klinik
b)
Tindakan pencegahan infeksi
c)
Asuhan sayang ibu
d)
Tindakan pendokumentasian
e)
Mempersiapkan rujukan
29.
Seorang bidan membantu kelahiran seorang perempuan di TPMB. Persalinan tersebut berlangsung secara “normal”. Apakah syarat yang mendukung persalinan tersebut?
a)
Letak belakang kepala, dalam batas waktu seharusnya dan pervaginam
b)
Letak puncak kepala, dalam batas waktu seharusnya dan pervaginam
c)
Ubun-ubun kecil posterior, menggunakan tenaga ibu sendiri dan pervaginam
d)
Ubun-ubun kecil anterior, menggunakan tenaga ibu sendiri seharusnya dan bantuan induksi.
e)
Letak puncak kepala,menggunakan tenaga ibu sendiri dan pervaginam.
30.
Seorang perempuan G1P0A0 hamil 36 minggu datang ke TPMB dengan keluhan mules yang kuat sejak tadi pagi dan keluar lendir darah. Hasil pemeriksaan TD 120/80 N 80x/menit, TFU 29 cm, DJJ 134x/menit, pembukaan 8 cm, ketuban (+) presentasi kepala Hodge 2. Apakah sebutan untuk kondisi ibu dan usia kehamilan pada kasus diatas?
a)
Primipara dan aterm
b)
Multipara dan aterm
c)
Primipara dan prematur
d)
Multipara dan prematur
e)
Nullipara dan aterm
31.
Seorang perempuan G2P1A0 hamil 38 minggu datang ke TPMB dengan keluhan mules yang kuat sejak tadi pagi dan keluar lendir darah. Hasil pemeriksaan TD 120/80 N 80x/menit, TFU 29 cm, DJJ 134x/menit, pembukaan 7 cm, ketuban (+) presentasi kepala Hodge 2. Apakah analisa yang tepat pada kasus diatas?
a)
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 1 fase laten
b)
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 1 fase aktif
c)
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 2
d)
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 3
e)
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 4
32.
Seorang perempuan G2P1A0 hamil 39 minggu datang ke TPMB dengan keluhan mules yang kuat sejak tadi pagi dan keluar lendir darah. Hasil pemeriksaan TD 120/80 N 80x/menit, TFU 29 cm, DJJ 134x/menit, pembukaan 7 cm, ketuban (+) presentasi kepala Hodge 2. Bidan menganalisa ibu sedang dalam proses persalinan. Data pasti yang menunjang analisa bidan adalah?
a)
Mules yang kuat sejak tadi pagi
b)
Keluar lendir darah
c)
Pembukaan 7 cm
d)
Ketuban (+)
e)
Penurunan kepala Hodge 2
33.
Seorang perempuan umur 29 th G1P0A0 hamil 38 minggu, sedang dalam proses persalinan, mengeluh sudah ingin mengedan, DJJ 132 x /mnt, kontraksi 4 kali/10’/45", vulva tampak lendir darah, pembukaan 5 cm, ketuban (+), kepala turun HIII+, tidak ada molase, kandung kemih penuh. Bidan akan melakukan pendokumentasian. Apakah alat dokumentasi yang tepat pada kasus diatas?
a)
Lembar observasi
b)
Partograf
c)
Buku KIA
d)
Surat lahir
e)
SOAP pasien
34.
Seorang perempuan 30 tahun, hamil anak ketiga dan seorang lagi 24 tahun hamil anak pertama. Sama-sama datang ke TPBM untuk melahirkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dalam keduanya sama-sama pembukaan 4 cm. Namun perempuan yang berusia 30 tahun lebih dahulu melahirkan dibandingkan satu lagi. Apakah faktor apa yang menjadi penyebab perbedaan lama persalinan pada kasus tersebut?
a)
Pada multi penurunan kepala dibarengi dengan dilatasi serviks.
b)
Pada multipara pemendekan serviks lebih cepat terjadi.
c)
Kontraksi pada multipara lebih sering.
d)
Jalan lahir pada multipara sudah semakin elastis, memudahkan kepala bayi turun.
e)
Pengalaman persalinan yang lalu membuat ibu bisa mengontrol diri
35.
