wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kelarutan dan Sediaan Larutan

Total questions: 45

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Nadia sedang melakukan eksperimen di laboratorium. Dia ingin tahu lebih banyak tentang sediaan larutan. Apa sih yang dimaksud dengan sediaan larutan? Yuk, kita cari tahu bersama!

a)

Sediaan yang terdiri dari dua fase yang tidak saling larut.

b)

Sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut.

c)

Sediaan padat yang harus dilarutkan sebelum digunakan.

d)

Sediaan yang hanya terdiri dari pelarut tanpa zat terlarut.

2.

Rudi dan Inaz sedang melakukan eksperimen di laboratorium sekolahnya. Mereka ingin tahu faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kelarutan suatu zat. Mari kita diskusikan bersama!

a)

Suhu, tekanan, ukuran partikel zat terlarut, dan jenis pelarut.

b)

Warna, bau, rasa, dan bentuk sediaan.

c)

Kecepatan pengadukan dan waktu penyimpanan.

d)

Kekuatan fisik dan kestabilan kimia zat terlarut.

3.

Bilqis dan Rudi sedang berusaha untuk meningkatkan kelarutan zat yang sulit larut dalam air. Mereka ingin tahu, apa sih cara yang paling efektif untuk melakukannya?

a)

Menambahkan zat terlarut sebanyak mungkin.

b)

Menggunakan pelarut non-polar seperti minyak.

c)

Mengubah bentuk kristal menjadi amorf dan menambahkan surfaktan.

d)

Mendinginkan larutan hingga suhu beku.

4.

Salsa dan Zora sedang melakukan eksperimen di laboratorium. Mereka perlu menghitung bobot NaCl yang dibutuhkan untuk membuat 250 mL larutan 5% b/v. Bisakah kamu membantu mereka?

a)

5 g

b)

12.5 g

c)

50 g

d)

25 g

5.

Celine dan Agus sedang berdiskusi tentang larutan di laboratorium. Tya penasaran dan bertanya, "Apa sih perbedaan antara larutan jenuh dan larutan tidak jenuh?"

a)

Larutan jenuh bisa melarutkan lebih banyak zat, sedangkan larutan tidak jenuh tidak bisa.

b)

Larutan jenuh mengandung zat terlarut maksimum, sedangkan larutan tidak jenuh masih bisa melarutkan zat tambahan.

c)

Larutan jenuh memiliki pH 7, sedangkan larutan tidak jenuh bisa asam atau basa.

d)

Larutan jenuh lebih encer, sedangkan larutan tidak jenuh lebih pekat.

6.

Nita dan Zhaqi sedang bereksperimen di laboratorium. Mereka penasaran, mengapa ya pengadukan dapat mempercepat proses pelarutan?

a)

Karena pengadukan meningkatkan suhu larutan.

b)

Karena pengadukan mengubah sifat kimia zat terlarut.

c)

Karena pengadukan membawa molekul pelarut baru ke permukaan zat terlarut, mempercepat interaksi.

d)

Karena pengadukan mengurangi ukuran partikel zat terlarut.

7.

Aida sedang melakukan eksperimen di laboratorium sekolahnya. Dia ingin mengetahui lebih banyak tentang larutan. Dalam eksperimennya, Aida mencampurkan garam ke dalam air. Dia menemukan bahwa larutan yang mengandung garam dalam jumlah yang lebih besar dari kelarutan normalnya pada suhu tertentu disebut:

a)

Larutan jenuh

b)

Larutan encer

c)

Larutan pekat

d)

Larutan lewat jenuh

8.

Hey Tya! Pernahkah kamu bertanya-tanya, apa sih peran surfaktan dalam meningkatkan kelarutan saat kita membuat sabun cair di laboratorium? Yuk, kita cari tahu bersama!

a)

Mengubah pH larutan

b)

Menurunkan tegangan permukaan antara zat terlarut dan pelarut

c)

Meningkatkan bobot molekul zat terlarut

d)

Mempercepat pengadukan

9.

