Font size
Worksheetscek jawaban 9
Total questions: 68
Worksheet time: 42mins
Apa yang menjadi dasar pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota?
Kebutuhan anggaran daerah
Pembagian kewenangan berdasarkan asas desentralisasi
Kriteria eksternalitas, akuntabilitas, dan efisiensi
Kebijakan kepala daerah di masing-masing wilayah
Kesepakatan bersama antara DPRD dan pemerintah pusat
Bagaimana hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014?
Pemerintah pusat memberikan kebebasan penuh kepada daerah dalam penggunaan anggaran
Pemerintah daerah wajib menyetor sebagai pandapatan ke pusat
Dana transfer dari pusat ke daerah diesuaikan dengan kebutuhan daerah
Daerah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua sumber pendapatan
Pendanaan dari pusat hanya diberikan untuk daerah yang berprestasi
Apa kewajiban utama pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat?
Memenuhi target pembangunan nasional
Menyediakan pelayanan dasar sesuai standar minimal yang ditetapkan
Mengutamakan pelayanan sektor komersial
Mengembangkan peraturan daerah yang memihak sektor swasta
Meningkatkan pendapatan asli daerah tanpa memperhatikan pelayanan
Apa perbedaan antara otonomi daerah dan tugas pembantuan?
Otonomi daerah memberikan kebebasan penuh kepada daerah, sedangkan tugas pembantuan bersifat wajib
Otonomi daerah melibatkan peran DPRD, sedangkan tugas pembantuan tidak
Otonomi daerah bersifat tetap, sedangkan tugas pembantuan bersifat penugasan sementara
Otonomi daerah berlaku hanya di tingkat provinsi, sedangkan tugas pembantuan di kabupaten/kota
Tidak ada perbedaan, keduanya adalah prinsip yang sama
Bagaimana pemerintah pusat dapat mengambil alih urusan pemerintahan daerah?
Jika daerah tidak melaksanakan kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan
Jika kepala daerah meminta bantuan kepada pemerintah pusat
Jika DPRD tidak menyetujui anggaran daerah
Jika daerah mengalami surplus anggaran dalam dua tahun berturut-turut
Jika pemerintah pusat ingin mengurangi beban daerah
Apa tujuan utama pembentukan Satpol PP sebagaimana diatur dalam PP No. 16 Tahun 2018?
Membantu tugas pemerintah pusat dalam pengelolaan keamanan nasional
Menjamin ketertiban umum dan perlindungan masyarakat di tingkat daerah
Menjadi penegak hukum utama dalam kasus pidana daerah
Melaksanakan pengawasan terhadap kepala daerah dan DPRD
Mengawasi semua kegiatan ekonomi di tingkat lokal
Apa kewenangan Satpol PP dalam menegakkan Peraturan Daerah?
Menyelesaikan perselisihan antarwarga tappa melibatkan pihak lain
Memberikan sanksi administratif sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku
Mengajukan perubahan peraturan daerah ke pemerintah pusat
Melakukan penahanan terhadap pelanggar hukum tappa prosedur hukum
Mengambil alih tugas polisi dalam kasus pidana ringan
Apa yang dimaksud dengan perlindungan masyarakat oleh Satpol PP dalam PP No. 16 Tahun 2018?
Memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin
Menyediakan bantuan darurat dalam bencana alam
Melakukan tindakan pencegahan terhadap gangguan ketertiban
Mengelola pengaduan masyarakat terkait layanan publik
Menyusun program keamanan nasional
Apa peran utama kepala daerah dalam pembinaan Satpol PP?
Memberikan arahan operasional langsung kepada anggota Satpol PP
Mengelola anggaran Satpol PP tanpa melibatkan DPRD
Menyusun program kerja Satpol PP secara mandiri
Membina dan mengarahkan pelaksanaan tugas Satpol PP sesuai kebijakan daerah
Menentukan sanksi terhadap pelanggaran peraturan yang dilakukan anggota Satpol PP
Apa saja persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi anggota Satpol PP?
