NEW
Font size
WorksheetsEAS ASUHAN KEBIDANAN ESENSIAL NIFAS, NEONATUS, BAYI BALITA ANAK PRASEKOLAH TA 2025-2026
Total questions: 60
Worksheet time: 45mins
Neonatus Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan (NCB SMK)
Neonatus Cukup Bulan Kecil Masa Kehamilan (NCB KMK)
Neonatus Cukup Bulan Besar Masa Kehamilan (NCB BMK)
Neonatus Kurang Bulan Sesuai Masa Kehamilan (NKB SMK)
Neonatus Kurang Bulan Besar Masa Kehamilan (NKB BMK)
Berat Badan Bayi < 2500 gram
Panjang Badan Bayi 48-50 cm
Pergerakan Bayi
Tanda tanda vital
Usia Kehamilan
Neonatus Dini
Neonatus Lanjut
Bayi
Batita
Perinatal
Neonatus
Bayi
Batita
Anak pra sekolah
Perinatal
Kadar Bilirubin indirect
Kadar Bilirubin Direct
Kadar Haemoglobin
Kadar Haematokrit
Kadar Leukosit
NCB SMK
NKB SMK
NCB KMK
NKB KMK
NCB BMK
4 tahun
4 tahun 2 bulan
5 tahun 2 bulan
5 tahun 3 bulan
NCB SMK
NKB SMK
NCB KMK
NKB KMK
NKB BMK
Demokratis
Permisif
Otoriter
Militer
Toleransi
Fisik
keluarga dan agama
Biologis
adat dan budaya
Psikososial
Neonatus Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan (NCB SMK)
Neonatus Cukup Bulan Kecil Masa Kehamilan (NCB KMK)
Neonatus Cukup Bulan Besar Masa Kehamilan (NCB BMK)
Neonatus Kurang Bulan Sesuai Masa Kehamilan (NKB SMK)
Neonatus Kurang Bulan Besar Masa Kehamilan (NKB BMK
Neonatus Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan (NCB SMK)
Neonatus Cukup Bulan Kecil Masa Kehamilan (NCB KMK)
Neonatus Kurang Bulan Kecil Masa Kehamilan (NKB KMK)
Neonatus Kurang Bulan Sesuai Masa Kehamilan (NKB SMK)
Neonatus Kurang Bulan Besar Masa Kehamilan (NKB BMK)
Hari ke 2 – 4
Hari ke 3 – 7
Hari ke 4 – 6
Hari ke 7 – 14
Hari ke 8 – 28
KN 1
BKN 2
KN 3
KN 4
KN 5
Elastisitas daun telinga baik
Terdapat lanugo di tubuh bayi
Berat badan bayi 2900 gram
Testis belum masuk ke dalam scrotum
Kulit kenyang dan turgor kulit baik
Orangtua akan mudah mengawasi anaknya
Bayi akan terhindar dari berbagai komplikasi
Bayi akan merasa dicintai, diperhatikan, dipercaya, merasa aman dan berani
Bayi akan menjadi anak yang manja dan penuh kasih sayang
Ibu akan merasa bangga dan berharga karena mampu memberikan yang terbaik
Jaga lingkungan sekitar tali pusat hangat
Jaga tali pusat kering dan bersih
Berikan ASI sesering mungkin
Gunakan plester untuk membalut tali pusat
Bungkus tali pusat dengan kassa yang diberi antiseptic
Maternal
Lingkungan
Genetik
Perinatal
Sosial
Asah
Asuh
Asih
Pokok
Wajib
0-3 bulan
3-6 bulan
6-9 bulan
9-12 bulan
12-24bulan
Pemberian ASI eksklusif sejak lahir
Stimulasi dini yang diberikan oleh ibu
Lingkungan sosial ekonomi keluarga
Kebersihan pakaian dan perlengkapan bayi
Kesehatan ibu selama kehamilan dan proses persalinan
Kurangnya aktivitas fisik bayi
Pemberian MPASI yang tidak bervariasi dan kurang gizi
Frekuensi tidur yang berlebihan
Pola mandi yang tidak teratur
Stimulasi permainan yang kurang
Memaksa anak makan sayur setiap kali makan
Mengajak anak memilih dan menyiapkan sayuran bersama agar tertarik
Memberikan vitamin tambahan setiap hari
Menghindari semua makanan cepat saji
Menyembunyikan sayur dalam makanan tanpa sepengetahuan anak
Bayi belum bisa menggenggam dengan kuat
Berat badan turun lebih dari 10% dari berat lahir
Bayi belum bisa menatap wajah ibu
Refleks hisap belum tampak aktif
Bayi belum bisa mengangkat kepala
Memberi mainan warna-warni di sekeliling tempat tidur
Mengajak bayi berbicara dan menatap wajah ibu
Melatih bayi duduk dengan bantal penyangga
Mengajarkan bayi memegang mainan kecil
Melatih bayi berdiri di pangkuan
Meyakinkan ibu bahwa semua bayi berbeda tanpa pemeriksaan
Menjelaskan tahapan perkembangan visual dan melakukan observasi bersama
Menyuruh ibu tidak khawatir karena bayi pasti akan bisa
Mengarahkan ibu untuk mencari informasi sendiri
Menyuruh ibu menunggu hingga bayi berumur 2 bulan
