Font size
WorksheetsPERSALINAN
Total questions: 60
Worksheet time: 40mins
KASUS:
Seorang perempuan umur 29 tahun, G2P1A0 inpartu kala I fase aktif datang ke Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB). Hasil anamnesis: mules sejak 5 jam lalu dan sekarang semakin sering. Hasil pemeriksaan : TD: 110/70 X mmHg, N 88x/menit, S: 36,5°C, P 22x/menit, TFU 34 cm, penurunan kepala 3/5, PD : portio tipis dan lunak, pembukaan 8 cm, selaput ketuban (+), teraba fontanel anterior, penurunan kepala H-III.
Pertanyaan:
Apakah presentasi janin pada kasus tersebut ?
Presentasi Dahi
Presentasi Bahu
Presentasi Muka
Presentasi Bokong
Presentasi Belakang Kepala
KASUS:
Seorang perempuan umur 30 tahun datang ke TPMB, G2P1A0 usia kehamilan 36 minggu merasakan bahwa X keadaannya menjadi lebih enteng dan sesaknya berkurang. Tapi ibu mengeluh berjalan lebih sulit dan nyeri pada perut bagian bawah.
Pertanyaan:
Apakah tanda persalinan yang dialami ibu berdasarkan kasus diatas?
Lightening
Pollakisuria
False Labor
Energi Spurt
Gastrointestinal Upsets
KASUS :
Seorang perempuan umur 35 tahun, G3P2A0, inpartu kala III di TPMB dengan keluhan perut mules dan riwayat persalinan bayi lahir spontan 30 menit yang lalu, sudah diberikan oksitosin kedua. Hasil Pemeriksaan : X KU baik, TD 100/60mmHg, N 88x/menit. S 36° C, P 20x/menit, TFU 2 jari atas pusat, kontraksi lemah, plasenta belum lahir dan belum ada tanda tanda lepasnya plasenta, tidak ada perdarahan.
Pertanyaan :
Tindakan apakah selanjutnya yang paling tepat pada kasus tersebut?
Melakukan Peregangan Tali Pusat
Melakukan Manual Plasenta
Masase Fundus Uteri
Menyuntikkan Oksitosin Ke-2
Merujuk Ke RS
KASUS :
Seorang perempuan umur 30 tahun datang ke TPMB, G2P1A0 usia kehamilan 36 minggu mengeluh mual dan muntah beberapa hari kebelakang, dan susah buang air besar.
Pertanyaan :
Apakah tanda persalinan yang dialami ibu berdasarkan kasus diatas?
Lightening
Pollakisura
False Labor
Energi Spurt
Gastrointestinal Upsets
KASUS:
Seorang perempuan umur 22 tahun, sedang persalinan kala III di RS, plasenta lahir lengkap secara spontan. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/80 mmHg, N 80x/menit, S 37 0C, P 20 x/menit, TFU 2 jari di bawah pusat, X Kontraksi uterus keras, kandung kemih kosong, perdarahan 100 cc, terdapat robekan di vagina tetapi tidak ada perdarahan aktif.
Pertanyaan :
Apakah tindakan yang paling tepat pada kasus tersebut?
Jahit Perineum
Cek Kandung Kemih
Observasi Kondisi Ibu
Masase Fundus Uterus
Suntikan Oksitosin ke-2
KASUS;
Seorang perempuan umur 25 tahun, datang ke TPMB dengan keluhan perut mules semakin kenceng. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, S 36,5°C, P 20x/menit, TFU 38 cm, DJJ 140x/menit X teratur, kontraksi 4x/10/45", pembukaan lengkap, ketuban (-), kepala hodge IV. Bidan melakukan episiotomy dan melahirkan bayi tetapi kepala bayi tidak mengalami putar paksi luar.
Pertanyaan:
Apakah diangnosis yang paling mungkin sesuai kasus tersebut?