Seorang perempuan, G3P2A0 datang ke TBPM karena mules-mules sejak 5 jam yang lalu dan belum keluar air ketuban. Setelah anamenesa bidan memutuskan bisa untuk membantu pertolongan persalinan. Apakah data penting yang terkait dengan keputusan yang diambil bidan tersebut?
a)
Identitas diri
b)
Asuransi kesehatan
c)
Usia kehamilan
d)
BAB dan BAK terakhir
e)
Konsistensi dan durasi kontraksi
36.
Seorang perempuan sedang bersalin di TBPM. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, suhu 36oC, P 24 x/menit. TFU 32 CM, presentasi kepala, perlimaan 3/5, kontraksi 3 kali/10’/45 detik, kandung kemih kosong, DJJ 140 x/menit, pembukaan 5 cm, UUK kiri depan, ketuban (+) dan sutura teraba. Apakah data yang menggambarkan kemajuan persalinan pada kasus diatas?
a)
Tekanan darah
b)
Perlimaan 3/5
c)
DJJ 140 x/menit
d)
Sutura teraba
e)
Ketuban belum pecah
37.
Seorang perempuan G2P1A0, hamil 39 minggu, datang ke TPMB mengeluh mules-mules yang semakin kuat dan teratur. Apakah perubahan hormon yang mengawali timbulnya keluhan diatas?
a)
Estrogen menurun, progresteron meningkat
b)
Prostaglandin meningkat, progesteron meningkat
c)
Estrogen menurun, progesteron menurun
d)
Progesteron menurun, oksitosin meningkat
e)
Estrogen meningkat, oksitosin meningkat
38.
Seorang perempuan G1P0A0, hamil 32 minggu, datang ke TPMB pukul 07.00 WIB. Keluhan mules yang kuat dan keluar lendir darah. Setelah anamnesa dan pemeriksaan lengkap bidan akan melakukan rujukan. Keluarga meminta waktu untuk bermusyawarah menentukan tempat rujukan. Pukul 09.00 WIB keluarga masih belum memutuskan untuk merujuk ibu kemana. Kondisi ibu semakin mules dan ingin meneran. Bidan segera mengambil keputusan membawa ibu ke rumah sakit terdekat tanpa menunggu keluarga. Sebutkan jenis keterlambatan yang terjadi pada kasus diatas?
a)
Keterlambatan diperjalanan
b)
Keterlambatan mengambil keputusan
c)
Keterlambatan penanganan
d)
Keterlambatan musyawarah
e)
Kelalaian perencanaan persalinan
39.
Seorang bidan sedang melakukan pertolongan persalinan. Beliau sangat menguasai dan memperhatikan mengenai pencegahan infeksi (PI) dalam pertolong persalinan. Apakah tindakan yang akan dilakukan bidan?
a)
Tidak menggunakan sarung tangan
b)
Memakai Alat Perlindungan Diri (APD) tanpa masker
c)
Membuang benda tajam dalam sefty box
d)
Merendam alat bekas pakai dalam klorin 10 % selama 5 menit
e)
Melakukan pemeriksaan dalam setiap 2 jam
40.
Seorang perempuan umur 27 tahun, G1P0A0 hamil 38 miinggu. Hasil pemeriksaan TFU 40 cm, puka, bagian terendah janin kepala masih bisa digoyangkan dan berdasarkan hasil pemeriksaan USG terlihat ada lilitan tali pusat pada leher janin sehingga dokter menganjurkan untuk melahirkan secara operasi cesaria. Apakah faktor apa yang mempengaruhi persalinan pada kasus diatas?
a)
Passage
b)
Passager
c)
Psikologis
d)
Power
e)
Penolong
41.
Seorang bidan sedang dalam pertolong persalinan. Menurut Permenkes No.21 Tahun 2021, bidan harus didampingi oleh tenaga kesehatan yang lain. Berapa orang yang sesuai peraturan tersebut?
a)
2 orang bidan, 1 orang dokter
b)
3 orang tenaga kesehatan apa saja
c)
2 orang bidan, 1 orang dokter, 1 orang perawat
d)
3 orang perawat
e)
1 orang bidan, 2 orang dokter
42.
