Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

kelakuan 4

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.
151.     Dalam Teori Pengaharapan, sesuatu yang mengacu kepada seberapa diinginkan setiap hasil yang disediakan oleh pekerjaan atau organisasi bagi seseorang disebut:
a)
a.    Instrumentality
b)
b.    Valence
c)
c.     Expenctancy
d)
d.    Valence
2.
152.     Abraham Maslow membuat hipotesis bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, kebutuhan yang keempat adalah:
a)
a.    Kebutuhan Aktualisasi Diri
b)
b.    Kebutuhan Rasa Aman
c)
c.     Kebutuhan Sosial
d)
d.    Kebutuhan Penghargaan
3.
153.     Abraham Maslow membuat hipotesis bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, kebutuhan yang kelima adalah:
a)
a.    Kebutuhan Penghargaan
b)
b.    Kebutuhan Aktualisasi Diri
c)
c.     Kebutuhan Rasa Aman
d)
d.    Kebutuhan Sosial
4.
154.     Menurut teori ini, orang memiliki dua jenis kebutuhan atau persyaratan: Motivator dan Hygiene, teori tersebut dikemukakan oleh:
a)
a.    Peter Drucker.
b)
b.    Philips Kottler.
c)
c.     Abraham Maslow.
d)
d.    Frederick Herzberg
5.
155.     Abraham Maslow membuat hipotesis bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, kebutuhan yang kedua adalah:
a)
a.    Kebutuhan Sosial
b)
b.    Kebutuhan Aktualisasi Diri
c)
c.    Kebutuhan Rasa Aman
d)
d.    Kebutuhan Fisiologis
6.
156.     Teori yang berpendapat bahwa pemenuhan atas ketiga kebutuhan tersebut dapat dilakukan secara simultan, artinya bahwa hubungan dari teori ERG ini tidak bersifat hirarki, dikemukakan oleh:
a)
a.    Peter Drucker.
b)
b.    Philips Kottler.
c)
c.     Bateman and Snell.
d)
d.    Clayton Alderfer
7.
157.     Kebutuhan akan tetap bisa hidup sesuai dengan tingkat kebutuhan Maslow yaitu meliputi kebutuhan fisiologis dan kebutuhan akan rasa aman dalam Teori ERG disebut
a)
a.    Existence
b)
b.    Relatedness
c)
c.     Needs
d)
d.    Satisfaction
8.
158.     Abraham Maslow membuat hipotesis bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, kebutuhan yang ketiga adalah:
a)
a.    Kebutuhan Penghargaan
b)
b.    Kebutuhan Aktualisasi Diri
c)
c.     Kebutuhan Fisiologis
d)
d.    Kebutuhan Sosial
9.
159.     Kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain sesuai dengan tingkat kebutuhan Maslow dalam Teori ERG disebut:
a)
a.    Existence
b)
b.    Relatedness
c)
c.     Growth
d)
d.    Needs
10.
160.     Untuk kriteria karyawan yang memiliki tipe dengan sifat yang tidak akan bekerja tanpa perintah dan malas adalah:
a)
a.    Karyawan tipe Y
b)
b.    Karyawan tipe X
c)
c.     Karyawan tipe Z
d)
d.    Karyawan tipe B
11.
161.     Pekerja memiliki kemampuan kreativitas, imajinasi, kepandaian serta memahami tanggung jawab dan prestasi atas pencapaian tujuan kerja adalah:
a)
a.    Karyawan tipe X
b)
b.    Karyawan tipe Z
c)
c.     Karyawan tipe B
d)
d.    Karyawan tipe Y
12.
162.     Teori ini dikemukakan oleh seorang Psikolog yang menyatakan bahwa motivasi digerakan oleh keadaan seseorang yang terkait dengan kebutuhan berprestasi, afiliasi, dan kekuasaan.
a)
a.    Peter Drucker.
b)
b.    Philips Kottler.
c)
c.     Robbins dan Judge.
d)
d.    David McClelland
13.
