Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Imunohematologi Soal

Total questions: 75

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Antigen merupakan suatu unsur yang dapat merangsang respon imun. Berikut adalah jenis Ag sel darah dan tempatnya.

a)

Ag Rh di lekosit

b)

ABO di trombosit

c)

HLA kelas II netrofil

d)

HPA di sel darah merah

e)

HNA kelas I di sel darah merah

2.

Antibodi jenis IgM, merupakan Ab dengan sifat …..

a)

Bisa menembus plasenta

b)

Dapat mengaktivasi komplemen

c)

Bereaksi optimal pada suhu 370 C

d)

Terdiri atas satu sub unit imunoglobulin

e)

Mempunyai 2 unit tempat pengikatan Ag

3.

Reaksi hemolisis dapat terjadi karena ……..

a)

Ag dan Ab berikatan

b)

Adanya Ag terlarut

c)

Aktivasi komplemen

d)

Melibatkan sel darah merah

e)

Jenis Ab yang dapat melisiskan sel darah

4.

Mengapa pada reaksi Ab dan Ag sel darah merah digunakan larutan dengan konsentrasi ion rendah?

a)

Menaikkan pH larutan

b)

Memperjelas reaksi aglutinasi

c)

Mempercepat waktu inkubasi

d)

Menurunkan area zeta potensial

e)

Meningkatkan afinitas Ag dan Ab

5.

Zeta potensial adalah ……

a)

Jarak antara Ab dan Ag

b)

Ion negatif di area membran sel darah merah

c)

Reaksi aglutinasi antara sel darah merah dan antisera

d)

Suatu komponen yang dapat mempercepat waktu inkubasi

e)

Reagensia yang menjembatani IgG untuk berikatan dengan Ag

6.

Pengaktifan komplemen sehingga menghasilkan MAC yang ditandai dengan lisisnya sel darah merah merupakan jenis reaksi imun………..

a)

Alamiah

b)

Didapat

c)

Inflamasi

d)

Sekunder

e)

T-dependen

7.

Berikut ini merupakan pernyataan respon imun didapat

a)

Diawali dengan fagositosis

b)

Menghasilkan sel B memori

c)

Dapat terjadi reaksi inflamasi

d)

Sudah terbentuk semenjak lahir

e)

Mengakibatkan lisis sel darah merah

8.

Fungsi sel B adalah

a)

Fagositosis Ag

b)

Presentasi Ag

c)

Mengaktifkan sel T

d)

Menghasilkan antibodi

e)

Perantara komplemen

9.

Jika seseorang terpapar Ag yang berasal dari sel lekosit, kemudian langsung mendapat respon dari sel T pasien, maka reaksi tersebut termasuk kategori ……

a)

Primer

b)

Sekunder

c)

Alamiah

d)

T-dependen

e)

T-independen

10.

Reaksi Ag dan Ab yang melibatkan komplemen dapat ditandai dengan terjadinya …..

a)

Aglutinasi

b)

Sensitisasi

c)

Netralisasi

d)

Hemolisis

e)

Presipitasi

11.

Berapakah jenis golongan darah pada sistem ABO ………..

a)

5

b)

4

c)

3

d)

2

e)

1

12.

Pada individu dengan golongan darah A, mempunyai antibodi ……

a)

A

b)

B

c)

O

d)

AB

e)

Tidak ada antibodi

13.

Individu dengan golongan darah A, maka dia harus mempunyai genotip untuk prekursor pada sel darah merahnya adalah …..

a)

Hh

b)

hh

c)

SeSe

d)

Sese

e)

I A I O

14.

Jika ayah mempunyai golongan darah AB dan ibu mempunyai golongan darah O, maka kemungkinan anak mereka bergolongan darah ……….

a)

A dan O

b)

B dan O

c)

AB dan O

d)

A dan B

e)

A, B dan O

15.

Pada individu dengan golongan darah O Bombay …..

a)

Mempunyai genotip Hh

b)

Mempunyai genotip sese

c)

Mempunyai gugus gula fucose

d)

Tidak mempunyai gugus gula galactose

e)

Tidak mempunyai enzim fucosyl transferase

16.