Gangguan motorik kasar
Gangguan berat badan tidak sesuai umur
Gangguan sosial-emosional
Gangguan bahasa reseptif
Gangguan kognitif dini
Memberikan mainan yang bisa digenggam dan dipindah tangan
Melatih bayi menepuk tangan saat mendengar lagu
Meminta bayi berjalan sambil dipegang tangannya
Melatih bayi berdiri tanpa pegangan
Memberikan sendok untuk makan sendiri
Mengajak bayi bercakap dan menirukan suara ibu
Memberikan kartu huruf dan angka
Memperdengarkan lagu anak sekolah
Membacakan cerita panjang setiap malam
Mengajari menyebut nama sendiri
Pertumbuhan normal
Gizi kurang dan perlu pemantauan
Gizi buruk dan perlu rujukan
Berat badan berlebih
Tinggi badan sangat pendek
Merujuk langsung ke dokter spesialis anak
Melakukan skrining SDIDTK aspek bahasa
Memberikan vitamin penambah daya ingat
Mengajarkan menulis nama di rumah
Memberikan terapi wicara tanpa rujukan
Melatih anak menggunakan sendok dan memberi pujian
Menyuruh anak makan sambil menonton TV
Memaksa anak makan cepat agar tidak tumpah
Menghentikan latihan makan jika anak menolak
Memberi hadiah mainan setiap kali makan
Menjelaskan dengan sabar kemampuan bicara tiap anak berbeda
Menyuruh ibu untuk mencari pengobatan alternatif
Mengabaikan kekhawatiran ibu karena hal itu wajar
Memberi jawaban singkat tanpa pemeriksaan
Menyuruh ibu menunggu hingga anak sekolah
Gangguan sosial-emosional
Gangguan pertumbuhan fisik
Gangguan kognitif berat
Gangguan bahasa reseptif
Gangguan koordinasi motorik
Memberikan stimulasi baca-tulis-hitung dan melatih kemandirian
Mengajarkan hafalan akademik sejak dini
Memperbanyak waktu tidur siang
Menghindari kegiatan bermain
Memberikan pelajaran tambahan setiap hari
Waktu layar dibatasi maksimal 1 jam/hari dan diganti dengan aktivitas fisik
Gadget boleh digunakan sepanjang hari asal edukatif
Tidak perlu khawatir karena anak tampak senang bermain
Biarkan anak memilih sendiri aktivitas yang disukai
Gunakan gadget untuk menstimulasi bicara anak
Memandikan bayi segera agar tubuh bersih dan segar
Menunda mandi minimal 24 jam dan melakukan kontak kulit dengan ibu
Membungkus bayi dengan selimut tanpa kontak dengan ibu
Menyemprot bayi dengan air hangat agar tetap lembap
Memberikan pemanas ruangan tanpa kontak langsung
Memberikan susu formula agar berat badan bayi cepat naik
Melakukan inisiasi menyusu dini dan membantu perlekatan yang benar
Memberikan air putih di antara waktu menyusui
Menjemur bayi di bawah sinar matahari agar lebih aktif
Memberikan madu untuk meningkatkan energi
MPASI diberikan sejak bayi berumur 4 bulan
MPASI diberikan mulai usia 6 bulan bersamaan dengan ASI
MPASI diberikan sejak bayi menunjukkan minat pada makanan
MPASI diberikan hanya setelah gigi tumbuh
MPASI diberikan bila bayi tampak lapar sebelum usia 6 bulan
Menunda imunisasi sampai ibu yakin
Memberikan edukasi bahwa vaksin aman dan mencegah penyakit serius
Meyakinkan ibu bahwa rumor tersebut benar
Menyarankan mencari pendapat di media sosial
Memberikan vitamin pengganti imunisasi
Memaksa anak makan sayur setiap kali makan
Mencontohkan makan sayur dan memberi pilihan menu bervariasi
Mengganti sayur dengan suplemen vitamin
Menyembunyikan sayur dalam makanan tanpa anak tahu
Menghentikan pemberian sayur untuk sementara
Menyalahkan ibu karena tidak bisa mendidik anak
Menjelaskan variasi normal aktivitas anak dan pentingnya stimulasi positif
Menyarankan ibu menghukum anak agar lebih tenang
Mengabaikan keluhan ibu karena anak terlihat sehat
Menyuruh ibu segera memberi obat penenang
Pemeriksaan status imunisasi dan pemberian vitamin K
Pemantauan tanda bahaya dan konseling perawatan tali pusat
Pemeriksaan tumbuh kembang dan pemberian imunisasi DPT
Penilaian berat badan dan perencanaan MP-ASI
Pemberian imunisasi lanjutan Hepatitis B dan Polio