Memiliki pengalaman di bidang hukum minimal lima tahun
Berstatus pegawai negeri sipil dan memenuhi kualifikasi tertentu
Berusia maksimal 35 tahun tanpa batasan pendidikan
Memiliki sertifikasi khusus dalam bidang keamanan nasional
Apa prinsip utama yang harus dipenuhi dalam pencrapan Standar Pelayanan Minimal (SPM)?
Efisiensi biaya layanan
Partisipasi masyarakat dalam proses layanan
Kecepatan, akurasi, dan kualitas layanan
Pelayanan berbasis online
Penyerapan anggaran yang optimal
Apa yang harus dilakukan pemerintah daerah jika anggaran untuk penerapan SPM terbatas?
Mengajukan tambahan dana ke pemerintah pusat
Memprioritaskan bidang layanan yang paling mendesak
Mengurangi cakupan layanan SPM
Menninta masyarakat membayar tambahan biaya
Menunda penerapan SPM
SPM wajib dilaporkan kepada:
DPRD daerah masing-masing
Presiden
Kementerian Dalam Negeri
Pemerintah pusat melalui kementerian terkait
Lembaga audit keuangan
Bagaimana cara pemerintah daerah mengevaluasi penerapan SPM?
Melakukan survei kepuasan masyarakat
Mengandalkan data laporan keuangan
Membandingkan layanan dengan daerah lain
Mengundang pinak ketiga untuk audit
Menunggu laporan dari masyarakat
Apa yang harus dilakukan jika hasil evaluasi menunjukkan layanan belum memenuhi SPM?
Menghentikan layanan sementara
Mengajukan tambahan anggaran ke pusat
Menyusun rencana aksi untuk memperbaiki layanan
Mengurangi beban kerja pegawai terkait
Melibatkan masyarakat dalam pelayanan
Apa tujuan utama dari penerapan standar teknis mutu pelayanan dasar sub urusan ketenteraman dan ketertiban umum?
Menekan anggaran pemerintah daerah dalam layanan publik
Menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat di ruang publik
Meningkatkan jumlah personel keamanan di daerah
Memberikan keleluasaan kepada daerah untuk menentukan standar masing-masing
Mengurangi beban pemerintah pusat dalam pelayanan publik
Apa yang menjadi indikator utama keberhasilan penerapan standar teknis mutu sub urusan ketenteraman dan ketertiban umum di daerah?
Tingginya jumlah laporan dari masyarakat
Rendahnya tingkat gangguan keamanan dan ketertiban
Penurunan jumlah personel keamanan yang dikerahkan
Kenalkan jumlah anggaran yang dialokasikan
Banyaknya peraturan daerah yang diterbitkan
Siapa yang bertanggung jawab utama dalam pelaksanaan layanan ketenteraman dan ketertiban umum di tingkat provinsi?
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda)
Pangdam di wilayah terkait
Menteri Dalam Negeri
DPRD Provinsi
Gubernur melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
Dalam pengelolaan ketertiban umum, apa langkah pertama yang harus dilakukan jika terjadi kerusuhan di ruang publik?
Mengirimkan personel keamanan untuk menangkap pelaku kerusuhan
Mengedepankan dialog dengan masyarakat untuk meredakan ketegangan
Menyusun laporan insiden sebelum mengambil tindakan
Menunggu instruksi dari pemerintah pusat
Mengamankan tempat kejadian untuk mencegah eskalasi
Hak PNS yang berkaitan dengan kesejahteraan meliputi hal berikut, kecuali:
Tunjangan hari raya (THR)
Tunjangan kesehatan
Fasilitas transportasi pribadi
Jaminan pensiun
Hak atas tunjangan kinerja
Apa peran Inspektorat Daerah dalam pengawasan pemenuhan hak PNS?
Mengatur gaji dan tunjangan PNS
Memberikan sanksi kepada pegawai yang melanggar aturan
Melakukan audit terhadap pelaksanaan hak-hak PNS
Menetapkan standar kompetensi pegawai
Mengajukan promosi pegawai ke kepala daerah
Apa yang dimaksud dengan hak PNS atas jaminan kesehatan?
Pembayaran tunai langsung untuk biaya medis
Akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan
Pemberian bonus untuk kondisi kesehatan tertentu
Hak atas fasilitas medis khusus bagi pegawai senior
Penggantian biaya kesehatan tanpa limit
Kapan seorang PNS berhak atas cuti besar?