163.     Tingkat dimana individu memberikan perhatian untuk menetapkan dan memelihara hubungan antar pribadi yang baik, disukai, dan saling bergaul satu sama lain disebut:
a)
a.    Kebutuhan berafiliasi
b)
b.    Kebutuhan kekuasaan
c)
c.     Kebutuhan berprestasi
d)
d.    Kebutuhan tujuan
14.
164.     Kebutuhan yang mendorong seseorang untuk memiliki pengaruh yang kreatif dan produktif terhadap diri sendiri atau lingkungan dalam Teori ERG disebut:
a)
a.    Existence
b)
b.    Relatedness
c)
c.    Growth
d)
d.    Satisfaction
15.
165.     Pekerja tipe Y, tidak perlu terlalu diawasi dan diancam secara ketat karena mereka memiliki pengendalian serta pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan perusahaan, menurut:
a)
a.    Philips Kottler.
b)
b.    Robbins dan Judge.
c)
c.     Bateman dan Snell
d)
d.    Douglas McGregor
16.
166.     Tingkat dimana individu memiliki keinginan yang kuat untuk melakukan tugas yang menantang dengan baik dan memenuhi standar pribadi untuk keunggulan, disebut:
a)
a.    Kebutuhan berafiliasi
b)
b.    Kebutuhan kekuasaan
c)
c.    Kebutuhan berprestasi
d)
d.    Kebutuhan keadilan
17.
167.     Keadilan ada ketika seseorang merasakan rasio hasil masukannya sama dengan rasio orang lain, Teori tersebut adalah:
a)
a.    Teori Motivasi Keadilan
b)
b.    Teori Motivasi Tujuan
c)
c.     Teori Motivasi Kebutuhan
d)
d.    Teori Motivasi Hubungan
18.
168.     Menurut Teori Keadilan, kondisi underpayment dan overpayment dapat menimbulkan tekanan yang dapat mempengaruhi motivasi seseorang, dengan demikian maka seorang Pimpinan harus dapat:
a)
a.    Mengembalikan keadilan dengan cara menyeimbangkan sosial
b)
b.    Mengembalikan keadilan dengan cara menyeimbangkan rasio
c)
c.     Mengembalikan keadilan dengan cara menyeimbangkan hubungan
d)
d.    Mengembalikan keadilan dengan cara menyeimbangkan kinerja
19.
169.     Teori Goal-Setting, mengatakan bahwa tujuan organisasi yang dikejar karyawan adalah penentu utama dari motivasi mereka dan kinerja selanjutnya, hal ini dikemukakan oleh:
a)
a.    Ed Locke dan Gary Latham.
b)
b.    J. Stacy Adams.
c)
c.     Philips Kottler.
d)
d.    Bateman dan Snell.
20.
170.     Menurut Teori Goal-Setting, untuk mendorong motivasi dan kinerja yang tinggi karyawan maka tujuan organisasi harus:
a)
a.    spesifik dan sulit digerakan
b)
b.    spesifik dan sulit dicapai
c)
c.     spesifik dan sulit dilakukan
d)
d.    spesifik dan sulit dikembangkan
21.
171.     Sesuatu yang didefinisikan sebagai perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau pengetahuan seseorang yang berasal dari praktek atau pengalaman adalah:
a)
a.    Panduan
b)
b.    Latar belakang
c)
c.    Pembelajaran
d)
d.    Pengertian
22.
172.     Operant conditioning theory dan social learning theory menyediakan panduan terbaik bagi manajer dalam upaya mereka untuk memiliki karyawan bermotivasi tinggi. Hal ini merupakan dasar pemikiran yang terkait dengan:
a)
a.    Teori Motivasi Pembelajaran
b)
b.    Teori Motivasi Tujuan
c)
c.     Teori Motivasi Pembelajaran
d)
d.    Teori Motivasi Hubungan
23.
