wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MK KD

Total questions: 60

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari safe patient handling (SPH) dalam keperawatan?

a)

Meningkatkan kemandirian pasien sepenuhnya

b)

Mengurangi waktu perawatan pasien

c)

Menghindari cedera pada perawat dan pasien saat mobilisasi

d)

Menekan jumlah staf keperawatan yang dibutuhkan

2.

Salah satu prinsip dasar safe patient handling adalah...

a)

Mengangkat pasien secara manual dengan cepat

b)

Menunda mobilisasi pasien hingga keluarga datang

c)

Menggunakan teknik dan alat bantu ergonomis sesuai kebutuhan pasien

d)

Membiarkan pasien bergerak sendiri agar lebih mandiri

3.

Manakah dari tindakan berikut yang paling sesuai dengan prinsip safe patient handling?

a)

Perawat mengangkat pasien sendirian tanpa alat bantu

b)

Perawat menggunakan alat transfer seperti hoist untuk memindahkan pasien

c)

Perawat menarik lengan pasien untuk mengubah posisi

d)

Pasien dipindahkan secara manual oleh dua orang perawat

4.

Alat bantu yang umum digunakan dalam safe patient handling antara lain, kecuali...

a)

Mechanical lift

b)

Transfer board

c)

Walker

d)

Stetoskop

5.

Kapan waktu yang tepat bagi perawat untuk meminta bantuan dalam memindahkan pasien?

a)

Bila pasien tidur

b)

Bila pasien berat dan tidak kooperatif

c)

Bila shift hampir selesai

d)

Bila tidak tersedia alat bantu

6.

Berikut ini adalah alasan penting mengapa rumah sakit perlu menerapkan program safe patient handling, kecuali...

a)

Menurunkan biaya pengobatan cedera staf

b)

Meningkatkan keselamatan pasien

c)

Mengurangi ketergantungan pasien pada alat bantu

d)

Meningkatkan kepuasan kerja perawat

7.

Apa definisi dari infeksi nosokomial?

a)

Infeksi yang timbul dari luar rumah sakit

b)

Infeksi yang terjadi setelah pasien keluar dari rumah sakit

c)

Infeksi yang muncul ≥48 jam setelah dirawat atau dalam 30 hari pascaoperasi

d)

Infeksi yang hanya terjadi pada pasien dengan penyakit kronis

8.

Berikut ini adalah contoh infeksi nosokomial yang paling sering terjadi, kecuali...

a)

Infeksi saluran kemih

b)

Infeksi luka operasi

c)

Infeksi pernapasan karena ventilator

d)

Infeksi HIV dari donor darah

9.

Alat medis yang paling sering menjadi penyebab infeksi saluran kemih nosokomial adalah...

a)

Infus

b)

Kateter urin

c)

Nasogastric tube

d)

Monitor tekanan darah

10.

Apa peran penting perawat dalam mencegah infeksi nosokomial?

a)

Memberikan antibiotik kepada semua pasien

b)

Mensterilkan seluruh peralatan medis setiap hari

c)

Melaksanakan kebersihan tangan sesuai standar WHO

d)

Membatasi mobilisasi pasien agar tidak menularkan penyakit

11.

Manakah yang bukan merupakan faktor risiko infeksi nosokomial?

a)

Penggunaan alat invasif

b)

Usia lanjut

c)

Imunosupresi

d)

Riwayat olahraga rutin

12.

Protokol cuci tangan menurut WHO dikenal sebagai...

a)

Clean Hand Campaign

b)

3 Langkah Cuci Tangan

c)

5 Moments for Hand Hygiene

d)

Six Steps to Healthy Hands

13.

Mengapa luka operasi rentan terkena infeksi nosokomial?

a)

Luka terbuka kontak dengan udara dan lingkungan rumah sakit

b)

Karena antibiotik tidak efektif

c)

Pasien pascaoperasi jarang bergerak

d)

Luka operasi umumnya tidak ditutup

14.

Sebelum memberikan obat oral, perawat wajib melakukan...

a)

Pencatatan ulang diagnosis

b)

Pemeriksaan tekanan darah

c)

Verifikasi identitas pasien dan cek 6 benar pemberian obat

d)

Pemeriksaan berat badan

15.

