wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Berfikir Komputasional dan Algoritme

Total questions: 45

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Konsep berpikir komputasional yang menekankan pada penyederhanaan masalah dengan mengabaikan detail tidak relevan disebut?

a)

Dekomposisi

b)

Abstraksi

c)

Algoritme

d)

Pseudocode

e)

Evaluasi

2.

Langkah pertama dalam membuat algoritme adalah …

a)

Mengevaluasi hasil

b)

Menuliskan flowchart

c)

Mengidentifikasi masalah

d)

Membuat kode program

e)

Menguji pseudocode

3.

Flowchart digunakan untuk …

a)

Menampilkan data

b)

Menggambar urutan langkah penyelesaian masalah

c)

Menulis kode pemrograman

d)

Menyimpan data

e)

Membuat database

4.

Yang termasuk contoh penerapan dekomposisi dalam kehidupan sehari-hari adalah …

a)

Menghafalkan seluruh buku tanpa ringkasan

b)

Membagi tugas membersihkan rumah menjadi beberapa bagian

c)

Menyelesaikan soal matematika tanpa rumus

d)

Membuat kode langsung tanpa perencanaan

e)

Menjawab soal tanpa membaca

5.

Sebuah algoritme harus memiliki sifat berikut, kecuali …

a)

Jelas

b)

Terstruktur

c)

Efisien

d)

Ambigu

e)

Logis

6.

Simbol belah ketupat pada flowchart digunakan untuk …

a)

Proses

b)

Input/Output

c)

Keputusan

d)

Terminator

e)

Connector

7.

Pseudocode berbeda dengan bahasa pemrograman karena …

a)

Menggunakan bahasa campuran alami dan formal

b)

Harus dikompilasi

c)

Berbasis objek

d)

Lebih cepat dijalankan komputer

e)

Tidak bisa digunakan manusia

8.

Manakah yang merupakan contoh algoritme sehari-hari?

a)

Mengirim email

b)

Memasak mie instan sesuai langkah berurutan

c)

Bermain musik tanpa notasi

d)

Tidur siang

e)

Mendengarkan lagu

9.

Pengenalan pola dalam berpikir komputasional bertujuan untuk …

a)

Menghilangkan pola

b)

Menemukan kesamaan dari berbagai masalah

c)

Menyulitkan pemrograman

d)

Mengulang masalah

e)

Mengabaikan solusi

10.

Langkah terakhir dalam proses berpikir komputasional adalah …

a)

Abstraksi

b)

Evaluasi

c)

Algoritme

d)

Pseudocode

e)

Flowchart

11.

Bahasa pemrograman digunakan untuk …

a)

Menggambar diagram

b)

Mengkomunikasikan algoritme ke komputer

c)

Menghitung manual

d)

Membuat catatan

e)

Menyimpan gambar

12.

Simbol persegi panjang pada flowchart melambangkan …

a)

Proses

b)

Input/Output

c)

Keputusan

d)

Terminator

e)

Connector

13.

Mengapa algoritme penting dalam pemrograman?

a)

Membuat program lebih cepat dipelajari

b)

Menjadi dasar instruksi komputer

c)

Mengurangi penggunaan komputer

d)

Menghapus flowchart

e)

Menyingkat pseudocode

14.

Contoh abstraksi dalam aplikasi transportasi online adalah …

a)

Pengguna hanya melihat tarif dan rute, bukan detail perhitungan sistem

b)

Pengguna menghitung sendiri biaya bensin

c)

Pengguna membuat aplikasi sendiri

d)

Sopir memilih tarif sesuka hati

e)

Sistem bekerja tanpa input data

15.

Langkah mengecek ulang algoritme untuk memastikan solusi benar disebut …

a)

Analisis

b)

Implementasi

c)

Evaluasi

d)

Pemrograman

e)

Dekomposisi

16.

Langkah mengecek ulang algoritme untuk memastikan solusi benar disebut …

a)

Analisis

b)

Implementasi

c)

Evaluasi

d)

Pemrograman

e)

Dekomposisi

17.

