NEW
Font size
WorksheetsQuiz Pengetahuan Laboratorium Kimia
Total questions: 52
Worksheet time: 26mins
Alat pelindung diri (APD) yang WAJIB digunakan saat bekerja di laboratorium adalah …
Topi, sarung tangan, sepatu sandal
Jas laboratorium, sarung tangan, kacamata pelindung
Masker kain, jaket, sepatu olahraga
Helm, rompi, sarung tangan motor
Tidak perlu APD jika praktikum sederhana
Fungsi utama jas laboratorium adalah …
Menambah gaya penampilan praktikan
Melindungi tubuh dari percikan bahan kimia
Agar tidak kedinginan di ruangan AC
Melindungi tubuh dari debu jalan
Menandakan status praktikan sebagai ilmuwan
Saat bekerja di laboratorium, rambut panjang sebaiknya …
Dibiarkan terurai bebas
Dicuci terlebih dahulu
Diikat atau ditutup rapat
Dicat agar lebih menarik
Dipotong pendek
Tindakan pertama sebelum menggunakan alat dan bahan di laboratorium adalah …
Menyalakan bunsen terlebih dahulu
Membaca petunjuk praktikum
Menanyakan teman cara penggunaannya
Mencoba langsung alat yang ada
Mencampur bahan kimia dengan bebas
Jika terjadi tumpahan asam pekat di meja praktikum, langkah pertama adalah …
Segera menyeka dengan tisu
Membiarkan hingga kering
Menaburkan natrium bikarbonat (NaHCO₃)
Membilas dengan air keran langsung
Membuang dengan sapu dan serbet
Memakan makanan dan minuman di dalam laboratorium …
Diperbolehkan bila hati-hati
Dilarang keras karena berbahaya
Diperbolehkan untuk praktikan senior
Dilarang hanya saat menggunakan bahan berbahaya
Diperbolehkan jika dosen mengizinkan
Alat yang digunakan untuk melindungi mata dari percikan bahan kimia adalah …
Masker kain
Helm proyek
Kacamata laboratorium
Face shield motor
Topi plastik
Setelah selesai praktikum, hal yang harus dilakukan adalah …
Segera meninggalkan laboratorium
Membersihkan alat dan area kerja
Membiarkan limbah kimia di meja
Menyimpan bahan kimia di tas pribadi
Menunggu instruksi teman
Laboratorium kimia harus memiliki ventilasi yang baik agar …
Udara segar masuk untuk kesehatan
Nyaman saat bekerja
Mencegah akumulasi gas berbahaya
Menurunkan suhu ruangan
Supaya lebih wangi
APD yang paling tepat saat bekerja dengan asam kuat adalah …
Jas lab, kacamata pelindung, sarung tangan karet
Masker kain, jas lab, sarung tangan kain
Helm, masker kain, sepatu sandal
Jas hujan, sarung tangan motor, kacamata hitam
Jaket, masker medis, sepatu olahraga
Simbol tengkorak pada label bahan kimia menunjukkan bahwa bahan tersebut bersifat …
Mudah terbakar
Radioaktif
Beracun
Korosif
Oksidator
Label bahan kimia menunjukkan bahwa bahan tersebut bersifat …
Mudah terbakar
Radioaktif
Beracun
Korosif
Oksidator
Zat berikut yang termasuk bahan korosif adalah …
Etanol
Natrium hidroksida (NaOH)
Glukosa
Urea
Air suling
Sifat bahan kimia yang mudah terbakar ditunjukkan oleh simbol …
Api
Tengkorak
Ledakan
Tangan korosi
Lingkaran api
Contoh bahan kimia yang mudah menguap dan mudah terbakar adalah …
HCl pekat
Asam sulfat
Etanol
NaOH
NaCl
Limbah merkuri (Hg) termasuk kategori …
Limbah padat
Limbah cair non-berbahaya
Limbah logam berat berbahaya
Limbah gas
Limbah organik
Simbol korosif biasanya ditunjukkan dengan gambar …