Seorang perempuan umur 18 tahun, G1P0A0, datang ke TPMB dengan keluhan mules yang semakin sering, sudah keluar lendir darah pervaginam. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik diketahui TFU 1/2 pusat dan PX. His2x/10'/35". Portio tebal kaku, pembukaan 2 cm, ketuban utuh, kelapa hodge 2. Apakah tindakan yang harus dilakukan bidan?
a)
Anjurkan ibu jalan-jalan dan bergerak
b)
Anjurkan ibu makan dan minum agar kontraksi lebih bagus
c)
Lakukan observasi kemajuan persalinan menggunakan lembar observasi
d)
Lakukan rujukan segera ke RS dengan fasilitas NICU
e)
Anjurkan ibu pulang terlebih dahulu dan datang saat kontraksi sudah kuat
43.
Seorang perempuan baru saja melahirkan bayi. Sesaat setelah bayi lahir ibu tidak merasakan mules. Apakah fisiologi yang terjadi pada kasus diatas?
a)
Uterus langsung berkontraksi dan menebal
b)
Uterus relaksasi dan menipis sehingga bagian plasenta terlepas
c)
Ukuran uterus mengecil dan menebal sehingga plasenta bisa terlepas
d)
Uterus berkontraksi secara menyeluruh dan melepaskan plasenta dari tengah
e)
Plasenta mengecil seiring volume rahim yang mengecil dan membuat plasenta lepas dari pinggir
44.
Seorang perempuan umur 17 tahun, hamil 38 bulan, datang ke TPMB dengan keluhan mules-mules dan keluar lendir darah serta ada rasa ingin mengedan. Bidan melakukan pemeriksaan ternyata pembukaannya sudah lengkap dan bagian terendah janin sudah di dasar panggul. Pada saat dipimpin mengedan ibu menjerit- jerit sambil menangis sehingga menyulitkan bidan untuk menolong persalinannya. Faktor apa yang mempengaruhi persalinan pada kasus tersebut?
a)
Passage
b)
Passager
c)
Power
d)
Psikologis
e)
Penolong
45.
Seorang perempuan dalam proses persalinan. Hasil pemeriksaan bidan menyatakan bahwa presentasi kepala janin ada pada bidang Hodge 3. Proses apakah yang biasanya terjadi pada janin dalam kondisi ini?
a)
Kepala janin anggegment
b)
Terjadi putaran faksi dalam
c)
Tejadi defleksi maksimal
d)
Tejadi fleksi maksimal
e)
Terjadi putaran faksi luar
46.
Seorang perempuan dalam proses persalinan. Hasil pemeriksaan palpasi abdomen kepala janin 3/5, berarti hasil pemeriksaan dalam kepala berada di Hodge 2. Dimanakan posisi kepala bagi saat ini (setinggi apa)?
a)
Setinggi pinggir atas simpisis dan promontorium
b)
Setinggi OS Cocsigys
c)
Setinggi pinggir bawah simpisis
d)
Setinggi spina ischiadica
e)
Di dasar panggul
47.
Seorang perempuan G1P0A0, hamil 39 minggu, sedang bersalin di TBPM. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, suhu 36oC, P 24 x/menit. TFU 32 CM, presentasi kepala, perlimaan 3/5, kontraksi 3 kali/10’/45 detik, kandung kemih kosong, DJJ 140 x/menit, pembukaan 3 cm, UUK kiri depan, ketuban (+) dan sutura teraba. Setelah 4 jam bidan melakukan kembali pemeriksaan tanda-tanda vital, hasilnya: TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, suhu 365oC, P 24 x/menit. Berapa kenaikan suhu yang masih dalam batas normal pada kasus diatas?
a)
1-2oC
b)
0,5-1oC
c)
1oC
d)
2oC
e)
0,5-2oC
48.
Seorang perempuan G1P0A0, hamil 39 minggu, sedang bersalin di TBPM. Ibu tampak berkeringat. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, suhu 36oC, P 24 x/menit. TFU 32 CM, presentasi kepala, perlimaan 3/5, kontraksi 3 kali/10’/45 detik, kandung kemih kosong, DJJ 140 x/menit, pembukaan 3 cm, UUK kiri depan, ketuban (+) dan sutura teraba. Perubahan sistem tubuh apakah yang terjadi pada kasus diatas?
a)
Metabolisme
b)
Kardio vaskuler
c)
Gastro intestinal
d)
Urinaria
e)
Pernafasan
49.