Simbol oval dalam flowchart digunakan untuk …

a)

Proses

b)

Input/Output

c)

Keputusan

d)

Mulai/Selesai

e)

Connector

18.

Pseudocode memudahkan programmer karena …

a)

Tidak membutuhkan logika

b)

Menghubungkan algoritme dengan bahasa pemrograman

c)

Bisa langsung dikompilasi

d)

Menghapus flowchart

e)

Tidak perlu kode program

19.

Dekomposisi berbeda dengan abstraksi karena …

a)

Dekomposisi memecah masalah, abstraksi menyaring detail

b)

Dekomposisi menyaring detail, abstraksi memecah masalah

c)

Keduanya sama

d)

Abstraksi hanya untuk flowchart

e)

Dekomposisi hanya untuk pseudocode

20.

Mengapa evaluasi algoritme penting?

a)

Untuk memperlambat solusi

b)

Untuk memastikan solusi optimal

c)

Untuk menambah error

d)

Untuk menghapus langkah

e)

Untuk menyingkat kode

21.

Contoh penerapan flowchart dalam kehidupan nyata adalah …

a)

Denah ruangan

b)

Alur proses registrasi mahasiswa

c)

Poster acara

d)

Daftar belanja

e)

Buku catatan

22.

Jika algoritme tidak logis, maka …

a)

Program berjalan lancar

b)

Program akan error

c)

Flowchart jelas

d)

Pseudocode benar

e)

Solusi mudah

23.

Pseudocode lebih mudah dipahami karena …

a)

Menggunakan bahasa sehari-hari

b)

Menggunakan simbol rumit

c)

Menggunakan kode mesin

d)

Tidak perlu logika

e)

Tidak perlu urutan

24.

Flowchart dibuat sebelum menulis program dengan tujuan …

a)

Memudahkan pemahaman alur program

b)

Menghemat kertas

c)

Mengurangi error otomatis

d)

Membuat program otomatis

e)

Menyingkat pseudocode

25.

Pengenalan pola mempermudah pemrograman karena …

a)

Solusi bisa digunakan ulang

b)

Pola dihapus

c)

Algoritme diubah total

d)

Detail ditambahkan

e)

Program jadi lambat

26.

Dalam berpikir komputasional, abstraksi membantu dengan cara …

a)

Mengabaikan detail tidak relevan

b)

Memecah masalah jadi kecil

c)

Menyusun algoritme

d)

Membuat flowchart

e)

Menuliskan pseudocode

27.

Simbol jajar genjang pada flowchart melambangkan …

a)

Input/Output

b)

Proses

c)

Keputusan

d)

Terminator

e)

Connector

28.

Seorang siswa ingin menghitung luas segitiga dengan input alas dan tinggi. Langkah algoritme yang benar adalah …

a)

Input panjang sisi

b)

Hitung alas × tinggi ÷ 2

c)

Hitung alas + tinggi

d)

Input keliling segitiga

e)

Hitung tinggi × tinggi

29.

Jika program dibuat tanpa evaluasi, dampaknya adalah …

a)

Program pasti sempurna

b)

Program bisa mengandung error

c)

Program lebih efisien

d)

Program otomatis optimal

e)

Program tidak perlu diuji

30.

Seorang siswa ingin membuat aplikasi perhitungan rata-rata nilai. Manakah tahapan berpikir komputasional yang benar?

a)

Abstraksi → Pengenalan Pola → Flowchart → Evaluasi

b)

Dekomposisi → Algoritm

31.

Seorang siswa ingin membuat aplikasi perhitungan rata-rata nilai. Manakah tahapan berpikir komputasional yang benar?

a)

Abstraksi → Pengenalan Pola → Flowchart → Evaluasi

b)

Dekomposisi → Algoritme → Pseudocode → Evaluasi

c)

Evaluasi → Algoritme → Abstraksi → Flowchart

d)

Algoritme → Abstraksi → Evaluasi → Flowchart

e)

Flowchart → Abstraksi → Evaluasi → Pseudocode

32.

