WorksheetsDasar Algoritma dan Pemrograman
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Dalam pemrograman, perintah yang ambigu akan menyebabkan error. Dalam praktik klinis, instruksi yang ambigu dalam protokol pengobatan bisa berakibat fatal. Perintah seperti "berikan obat secukupnya" bukanlah instruksi algoritmik yang baik; perintah yang baik adalah "berikan Parasetamol 500 mg". Apa karakteristik dari instruksi algoritmik yang baik?
Instruksi harus jelas dan tidak ambigu.
Instruksi harus dapat diulang.
Instruksi harus bersifat fleksibel.
Instruksi harus mengandung banyak pilihan.
Algoritma harus selalu berhenti setelah menyelesaikan sejumlah langkah yang terbatas. Sebuah prosedur diagnostik tidak bisa berjalan tanpa akhir/harus berujung pada sebuah kesimpulan atau keputusan, meskipun kesimpulan itu adalah "diperlukan tes lebih lanjut". Apa yang terjadi jika sebuah program atau prosedur berjalan terus-menerus tanpa henti?
Itu menandakan adanya kesalahan dalam logikanya.
Itu menunjukkan bahwa program tersebut efisien.
Itu adalah cara kerja algoritma yang benar.
Itu adalah tanda bahwa prosedur tersebut berhasil.
Tiga Struktur Dasar sebagai Blok Bangunan: Membedah setiap algoritma kompleks menjadi tiga komponen dasarnya: sekuensial (langkah demi langkah), percabangan (pengambilan keputusan), dan perulangan (tugas repetitif). Apa saja tiga struktur dasar dalam algoritma?
Sekuen, percabangan, perulangan.
Input, proses, output.
Algoritma, prosedur, fungsi.
Variabel, konstanta, tipe data.
Menurut materi ajar, definisi terbaik dari algoritma adalah...
Kumpulan data pasien yang tersimpan dalam sistem.
Serangkaian langkah logis dan terurut untuk menyelesaikan masalah.
Perangkat lunak yang digunakan di rumah sakit.
Hasil akhir dari sebuah diagnosis klinis.
Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan karakteristik algoritma yang efektif?
Input & Output
Definiteness (Pasti)
Finiteness (Terbatas)
Complexity (Kompleks)
Sebuah prosedur diagnostik yang terus berjalan tanpa henti dan tidak menghasilkan kesimpulan melanggar karakteristik algoritma yang disebut...
Input & Output
Definiteness
Finiteness
Sequence
Tiga blok bangunan dasar yang menyusun semua algoritma kompleks adalah...
Input, Proses, dan Output.
Runtunan ( Sequence), Percabangan (Branching), dan Perulangan (Looping).
Variabel, Konstanta, dan Fungsi.
Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Jaringan.
Proses menghitung dosis obat anak berdasarkan berat badan, dimana setiap langkah dilakukan satu per satu secara berurutan, merupakan contoh dari struktur...
Runtunan ( Sequence)
Perulangan (Looping)
Keputusan (Decision)
Kompleks (Complex)
Seorang dokter menentukan status gizi pasien (kurus, normal, atau obesitas) berdasarkan nilai Indeks Massa Tubuh (IMT). Struktur algoritma yang paling tepat untuk proses ini adalah...
Percabangan ( Branching)
Perulangan (Looping)
Runtunan (Sequence)
Deklarasi (Declaration)
Apa tujuan utama dari penggunaan pseudocode dalam merancang algoritma?
Untuk langsung menjalankan program di komputer.
Untuk menguji kecepatan eksekusi algoritma.
Untuk mengenkripsi logika algoritma agar tidak mudah dibaca.
Untuk merancang dan mengkomunikasikan alur logika tanpa terikat sintaksis bahasa pemrograman tertentu.