Seorang perempuan G1P0A0, hamil 39 minggu, sedang bersalin di TPMB. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, suhu 36oC, P 24 x/menit. TFU 32 CM, presentasi kepala, perlimaan 1/5, kontraksi 5 kali/10’/45’, kandung kemih kosong, DJJ 140 x/menit, pembukaan 6 cm, UUK kiri depan, ketuban (+) dan sutura teraba. Perubahan psikologis apakah yang terjadi pada kasus diatas?
a)
Senang dan siap untuk mengedan
b)
Antusias karena sudah tiba waktu persalinan
c)
Kontrol diri menurun, panik apakah dapat melahirkan secara normal
d)
Sensitif dan mulai mudah tersinggung
e)
Merasa siap untuk bersalin tanpa ada kecemasan
50.
Seorang perempuan G1P0A0, hamil 39 minggu, sedang bersalin di TPMB. Mulai mengatakan sakit pinggang dan mules yang kuat. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, suhu 36oC, P 24 x/menit. TFU 32 CM, presentasi kepala, perlimaan 1/5, kontraksi 3-4 kali/10’/45’, kandung kemih kosong, DJJ 140 x/menit, pembukaan 5 cm, UUK kiri depan, ketuban (+) dan sutura teraba. Bidan meminta suami untuk membantu mengurangi nyeri. Metode apakah yang tepat untuk dilakukan suami pada kasus diatas?
a)
Hypnoterapi
b)
Terapi air hangat
c)
Akupuntur
d)
Akupresuer
e)
Massage
51.
Seorang perempuan G1P0A0, hamil 39 minggu, sedang bersalin di TPMB. Mulai mengatakan sakit pinggang dan mules yang kuat. Suami melakukan penekanan pada lumbal selama 20 menit untuk menghambat respon nyeri menuju spinalis dan otak, sehingga menyebabkan penurunan respon nyeri dan ketegangan otot . Disebut apakah tindakan yang dilakukan suami pada kasus diatas?
a)
Massage counter
b)
Akupressure
c)
Hypnoterapi
d)
Counter pressure
e)
Massage lumbal
52.
Seorang perempuan G1P0A0, hamil 39 minggu, sedang bersalin di TPMB. Mulai mules sejak tadi malam. Hasil anamenesa makan terakhir pukul 20.00 WIB. Hasil pemeriksaan TD 90/60 N 80x/’ S:37oC. TFU 30 cm, DJJ 136x/’, pembukaan 9 cm, presentasi kepala hodge 2, ketuban (+). Apakah asuhan yang tepat pada kasus diatas?
a)
Menganjurkan ibu untuk makan nasi rames
b)
Menganjurkan ibu untuk makan bubur
c)
Menganjurkan ibu minum jus buah atau teh manis
d)
Menagnjurkan ibu makan snack atau coklat
e)
Menganjurkan ibu minum air mineral kalengan
53.
Seorang perempuan umur 20 th G1 P0 A0 hamil 40 minggu datang ke PMB pada pukul 08.00 WIB, dengan keluhan perut terasa kencang sejak pukul 03.00 WIB. Bagaimana langkah yang harus dilakukan bidan pada kasus tersebut ?
a)
Melakukan tindakan
b)
Mengumpulkan data
c)
Membuat keputusan klinik
d)
Menentukan diagnosa
e)
Menilai keluhan ibu
54.
Seorang perempuan umur 25 th G1 P0 A0 hamil 39 minggu, sedang dalam proses persalinan, mengeluh mules semakin kuat. DJJ 132 x /mnt, His 4x/10'/45", kandung kemih kosong, tampak lendir darah mengotori vulva ibu, VT pembukaan 8 cm, ketuban (+), kepala turun HIII+, tidak ada molase. Apakah asuhan sayang ibu pada kasus tersebut?
a)
Membersihkan kemaluan ibu
b)
Memecahkan ketuban
c)
Menganjurkan ibu jalan-jalan
d)
Meminta ibu untuk BAK
e)
Episiotomi
55.
Seorang perempuan, G1 P0 A0 Hamil Aterm. Datang ke PMB hendak bersalin, pukul 11.30 WIB, DJJ 140x/', HIS 3x/10'/45". ketuban pecah spontan, warna jernih, bau khas, jumlah sedikit, VT ketuban negatif, portio lunak, pembukaan 9, kepala Hodge III, oksiput anterior. Apakah asuhan sayang ibu pada kasus tersebut adalah
a)
Memimpin meneran
b)
Menganjurkan ibu untuk miring
c)
Melakukan episiotomi
d)
Meganjurkan keluarga memberi makan dan minum
e)
Memberikan infus RL untuk antisipasi kegawatan
56.
