wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Analisa Silika ASTM

Total questions: 20

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang anda ketahui terkait Standard Metoda Uji untuk analisa di laboratorium?!

a)

Standard digunakan jika suatu pengujian mengalami kebuntuan dalam ide

b)

Standard merupakan cara baku yang berlaku internasional untuk menetapkan uji di laboratorium

c)

Standard merupakan suatu batasan yang dapat dipergunakan sebagai pemilihan angka dalam laporan

d)

Standard diterbitkan oleh suatu laboratorium pengujian yang dapat berlaku secara internasional

e)

Standard apa digunakan saat sebuah pengujian membutuhkan dasar untuk dapat dilaporkan kepada umum

2.

Yang manakah dari sekian singkatan di bawah ini, yang merupakan standard acuan internasional yang dapat digunakan untuk pengujian di laboratorium?

a)

SNI

b)

IUPAC

c)

ASTM

d)

ISO

e)

BSN

3.

Dari sekian banyak standard di laboratorium, pengujian apa saja di laboratorium kimia air yang menggunakan ASTM sebagai standard acuannya?

a)

Silika dan Hydrazine

b)

Posfat dan Hydrazine

c)

Silika dan Posfat

d)

Silika, Chloride, dan Hydrazine

e)

Posfat, Silika, Chloride dan Hydrazine

4.

Sebagai seorang analyst yang terbiasa melakukan pengujian di laboratorium dengan menggunakan ASTM, alangkah luar biasa sekali jika tidak mengetahui standard yang digunakannya. Apa kepanjangan dari ASTM?

a)

American for Standard and Test Methods

b)

American base Standard for Testing Metodologies

c)

American Standard Testing Materials

d)

American Society for Testing and Materials

e)

American Standard Testing Methods

5.

ASTM nomer berapakah yang digunakan untuk pengujian Silika dalam air di laboratorium?

a)

ASTM D 859

b)

ASTM D 8059

c)

ASTM D 8591

d)

ASTM D 085-9

e)

ASTM D 8589

6.

Dalam Metoda ASTM D 859, Reagent apa saja yang digunakan untuk pengujiannya?

a)

Air Demin

ANS (0.5/L)

Ammonium Molybdate (75 g/L)

HCL 1:1

Oxalic Acid (100 g/L)

b)

Air Demin

ANS (2.5/L)

Ammonium Molybdate (75 g/L)

HCL 1:1

Oxalic Acid (100 g/L)

c)

Air Demin

ANS (2.5/L)

Ammonium Molybdate (7.5 g/L)

HCL 1:1

Oxalic Acid (100 g/L)

d)

Air Demin

ANS (0.5/L)

Ammonium Molybdate (7.5 g/L)

HCL 1:1

Oxalic Acid (100 g/L)

e)

Air Demin

ANS (1.25/L)

Ammonium Molybdate (7.5 g/L)

HCL 1:1

Oxalic Acid (100 g/L)

7.

Bacalah dengan teliti!

Bagaimana prosedur pembuatan Reagent ANS (2,5 g/L)yang sesuai dengan ASTM D 859?

a)
  1. 1. Dilarutkan 0.5 g ANS

  2. 2. Ditambahkan 1 gram Sodium Sulfit

  3. 3. Ditambahkan 30 gram Sodium Bisulfit

  4. 4. Tambahkan air Demin hingga 200 mL

  5. 5. Simpan dalam wadah gelap

  6. 6. Kondisikan larutan dalam kondisi ruangan 25 + 5 derajat C sebelum digunakan.

b)
  1. 1. Dilarutkan 2.5 g ANS

  2. 2. Ditambahkan 50 mL larutan yang mengandung 0,5 gram Sodium Sulfit

  3. 3. Ditambahkan 100 mL larutan yang mengandung 10 gram Sodium Bisulfit

  4. 4. Tambahkan air Demin hingga 500 mL

  5. 5. Kondisikan larutan dalam kondisi ruangan 25 + 5 derajat C sebelum digunakan

c)
  1. 1. Dilarutkan 0.5 g ANS

  2. 2. Ditambahkan 50 mL larutan yang mengandung 1 gram Sodium Sulfit

  3. 3. Ditambahkan 100 mL larutan yang mengandung 30 gram Sodium Bisulfit

  4. 4. Tambahkan air Demin hingga 200 mL

  5. 5. Simpan dalam wadah gelap

  6. 6. Kondisikan larutan dalam kondisi ruangan 25 + 5 derajat C sebelum digunakan

d)
  1. 1. Dilarutkan 2.5 g ANS

  2. 2. Ditambahkan 50 mL larutan yang mengandung 2 gram Sodium Sulfit

  3. 3. Ditambahkan 200 mL larutan yang mengandung 30 gram Sodium Bisulfit

  4. 4. Tambahkan air Demin hingga 500 mL

  5. 5. Kondisikan larutan dalam kondisi ruangan 25 + 5 derajat C sebelum digunakan

e)
  1. 1. Dilarutkan 2.5 g ANS

  2. 2. Ditambahkan 100 mL larutan yang mengandung 1 gram Sodium Sulfit

  3. 3. Ditambahkan 100 mL larutan yang mengandung 10 gram Sodium Bisulfit

  4. 4. Tambahkan air Demin hingga 200 mL

  5. 5. Simpan dalam wadah gelap

8.