Fetal distrees
Distosia bahu
Fraktur klavikula
Solusio plasenta
Ketuban Pecah Dini (KPD)
KASUS:
Seorang perempuan umur 25 tahun, G1P0A0, hamil 38 minggu, datang ke Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) pukul 08.00 WIB dengan keluhan mules-mules dan ibu mengatakan cemas menghadapi persalinan, X hasil pemeriksaan : KU baik, TD : 110/70 mmHg, Nadi 80x/menit, respirasi 24x/menit,TFU 30 cm, kepala sudah masuk 2/5, hasil PD pembukaan serviks 8 cm, selaput ketuban masih utuh.
Pertanyaan:
Apakah diagnosa kebidanan berdasarkan kasus diatas?
Inpartu kala I fase laten
Inpartu kala I fase aktif akselerasi
Inpartu kala I fase aktif deselerasi
Inpartu kala I fase aktif dilatasi maksimal
Inpartu kala II persalinan
KASUS:
Seorang perempuan umur 24 tahun, P1A0 baru saja melahirkan bayinya secara spontan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), keadaan bayinya menangis kuat, warna kulit kemerahan dan tonus ototnya baik, X plasenta belum lahir. Hasil pemeriksaan : Tinggi fundus uteri setinggi pusat, sudah terdapat tanda- tanda pelepasan plasenta.
Pertanyaan:
Apakah tindakan yang dilakukan bidan berdasarkan kasus diatas?
Massase
Injeksi oksitosin
Melahirkan plasenta
Pastikan janin tunggal
Peregangan tali pusat terkendali
KASUS:
Seorang perempuan umur 24 tahun, G3P1A1 datang Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) pukul 11.30 WIB dengan keluhan mules teratur, belum ada keinginan meneran. Hasil PD : pembukaan lengkap, ketuban masih X utuh, penurunan kepala Hodge III, DJJ 140x/menit, HIS 3x10’x 45”.
Pertanyaan:
Apakah tindakan bidan yang tepat berdasarkan kasus diatas?
VT
Rujuk ke RS
Pimpin Mengejan
Pecahkan Ketuban
Menunggu putaran paksi luar
KASUS:
Seorang perempuan, umur 40 tahun, G6P5A0, usia kehamilan 39 minggu, dalam kala III persalinan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB). Riwayat kala II persalinan sangat cepat. Saat bayi diletakkan di abdomen, X tampak darah keluar tiba-tiba dari vulva. Hasil pemeriksaan: tidak ada janin kedua, Kontraksi kuat.
Pertanyaan:
Tindakan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Melahirkan plasenta
Memotong tali pusat
Cepat mengeringkan bayi
Suntik oksitosin 10 IU secara IM
Memeriksa apakah ada janin ke dua
di PMBNy. W usia 22 tahun G1P0A0 dalam kala II persalinan di PMB, telah dipimpin meneran oleh bidan selama 1 jam, akan tetapi janin belum bisa lahir. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa TTV dalam batas normal. Maka tindakan apa yang dapat dilakukan oleh bidan?
Episiotomi
Tetap memimpin persalinan
Memasang infus
Merujuk ibu ke Rumah Sakit
Melakukan manuver Mc. Robert
Ny. G baru saja melahirkan anak pertamanya di Rumah Sakit. Keadaan bayi pada saat lahir menangis kuat, kemerahan, dan bergerak aktif. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap 15 menit kemudian, serta telah dilakukan masase uterus. Dari hasil pemeriksaan ditemukan bahwa terdapat robekan jalan lahir yang mengenai seluruh perineum hingga otot sfingter ani. Diagnosa pada ibu tersebut yang tepat adalah kala IV dengan...
Laserasi Derajat 1
Laserasi Derajat 2
Laserasi Derajat 3
Laserasi derajat 4
Laserasi derjat 5
Seorang wanita G2P1A0 hamil 38 minggu dalam kondisi inpartu Kala II persalinan. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 82x/menit, RR 20x/menit, suhu 36,6 C, TFU 40 cm, DJJ 156x/menit. Kepala janin telah lahir, namun tidak terjadi putaran paksi luar. Apakah tindakan awal yang harus dilakukan oleh bidan dalam menangani kasus tersebut?