Kapan seorang PNS berhak atas cuti besar?
Setelah bekerja selama dua tahun berturut-turut
Setelah bekerja minimal lima tahun tanpa cuti tahunan
Setelah mendapat izin langsung dari kepala daerah
Ketika terdapat kondisi darurat dalam keluarga
Setiap kali memerlukan waktu untuk kepentingan pribadi
Apa langkah yang dapat dilakukan oleh PNS jika hak-haknya tidak dipenuhi oleh pemerintah daerah?
Mengajukan keberatan melalui media sosial
Melapor langsung kepada Menteri Dalam Negeri
Menggunakan mekanisme pengaduan internal ke Badan Kepegawaian Daerah
Melibatkan serikat pekerja untuk melakukan mogok kerja
Meminta kenaikan gaji sebagai kompensasi
Apa tujuan utama penyediaan sarana dan prasarana minimal untuk Satpol PP?
Meningkatkan efisiensi operasional daerah
Mendukung pelaksanaan tugas perlindungan masyarakat
Menurunkan biaya operasional pemerintah daerah
Memastikan keberadaan teknologi modern dalam pelayanan
Mengurangi beban kerja pemerintah pusat
Komponen utama dalam penyediaan sarana dan prasarana minimal untuk Satpol PP meliputi hal berikut, kecuali:
Kendaraan operasional
Peralatan komunikasi
Perlengkapan pertahanan sipil
Peralatan penanggulangan kebakaran
Fasilitas kesehatan
Apa indikator keberhasilan penyediaan sarana dan prasarana minimal Satpol PP?
Penurunan anggaran belanja operasional
Peningkatan jumlah anggota Satpol PP
Tercapainya respon cepat terhadap pelanggaran ketertiban umum
Berkurangnya tingkat keluhan masyarakat
Tersedianya laporan tahunan yang lengkap
Apa dasar hukum yang mengatur penyediaan sarana dan prasarana minimal Satpol PP?
UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Permendagri No. 54 Tahun 2011 tentang SOP Satpol PP
Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2018 tentang Satpol PP
UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN
Permendagri No. 1 Tahun 2021 tentang Sarana Minimal Daerah
Apa konsekuensi bagi pemerintah daerah yang gagal memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana Satpol PP?
Penundaan dana alokasi khusus
Pemotongan gaji pegawai daerah
Penghentian operasional Satpol PP
Peringatan administrasi oleh pemerintah pusat
Penuntutan hukum terhadap kepala daerah
Apa kriteria minimal untuk kendaraan operasional Satpol PP?
Berteknologi hybrid dan hemat energi
Memiliki daya tahan tinggi dan sesuai medan tugas
Diproduksi oleh perusahaan lokal
Dapat digunakan untuk patroli hingga lintas provinsi
Mampu mengangkut lebih dari 20 personel
Bagaimana peran bimbingan teknis dalam pembinaan operasional Satpol PP?
Memberikan teori tanpa aplikasi lapangan
Meningkatkan pengetahuan anggota tentang tugas operasional
Menggantikan pelatihan rutin di lapangan
Mengurangi beban kerja harian
Memastikan tugas administratif berjalan dengan baik
Apa manfaat simulasi lapangan dalam pembinaan teknis Satpol PP?
Mengurangi kesalahan operasional di lapangan
Menghilangkan kebutuhan alat operasional tambahan
Mengurangi waktu pelaksanaan pelatihan
Meningkatkan jumlah anggota yang dapat direkrut
Menghilangkan koordinasi antaranggota selama operasi
Apa peran kepala daerah dalam pembinaan teknis operasional Satpol PP?
Menyediakan dana tambahan untuk pengadaan alat
Mengawasi pelaksanaan tugas operasional secara langsung
Menetapkan kebijakan operasional dan mendukung pelathan
Mengurangi jumlah personel yang dilibatkan dalam operasi
Memastikan tugas administratif lebih diutamakan
Apa risiko utama jika pembinaan teknis operasional tidak dilakukan secara rutin?