Seorang perempuan GIP0A0 mau melahirkan, sudah dipimpin mengejan dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB bayi belum lahir, DJJ 140x/menit, kontraksi uterus 3x dalam 10 menit, lama 40 detik, KU ibu baik. Berdasarkan kasus tersebut tindakan apa yang harus dilakukan sebagai perwujudan 5 benang merah?
a)
Membuat keputusan klinik
b)
Tindakan pencegahan infeksi
c)
Asuhan sayang ibu
d)
Tindakan pendokumentasian
e)
Mempersiapkan rujukan
57.
Seorang perempuan G1 P0 A0 melahirkan pukul 11.00. Setelah bayi lahir bidan memfasilitasi IMD. Berdasarkan kasus di atas, tindakan yang dilakukan bidan yaitu wujud dari?
a)
Membuat keputusan klinik
b)
Tindakan pencegahan infeksi
c)
Asuhan sayang ibu
d)
Tindakan pendokumentasian
e)
Mempersiapkan rujukan
58.
Seorang bidan sedang melakukan asuhan persalinan. Saat tindakan bidan mengambil alat seperti pada gambar. Apakah tindakan yang akan dilakukan bidan pada kasus diatas?
a)
Melakukan episiotomi
b)
Melakukan pemotongan tali pusat
c)
Menggunting benang jahit
d)
Menggunting jaringan kulit yang tidak rapi
e)
Menggunting kasa
59.
Seorang perempuan, umur 28 tahun dalam masa Kala II persalinan anak kedua di TPMB. Pada saat Kepala bayi Crowning Bidan melindungi perineum, kemudian kepala bayi lahir. Apakah langkah selanjutnya yang dikerjakan bidan?
a)
Menunggu putaran paksi luar
b)
Memeriksa Kemungkinan adanya lilitan tali pusat
c)
Melahirkan bahu posterior
d)
Melahirkan bahu anterior
e)
Melahirkan tubuh atas dan lengan
60.
Seorang perempuan, umur 28 tahun dalam masa Kala III persalinan anak kedua di PMB A. Bidan A melakukan pertolongan persalinan. Selanjutnya Bidan A akan melakukan penyuntikan oksitosin. Apakah tindakan yang perlu dilakukan sebelum asuhan tersebut diberikan?
a)
Mengklem tali pusat
b)
Melakukan kateterisasi utuk mengeluarkan urin
c)
Melihat tanda tanda pelepasan plasenta
d)
Memindahkan klem 5-10 cm didepan vulva
e)
Memeriksa apakah ada janin ke-2
61.
Seorang perempuan, umur 28 tahun dalam masa Kala III persalinan anak kedua di TPMB. Bidan melakukan pertolongan persalinan. Bidan melahirkan plasenta dengan PTT dan dorso kranial, kemudian plasenta lahir. Apakah tindakan bidan selanjutnya?
a)
Memeriksa kelengkapan plasenta
b)
Massage uterus
c)
Mengecek laserasi
d)
Memantau kontraksi uterus
e)
Mengajarkan keluarga melakukan massage dan menilai kontraksi uterus
62.
Seorang Perempuan usia 25 tahun, G1P0A0 hamil 40 minggu datang ke TPMB, mengeluh mules dan keluar darah lendir dan ada perasaan ingin BAB. Bidan melakukan Vaginal Toucher (VT) didapatkan hasil vulva vagina tidak ada kelainan, pembukaan 10 cm ketuban untuh, presentasi kepala, H III. Kemudian Bidan melakukan amniotomi. Apakah kerugian dari dilakukan tindakan pada kasus tersebut
a)
Dapat terjadi Fase aktif memanjang
b)
Menyebabkan disproporsicefalovelviks
c)
Adanya trauma kepala janin akibat tekanan deferensi meningkat
d)
Dapat terjadi inertia uteri
e)
Dapat terjadi gangguan penurunan kepala janin
63.
Seorang Perempuan usia 25 tahun, G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke TPMB, mengeluh mules dan keluar darah lendir dan ada perasaan ingin BAB. Bidan W melakukan Vaginal Toucher (VT) didapatkan hasil pembukaan 10 cm ketuban untuh, presentasi kepala, H IV. Kemudian Bidan W melakukan amniotomi. Apakah alat yang digunakan Bidan untuk tindakan tersebut?
a)
Koher
b)
½ Koher
c)
Klem
d)
Scapel
e)
Tenaculum
64.
