wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evaluasi Desain Kemasan DAN LABELLING

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Fungsi utama kemasan yang berkaitan dengan perlindungan produk dari kerusakan fisik, kimia, atau biologis selama transportasi dan penyimpanan disebut fungsi...

a)

Fungsi Komunikasi

b)

Fungsi Ekonomis

c)

Fungsi Proteksi (Perlindungan)

d)

Fungsi Estetika

e)

Fungsi Distribusi

2.

Kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk (misalnya botol plastik untuk minuman) disebut kemasan...

a)

Kemasan Kuarter

b)

Kemasan Transportasi

c)

Kemasan Tersier

d)

Kemasan Sekunder

e)

Kemasan Primer

3.

Dalam desain kemasan, warna, bentuk, dan tekstur yang menarik perhatian konsumen saat berada di rak toko termasuk dalam fungsi...

a)

Fungsi Teknik

b)

Fungsi Perlindungan

c)

Fungsi Keamanan

d)

Fungsi Pemasaran (Promosi)

e)

Fungsi Pengangkutan

4.

Desain kemasan harus memperhatikan aspek ergonomi, yang berarti kemasan tersebut harus...

a)

Menggunakan bahan paling mahal

b)

Mampu memuat banyak informasi

c)

Mudah digenggam, dibuka, ditutup, dan disimpan oleh konsumen

d)

Memiliki warna yang sangat mencolok

e)

Dibuat dari material daur ulang

5.

Keputusan desain untuk menggunakan bahan kaca daripada plastik untuk produk selai lebih mengutamakan aspek...

a)

Biaya Variabel

b)

Berat Produk

c)

Inertness (tidak bereaksi dengan produk) dan tampilan premium

d)

Kemudahan daur ulang

e)

Efisiensi pengiriman

6.

Pemilihan desain kemasan stand-up pouch (kantong berdiri) untuk produk makanan ringan lebih mengedepankan aspek...

a)

Kekuatan struktural

b)

Efisiensi penyimpanan dan daya tarik visual di rak toko

c)

Proteksi terhadap cairan

d)

Biaya tenaga kerja

e)

Kualitas bahan baku

7.

Tujuan dari pembuatan mock-up kemasan adalah...

a)

Menghitung biaya produksi

b)

Melakukan uji pasar secara massal

c)

Mengetahui bentuk fisik kemasan secara realistis sebelum produksi massal

d)

Mendapatkan izin BPOM

e)

Menentukan strategi pemasaran

8.

Desain kemasan produk kerajinan yang fungsional dan sekaligus dapat digunakan kembali oleh konsumen setelah produknya habis disebut kemasan...

a)

Kemasan Sekali Pakai (Single Use)

b)

Kemasan Tersier

c)

Kemasan Transportasi

d)

Kemasan Reuseable (Dapat Digunakan Kembali)

e)

Kemasan Fleksibel

9.

Aspek desain kemasan yang paling penting bagi produk makanan yang rentan terhadap oksidasi adalah pemilihan material yang memiliki sifat...

a)

Transparan

b)

Murah

c)

Ringan

d)

Penghalang Oksigen (Oxygen Barrier)

e)

Mudah dibuka

10.

Ketika mendesain kemasan, memperkirakan stacking strength (kekuatan tumpukan) sangat penting untuk kemasan...

a)

Primer

b)

Sekunder

c)

Transportasi (Tersier/Kuarter)

d)

Fleksibel

e)

Sachet

11.

Desain Grafis pada kemasan mencakup elemen-elemen berikut, kecuali...

a)

Logo dan brand name

b)

Ilustrasi atau foto produk

c)

Skema warna dan tipografi

d)

Bentuk struktural dan dimensi kemasan

e)

Slogan atau tagline

12.

Dalam desain, kemasan yang berbentuk kubus atau balok cenderung lebih efisien dalam hal...

a)

Daya tarik visual

b)

Efisiensi penumpukan dan pengiriman

c)

Biaya bahan baku

d)

Kekuatan terhadap benturan

e)

Keramahan lingkungan

13.