Adi dan Nita sedang bereksperimen di laboratorium. Mereka memiliki larutan pekat yang ingin mereka ubah menjadi larutan yang lebih encer. Metode apa yang sebaiknya mereka gunakan untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

Penambahan zat terlarut

b)

Pemanasan larutan

c)

Penguapan pelarut

d)

Pengenceran (dilution) dengan menambahkan pelarut

10.

Suatu hari, Zhaqi dan Regina sedang bereksperimen di laboratorium sains mereka. Mereka memutuskan untuk melarutkan 10 gram gula ke dalam 100 gram air untuk membuat larutan manis. Nah, Angga penasaran, berapakah konsentrasi larutan tersebut dalam persen bobot/bobot (% b/b)?

a)

9.09%

b)

10%

c)

11.1%

d)

100%

11.

Wawan dan Indah sedang bereksperimen di laboratorium. Mereka tahu bahwa peningkatan suhu umumnya akan meningkatkan kelarutan zat padat. Namun, mereka penasaran, bagaimana ya pengaruhnya terhadap kelarutan gas? Apakah gas akan lebih mudah larut atau justru sebaliknya?

a)

Tidak ada pengaruhnya

b)

Meningkatkan kelarutan

c)

Menurunkan kelarutan

d)

Membuat gas tidak larut sama sekali

12.

Caca dan Hestin sedang berada di sebuah klinik kesehatan, dan mereka mendengar dokter menjelaskan bahwa larutan oral rehidrasi (oralit) adalah contoh sediaan larutan yang digunakan untuk:

a)

Mengobati infeksi bakteri

b)

Mengatasi dehidrasi akibat diare atau muntah

c)

Mengurangi nyeri otot

d)

Menurunkan tekanan darah

13.

Hey, teman-teman! Bayangkan kita sedang berada di sebuah kafe, dan Tya, Dewi, dan Adi sedang berdiskusi tentang bagaimana tekanan di dalam botol minuman berkarbonasi mempengaruhi kelarutan gas dalam cairan. Apa pendapat kalian tentang hal ini?

a)

Tekanan meningkatkan kelarutan zat padat dan cair.

b)

Tekanan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kelarutan zat padat dan cair.

c)

Tekanan menurunkan kelarutan zat padat dan cair.

d)

Tekanan hanya mempengaruhi kelarutan zat padat.

14.

Salsa sedang melakukan eksperimen di laboratorium. Ia memiliki 50 mL larutan 10% b/v dan ingin menciptakan larutan yang lebih ringan, yaitu 2% b/v. Berapakah volume air yang harus ditambahkan Salsa untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

200 mL

b)

100 mL

c)

150 mL

d)

250 mL

15.

Suatu hari, Dina sedang bereksperimen di laboratorium. Dia memiliki 50 mL larutan 10% b/v dan ingin menciptakan larutan baru yang lebih ringan, yaitu 2% b/v. Berapa banyak volume air yang harus ditambahkan Dina untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

200 mL

b)

100 mL

c)

150 mL

d)

250 mL

16.

Hai Caca, Hestin, dan Siti! Mari kita bermain dengan ilmu kimia! Ketika kita mencampurkan air dengan minyak, kita sering kesulitan untuk membuatnya tercampur. Namun, jika kita menggunakan suatu zat yang memiliki bagian polar dan non-polar, kita dapat membantu melarutkan minyak dalam air. Zat ini disebut:

a)

Pelarut organik

b)

Garam anorganik

c)

Surfaktan

d)

Adsorben

17.

Hestin dan Caca sedang membantu Nisa yang merasa kurang enak badan. Mereka menemukan sediaan sirup parasetamol dengan konsentrasi 120 mg per 5 mL. Nisa membutuhkan 240 mg parasetamol untuk merasa lebih baik. Berapakah dosis sirup yang harus diberikan kepada Nisa?

a)

5 mL

b)

10 mL

c)

15 mL

d)

20 mL

18.

