Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Imunodefisiensi dan Diagnosa

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang anak laki-laki 3 tahun mengalami abses kulit berulang, limfadenitis, pneumonia, dan satu episode osteomielitis. Kultur dari abses pernah menumbuhkan Staphylococcus aureus dan Serratia marcescens. Pemeriksaan lain mengarah pada infeksi jamur Aspergillus berulang. Mekanisme defek imun yang paling sesuai adalah:

a)

Hambatan pembentukan hidrogen peroksida dan metabolit oksigen pada neutrofil

b)

Hambatan switching kelas imunoglobulin pada sel B

c)

Penurunan ekspresi MHC kelas II pada sel penyaji antigen

d)

Kekurangan C1 inhibitor plasma

e)

Aplasia timus kongenital

2.

Anak laki-laki 2 tahun dengan riwayat infeksi otitis media dan pneumonia berulang. Pada pemeriksaan, tonsil sangat kecil dan kelenjar limfa hampir tidak teraba. Riwayat diare berulang, dan satu kali ditemukan Giardia lamblia pada pemeriksaan feses. Temuan yang paling sesuai adalah:

a)

Defisiensi IgA selektif

b)

Common variable immunodeficiency (CVID)

c)

Severe combined immunodeficiency (SCID)

d)

Wiskott-Aldrich syndrome

e)

X-linked agammaglobulinemia

3.

Bayi laki-laki 10 bulan sering mengalami pneumonia dan diare. Pemeriksaan imunoglobulin menunjukkan IgM tinggi, sedangkan IgG, IgA, dan IgE rendah. Dasar imunologis yang paling menjelaskan pola ini adalah:

a)

Gangguan switching kelas imunoglobulin pada jalur CD40L/CD40

b)

Aktivasi sel Th1 berlebihan dengan IFN-γ tinggi

c)

Defisiensi C3 dengan jalur komplemen terhambat

d)

Produksi IL-5 berlebihan dengan eosinofilia berat

e)

Ekspresi MHC kelas II meningkat pada sel dendritik

4.

Bayi baru lahir mengalami hipokalsemi pada 24 jam pertama kehidupan. Terdapat kelainan jantung dan ginjal. Sejak awal kehidupan muncul infeksi virus dan jamur yang berulang. Temuan imunologis yang paling sesuai adalah:

a)

Penurunan limfosit T dengan gangguan imunitas mediasi sel

b)

Hipogamaglobulinemia berat dengan fungsi sel T tetap optimal

c)

Kadar IgE sangat tinggi disertai eosinofilia dan abses berulang

d)

Neutrofil jumlah normal dengan defek kemotaksis terlokalisasi

e)

Aktivitas sel NK rendah pada pasien osteopetrosis

5.

Pria usia 20 tahun dinyatakan menderita penyakit dimana tidak dibentuk peroksidase yg dibutuhkan untuk membunuh kuman intraseluler, pasien juga menderita anemia hemolitik, riwayat yang sama diderita oleh kakak kandung laki-lakinya. Apa kemungkinan diagnosa pasien diatas?

a)

Job sindrom

b)

Sibdrom Wiskott-Aldrich

c)

Chronic gronulomatous disease

d)

Sindrom DiGeorge

e)

Defisiensi Glucose-6-phosphate

6.

Anak laki-laki 5 tahun dengan eksem kronis, petekie, dan infeksi mikroba berulang. Laboratorium menunjukkan trombositopenia. Pemeriksaan imunoglobulin: IgM rendah, IgG normal, IgA dan IgE meningkat serta tidak memberikan respon pada vaksin polisakarida.

Apa kemungkinan diagnosa pasien diatas?

a)

Job sindrom

b)

Sibdrom Wiskott-Aldrich

c)

Chronic gronulomatous disease

d)

Sindrom DiGeorge

e)

Defisiensi Glucose-6-phosphate-dehydrogenase

7.

Seorang perempuan berusia 21 tahun mengalami episode berulang pembengkakan jaringan submukosa dan subkutan pada saluran pencernaan dan pernapasan sejak kecil. Kakak perempuan juga mengalami hal yang sama. Pemeriksaan menunjukkan kadar C1 inhibitor < 5% nilai rujukan.

Apa diagnosis yang paling sesuai untuk kasus diatas?

a)

Hereditary angioedema

b)

Sindrom DiGeorge

c)

Defisiensi imun akibat malnutrisi

d)

Paroxysmal nocturnal hemoglobinuria

e)

Sindrom Wiskott-Aldrich

8.

Seorang laki-laki 20 tahun dengan riwayat infeksi piogenik berulang, eksem kronis, dan wajah khas mengalami peningkatan kadar IgE dan eosinofilia. Apa mekanisme imun yang terganggu pada kasus diatas?

a)

Fagositosis bakteri intraseluler

b)

Pelepasan isi lisosom pada fagosom

c)

Kemotaksis neutrofil

d)

Produksi interferon gamma

e)

Aktivasi komplemen jalur klasik

9.

Seorang anak perempuan berusia 5 tahun mengalami infeksi kulit berulang oleh Staphylococcus aureus dan Aspergillus spp. Pemeriksaan fungsi fagosit menunjukkan kegagalan menghasilkan reactive oxygen species. Apa diagnosis yang paling sesuai dengan kasus diatas?

a)

Sindrom Job

b)

Defisiensi Mieloperoksidase

c)

Chronic Granulomatous Disease

d)

Defisiensi G6PD

e)

Sindrom Chediak-Higashi

10.

Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang dengan demam, batuk, dan keringat malam. Pemeriksaan menemukan kandidiasis oral, suara napas menurun pada paru kanan, dan CD4 60/µL. Apa kemungkinan diagnosis kasus diatas?

a)

HIV/AIDS dengan kemungkinan tuberkulosis

b)

Pneumonia bakteri komunitas

c)

Hipersensitivitas pneumonitis

d)

Infeksi Mycobacterium tuberculosis primer

e)

Pneumonia akibat autoimun