Analisis yang dilakukan untuk memastikan bahwa kemasan yang didesain dapat melindungi produk dan meminimalkan biaya material disebut...

a)

Analisis Pemasaran

b)

Analisis Keuangan

c)

Optimasi Desain Struktural

d)

Analisis BEP

e)

Analisis Kompetitor

14.

Desain kemasan yang menampilkan visual produk secara jelas dan jujur termasuk dalam prinsip etika kemasan yaitu...

a)

Keberlanjutan

b)

Keamanan

c)

Kesesuaian dengan Isi (Truthfulness)

d)

Kenyamanan

e)

Daya tarik

15.

Warna pada kemasan memiliki peran psikologis. Warna merah sering diasosiasikan dengan...

a)

Kesucian dan kebersihan

b)

Ketenangan dan alam

c)

Kepercayaan dan keamanan

d)

Energi, gairah, dan sering digunakan pada produk makanan untuk merangsang nafsu makan

e)

Kemewahan dan kualitas

16.

Dalam desain kemasan, area atau panel yang berisi informasi penting seperti bahan, tanggal kadaluarsa, dan label gizi biasanya terletak di panel...

a)

Panel Depan (Pemasaran)

b)

Panel Atas

c)

Panel Bawah

d)

Panel Samping atau Belakang

e)

Panel Ajaib

17.

Faktor lingkungan yang paling penting dipertimbangkan dalam desain kemasan saat ini adalah...

a)

Berat kemasan yang harus ringan

b)

Warna kemasan yang cerah

c)

Kemampuan daur ulang (Recyclability) atau penggunaan material terbarukan

d)

Harga cetak kemasan

e)

Ukuran font pada label

18.

Pengujian yang dilakukan untuk melihat seberapa baik kemasan menahan benturan dan getaran selama proses pengiriman disebut...

a)

Uji Visual

b)

Uji Kebocoran

c)

Uji Komunikasi

d)

Uji Transportasi (Drop Test/Vibration Test)

e)

Uji Stabilitas Kimia

19.

Material kemasan yang memiliki sifat fleksibel dan ringan, cocok untuk sachet dan pouch adalah...

a)

Kaca

b)

Logam

c)

Karton Tebal

d)

Film Plastik (misalnya Polyethylene)

e)

Kayu

20.

Penggunaan jendela transparan pada desain kemasan produk kerajinan atau makanan bertujuan untuk...

a)

Membuat kemasan lebih murah

b)

Mempercepat proses pengemasan

c)

Memberi kesempatan konsumen melihat fisik produk di dalamnya (trust building)

d)

Meningkatkan kekuatan kemasan

e)

Mengurangi berat produk

21.

Kegiatan pengemasan yang dilakukan secara manual menggunakan tenaga kerja manusia disebut...

a)

Pengemasan Otomatis

b)

Pengemasan Semi-otomatis

c)

Pengemasan Manual

d)

Pengemasan Tersier

e)

Pengemasan In-line

22.

Standar kebersihan dan higienitas dalam proses pengemasan produk makanan dan kosmetik diatur oleh...

a)

Standar ISO 9001

b)

Standar Good Manufacturing Practice (GMP) atau Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB)

c)

Standar ISO 14001

d)

Standar Just-in-Time

e)

Standar Lean

23.

Dalam proses pengemasan, tujuan sealing (penyegelan) yang paling utama adalah...

a)

Menambah berat kemasan

b)

Membuat label lebih menempel

c)

Memastikan integritas kemasan dan mencegah kontaminasi dari luar

d)

Membuat kemasan lebih mudah dibuka

e)

Mengurangi biaya material

24.

Proses pengemasan produk cairan atau pasta yang diisi berdasarkan volume tetap tanpa mempertimbangkan beratnya disebut...

a)

Pengisian berdasarkan Berat (Weight Filling)

b)

Pengisian berdasarkan Volume (Volumetric Filling)

c)

Pengisian berdasarkan Kuantitas

d)

Pengisian Manual

e)

Pengisian Otomatis

25.

Peralatan yang digunakan untuk mengeluarkan udara dari kemasan dan menggantinya dengan gas inert (seperti Nitrogen) pada produk makanan disebut...

a)

Induction Sealer

b)

Mesin Pengemasan Atmosfer Termodifikasi (Modified Atmosphere Packaging / MAP)

c)

Mesin Shrink Wrap

d)

Mesin Labeling

e)

Mesin Case Erector

26.