Hai Tya, Hestin, dan Aida! Dalam sebuah seminar kesehatan, mereka membahas berbagai jenis sediaan obat. Salah satu topik yang menarik perhatian adalah sediaan larutan parenteral. Yuk, kita uji pengetahuan kalian!

a)

Sediaan larutan yang digunakan untuk obat luar.

b)

Sediaan larutan yang diberikan melalui injeksi atau infus.

c)

Sediaan larutan yang digunakan untuk diminum.

d)

Sediaan larutan yang digunakan untuk kumur.

19.

Hai Aida dan Dimas! Kalian tahu tidak, larutan oral yang mengandung gula konsentrasi tinggi untuk tujuan pemanis dan pengawet, serta mengandung satu atau lebih zat obat, disebut apa ya? Yuk, kita cari tahu!

a)

Suspensi

b)

Eliksir

c)

Sirup

d)

Emulsi

20.

Hey Hestin, Dimas, dan Maya! Di sebuah laboratorium sains yang penuh warna, mereka sedang melakukan eksperimen untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan garam dalam air. Namun, mereka menemukan satu faktor yang tidak berpengaruh sama sekali. Yuk, coba tebak faktor apa itu!

a)

Ukuran wadah

b)

Suhu

c)

pH larutan

d)

Jenis pelarut

21.

Hai teman-teman! Zahra sedang melakukan eksperimen menarik di lab dan dia butuh bantuan kalian. Berapakah jumlah NaCl yang dibutuhkan untuk membuat 500 mL larutan isotonis yang sempurna untuk matanya? (Ingat, larutan isotonis setara dengan 0.9% NaCl)

a)

4.5 g

b)

0.9 g

c)

9 g

d)

45 g

22.

Hai, Zahra! Pernahkah kamu bertanya-tanya, apa sih fungsi penambahan gliserin dalam sediaan larutan? Yuk, kita cari tahu bersama!

a)

Sebagai bahan pengawet dan penstabil.

b)

Sebagai pemanis, pengental, dan kosolven.

c)

Untuk meningkatkan kelarutan gas.

d)

Sebagai pewarna dan pengental.

23.

Halo teman-teman! Di sebuah laboratorium sekolah, Nadia sedang melakukan eksperimen dengan berbagai jenis larutan. Dia bertanya kepada teman-temannya, "Siapa di antara kalian yang bisa menjawab pertanyaan menarik ini? Yang termasuk jenis larutan berdasarkan konsentrasinya adalah:

a)

Larutan sejati, koloid, dan suspensi.

b)

Larutan jenuh, tak jenuh, dan lewat jenuh.

c)

Larutan oral dan larutan topikal.

d)

Larutan polar dan larutan non-polar.

24.

Hey Bilqis, Inaz, dan Zahra! Tahukah kalian bahwa Kosolven adalah zat yang ditambahkan ke larutan untuk membuatnya lebih menarik? Yuk, kita cari tahu!

a)

Menurunkan titik beku larutan.

b)

Meningkatkan viskositas larutan.

c)

Meningkatkan kelarutan zat terlarut.

d)

Bertindak sebagai pengawet.

25.

Aurel dan Ina sedang bereksperimen di laboratorium kimia. Mereka ingin mengetahui bagaimana prinsip 'like dissolves like' bekerja dalam kehidupan sehari-hari. Mereka mencampurkan air dengan garam dan minyak, dan penasaran, zat mana yang akan saling melarutkan?

a)

Zat yang rasanya sama akan saling melarutkan.

b)

Zat yang bentuknya sama akan saling melarutkan.

c)

Zat yang memiliki sifat polaritas yang sama akan saling melarutkan.

d)

Zat yang memiliki massa yang sama akan saling melarutkan.

26.

Suatu hari, Dimas dan Hestin sedang bereksperimen di laboratorium kimia. Mereka mencampurkan zat terlarut ke dalam pelarut dengan rasio 1:1000. Mega yang penasaran bertanya, "Larutan apa yang kalian buat itu?". Jika rasio zat terlarut:pelarut adalah 1:1000, maka larutan tersebut dapat diklasifikasikan sebagai larutan:

a)

Pekat

b)

Jenuh

c)

Encer

d)

Lewat jenuh

27.