Seorang perempuan umur 30 tahun hamil 40 minggu dalam masa kala II persalinan anak kedua di RS. Hasil Pemeriksaan Kontraksi kuat 3x/10’/50”. DJJ 110x/menit irregular, ketuban pecah warna hijau. Saat pertolongan persalinan Bidan memutuskan untuk melakukan tindakan episiotomi. Apakah indikasi sehingga Bidan melakukan episiotomi pada kasus tersebut
a)
Perineum Kaku
b)
Gawat Janin
c)
Prematur
d)
Turtle sign
e)
Inertia Uteri
65.
Seorang perempuan melahirkan anak pertama 1 jam yang lalu bayi lahir spontan, BB 3000 gr, PB 50 cm dan jenis kelamin perempuan. Berdasarkan hasil pengkajian di temukan KU ibu baik, TFU 2 jari diatas pusat, plasenta belum lahir. Apakah analisa untuk kasus diatas?
a)
Persalinan kala I fase aktif
b)
Persalinan kala I fase latent
c)
Persalinan kala II
d)
Persalinan kala III
e)
Persalinan kala IV
66.
Seorang perempuan, 27 tahun, G1P0A0, sedang dalam kondisi bersalin di sebuah TPMB. Bidan menyarankan ibu meneran dalam posisi setengah duduk. Apakah keuntungan dari posisi tersebut?
a)
Mempermudah janin melakukan rotasi
b)
Memudahkan penolong dalam memantau keadaan perineum
c)
Memperluas area panggul sebesar 28%
d)
Memberi suasana rileks pada ibu
e)
Mengurangi hambatan dalam meneran
67.
Seorang perempuan, 26 tahun, G3P2A0, sedang dalam kondisi bersalin di sebuah TPMB. Bidan menyarankan ibu meneran dalam posisi jongkok. Apakah keuntungan dari posisi tersebut?
a)
Mempermudah janin melakukan rotasi
b)
Memudahkan penolong dalam memantau keadaan perineum
c)
Memperluas area panggul sebesar 28%
d)
Memberi suasana rileks pada ibu
e)
Mengurangi hambatan dalam meneran
68.
Seorang ibu telah menunjukkan gejala dan tanda kala II. Bidan melakukan pemeriksaan dalam portio tidak teraba, ketuban utuh, kepala hodge 4, oksiput anterior (OA). Apakah langkah selanjutnya yang dilakukan oleh bidan?
a)
Pimpin ibu untuk meneran
b)
Lakukan amniotomi
c)
Lakukan episiotomi
d)
Anjurkan ibu untuk berjalan-jalan
e)
Anjurkan ibu memilih posisi
69.
Seorang perempuan dalam proses persalinan kala I fase aktif, mengeluhkan rasa nyeri yang semakin bertambah, ibu didampingi oleh pasangannya. Bidan meminta pasangan ibu tersebut untuk tetap mendampingi ibu dan mengajarkan cara mengurangi rasa nyeri dengan memblok rasa sakit di lumbal. Metode apakah yang dapat dilakukan oleh pasangan ibu tersebut?
a)
Akupunktur
b)
Anastesi
c)
Analgesic inhalasi
d)
Counter pressure
e)
Trancutaneus electrical nerve stimulation
70.
Seorang bidan sedang melakukan pertolongan persalinan. Beliau sangat menguasai dan memperhatikan mengenai pencegahan infeksi (PI) dalam pertolong persalinan. Tindakan yang tidak mungkin dilakukan bidan tersebut adalah?
a)
Merendam alat bekas pakai dalam klorin 10 % selama 5 menit
b)
Menggunakan sarung tangan
c)
Memakai Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap
d)
Membuang benda tajam dalam sefty box
e)
Melakukan pemeriksaan dalam sesuai indikasi.
71.
Seorang perempuan baru saja melahirkan bayi disusul dengan kelahiran plasenta. Bidan melakukan massage uteri untuk merangsang kembali kontraksi uterus dan mencegah perdarahan. Bagaimana cara yang benar pada tindakan bidan tersebut?
a)
Menggunakan jari-jari tangan
b)
Menggunakan telapak tangan dan memutar selama 10 detik
c)
Menggunakan telapak tangan, massage searah selama 10 detik
d)
Menggunakan telapak tangan, massage searah selama 15 detik
e)
Menggunakan telapak tangan, massage searah selama minimal 15 detik
72.