Lakukan manuver masyanti
Pasang infus
Lakukan manuver mc. robert
lakukan persalinan dengan teknik muller
lakukan episiotomi
Seorang perempuan G1P0A0 usia 24 tahun sedang mengalami proses persalinan kala II di Puskesmas. Hasil anamnesa ibu mengeluh lemas dan terlihat letih. Hasil pemeriksaan bayi lahir kemerahan, menangis kuat, tonus otot bagus dan bayi diletakkan di atas perut ibu. Tindakan apa yang selanjutnya dilakukan oleh bidan?
Melakukan penegangan tali pusat terkendali
Memeriksa adanya janin kedua
memberi suntikan oksitosin
Memotong tali pusat
Melakukan masase uterus
Ny. M usia 28 tahun G2P1A0 sedang melahirkan di RS. Hasil pemeriksaan diketahui bahwa TBJ 4.100 gram, pembukaan 10 cm, dengan reduksi urin ++. Setelah dipimpin meneran, akhirnya kepala bayi dapat lahir, namun tidak ada kemajuan persalinan dan terdapat turtle sign. Apakah diagnosa yang tepat pada Ny. M berdasarkan kasus diatas?
CPD
Makrosomi
Lilitan tali pusat
Distosia bahu
Malposisi
Seorang perempuan usia 21 tahun G1P0A0 sedang inpartu di PMB. Setelah dipimpin persalinan selama 1.5 jam, maka bayi dapat lahir dengan kondisi yang baik. Bidan telah memberikan suntikan oksitosin 10 IU secara IM pada ibu bersalin tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan tindakan PTT selama 15 menit, namun plasenta masih belum lepas. Maka tindakan apa yang harus dilakukan oleh bidan berdasarkan kasus tersebut?
Melakukan manual plasenta
Melakukan rujukan
Melakukan masase
Memberi suntikan oksitosin ke 2
Memasang infus
Ny. A hamil 38 minggu datang ke PMB dengan mengatakan mules teratur dan terdapat pengeluaran cairan bercampur darah. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa terjadi pembukaan 8 cm dan teraba fontanel anterior dan orbita. Presentasi janin berdasarkan kasus tersebut adalah...
Presentasi muka
Presentasi kepala
presentasi bokong
Presentasi dagu
Presentasi dahi
Bayi Ny. F baru saja lahir dengan keadaan langsung menangis, warna kulit merah, pernafasan teratur, dan gerakan aktif. Setelah itu, bayi dikeringkan dan diletakkan di atas perut ibu, setelah dipalapasi tidak ada janin kedua dan oksitosin telah diberikan. Tindakan selanjutnya yang dilakukan bidan adalah...
Jepit, potong, ikat tali pusat
IMD
Resusitasi
Pemeriksaan fisik
Manajemen aktif kala III
Ny. R hamil dengan usia kehamilan 38 minggu datang ke praktik mandiri bidan dengan keluhan mulas dan terdapat pengeluaran lendir bercampur darah. Dari hasil pemeriksaan diketahui pembukaan 8 cm, ketuban (+), dan teraba tali pusat di samping kepala. Diaganosis apa yang tepat berdasar kasus tersebut?
Inpartu Kala I dengan tali pusat menumbung
Inpartu Kala I dengan plasenta previa
Inpartu Kala I dengan KPD
Inpartu Kala I dengan KPSW
Inpartu Kala I dengan tali pusat terkemuka
Ny. H G2P1A0 UK38 minggu saat ini sedang dalam kala II, tampak kepala janin 5-6 cm dari vulva. Maka tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh bidan adalah...