Tangan yang terbakar asam
Api yang menyala
Tengkorak hitam
Ledakan bom
Lingkaran berapi
Bahan kimia radioaktif ditandai dengan simbol …
Api
Tiga kipas berputar (trefoil)
Tengkorak
Petir
Gelas pecah
Penyimpanan bahan kimia berbahaya harus dilakukan …
Dicampur dalam satu rak agar hemat tempat
Dipisahkan sesuai sifat bahayanya
Diletakkan di meja praktikum
Disimpan di tas pribadi siswa
Dibiarkan terbuka agar mudah diambil
Bahan kimia yang bersifat oksidator biasanya dapat …
Menyebabkan luka bakar kulit
Mempercepat reaksi pembakaran
Menurunkan suhu ruangan
Mengurangi risiko kebakaran
Menyerap uap air
Senyawa asam sulfat (H₂SO₄) bersifat …
Mudah terbakar
Korosif
Radioaktif
Oksidator ringan
Netral
Alat yang digunakan untuk mengukur volume larutan dengan ketelitian tinggi adalah …
Gelas kimia
Erlenmeyer
Buret
Tabung reaksi
Gelas ukur
Fungsi pipet tetes adalah …
Mengukur volume dengan presisi
Memindahkan larutan dalam tetesan kecil
Menyimpan bahan kimia
Mengaduk larutan
Menguapkan larutan
Gelas kimia (beaker) biasanya digunakan untuk …
Mengukur volume dengan presisi
Tempat reaksi dan memanaskan larutan
Menguji pH larutan
Menyaring larutan
Menyimpan bahan kimia jangka panjang
Alat yang berfungsi sebagai tempat reaksi dalam skala kecil adalah …
Tabung reaksi
Pipet volum
Gelas ukur
Corong
Mortar
Erlenmeyer lebih sering digunakan daripada gelas kimia untuk titrasi karena …
Lebih mudah dipegang
Bentuknya meruncing sehingga larutan tidak mudah tumpah
Lebih tebal
Harganya lebih murah
Warnanya lebih jernih
Alat untuk memisahkan campuran dengan cara filtrasi adalah …
Pipet tetes
Corong
Tabung reaksi
Erlenmeyer
Buret
Nama alat sesuai gambar adalah....
Pipet tetes
Corong
Tabung reaksi
Erlenmeyer
Buret
Kegunaan penjepit kayu di laboratorium adalah …
Menjepit tabung reaksi saat dipanaskan
Menyaring larutan
Mengukur pH
Mengaduk larutan
Menutup gelas kimia
Termometer alkohol digunakan untuk mengukur …
Tekanan
Massa
Volume
Suhu
Waktu
Alat untuk mengukur volume larutan dengan tepat satu ukuran tertentu adalah …
Gelas ukur
Pipet volum
Buret
Erlenmeyer
Tabung reaksi
Mortar dan pestle digunakan untuk …
Mengukur volume
Menghaluskan zat padat
Memanaskan larutan
Menyaring campuran
Menyimpan larutan
Jika larutan asam mengenai kulit, tindakan pertama adalah …
Mengolesi minyak kayu putih
Mencuci dengan air mengalir banyak
Menaburkan pasir
Membalut dengan kain kering
Mengoleskan alkohol
Fungsi eyewash station di laboratorium adalah …
Untuk mencuci tangan setelah praktikum
Untuk mencuci mata dari percikan bahan kimia
Untuk menyiram meja praktikum
Untuk membersihkan alat praktikum
Untuk membilas larutan
Jika terjadi kebakaran kecil di laboratorium, alat yang digunakan adalah …
Eyewash station
Alat pemadam api ringan (APAR)
Tabung reaksi
Gelas kimia berisi air
Pipet volum
Warna tabung APAR untuk kebakaran listrik biasanya …
Biru
Merah
Kuning
Hitam
Hijau
Tindakan paling tepat jika terjadi tumpahan merkuri adalah …
Membilas dengan air
Menyapu dengan kain
Mengumpulkan dengan pipet khusus merkuri
Membiarkan hingga menguap
Menyiram dengan asam kuat
Prosedur evakuasi laboratorium saat kebakaran adalah …
