wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal UKMPDFI_Soal Kimia Farmasi

Total questions: 25

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Industri Farmasi memproduksi sirup paracetamol dengan pelarut campuran air : gliserol = 60% : 40%. Konstanta dielektrik air = 80; gliserin = 42,5. Berapa konstanta dielektrik campuran pelarut tersebut?

a)

57

b)

58

c)

59

d)

60

e)

65

2.

Suatu senyawa yang merupakan bahan obat dilakukan suatu analisa apakah bahan

itu positif atau negatif di dalam suatu sampel. Pemeriksaan yang dilakukan adalah?

a)

Kuantitatif

b)

Kualitatif

c)

Kadar

d)

Jumlah

e)

Positif/Negatif

3.

Seorang apoteker melakukan pengujian terhadap sampel yang diduga mengandung ion klorida. Klorida akan memberikan endapan putih dengan pereaksi apa?

a)

AgNO

b)

AgNO3

c)

HNO3

d)

H2CI

e)

H2SO4

4.

Suatu Industri farmasi ingin melakukan evaluasi kadar terhadap bahan baku ibuprofen. Sebanyak 300 mg sampel ditimbang, kemudian diencerkan dengan metanol sebanyak 100 mL. Dari hasil analisis

didapatkan konsentrasi sampel 3,1 mg/mL. Berapa % kadar bahan baku tersebut?

a)

101,3%

b)

102,3%

c)

103,3%

d)

104,3 %

e)

105,3%

5.

Seorang apoteker yang bekerja di Industri Farmasi diminta untuk mengumpulkan informasi tentang sifat-sifat biofarmasetik molekul griseofulvin, sebagai senyawa untuk infeksi jamur. Salah satu di antara sifat biofarmasetik itu adalah gugus fungsional yang bersifat donor hidrogen. Struktur molekul griseofulvin ada di bawah ini. Berapakah jumlah gugus dengan sifat donor hidrogen dari molekul di atas?

a)

0

b)

2

c)

4

d)

6

e)

8

6.

QC akan melakukan uji penetapan kadar tablet atorvastatin dengan spektrofotometri UV. Hasil kurva baku adalah y=0,2x+0,03 (kadar dalam mg/ml). Hasil absorban adalah 0,500. Sample dilarutkan Dalam pelarut dengan total volume 5 ml. Berapa kadar atorvastatin dalam mg?

a)

9,75

b)

10,75

c)

11,75

d)

12,75

e)

13,75

7.

Seorang apoteker di BPOM sedang melakukan uji kadar cemaran pada sebuah merk dagang Isoniazid yang beredar di pasaran menggunakan KCKT. Diperoleh pada instrument uji nilai simpangan baku adalah 590,72 sedangkan nilai slope adalah 65717,4. Berapa ppm batas terkecil kadar yang terdeteksi oleh instrument uji?

a)

0.013 ppm

b)

0.027 ppm

c)

0.035 ppm

d)

D. 0.047 ppm

e)

0.061 ppm

8.

Berapa mL larutan H2SO4 yang diperlukan untuk membuat 50 mL larutan H2SO4 0,1 M?
Larutan pekat H2SO4 96%, massa jenis = 1,84 g/mL dan BM= 98,08 g/mol.

a)

0,05 mL

b)

0,27 mL

c)

0,50 mL

d)

1 mL

e)

1,84 mL

9.

Seorang peneliti sedang melakukan sintesis senyawa (2) yang dibutuhkan sebagai produk antara dalam sintesis senyawa obat X. Jenis reaksi apakah yang digambarkan pada reaksi kimia tersebut?

a)

Adisi

b)

Eliminasi

c)

Hidrolisis

d)

Oksidasi

e)

Reduksi

10.

Seorang analis BPOM melakukan analisis kandungan sulfametokzasole pada obat dengan metode titrasi dimana pada metode tersebut senyawa titran yang digunakan adalah I2. Metode titrasi apakah yang dimaksud?

a)

Argentometri

b)

Iodimetri

c)

Iodometri

d)

Reduksimetri

e)

Serimetri

11.

Suatu metode analisis memerlukan metode preparasi sampel yang rumit sehingga memiliki resiko kehilangan sampel. Selain itu, senyawa analit yang diuji merupakan senyawa kompleks yang belum tersedia senyawa bakunya di pasaran. Metode kalibrasi apakah yang tepat untuk metode tersebut?

a)

Single point calibration

b)

Standar Internal

c)

Multiple point calibration

d)

Standar adisi

e)

Standar Eksternal

12.

Paracetamol dapat ditetapkan kadarnya dengan titrasi Nitrimetri.

Gugus fungsi apakah yang dimiliki oleh Paracetamol?

a)

Gugus aromatik

b)

Gugus amina primer

c)

Gugus keton

d)

Gugus metil

e)

Gugus fenol

13.

Bagian RnD melakukan penetapan kadar atorvastatin dengan menggunakan metode KLT densitometri dan diperoleh rata-rata kadar sebesar 19,95 mg dengan nilai SD 0,73. Berapakah persen Koefisien Variasinya?

a)

3,35

b)

3,55

c)

3,75

d)

3,95

e)

4,15

14.