Manakah yang bukan termasuk dalam prinsip "6 benar" dalam pemberian obat?

a)

Benar pasien

b)

Benar waktu

c)

Benar bentuk tubuh

d)

Benar dosis

16.

Saat perawat memberikan tablet oral kepada pasien, tindakan yang benar adalah...

a)

Meminta pasien menelan obat tanpa air

b)

Memberikan obat dengan minum air sesuai kebutuhan

c)

Meletakkan obat di atas meja agar pasien ambil sendiri

d)

Memberikan semua obat sekaligus tanpa penjelasan

17.

Jika pasien sulit menelan tablet besar, perawat sebaiknya...

a)

Memotong atau menghancurkan tablet jika tidak berlapis khusus (EC/SR)

b)

Memaksa pasien menelannya cepat

c)

Mengganti dengan tablet yang lebih besar

d)

Meminta pasien mengunyah semua obat

18.

Dokumentasi setelah pemberian obat oral mencakup, kecuali...

a)

Nama obat

b)

Dosis dan waktu pemberian

c)

Tanda tangan dokter

d)

Reaksi pasien jika ada

19.

Peran perawat setelah memberikan obat oral adalah...

a)

Segera meninggalkan pasien tanpa memantau efeknya

b)

Menyimpan sisa obat di tempat tidur pasien

c)

Memonitor efek terapi dan efek samping

d)

Memberikan semua obat untuk digunakan sendiri di rumah

20.

Bila pasien menolak obat, tindakan perawat yang tepat adalah...

a)

Membujuk pasien lalu memaksakan

b)

Membuang obat lalu lanjut ke pasien lain

c)

Mencatat penolakan dan melaporkan ke dokter

d)

Menyimpan obat untuk diberikan nanti tanpa catatan

21.

Tujuan utama menerapkan prinsip pemberian medikasi yang benar adalah...

a)

Menyederhanakan kerja perawat

b)

Menurunkan biaya pengobatan pasien

c)

Menghindari kesalahan medikasi dan meningkatkan keselamatan pasien

d)

Mempercepat tindakan medis

22.

Mengapa perawat wajib melakukan verifikasi identitas pasien sebelum pemberian obat?

a)

Agar pasien merasa diperhatikan

b)

Untuk mendokumentasikan jumlah pasien

c)

Untuk memastikan obat diberikan kepada pasien yang benar

d)

Untuk memenuhi kebutuhan administrasi rumah sakit

23.

Apa yang dimaksud dengan medikasi parenteral?

a)

Obat yang diberikan melalui saluran cerna

b)

Obat yang diberikan secara topikal

c)

Obat yang diberikan melalui suntikan ke dalam jaringan atau pembuluh darah

d)

Obat yang diberikan melalui inhalasi

24.

Rute pemberian medikasi parenteral yang paling cepat memberikan efek adalah...

a)

Intradermal

b)

Subkutan

c)

Intramuskular

d)

Intravena

25.

Dalam prosedur pemberian obat secara intramuskular, lokasi penyuntikan yang aman pada orang dewasa adalah...

a)

Vena median cubiti

b)

Regio gluteus medius atau vastus lateralis

c)

Dorsum tangan

d)

Abdomen bagian kanan

26.

Perawat harus mengaspirasi (menarik plunger jarum suntik) sebelum menyuntikkan obat secara intramuskular untuk...

a)

Mengencerkan obat

b)

Meningkatkan kecepatan penyuntikan

c)

Memastikan jarum tidak masuk ke pembuluh darah

d)

Menyesuaikan suhu obat

27.

Hal apa yang harus diperhatikan perawat sebelum menyuntikkan obat parenteral?

a)

Menanyakan apakah pasien menyukai obat tersebut

b)

Menyuntikkan dengan cepat agar pasien tidak sempat merasa sakit

c)

Menyeka kulit dengan alkohol 70% untuk mencegah infeksi

d)

Mendinginkan jarum sebelum digunakan

28.

Lokasi suntikan intradermal yang umum digunakan adalah...

a)

Deltoid

b)

Abdomen

c)

Lengan bawah bagian dalam (forearm)

d)

Dorsogluteal

29.

