wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Introduction to Glomedcomm

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Jika warga lokal di Eropa buat konten di TikTok tapi penontonnya mayoritas dari Indonesia https://drive.google.com/file/d/1MPacoAoiDQ5PEcPWKXuHLe09l5kL2BvM/view?usp=sharing, fenomena ini menunjukkan:

a)

Cultural hybridity (Bhabha)

b)

Global village (McLuhan)

c)

Network society (Castells)

d)

Imagined communities (Anderson)

2.

Media di Korea Utara sepenuhnya dikontrol negara dan berfungsi sebagai alat propaganda, sedangkan di Korea Selatan terdapat media komersial yang lebih plural, dengan pers bebas dan beragam platform digital. Perbedaan ini paling tepat dijelaskan melalui konsep:

a)

Authoritarian theory vs libertarian theory (Siebert et al.)

b)

Public sphere (Habermas) vs Propaganda model (Herman & Chomsky)

c)

State-owned media system vs Media convergence

d)

Cultural proximity vs Cultural imperialism

3.

Mengapa konflik Palestina–Israel atau Ukraina–Rusia lebih sering muncul di media global daripada konflik lokal di Papua?

a)

Agenda-setting theory (McCombs & Shaw)

b)

News value theory (Galtung & Ruge)

c)

Framing theory (Entman)

d)

Cultural proximity (Straubhaar)

4.

K-Pop memakai bahasa Korea, campur Inggris, dengan dance ala Amerika, lalu viral di Indonesia. Fenomena ini menggambarkan:

a)

Cultural hybridity (Bhabha)

b)

Cultural imperialism (Schiller)

c)

Global-local nexus (Robertson)

d)

Intercultural miscommunication

5.

Film Parasite (Korea Selatan) mendominasi pasar global dan menang Oscar. Fenomena ini menunjukkan:

a)

Pergeseran dari cultural imperialism ke multi-directional media flows

b)

Dominasi Hollywood tetap ada, hanya lebih fleksibel

c)

Globalisasi sinema tidak lagi menimbulkan hegemoni

d)

Sinema Asia menggantikan peran Barat sepenuhnya

6.

Meme politik tentang NATO dan Rusia berbeda antara Eropa Barat dan Eropa Timur. Fenomena ini paling tepat dijelaskan dengan konsep:

a)

Soft power (Nye)

b)

Weaponized memes (Warfare Studies)

c)

Propaganda model (Herman & Chomsky)

d)

Digital populism

7.

McDonald’s menyesuaikan menunya (ayam goreng di Indonesia, teriyaki burger di Jepang). Fenomena ini adalah contoh dari:

a)

Glocalization (Robertson)

b)

Global consumer culture (Featherstone)

c)

Localization strategy

d)

Cultural adaptation (Hall)

8.

Budaya lokal ditampilkan dalam documentary Netflix. Hal ini mengandung risiko dan peluang berupa:

a)

Cultural appropriation vs cultural appreciation

b)

Cultural homogenization vs cultural heterogenization

c)

Orientalism vs Occidentalism

d)

Global North–South imbalance

9.

Dalam film global, representasi perempuan sering mengikuti “male gaze” (Laura Mulvey). Apa implikasi utamanya?

a)

Perempuan direpresentasikan sebagai objek visual laki-laki

b)

Media memperkuat symbolic annihilation

c)

Gender stereotypes direproduksi melalui media

d)

Semua benar

10.

Perusahaan fashion bikin kampanye “Go Green” tapi diam-diam tetap merusak lingkungan. Fenomena ini disebut:

a)

Greenwashing

b)

Corporate hypocrisy

c)

Astroturfing

d)

Reputation management