Seorang perempuan baru saja melahirkan. Bidan sudah menyuntikan oksitosin 1 kali. Saat ini bidan sedang PTT, tampak semburan darah tiba-tiba yang menandakan plasenta sudah terlepas yang dimulai dari pinggir plasenta. Apakah nama untuk pelepasan plasenta pada kasus diatas?
a)
Kustner
b)
Duncan
c)
Strassman
d)
Manuaba
e)
Crade
73.
Seorang bidan baru saja melahirkan plasenta, dan melakukan massage uterus selama 15 detik, sampai memastikan tanda-tanda uterus telah berkontaksi dengan baik. Apakah tanda yang dimaksudkan bidan tersebut?
a)
Teraba lembek
b)
Ukuran uterus mengecil 2 jari dibawah pusat
c)
Ibu mengalami mules kembali
d)
Uterus teraba bundar dan mengeras
e)
Tidak ada perdarahan pervaginam
74.
Seorang bidan baru saja membantu kelahiran plasenta. Setelah massage uterus dan memastikan uterus berkontraksi dengan baik, bidan lalu melakukan pemeriksaan plasenta bagian maternal. Apa nama bagian yang diperiksa oleh bidan tersebut?
a)
Kotiledon
b)
Selapur ketuban
c)
Tali pusat
d)
Sisa plasenta
e)
Umbilical
75.
Seorang perempuan baru saja melahirkan bayi. Bidan sudah menyuntikan oksirosin 10 unit di paha lateral ibu, dan saat ini sedang memastikan tanda-tanda pelepasan plasenta sambil melakukan PTT. Bagaimanakah cara yang benar pada tindakan tersebut?
a)
Tarik dengan kuat agar plasenta mudah terlepas
b)
Lakukan peregangan pada tali pusat
c)
Lakukan tarikan sejajar lantai
d)
Lakukan penengangan dengan klem diujung tali pusat
e)
Pindahkan klem 10 cm depan vulva, lakukan tarikan kearah bawah, secara terkontrol.
76.
Seorang bidan baru saja membantu kelahiran plasenta. Setelah massage uterus dan memastikan uterus berkontraksi dengan baik, bidan lalu melakukan pemeriksaan kelengkapan plasenta bagian fetal. Apa nama bagian yang diperiksa oleh bidan tersebut?
a)
Kotiledon
b)
Tali pusat
c)
Selaput ketuban
d)
Umbilikal
e)
Plasenta
77.
Seorang perempuan baru saja melahirkan bayi, bidan memeriksa apakah ada janin ke-2 dan segera menyuntikan oksitosin 10 unit di paha kanan lateral ibu. Kapankah waktu yang tepat untuk tindakan bidan tersebut?
a)
Dalam 2 menit
b)
Dalam 1 menit
c)
Dalam 3 menit
d)
Dalam 30 detik
e)
Dalam 5 menit
78.
Seorang perempuan baru saja melahirkan bayi, bidan memeriksa apakah ada janin ke-2 dan segera menyuntikan oksitosin 10 unit di paha kanan lateral ibu. Lalu menjepit dan memotong tali pusat bayi. Kapankah waktu yang tepat untuk tindakan bidan tersebut?
a)
Dalam 1 menit
b)
Dalam 2 menit
c)
Dalam 3 menit
d)
Dalam 4 menit
e)
Dalam 5 menit
79.
Seorang perempuan baru saja melahirkan bayinya, bidan sudah menyuntikan oksitosin 10 unit di paha kanan lateral ibu. Bidan lalu mengeringkan bayi, mengganti kain yang basah, lalu menjepit dan memotong tali pusat. Apakah tindakan bidan selanjutnya?
a)
Memfasilitasi bayi IMD
b)
Menyelimuti bayi
c)
Menilai bayi
d)
Melakukan PTT
e)
Memeriksa tanda-tanda pelepasan plasenta
80.
Seorang bidan di TPMB sedang menegakkan diagnosa Inpartu Kala III. Apakah pernyataan yang tepat untuk kasus diatas.
a)
Pasien sudah melahirkan bayinya tapi belum melahirkan plasenta
b)
Pasien sudah pembukaan lengkap
c)
Pasien sedang dalam tahap meneran
d)
Pasien sudah melahirkan bayi termasuk plasentanya
e)
Pasien pembukaan lengkap dan sedang dipimpin meneran
81.