Capsaicin merupakan senyawa terkandung dalam cabai yang memberikan sensasi pedas dan memiliki struktur sebagai berikut:

Dari struktur tersebut manakah yang termasuk gugus kromofor yang bisa dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

15.

Seorang Apoteker bagian QC sedang melakukan analisa natrium diklofenak 50 mg menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Tablet digerus dan dilarutkan dalam 50 mL air. Selanjutnya dipipet 1 mL larutan dan ditambah air sampai 10 mL di dalam labu ukur. Berapakah konsentrasi dalam ppm dari larutan yang akan dianalisa tersebut ?

a)

1 ppm

b)

10 ppm

c)

100 ppm

d)

1000 ppm

e)

10.000 ppm

16.

Seorang apoteker melakukan uji validasi metode suatu tablet. Hasil yang didapat menunjukkan kandungan zat aktif di dalam tablet yang sebenarnya. Parameter apa yang dicapai dalam uji tersebut?

a)

Akurasi

b)

Linearitas

c)

Presisi

d)

Selektivitas

e)

Sensitivitas

17.

Saat validasi pembersihan, diperlukan pengujian untuk mengetahui kadar zat aktif yang tertinggal, untuk pengujian kadar zat aktif ditambahkan sejumlah analit yang sama dengan sampel saat proses preparasi. Disebut dengan apakah metode tersebut?

a)

Addition standard

b)

Eksternal standard

c)

Extention standard

d)

Internal standard

e)

Reduction standard

18.

BPOM akan menganalisa jamu yang diduga mengandung sildenafil. Apa instrumen yang dapat digunakan untuk menganalisa secara cepat?

a)

Fluroresensi

b)

KCKT

c)

KLT

d)

Spektrofotometer IR

e)

Spektrofotometer UV-Vis

19.

Suatu industri minuman kaleng yang mengandung aspartam, as.benzoat dan kafein dianalisa oleh KCKT dengan kolom C18. Fase gerak metanol 20% dan panjang gelombang 220 nm-270 nm. Hasil analisa menunjukkan bahwa kadar aspartam lebih kecil dari kefein dan as.benzoat lebih besar dari kafein. Bagaimana membaca spektrum dalam KCKT?

a)

Aspartam, as.benzoat, kafein

b)

Kafein, as.benzoat, aspartam

c)

As.benzoat, aspartam, kafein

d)

Aspartam, kafein, as.benzoat

e)

Kafein, as.benzoat, aspartame

20.

Larutan HCl 0,1 N digunakan untuk titrasi NaOH. Jika 25 mL NaOH 0,1 N dititrasi, maka volume HCl yang dibutuhkan adalah:

a)

10 mL

b)

15 mL

c)

20 mL

d)

25 mL

e)

50 mL

21.

Pasangkan sifat fisikokimia dengan contoh obat!

a)
  • Asam lemah (pKa ~4,5)

1.

Asetosal (asam asetilsalisilat)

b)
  • Basa lemah (pKa ~9)

2.

Lidokain

c)
  • Netral polar

3.

Glukosa

d)
  • Lipofilik non-polar

4.

Vitamin A

e)
  • Zwitterion

5.

Asam amino glisin

22.

Pasangkan jenis ikatan dengan contohnya!

a)
  • Ikatan kovalen polar

1.

H₂O

b)
  • Ikatan kovalen non-polar

2.

Cl₂

c)
  • Ikatan ionik

3.

NaCl

d)
  • Ikatan hidrogen

4.

Interaksi antara gugus –OH dan H₂O

e)
  • Gaya Van der Waals

5.

Interaksi hidrokarbon rantai panjang

23.

Pasangkan metode dengan prinsip utamanya!

a)
  • Spektrofotometri UV-Vis

1.

Pengukuran absorbansi sinar UV/Vis

b)
  • Kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC)

2.

interaksi fase diam dan gerak

c)
  • Potensiometri

3.

Pengukuran potensial elektroda

d)
  • Gravimetri

4.

Pengendapan dan penimbangan endapan

e)
  • Titrasi kompleksometri

5.

Pembentukan kompleks dengan EDTA

24.

Pasangkan besaran dengan satuan yang tepat!

a)

Absorbansi (A)

1.

Tak berdimensi

b)

Panjang lintasan kuvet (l)

2.

cm

c)

Konsentrasi (c)

3.

M (mol/L)

d)

Absorptivitas molar (ε)

4.

L·mol⁻¹·cm⁻¹

e)

Panjang gelombang (λ)

5.

nm

25.

Pasangkan nama obat dengan gugus fungsional dominannya!

a)

Asam asetilsalisilat (Aspirin)

1.

Ester

b)

Diazepam

2.

Benzodiazepin (cincin diazepin)

c)

Morfin

3.

Fenol + amina tersier

d)

Metformin

4.

Biguanida

e)

Simvastatin

5.

Lakton