Sebuah algoritme dibuat untuk menghitung keliling persegi panjang dengan rumus L = p × l. Namun hasil salah. Kesalahan terletak pada tahap …

a)

Abstraksi

b)

Analisis masalah

c)

Evaluasi akhir

d)

Flowchart

e)

Pseudocode

33.

Algoritme yang memanggil dirinya sendiri di dalam proses penyelesaian disebut …

a)

Algoritme Greedy

b)

Algoritme Backtracking

c)

Algoritme Rekursif

d)

Algoritme Divide and Conquer

e)

Algoritme Dynamic Programming

34.

Contoh penerapan algoritme rekursif adalah …

a)

Menghitung luas persegi

b)

Menghitung faktorial n!

c)

Menjumlahkan dua bilangan

d)

Mencetak nama sekali

e)

Mengurutkan daftar belanja

35.

Prinsip utama algoritme Divide and Conquer adalah …

a)

Memilih solusi terbaik setiap langkah

b)

Memecah masalah besar menjadi masalah kecil

c)

Menghapus bagian tidak penting

d)

Mengulang langkah sama

e)

Menebak jawaban secara cepat

36.

Contoh algoritme Divide and Conquer adalah …

a)

Bubble Sort

b)

Merge Sort

c)

Linear Search

d)

Sequential Search

e)

Insertion Sort

37.

Algoritme Greedy bekerja dengan cara …

a)

Mengambil pilihan terbaik di setiap langkah

b)

Menyimpan semua kemungkinan

c)

Mencoba semua kombinasi

d)

Memanggil fungsi berulang

e)

Memecah masalah besar

38.

Contoh algoritme Greedy adalah …

a)

Algoritme pencarian koin kembalian

b)

Algoritme Fibonacci

c)

Algoritme Merge Sort

d)

Algoritme Sudoku

e)

Algoritme Faktorial

39.

Dynamic Programming berbeda dengan Divide and Conquer karena …

a)

Dynamic Programming menyimpan hasil submasalah agar tidak dihitung ulang

b)

Divide and Conquer menyimpan semua solusi

c)

Dynamic Programming menggunakan percabangan

d)

Divide and Conquer mengabaikan hasil

e)

Dynamic Programming tidak efisien

40.

Contoh algoritme Dynamic Programming adalah …

a)

Algoritme Faktorial

b)

Algoritme Fibonacci dengan tabulasi

c)

Algoritme Bubble Sort

d)

Algoritme Pencarian Linear

e)

Algoritme Sudoku

41.

Algoritme Backtracking bekerja dengan cara …

a)

Memilih solusi acak

b)

Maju mundur sampai menemukan solusi

c)

Mengabaikan solusi yang salah

d)

Mengulang terus tanpa berhenti

e)

Membagi masalah menjadi bagian kecil

42.

Contoh algoritme Backtracking adalah …

a)

Algoritme Sudoku

b)

Algoritme Bubble Sort

c)

Algoritme Faktorial

d)

Algoritme Fibonacci

e)

Algoritme Binary Search

43.

Algoritme yang digunakan untuk mencari solusi optimal dengan memilih langkah terbaik di setiap tahap disebut …

a)

Algoritme Greedy

b)

Algoritme Dynamic Programming

c)

Algoritme Backtracking

d)

Algoritme Divide and Conquer

e)

Algoritme Brute Force

44.

Dalam flowchart, simbol persegi panjang digunakan untuk melambangkan …

a)

Keputusan

b)

Input/Output

c)

Mulai/Selesai

d)

Connector

e)

Proses

45.

Langkah pertama dalam menyusun algoritme adalah …

a)

Membagi masalah menjadi bagian kecil

b)

Menentukan tujuan

c)

Membuat flowchart

d)

Melakukan evaluasi

e)

Menulis pseudocode