Individu dengan golongan darah Rh positif, mempunyai antigen …….

a)

D

b)

C

c)

c

d)

E

e)

e

17.

Sifat anti Rh adalah ……….

a)

Beraksi pada suhu 40 C

b)

Umumnya adalah jenis IgM

c)

Reaksi optimal pada suhu 320 C

d)

Dapat mengaktifkan komplemen

e)

Terbentuk jika ada paparan terhadap Ag Rh

18.

Jika Ibu dengan Rh positif (DcE) dan ayah dengan Rh positif (DCE), maka anaknya akan mempunyai Rh dengan tipe……

a)

Dce

b)

DcE

c)

DCe

d)

DCcE

e)

DCcEe

19.

Jenis Ag yang terbentuk karena pergantian asam amino sehingga terjadi perubahan bentuk Ag, merupakan sifat dari jenis Ag …….

a)

Weak D

b)

Partial D

c)

Rhnull

d)

RhAG

e)

RhD

20.

Konsep dasar dari HDN (haemolytic disease of newborn) adalah ……

a)

Janin mentransfer Ab ke ibu yang mengandungnya

b)

Eritrosit janin yang dihancurkan karena inkompatibilitas ABO

c)

Adanya allo antibodi yang merupakan hasil reaksi terhadap Ag bayi

d)

Reaksi yang terjadi karena adanya perdarahan pada saat persalinan fetomaternal

e)

Penghancuran eritrosit pada bayi baru lahir karena reaksi Ab ibu dengan Ag bayi

21.

Sistem golongan darah dengan jenis warm antibodi adalah ……

a)

Lewis

b)

Lutheran

c)

P

d)

MNSs

e)

Kell

22.

Fenotip pada individu yang mempunyai antigen Jka adalah ……

a)

Jk (a+b-)

b)

Jk (a+b+)

c)

Jk (a-b+)

d)

Jk (a-b-)

e)

Jka Jka

23.

Sistem golongan darah yang mempunyai jenis antigen terlarut adalah sistem…..

a)

Rh

b)

Kell

c)

ABH

d)

Duffy

e)

MNSs

24.

Jenis antibodi yang dihasilkan dari paparan dengan antigen pada sel darah merah karena proses transfusi darah disebut dengan ……..

a)

Alloantibodi

b)

Autoantibodi

c)

Cold antibodi

d)

Warm antibodi

e)

Regular antibodi

25.

Gen yang mempengaruhi pembentukan sistem golongan darah Lewis adalah ……

a)

MNSs

b)

H, Se, Le

c)

ABO & H

d)

Rh, Lu, Jk

e)

A1, A2, A2B

26.

Berikut ini adalah salah satu tujuan dari seleksi donor, yaitu…..

a)

Menjaring donor sukarela (Voluntary Blood Donors)

b)

Mencari donor dari kelompok resiko tinggi

c)

Mendapatkan keuntungan dari penjualan darah

d)

Menyebarkan infeksi menular lewat transfusi darah

e)

Mencari donor bayaran

27.

Plasma darah tersusun dari beberapa komponen, kecuali

a)

90% air

b)

8% protein

c)

0,9% (mineral, oksigen, enzim, antigen)

d)

Bahan organik (lemak, kolesterol, urea, asam amino, dan glukosa)

e)

Ekstran dan fenol

28.

Berikut ini adalah yang bukan termasuk bagian padat darah (sel darah) adalah

a)

Sel darah merah (eritrosit)

b)

Trombosit

c)

Faktor pembekuan

d)

Agranulosit (monosit dan limfosit)

e)

Granulosit (netrofil, basofil dan eosinofil)

29.

Salah satu fungsi komponen darah adalah berperan dalam pembekuan darah (hemostasis), yaitu:

a)

Trombosit

b)

Eritrosit

c)

Limfosit

d)

Netrofil

e)

Monosit

30.

Komponen darah adalah berperan dalam transportasi oksigen dan karbon dioksida hasil metabolisme di dalam tubuh adalah…...

a)

Trombosit

b)

Eritrosit

c)

Limfosit

d)

Netrofil

e)

Monosit

31.