Meletakkan handuk di atas perut ibu
meletakkan alas bokong
mendekatkan alat persalinan
menyiapkan oksitosin
Memakai handscoon
Batasan Kala II yaitu.....
dari terjadinya dilatasi seviks 1 cm sampai 4 cm
dari terjadinya dilatasi serviks 4 cm sampai 10 cm
dari pembukaan lengkap sampai bayi lahir
dari bayi lahir sampai plasenta lahir
dari plasenta lahir sampai 2 jam kemudian
Di bawah ini yang bukan merupakan asuhan sayang ibu yaitu.....
klisma sebelum dimulainya persalinan
pendamping persalinan
posisi persalinan sesuai pilihan ibu
asupan nutrisi selama persalinan
dukungan/ semangat kepada ibu
Posisi persalinan yang dapat mengurangi penekanan pada vena cava inferior sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya hipoksia, memberikan rasa rileks, mencegah terjadinya laserasi....
setengah duduk
berbaring miring ke kiri
jongkok
berdiri
merangkak
Masuknya Kepala ke dlm Pintu Atas Panggul pada primigravida biasanya terjadi pada....
permulaan persalinan
saat ibu mengedan
kala II persalinan
bulan terakhir kehamilan
saat mewati simpisis
Bila sutura sagitalis terdapat di tengah-tengah jalan lahir tepat di antara simpisis dan promontorium disebut....
sinklitismus
asinklitismus posterior
asinklitismus anterior
ekstensi
defleksi
Suatu potongan chirurgis yang dibuat sesaat sebelum persalinan pada daerah otot diantara vagina dan anus (perineum) untuk memperbesar lubang vagina disebut....
amniotomi
episiotomi
laparotomi
kleidotomi
laparoskopi
Di bawah ini yang merupakan penatalaksanaan distosia bahu yaitu....
manuver brach
masanti
manuver mc robert
lovset
klasik
Penyebab terjadinya distosia bahu salah satunya yaitu...
prematuritas
dismatur
postmatur
BBLR
makrosomia
Bidang yang dibentuk pada lingkaran PAP dengan bagian atas symphisis dan promontorium merupakan bidang hodge...
hodge 1
hodge 2
hodge 3
hodge 4
hodge 5
garis khayal dalam panggul ibu dalam masa persalinan yang diciptakan untuk mengetahui posisi penurunan kepala janin merupakan penilaian dengan....
perlimaan
partograf
bidang hodge
palpasi
leopold
Persalinan disebut juga.......
Parturien
Aterm
Partus
Mature
Proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan disebut.....
Persalinan
Persalinan normal
Persalinan Anjuran
Persalinan Buatan
Yang tidak termasuk macam persalinan yaitu....
Persalinan Normal
Persalinan Buatan
Persalinan Anjuran
Persalinan Matur
Proses penuaan plasenta menyebabkan.....
meregangnya uterus
serviks membuka
progesteron menurun
hipoksia otot
Kala II Persalinan disebut juga
Kala pembukaan
Kala Pengeluaran
Kala Pengeluaran plasenta
Kala Pengawasan
Yang termasuk tanda-tanda dimulainya persalinan yaitu
His yang lebih teratur
His palsu
His yang bertambah sering
His yang kuat
Kala I Persalinan
membukanya serviks
pengeluaran janin
pengeluaran uri
pemantauan selama 2 jam
Kondisi dimana kepala turun memasuki pintu atas panggul terutama pada primigravida, kira–kira 2–3 minggu sebelum mulainya persalinan, disebut
Bloody show
Lightening
False labour
Polikisuria
Seorang perempuan, umur 25 tahun, hamil anak pertama, usia kehamilan 9 bulan, datang ke PMB dengan keluhan mules yang teratur setiap 5 menit. Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal, kontraksi uterus teratur, interval 5 menit, durasi 30-35 detik.
Kondisi apa yang ditunjukkan oleh perempuan tersebut?
Hamil normal
Gangguan kehamilan
Tanda-tanda inpartu
Gejala terjadi keguguran
Tujuan asuhan persalinan normal adalah
menjaga kelangsungan hidup ibu dan bayi
meningkatkan kualitas asuhan
meningkatkan intervensi tindakan
mengurangi angka kecatatan pada bayi
Pernyataan yang benar tentang kala IV
Fase sejak adanya pembukaan serviks hingga 2 jam pasca salin
Fase sejak adanya pembukaan serviks hingga lahirnya bayi
Fase sejak lahirnya bayi hingga lahirnya plasenta
Fase sejak lahirnya plasenta hingga 2 jam pasca salin
Manakah pernyataan yang benar tentang perubahan fisiologis pada kala IV?