Kenapa silika (SiO2) harus dianalisa dalam air dan uap pembangkit?

a)

Untuk mengetahui kandungan silika dalam air, karena sangat berpotensi terhadap terjadinya endapan silika yang berbahaya bagi peralatan di unit pembangkit

b)

Sebagai tanggung jawab laboratorium air dalam analisa air dan uap

c)

Sebagai dasar atas permintaan pembukaan CBD kepada operator di CCR

d)

Karena silika sangat berbahaya dan dapat menimbulkan korosi pada material pipa boiler

e)

Silika merupakan senyawa yang ada dalam air, tidak dapat dihilangkan dan dapat mengakibatkan proses karat pada pipa boiler dalam unit pembangkit

9.

Apa warna yang dihasilkan dari penambahan reagent pada analisa silika (SiO2)?

a)

Hijau

b)

Biru

c)

Merah

d)

Oranye

e)

Kuning

10.

Parameter apa yang dapat mempengaruhi pembentukan warna dalam analisa silika (siO2)? sehingga seolah kandungan silika dalam air tinggi jika terjadi....

a)

Buka CBD terlalu besar

b)

Injeksi Ammonia berlebihan

c)

Pompa Hydrazine tidak ngisap

d)

Injeksi posfat berlebihan

e)

Kebocoran kondensor

11.

Soal Hitungan nilai double :

Ani menimbang bahan kimia ANS sebanyak 2 gram, kemudian dilarutkan dalam 500 mL air demin. Hitung berapa persen berat (% w/w) larutan ANS yang diperoleh Ani saat ini!?

a)

20 % w/w

b)

0,2 % w/w

c)

4 % w/w

d)

0,4 % w/w

e)

1000 % w/w

12.

Studi Kasus :

Unit 3 baru saja selesai Overhaul selama 30 hari dan dilakukan penggantian pipa boiler, saat ini sudah mulai firing dan saat melakukan analisa air boiler, Tuti memperoleh hasil analisa silika yang tinggi pada jam 08:00, sehingga secara insiatif dia menelepon CCR untuk meminta dilakukan pembukaan CBD 5%. di jam 12:00 ternyata hasil pengujian silika masih menunjukkan angka yang sama (tidak turun juga tidak naik). Darimanakah silika tersebut berasal?

a)

Kesalahan baca peralatan di lab.

b)

Kotoran pekerjaan yang tertinggal di boiler, karena sebelumnya tidak dilakukan flushing

c)

Air KWTP yang digunakan untuk mengisi boiler

d)

Tangki injeksi kimia yang tercemar

e)

Air pengisi (air demin) yang mengandung silika tinggi

13.

Soal Kimia (nilai 3 point):

Berapakah MR (masa molekul relatif) dari senyawa silika sebagai SiO2?

a)

34

b)

32

c)

16

d)

28

e)

60

14.

Kenapa analisa silika tidak menggunakan beaker glass kaca seperti yang digunakan pada analisa lainnya?

a)

Gelas kaca lebih mahal daripada gelas plastik, sehingga jika penggantiannya sering akan mengakibatkan biaya yang dikeluarkan menjadi tinggi

b)

Digunakan beaker glass berbahan plastik/poliethilen untuk analisa silika di laboratorium

c)

Kaca akan lebih mudah berkerak karena silika akan mengendap pada dinding beaker glass yang berbahan kaca

d)

Penggunaan beaker glass kaca dikhawatirkan akan mengakibatkan hasil uji silika pada air tidak akurat (cenderung lebih tinggi)

e)

Beaker glass kaca lebih berat, sehingga akan menyulitkan penambahan reagent dalam analisa silika (karena jenis reagent yang ditambahkan cukup banyak)

15.

dalam penetapan kandungan silika dalam air dengan menggunakan metoda ASTM d859, diantaranya ditambahkan reagent HCL 1:1.

Apa fungsi reagent HCL 1:1 dalam penetapan silika tersebut?

a)

Melarutkan silika

b)

Membuat senyawa kompleks silika

c)

Menghilangkan silika

d)

Membuat warna biru untuk dapat dicek spektro

e)

Menormalkan ikatan seperti pada regenerasi resin

16.

berapa panjang gelombang pengukuran spektrofotometer pada metoda analisa silika berdasarkan ASTM D859 diatas?

a)

460 nanometer

b)

725 nanometer

c)

615 nanometer

d)

815 nanometer

e)

415 nanometer

17.

Berapa ukuran cuvet yang digunakan dalam analisa silika dengan metoda ASTM D859 di laboratorium?

a)

10 mm

b)

50 mm

c)

25 mm

d)

20 mm

e)

15 mm

18.

Soal Hitungan (2 point) :

Kandungan silika dalam air menunjukkan 0,185 ppm (yang bertepatan dengan batas maksimum silika dalam air boiler). Berapa miligram kandungan silika tersebut jika total volume air boiler adalah 100 Liter?

a)

Total mg Silika = 0,185 mg

b)

Total mg Silika = 1,85 mg

c)

Total mg Silika = 185 mg

d)

Total mg Silika = 1850 mg

e)

Total mg Silika = 18,5 mg

19.

Metode ASTM D859 untuk penentuan silika dalam air didasarkan pada prinsip kolorimetri. Reaksi kimia apa yang terjadi antara silika dan reagen molibdat untuk membentuk asam silikomolibdat yang berwarna kuning?

a)

Oksidasi

b)

Reduksi

c)

Pembentukan kompleks heteropoli

d)

Netralisasi

e)

Asam Basa

20.

Dalam metode ASTM D859, penambahan reagen oksalat (oxalic acid) berfungsi untuk menghilangkan interferensi dari ion lain. Ion apa yang paling sering dihilangkan dengan penambahan asam oksalat?

a)

Ion Natrium (Na+)

b)

Ion Chloride (Cl-)

c)

Ion Sulfat (SO42-)

d)

Ion Posfat (PO43-)

e)

Ion Calsium (Ca2+)