173.     Orang belajar untuk melakukan sesuatu yang mengarah kepada konsekuensi yang diingingkan, dan tidak melakukan sesuatu yang mengarah pada konsekuensi yang tidak diinginkan, hal ini sebagaimana Teori Pembelajaran yang dikemukakan oleh:
a)
a.    Philips Kottler
b)
b.    B.F. Skinner
c)
c.     Philips Kottler.
d)
d.    Robbins dan Judge.
24.
174.     Tingkat dimana individu ingin menguasai atau mempengaruhi orang lain dalam Teori Motivasi, David McClelland, disebut:
a)
a.    Kebutuhan tujuan
b)
b.    Kebutuhan kekuasaan
c)
c.     Kebutuhan berafiliasi
d)
d.    Kebutuhan keadilan
25.
175.     Teori keadilan adalah teori motivasi yang konsentrasi pada persepsi keadilan hasil kerja mereka secara relatif atas masukan kerja mereka, Teori ini dikemukakan oleh:
a)
a.    J. Stacy Adams
b)
b.    Philips Kottler.
c)
c.     Bateman dan Snell.
d)
d.    David McClelland
26.
176.     Orang termotivasi dengan memperhatikan perilaku orang lain dan menjadi terdorong untuk melakukannya juga, hal ini adalah konsep dalam:
a)
a.    Pro Social Learning Theory
b)
b.    Social Learning Theory
c)
c.     Science Learning Theory
d)
d.    Social Structure Theory
27.
177.     Pengambilan keputusan merupakan proses memilih alternatif terbaik dari sejumlah alternatif secara sistematis untuk memecahkan masalah, konsep ini dikemukakan oleh:
a)
a.    James A. F. Stoner
b)
b.    Philips Kottler
c)
c.     B.F. Skinner
d)
d.    Philips Kottler.
28.
178.     Pangkal permulaan dari semua aktivitas manusia yang sadar dan terarah baik secara individual maupun secara kelompok, baik secara lnstitusional maupun secara organisasional, merupakan bagian dari:
a)
a.    Fungsi Evaluasi Keputusan
b)
b.    Fungsi Pengorganisasian Keputusan
c)
c.    Fungsi Pengambilan Keputusan
d)
d.    Fungsi Kebutuhan Keputusan
29.
179.     Pengambilan keputusan yang dilakukan agar semua kegiatan dapat berjalan lancar sehingga tujuan organisasi dapat dicapai dengan mudah dan efisien, merupakan konsep dasar dalam:
a)
a.    Tujuan Evaluasi Keputusan
b)
b.    Tujuan Pengawasan Keputusan
c)
c.     Tujuan Pengambilan Keputusan
d)
d.    Tujuan Pengambilan Keputusan
30.
180.     Berdasarkan pernyataan berikut: “Keinginan untuk saling berhubungan satu sama lain merupakan hakekat naluri dan sifat sosial manusia, manusia merupakan makhluk sosial yang hidup selalu berkawan dan berkelompok, serta bersosialisasi. Dengan adanya naluri dan sifat sosial, maka komunikasi dapat dikatakan sebagai bagian dari hakikat kehidupan manusia dalam bermasyarakat dan tidak dapat dipisahkan”, Apakah makna utama dari pernyataan tersebut?
a)
a. Manusia memiliki kemampuan berkomunikasi sehingga teknologi informasi dalam kehidupan manusia akan terus berkembang.
b)
b. Komunikasi sangat penting dalam hubungan individu di dalam organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.
c)
c. Komunikasi merupakan bagian penting dari kehidupan manusia sebagai makhluk sosial.
d)
d. Naluri sosial manusia menyebabkan manusia membutuhkan komunikasi dalam meningkatkan kehidupan sosial.
31.