Tindakan memisahkan komponen darah donor dengan prosedur tertentu menjadi komponen darah yang siap pakai adalah ……..

a)

Pengolahan komponen darah

b)

Sentrifugasi

c)

Pembekuan sel darah

d)

Pencucian sel darah

e)

Penghancuran komponen darah

32.

Berikut ini peralatan untuk pengolahan komponen darah secara manual, kecuali….

a)

Refrigerated Centrifuge dan mangkok centrifuge

b)

Blastfreezer

c)

Balance/timbangan

d)

Plasma ekstraktor dan sealer

e)

Agitator

33.

Teknologi medis di mana darah donor atau pasien dilewatkan melalui suatu alat yang memisahkan keluar satu komponen tertentu dan mengembalikan sisanya ke sirkulasi (tubuh donor) disebut….

a)

Penyadapan darah

b)

Aferesis

c)

Sentrifugasi

d)

Degliserolisasi

e)

Pemeriksaan pre transfusi

34.

Metode sentrifugasi aferesis yang memerlukan dua situs penusukan untuk penarikan darah dan pengembalian secara terpisah, dimana darah dikumpulkan, dipisahkan dengan pemutaran dan dikembalikan secara bersamaan oleh mesin dengan volume extracorporeal kecil adalah ….

a)

Pengolahan darah secara kimiawi

b)

Pengolahan darah secara manual

c)

Pengolahan darah secara otomatis

d)

Continuous flow centrifugation (CFC)

e)

Intermittent flow centrifugation/ Discontinuous flow centrifugation (DFC)

35.

Proses apheresis untuk mengambil sel darah putih disebut…..

a)

Trombaferesis

b)

Eritraferesis

c)

Exchange transfusion

d)

Leukaferesis

e)

Plasmaferesis

36.

Berikut ini yang bukan manfaat darah diolah menjadi komponen darah adalah……..

a)

Pasien memperoleh hanya komponen darah yang diperlukan

b)

Mengurangi reaksi transfusi dan mengurangi volume transfusi

c)

Meningkatkan efisiensi penggunaan darah serta mengurangi masalah logistik darah

d)

Memungkinkan komponen darah tidak terkontaminasi bakteri

e)

Memungkinkan penyimpanan komponen darah pada temperatur yang optimal

37.

Berikut ini adalah macam-macam komponen darah selular, kecuali …….

a)

Sel darah merah pekat (DMP=PRC)

b)

Fresh Frozen Plasma (FFP)

c)

Sel darah merah miskin leukosit (leukodepleted PRC)

d)

Leukosit (Buffy Coat)

e)

Trombosit konsentrat (TC)

38.

Berikut ini komponen darah non selular yang bermanfaat untuk mengobati pendarahan ringan sampai sedang pada pasien dengan penyakit von Wiillebrand adalah …..

a)

Plasma donor tunggal (liquid plasma)

b)

Plasma segar beku (Fresh Frozen Plasma=FFP)

c)

Kriopresipitat

d)

Stem cell

e)

Packed Red Cell (PRC)

39.

Komponen darah yang mengandung faktor koagulasi labil (F VIII dan F V), semua faktor pembekuan lainnya, dan protein plasma adalah ……………

a)

Plasma donor tunggal (liquid plasma)

b)

Plasma segar beku (Fresh Frozen Plasma=FFP)

c)

Kriopresipitat

d)

Stem cell

e)

Packed Red Cell (PRC)

40.

Metode leukodepleted PRC yang paling efektif menurunkan leukosit sampai kurang dari 1 x 106 per unit adalah …………

a)

Metode pencucian PRC dengan salin

b)

Metode sentrifugasi dan penghilangan buffy coat

c)

Metode pembekuan dan degliserolisasi

d)

Metode filtrasi

e)

Metode Irradiasi

41.

Syarat yang harus dipenuhi dalam penyimpanan darah secara invitro adalah ..…

a)

Harus mempertahankan sel darah tetap hidup dan berfungsi

b)

Harus membuat sel metabolisme sel darah berhenti

c)

Harus dapat mengikat ion kalsium (Ca2+)

d)

Harus dapat disimpan dalam jangka waktu lama

e)

Tidak ada perubahan biokimia selama penyimpanan sel darah

42.