Meningkatnya tingkat keluhan masyarakat
Terbatasnya jumlah personel yang dapat diterjunkan
Penurunan profesionalisme dan efektivitas operasional
Meningkatnya kebutuhan alat baru setiap tahun
Mengurangi fokus pada tugas administratif
Apa langkah pertama yang dilakukan dalam menyusun program pembinaan teknis Satpol PP?
Mengadakan pelatihan langsung di lapangan
Menentukan kebutuhan pelatihan berdasarkan evaluasi operasional
Mengalokasikan anggaran pelatihan tahunan
Mengganti perangkat operasional yang usang
Memastikan koordinasi dengan pemerintah pusat
Dasar hukum yang menjadi landasan pemberian penghargaan kepada Satpol PP adalah Permendagri Nomor 17 Tahun 2019. Peraturan ini mengatur penghargaan dalam rangka:
Meningkatkan anggaran untuk Satpol PP di tingkat nasional
Memberikan pengakuan terhadap kinerja individu dan organisasi Satpol PP
Memperluas tugas dan fungsi Satpol PP di luar penegakan Perda
Mengembangkan struktur organisasi Satpol PP di daerah
Menghapus hierarki Satpol PP dalam pemerintah daerah
Berdasarkan Permendagri Nomor 17 Tahun 2019, penghargaan yang dapat diberikan kepada Satpol PP meliputi:
Karya Bhakti Satpol PP, Karya Bhakti Peduli, dan Karya Bhakti Penegak Perda
Karya Bhakti Satpol PP, Karya Bhakti Peduli Satpol PP, dan Karya Bhakti Pengabdian Pol PP
Karya Inovasi Satpol PP, Karya Bhakti Penegak Perda, dan Karya Bhakti Pengabdian Masyarakat
Karya Bhakti Pol PP, Karya Pengabdian Satpol PP, dan Karya Bhakti Pelindung Masyarakat
Karya Bhakti Pol PP, Pengabdian Perda, dan Karya Bakit Pol PP Nasional
Tujuan utama pemberian penghargaan kepada Satpol PP adalah untuk:
Memberikan kompensasi finansial bagi individu yang terluka saat bertugas
Mengurangi konflik antara Satpol PP dan masyarakat
Memotivasi pegawai Satpol PP dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja
Menambah jumlah Perda yang ditegakkan setiap tahunnya
Memperkuat otoritas kepala daerah dalam mengelola Satpol PP
Penghargaan Karya Bhakti Satpol PP diberikan berdasarkan indikator berikut, kecuali:
Kreativitas dan inovasi dalam menjalankan tugas
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Satpol PP
Jumlah Perda yang ditegakkan dalam satu tahun
Pengembangan program deteksi dini ancaman ketertiban umum
Keselarasan tindakan dengan kode etik Satpol PP
Untuk menerima penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP, kepala daerah harus memenuhi persyaratan berikut, kecuali:
Memberikan dukungan pembiayaan Satpol PP dalam APBD
Melibatkan Satpol-PP dalam penyusunan rancangan Perda dan Perkada
Memenuhi hak-hak pegawai negeri sipil Satpol PP
Menniliki masa jabatan minimal lima tahun
Menyediakan sarana dan prasarana minimal bagi Satpol PP
Apa bentuk koordinasi yang dilakukan PPNS dengan pemerintah daerah?
Menyusun strategi administratif secara mandiri
Melibatkan kepala daerah dalam semua tahap penyidikan
Melaporkan hasil penyidikan kepada kepala daerah sebagai atasan administratif
Menninta rekomendasi dari anggota legislatif
Menyerahkan semua keputusan hukum kepada kepala daerah
Apa sanksi administratif yang dapat diberikan kepada PPNS jika melanggar prosedur dalam penyidikan?
Pemutusan hubungan kerja secara langsung
Teguran, penurunan pangkat, atau pemberhentian sesuai tingkat pelanggaran
Pengalihan tugas ke divisi lain tanpa evaluasi
Pemberian pelatihan tambahan tanpa catatan pelanggaran
Tidak ada sanksi, karena PPNS hanya bertanggung jawab kepada pengadilan
Bagaimana evaluasi kinerja PPNS dilakukan oleh pemerintah daerah?
