wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTO Penyakit Infeksi

Total questions: 25

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan Tes Molekular Cepat (TCM), seorang pasien laki-laki berusia 35 tahun diketahui terinfeksi M.Tuberculosis yang resisten terhadap rifampisin dan isoniazid. Pasien ini masuk dalam klasifikasi pasien TB apa?

a)

TB SO

b)

TB RR

c)

TB MDR

d)

TB pre-XDR

e)

TB XDR

2.

Seorang wanita hamil diketahui menderita TB RO. OAT (Obat Anti Tuberkulosis) apa yang boleh diberikan kepada ibu hamil tersebut?

a)

Etionamid (Eto)

b)

Protionamid (Pto)

c)

Streptomisin (S)

d)

Amikasin (Am)

e)

Bedaquiline (Bdq)

3.

Pasien TB SO laki-laki dengan riwayat DM datang ke RS dengan keluhan kaki kesemutan dan kram pada otot. Setelah pemeriksaan fisik, dokter mendiagnosa pasien mengalami neuropati perifer akibat OAT yang diminumnya. Apa tatalaksana penanganan kasus ini?

a)

Pengobatan tetap dilanjutkan meskipun gejala berat

b)

Berikan vitamin B6 sampai 50-75 mg/ hari

c)

Hentikan OAT saat itu juga

d)

Ganti terapi dengan paduan pengobatan jangka panjang

4.

Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun terdiagnosa TB RR. Ia mendapatkan paduan pengobatan BPaLM. Apa beda paduan ini dengan paduan pengobatan BPaL?

a)

BPaLM diberikan selama 6 bulan, sedangkan BPaL selama 9 bulan

b)

Pada paduan BPaLM terdapat moksifloksasin, sedangkan BPaL tidak ada moksifloksasin

c)

Pada paduan BPaLM tidak diberikan moksifloksasin, sedangkan BPaL ada moksifloksasin

d)

Durasi pengobatan bulan ke 5-6 pada paduan BPaLM selama 39 minggu, sedangkan pada BPaL selama 26 minggu

5.

Bapak K adalah pasien TB SO dengan HIV. Nilai CD4 nya mencapai 100 sel/mm3. Selain mendapatkan OAT jangka pendek lini pertama, pasien ini juga harus mendapatkan antibiotik untuk profilaksis infeksi oportunistik. Antibiotik apa yang dimaksud?

a)

Metronidazol

b)

Eritromisin

c)

Ciprofloksasin

d)

Kotrimoksazol

6.

Seorang ibu hamil dengan HIV ingin menyusui anaknya setelah melahirkan nanti. ARV profilaksis apa yang harus diberikan kepada bayi tsb selama 6 minggu?

a)

Efavirenz

b)

Nevirapin

c)

Zidovudin

d)

Nevirapin + zidovudin

7.

Seorang perempuan terdiagnosa TB dan HIV. Ia mendapatkan terapi OAT yaitu 2HRZE/4RH. Sedangkan pengobatan ARV-nya lini kedua karena 6 bulan sebelumnya sudah mengalami kegagalan terapi. Obat ARV lini kedua apa yang dosisnya perlu dinaikkan 2x karena dapat berinteraksi dengan OAT rifampisin?

a)

Efavirens (EFV)

b)

Lamivudine

c)

Ritonavir

d)

Tenofovir

8.

Seorang perempuan 20 tahun MRS karena kekerasan seksual di area lokalisasi. Sesuai dengan panduan, ia dites anti-HIV dan diperiksa apakah terkena hepatitis B serta hepatitis C. Tanpa menunggu hasil pemeriksaan, pasien ini harus mendapatkan ARV PPP (pencegahan pasca pajanan) yaitu?

a)

Tenovofir (TDF) + Lamivudin (3TC)+ Lopinavir/Ritonavir (LPV/r)

b)

Tenovofir (TDF) + Lamivudin (3TC) + Emtricitabin (FTC)

c)

Tenovofir (TDF) + Lamivudin (3TC) + Zidovudin (AZT)

d)

Abacavir (ABC) + Lamivudin (3TC) + Efavirenz (EFV)

9.

Pada pemberian ARV Nevirapine (NVP), untuk memonitor ada tidaknya efek samping, kadar apa yang perlu dicek?

a)

HbA1C

b)

SGPT

c)

Serum kreatinin

d)

CD4

10.

Seorang ibu membawa anak laki-lakinya yang berusia 28 tahun (HIV positif) ke IGD karena anaknya mengalami mimpi buruk dan berhalusinasi. Setelah dilakukan anamnesa, diketahui bahwa pasien mengalami toksisitas akibat Efavirenz (EFV) dengan dosis 600mg. Apa plan dari apoteker terhadap DRP tersebut?

a)

Menghentikan EFV

b)

Mengganti EFV dengan Nevirapine (NVP)

c)

Pertimbangkan EFV dosis rendah (400 mg/ hari)

d)

Semua jawaban salah

11.

Seorang anak usia 12 tahun masuk IGD dengan gejala sesak napas, batuk, demam 39 derajat celcius, dan nyeri dada. Setelah dilakukan pemeriksaan lab dan mikrobiologi, dokter mendiagnosis dg pnemonia komunitas (CAP). Bakteri manakah di bawah ini yang bukan bakteri penyebab CAP?

a)

Staphylococcus aureus

b)

Streptococcus pnemoniae

c)

Chlamydia psittaci

d)

Mycobacterium tuberculosis

12.