Kemasan Tersier berfungsi untuk...

a)

Melindungi produk saat dikonsumsi.

b)

Menarik perhatian konsumen di rak.

c)

Menggabungkan kemasan sekunder menjadi unit besar untuk transportasi dan penyimpanan (misalnya kotak karton induk).

d)

Menampilkan informasi produk.

e)

Bersentuhan langsung dengan produk.

27.

Jika kemasan primer menggunakan botol kaca, maka kegiatan pengemasan yang krusial sebelum pengisian produk adalah...

a)

Sterilisasi dan Pembersihan Botol.

b)

Pemberian label.

c)

Shrink wrap.

d)

Pengemasan sekunder.

e)

Cartoning.

28.

Tahapan dalam melaksanakan pengemasan yang melibatkan pemanasan film plastik agar menyusut dan mengikuti bentuk produk (misalnya untuk menyegel botol) disebut...

a)

Strapping.

b)

Sealing.

c)

Palletizing.

d)

Shrink Wrapping.

e)

Case Packing.

29.

Dalam proses pengemasan, Quality Control (QC) yang paling sering dilakukan adalah...

a)

Menghitung biaya tenaga kerja.

b)

Melakukan uji pasar.

c)

Pemeriksaan kebocoran, sealing yang sempurna, dan ketepatan berat/volume isi.

d)

Desain grafis kemasan.

e)

Analisis kebutuhan pasar.

30.

Langkah awal yang paling penting dalam melaksanakan pengemasan produk adalah...

a)

Menghitung biaya pelabelan.

b)

Menyiapkan kemasan dan memastikan kebersihan serta ketersediaannya.

c)

Mencari distributor baru.

d)

Mengubah jadwal produksi.

e)

Mendesain ulang logo.

31.

Palletizing adalah kegiatan pengemasan yang bertujuan untuk...

a)

Menyegel kemasan primer.

b)

Memberi label pada produk.

c)

Menata kotak-kotak produk di atas palet agar siap untuk ditangani forklift dan diangkut.

d)

Mengganti udara dalam kemasan.

e)

Membuat kemasan sekunder.

32.

Efisiensi waktu pengemasan dapat ditingkatkan dengan...

a)

Menggunakan kemasan yang rumit.

b)

Melakukan pengemasan secara manual.

c)

Standarisasi ukuran kemasan dan otomatisasi proses filling dan sealing.

d)

Mengurangi biaya label.

e)

Mengubah bahan baku produk.

33.

Jika proses pengemasan dilakukan secara in-house (di dalam pabrik sendiri), maka perusahaan harus menetapkan...

a)

Harga jual.

b)

Standar Prosedur Operasi (SOP) Pengemasan.

c)

Target keuntungan.

d)

Desain logo baru.

e)

Vendor label baru.

34.

Pengemasan produk yang dilakukan dalam jumlah kecil per shift atau per hari disebut pengemasan...

a)

Massal.

b)

Kontinu.

c)

Batch.

d)

Otomatis.

e)

Just-in-Time.

35.

Proses pengemasan yang menggunakan mesin yang dapat melakukan forming, filling, dan sealing secara otomatis dalam satu rangkaian disebut...

a)

Batch Process.

b)

Form-Fill-Seal (FFS) Process.

c)

Manual Packing.

d)

Custom Packing.

e)

Thermoforming.

36.

Tujuan utama dari pelabelan produk adalah fungsi...

a)

Fungsi Proteksi.

b)

Fungsi Ekonomis.

c)

Fungsi Identifikasi dan Komunikasi Informasi.

d)

Fungsi Ergonomi.

e)

Fungsi Distribusi.

37.

Informasi wajib yang harus tercantum pada label produk makanan di Indonesia, di antaranya adalah...

a)

Harga jual retail.

b)

Gaji pemilik perusahaan.

c)

Nama produk, daftar bahan yang digunakan, berat bersih, dan tanggal kedaluwarsa.

d)

Biaya produksi.

e)

Nama pemasok bahan baku.

38.