Rute subkutan paling sering digunakan untuk pemberian obat...

a)

Insulin dan heparin

b)

Antibiotik spektrum luas

c)

Obat nyeri akut

d)

Antasida

30.

Dalam pemberian obat secara intramuskular, sudut penyuntikan yang benar adalah...

a)

15°

b)

30°

c)

45°

d)

90°

31.

Tindakan awal yang harus dilakukan sebelum pemberian obat parenteral adalah...

a)

Mengganti pakaian pasien

b)

Mencuci tangan dan verifikasi identitas pasien

c)

Mempersiapkan alat di kamar pasien

d)

Menanyakan alergi setelah menyuntikkan obat

32.

Berikut ini adalah tanda reaksi alergi akibat pemberian obat parenteral, kecuali...

a)

Gatal dan ruam

b)

Sesak napas

c)

Mual ringan

d)

Syok anafilaktik

33.

Dalam pemberian obat subkutan, volume maksimum yang dapat disuntikkan adalah...

a)

0.1 mL

b)

1 mL

c)

2.5 mL

d)

5 mL

34.

Apa yang dimaksud dengan pemberian medikasi secara topikal?

a)

Pemberian obat melalui suntikan langsung ke otot

b)

Pemberian obat yang ditelan melalui mulut

c)

Pemberian obat yang diaplikasikan langsung ke permukaan kulit atau mukosa

d)

Pemberian obat melalui infus intravena

35.

Tujuan utama dari pemberian obat topikal adalah untuk...

a)

Menyebabkan efek sistemik pada tubuh

b)

Meningkatkan metabolisme hati

c)

Memberikan efek lokal pada area yang dituju

d)

Meningkatkan tekanan darah secara cepat

36.

Sebelum mengaplikasikan obat topikal, tindakan penting yang harus dilakukan oleh perawat adalah...

a)

Memijat area yang akan diberi obat dengan keras

b)

Membersihkan area kulit yang akan diberikan obat

c)

Menghangatkan obat dengan air panas

d)

Menambahkan obat oral untuk memperkuat efek

37.

Mengapa perawat harus menggunakan sarung tangan saat memberikan obat topikal?

a)

Untuk mencegah luka di tangan

b)

Untuk menjaga agar tangan tetap kering

c)

Untuk mencegah penyerapan obat melalui kulit perawat

d)

Agar pasien merasa lebih nyaman

38.

Saat memberikan salep topikal pada luka terbuka, perawat harus menghindari...

a)

Penggunaan sarung tangan steril

b)

Menutup luka sesuai instruksi

c)

Menggosok salep dengan keras

d)

Membersihkan area sekitar luka terlebih dahulu

39.

Apa yang dimaksud dengan medikasi supositoria?

a)

Obat yang diberikan melalui suntikan intravena

b)

Obat berbentuk cair yang diminum langsung

c)

Obat padat atau semi padat yang dimasukkan melalui rektum, vagina, atau uretra

d)

Obat yang dihirup melalui saluran pernapasan

40.

Posisi pasien yang benar saat pemberian supositoria rektal adalah...

a)

Fowler's

b)

Supine

c)

Lateral kiri dengan lutut ditekuk (posisi Sims)

d)

Prone

41.

Langkah pertama sebelum memberikan supositoria kepada pasien adalah...

a)

Memotong supositoria menjadi dua

b)

Memberi tahu keluarga pasien terlebih dahulu

c)

Mencuci tangan dan menggunakan sarung tangan

d)

Memanaskan supositoria hingga meleleh

42.

Setelah memasukkan supositoria rektal, perawat harus meminta pasien untuk tetap berbaring selama...

a)

1-2 menit

b)

5-10 menit

c)

15-20 menit

d)

30-60 menit

43.

Tujuan utama dari perawatan luka dalam keperawatan adalah...

a)

Mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan

b)

Menutup luka secepatnya tanpa penilaian

c)

Mengurangi biaya pengobatan pasien

d)

Menghindari pasien dari aktivitas berat

44.

Pada luka bersih, perawat sebaiknya memulai pembersihan dari...

a)

Tepi luar luka ke dalam

b)

Bagian yang paling kotor terlebih dahulu

c)

Bagian dalam luka ke arah luar

d)

Asal arah datangnya infeksi

45.