Menyelesaikan praktikum dulu, lalu keluar
Keluar dengan tertib sesuai jalur evakuasi
Berebutan menuju pintu keluar
Menunggu guru memberi aba-aba
Menyembunyikan bahan kimia di tas pribadi
Jika pakaian praktikan terbakar, maka …
Segera berlari keluar ruangan
Disiram air atau dibungkus kain tebal
Ditaburi alkohol agar padam
Dibiarkan sampai api padam sendiri
Ditutup plastik
Jika gas beracun terhirup, langkah yang harus dilakukan adalah …
Diam di tempat dan menarik napas dalam-dalam
Segera keluar ke tempat dengan udara segar
Meminum air hangat
Duduk sambil menunggu bantuan
Menutup mulut dengan plastik
Kotak P3K di laboratorium berguna untuk …
Menyimpan peralatan gelas
Memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan
Menyimpan bahan kimia berbahaya
Menyimpan alat pemadam
Mengukur tekanan darah
Tindakan pertama jika kaca pecah di laboratorium adalah …
Mengambil pecahan dengan tangan kosong
Menyapu dengan sapu dan membuang di tempat sampah khusus
Membiarkan pecahan berserakan
Mencampur dengan limbah kimia
Membilas dengan air
Limbah kimia cair harus dibuang …
Ke saluran pembuangan umum
Dicampur dengan air lalu dibuang
Ke wadah khusus sesuai jenis limbah
Ke tempat sampah biasa
Disiram ke tanah
Limbah padat yang tidak berbahaya seperti kertas bekas penyaring dapat …
Dibuang ke tempat sampah biasa
Dilarutkan dengan asam kuat
Dibuang ke saluran air
Dicampur dengan limbah cair
Dibakar di dalam laboratorium
Limbah yang mengandung logam berat harus …
Dibuang langsung ke sungai
Dikumpulkan di wadah khusus untuk pengolahan
Dicampur dengan bahan organik
Dilarutkan dan dibuang ke saluran air
Dibiarkan menguap di udara
Salah satu dampak pembuangan limbah kimia ke lingkungan tanpa pengolahan adalah …
Menyuburkan tanah
Merusak ekosistem dan mencemari air
Menurunkan polusi udara
Mengurangi suhu bumi
Menambah kesuburan tanaman
Limbah cair asam dapat dinetralisasi menggunakan …
NaOH atau NaHCO₃
Alkohol
Minyak tanah
Glukosa
H₂O murni
Budaya keselamatan di laboratorium berarti …
Semua siswa bebas bereksperimen
Disiplin, patuh aturan, dan bertanggung jawab
Tidak perlu memakai APD
Praktikum lebih cepat selesai
Mengurangi penggunaan bahan kimia
Sikap yang mencerminkan budaya aman di laboratorium adalah …
Membawa pulang bahan kimia untuk percobaan rumah
Mengabaikan aturan keselamatan
Menyimpan bahan kimia dengan rapi sesuai kategori
Menggunakan alat tanpa izin
Membuang limbah sembarangan
Peran guru dalam menjaga budaya aman laboratorium adalah …
Mengawasi, memberi contoh, dan menegakkan aturan
Membiarkan siswa bekerja bebas
Mengurangi jumlah alat pelindung diri
Tidak memberi penjelasan prosedur
Menyuruh siswa belajar mandiri tanpa bimbingan
Jika ada siswa yang melanggar aturan keselamatan, maka …
Dibiarkan karena hal kecil
Diberikan teguran dan arahan
Diberi penghargaan
Dipuji karena berani mencoba
Disuruh membawa pulang bahan kimia
Tujuan utama membangun budaya aman di laboratorium adalah …
Menghemat bahan kimia
Mengurangi biaya praktikum
Mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama
Menambah keseruan praktikum
Membuat suasana laboratorium santai