Suhu >380C
Ibu bersalin merasa mual sampai muntah
Kandung kemih kosong (lambat terisi)
Tangan penolong bisa masuk ke dalam rongga rahim
Manakah tindakan awal yang benar pada kala IV?
Lakukan masasase uterus secara sirkuler
Lakukan Inisiasi Menyusu Dini
Periksa kelengkapan plasenta
Periksa TD dan nadi ibu bersalin
Berapakah TFU setelah plasenta lahir?
2 jari atas pusat
sepusat
2 jari bawah pusat
pertengahan pusat-symphisis
Apabila tekanan darah ibu bersalin turun 15 mmHg dari TD awal, berapakah perkiraan kehilangan darah yang dialami ibu tersebut?
200 - 300 ml
300 - 400 ml
400 - 500 ml
>500 ml
Pemantauan apa saja kah yang dilakukan pada kala IV?
TD, Nadi, Suhu, TFU, kontraksi uterus, kandung kemih dan perdarahan
TD, Nadi, Respirasi, TFU, kontraksi uterus, kandung kemih dan perdarahan
TD, Nadi, Suhu, TFU, atonia uteri, kandung kemih dan perdarahan
TD, Nadi, Suhu, TFU, kontraksi uterus, kelengkapan plasenta dan perdarahan
Manakah yang termasuk tanda bahaya pada ibu pasca salin?
Demam dan nyeri kontraksi
Keluar darah dan bayi tidak mau menyusu
Keluar banyak bekuan darah dan bau busuk dari vagina
Nyeri panggul dan pusing
Larutan klorin 0,5% tidak bisa digunakan untuk...
Membersihkan tubuh ibu
Matras alau alas plastik tempat tidur
Pakain dan sarung saat persalinan
Partus set
Laserasi jalan lahir derajat / grade berapakah bila terjadi robekan pada gambar ini?
Derajat satu
Derajat dua
Derajat tiga
Derajat empat
Apakah obat anaestesi yang digunakan sebelum dilakukan penjahitan perineum?
Lidokain HCL 20 mg/ml
Xilocain 20 mg/ml
Lidokain HCL 1%
Xilocain 0,1%
Jika kepala janin sudah putaran paksi dalam artinya kepala janin sudah melewati?
(a)
Apabila diameter biparietal kepala melewati pintu atas panggul, kepala dikatakan telah terfiksasi pada pintu atas panggul. Kondisi ini merupakan salah satu tahapan mekanisme persalinan yaitu?
(a)
Gerakan janin dalam menyesuaikan dengan ukuran dirinya dengan ukuran panggul saat kepala melewati panggul?
(a)
Kepala bayi sudah masuk ke pintu bawah simfisis, sejajar dgn pintu atas panggul dengan bagian atas simfisis dan promontorium. Penurunan janin tersebut sudah masuk ke dalam bidang Hodge?
(a)
Kepala janin mendekat ke arah promontorium sehingga os parietalis lebih rendah disebut dengan?
(a)
Kepala janin mendekat ke arah simfisis dan tertahan oleh simfisis pubis disebut dengan?
(a)
Suatu kondisi dimana bagian terbawah janin telah melewati panggul. Ini merupakan salah satu tahapan mekanisme persalinan yaitu..
(a)
Dimulai pada bidang setinggi spina ischiadika. Setiap kali terjadi kontraksi, kepala janin diarahkan kebawah lengkung pubis dan kepala berputar saat mencapai otot panggul.
Pada tahapan mekanisme persalinan apakah kondisi ini berlangsung?
(a)
Setelah bahu keluar, kepala dan bahu diangkat ke atas tulang pubis ibu dan badan bayi dikeluarkan dengan gerakan fleksi lateral ke arah simfisis pubis.
Pada tahapan mekanisme persalinan apakah kondisi ini berlangsung?
(a)
Bidang yang sejajar dengan bidang Hodge I dan II, terletak setinggi spina ischiadica kanan dan kiri adalah..
(a)