Berdasarkan laporan masyarakat yang dibuat secara berkala
Melalui penilaian rutin oleh atasan administratif dan Penyidik Polri
Berdasarkan jumlah kasus yang ditangani tanpa melihat hasilnya
Dengan melibatkan pihak swasta sebagai evaluator utama
Mengandalkan hasil survei kepuasan masyarakat tanpa data pendukung
Apa peran masyarakat dalam mendukung tugas PPNS di pemerintah?
Apa peran masyarakat dalam mendukung tugas PPNS di pemerintah daerah?
Melaporkan dugaan pelanggaran hukum yang terjadi di lingkungan mereka
Memberikan petunjuk teknis tentang penyidikan kepada PPNS
Menghindari pelaporan untuk menjaga hubungan baik dengan pelaku
Menyelesaikan konflik secara mandiri tanpa melibatkan PPNS
Memberikan masukan langsung tentang pelaksanaan kebijakan daerah
Apa tantangan utama yang dihadapi PPNS dalam melaksanakan tugas di lingkungan pemerintah daerah?
Keterbatasan kewenangan dalam menangani kasus di luar perda
Tidak adanya koordinasi dengan instansi lain
Terlalu banyak kasus pidana umum yang harus disidik
Ketidakterlibatan pemerintah pusat dalam proses penyidikan
Kurangnya pelatihan administrasi umum untuk PPNS
Apa tujuan utama penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di daerah?
Menurunkan tingkat pengangguran masyarakat
Meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan daerah
Mengurangi konflik politik di tingkat daerah
Membantu pemerintah pusat mengelola keamanan nasional
Memastikan kepatuhan penuh terhadap undang-undang internasional
Siapa yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan ketertiban umum di tingkat daerah?
President sebagai kepala pemerintahan
Menteri Pertahanan dan Keamanan
Gubernur, bupati, dan wali kota sebagai kepala daerah
Lembaga swadaya masyarakat (LSM)
DPRD sebagai badan legislatif daerah
Apa peran utama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban umum?
Menyusun kebijakan terkait pembangunan daerah
Melakukan penegakan peraturan daerah dan perlindungan masyarakat
Mengelola anggaran pemerintah daerah
Memberikan pelatihan teknis kepada aparat keamanan nasional
Menyelesaikan konflik politik antarpartai
Apa prinsip utama yang harus diterapkan dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat?
Transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas
Kekuasaan penuh tanpa melibatkan masyarakat
Penegakan hukum tanpa panduan aturan
Fokus pada penanganan konflik tanpa pencegahan
Dominasi aparat keamanan tanpa dialog
Apa indikator keberhasilan dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat?
Banyaknya jumlah denda yang dikumpulkan dari pelanggaran
Tingginya kepuasan masyarakat terhadap layanan keamanan dan ketertiban
Bertambahnya jumlah personel Satpol PP
Peningkatan jumlah peraturan daerah yang diterapkan
Pengurangan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan
Bagaimana cara memastikan SOP Satpol PP diterapkan dengan konsisten di lapangan?
Melakukan pelatihan rutin dan pengawasan berkala terhadap implementasi SOP
Mengurangi jumlah prosedur yang ada dalam SOP
Memberbaskan anggota untuk berinovasi tanpa batasan SOP
Menyerahkan pelaksanaan SOP sependhnya kepada masyarakat
Menghapus kebutuhan laporan hasil pelaksanaan tugas
Apa indikator keberhasilan penerapan SOP di Satpol PP?
Penurunan jumlah kasus yang dilaporkan masyarakat
Meningkatnya efektivitas tugas operasional dan kepuasan masyarakat
Berkurangnya jumlah anggota Satpol PP yang terlibat di lapangan
Penghapusan tugas administratif secara keseluruhan
Peninsula denda yang dihasilkan dari pelanggaran
Apa yang harus dilakukan jika terjadi pelanggaran SOP oleh anggota Satpol PP?
Memberikan peringatan tappa tindakan lebih lanjut
Melakukan investigasi dan memberikan sanksi sesuai tingkat pelanggaran
Memberikan pelanggaran untuk menjaga efisiensi kerja
Menghapus SOP yang dilanggar untuk menghindari konflik
Mengabalkan pelanggaran jika dampaknya tidak terlalu besar
Bagaimana teknologi dapat mendukung penerapan SOP Satpol PP?