Seorang perempuan telah mealhirkan bayinya 10 menit yang lalu. Bidan sudah menyuntikan oksitosin 10 unit di paha kanan lateral. Saat ini bidan sedang PTT dan mengetuk-ngetuk bagian uterus untuk memastikan plasenta sudah terlepas. Apakah istilah untuk teknik yang dilakukan bidan pada kasus diatas?
a)
Crade
b)
Manuaba
c)
Dorso cranial
d)
Strassman
e)
Kustner
82.
Seorang perempuan melahirkan 30 menit yang lalu, saat ini plasenta belum lahir walaupun sudah diberikan oksitosin 2 kali. Hasil pemeriksaan: Uterus 3 jari diatas pusat, keras, kandung kemih penuh, tali pusat menjulur didepan vuva, terdapat perdarahan sedikit pervaginam. Faktor apa yang mempengaruhi persalinan pada kasus diatas?
a)
Penolong
b)
Psikologi
c)
Power
d)
Passanger
e)
Passage
83.
Seorang perempuan sedang dalam proses persalinan. Lalu lahirlah kepala bayi yang diawal dengan ubun-ubun kecil (oksiput) ubun-ubun besar (sinsiput), dahi, muka dan dagu. Disebut apakah peristiwa tersebut di dalam mekanisme persalinan?
a)
Fleksi
b)
Putaran paksi dalam
c)
Ekstensi
d)
Ekspulsi
e)
Putaran paksi luar
84.
Seorang perempuan sedang memasuki proses persalinan. Hasil pemeriksaan dalam didapatkan bahwa saat ini posisi kepala UUK kiri, di hodge 2. 4 jam kemudian posisi kepala UUK depan dan kepala sudah di hodge 3. Peristiwa apa yang terjadi pada proses diatas?
a)
Fronto - oksipito (12 cm) menjadi sub oksipito - brematika (9 cm)
b)
Sub oksipito - bregmatika (12 cm) menjadi fronto - oksipito (9 cm)
c)
Fronto - oksipito (9 cm) menjadi sub oksipito - brematika (12 cm)
d)
Sub oksipito - bregmatika (9 cm) menjadi fronto - oksipito (12 cm)
e)
Sub oksipito - bregmatika (10 cm) menjadi fronto - oksipito (9 cm)
85.
Seorang perempuan sedang memasuki proses persalinan di TPMB. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui posisi kepala janin seperti gambar dibwah ini. Apakah hasil pemeriksaan bidan berdasarkan gambar tersebut?
a)
LOA (Left Oksiput Anterior)
b)
ROA (Right Oksiput Anterior)
c)
ROP (Left Oksiput Posterior)
d)
LOP (Left Oksiput Posterior)
e)
OA (oksiput Anterior)
86.
Seorang Perempuan usia 25 tahun, G1P0A0 hamil 38 minggu datang ke TPMB, mengeluh mules dan keluar darah lendir dan ada perasaan ingin BAB. Bidan melakukan Vaginal Toucher (VT) didapatkan hasil vulva vagina tidak ada kelainan, pembukaan 10 cm ketuban utuh, presentasi kepala, H III. Analisa yang tepat yaitu?
a)
Kala 1 Fase Laten
b)
Kala 1 Fase Aktif
c)
Kala 2
d)
Kala 3
e)
Kala 4
87.
Seorang Perempuan usia 25 tahun, G1P0A0 hamil 38 minggu datang ke TPMB, mengeluh mules dan keluar darah lendir dan ada perasaan ingin BAB. Sudah melahirkan bayi dan plasenta, 1 menit yang lalu. Analisa yang tepat yaitu?
a)
Kala 1 Fase Laten
b)
Kala 1 Fase Aktif
c)
Kala 2
d)
Kala 3
e)
Kala 4
88.
Sebutkan 3 contoh asuhan sayang ibu dan bayi
4 lines
89.
Sebutkan 2 Posisi Persalinan dan Keuntungannya
4 lines
90.
Sebutkan 3 Tanda Pelepasan Plasenta
4 lines
91.
Sebutkan 4 Derajat Luka Perineum
4 lines