Hai Dina, Bilqis, dan Hadi! Dalam dunia sediaan larutan, ada zat pengawet yang sangat populer. Yuk, kita cari tahu zat pengawet apa yang sering digunakan!

a)

Asam sitrat

b)

Natrium klorida

c)

Metil paraben dan propil paraben

d)

Sukrosa

28.

Hey, teman-teman! Saat kita belajar tentang perhitungan kadar zat aktif dalam sediaan larutan, kita sering mendengar istilah-istilah yang menarik. Nah, Alta dan Nesa, bisa nggak kalian sebutkan bagaimana biasanya kadar zat aktif ini dinyatakan?

a)

Molalitas.

b)

Normalitas.

c)

Persen bobot/volume (% b/v), miligram per mililiter (mg/mL), atau molaritas (M).

d)

Suhu dan tekanan.

29.

Agus dan Zahra sedang melakukan eksperimen di laboratorium. Mereka menghadapi tantangan untuk melarutkan zat padat yang sangat sulit larut. Metode apa yang paling efektif yang bisa mereka gunakan untuk mengatasi masalah ini?

a)

Pengadukan yang sangat kuat.

b)

Pemanasan.

c)

Menggunakan kosolven atau surfaktan.

d)

Membuat larutan superjenuh.

30.

Salsa dan Adi sedang bereksperimen di laboratorium. Mereka mencampurkan zat ke dalam air, tetapi tanpa menambahkan bahan lain untuk meningkatkan kelarutan. Nah, larutan yang mereka buat ini disebut apa ya?

a)

Larutan campuran.

b)

Larutan sederhana (simple solution).

c)

L

31.

Hey, teman-teman! Salsa sedang bereksperimen di lab dan bertanya: Larutan yang dibuat dengan cara melarutkan zat dalam air, tanpa penambahan zat lain untuk meningkatkan kelarutan, disebut apa ya?

a)

Larutan campuran.

b)

Larutan sederhana (simple solution).

c)

Larutan majemuk (compound solution).

d)

Larutan beralkohol.

32.

Regina dan Joko sedang melakukan eksperimen di laboratorium untuk memahami konsentrasi larutan. Mereka menemukan bahwa perhitungan konsentrasi larutan dalam persen bobot/volume (% b/v) memiliki satuan yang sangat penting. Apa sih satuan yang mereka temukan?

a)

gram/mL

b)

gram/100 mL

c)

mL/100 g

d)

mol/L

33.

Hestin dan Maya sedang bereksperimen di laboratorium kimia. Mereka mencampurkan suatu larutan dengan alkohol dan air. Nah, mereka penasaran, larutan yang mereka buat ini bisa disebut apa ya?

a)

Larutan hidroalkohol.

b)

Larutan encer.

c)

Larutan jenuh.

d)

Larutan non-polar.

34.

Hey, teman-teman! Mari kita belajar tentang larutan obat dengan cara yang menyenangkan. Jika Caca memiliki larutan 1% b/v dari suatu zat obat, apa yang bisa kita katakan tentangnya?

a)

1 g zat dalam 1 mL pelarut.

b)

1 g zat dalam 100 mL larutan.

c)

1 mg zat dalam 100 mL larutan.

d)

1 g zat dalam 1000 mL larutan.

35.

Hey, teman-teman! Feby, Lina, dan Arif sedang berada di sebuah kafe yang sedang membahas tentang larutan sejati, koloid, dan suspensi sambil menikmati minuman mereka. Mereka penasaran, apa sih yang membedakan ketiga jenis larutan ini?

a)

Bentuk sediaan.

b)

Konsentrasi.

c)

Ukuran partikel zat terdispersi.

d)

Rasa.

36.

Zhaqi dan Feby sedang membantu Nesa yang sedang sakit. Dokter menyarankan agar Nesa mengonsumsi obat dengan dosis 15 mL. Jika 1 sendok teh mengandung 5 mL, berapa sendok teh yang harus Nesa minum agar obatnya tepat?

a)

1 sendok teh

b)

2 sendok teh

c)

3 sendok teh

d)

4 sendok teh

37.