Bagaimana teknologi dapat mendukung penerapan SOP Satpol PP?
Dengan menyediakan sistem digital untuk pelaporan dan pemantauan tugas
Menggantikan peran personel di lapangan secara penuh
Mengurangi kebutuhan pelatihan teknis bagi ang gota
Menghapus prosedur manual dalam semua aspek kerja
Mengandalkan perangkat teknologi untuk mengelola konflik masyarakat
Bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam pengawasan pelaksanaan SOP Satpol PP?
Melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Satpol PP
Mengawasi setiap tindakan anggota tanpa prosedur yang jelas
Menyediakan pelatihan teknis untuk anggota Satpol PP
Menggantikan tugas Satpol PP di lapangan
Mengabaikan tugas Satpol PP dalam kondisi tertentu
Peran Satpol PP dalam penanggulangan bencana adalah:
Penegakan hukum pidana terkait bencana
Membuat kebijakan darurat
Mendukung upaya penetiban dan melindungi masyarakat terdampak
Melakukan penyelidikan atas penyebab bencana
Mengatur distribusi bantuan internasional
Dalam menjalankan tugas, anggota Satpol PP wajib melaksanakan tindakan berdasarkan:
Instruksi langsung dari kepala daerah
Peraturan yang berlaku dengan cara yang humanis dan profesional
Keputusan individu berdasarkan situasi lapangan
Tekanan dari masyarakat tertentu
Arahan dari pejabat politik
Anggota Satpol PP yang melanggar prinsip netralitas dalam pemilu dapat dikenakan sanksi:
Teguran lisan saja
Pemindahan tugas sementara
Penurunan pangkat hingga pemecatan
Denda administrasi
Peringatan dari partai politik
Apa yang dimaksud dengan akuntabilitas dalam kode etik Satpol PP?
Kemampuan untuk menutupi kelemahan organisasi
Keterbukaan dalam melaporkan tugas dan tanggung jawab
Menjaga kerahasiaan semua informasi
Menolak evaluasi dari pihak luar
Mengutamakan perintah atasan di atas segalanya
Satpol PP harus melaksanakan pemertiban terhadap pelanggaran peraturan daerah dengan prinsip:
Kekuasaan absolut
Mengutamakan kepentingan kelompok tertentu
Pemaksaan tanpa toleransi
Menunggu perintah dari pihak lain
Penegakan hukum yang adil dan tidak memihak
Satpol PP dalam melakukan tindakan operasional wajib menjaga:
Kesembangan antara hak masyarakat dan kewajiban pemerintah
Kepentingan pribadi pejabat daerah
Kepentingan politik daerah
Ketiatan mutlak kepada kepala daerah
Dominasi atas lembaga lain
Apa yang harus dilakukan anggota Satpol PP jika menemukan pelanggaran berat di lapangan?
Melaporkan kepada atasan dan menunggu instruksi lebih lanjut
Langsung menangkap pelanggar tappa prosedur
Membuat keputusan sendiri tappa koordinasi
Mengabaikan pelanggaran karena risiko tinggi
Mengalihkan kasus kepada pinak lain tappa laporan
Salah satu tujuan pembentukan Satpol PP adalah:
Memberikan sanksi pidana kepada masyarakat
Memastikan pelaksanaan peraturan daerah berjalan efektif
Menciptakan undang-undang baru untuk daerah
Menjaga stabilitas politik lokal
Mengganti tugas kepolisian
Dalam menyikapi protes masyarakat terhadap tindakan Satpol PP, anggota harus:
Memaksa masyarakat menerima tindakan mereka
Membuka dialog dan memberikan penjelasan secara persuasif
Menghindari konfrontasi dengan meningkatkan lokasi
Memprioritaskan perintah atasan tanpa dialog
Melibatkan pihak lain untuk menyelesaikan protes
Apa kewajiban utama anggota Satpol PP dalam menjaga citra organisasi?
Menyembunyikan kesalahan organisasi
Memastikan keberhasilan operasi tanpa peduli prosedur
Mengutamakan perintah atasan di atas segalanya
Menghindari pengawasan publik
Bertindak sesuai dengan nilai-nilai etika dan profesionalisme