Pada proses diagnosa pnemonia, terdapat pemeriksaan penanda infeksi yang mampu mendeteksi 27 patogen paling sering menjadi penyebab pnemonia, termasuk mendeteksi gen petanda resisten antibiotik. Apa nama pemeriksaan tsb?

a)

Prokalsitonin (PCT)

b)

C-reaktive protein (CRP)

c)

Syndromic testing/ multiplex PCR

d)

CT scan toraks

13.

Bapak W MRS dengan gejala sesak dan demam. Ia memiliki riwayat penyakit DM yang masih dalam pengobatan. Setelah pemeriksaan fisik, lab dan usg toraks, dokter mendiagnosa Bapak W mengalami CAP. Mana antibiotik empiris di bawah ini yang bukan pilihan untuk terapi rawat jalan Bapak W?

a)

Amoksisilin 500 mg per 8 jam

b)

Amoksisilin klavulanat 500 mg/125 mg per 8 jam

c)

Cefuroksim 500 mg per 12 jam

d)

Doksisiklin 100 mg per 12 jam

14.

Setelah pengobatan 2 hari, Bapak W pada kasus sebelumnya kembali lagi ke RS karena gejala memberat. Dokter memutuskan untuk rawat inap. Apa pilihan terapi antibiotik untuk Bapak W?

a)

Ampicilin +sulbactam 1,5 gram / 6 jam

b)

Seftriakson 1 gram/ 24 jam+ azitromisin 500 mg/ 24 jam

c)

Levofloksasin 750 mg/24 jam

d)

Sefotaksim 600 mg/ 8 jam

15.

Setelah perawatan selama 24 jam, dokter yang merawat Bapak W baru mengetahui bahwa sampel respirasi sebelumnya merupakan MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus). Antibiotik apa yang perlu ditambahkan pada terapi Bapak W?

a)

Piperasilin-tazobaktam 4,5 gram/6 jam

b)

Imipenem 500 mg/6 jam

c)

Aztreonam 2 gram/ 8 jam

d)

Vankomisin 15 mg/kg per 12 jam

16.

Di bawah ini merupakan transmisi hepatitis B secara horizontal, kecuali melalui...

a)

Transfusi darah

b)

Jarum suntik

c)

Proses persalinan dari ibu ke anak

d)

Transplantasi organ

17.

Ibu S masuk RS dengan gejala lemah, dan rasa tidak nyaman pada perut bagian kanan atas. Setelah melakukan pemeriksaan fisik ditemukan hepatomegali. Dari pemeriksaan serologi, diketahui hasil HBeAg positif dg nilai HBV DNA 2500 IU/ml dan nilai ALT normal. Selain itu, ditemukan inflamasi berat pada hatinya. Ibu S didiagnosa Hepatitis B kronik. Obat apa yang menjadi rekomendasi lini pertama pada kasus ini?

a)

Entecavir

b)

Lamivudin

c)

Adenovir

d)

Telbivudin

18.

Selain analog nukleos(t)ida, apa obat rekomendasi lini pertama untuk Hepatitis B yang durasi terapinya hanya untuk maksimal 48 minggu?

a)

Kortikosteroid

b)

Peg-interferon

c)

ARV

d)

NSAID

19.

Pada kasus hepatitis C, pengobatan apa yang memberikan angka kesembuhan tinggi dan toleransi yang tinggi?

a)

Terapi interferon

b)

DAA (direct-acting antiviral)

c)

ARV

d)

SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor)

20.

Pasien AA dengan diagnosa hepatitis C diketahui mengalami gagal ginjal dengan nilai eGFR 23 ml/menit/1,73 m2. Regimen apa yang kontraindikasi dengan komorbid tersebut?

a)

Simeprevir

b)

Elbasvir

c)

Grazoprevir

d)

Sofosbuvir

21.

Ibu H masuk RS dengan keluhan demam, nyeri saat berkemih dan urin berdarah. Ibu H memiliki riwayat penyakit jantung koroner. Pemeriksaan fisik dan lab menunjukkan positif ISK. Antinyeri apa yang dikontraindikasikan untuk Ibu H?

a)

Parasetamol

b)

Ibuprofen

c)

Diklofenak

d)

Metamizole

22.

Manakah yang merupakan tanda dan gejala ISK sistemik?

a)

Hipotensi

b)

Rasa terbakar saat berkemih

c)

Tidak bisa menahan berkemih

d)

Tekanan/ kram pada perut bawah

23.

Antibiotik yang mengacu pada hasil kultur kuman pasien disebut sebagai antibiotik apa?

a)

Antibiotik empiris

b)

Antibiotik definitif

c)

Antibiotik spektrum luas

d)

Antibiotik spektrum sempit

24.

Seorang perempuan berusia 24 tahun MRS dengan gejala susah buang air kecil, jumlah urin sedikit dan nyeri pada supra pubis. Hasil pemeriksaan lab menunjukkan adanya leukosit dan bakteri pada urin. Diagnosa dokter adalah sistitis non komplikasi. Pilihan antibiotik empiris lini pertamanya kecuali?

a)

Fosfomycin trometamol 3 gram dosis

tunggal

b)

Pivmecillinam

c)

Nitrofurantoin

d)

Aminopenicillin

25.

Bila perempuan pada kasus no 24 diketahui hamil dengan usia kandungan 10 minggu, antibiotik apa yang dikontraindikasikan?

a)

Penicilin

b)

Sefalosporin

c)

Trimethoprim

d)

Sulfonamid