Hai Fanes, Zhaqi, dan Alta! Kalian tahu tidak, mengapa sih penggunaan air suling (aquadest) lebih disarankan daripada air keran untuk membuat sediaan larutan farmasi? Yuk, kita cari tahu!

a)

Aquadest memiliki rasa yang lebih baik.

b)

Aquadest lebih murah dan mudah didapat.

c)

Aquadest tidak mengandung mineral atau kotoran yang dapat mengganggu kelarutan atau kestabilan obat.

d)

Aquadest memiliki titik didih yang lebih tinggi.

38.

Hey Nesa, if you ever find yourself in a situation where your eyes need a little TLC after a long day at work staring at the computer screen, what do you think is the magical potion used for washing eyes?

a)

Larutan gargarisma.

b)

Larutan irigasi.

c)

Larutan pencuci mata (collyrium).

d)

Larutan injeksi.

39.

Suatu hari, Tya dan Celine sedang bereksperimen di laboratorium. Mereka melarutkan 15 gram zat X yang misterius ke dalam 75 gram pelarut. Sekarang, mereka penasaran, berapa konsentrasi larutan yang mereka buat dalam persen bobot/bobot (% b/b)?

a)

15%

b)

16.67%

c)

20%

d)

25%

40.

Hai Aida, Zhaqi, dan Siti! Suatu hari, kalian sedang berada di sebuah klinik kesehatan. Dokter menjelaskan tentang berbagai jenis larutan yang digunakan untuk perawatan kulit. Dokter menyebutkan bahwa ada larutan yang digunakan untuk membersihkan atau mendisinfeksi kulit dan tidak boleh ditelan. Larutan apakah yang dimaksud dokter?

a)

Sirup

b)

Eliksir

c)

Tingtur

d)

Oralit

41.

Hey, teman-teman! Dina, Angga, dan Rizal sedang belajar tentang pembuatan sediaan larutan. Mereka penasaran, mengapa ya zat aktif yang lebih sedikit kelarutannya harus dilarutkan terlebih dahulu?

a)

Untuk menghemat waktu.

b)

Untuk menghindari reaksi kimia.

c)

Karena zat yang lebih banyak kelarutannya dapat menjadi endapan.

d)

Agar dapat dipastikan zat tersebut larut sempurna sebelum ditambahkan zat lain.

42.

Hey Lusi, Maya, and Ina! Let's dive into the world of injections! Sediaan larutan untuk disuntikkan ke dalam tubuh harus memenuhi syarat:

a)

Rasa manis dan aroma harum.

b)

Pekat dan mudah larut.

c)

Isotonis, steril, dan bebas pirogen.

d)

Banyak busa dan mudah dicerna.

43.

Hey Celine, Adi, dan Eko! Suatu hari, saat mereka sedang belajar tentang obat-obatan di kelas, guru mereka menjelaskan tentang berbagai jenis larutan yang digunakan dalam pengobatan. Dia menyebutkan bahwa ada larutan yang digunakan sebagai obat luar, tidak boleh diminum, dan biasanya digunakan untuk irigasi luka atau mata. Larutan tersebut disebut:

a)

Larutan oral.

b)

Larutan topikal.

c)

Larutan injeksi.

d)

Larutan sirup.

44.

Bilqis dan Nisa sedang berdiskusi tentang bagaimana cara meningkatkan kelarutan suatu zat. Mereka menemukan bahwa penambahan zat lain dapat mempengaruhi kelarutan. Apa istilah yang tepat untuk fenomena ini?

a)

Efek buffer.

b)

Efek kosolven.

c)

Efek disolusi.

d)

Efek saturasi.

45.

Zhaqi sedang melakukan eksperimen di lab dan membuat larutan injeksi dengan konsentrasi 0.5% b/v. Jika ia menggunakan volume 100 mL, berapakah jumlah zat aktif yang ia butuhkan untuk eksperimennya?

a)

0.5 g

b)

5 g

c)

50 mg

d)

0.05 g