181.        Salah satu motivasi utama seseorang melakukan komunikasi adalah untuk mengurangi ketidakpastian. Hal ini berarti bahwa melalui komunikasi seseorang berusaha….
a)
a. Menyebarkan informasi agar dapat disampaikan kepada orang lain.
b)
b. Mencari informasi saat pengambilan keputusan agar tidak menimbulkan masalah baru.
c)
c. Mendapatkan informasi yang lebih jelas, menafsirkan situasi dengan tepat, serta mengurangi kebingungan dalam interaksi sosial.
d)
d. Melakukan pembicaraan yang bersifat terbuka dan transparan agar komunikasi organisasi menjadi efektif.
32.
182.        Motivasi komunikasi yang berhubungan dengan pemecahan masalah menunjukkan bahwa komunikasi berperan penting dalam….
a)
a.    Mendiskusikan permasalahan agar dapat diketahui oleh rekan kerja sehingga tujuan organisasi dapat dicapai secara bersama sama.
b)
b.    Mengumpulkan berbagai sudut pandang, mendiskusikan alternatif solusi, serta mengambil keputusan yang lebih efektif dan dapat diterima bersama.
c)
c.     Melakukan diskusi kepada semua pihak agar permasalahan dapat segera cepat selesai untuk menghadapi persoalan berikutnya, sehingga tujuan organisasi dapat dicapai secara bersama sama.
d)
d.    Mengumpulkan berbagai sudut pandang, mendiskusikan alternatif solusi, serta mengambil keputusan yang dapat diterima bersama, untuk menghadapi persoalan berikutnya.
33.
183.        Motivasi lain dari komunikasi adalah memperoleh umpan balik. Fungsi umpan balik dalam komunikasi adalah….
a)
a.    Membuka peluang klarifikasi, menerima respon dari penerima, dan peluang interaksi yang produktif.
b)
b.    Mengetahui sejauh mana pesan dipahami, menilai efektivitas komunikasi, dan memperbaiki kekurangan dalam penyampaian.
c)
c.     Membuat komunikasi berlangsung dua arah, mencari pendapat pihak lain, dan menerima perbedaan interpretasi.
d)
d.    Menindaklanjuti proses komunikasi, menerima keterbukaan, dan membuka kesempatan untuk berpartisipasi
34.
184.        Keputusan yang efektif maupun kurang efektif akan dijadikan bahan untuk mengambil keputusan:
a)
a.    Pada saat ini
b)
b.    Pada saat nanti
c)
c.     Pada saat lalu
d)
d.    Pada saat itu
35.
185.     Semakin kritis situasi yang dihadapi dan semakin sulit perubahan lingkungan dibaca maka akan:
a)
a.    Semakin mudah keputusan itu diambil
b)
b.    Semakin sulit keputusan itu dibuat
c)
c.    Semakin sulit keputusan itu diambil
d)
d.    Semakin mudah keputusan itu dibuat
36.
186.     Pengambilan keputusan adalah proses memilih alternatif untuk menghasilkan tindakan yang tepat dalam mencapai kinerja organisasi yang baik merupakan:
a)
a.    Konsep Lanjutan
b)
b.    Prinsip Dasar
c)
c.    Konsep Dasar
d)
d.    Konsep Teori
37.
187.     Memasuki abad 21 sebagian besar “futurist” menyebutkan bahwa perusahaan atau organisasi semakin lama cenderung semakin bertambah:
a)
a.    Besar
b)
b.    Lebar
c)
c.    Ramping
d)
d.    Gemuk
38.
188.     Jenis keputusan ini akan muncul manakala tidak tersedia pedoman atau aturan yang bisa diterapkan untuk sebuah situasi, merupakan jenis pengambilan keputusan:
a)
a.    Alternatif
b)
b.    Terprogram
c)
c.    Tidak Terprogram
d)
d.    Organisasi
39.
189.     Untuk memperkecil kesalahan dalam pengambilan keputusan maka metode beikut ini dapat memperkecil resiko pengambilan keputusan yaitu melalui pengambilan keputusan:
a)
a.    Individu
b)
b.    Kuantitatif
c)
c.    Kelompok
d)
d.    Kualitatif
40.