Barcode atau QR Code pada label berfungsi sebagai...

a)

Penanda estetika.

b)

Sistem pelacakan inventaris, penjualan, dan informasi produk (Supply Chain Management).

c)

Informasi nilai gizi.

d)

Saran penyajian.

e)

Kode untuk membuka kemasan.

39.

Informasi yang seringkali bersifat persuasif, menarik perhatian, dan berkaitan dengan branding produk terletak pada label...

a)

Informasi Nutrisi.

b)

Petunjuk Penggunaan.

c)

Label Depan (Principal Display Panel).

d)

Tanggal Kedaluwarsa.

e)

Kode Produksi.

40.

Sanksi terberat yang mungkin diterima wirausaha jika label produknya tidak memenuhi standar regulasi pemerintah adalah...

a)

Biaya promosi meningkat.

b)

Desain kemasan harus diubah.

c)

Karyawan harus dilatih ulang.

d)

Penarikan produk dari pasar dan denda/penutupan usaha.

e)

Kualitas bahan baku harus ditingkatkan.

41.

Kode Produksi (Batch Number) pada label berfungsi untuk...

a)

Menentukan harga jual.

b)

Melacak riwayat produksi produk (bahan baku, waktu, mesin) jika terjadi penarikan atau masalah mutu.

c)

Menampilkan tanggal kedaluwarsa.

d)

Mengukur efisiensi tenaga kerja.

e)

Mengurangi biaya pengemasan.

42.

Untuk produk yang mengandung alergen (misalnya kacang, susu), informasi ini wajib dicantumkan pada label untuk tujuan...

a)

Promosi.

b)

Estetika.

c)

Ekonomis.

d)

Keselamatan dan Kesehatan Konsumen.

e)

Pemasaran.

43.

Berikut yang termasuk dalam kategori klaim label yang bersifat informatif adalah...

a)

"Terlaris di Indonesia."

b)

"Paling Enak Se-Dunia."

c)

"Aroma yang Menggoda."

d)

"Tinggi Serat dan Vitamin C."

e)

"Kemasan Terbaik."

44.

Pelabelan Sekunder dilakukan pada kemasan...

a)

Primer (langsung pada produk).

b)

Kemasan Karton/Kotak yang berisi beberapa kemasan primer.

c)

Pallet.

d)

Kemasan sachet.

e)

Produk cair.

45.

Informasi berupa Simbol Daur Ulang (Recycling Symbol) pada label termasuk dalam kategori informasi...

a)

Pemasaran.

b)

Lingkungan (Keberlanjutan).

c)

Keuangan.

d)

Keamanan Produk.

e)

Klaim Kesehatan.

46.

Jika produk kerajinan menggunakan bahan baku yang mudah pecah, label yang wajib dicantumkan pada kemasan tersier adalah...

a)

Fragile (Rapuh) dan Arah Panah Atas.

b)

Tanggal Produksi.

c)

Logo Halal.

d)

Barcode.

e)

Petunjuk penggunaan.

47.

Kesalahan penulisan tanggal kedaluwarsa pada label dapat dikategorikan sebagai kegagalan dalam pengendalian mutu pada aspek...

a)

Desain Kemasan.

b)

Akurasi Pelabelan (Informasi).

c)

Kekuatan Sealing.

d)

Ergonomi.

e)

Berat Bersih.

48.

Mesin yang digunakan untuk menempelkan label secara otomatis pada permukaan kemasan dengan kecepatan tinggi disebut...

a)

Mesin Sealer.

b)

Mesin Filling.

c)

Mesin Labeling (Labeller).

d)

Mesin Shrink Wrap.

e)

Mesin Case Erector.

49.

Klaim Misleading (menyesatkan) pada label dilarang karena dapat merugikan konsumen dan melanggar prinsip...

a)

Efisiensi.

b)

Distribusi.

c)

Etika Bisnis dan Perlindungan Konsumen.

d)

Biaya.

e)

Kecepatan Produksi.

50.

Desain label yang baik harus memiliki kontras yang memadai antara teks dan latar belakang untuk memastikan...

a)

Biaya cetak lebih mahal.

b)

Keterbacaan (Readability) yang optimal oleh konsumen.

c)

Kemasan lebih ringan.

d)

Proses sealing lebih mudah.

e)

Tanggal kedaluwarsa lebih panjang.