Jenis antikoagulan dan pengawet darah yang mempunyai masa simpan sampai 35 hari adalah…………….

a)

Natrium sitrat 3,4 – 3,8%

b)

ACD

c)

CPD

d)

CPD-A

e)

Larutan aditif (AS-1 (adsol), AS-3 (nutricel) dan AS-5 (optisol))

43.

Berikut ini komponen darah yang memiliki temperatur simpan pada 22 °C ± 2 °C adalah…..…

a)

Trombosit konsentrat dan leukosit pekat (buffy coat)

b)

Fresh Frozen plasma dan stem cell

c)

Whole blood

d)

Packed Red Cell

e)

Wash Red cell

44.

Suhu simpan komponen darah FFP dan Kriopresipitat adalah ………

a)

-18 °C ± -30 °C

b)

-85 °C

c)

-198 °C

d)

22 °C ± 2 °C

e)

4 °C ± 2 °C

45.

Efek penyimpanan secara darah secara invitro yang menyebabkan daya ikat oksigen pada molekul hemoglobin menjadi kuat, pelepasan oksigen ke jaringan menjadi berkurang adalah……..

a)

Perubahan bentuk dan daya hidup sel

b)

Perubahan kadar ATP

c)

Perubahan kadar 2,3 DPG

d)

Perubahan elektrolit

e)

Perubahan asam laktat dan pH

46.

Pada proses lisis sel darah merah secara intravaskular, tahapan apakah yang terjadi ……

a)

Heme dan Fe dibawa ke organ hati

b)

Makrofag memfagositosis Ag dan Ab

c)

C5b, C6, C7, C8 dan C9 membentuk MAC

d)

Bilirubin akan dieksresikan melalui ginjal

e)

Komplemen hanya teraktivasi sampai C3, kemudian disingkirkan

47.

Reaksi alergi setelah proses transfusi dapat disebabkan karena ……

a)

Terbentuknya kompleks imun

b)

Vasodilatasi pada pembuluh darah

c)

Adanya alergen pada darah donor

d)

Terbentuknya Ab terhadap darah donor

e)

Reaksi antara sel limfosit T donor dan resipien

48.

Seorang pria usia 50 tahun, harus mendapatkan terapi transfusi karena adanya perdarahan. Sesaat setelah dilakukan transfusi, pasien tersebut merasakan demam, panas dingin dengan kenaikan suhu tubuh. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan tidak ada penurunan Hb dan tidak terjadi hemoglobinuria. Reaksi transfusi yang terjadi pada pasien tersebut adalah ……..

a)

PTP

b)

FNHTR

c)

TRALI

d)

GVHD

e)

Hemolitik

49.

Proses yang dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi FNHTR adalah …….

a)

Melakukan pemeriksaan HLA typing

b)

Dilakukan uji silang serasi sebelum proses transfusi

c)

Komponen darah yang ditransfusi harus leukoreduction

d)

Hentikan proses transfusi jika dilihat pasien dalam kondisi tidak nyaman

e)

Mengetahui riwayat pasien, apakah ada riwayat pernah transfusi sebelumnya

50.

Pasien transfusi trombosit konsentrat. Setelah transfusi, tampak bintik merah yang meluas di lengan pasien. Reaksi yang terjadi pada pasien tersebut adalah ………

a)

PTP

b)

Alergi

c)

FNHTR

d)

TRALI

e)