Saat mengganti balutan luka, perawat harus menggunakan teknik...

a)

Steril untuk semua tahap

b)

Bersih tanpa menggunakan APD

c)

Aseptik dan non-aseptik sesuai kebutuhan

d)

Bebas sesuai kenyamanan pasien

46.

Tanda-tanda infeksi pada luka antara lain, kecuali...

a)

Kemerahan dan bengkak

b)

Nyeri dan keluarnya nanah

c)

Peningkatan suhu lokal

d)

Luka kering dan tidak terasa

47.

Apa peran balutan luka modern seperti hydrocolloid atau foam dressing?

a)

Menghentikan perdarahan berat

b)

Menyerap eksudat dan mempertahankan kelembapan luka

c)

Digunakan hanya untuk luka bakar

d)

Menggantikan tindakan pembersihan luka

48.

Faktor yang dapat memperlambat penyembuhan luka adalah, kecuali...

a)

Malnutrisi

b)

Infeksi

c)

Perawatan luka aseptik

d)

Komorbiditas seperti diabetes

49.

Mengapa penting melakukan penilaian luka secara berkala?

a)

Untuk mendokumentasikan pekerjaan perawat

b)

Untuk mengevaluasi efektivitas intervensi dan perubahan kondisi luka

c)

Untuk menentukan lama pasien harus rawat inap

d)

Untuk menghindari kunjungan keluarga pasien

50.

Luka dekubitus umumnya terjadi karena...

a)

Trauma tajam langsung

b)

Paparan sinar matahari

c)

Tekanan yang lama pada satu area tubuh

d)

Gigitan serangga

51.

Peran nutrisi dalam penyembuhan luka adalah...

a)

Tidak terlalu penting jika luka dirawat dengan benar

b)

Hanya memengaruhi luka dalam

c)

Membantu regenerasi jaringan dan mencegah infeksi

d)

Mengurangi kebutuhan cairan infus

52.

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum memulai prosedur perawatan luka sederhana adalah...

a)

Membersihkan luka dengan cairan NaCl

b)

Mengganti balutan lama

c)

Mencuci tangan dan menyiapkan alat

d)

Memberi antibiotik

53.

Cairan yang paling direkomendasikan untuk membersihkan luka sederhana adalah...

a)

Air hangat

b)

Alkohol 70%

c)

Larutan NaCl 0,9%

d)

Hidrogen peroksida

54.

Perawatan luka harus dilakukan dengan prinsip...

a)

Bebas infeksi

b)

Aseptik

c)

Medis

d)

Desinfeksi

55.

Saat membersihkan luka, arah pembersihan yang benar adalah...

a)

Dari tepi luar ke dalam luka

b)

Dari area luka ke arah yang paling kotor

c)

Dari bagian dalam luka ke arah luar

d)

Secara acak sesuai kondisi luka

56.

Salah satu tujuan dari mengganti balutan luka secara berkala adalah...

a)

Menghindari pasien dari perawatan lanjutan

b)

Meningkatkan efektivitas obat oral

c)

Mencegah infeksi dan memantau perkembangan luka

d)

Membuat pasien merasa nyaman secara psikologis saja

57.

Jenis balutan yang sesuai untuk luka sederhana tanpa banyak eksudat adalah...

a)

Balutan foam

b)

Balutan hidrogel

c)

Kasa steril

d)

Balutan negatif pressure wound therapy

58.

Saat membuka balutan lama, perawat harus...

a)

Menarik cepat agar tidak sakit

b)

Menggunakan pinset steril

c)

Menyobek langsung dengan tangan kosong

d)

Merendam luka dengan air biasa

59.

Tujuan mencuci tangan sebelum dan sesudah perawatan luka adalah...

a)

Menyegarkan tangan perawat

b)

Menenangkan pasien

c)

Mencegah kontaminasi silang

d)

Mempermudah pemakaian sarung tangan

60.

Kapan perawatan luka sederhana sebaiknya dilakukan kembali setelah tindakan pertama?

a)

Setelah 12 jam

b)

Setiap kali pasien merasa sakit

c)

Sesuai instruksi medis atau saat balutan kotor/basah

d)

Tidak perlu dilakukan ulang