190.     Seorang ahli manajemen yang menyatakan bahwa organisasi masa depan akan menjadi flatter, information based, dan an organized around teams, adalah:
a)
a.    James A. F. Stoner
b)
b.    Peter Drucker
c)
c.     Philips Kottler
d)
d.    Philips Kottler
41.
191.     Kelompok harus memiliki anggota tidak lebih dari yang dibutuhkan untuk mencapai pembagian kerja dan menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan kelompok, hal tersebut merupakan prinsip dalam menentukan:
a)
a.    Ukuran kelompok
b)
b.    Pemilihan kelompok
c)
c.     Pemilihan struktur
d)
d.    Ukuran kinerja
42.
192.     Mendorong anggota kelompok untuk mengambil inisiatif untuk memodifikasi peran mereka atas tanggung jawab tradisionalnya sehingga bisa meningkatkan kinerja individu dan kelompok merupakan manfaat dari;
a)
a.    Science experiences
b)
b.    Learning by discussion
c)
c.    Learning by doing
d)
d.    Study learning
43.
193.     Kecenderungan secara indivual untuk mengusahakan usaha yang sedikit ketika mereka bekerja dalam kelompok dibandingkan jika mereka bekerja sendiri, disebut:
a)
a.    Science experiences
b)
b.    Social loafing
c)
c.     Learning by doing
d)
d.    Study learning
44.
194.     Mengambil keputusan berdasarkan asumsi bahwa pengambil keputusan dapat mengidentifikasi, mengevaluasi semua alternatif kemungkinan dan konsekuensinya serta memilih secara rasional langkah menuju tindakan yang paling tepat adalah model pengambilan keputusan:
a)
a.    Analitik
b)
b.    Konseptual
c)
c.    Klasik
d)
d.    Perilaku
45.
195.     Model pengambilan keputusan yang sudah menjelaskan bahwa pengambilan keputusan selalu berhubungan dengan sifat risiko (risk) dan ketidakpastian (uncertainty) adalah model pengambilan keputusan:
a)
a.    Administratif
b)
b.    Analitik
c)
c.     Klasik
d)
d.    Perilaku
46.
196.     Kapasitas kemampuan pengambilan keputusan manusia dibatasi oleh limitasi dari pengetahuan manusia, untuk menafsirkan, memproses, dan bertindak terhadap informasi, disebut:
a)
a.    Incomplete information
b)
b.    Bounded rationality
c)
c.     Relatedness
d)
d.    Growth
47.
197.     Memilih sampel informasi dari potensi alternatif yang timbul dan mencari alternatif yang dapat diterima atau memuaskan sebagai cara untuk merespon masalah atau peluang yang mungkin akan timbul adalah strategi dalam pengambilan keputusan yang disebut:
a)
a.    Satisficing
b)
b.    Incomplete information
c)
c.     Bounded rationality
d)
d.    Growth
48.
198.     Pembuat keputusan yang mempunyai toleransi rendah pada ambiguitas, dan berorientasi pada tugas dan masalah teknis disebut:
a)
a.    Gaya direktif
b)
b.    Gaya analitik
c)
c.     Gaya konseptual
d)
d.    Gaya administratif
49.
199.     Pembuat keputusan mempunyai kesulitan untuk berkata 'tidak' kepada orang lain, dan tidak membuat keputusan yang tegas, terutama saat hasil keputusan akan membuat banyak orang sedih disebut:
a)
a.    Gaya administratif
b)
b.    Gaya perilaku
c)
c.     Gaya analitik
d)
d.    Gaya konseptual
50.
200.     Masalah komunikasi dan koordinasi serta tingkat motivasi, kepuasan dan komitmen yang lebih rendah adalah kelemahan dari:
a)
a.    Kelompok Kerja
b)
b.    Kelompok Tim
c)
c.    Kelompok Besar
d)
d.    Kelompok Kecil