GVHD

51.
Apakah penyebab reaksi transfusi non imun …..
a)
Reaksi Ag dan Ab
b)
Aktivitas komplemen
c)
Demam karena adanya sitokin
d)
Peningkatan bilirubin karena hemolisis
e)
Penumpukan Fe pada pasien thalaemia
52.
Jika seorang pasien mendapat transfusi dalam jumlah banyak dan volume besar, maka reaksi transfusi yang dapat terjadi adalah …….
a)
Alergi
b)
Sepsis
c)
Demam
d)
Hemolisis
e)
Oversirkulasi
53.
Apakah dampak negatif yang dapat terjadi karena transfusi dengan komponen darah simpan ……
a)
Sel darah hemolisis
b)
Terakumulasinya Fe
c)
Keracunan sitrat
d)
Oversirkulasi
e)
Hipotermia
54.
Reaksi transfusi non imun dapat dicegah dengan cara …………………
a)
Pemeriksaan skrining dan identifikasi Ab
b)
Membuat komponen darah leukoreduced
c)
Melakukan proses QC pada komponen darah
d)
Komponen darah dilakukan radiasi sinar gamma
e)
Pelatihan mengenai penanganan pasien transfusi
55.
Pemberian chelating agent dapat dilakukan untuk mencegah reaksi transfusi ……
a)
Sepsis
b)
Oversirkulasi
c)
Hiperkalemia
d)
Hipocalsemia
e)
Akumulasi Fe
56.
Penyakit hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B yang memiliki diameter virion sebesar …..…..
a)
40-42 nm
b)
120-160 nm
c)
10-20 nm
d)
40-500 nm
e)
200-300 nm
57.
Jalur penularan infeksi virus hepatitis B yang terbanyak di Indonesia adalah secara parenteral, kecuali
a)
Secara vertikal (transmisi) maternal-neonatal
b)
Secara horisontal (kontak antar individu yang sangat erat dan lama)
c)
Seksual dan penggunaan jarum suntik bersama
d)
Infeksi nosokomial akibat prosedur diagnostik (iatrogenik)
e)
Melalui udara
58.
Berikut ini adalah gejala umum penyakit hepatitis B, kecuali….
a)
Kehilangan nafsu makan
b)
Mual dan muntah
c)
Disfungsi alat gerak
d)
Nyeri di perut bagian bawah
e)
Sakit kuning (dilihat dari kulit dan bagian putih mata yang menguning)
59.
Untuk meminimalkan risiko infeksi penularan virus hepatitis B melalui transfusi, dibawah ini rekomendasi WHO, kecuali…..
a)
Skrining harus dilakukan dengan menggunakan sangat sensitif dan spesifik yaitu HBsAg immunoassay (EIA / CLIA)
b)
Skrining menggunakan HBsAg rapid test yang sangat sensitif dan spesifik atau pemeriksaan partikel aglutinasi dapat dilakukan di laboratorium yang kecil, di daerah terpencil atau dalam situasi darurat
c)
Skrining untuk anti-HBc tidak dianjurkan sebagai rutinitas. Negara harus menentukan kebutuhan untuk skrining anti-HBc berdasarkan prevalensi dan kejadian infeksi HBV
d)
Skrining DNA virus hepatitis B dengan menggunakan metode PCR
e)
Skrining untuk ALT tidak dianjurkan
60.
Hasil positif sampel mengandung HBsAg pada pemeriksaan rapid test adalah…...
a)
Timbul garis merah pada daerah control (C) dan 1 (satu) garis merah di daerah test (T)
b)
Timbul hanya garis merah pada daerah control (C) dan tidak ada garis pada daerah Test (T)
c)
Tidak timbul garis merah pada daerah control (C) dan timbul 1 (satu) garis merah di daerah test (T)
d)
Tidak timbul garis merah di daerah control (C) dan pada daerah test (T)
e)
Semua membran berwarna merah
61.
Sel yang dijadikan target infeksi HIV adalah sebagai berikut, kecuali.. ……..
a)
Sel T Helper
b)
Monosit
c)
Makrofag
d)
Sel dendritik
e)
Eritrosit
62.
Salah satu jalur penularan utama yang paling cepat menyebarkan infeksi HIV adalah …
a)
Hubungan seksual (heteroseksual / homoseksual)
b)
Transfusi darah
c)
Persalinan
d)
Penggunaan jarum suntik bersama / narkoba
e)
Air ludah dan keringat
63.
Berikut ini yang bukan merupakan infeksi oportunistik pada penderita HIV adalah ….
a)
Pnemonia yang disebabkan oleh Pneumocytis carinii
b)
Tuberkulosis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis atau Mycobacterium avium / intracellularis
c)
Malaria
d)
Toxoplasmosis
e)
Infeksi-infeksi virus lain, seperti Cytomegalovirus
64.
Metode pemeriksaan yang bukan digunakan untuk deteksi antibodi HIV adalah ….
a)
Rapid test
b)
ELISA
c)
Partikel aglutinasi
d)
Nucleic acid test
e)
CHLIA
65.
Pemeriksaan yang digunakan sebagai uji konfirmasi untuk diagnosis HIV adalah metode……..
a)
Rapid test
b)
ELISA
c)
Western Blot
d)
Nucleic acid test
e)
CHLIA
66.
Struktur genom virus hepatitis C memiliki sekitar 9600 nukleotida menyusun sebuah region yang akan mengkode sejumlah protein fungsional yang berperan dalam membentuk struktur virus serta berperan dalam patogenesis infeksi disebut……..
a)
Open reading Frame (ORF)
b)
Unique Terminal Repeat (UTR)
c)
Gen
d)
Nukleotida
e)
Kromosom
67.
Target sel yang akan dijadikan sel inang virus hepatitis C jika masuk kedalam darah adalah…….
a)
Eritrosit dan trombosit
b)
Sel hati (hepatosit) dan sel limfosit B
c)
Sel netrofil segmen
d)
Sel Basofil
e)
Sel eosinofil
68.
Pada kasus hepatitis C fulminan, terdapat manifestasi klinik HCV ekstrahepatik, kecuali……..
a)
Mixed Cryoglobulinaemic vasculitis
b)
Melena dan ptechiae
c)
Membranoproliferative glomerulonephritis
d)
Poliarteritis Nodosa
e)
Papular Acrodermatitis (Gianotti syndrome)
69.
Uji serologi yang paling sensitif dan spesifik untuk deteksi antibodi HCV adalah metode…
a)
ELISA
b)
Partikel aglutinasi
c)
NAT
d)
PCR
e)
Rapid test
70.
Berikut ini adalah uji yang digunakan untuk mengkonfirmasi hasil uji enzyme immunoassay yang positif dan direkomendasikan pada populasi low-risk seperti pada bank darah adalah …………
a)
Uji CHLIA
b)
Rapid Test
c)
NAT
d)
Uji immunoblot rekombinan (recombinant immunoblot assay, RIBA)
e)
RT-PCR
71.
Bakter gram negatif penyebab sifilis adalah….…
a)
Basillus sp
b)
Staphylococcus sp.
c)
Salmonella sp
d)
Treponema pallidum
e)
Sigella sp
72.
Penularan Sifilis dapat melalui beberapa jalur, kecuali………….
a)
Hubungan seksual
b)
Kontak langsung dengan lesi / luka
c)
Transfusi darah
d)
Kongenital dari ibu ke janin
e)
Melalui udara
73.
Berikut ini gejala klinis berupa tiga grup sindrom yang utama yaitu neurosifilis, sifilis kardiovaskular, dan sifilis benigna lanjut adalah termasuk stadium …….
a)
Sifilis stadium primer
b)
Sifilis stadium sekunder
c)
Sifilis stadium tersier
d)
Sifilis stadium laten
e)
Sifilis kongenital
74.
Yang bukan termasuk uji treponemal untuk diagnosis antibodi treponemal adalah ………
a)
Uji Venereal Disease Research Laboratory (VDRL)
b)
Uji Treponema pallidum Haem Aglutination (TPHA)
c)
Uji Treponema pallidum Particle Agglutination (TP-PA)
d)
Uji Flouresencent Treponemal Antibody Absorption (FTA-ABS)
e)
Uji Micro Hemagglutination Assay for antibodies to Treponema pallidum (MHA-TP)
75.
Pemeriksaan untuk mendeteksi antibodi terhadap antigen yang terdiri dari kardioplin, kolesterol dan lesitin yang sudah terstandarisasi untuk skrining sifilis adalah……..
a)
Uji Treponema pallidum Haem Aglutination (TPHA)
b)
Uji Venereal Disease Research Laboratory (VDRL) / Uji RPR
c)
Uji Treponema pallidum Particle Agglutination (TP-PA)
d)
Uji Flouresencent Treponemal Antibody Absorption (FTA-ABS)
e)
Uji Micro Hemagglutination Assay for antibodies to Treponema pallidum (MHA-TP)